cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
ISSN : 23032375     EISSN : 25974521     DOI : https://doi.org/10.21009/JKKP
Core Subject : Education,
JKKP (Jurnal Kesejahteran Keluarga dan Pendidikan) provides a forum for publishing the original research articles, review articles, and the novel technology news related to science of family welfare, education, entrepreneurship and hotel accommodation. Articles published in JKKP are articles that have not been published previously in other journals.
Arjuna Subject : -
Articles 227 Documents
“AKU MASIH CINTA INDONESIA”: STUDI PENDIDIKAN KARAKTER NASIONALISME DALAM KELUARGA PADA ANAK-ANAK BURUH MIGRAN INDONESIA DI MALAYSIA Prasetyo, Dimas Teguh; Tarma; Putri, Vera Utami Gede
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 01 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.803 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.071.08

Abstract

Fenomena migrasi yang dilakukan oleh para buruh migran Indonesia di Malaysia menyisakan cerita terutama bagi anak-anak yang lahir dan ikut bersama orangtuanya bermigrasi. Orangtua yang memiliki fungsi pendidikan dalam keluarga dituntut mampu memberikan pendidikan informal kepada anak-anak mereka untuk selalu mencintai dan menanamkan jiwa nasionalisme dalam diri mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pendidikan karakter nasionalisme dalam keluarga terhadap karakter nasionalisme pada anak-anak buruh migran Indonesia di Malaysia. Studi ini merupakan penelitian korelasional yang dilakukan kepada 30 anak-anak di PKBM X Estate, Bintulu, Serawak, Malaysia. Hasil menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang positif pendidikan karakter nasionalisme dalam keluarga terhadap karakter nasionalisme anak. Koefisien determinasi yang diperoleh dalam penelitian ini sebesar 25,50% yang menunjukkan bahwa besarnya karakter nasionalisme anak yang dipengaruhi oleh pendidikan karakter nasionalisme dalam keluarga. Hal tersebut menunjukan bahwa keluarga terutama orangtua memiliki peran yang penting dalam menciptakan dan mengembangkan karakter nasionalisme anak meskipun sedang berada dan tinggal di luar Indonesia. Kata Kunci: anak buruh migran, fungsi keluarga, karakter nasionalisme, pendidikan karakter "I Still Love Indonesia": Study of Nationalism Character Education in Families in Indonesian Migrant Worker in Malaysia Abstract The migration phenomenon conducted by Indonesian migrant workers in Malaysia leaves stories especially for children born and who are with their parents migrating. Parents who have the function of education in the family are required to provide informal education to their children to always love and instill the soul of nationalism within them. This study aims to determine and analyze the influence of character education of nationalism in the family against the character of nationalism on the children of Indonesian migrant workers in Malaysia. This is a correlational study conducted to 30 children in Community Learing Center (CLC) X Estate, Bintulu, Sarawak, Malaysia. The result shows that there was a positive correlation between character education of nationalism in the family and nationalism character of migrant labor children. It shows that family especially parents have important role to create and develop child nationalism whether they live in out of Indonesia. Keywords: character education, child labor migran, family function, nationalism character
WHAT WILL YOU DO AFTER GRADUATED FROM UNIVERSITY? INCREASING CAREER DECISION SELF-EFFICACY THROUGH CAREER COUNSELING Darmayanti, Kusumasari Kartika Hima; Dimas Teguh Prasetyo; Winata, Efan Yudha; Sakti, Pratiwi
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 01 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.559 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.071.03

