cover
Contact Name
Merita Eka Rahmuniyati
Contact Email
jurnal_formilkesmas@respati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_formilkesmas@respati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati
ISSN : 25025570     EISSN : 25500864     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) KESMAS RESPATI (p-ISSN: 2502-5570, e-ISSN: 2550-0864) is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from various public health disciplines (biostatistics and demography, epidemiology, health education and behavioral science, health policy administration, environmental health, nutrition, reproductive health, occupational health and safety.
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
Implementasi Komunikasi Antar Pribadi (KAP) oleh Kader Posyandu Sebagai Upaya Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku dan Sosial untuk Pencegahan Stunting Etik Sulistyorini; Fitria Hayu Palupi; Ani Nur Fauziah
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v9i1.539

Abstract

Latar Belakang:  Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting 2018-2024, salah satunya adalah melalui kampanye nasional dan komunikasi perubahan perilaku (KPP) untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan memicu terjadinya perubahan perilaku untuk mencegah stunting. Kader Posyandu sebagai lini terdepan memiliki peranan penting dalam strategi tersebut, yaitu melalui kemampuan dalam Komunikasi Antar Pribadi (KAP) kepada kelompok sasaran yaitu remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu/pengasuh balita..Tujuan:  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Komunikasi Antar Pribadi (KAP) oleh Kader Posyandu sebagai upaya strategi komunikasi perubahan perilaku dan sosial untuk pencegahan stuntingMetode:  Metode penelitian ini adalah Non Eksperimental dengan pendekatan Survey Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kader posyandu Desa Madegondo Grogol Sukoharjo, dengan jumlah sample 14 kader yang diambil secara Accidental Sampling.Hasil:  Hasil penelitian didapatkan karakteristik kader 64,3% berumur 41-50 tahun, 100% berpendidikan SLTA, 64,3% tidak bekerja, dan 64,3 % lama menjadi kader > 10 tahun. Implementasi KAP oleh kader posyandu 100% adalah baik. Kesimpulan:  Impelemnasi Komunikasi Antar Probadi (KAP) oleh kader Posyandu sebagai upaya strategi komunikasi perubahan perilaku dan sosial untuk pencegahan stunting di Desa Madegondo Grogol Sukoharjo 100% adalah baik.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Perilaku Pencegahan Sibling Rivalry di Puskesmas Abiansemal I Ni Putu Citra Desyana Putri; Komang Ayu Purnama Dewi; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i2.492

Abstract

Sibling rivalry adalah persaingan yang terjadi antara saudara dimana anak memiliki perasaan cemburu dan iri karena kehadiran saudara kandung yang baru lahir. Adanya perilaku sibling rivalry harus dicegah dari awal oleh ibu diawal kehamilan agar sibling rivalry tidak terjadi dalam keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan ibu hamil terhadap perilaku pencegahan sibling rivalry di Puskesmas Abiansemal I. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang sudah memiliki anak terakhir dengan umur kurang dari 2,5 tahun. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan proportional stratified random sampling dan pengambilan sampel setiap desa menggunakan simple random sampling dengan sampel sebanyak 106 orang. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji pearson product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir setengahnya responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 41 responden (38.7%), dan hampir setengahnya responden memiliki perilaku pencegahan terhadap sibling rivalry dengan kategori baik sebanyak 41 responden (38.7%). Hasil uji analisis menunjukkan ada hubungan pengetahuan ibu hamil terhadap perilaku pencegahan sibling rivalry di Puskesmas Abiansemal I dengan nilai p-value 0,000 (r=0,929). Kesimpulan pada penelitian ini Semakin baik pengetahuan yang ibu hamil miliki mengenai sibling rivalry maka semakin baik perilaku ibu hamil mencegah terjadi sibling rivalry pada anak. Disarankan tenaga kesehatan secara berkala memberikan penyuluhan mengenai sibling rivalry pada awal kehamilan sehingga dapat dicegah atau bahkan tidak terjadi sibling rivalry.
Hubungan antara Aktivitas Fisik, Infertilitas, dan Lingkungan pada Wanita Usia Subur : A Systematic Review Husna Arwa Salsabil; Githa Andriani
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v9i1.531

