cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
ISSN : 23032375     EISSN : 25974521     DOI : https://doi.org/10.21009/JKKP
Core Subject : Education,
JKKP (Jurnal Kesejahteran Keluarga dan Pendidikan) provides a forum for publishing the original research articles, review articles, and the novel technology news related to science of family welfare, education, entrepreneurship and hotel accommodation. Articles published in JKKP are articles that have not been published previously in other journals.
Arjuna Subject : -
Articles 227 Documents
Hubungan Sibling Rivalry dengan emotional regulation remaja Haniyyah, Syadza; Tarma, Tarma; Mulyati, Mulyati
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 6 No. 01 (2019): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.652 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran tentang hububngan sibling rivalry dengan emotional regulation remaja. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas 85 Jakarta. Metode penelitian ini menggunakan metode survei. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X,XI,XII dengan jumlah sampel sebesar 36 responden. Teknik pengambilan data menggunakan nonprobability sampling yaitu sampling jenuh. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t dengan taraf siginifikan 0,5 diperoleh thitung > ttabel yaitu sebesar 4,25 > 1,65. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variable sibling rivalry dengan emotional regulation. Berdasarkan hasil pengujian koefisien determinan diperoleh hasil 34,7% dan hasil uji korelasi -0,589 yang berarti negatif, sehingga dapat disimpulkan bahwa variable sibling rivalry dengan emotional regulation mempunyai hubungan negatif tetapi signifikan.
Peran Budaya Tman Penen Sebagai Modal Sosial dalam Upaya Meningkatkan Akses Pendidikan bagi Keluarga Miskin di Desa Lanaus, TTU Kono, Kanisius
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 6 No. 01 (2019): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.126 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.061.06

Abstract

This study aims to analyze the role of social capital in improving education access for poor families. The children of poor families have low education access to continue their study in college. Low access influenced by financial factors, helping parents to earn a living and high educated unemployed. In the other side, the utilization of social capital in the education sector focus on improving human quality by formal and non-formal education, and management of the school. This qualitative research by a case study approach confirms that social capital can be utilized to improve education access for poor families. And also, the social capital contain in “tman penen” culture. The “tman penen culture is a custom of Lanaus society to come together, united and support each other either financial or moral support for families and child who want to continue their study in college. “Tman penen” culture help poor families to send school their children in college and the children can make their dream come true. Thus, social capital can be optimized in improving education access for poor families. Keyword: Social capital, Tman Penen Culture, Education access
COMPETENCY-BASED ASSESSMENT PADA PERANCANGAN ALAT PENILAIAN KINERJA PRAKTIK MAKING BED DI HOUSEKEEPING DEPARTMENT Rohaeni, Neni; Jubaedah, Yoyoh; Rahmah, Audina Adila
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 6 No. 01 (2019): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.075 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.061.03