Abstract

One of the biggest challenges that have to be faced by students of university is deciding on a specific career after graduating from university. The aims of this study are for knowing what students needed (study 1) and for testing whether career counseling can increase CDSE students of the university (study 2). In study 1, we use qualitative and quantitative approaches. On the other side, study 2 uses Quasi-Experimental within-subject pre and post-tests designed to monitor the role of career counseling on students. Study 2 involves (N=15) students CDMSES-SF is adopted in Bahasa and Culture. Using the Wilcoxon test on SPSS 24, we intend to know the significance of changes in students' CDSE. The results from study 1 are what needed on career counseling is materials concerning on grooming and writing curriculum (54.8% of 31 students), planning for facing the environment where they work (51.6% of 31 students), and tips and strategies to obtain a scholarship for the master program (54.8% of 31 students). Then, results of study 2 indicate there is a significant change of gathering occupational information (Z=–2.194; p<.05) and making plans for the future (Z=–2.204; p<.05) after career counseling. From this research, future career counseling concerns gathering occupational information and making plans for the future. Keywords: career counseling, CDSE, graduation, university students Apa yang Akan Anda Lakukan Setelah Lulus dari Universitas? Meningkatkan Career Decision Self-Efficacy Melalui Konseling Karier Abstrak Salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi oleh mahasiswa adalah membuat keputusan tentang karier tertentu setelah lulus dari universitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang dibutuhkan siswa (studi 1) dan untuk menguji apakah konseling karier dapat meningkatkan siswa CDSE dari universitas (studi 2). Dalam studi 1, kami menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Di sisi lain, Studi 2 menggunakan Kuasi-Eksperimental dengan pra dan pasca tes subjek yang dirancang untuk memantau peran konseling karier pada siswa. Studi 2 melibatkan (N=15) siswa CDMSES-SF diadopsi dalam Bahasa dan Budaya. Menggunakan uji Wilcoxon pada SPSS 24, kami bermaksud untuk mengetahui pentingnya perubahan pada CDSE siswa. Hasil dari studi 1 adalah apa yang diperlukan pada konseling karier adalah materi mengenai kurikulum perawatan dan menulis (54,8% dari 31 siswa), perencanaan untuk menghadapi lingkungan tempat mereka bekerja (51,6% dari 31 siswa), dan tips serta strategi untuk memperoleh beasiswa untuk program master (54,8% dari 31 siswa). Kemudian, hasil penelitian 2 menunjukkan ada perubahan yang signifikan dalam mengumpulkan informasi pekerjaan (Z=–2,194; p<0,05) dan membuat rencana untuk masa depan (Z=–2,204; p<0,05) setelah konseling karier. Dari penelitian ini, konseling karier masa depan berkaitan dengan gathering occupational information and making plans for the future. Kata kunci: CDSE, konseling karier, mahasiswa, wisuda
PENGARUH PERSEPSI NILAI ANAK TERHADAP GAYA PENGASUHAN PADA KELUARGA DENGAN ANAK USIA DINI Martiastuti, Kenty
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 01 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.328 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.071.02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai anak dan gaya pengasuhan yang diterapkan pada keluarga dengan anak usia dini serta menganalisis pengaruh nilai anak terhadap gaya pengasuhan. Penelitian ini dilakukan di dua lembaga PAUD di wilayah Kota Tangerang Selatan dan Kota Depok dengan responden sebanyak 61 orang. Data yang dikumpulkan dari penelitian ini adalah persepsi nilai anak (value of children) menggunakan dimensi yang dimodikasi dari Nauck (2014) dan gaya pengasuhan menggunakan instrumen Primary Caregivers Practices Report (PCPR) dari Robinson (1995). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan antara nilai psikologi dan nilai ekonomi pada anak laki-laki dan anak perempuan. Terlihat pula adanya pengaruh persepsi nilai anak terhadap gaya pengasuhan dengan R2 = 0,153 dan signifikan pada taraf nyata 95 persen. Hal ini berarti bahwa semakin baik persepsi orang tua tentang nilai anak maka akan semakin baik pula gaya pengasuhan yang diterapkan. Persepsi nilai anak mempengaruhi gaya pengasuhan sebesar 15,3 persen dan selebihnya merupakan faktor lain. Kata kunci: anak usia dini, gaya pengasuhan, nilai anak Influence of Children’s Value Perception on Parenting Style In Families with Early Childhood Children Abstract This study aims to identify the value of children and parenting styles that are applied to families with early childhood and analyze the influence of value of children ​​on parenting style. This research was conducted in two early childhood institutions in the area of ​​South Tangerang City and Depok City with 61 respondents. Data collected from this study are the perception of the value of children using a modified dimension from Nauck (2014) and parenting style using the Primary Caregivers Practices Report (PCPR) instrument from Robinson (1995). The results showed a difference between the psychological value of children and the economic value of children in boy and girl. Also seen is the effect of the perception of value of children on parenting style with R2 = 0.153 and significant at 95 percent level. This means that the better the parent's perception of the value of children, the better parenting style that is applied. Perception of the value of children affects parenting style by 15.3 percent and the rest is another factor. Keywords: early childhood children, parenting style, value of children
ANALISIS POLA MAKAN PADA ANAK USIA SEKOLAH Afriyani Rahmawati; Carolina Wurisetyaningrum Marland; Eka Putri Wahyuni; Husnul Aliffa Zulkarnaen; Meissy Okasari; Nasyafia Febri Alfani; Rizky Lusiana
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 01 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.755 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.071.04

