cover
Contact Name
Pri Iswati Utami
Contact Email
jurnaljppm@ump.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaljppm@ump.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
ISSN : 25799126     EISSN : 25498347     DOI : http://dx.doi.org/10.30595/jppm
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) diterbitkan oleh Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.
Articles 401 Documents
Pelatihan Pembuatan Lampu Emergency Menggunakan Light Emitting Diode (LED) bagi Siswa SMA Budhi Luhur Pekanbaru Atmam Atmam; Zulfahri Zulfahri; Usaha Situmeang
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 1 NOMOR 2 SEPTEMBER 2017 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.124 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v1i2.1454

Abstract

ABSTRAK Sekolah Menengah Atas (SMA) Budhi Luhur Pekanbaru merupakan salah satu sekolah menengah atas swasta yang beralamat di jalan Paus Ujung kelurahan Limbungan Baru kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Visi dari SMA Budhi Luhur Pekanbaru adalah berbudi pekerti luhur, beriman dan bertaqwa serta berbudaya melayu dengan salah satu indikator visi berprestasi dibidang akademik dan non akademik. Sarana dan prasarana yang dimiliki SMA Budhi Luhur untuk mendukung proses pembelajaran adalah laboratorium terpadu dan komputer. Permasalahan yang terjadi adalah tingkat pengetahuan dan keterampilan dari siswa SMA Budhi Luhur Pekanbaru terhadap penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) sangat minim sekali, disebabkan oleh kurangnya kegiatan yang berhubungan dengan IPTEK. Melihat kondisi tersebut, maka haruslah ada upaya untuk membekali siswa SMA Budhi Luhur Pekanbaru dengan IPTEK. Salah satu pengetahuan dan keterampilan untuk mengembangkan potensi yang ada pada siswa SMA Budhi Luhur Pekanbaru adalah melalui pemberian pelatihan membuat rangkaian elektronika sederhana. Pengetahuan dan keterampilan ini berupa pembuatan lampu emergency menggunakan Light Emiting Diode (LED) untuk pencahayaan ruangan pada saat listrik padam dimalam hari. Dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, pengetahuan peserta (siswa) tentang defenisi elektronika, 100% peserta sudah mengetahuinya dimana sebelumnya hanya 4% mengetahuinya dan terjadi peningkatan sebesar 96% serta pengetahuan pembagian dan fungsi komponen elektronika dari peserta setelah mengikuti penyuluhan dan pelatihan terjadi peningkatan sebesar 92%. Peningkatan pengetahuan peserta tentang rangkaian lampu emergency menggunakan LED sebesar 96% dimana sebelum dilakukan pelatihan, peserta yang mengetahuinya sebesar 4% dan untuk pengetahuan teknik penyolderan komponen elektronika, setelah diberikan pelatihan 100% peserta sudah mengetahuinya. Kata kunci : Elektronika, Light Emiting Diode (LED)
Peningkatan Keterampilan Penyuluh Dan Petani Sagu Melalui Pelatihan Pembuatan Media Video Penyuluhan Roza Yulida; Rosnita Rosnita; Yulia Andriani; Deby Kurnia
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 1 MARET 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.107 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v2i1.2055

Abstract

ABSTRAK                Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyuluh dan petani sagu tentang media penyuluhan dan teknik pembuatan media penyuluhan dalam bentuk video penyuluhan. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pelatihan kepada penyuluh dan petani dalam rangka meningkatkan peran penyuluh dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan kepada petani yang dilaksanakan di Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Meranti. Pelatihan diikuti oleh 17 orang penyuluh dan 22 orang petani. Hasil dari kegiatan menujukkan bahwa peserta sangat senang dan antusias dengan adanya pelatihan ini, dan dapat menambah pengetahuan baru dan meningkatkan keterampilan peserta tentang berbagai macam media penyuluhan dan khususnya peserta telah memiliki keterampilan teknik dasar membuat media video untuk penyuluhan. Pembinaan lebih lanjut masih terus dilakukan, dengan terus menjalin komunikasi dengan peserta dan bahkan peserta bersedia untuk datang memperdalam keterampilan pembuatan video. Kata kunci : Pelatihan, Media, Video, Penyuluhan ABSTRACT                The purpose of this training activity is to improve the knowledge and skill of extension and sago farmers about the media of extension and technique of making the media of extension in the form of extension video.This activity is conducted in the form of training to extension workers and farmers in order to increase the role of extension workers in the implementation of extension activities to farmers conducted in the Department of Agriculture District of Meranti Islands. The training was attended by 17 extension workers and 22 peasants. The results of the activities showed that the participants were very happy and enthusiastic about the training, and could add new knowledge and improve the lesson about various media of counseling and in particular the participants already have media making technique for extension. Further coaching continues, with continued communication with participants and even participants to come to deepen the making of the video. Keywords: Training, Media, Video, Extension
Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Kelompok Wanita Tani dalam Mengolah Variasi Produk Ikan Lele Melalui Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyrakat Suwarsito Suwarsito; Hindayati Mustafidah; Ratna Kartikawati
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 2 SEPTEMBER 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.564 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v2i2.3340