Abstract

This study is based on the assessment of making bed practice that used in Housekeeping Vocational High School has not been designed in accordance with Standard Operasional Procedures in the hotel, so the ability of learners in the practice of making beds is not measured accurately.The research aimed at: (1) analyzing the need for performance assesment for bed making practices based on hotel Standard Operasional Procedures; (2) designing assessment of making bed practices based on hotel SOP consist of preparation stage, process and result of practice of making bed, and (3) take feasibility test of design assesment of making bed practice that based on housekeeping department SOP through expert judgment. This research used ADDIE approach which includes Analysis and Design. Data collecting techniques used interviews, observations and expert judgment. The result of the research shows that: (1) the analysis of the assessment for making bed practice used in the SMK has not been referring to the Housekeeping Departmnet Standard Operasional Procedures, so that this finding becomes a necessity in designing the assessment of making bed practice, (2) design of the assessment is a check list which consist of several aspects from the preparation stage, the process to the result of the practice of making bed, (3) the activities of expert judgment conducted by three experts ,they are Academic in the field of Hospitality, Teacher of Preparing Guest Room, and Practitioner in Hotel. The result of the expert judgment activity is the assessment of making bed practice design is feasible to implemented in the subjects of preparing the guest room. The recommendation of this research can be followed up by implementing assessment tool on the practice of making bed at Housekeeping Vocational High School and especially for job performance on housekeeping department expertise. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah pada alat penilaian kinerja praktik making bed yang digunakan di SMK Akomodasi Perhotelan belum dirancang sesuai dengan SOP Housekeeping Department, sehingga kemampuan peserta didik dalam melakukan praktik making bed tidak terukur secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis kebutuhan alat penilaian kinerja praktik making bed, (2) merancang alat penilaian kinerja praktik making bed berdasarkan SOP Housekeeping department yang meliputi tahap persiapan, proses dan hasil praktik making bed, dan (3) melakukan uji kelayakan rancangan alat penilaian kinerja praktik making bed yang sesuai SOP Housekeeping department melalui kegiatan expert judgment. Penelitian ini menggunakan pendekatan ADDIE. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan kegiatan expert judgment. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) analisis alat penilaian kinerja praktik making bed yang digunakan di SMK belum mengacu pada SOP Housekeeping department, sehingga temuan ini yang menjadi kebutuhan dalam merancang alat penilaian kinerja praktik making bed, (2) Alat penilaian kinerja praktik dirancang dalam bentuk skala penilaian berupa pedoman observasi yang meliputi tahap persiapan, proses dan hasil praktik making bed, (3) kegiatan expert judgment dilakukan oleh tiga orang ahli yaitu, Akademis di bidang Perhotelan, Guru mata pelajaran Menyiapkan Kamar Tamu, dan Praktisi di bidang Perhotelan. Hasil dari kegiatan expert judgment rancangan alat penilaian kinerja praktik making bed dinyatakan layak untuk diimplementasikan pada mata pelajaran menyiapkan kamar tamu. Rekomendasi dari penelitian ini dapat ditindak lanjuti dengan cara mengimplementasikan alat penilaian pada praktik making bed di SMK Akomodasi Perhotelan dan praktik kerja industri di Housekeeping Depatment.
PENGEMBANGAN MODUL PERAWATAN KESEHATAN MENTAL BERBASIS HOME CARE -, Tati; Jubaedah, Yoyoh; Yusup, Ayu Khairunnissa
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 6 No. 01 (2019): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.044 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.061.02

Abstract

Development of Mental Health Nursing Care Module with Home Care Based Abstract The purpose of this study was to produce a Home care Based Mental Health Nursing Care Module. The method used was Research and Development with the ADDIE approach. However, the research was only carried out until the development stage. Modules were designed using expert judgment validation by experts to assess the feasibility of the modules that have been designed. The aspects assessed in the validation are aspects of the feasibility of the content and feasibility of the module. The final result of the validation carried out by experts in the field of elderly services and experts in the field of modules/media is the Home care Mental Health Care Mentoring Module Based on Home care stated that it is very feasible to use or implement. Recommendations of this research are shown to assistants, expected to be used as learning materials and reference materials in the Home care mental health care mentoring process. For further researchers, it is expected that research can be continued at the implementation stage can be carried out on family members who are elderly assistants at home. Keywords: elderly, module, mentoring, mental health care Abstrak Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghasilkan Modul Pendampingan Lanjut Usia Berbasis Home care dalam Perawatan Kesehatan Mental. Metode yang digunakan yaitu Research and Development dengan pendekatan ADDIE. Pengembangan modul dilakukan melalui validasi expert judgment oleh ahli untuk menilai kelayakan modul yang telah dirancang. Aspek yang dinilai dalam validasi adalah aspek kelayakan isi dan kelayakan modul. Hasil akhir dari validasi yang dilakukan oleh ahli di bidang pelayanan lansia dan ahli di bidang modul adalah Modul Pendampingan Lanjut Usia Berbasis Home care dalam Perawatan Kesehatan Mental dinyatakan sangat layak untuk digunakan atau diimplementasikan. Rekomendasi dari peneitian ini ditunjukkan bagi pendamping, diharapkan dapat digunakan sebagai bahan belajar dan bahan acuan dalam proses pendampingan lanjut usia berbasis Home care dalam perawatan kesehatan mental. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan penelitian dapat dilanjutkan pada tahap implementasi dapat dilakukan pada anggota keluarga yang menjadi pendamping lanjut usia di rumah Kata Kunci: Modul, Pendampingan, Lanjut Usia, Perawatan Kesehatan Mental
HUBUNGAN KEBIASAAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SDN GUGUS 1 KECAMATAAN JONGGAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Sari, Ida Juliana; Istiningsih, Siti
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 6 No. 01 (2019): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.32 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.061.05

