cover
Contact Name
Eko Prasetio
Contact Email
ruaya@unmuhpnk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ruaya@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
ISSN : 23381833     EISSN : 25413155     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 214 Documents
APLIKASI BAKTERI PROBIOTIK PADA PAKAN IKAN Aisyah .; Kiki Haetami; Yuli Andriani; Yuniar Mulyani
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v10i1.3353

Abstract

Pakan merupakan aspek yang sangat penting dalam budidaya. Pentingnya efisiensi dalam produksi pakan sangat diperlukan untuk menekan biaya produksi. Salah satunya adalah penambahan probiotik Probiotik merupakan feed additive yang memiliki efek positif bagi kesehatan ikan karena dapat meningkatkan keseimbangan mikrobiota usus serta memberikan perlindungan dan perlindungan terhadap penyakit.Mengandung banyak mikroorganisme. Meningkatkan kecernaan pakan mendorong pertumbuhan dan meningkatkan kekebalan tubuh terhadap patogen tertentu. Sumber probiotik diperoleh melalui proses isolasi spesies bakteri dan karakterisasi kemudian diuji pada ikan yang diuji. Selain itu, saat memberikan probiotik pada ikan, ada dua jenis, cair dan bubuk, keduanya memiliki efek yang sama. Oleh karena itu, penggunaan probiotik ini harus diterapkan secara luas untuk meningkatkan kualitas pakan.
PENGARUH PENAMBAHAN BAKTERI NITRIFIKASI KE DALAM MEDIA BUDIDAYA TERHADAP KUALITAS AIR DAN PERFORMA HEMATOLOGI BENIH IKAN TENGADAK (Barbonymus schwanenfeldii) Eko Dewantoro; Rudi Alfian; Rachimi .; Rianta Prima Septian
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v10i1.3560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bakteri nitrifikasi ke dalam media budidaya terhadap kualitas air dan peforma darah ikan tengadak. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulanggan, Sebagai perlakuan adalah konsentrasi konsorsium bakteri nitrifikasi 0,5 mL, 1,0 mL, 1,5 mL, dan 2,0 mL/L air yang ditambahakan setiap tiga hari sekali. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan bakteri nitrifikasi dapat mepertahankan sebagian besar kondisi kualitas air media pemeliharaan. Kualitas air selama penelitian seperti suhu, DO, pH berada pada kisaran optimal untuk kehidupan ikan. Nilai rata-rata total amonia nitrogen (TAN) juga berada pada kisaran yang dapat ditoleransi oleh ikan yaitu 2,50–3,67 mg/L, namun kadar nitrit sedikit lebih tinggi yaitu 0,70–0,80 mg/L berada di atas kisaran optimal bagi ikan. Penambahan bakteri nitrifikasi dengan konsentrasi yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap kadar hemoglobin, leukosit, hematokrit dan glukosa darah, namun perlakuan tersebut berpengaruh terhadap jumlah eritrosit ikan tengadak. Perlakuan konsentrasi bakteri nitrifikasi 1,0–2,0 mL/L media menghasilkan jumlah eritrosit yang lebih tinggi dibandingkan konsentrasi 0,5 mL/L. Kadar hemoglobin, leukosit dan hematokrit darah ikan tengadak berada pada kisaran normal ikan, sedangkan untuk jumlah eritrosit berada di bawah kisaran normal ikan. Pemberian bakteri nitrifikasi dengan konsentrasi 1,0–2,0 mL/L media dapat mempertahankan glukosa darah tetap berada pada kisaran normal. Pemberian bakteri nitrifikasi dengan konsentrasi 1,0 mL/L media merupakan konsentrasi yang terbaik terhadap peforma hematologi ikan tengadak terutama sel darah merah dan sudah dapat meningkatkan glukosa darah pada kisaran normal. Kata Kunci: Bakteri Nitrifikasi, Ikan Tengadak, Hematologi Ikan, Kualitas Air.
EVALUASI SUBTITUSI DEDAK PADI DENGAN TESTA KELAPA TERFERMENTASI TERHADAP KUALITAS FISIK PAKAN DAN KINERJA PERTUMBUHAN IKAN NILA MERAH (Oreochromis niloticus) Kiki Haetami; Abun Abun
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v10i1.3509