Abstract

Makanan yang dikonsumsi oleh anak usia sekolah sangat mempengaruhi perkembangan fisik. Orang tua memiliki peran untuk melakukan pengontrolan dan pengawasan terkait dengan pola makan anak karena anak usia sekolah rentan terkena penyakit terutama permasalahan gizi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis pola makan pada anak usia sekolah. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2019. Penelitian ini melibatkan 97 orang siswa di SDN Sumur Batu 01 Pagi Kemayoran, Jakarta yang dipilih dengan teknik stratified sampling. Pola makan diukur dengan menggunakan instrument The feeding practices and structure quistionnare (FPSQ) (Jansen, Mallan, Nicholson, & Daniels, 2014). Pola makan anak dilihat berdasarkan 8 dimensi, yaitu: dimensi ketidakpercayaan nafsu makan, hadiah untuk perilaku, hadiah untuk makan, makanan persuasif, pembatasan terselubung, pembatasan yang jelas, terstruktur pengaturan makan, dan terstruktur waktu makan. Pola makan anak dikategorikan menjadi 3 kategori, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Data yang telah dikumpulkan diolah dan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82,5 persen anak memiliki pola makan pada kategori sedang. Hasil ini menunjukan bahwa pola makan anak berada pada kategori belum optimal. Oleh karena itu, orang tua dan guru diharapkan dapat meningkatkan perhatian pada pola makan anak. Orang tua dan guru diharapkan dapat mengajarkan anak mengenai pola makan yang sehat. Kata kunci: anak usia sekolah, keterlibatan keluarga, pola makan, makanan sehat Analysis of Eating Pattern in School Aged Children Abstrack Food consumed by school age children greatly affects physical development. Parents have a role to the control and supervision related to child’s eating patterns because school age children vulnerable to disease, especially nutrition problems. The purpose of this study is to describe and analyze eating pattern in school age children. The research was conducted in december, 2019. This study involved 97 students at SDN Sumur Batu 01 Pagi Kemayoran, Jakarta that were selected using stratified sampling technique. Eating pattern have been measured using the feeding practices and structure questionnaire (FPSQ) instrument (Jansen, Mallan, Nicholson, & Daniels, 2014). Children's eating patterns were seen based on 8 dimensions, namely: distrust in appetite, reward for behavior, reward for eating, persuasive feeding, covert restriction, overt restriction, structured meal setting, and structured meal timing. Children's eating patterns are categorized into 3 categories, namely low, medium, and high. The data that has been collected is processed and analyzed using descriptive analysis. The results showed that 82,5 percent of children had a moderate eating pattern. These results indicate that children's eating patterns are still not optimal. Therefore, parents and teachers are expected to be able to increase attention to children's eating patterns. Parents and teachers are expected to be able to teach children about healthy eating patterns. Keywords: eating pattern, family involvement, healthy food, school aged children
JAJANAN SEHAT DAN KAYA KALSIUM UNTUK KELUARGA: SUBTITUSI TEPUNG BANDENG PRESTO SEBAGAI BAHAN KASTANGEL Putri, Meddiati Fajri; Kasih, Cinta Amalia
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 01 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.265 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.071.09