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat melalui Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyrakat (KKN PPM) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kelompok wanita tani Mugi Rahayu dalam mengolah berbagai variasi produk ikan lele menggunakan good manufacturing practicess. Metode pelaksanaan program KKN-PPM adalah partisipasi aktif, pelatihan, dan pendampingan. Kelompok sasaran program KKN PPM adalah Kelompok Wanita Tani Mugi Rahayu di Desa Limpakuwus yang berjumlah 20 orang. Kelompok sasaran bersama mahasiswa KKN didampingi oleh dosen pembimbing lapangan melaksanakan kegiatan KKN PPM secara bersama-sama. Kegiatan pelatihan yang dilakukan meliputi pengolahan dan pengemasan variasi produk olahan ikan lele, yaitu abon, nugget, bakso, kerupuk, dan keripik crispy kulit lele. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat melalui Program KKN PPM telah dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok wanita tani Mugi Rahayu di Desa Limpakuwus dalam mengolah variasi produk ikan lele menggunakan good manufacturing practicess. Produk-produk olahan ikan lele yang dihasilkan meliputi abon, kerupuk, bakso, crispy kulit ikan, dan nugget ikan lele.
Halaman Cover JPPM Vol 1 No 1 admin admin
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 1 NOMOR 1 MARET 2017 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4973.085 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v1i1.1448

Abstract

Cover Vo 1 No 1
Penambahan Alat Produksi Guna Meningkatkan Produktivitas Pengrajin Keset Rosita Dwi Ferdiani; Tatik Retno Murniasih; Sri Wilujeng; Vivi Suwanti
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 1 MARET 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.183 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v2i1.1685

Abstract

ABSTRAK                Pasuruan dikenal sebagai  kawasan perindustrian karena banyak industri bertaraf nasional ataupun internasional. Tetapi, dampak negatif dari pembangunan kawasan industri adalah limbah industri. Tidak semua limbah industri tidak bermanfaat. Limbah industri konveksi dapat dimanfaatkan untuk bahan baku keset. Pengrajin keset yang memanfaatkan limbah konveksi adalah kelompok usaha “Sukoda Unggul” dan “Damarjati Maslahat” yang terletak di Desa Karangrejo, Kecamatan Purwosari, Pasuruan. Berdasarkan analisis situasi, permasalahan yang dihadapi kedua mitra adalah: a) Produktivitas rendah, sedangkan permintaan pasar tinggi. b) Kekurangan alat produksi, berupa mesin jahit jahit dan mesin bordir. c) Desain keset masih standart. d) Kontrak pembelian bahan baku (minimal 50 juta). Tujuan dari pengabdian ini adalah: a) Meningkatkan produksi keset kedua mitra melalui penambahan mesin jahit dan mesin bordir, b) Meningkatkan produktivitas, c) Menjalin kerjasama dengan lembaga keuangan yang dapat memberikan pinjaman modal. Metode yang digunakan dalam program ini adalah diskusi, pelatihan, dan pendampingan. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan pengabdian ini adalah : a) Pemberian alat produksi berupa mesin jahit dan mesin bordir. b) Meningkatnya produksi keset dari 15 kodi menjadi 20 kodi per hari, c) Terbentuknya kelompok pengrajin keset untuk bekerjasama dalam pembelian barang baku, d) Menjalin kerjasama dengan BPR Keraton Surapati, Purwosari, Pasuruan. Kata kunci : Keset, Pengrajin, Karangrejo, Pasuruan   ABSTRACTPasuruan is known as an industrial area because there are many industries in that area, both national and international based industries. However, there are some negative impact from the development of this industrial area, such as industrial waste. Not all industrial waste is useless. Industrial waste from convection can be used as the raw material for doormats. Doormat craftsmen who use the waste from convection are the home industrial groups “Sukoda Unggul” and “Damarjati Maslahat”, which are located in Desa Karangrejo, Kecamatan Purwosari, Pasuruan. Based on the situational analysis, the problems faced by both partners are: a) Low productivity, high demand. b) Lack of production tools, such as sewing machines and embroidery machines. c) Standard doormat design. d) Buying contract for raw material (50 million minimum). The aims of this community service are: a) To increase doormat production of both partners by adding sewing machines and embroidery machines, b) To increase productivity, c) To cooperate with financial institutions which can provide capital loan. The methods used in this program are discussion, training, and mentoring. The result obtained from this community service are: a) Granting some production tools, such as sewing machines and embroidery machines. b) Increasing doormat production from 300 pieces to 400 pieces per day, c) Forming doormat craftsmen group to cooperate in buying the raw material, d) Cooperating with BPR Keraton Surapati, Purwosari, Pasuruan. Keywords: Doormat, Craftsmen, Karangrejo, Pasuruan
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat Hamidah Rahman; Hairudin La Patilaiya
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 2 SEPTEMBER 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.771 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v2i2.2512

