cover
Contact Name
EVI YESIFINA DUMARISTA
Contact Email
napitupulu.fina70@gmail.com
Phone
+6285797777585
Journal Mail Official
jurnalliterasi@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh Jl. R.E. Martadinata No.150 Ciamis Jawa Barat email: jurnalliterasi@gmail.com
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya
Published by Universitas Galuh
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya telah terindek Sinta 5 oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (RistekDikti) Republik Indonesia sebagai pencapaian untuk jurnal yang memiliki kualitas dalam manajemen dan publikasi. Selanjutnya, Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannyatelah diindeks oleh situs pengindeksan berikut, seperti: Science and Technology Index (SINTA) Google Scholar Portal Garuda
Articles 252 Documents
Penyimpangan Tokoh Antagonis Nicky Smith dalam Novel Remaja "Hot Seat" Karya Nabilla Anasty Asri Ayu Lestari
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): JURNAL LITERASI OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v7i2.12105

Abstract

Kehadiran youth culture dalam sastra populer mewarnai sebagian besar prosa naratif yang ada. Salah satu karakteristik youth culture yaitu penyimpangan yang dilakukan oleh para remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai macam penyimpangan yang dilakukan oleh tokoh antagonis Nicky Smith dalam novel remaja “Hot Seat” karya Nabilla Anasty. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik baca dan catat. Data primer diambil dari kutipan dialog dan penggalan teks dalam novel remaja “Hot Seat” karya Nabilla Anasty. Adapun data sekunder berasal dari sumber bacaan seperti buku dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpangan yang dilakukan oleh Nicky Smith merupakan jenis penyimpangan sosial, yaitu (1) tindak kriminalitas, seperti mencuri, menjadi kurir narkoba, menyewa pembunuh bayaran, dan meledakkan Studio Hot Seat yang berada di dalam sekolah dengan bom; (2) tindak penganiayaan, seperti membekap wajah Ariel, melakukan percobaan menggunting daun telinga Ariel, menimpuk kepala Ariel dengan batu hingga berdarah, meracuni makanan Ariel, dan mengunci Ariel di toilet; dan (3) tindak pembunuhan, seperti menusuk enam ekor anjing dengan menggunakan pisau, meracuni makanan pengemis buta di jalanan, memberi hadiah bom kepada Ariel, dan menembak Miles dengan pistol. Faktor yang menyebabkan tokoh melakukan penyimpangan sosial tersebut adalah gangguan kepribadian jenis psikopat dan IQ yang tinggi sehingga memiliki jalan berpikir yang berbeda dengan orang normal.
Analisis Sosiologi Sastra Himpunan Cerita Pendek Jalan Menuju Bahagia Karya Budi Hatees siti Andini, Andini; Andri Noviandi Noviandi; Rina Agustini
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): JURNAL LITERASI OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v7i2.12594

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan aspek sosial dan pengaruh lingkungan sosial dalam himpunan cerita pendek Jalan Menuju Bahagia karya Budi Hatees. Metode yang digunakan adalah metode deskripsi kualitatif, Subjek penelitian ini adalah teks himpunan cerita pendek Jalan Menuju Bahagia . Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik teknik pustaka dan teknik catat. Teknik pustaka menggunakan buku dan teori-teori yang membahas tentang struktural dan sosiologi. Teknik catat, mencatat data-data berupa kutipan yang telah ditemukan dalam nota pencatat data. Menggunakan Teknik analisis isi untuk mengkaji dan membahas unsur struktural dan sosiologi dalam himpunan cerita pendek Jalan Menuju Bahagia Karya Budi Hatees. Dari hasil kajian data diperoleh bahwa aspek sosial dalam himpunan cerita pendek Jalan Menuju Bahagia Karya Hatees meliputi (1) aspek moral (2) aspek cinta kasih, (3) aspek perekonomian, (4) aspek pendidikan, (5)  aspek religius. Pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku tokoh utama dalam himpunan cerita pendek Jalan Menuju Bahagia Karya Budi Hatees.
BENTUK ISTILAH-ISTILAH PROSES PENGUPASAN MELINJO PADA MASYARAKAT SUNDA DI KECAMATAN CIOMAS: SUATU KAJIAN ETNOLINGUISTIK Siti Rohma; Odien Rosidin
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): JURNAL LITERASI OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v7i2.10647