Abstract

This study was conducted to find out 1) how the learning habits of fifth grade students in Ganggug 1 Elementary School, Jonggat Subdistrict, Central Lombok Regency, 2) how is the learning outcome of class V students, and 3) is there a significant relationship between learning habits and the learning achievement of fifth grade students in Cluster 1 Elementary School. The method in this study is the correlation method. The population in this study were class V which numbered 117 with a sample of 54 students. The sampling technique is done by random sampling. Data collection techniques in this study by observation, questionnaire, and documentation were analyzed using descriptive statistical analysis. The analysis prerequisite test includes data normality test and regression linearity test. Hypothesis testing includes Product Moment correlation test. The results showed that: (1) the learning habits of fifth grade students with a percentage of 43% were classified as high; (2) student learning achievements with a percentage of 55% classified as very high; (3) there is a significant relationship between study habits and learning achievement indicated by the existence of tcount <t table (0.02 <0.05) and significance of 0.05, the correlation in this study is classified as moderate. The conclusion of this study is that there is a significant relationship between study habits and learning achievement, and is classified as moderate. Suggestions teachers must pay attention and monitor student learning achievement by giving guidance and motivation so that more enthusiasm in learning and students can get used to learning optimally. Abstrak Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui 1) bagaimanakah kebiasaan belajar siswa kelas V di SDN Gugus 1 Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah, 2) bagaimanakah pestasi belajar siswa kelas V di SDN Gugus 1 Kecamatan Jonggat Tahun Pelajaran Kabupaten Lombok Tengah, dan3) apakah ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan belajar dengan prestasi belajar siswa kelas V di SDN Gugus 1 Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Metode dalam penelitian ini dengan metode korelasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN Gugus 1 Kecamatan Jonggat yang berjumlah 117 dengan jumlah sampel 54 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan observasi, angket, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas data dan uji linieritas regresi. Uji hipotesis meliputi uji korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kebiasaan belajar siswa kelas V dengan persentase 43% tergolong tinggi ; (2) prestasi belajar siswa dengan persentase 55% tergolong sangat tinggi; (3) ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan belajar dengan prestasi belajar ditunjukkan dengan adanya thitung <ttabel (0,02<0,05) dan taraf signifikansi 0,05, korelasi dalam penelitian ini tergolong sedang. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan belajar dengan prestasi belajar, dan tergolong sedang. Saran guru harus memperhatikan dan memantau prestasi belajar siswa dengan memberi bimbingan dan motivasi agar lebih semangat dalam belajarnya serta siswa dapat membiasakan diri belajar secara optimal.
MEMBENTUK KARAKTER BANGSA SEJAK USIA DINI Istati, Dwi
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 6 No. 01 (2019): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.558 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.061.09

Abstract

Early childhood period is a golden age, where at this time aspects of child development very rapidly, including in order to shape their character. Character education is complex education because it involves aspects of cognitive, feeling, and action. Character education is based on basic human character, which comes from universal moral values (absolute) derived from religion which is also referred to as the golden rule. Character education can be taught systematically in a holistic education model using the method of knowing the good, feeling the good, and acting the good. Character will be formed as a result of understanding 3 relationships that must be experienced by every human being (triangle relationship), namely the relationship with oneself (intrapersonal), with the environment (social and natural relationships), and relationships with God (spiritual). Abstrak Masa usia dini adalah masa emas, dimana pada masa ini aspek-aspek perkembangan anak berkembang sangat pesat, termasuk di dalamnya adalah masa emas dalam rangka membentuk karakternya. Pendidikan karakter adalah pendidikan budi pekerti plus, yaitu yang melibatkan aspek pengetahuan (cognitive), perasaan (feeling), dan tindakan (action). Pendidikan karakter berpijak dari karakter dasar manusia, yang bersumber dari nilai moral universal (bersifat absolut) yang bersumber dari agama yang juga disebut sebagai the golden rule. Dan dapat diajarkan secara sistematis dalam model pendidikan holistik menggunakan metode knowing the good, feeling the good, dan acting the good. Karakter akan terbentuk sebagai hasil pemahaman 3 hubungan yang pasti dialami setiap manusia (triangle relationship), yaitu hubungan dengan diri sendiri (intrapersonal), dengan lingkungan (hubungan sosial dan alam sekitar), dan hubungan dengan Tuhan YME (spiritual).
Tingkat Ketertarikan Anak Usia 10-12 Tahun Dalam Menggunakan Media Pembelajaran Tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Azaria, Ivana Vilani; Doriza, Shinta; Hasanah, Uswatun
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 6 No. 01 (2019): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.072 KB)