Abstract

Ikan bandeng merupakan budidaya perikanan air payau di Indonesia. Ikan bandeng dapat diolah menjadi beraneka makanan olahan, seperti bandeng duri lunak, pepes bandeng, otak-otak bandeng, dan produk hasil olahan lainnya. Kandungan nutrisi bandeng duri lunak relatif tinggi untuk mencukupi kebutuhan gizi masyarakat dengan harga relatif terjangkau. Kandungan gizi pada tepung bandeng presto tersebut dijadikan subtitusi dalam pembuatan kastangel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kualitas kastangel subtitusi tepung bandeng presto, untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat dan untuk mengetahui kandungan kalsium dan protein dengan prosentase 0%, 10%, 20%, dan 30% ditinjau dari aspek warna, aroma, aroma bandeng presto, dan tekstur.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas kastangel hasil eksperimen ditinjau dari kualitas inderawi, tingkat kesukaan masyarakat serta kandungan protein dan kalsium. Metode penelitian yang digunakan analisis varian (Anava) one way, dan dilanjutkan uji Tukey apabila ada perbedaan kualitas inderawi pada produk, uji kesukaan menggunakan deskriptif prosentase untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat, uji Laboratorium untuk mengetahui kandungan gizi protein dan kalsium. Hasil penilitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan kualitas inderawi pada indikator aroma bandeng presto dan tekstur dengan nilai signifikan kurang dari 0,05. hasil uji kesukaan Sampel yang disukai masyarakat 0%, 10% dan 20% dengan prosentase (55,75%, 55,25%, dan 52,9%). Hasil uji laboratorium kandungan kalsium dan protein Sampel kastangel subtitusi tepung bandeng presto 30% (13,83%,:5,42%), 20% (11,36%:3,66%), 10% (9,60%: 2,33%), 0% (8,26:0,49%). Kata Kunci : Kastangel, Tinggi Kalsium, Tepung bandeng presto Healthy and Calcium Rich Snacks for Family: Subtitution Flour Bandeng Presto as Composition of Kastangel Abstract Milkfish is brackish water aquaculture in Indonesia. Milkfish can be processed into a variety of processed foods, such as soft thorns, milkfish, milk brains, and other processed products. The nutrient content of soft thorns is relatively high to meet the nutritional needs of the people at relatively affordable prices. The nutritional content of presto milkfish flour is used as a substitution in the making of kastangel. The purpose of this study was to determine differences in the quality of presto milkfish substitution castor, to determine the level of community preference and to determine the content of calcium and protein with a percentage of 0%, 10%, 20%, and 30% in terms of aspects of color, aroma, milkfish aroma presto, and texture. The purpose of this research is to find out the quality of the castellated experimental results in terms of sensory quality, people's favorite level and protein and calcium content. The research method used is one way analysis of variance (ANAVA), and Tukey test is continued if there is a difference in the sensory quality of the product, the preference test uses descriptive percentages to determine the level of community preference, Laboratory tests to determine the nutritional content of protein and calcium. The results of the study indicate that there are differences in sensory quality on the presto milkfish aroma and texture indicators with a significant value less than 0.05. Preferred test results The samples favored by the community are 0%, 10% and 20% with percentages (55.75%, 55.25% and 52.9%). Laboratory test results of calcium and protein content Samples of castor substitution presto milkfish flour 30% (13.83%:5.42%), 20% (11.36%:3.66%), 10% (9.60%:2,33%), 0% (8.26:0.49%). Keywords: bandeng presto flour, high calcium, kastangel
IMPLEMENTASI SEKOLAH RAMAH ANAK DAN KELUARGA DI SDN 2 HEGARSARI, SDN KALIGINTUNG, DAN SDN 1 SANGKAWANA Indraswati, Dyah; Widodo, Arif; Rahmatih, Aisa Nikmah; Maulyda, Mohammad Archi; Erfan, Muhammad
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 01 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.979 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.071.05