Abstract

Bahan pakan konvensional semakin bersaing ketersediaannya, termasuk bahan protein basal sebagai pengisi dalam pembuatan pelet. Penelitian ini bertujuan untuk pemanfaatan testa kelapa fermentasi sebagai pensubtitusi dedak padi dan pengaruhnya terhadap kualitas fisik dan konversi pakan pada ikan nila merah (Oreochromis niloticus). Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap 5x4, dengan percobaan pemberian pakan perlakuan subtitusi filler dedak padi oleh testa kelapa hasil fermentasi oleh ragi Sacharomyces sereviceae (CTF), yaitu A (0%) B (25%), C (50%), dan D (75%). Parameter yang diukur meliputi pertumbuhan absolut, konversi pakan, durabilitas, dan kecepatan tenggelam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75% CTF memiliki kualitas fisik yang menyamai pakan kontrol dengan konversi pakan berkisar 2,46-2,60. Penggunaan limbah testa kelapa hasil fermentasi oleh S sereviceae sebagai filler dalam formulasi (17,6-52,8%) menghasilkan pelet dengan nilai durabilitas (90,2-93,6%); kecepatan tenggelam (0,003-0,017 m/detik), dengan deskripsi tingkat penerimaan dan nilai konversi pakan (2,46-2,60) yang lebih baik. Subtitusi dedak oleh testa kelapa fermentasi dapat digunakan hingga 75% sebagai alternatif sumber protein basal dalam pelet. Kata kunci: filler, kualitas fisik, konversi pakan testa kelapa fermentasi, ikan nila merah
Pengaruh Insulin dan Larutan Gula terhadap Frekuensi Gerakan Sirip Dada, Mulut dan Operkulum Ikan Mas Koki Carrasius auratus W. Wiyoto; A S Mubarak; A M Tahya; K Nisaa; N Farizah; Mulyasari .; Robin .; I Khasani; M Yamin; Purnamawati Purnamawati; M Zairin Junior
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v10i1.3516

Abstract

Insulin merupakan hormon peptida yang berperan sangat penting dalam proses metabolisme. Percobaan ini bertujuan untuk mengukur pengaruh pemberian insulin terhadap kondisi, metabolisme dan konsumsi oksigen ikan mas koki melalui penghitungan frekuensi gerakan sirip dada, mulut dan operkulum. Ikan uji yang digunakan adalah ikan mas koki dengan bobot rata-rata 5,26 ± 0,27 g dan panjang rata-rata 8,11 ± 1,45 cm. Penelitian terdiri dari tiga percobaan yang meliputi (1) pergerakan pada ikan yang diberi insulin dilanjutkan dengan penambahan larutan gula, (2) pergerakan pada ikan yang diberi larutan gula kemudian diinjeksi dengan atau tanpa insulin, (3) pergerakan pada ikan pada suhu rendah diikuti dengan diinjeksi insulin lalu pemberian larutan gula. Pemberian insulin baik yang pada media pemeliharaan maupun melalui injeksi meningkatkan frekuensi gerakan mulut dan operkulum yang mengindikasikan bahwa insulin meningkatkan laju metabolisme dan konsumsi oksigen ikan. Suhu media yang rendah menurunkan semua pergerakan ikan, namun pemberian insulin dapat mengembalikan aktivitas ikan menjadi seperti pada suhu normal. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian insulin dan larutan gula berpengaruh secara nyata pada tingkah laku ikan, laju metabolisme dan konsumsi oksigen pada ikan mas koki.
PENGARUH PEMBERIAN JENIS CACING BERBEDA SEBAGAI PAKAN TERHADAP TINGKAT KEMATANGAN GONAD IKAN PLATY (Xiphophorus maculates) Dedry Pantoni; Hendry Yanto; Tuti Puji Lestari
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v10i1.3517