Abstract

ABSTRAKUpaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat menjadi hal yang sangat penting untuk mencapai taraf hidup yang lebih baik. Salah satu strategi untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat adalah dengan memberikan pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih yang dimulai dari tingkat keluarga, lingkungan dan masyarakat luas. Tujuan kegiatan pemberdayaan masyarakat ini adalah agar masyarakat memiliki kesadaran tinggi dan potensi diri untuk menjaga kesehatan melalui pengenalan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh Majelis Kesehatan Umum dan Pelayanan Sosial Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku Utara ini bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat di desa Posi-posi Kabupaten Halmahera Selatan. Tujuan yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah menggugah partisipasi masyarakat untuk menyadari bahwa perbaikan kesehatan dapat dimulai dari rumah tangga dan di usia dini. Metode pelaksanaan adalah dengan penyuluhan dan praktek PHBS agar masyarakat dapat terlibat langsung dalam praktek hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa kesehatan masyarakat sehingga para mahasiswa dapat mempraktekkan secara langsung ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Penyuluhan, PHBS
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Penyakit Diabetes Melitus Dwi Saryanti; Dian Nugraheni
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 1 MARET 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.305 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v3i1.3626

Abstract

Prevalensi penyakit Diabetes melitus (DM) cukup tinggi di Desa Mancasan, Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo dan pengetahuan masyarakat terhadap penyakit ini masih rendah sehingga perlu adanya peningkatan pengetahuan tentang penyakit DM. Penyakit DM yang tidak terkontrol dapat mempengaruhi ginjal, mata, sistem saraf dan organ lain dalam tubuh. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang penyakit DM dan cara pengatasannya, serta memberikan pelatihan pembuatan teh celup herbal yang dapat digunakan untuk menunjang pengobatan penyakit DM. Kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang penyakit DM dan cara pengatasannya dan pelatihan pembuatan teh celup herbal dengan memanfaatkan biji mahoni yang merupakan bahan alam yang tersedia berlimpah disekitar lingkungan. Metode yang digunakan yaitu dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan. Sebelum dan setelah penyuluhan dan pelatihan dilakukan diberikan pretes dan post tes  untuk menilai pemahaman masyarakat tentang diabetes melitus dan sebagai indikator keberhasilan dari kegiatan. Hasil penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai diabetes melitus yaitu dari 67,83% menjadi 90,43%. Berdasarkan hasil ini diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan obat diabetes melitus dan dapat memanfaatkan teh herbal dari bahan alam.
Pelatihan Pengolahan Limbah Ampas Nanas Sebagai Produk Pengempuk Daging Reny Rosalina; Aisyah Hadi Ramadani; Riska Surya Ningrum
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 2 SEPTEMBER 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.116 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v3i2.5176

Abstract

Nanas merupakan potensi pertanian yang dihasilkan sangat melimpah tiap tahunnya di Dusun Puhrejo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Buah nanas hasil panen selain dijual dalam bentuk buah segar juga diolah menjadi sari nanas. Dari produksi sari nanas dihasilkan limbah ampas nanas yang belum dimanfaatkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang pengolahan limbah ampas nanas sebagai pengempuk daging sehingga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengolahan produk berbasis potensi daerah. Target capaian dalam program ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah ampas buah nanas, bertambahnya varian produk olahan buah nanas, serta meningkatnya keinginan masyarakat untuk berwirausaha produk olahan nanas. Metode yang digunakan yaitu melalui penyuluhan dan pelatihan kepada warga Dusun Puhrejo. Hasil kegiatan yaitu  pengetahuan masyarakat tentang potensi nanas dan pengolahan limbah ampas nana meningkat,  serta keinginan dan kesadaran masyarakat untuk  mengolah nanas  menjadi produk yang bervariasi meningkat.  Hal tersebut juga mendorong masyarakat untuk membentuk kelompok usaha untuk mengembangkan produk olahan berbahan nanas sebagai produk UMKM dusun Puhrejo.
Pembentukan Komunitas Pengelola Sampah Terpadu Berbasis Masyarakat Eni Muryani; Ika Wahyuning Widiarti; Novia Devi Savitri
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 1 MARET 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.679 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v0i0.5647