Abstract

Kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di sekolah menjadi salah satu alasan program Sekolah Ramah Anak (SRA). Penelitian ini dilakukan di tiga SD di tiga provinsi yang berbeda yaitu Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Nusa Tenggara Barat. Lokasi penelitian adalah SDN 2 Hegarsari, SDN Kaligintung, dan SDN 1 Sangkawana. Penerapan Sekolah Ramah Anak (SRA) akan dievaluasi dengan merujuk pada 6 komponen yaitu kebijakan SRA, pelaksanaan kurikulum, pendidik dan tenaga kependidikan terlatih hak-hak anak, sarana dan prasarana SRA, partisipasi anak, partisipasi warga diluar sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian adalah kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, dan beberapa siswa kelas 6. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tinjauan literature. Validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber. Teknik analisis data untuk penelitian kualitatif terdiri dari reduksi data, tampilan data, dan verivikasi data. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga SD yang menjadi subyek penelitian sudah menjadi sekolah ramah anak baik secara fisik maupun non fisik, meskipun ada beberapa sarana yang harus dilengkapi. Ketiga sekolah secara umum sudah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa dalam melaksanakan proses belajar. Kata kunci: implementasi, keluarga, sekolah ramah anak Implementation of Children and Family Friendly Schools in SDN 2 Hegarsari, SDN Kaligintung, and SDN 1 Sangkawana Abstract Cases of violence against children that occur in schools are one of the reasons for the Child-Friendly School (SRA) program. This research was conducted in three elementary schools in three different provinces, namely West Java, Yogyakarta Special Region, and West Nusa Tenggara. The research locations were SDN 2 Hegarsari, SDN Kaligintung, and SDN 1 Sangkawana. The implementation of a Child-Friendly School (SRA) will be evaluated by referring to 6 components, namely the SRA policy, curriculum implementation, educators and education personnel trained in child rights, SRA facilities, and infrastructure, child participation, citizen participation outside school. This research uses a qualitative approach. The research subjects were the principal, teachers, education staff, parents of students, and several 6th-grade students. Data collection techniques used observation, interviews, documentation, and literature review. Data validity is done by source triangulation. Data analysis techniques for qualitative research consist of data reduction, data display, and data verification. The conclusion of this study shows that the three elementary schools which were the subject of the study have become child-friendly schools both physically and non-physically, although several facilities must be equipped. The three schools, in general, have become a safe and comfortable place for students to carry out the learning process. Keywords: child-friendly school, family, implementation
OPTIMALISASI KERJA SAMA ANTARA SEKOLAH DAN KELUARGA DALAM MEMBIMBING SISWA UNTUK BERPRESTASI Suryani
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 01 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.333 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.071.10