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Universitas Muhammadiyah Pontianak, jalan trans ambawang Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimntan Barat. Waktu pelaksanaannya ± 40 hari, persiapan alat dan bahan, Penelitian ini bertujuan untut mempelajari apakah jenis pakan alami berupa cacing yang berbeda berpengaruh nyata terhadap tingkat kematangan gonad (TKG) ikan platy dan menentukan pakan alami berupa cacing yang sesuai untuk mempercepat tingkat kematangan gonad (TKG) ikan platy. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulanggan. Variabel pengamatan meliputi tingkat kematangan gonad (TKG), indeks kematangan gonad (IKG), fekunditas telur, diameter telur, dan perubahan bobot ikan serta kualitas air. Hasil penelitian tingkat kematangan gonad terbaik terdapat pada perlakuan A (Tubifex sp), nilai indeks kematangan gonad (IKG) terbaik terdapat pada perlakuan A (Tubifex sp) dengan rata-rata IKG sebesar 10,23% , kemudian nilai fekunditas ikan platy yang terbaik terdapat pada perlakuan A (Tubifex sp) dengan rata-rata nilai fekunditas sebesar 40 butir, sedangkan diameter telur terbaik pada ikan platy terdapat pada perlakuan A (Tubifex sp) dengan rata-rata diameter telur berkisar 1,82 mm dan nilai perubahan bobot ikan platy terbaik terdapat pada perlakuan A (Tubifex sp) dengan rata-rata pertumbuhan bobot berkisar 1,21 %. Kualitas air yang diperoleh selama penelitian yaitu pH (7,4), suhu (27,80C), dan DO (7,9 ml/L) yang dapat mendukung kehidupan dan pertumbuhan ikan platy
PENGARUH PROBIOTIK RABAL PADA PAKAN DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN BENIH IKAN JELAWAT (Leptobarbus hoevenii) Rachimi Rachimi; Tuti Puji Lestari; Ponadi Ponadi
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v10i1.3679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh probiotik rabal pada pakan buatan dengan dosis berbeda terhadap laju pertumbuhan benih ikan jelawat serta menemukan konsentrasi optimum probiotik rabal pada pakan terhadap pertumbuhan benih ikan jelawat dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan A : kontrol, B : konsentrasi 10 ml probiotik / 100 gram pakan, C : konsentrasi 20 ml probiotik / 100 gram pakan, D : konsentrasi 30 ml probiotik / 100 gram pakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian rabal pada pakan buatan dengan dosis berbeda terhadap laju pertumbuhan benih ikan jelawat berpengaruh sangat nyata (p
PEMANFAATAN TUMBUHAN SEBAGAI BAHAN PAKAN IKAN: SEBUAH REVIEW Fadilah Amelia; Yuli Andriani; Kiki Haetami
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v10i1.3360

Abstract

Budidaya perikanan sangat dipengaruhi oleh ketersediaan pakan yang cukup dalam jumlah dan kualitasnya untuk mendukung hasil produksi yang maksimal. Pakan menjadi salah satu faktor yang berperan penting dalam keberhasilan kegiatan budidaya karena menentukan pertumbuhan dan perkembangan ikan serta pakan juga merupakan komponen biaya produksi yang paling tinggi yaitu karena bisa mencapai 75% dari biaya operasional. Hal ini disebabkan karena tingginya harga bahan baku pakan yang masih impor. Maka penggunaan pakan dalam budidaya perlu diefisienkan untuk dapat mengoptimalkan hasil produksi budidaya. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk menekan harga pakan guna mengurangi atau mengganti bahan baku, antara lain pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan pakan ikan salah satunya adalah Lemna sp, Azolla sp, kiambang, eceng gondok, Indigofera Sp, dan sebagainya. Tumbuhan tersebut berpotensi digunakan sebagai bahan pakan ikan karena kandungan protein berkisar 27-35% dan terbukti berpengaruh terhadap peningkatan berat badan juga daya cerna sehingga dapat dijadikan sebagai pakan alternatif dan menjadi solusi dalam permasalahan biaya produksi budidaya.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN ALAMI YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN TINGKAT KECERAHAN WARNA SISIK IKAN ARWANA SUPER RED (SCLEROPAGES FORMOSUS) Hasrah .; M Idham Shilman; Muhammad Nasir; Abah Muhammad
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v10i1.3515