Abstract

Abstract The purpose of the study was to determine the level of interest of children aged 10-12 years in using learning media about prevention of drug abuse in the Sunday School of the City Terrace and BSD, Serpong sub-district. Quantitative research method with 63 saturated sampling techniques. The data analysis technique uses a Weight Mean Score (WMS) for two groups, namely boys and girls. WMS results showed a value of 3.412 in the boy's group and a value of 3.307 in the girl's group. The level of interest of children aged 10-12 years in using learning media about prevention of drug abuse according to predetermined categories of interpretation, shows very good results where groups of boys have a higher percentage of an attraction compared to girls. Abstrak Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat ketertarikan anak usia 10-12 tahun dalam menggunakan media pembelajaran tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah minggu GTI Teras Kota dan BSD, kecamatan Serpong. Metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel jenuh sebanyak 63 anak. Teknik analisis data menggunakan Weight Mean Score (WMS) terhadap 2 kelompok, yaitu anak laki-laki dan anak perempuan. Hasil WMS menunjukkan nilai 3,412 pada kelompok anak laki-laki dan nilai sebesar 3,307 pada kelompok anak perempuan. Tingkat ketertarikan anak usia 10-12 tahun dalam menggunakan media pembelajaran tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba menurut kategori interpretasi yang telah ditetapkan, menunjukan hasil sangat baik dimana kelompok anak laki-laki memiliki presentase ketertarikan yang lebih tinggi di bandingkan kelompok anak perempuan.
HUBUNGAN ANTARA KETERLIBATAN AYAH DENGAN PEMBENTUKAN KARAKTER PADA REMAJA Lestari, Widya; Nursetiawati, Sitti; GP, Vera Utami
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 2 No. 1 (2015): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.682 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.021.06

Abstract

AbstrakPenelitian itu bertujuan untuk mencari hubungan antara keterlibatan ayah dengan pembentukan karakter pada remaja. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 2 kota Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik sampling cluster random sampling. Sampel penelitian ini bejumlah 169 remaja. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket yang dikembangkan berdasarkan Teori Fox and Bruce (2001) dan Kemendikbud (2011). Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan yang signifikan dan searah antara keterlibatan ayah dengan karakter anak dengan indeks korelasi sebesar 0.442.Kata kunci: keterlibatan ayah, karakter, pembentukan karakter. AbstractThe research is aimed to find relationship between the father involvement with the formation of character in adolescents The research was conducted in Junior High School 2 Bogor City. Quantitative research methods was used in this research with cluster of random sampling. There are 169 respondent as a sample. The questionnaire was developed based on Fox and Bruce Theory (2001) dan Ministry of Education (2011). Reserch found that there are a significant correlation between the father involvement with the character behaviour of a adolescents (0.442 correlation coefficient)Keywords: father involvement, formation of character.
TELUR ASIN SEHAT RENDAH LEMAK TINGGI PROTEIN DENGAN METODE PERENDAMAN JAHE DAN KAYU SECANG Putri, Meddiati Fajri
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 6 No. 02 (2019): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.559 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.062.03