Abstract

Pencapaian mutu pendidikan sangat bergantung pada kecakapan kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola segenap sumber daya untuk mencapai tujuan sekolah. Oleh karena itu, kepala sekolah harus mampu mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di sekolah. Hasil identifikasi masalah menunjukkan bahwa prestasi sekolah di SDN. No. 028/XI Tanjung, Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh, Provinsi jambi termasuk dalam kategori rendah. Hasil ini menunjukkan adanya permasalahan yang terjadi di sekolah dan harus dipecahkan. Untuk memecahkan masalah, kepala sekolah merasa perlu untuk melakukan Penelitian Tindakan Sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kerja sama antara sekolah dan keluarga dalam membimbing siswa untuk berprestasi. Penelitian dilakukan sejak bulan November tahun 2018 sampai dengan bulan Agustus tahun 2019. Tahapan dalam penelitian ini terdiri atas persiapan, pelaksanaan, pengamatan dan evaluasi, serta refleksi. Penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru, komite sekolah, orang tua, dan juga siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan metode pengamatan dan juga dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Sekolah dan keluarga bekerja sama membimbing siswa secara intensif. Siswa yang telah mendapatkan bimbingan akan diutus untuk mengikuti kegiatan perlombaan. Pada tahun 2019, SDN. No. 028/XI Tanjung berhasil memenangkan berbagai lomba baik pada tingkat kecamatan, tingkat kabupaten, bahkan juga ada yang memenangkan lomba di tingkat provinsi. Prestasi yang diperoleh ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Dengan demikian, optimalisasi kerja sama antara kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan juga orang tua dalam membimbing siswa berhasil untuk meningkatkan prestasi siswa dan juga prestasi sekolah. Kerja sama ini perlu dipertahankan dan juga perlu untuk ditingkatkan. Kata kunci: kepala sekolah, kerja sama, keterlibatan keluarga, pendidikan anak, prestasi sekolah Optimization of Cooperation Between Schools and Family in Guiding Students to Get Achievements Abstract Achieving the quality of education depends on the headmaster's leadership skills in managing all resources to achieve school goals. Therefore, the headmaster must be able to identify the problems that occur in the school. The results of problem identification indicate that school achievement in SDN. No. 028/XI Tanjung, Hamparan Rawang District, Sungai Penuh City, Jambi Province included in the low category. These results indicate a problem that occurs at school and must be solved. To solve the problem, the headmaster felt the need to conduct a School Action Research. Therefore, this study aims to optimize cooperation between schools and families in guiding students to get achievement. The study was conducted from November 2018 to August 2019. The stages carried out in this study consisted of preparation, implementation, observation and evaluation, as well as reflection. The research involved principals, teachers, school committees, parents, and also students. Research data were collected using observation methods and also documentation. Next, the data were analyzed using descriptive analysis. Schools and families work together to guide students intensively. Students who have received guidance will be sent to participate in the competition. In 2019, SDN. No. 028/XI Tanjung succeeded in winning various competitions both at the sub-district, district level, and some even won the competition at the province level. This achievement is far more than in previous years. Thus, the optimization of cooperation between principals, teachers, school committees, and also parents in guiding students successfully to improve student and school achievement. This cooperation needs to be maintained and also needs to be improved. Keywords: children's education, cooperation, family involvement, headmaster, school achievement
TEMPERAMEN DAN JENIS KELAMIN DALAM SIBLING RIVALRY PADA REMAJA SMPN 196 JAKARTA Putri , Shabrina; Tarma, Tarma; Hasanah, Uswatun
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 02 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.072.09