Abstract

Ikan arwana super red (Scleropages formosus) menjadi salah satu komoditas ikan hias yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan menarik perhatian para pecinta ikan hias, baik di dalam maupun luar negeri. Umumnya, warna sisik pada ikan arwana super red merupakan faktor yang dapat menentukan nilai jual ikan, sehingga perlu adanya penambahan pakanyang dapat mempertahankan dan meningkatkan warna sisik ikan arwana. Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan berupa pemberian pakan alami yang berbeda yaitu perlakuan A: pakan ulat jerman; B: pakan jangkrik; dan C: pakan udang. Hasil penelitian kemudian di analisis menggunakan one way ANOVA melalui program SPSS dengan selang kepercayaan 95% dan uji lanjut Tuckey. Parameter yang diamati skoring skala warna, pertumbuhan panjang dan kualitas air. Hasil uji skala warna dengan metode skoring diperoleh hasil perlakuan C terbaik diikuti perlakuan B dan A. Hasil skoring cincin 1 dan persentase peningkatan skala berturut-turut yaitu perlakuan C awal sampai akhir (3,22 menjadi 6,11 dan persentase 47,30%), B (2,78 menjadi 4,56 dan persentase 39,04% ), A (2,33 menjadi 3,67 dan persentase 36,51%). Hasil skoring cincin 2 yaitu perlakuan C (3,45 menjadi 8,00 dan persentase 56,88% ), B (3,23 menjadi 6,00 dan persentase 46,17%), A (2,89 menjadi 4,67 dan persentase 38,12%). Hasil pertumbuhan panjang ikan arwana dari nilai tertinggi ke terendah yaitu perlakuan B berbeda nyata dengan perlakuan A dan C . Hasil parameter pertumbuhan panjang yaitu laju pertumbuhan mutlak (LPM) masing-masing yaitu 6,67±0,47; 3,83±0,85; 3,17±0,24, laju pertumbuhan harian (LPH) yaitu 0,22±0,02; 0,13±0,03; 0,11±0,01 dan tingkat kelangsungan hidup (TKH) 100%. Parameter kualitas air masih dalam ambang batas toleransi hidup ikan arwana dengan kisaran suhu 26.4 – 29,5, pH yaitu 4,5-7,0 dan DO yaitu 5,0-6,9 mg/L.
PENGARUH EKSTRAK ASAM HUMAT TANAH GAMBUT SEBAGAI IMMUNOSTIMULAN TERHADAP TINGKAT KESEMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) YANG DIINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophila Eko Prasetio; Eka Indah Raharjo; Lindi Agustian
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v10i1.3561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak asam humat yang efektif dan diaplikasikan melalui pencampuran pakan sebagai upaya tingkat kesembuhan dan kelangsungan hidup ikan nila yang diuji tantang dengan bakteri aeromonas hydrophila. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 3 ulangan dengan kosentrasi ekstrak asam humat yang berbeda yaitu kontrol negatif, kontrol positif, 0,5%, 1%dan 1,5%/kg pakan, hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak asam humat dengan kosentrasi yang berbeda berpengaruh sangat nyata p>0,01 terhadap respon makan, perubahan bobot, gejala klinis penyembuhan luka, pengamatan organ dalam, dan tingkat kelangsungan hidup ikan nila, dengan kosentrasi terbaik yaitu 1%/kg pakan dengan rata-rata peningkatan bobot (4.60±1.53), rata-rata kelangsungan hidup (83%±5.77), proses penyembuhan gejala klinis yang paling cepat, dan memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan respon makan dan organ dalam ikan nila, dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak asam humat dengan kosentrasi 1%/kg pakan adalah kosentrasi yang terbaik. Kata kunci: Ikan Nila, Asam humat, Aeromonas hydrophila.
PENGARUH JARAK TANAM BERBEDA TERHADAP PENYERAPAN NITROGEN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii PADA SISTEM BUDIDAYA TERINTEGRASI Dimas Putra Perdana; Muhammad Junaidi; Andre Rachmat Scabra
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v10i2.4362

Abstract

Budidaya laut yang semakin pesat menyebabkan permasalahan limbah budidaya yang sulit dihadapi. Budidaya rumput laut dengan sistem IMTA yang memanfaatkan limbah budidaya ikan dapat mempengaruhi pertumbuhan rumput laut menjadi lebih baik. Salah satu jenis rumput laut yang banyak dibudidayakan adalah jenis Kappaphycus alvarezii. Penyerapan unsur hara oleh rumput laut dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu jarak tanam penanaman. Pengaturan jarak tanam dalam budidaya rumput laut diharapkan dapat mengoptimalkan produksi rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisa jarak tanam dan posisi budidaya yang optimal untuk mengetahui penyerapan nitrogen dan pertumbuhan pada rumput laut Kappaphycus alvarezii. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 Perlakuan dan masing – masing perlakuan dilakukan 4 kali ulangan sehingga diperoleh 16 unit percobaan. Perlakuan yang diberikan yaitu jarak tanam 20 cm, jarak tanam 30 cm, jarak tanam 40 cm, dan jarak tanam 50 cm yang ditempatkan mengelilingi KJA berdasarkan arah mata angin yaitu utara, timur, selatan dan barat. Hasil dari penelitian ini yaitu nilai penyerapan nitrogen paling tinggi terdapat pada jarak tanam 30 cm dengan nilai rata – rata 2,88 μmol/g/day dan posisi selatan dengan nilai rata – rata 2,35 μmol/g/day. Nilai pertumbuhan bobot mutlak tertinggi terdapat pada jarak tanam 30 cm dengan nilai rata – rata 135,1925 g dan posisi selatan dengan nilai rata – rata 112, 527 g. Nilai laju pertumbuhan spesifik tertinggi terdapat pada jarak tanam 30 cm dengan nilai rata – rata 3,005 % dan posisi selatan dengan nilai rata – rata 2,5 %. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu jarak tanam dan posisi budidaya yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap penyerapan nitrogen, pertumbuhan bobot mutlak dan laju pertumbuhan spesifik rumput laut Kappaphycus alvarezii. Kata kunci: rumput laut, jarak tanam, posisi, nitrogen

Filter by Year

2013 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 02 (2018): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan More Issue