Abstract

Aktivitas fisik yang teratur diyakini dapat memodulasi berbagai aspek biologis yang terkait dengan kesuburan. Aktivitas fisik dapat memengaruhi sumbu hipotalamus hipofisis gonadal, mengatur hormon gonadotropin, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, serta mengurangi peradangan dan hormon seks yang beredar. Hal ini dapat berkontribusi pada regulasi siklus menstruasi, kualitas sperma, dan keseimbangan hormonal yang penting untuk kesuburan. Infertilitas adalah kondisi ketika pasangan tidak dapat hamil setelah berusaha secara teratur selama setidaknya satu tahun tanpa menggunakan kontrasepsi. Infertilitas bisa terjadi pada pria, wanita, atau keduanya. Terdapat beberapa penyebab infertilitas, termasuk masalah hormon, gangguan ovulasi atau sperma, penyumbatan saluran tuba, masalah pada rahim atau leher rahim, faktor usia, gaya hidup, dan faktor genetik. Systematic review ini dilakukan untuk mengeksplorasi dampak aktivitas fisik terhadap infertilitas. Metode Penelitian dalam penelitian ini merupakan penelitian literasi dengan pendekatan systematic review. Artikel yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari tiga database yaitu Google Scholar, Pubmed, dan Science Direct. Artikel yang disertakan adalah bahasa Inggris teks lengkap dari tahun 2013 hingga 2023. Pemilihan artikel dilakukan dengan menggunakan PRISMA flow diagram. Hasil penelitian ini menunjukkan  terdapat hubungan yang kompleks antara aktivitas fisik, infertilitas, dan lingkungan pada wanita usia subur
Faktor Risiko Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di BPM Bunda Helena Bukit Cimanggu Kota Bogor Fitria Lestari; Lela Zakiah; Fikria Nur Ramadani
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i1.463

Abstract

Anemia dalam kehamilan merupakan permasalahan klasik yang tidak pernah terselesaikan, terutama di negara berkembang. Kebutuhan zat besi saat hamil lebih besar dibandingkan kondisi tidak hamil. Zat besi perlu ditingkatkan saat kehamilan untuk memenuhi kebutuhan janin dan sebagai persiapan proses persalinan. Secara global, diperkirakan lebih dari 5% populasi di dunia mengalami anemia dan 56% nya terjadi di negara berkembang, sedangkan di indonesia prevalensi  anemia sebesar 42%. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Faktor Risiko yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 105 orang Ibu Hamil. Penelitian dilakukan di BPM Bunda Helena Jalan Bukit Cimanggu Kota Bogor Tahun 2022. Hasil analisis data didapatkan faktor sosioekonomi sangat mempengaruhi angka kejadian pada ibu hamil.
Upaya Penerapan Mitigasi Bencana Tsunami di Pantai Logending Ayah Kebumen Win Shofia Anis; Julian Dwi Saptadi
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i3.504

Abstract

Latar Belakang: Tsunami merupakan salah satu bencana dengan dampak terbesar. Oleh karena itu perlu dilakukannya upaya-upaya untuk mengurangi dampak dari bencana tsunami yaitu dengan melakukan upaya mitigasi bencana. Mitigasi bencana sangat penting dilakukan terutama pada daerah rawan bencana karena mitigasi bencana mampu meningkatkan kesadaran akan risiko bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan, serta meningkatkan kemampuan seseorang dalam mengambil keputusan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui upaya-upaya mitigasi tsunami yang diterapkan di Pantai Logending.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Pada penelitian ini terdapat enam informan yang terdiri dari tiga informan kunci yaitu pengelola objek wisata Pantai Logending yang berada di lapangan, Ketua Bidang 1 (Mitigasi dan Kesiapsiagaan) BPBD Kebumen, dan anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Ayah. Serta tiga informan triangulasi yaitu anggota TNI AL, masyarakat dan pengunjung Pantai Logending. Data-data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan dan ceklis dokumen. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pantai Logending telah menerapkan mitigasi struktural dan non struktural bencana tsunami. Mitigasi struktural terdiri dari adanya sistem peringatan dini, vegetasi pantai, pemecah ombak dan fasilitas penyelamatan diri, sedangkan mitigasi non struktural yaitu edukasi dan pelatihan bencana tsunami. Namun diketahui terdapat kendala dalam pelaksanaan mitigasi struktural yaitu pada pengeras suara alat peringatan dini tsunami. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa suara yang dihasilkan oleh pengeras suara tersebut tidak mencakup keseluruh area wisata Pantai Logending, suara hanya terdengar jelas di wilayah pintu masuk barat dan terdengar samar-samar di wilayah pintu masuk timur.
Interactive book: An Alternative tool for educating sexual abuse prevention in early childhood Zahrina Mardhiyah; Aditya Nanda Priyatama
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i1.475