Abstract

The purpose this research to find out and analyze the influence of temperament on sibling rivalry, the influence of gender on sibling rivalry, and the influence of temperament in gender on sibling rivalry. This research was conducted at the 196 Junior High School in Jakarta. Total samples were 128 respondents consisted of 65 female and 63 male respondents, age at 12-15 years. Research using the method of survey research method with the correlation appoarch. The result correlation with significance level 0,05 correlation temperament on sibling rivalry obtained at 0,661 ≥ 0,172 with tcount 9,89 ≥ ttable1,978. The shows that there is a positive and significant correlation between temperament on sibling rivalry. Correlation gender on sibling rivalry obtained 15,803 ≥ 14,07. The shows that there is a correlation between gender on sibling rivalry. Correlation temperament on sibling rivalry, obtained 0,646 ≥ 0,24, with tcount 6,72 > ttable 1,998 for female and 0,632 ≥ 0,244 with tcount 6,37 > ttable 1,999 for male. The shows that there is a positive and significant correlation between temperament in gender on sibling rivalry. The result significant regression, the first obtained 97,92 ≥ 3,94. The shows that there is a significant influence between temperament on sibling rivalry. The next result obtained 45,02 ≥ 4,0 for female and 40,52 ≥ 4,0 for male. The shows that there is a significant influence between temperament in gender on sibling rivalry. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh temperamen terhadap sibling rivalry, pengaruh jenis kelamin terhadap sibling rivalry dan pengaruh temperamen berdasarkan jenis kelamin terhadap sibling rivalry. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 196 Jakarta. Total sample pada penelitian ini berjumlah 128 responden yang terdiri dari 65 responden perempuan dan 63 responden laki-laki, usia 12-15 tahun. Metode penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan korelasional. Berdasarkan hasil korelasi dengan taraf signifikan (p<0,05) pertama menunjukan 0,943 ≥ 0,172. Hal ini menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara temperamen terhadap sibling rivalry pada remaja. Kedua, 15,803 ≥ 14,07. Hal ini menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin terhadap sibling rivalry. Ketiga 0,941 ≥ 0,24 untuk perempuan dan 0,934 ≥ 0,244 untuk laki-laki. Hal ini menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara temperamen berdasarkan jenis kelamin terhadap sibling rivalry. Berdasarkan hasil uji signifikan regresi, pertama menunjukan 1011,2 ≥ 3,94. Hal ini menunjukan terdapat pengaruh temperamen terhadap sibling rivalry. Kedua 13,1 ≥ 3,94. Hal ini menunjukan terdapat pengaruh jenis kelamin terhadap sibling rivalry. Ketiga 487,1 ≥ 4,0 untuk perempuan dan 415,7 ≥ 4,0 untuk laki-laki. Hal ini menunjukan terdapat pengaruh temperamen berdasarkan jenis kelamin terhadap sibling rivalry. Kata kunci : Jenis Kelamin, Remaja,Sibling Rivalry, Temperamen
PENGARUH GENDER INEQUALITY DALAM KELUARGA TERHADAP PERILAKU RESPONSIF GENDER PADA REMAJA Audiah, Anggraini; Tarma, Tarma; Mulyati, Mulyati
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 02 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.072.08

Abstract

This research aims to find the influence of family gender inequality to gender responsife behavior at 149 junior high school Jakarta. This research was conducted at 149 junior high school Jakarta. The methodology used survey. The population in research are student at grade eight of 149 Junior high school Jakarta. The hypothesis data used research is a Correlation Product Moment, that correlation of r = -0,273 which means correlation the relation between variables are low in the negative direction. The result from the coefficient significance is t = 0,913 and can be concluded that the correlation coefficient is significant. The coefficient determination obtained 7,4%. The hypothesis research and test is significant between family gender inequality to gender responsive behavior at 149 junior high school Jakarta. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mencari pengaruh gender inequality dalam keluarga terhadap perilaku responsif gender pada remaja di SMPN 149 Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 149 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Populasi pada penelitian ini adalah siswa di SMPN 149 Jakarta pada kelas VIII yang berjumlah 170 dengan jumlah 120 yang dijadikan sebagai responden. Uji hipotesis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Korelasi Koefisien Product Moment yang menyatakan korelasinya sebesar r = -0,273 yang artinya terdapat korelasi ke arah negatif dengan tingkat hubungan dalam kategori rendah. Hasil uji signifikansi pada koefisiennya sebesar t = 0,913 karena nilai sig. lebih besar dari 0,05 maka diketahui bahwa korelasi antara variabel signifikan. Koefisien determinasi diperoleh sebesar 7,4%. Hasil hipotesis penelitian dan uji hipotesis terdapat pengaruh negatif gender inequality terhadap perilaku responsif gender pada remaja di SMPN 149 Jakarta. Kata Kunci :Gender Inequality, Keluarga, Perilaku Responsif, Remaja
HUBUNGAN FENOMENA ALONE TOGETHER DENGAN INTERAKSI KELUARGA Putri, Nabila Ashima; Mulyati, Mulyati; Hamiyati, Hamiyati
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 02 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.072.03