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Bentuk Istilah-Istilah Proses Pengupasan Melinjo Pada Masyarakat Sunda Di Kecamatan Ciomas: Suatu Kajian Etnolinguistik. Pengupasan melinjo adalah suatu mata pencaharian musiman masyarakat sunda di Kecamatan Ciomas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk istilah yang ada dalam proses pengupasan melinjo pada masyarakat sunda di Kecamatan Ciomas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah menurut Milles dan Huberman, yakni pengumpulan data, mereduksi, menyajikan, dan menyimpulkan. Hasil analisis yang menggambarkan bentuk-bentuk istilah yang ada dalam proses pengupasan melinjo adalah kata dan frasa. Kata-kata yang ditemukan adalah sembilan kata, termasuk dalam kategori kata kerja dan kata benda dan kata sifat dengan makna leksikal untuk kata monomorfemis, dan makna gramatikal dari kata polimorfisme. Frasa yang ditemukan adalah empat frasa. Selanjutnya ialah pada makna kultural, terdapat 3 makna kultural yang diyakini oleh masyarakat berdasarkan hasil dari data yang diberikan oleh informan.Kata Kunci: Bentuk Istilah, Etnolinguistik, Masyarakat Sunda, Pengupasan Melinjo ABSTRACTThis study is entitled The Form of Melinjo Stripping Process Terms in Sundanese People in Ciomas District: An Ethnolinguistic Study. Melinjo stripping is a seasonal livelihood of the Sundanese community in Ciomas District. This study aims to determine the forms of terms that exist in the process of stripping melinjo in the Sundanese community in Ciomas District. The research method used in this study uses qualitative research methods. The data analysis technique used is according to Milles and Huberman, namely data collection, reduction, presentation, and conclusion. The results of the analysis that describe the forms of terms that exist in the process of stripping melinjo are words and phrases. The words found were nine words, belonging to the categories of verbs and nouns and adjectives with lexical meanings for monomorphemic words, and grammatical meanings of polymorphism words. The phrases found are four phrases. Next is on cultural meanings, there are 3 cultural meanings believed by the community based on the results of data provided by informants.  Keywords: Term Form, Ethnolinguistics, Sundanese Society, Melinjo Stripping
REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM ANTOLOGI CERPEN KITAB KAWIN KARYA LAKSMI PAMUNTJAK: KAJIAN FEMINISME EKSISTENSIALIS Annisa Puji Hastuti; Rerin Maulinda
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): JURNAL LITERASI OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v7i2.11633

Abstract

Antologi cerpen Kitab Kawin karya Laksmi Pamuntjak menghadirkan banyak sekali dinamika kehidupan perempuan di dalam dunia perkawinan yang berhasil menentukan eksistensinya sendiri. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan upaya yang dilakukan oleh tokoh-tokoh perempuan dalam mewujudkan eksistensinya, 2) mendeskripsikan representasi tokoh-tokoh perempuan yang terdapat pada antologi cerpen Kitab Kawin karya Laksmi Pamuntjak dengan perspektif feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir. Kualitatif deskriptif adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat. Data berasal dari sumber primer, yakni antologi cerpen Kitab Kawin karya Laksmi Pamuntjak cetakan kedua yang diterbitkan oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama pada Juli 2021. Teknik analisis data dilakukan dengan metode kualitatif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan tujuh data yang berkaitan dengan upaya tokoh perempuan dalam mewujudkan eksistensinya, yakni penolakan terhadap keliyanan, penentangan stereotipe tentang perempuan dalam lembaga pernikahan, dan menegasikan mitos biologis perempuan. Ditemukan juga delapan data mengenai representasi perempuan dalam antologi cerpen Kitab Kawin karya Laksmi pamuntjak, yakni perempuan yang berkesadaran, serta perempuan yang sesuai karakteristik ideal berdasarkan feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir seperti perempuan independen dengan cara bekerja, memiliki intelektualitas, dan merdeka dalam menentukan pilihan hidupnya.
KEBUTUHAN HUMANISTIK TOKOH UTAMA DALAM NOVEL PENGANTIN REMAJA KARYA KEN TERATE Afni Lestari; Aryani Aryani
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): JURNAL LITERASI OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v7i2.11594