Abstract

In early childhood (0-6 years), lack of understanding of sexual organs, ease of manipulation along with the lower age of the child are strong risk factors for Child Sexual Abuse (CSA) in early childhood. Meanwhile, the eastern culture adopted in Indonesia tends to still regard the giving of its information as something taboo. Till now, there is no media for educating children about CSA prevention that can help parents in the process. So, this study aims to develop an interactive book as an educational tool for CSA prevention in early childhood so that adults, especially parents, feel more comfortable in providing understanding to children about CSA prevention. The method used is mixed methods on seven experts of psychology and early childhood education. Qualitative Descriptive Analysis was used to see the important improvement points in the development of interactive books. Meanwhile, quantitative analysis is used to see the feasibility of interactive books based on the expert's assessment which will be processed with Aiken’s v. The qualitative results show that the selection of themes, colors, words, illustrations, and sizes are important factors in the feasibility of books and improvement points in interactive books. Quantitatively, interactive books are considered worthy of being a tool for the prevention of CSA in early childhood with an Aiken’s v coefficient ranging from 0.75-0.93 for each sub-theme, which means worthy as a CSA prevention tool. The existence of an interactive self-protection book is expected to be a choice of educational media as well as an assessment for parents, teachers, or health workers in identifying cases of child sexual violence in their environment more comfortably without appearing rigid cause of taboo in eastern culture.
Metaagregasi: Dukungan Sosial Pada Wanita Dengan Penyalahgunaan Napza Selama Proses Pemulihan Rizqi Wahyu Hidayati; Anastasia Suci Sukmawati; Dewi Retno Pamungkas
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i3.497

Abstract

Saat ini terdapat 210 juta pengguna Narkotika dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) diseluruh dunia dengan rentang usia 15 – 64 tahun. Namun, karena pandemi ini, drugs market saat ini jadi sulit dilacak. Sehingga jumlah sebenarnya sulit untuk dipastikan. BNN menjelaskan pengguna perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Rata-rata pengguna berusia 25 – 59 tahun. Salah satu upaya pemerintah untuk menurunkan angka pemakaian NAPZA yaitu dengan recovery. Permasalahan stigma negatif dari masyarakat dan pengaruh teman lama masih menjadi masalah utama dalam relapsnya klien tersebut. Oleh karena itu, klien ketergantungan NAPZA yang menjalani recovery memerlukan dukungan sosial agar mereka tetap bisa bertahan dalam kondisi abstinens. Penelitian tentang dukungan sosial pada saat recovery pada wanita penyalahguna NAPZA untuk sistematik review belum ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam pengalaman tentang perolehan dukungan sosial pada wanita dengan penyalahguna NAPZA selama recovery. Sehingga penelitian ini menggunakan metode Metaagregasi Systematic Literature Review dengan kriteria artikel yang terbit 10 tahun terakhir dan menggunakan metode kualitatif. Selanjutnya, peneliti melakukan analisis secara konten untuk mendapatkan tema baru. Hasil penelitian ini terdapat 7 tema yaitu (1) The church family helped in a whole of my life; (2) The God's hands attended through my treatment; (3) Feeling blessed for childcare; (4) Supporting to be drugs user; (5) Self-disclosure helped me for the treatment; (6) My heart is a strength; dan (7) Caring is my families. Tema-tema tersebut merujuk pada bentuk dukungan yang diberikan pada wanita dengan penyalahgunaan NAPZA. Dukungan tersebut ternyata sangat berpengaruh terhadap pemulihan klien.
Analisis Penerapan Standar Keselamatan (Safety) pada Homestay di Desa Wisata Plosokuning, Sleman Machfudz Eko Arianto; Julian Dwi Saptadi; Muchamad Rifai; Muti Anggraeni
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v9i1.505

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (Covid – 19) menyebabkan dampak negatif bagi perekonomian, khususnya sektor pariwisata. Kementrian Pariwisata membuat program baru untuk pemulihan pariwisata dengan Permenparekraf Nomor 13 Tahun 2020 tentang Standar Penerapan CHSE di sektor pariwisata. Homestay merupakan salah satu objek wisata di desa wisata Plosokuning yang sebagian besar sudah memenuhi kesesuaian dimensi CHSE. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis penerapan dimensi keselamatan berdasarkan Permenparekraf Nomor 13 Tahun 2020 pada Homestay di Desa Wisata Plosokuning, Sleman. Jenis penelitian ini adalah Kualitatif Deskriptif menggunakan instrumen penelitian berupa pedoman wawancara, tabel Observasi (Checklist) dan telaah dokumen. Jumlah responden yaitu 5 orang terdiri dari 3 informan kunci dan 2 informan pendukung yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari hasil wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Homestay Desa Wisata Plosokuning  telah menerapkan Permenparekraf Nomor 13 Tahun 2020, akan tetapi sebagian kecil terdapat ketidaksesuaian yaitu tidak terdapat prosedur penyelamatan diri.
Faktor Penentu Berhenti Pakai (Drop Out) Alat Kontrasepsi pada Masa Pandemi Covid-19 Lenna Maydianasari; Nonik Ayu Wantini; Merita Eka Eka Rahmuniyati; Fika Handayani; Melani Maranressy
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i2.493