Abstract

Salted eggs are one of the products that people like. The principle of making salted eggs is the process of ionizing NaCl salts which then diffuses into the egg through the shell pores (Wulandari et al. 2014). The purpose of making salted eggs is as an effort to preserve, in addition to increasing the taste of eggs. Egg salting is a technology of processing livestock products which is often used to maintain egg quality because the manufacture is easy and economical so it has quite a lot of enthusiasts. The community uses duck eggs for the salting process, because duck eggs have large pores and fishy taste, so they are good for salted eggs. The time of salting is very influential in the shelf life of the egg the longer the salting time the longer the shelf life of the egg. The purpose of this study was to determine the fat content and protein content of healthy low-fat salted eggs. The salting method includes the method of wet salting and the dry method. Salting with a dry method is done by closing the egg shell with 2 collisions of bricks and salt in the form of a paste dough, salting with immersion method by immersing the egg with a salt solution. The method used was soaking ginger and secang wood, followed by analysis of protein content using the semimicro kjeldhal method and fat content analysis using extraction methods using Soxhlet. The total fat content of the research results from salted eggs after treatment decreased by 0.34 g - 0.25 g = 0.09 grams (4.5%). And the protein content in salted eggs increased from 21.79% to 26.25%. For that reason, it can be recommended that the salted eggs from the research results be healthier to be consumed in terms of the levels of fat and protein produced. Abstrak Tujuan dari pembuatan telur asin adalah sebagai upaya untuk pengawetan, selain itu juga untuk meningkatkan cita rasa dari telur. Pengasinan telur merupakan teknologi pengolahan hasil ternak yang sering digunakan untuk menjaga kualitas telur karena pembuatannya yang mudah dan ekonomis sehingga memiliki peminat yang cukup banyak. Masyarakat menggunakan telur bebek untuk proses pengasinan, karena telur bebek mempunyai pori - pori yang besar dan rasa amis, sehingga baik digunakan untuk telur asin. Waktu pengasinan sangat berpengaruh pada masa simpan telur semakin lama pengasinan semakin lama masa simpan telur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar lemak dan kadar protein pada telur asin sehat rendah lemak. Metode pengasinan meliputi metode pengasinan basah dan metode kering. Pengasinan dengan metode kering dilakukan dengan penutupan kulit telur dengan 2 tumbukan batu bata dan garam dalam bentuk adonan pasta, pengasinan dengan metode perendaman dengan cara merendamkan telur dengan larutan garam. Metode yang digunakan perendaman jahe dan kayu secang, dilanjutkan dengan analisa kadar protein menggunakan metode semimikro kjeldhal dan analisa kadar lemak menggunakan metode ekstraksi menggunakan soxhlet. Total kadar lemak hasil penelitian yang terdapat dari telur asin setelah perlakuan mengalami penurunan sebanyak 0,34 g – 0,25 g = 0,09 gram (4,5%). Dan kadar protein pada telur asin hasil penelitian mengalami peningkatan dari 21,79% menjadi 26,25%. Untuk itu dapat direkomendasikan bahwa telur asin hasil penelitian lebih sehat untuk dapat dikonsumsi ditinjau dari kadar lemak dan protein yang dihasilkan.
GAMBARAN DUKUNGAN SOSIAL DARI GURU YANG DIRASAKAN OLEH SISWA SMA “X” Rahmaputri, Anisah Aninditya; Kusumawardhani, Dianti Endang
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 6 No. 02 (2019): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.312 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.062.01

Abstract

Teachers have an important role in educating students well. One way that teachers can do to be able to increase motivation and school engagement is by providing social support to students. This study aims to find out the overview of perceived social support from teachers by high school “X” students in South Tangerang. The research method is descriptive qualitative research with data collection techniques through focus group discussions and structured interviews. The results of data retrieval show that the perceived social support from some teachers by high school "X" students is quite satisfying for students but not from every teachers. This means it can still be improved again. This is because not all teachers are considered good enough at providing social support to students. The total number of teachers are 17 people and for students are 67. It should be able to be improved in communication skills so that they can provide better social support to students. Keywords : Adolescent, School, Social support. Abstrak Guru memiliki peran penting dalam mendidik siswa dengan baik. Salah satu cara yang dapat guru lakukan untuk dapat meningkatkan motivasi serta keaktivan siswa di sekolah adalah dengan memberikan dukungan sosial kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu gambaran dukungan sosial dari guru yang dirasakan oleh siswa SMA “X” di Tangerang Selatan. Metode penelitian berupa penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan data melalui focus group discussion dan wawancara terstruktur. Hasil pengambilan data menunjukkan bahwa gambaran dukungan sosial dari guru yang dirasakan oleh siswa SMA “X” cukup memuaskan bagi siswa tetapi masih dapat ditingkatkan lagi. Hal ini dikarenakan belum semua guru dianggap sudah bagus dalam memberikan dukungan sosial kepada siswa. Total guru yang berjumlah 17 orang untuk siswa sebanyak 67 orang seharusnya dapat ditingkatkan dalam kemampuan komunikasi sehingga mampu memberikan dukungan sosial kepada siswa dengan lebih baik lagi.

Page 10 of 23 | Total Record : 227


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 2 (2025): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 12 No. 1 (2025): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 11 No. 02 (2024): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 11 No. 01 (2024): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 10 No. 02 (2023): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 10 No. 01 (2023): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 9 No. 02 (2022): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 9 No. 01 (2022): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 8 No. 02 (2021): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 8 No. 01 (2021): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 02 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 01 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 6 No. 02 (2019): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 6 No. 01 (2019): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 5 No. 2 (2018): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 5 No. 1 (2018): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 4 No. 02 (2017): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 4 No. 1 (2017): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 3 No. 2 (2016): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2016): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2015): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 2 No. 1 (2015): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 1 No. 2 (2014): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2014): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) More Issue