Abstract

Communication technology developing rapidly in this globalization era makes a lot of people use gadget as one of any media for communicate and entertaiment. Not only adult but teenager in school age. That increasing use of gadget for parent and teenager cause a new phenomena in family called alone together. This reasearch aim to give a description about the effect of alone together phenomenon on family interaction. This reasearch was conducted in 209 Junior High School, East Jakarta. This data reasearch processed by using simple random sampling technique and this reasearch use survey methode. Total samples 185 active students in 209 Junior High School, East Jakarta. This whole reasearch data are using SPSS 2.2 and Microsoft Excel. The prerequisite test in this study use kolmogorov smirnov for normality test and the result shows that data are not normally distribute. So the reasearch use non parametric calculation. Result of correlation coefficient test are obtained > that is equal to -0,353 > 0,138. Result of t-test with significancy level 0,05 obtained > that equal to -5,688 > 1,97 the result explain that there are a negative and significant correlation between alone together and family interaction. Alone together give 15% effective contribute to family interaction and the other 85% determine by other factors. Abstrak Teknologi komunikasi yang berkembang dengan cepat di era globalisasi membuat banyak masyarakat menggunakan gadget sebagai salah satu media atau sarana berkomunikasi dan mencari hiburan. Tidak hanya orang dewasa melainkan remaja dalam usia sekolah. Meningkatnya penggunaan gadget yang berlebih pada orang tua dan remaja tersebut menimbulkan suatu fenomena baru di dalam keluarga, yang disebut dengan alone together. Akibat dari fenomena tersebut adalah berkurangnya intensitas interaksi di dalam keluarga, khususnya interaksi antara orang tua dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran hubungan fenomena alone together dengan interaksi keluarga. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 209 Jakarta Timur. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling. Metode penelitian ini menggunakan metode survey. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 185 siswa aktif di SMP Negeri 209 Jakarta Timur. Perhitungan data menggunakan SPSS 2.2 dan Excel. Uji prasyarat pada penelitian ini menggunakan uji normalitas kolmogorov smirnov dan hasil yang ada menyatakan bahwa data tidak berdistribusi dengan normal, maka penelitian ini mengunakan perhitungan non parametrik. Uji hipotesis data yang digunakan adalah korelasi dengan hasil > yaitu sebesar -0,353 > 0,138. Hasil uji t dengan taraf signifikasi 0,05 diperoleh yaitu > -5,688 > 1,97 hal ini menjelaskan bahwa terdapat korelasi negatif dan hubungan yang signifikan antara fenomena alone together dengan interaksi keluarga. Alone together memberikan sumbangan efektif terhadap interaksi keluarga sebesar 15%, sedangkan sisanya 85% ditentukan oleh faktor lain yang tidak diteliti. Kata Kunci : Alone Together, Gadget, Interaksi Keluarga, Orang Tua, Remaja

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 2 (2025): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 12 No. 1 (2025): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 11 No. 02 (2024): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 11 No. 01 (2024): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 10 No. 02 (2023): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 10 No. 01 (2023): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 9 No. 02 (2022): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 9 No. 01 (2022): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 8 No. 02 (2021): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 8 No. 01 (2021): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 02 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 01 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 6 No. 02 (2019): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 6 No. 01 (2019): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 5 No. 2 (2018): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 5 No. 1 (2018): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 4 No. 02 (2017): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 4 No. 1 (2017): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 3 No. 2 (2016): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2016): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2015): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 2 No. 1 (2015): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 1 No. 2 (2014): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2014): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) More Issue