Abstract

Sebagian besar warga Dusun Gesikan Kelurahan Panggungharjo Sewon Bantul memperlakukan sampah dengancaradibakar atau dibuang ke sungai. Cara-cara ini akan menimbulkan permasalahan lingkungan. Pembentukan komunitas pengelola sampah terpadu berbasis masyarakat di Dusun Gesikan bertujuan untuk mengurangi permasalahan lingkungan karena sampah.Mitra yang terlibat dalam program ini adalah warga RT. 04 Dusun Gesikan Panggungharjo Sewon Bantul. Metode yang digunakan dalam kegiatan antara lain dengan penyuluhan/edukasi, pelatihan, dan pendampingan. Komunitas dibentuk melalui serangkaian kegiatan yaitu: 1) koordinasi dengan pengurus RT, pedukuhan, dan tokoh masyarakat; 2) sosialisasi dan edukasi tentang pengelolaan sampah dan bank sampah; 3) edukasi dan pemberian fasilitas pemilahan sampah; 4) pelatihan pembuatan kompos, pembuatan aneka kreasi daur ulang dari sampah plastik, dan pembuatan lilin dari minyak jelantah. Hasil yang dicapai berupa terbentuknya “Kompaster Gestari”, yang merupakan kependekan dari Komunitas Pengelola Sampah Terpadu, Gesikan Resik Tertata dan Asri.  Masyarakat yang bergabung dalam komunitas ini secara bertahap digiring untuk melakukan pengelolaan sampah secara sadar dan mandiri, menerapkan 6 M dan 2 TM yakni: mengurangi potensi sampah, memanfaatkan sampah, mendaur ulang sampah, memilah sampah, menabung sampah, meminimalkan sampah residu masuk ke TPA, tidak membuang sampah ke sungai, dan tidak membakar sampah. Produk utama Kompaster Gestari adalah Bank Sampah Gestari yang dibentuk pada tanggal 15 September 2019.Hasil produk daur ulang sampah seperti tatakan gelas, bunga dari kresek, dan lilin minyak jelantah telah dipamerkan di acara lomba desa Panggungharjo.Kompaster Gestari telah mendapat tawaran kerjasama dari Bumdes Panggungharjo, Bank Sampah “Gemah Ripah” Badegan Bantul, Butik Daur Ulang Project B Indonesia untuk pemasaran produk dan hasil tabung sampah.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue Dengan Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Serta Pemanfaatan Bahan Herbal Indah Tri Susilowati; Endang Widhiyastuti
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 2 SEPTEMBER 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.322 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v3i2.3738

Abstract

Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu desa yang mengalami kenaikan prevalensi Demam Berdarah Dengue (DBD), karena rendahnya pola perilaku sehat  dan kurang  fasilitas untuk sanitasi dan higienitas warga. Pengetahuan yang rendah mengurangi kesadaran tentang bahaya DBD. Program ini dilakukan sebagai upaya preventif DBD melalui pemanfaatan herbal menjadi produk berbasis herbal. Metode yang digunakan adalah : (1) penyuluhan tentang DBD, terdiri dari  ciri-ciri dan penaggulangan pasien DBD serta  pencegahan DBD dengan menerapkan PHBS serta pemanfaatan bahan herbal, (2) Pelatihan pembuatan infus spray repellent nyamuk dengan menggunakan batang serai, dan daun cengkeh. Kegiatan ini melibatkan ibu-ibu PKK Cemani berjumlah 53 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan ada peningkatan pengetahuan ibu-ibu PKK Cemani tentang DBD, pencegahan DBD dengan PHBS dan pemanfaatan bahan herbal sebagai spray repellent nyamuk.

Page 10 of 41 | Total Record : 401


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Article In Press: VOL. 9 NOMOR 1 MARET 2025 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 8 NOMOR 3 NOVEMBER 2024 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 8 NOMOR 2 JULI 2024 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 8 NOMOR 1 MARET 2024 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 7 NOMOR 2 SEPTEMBER 2023 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 7 NOMOR 1 MARET 2023 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 2 SEPTEMBER 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 1 MARET 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 5 NOMOR 2 SEPTEMBER 2021 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 5 NOMOR 1 MARET 2021 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 2 SEPTEMBER 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Article In Press (Vol 4 Nomor 1 Maret 2020) VOL. 4 NOMOR 1 MARET 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 2 SEPTEMBER 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 1 MARET 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 2 SEPTEMBER 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 1 MARET 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 1 NOMOR 2 SEPTEMBER 2017 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 1 NOMOR 1 MARET 2017 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) More Issue