Abstract

Hambatan dalam mengakses pelayanan KB pada masa pandemi covid-19 berkontribusi terhadap jumlah akseptor yang berhenti pakai (drop out) alat kontrasepsi pada pandemi covid-19. Jumlah akseptor drop out tahun 2021 di wilayah kerja Puskesmas Berbah Kabupaten Sleman sebanyak 386 orang. Banyaknya akseptor yang berhenti pakai menjadi salah satu indikator penting untuk mengatur kualitas penggunaan kontrasepsi sehingga perlu diketahui faktor-faktor yang menyebabkan berhenti pakai alat kontrasepsi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor penentu berhenti pakai (drop out) alat kontrasepsi pada masa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan (explanatory research) dengan rancangan cross-sectional. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif yang dikombinasikan dengan kualitatif (Mixed Method). Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Berbah dengan jumlah sampel sebanyak 88 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan panduan indepth interview. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penentu berhenti pakai alat kontrasepsi pada masa pandemi covid-19 karena faktor predisposisi adalah keinginan untuk hamil dan ketakutan mengunjungi layanan KB saat pandemi covid-19, sedangkan faktor pendorongnya adalah akses pelayanan KB sulit dan faktor penguat adalah masih takut efek samping alat kontrasepsi serta kurangnya dukungan suami. Mayoritas faktor penentu adalah masih takut akan efek samping pemakaian alat kontrasepsi namun tidak ada hubungan riwayat penggunaan alat kontrasepsi dengan faktor penentu masih takut efek samping pemakaian alat kontrasepsi.
Perbandingan Efektifias Antara Edukasi secara Ceramah dengan Edukasi Menggunakan Leaflet terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Nyeri Punggung Bawah di Puskesmas Kalasan Aan Ika Sugathot; Agnes Savitri Agni; Markus Gelar Kumara Agni
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v9i1.536

Abstract

Edukasi kepada pasien merupakan bagian dari proses fisioterapi yang bertujuan memahamkan pasien terkait dengan kondisi kesehatannya. Termasuk mengajarkan bagaimana cara manajemen nyeri pada saat di rumah atau di tempat kerja. Berbagai penelitian mendeskripsikan bahwa edukasi kesehatan pada pasien akan mempengaruhi fisik dan psikologi pasien dalam jangka pendek dan panjang.  Tujuan penelitian ini yaitu untuk  mengetahui efektifitas edukasi secara lisan dan leaflet, serta untuk mengetahui perbedaan keefektifan dari kedua cara tersebut. Metodologi penelitian ini menggunakan  deskriptif komparatif numerik yang dilakukan di Puskesmas Kalasan Sleman selama kurun waktu 3 bulan. Sampel penelitin ini yaitu pasien dengan keluhan nyeri punggung bawah (NPB) yang dikelompokkan menjadi 2 kelompok, kelompok pertama mendapatkan edukasi menggunakan leaflet dan kelompok kedua mendapatkan edukasi ceramah/lisan. Analisa data menggunakan uji normalitas pada masing kelompok baik VAS 1 dan VAS 4 didapatkan hasil sig >0,05 yang berarti data berdistribusi normal. Untuk menguji  perbedaan sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan  Paired Sample T-Test dengan hasil kelompok lisan sig 0,000 yang dapat diartikan <0,05 atau ada perbedaan signifikan. Sedangkan pada kelompok leaflet  dengan hasil kelompok lisan sig 0,000 yang dapat diartikan <0,05 atau ada perbedaan signifikan. Selanjutnya diuji dengan  One Way Anova menunjukkan hasil sig 0,571 atau <0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa tidak ada perbedaan antara kelompok edukasi lisan dengan edukasi leaflet. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu edukasi secara lisan dan melalui media leaflet hasilnya sama-sama efektif.