Abstract

Kebutuhan Humanistik merupakan kebutuhan manusia yang saling berhubungan satu sama lain dengan tujuan memberikan kepuasan lahir maupun batin manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kebutuhan fisiologis, (2) kebutuhan akan rasa aman, (3) kebutuhan akan rasa memiliki-dimiliki dan akan kasih sayang, (4) kebutuhan harga diri dan penghargaan, dan (5) kebutuhan akan aktualisasi diri tokoh utama dalam novel Pengantin Remaja karya Ken Terate. Sumber data penelitian ini adalah novel Pengantin Remaja karya Ken Terate yang duterbitkan oleh penerbit PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta pada tahun 2022. Pengumpulan data dengan menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan psikologi sastra serta menggunakan teknik baca dan catat. Dengan langkah-langkah sebagai berikut: Membaca secara keseluruhan novel Pengantin Remaja karya Ken Terate sebagai sumber data utama untuk mendapatkan pemahaman yang baik dan membaca beberapa penelitian yang berkaitan dengan judul penelitian sebagai sumber data pendukung. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya data kebutuhan fisiologis yang berupa: makan, minum, tempat tinggal, seks dan oksigen. Kemudian dilanjutkan oleh kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan akan rasa memiliki-dimiliki dan akan kasih sayang, kebutuhan akan harga diri dan penghargaan dan kebutuhan akan aktualisasi diri. Tokoh utama dalam novel Pengantin Remaja karya Ken Terate telah terpenuhi. Kesimpulan yang dapat peneliti tarik ialah bahwa manusia harus memenuhi kebutuhan fisiologisnya terlebih dahulu sebelum memenuhi kebutuhan ke tingkat yang lebih tinggi. Jika kebutuhan dasar belum terpenuhi, maka kebutuhan selanjutnya akan terhambat.Kata Kunci : Psikologi Sastra, Kebutuhan Humanistik, Tokoh Utama.
ANALISIS KONFLIK BATIN PADA TOKOH UTAMA DALAM NOVEL ROBERT ANAK SURAPATI KARYA ABDOEL MOEIS Dwi Norma Apriyanti
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): JURNAL LITERASI OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v7i2.11076

Abstract

Penelitian ini fokus mengkaji mengenai konflik batin yang dialami tokoh utama dalamNovel Robert Anak Surapati karya Abdoel Moeis. Sumber data dalam penelitian iniberupa kutipan dan narasi yang mengandung konflik batin yang dialami tokoh utamadalam Novel Robert Anak Surapati karya Abdoel Moeis. Teknik pengumpulan data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah teknik kajian pustaka. Analisis data menggunakanteknik pengumpulan mencatat dengan menganalisis data menggunakan metodedeskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikanjenis-jenis konflik batin yang dialami tokoh utama. Hasil dari penelitian ini memperlehberbagai konflik batin yang dialami tokoh utama yaitu berjumlah 7 macam konflik batinantaranya 4 data konflik batin penyesalan, 1 data konflik batin cemas, 3 data konflikbatin depresi, 1 data konflik batin takut, 2 data konflik batin bimbang, 5 data konflikbatin sedih dan 6 data konflik batin marah.Kata Kunci: Konflik batin, Novel, Tokoh Utama, Sastra, Robert Anak Surapati. 
Fakta Kemanusiaan Pada Novel Hanya Tiga Kata Karya Dwitasari: Strukturalisme Genetik nensilianti, nensilianti; Nuryuliati, Nuryuliati; Ridwan, Ridwan
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): JURNAL LITERASI OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v7i2.11028

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menemukan fakta kemanusiaan yang terkandung dalam Novel “Hanya Tiga Kata” karya Dwitasari. Dalam mengkaji fakta kemanusiaan dalam novel “Hanya Tiga Kata” karya Dwitasari peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan membaca, mencatat dan menarik kesimpulan. Sumber data penelitian ini adalah Novel “Hanya Tiga Kata” karya Dwitasari. Dalam penelitian ini ditemukan hasil berupa beberapa fakta kemanusiaan. Fakta manusia yang ditemukan dalam novel tersebut terbagi menjadi dua bagian, yaitu fakta individu dan fakta sosial. Adapun  fakta individual dalam novel tersebut berupa sikap marah, sikap sedih, sikap malu, dan sikap cemburu. Sedangkan fakta sosial berupa hubungan sosial yaitu dalam bentuk hubungan interaksi antar tokoh, dan hubungan ekonomi. Fakta kemanusiaan dalam Novel karya Dwitasari “Hanya Tiga Kata” tercermin dalam kehidupan masyarakat. Khususnya fakta-fakta kehidupan sosial individu yang sedang dilanda problematika. ABSTRACT This study aims to find out the human facts contained in the novel "Only Three Words" by Dwitasari. In studying human facts in the novel "Only Three Words" by Dwitasari, researchers used a qualitative descriptive method. Data collection is done by reading, taking notes and drawing conclusions. The data source for this research is the novel "Only Three Words" by Dwitasari. In this study the results were found in the form of several human facts. The human facts found in the novel are divided into two parts, namely individual facts and social facts. The individual facts in the novel are anger, sadness, shame, and jealousy. While social facts in the form of social relations, namely in the form of interactions between figures, and economic relations. Human facts in the novel by Dwitasari "Only Three Words" are reflected in people's lives. Especially the facts of individual social life that are being hit by problems.
KESALAHAN SINTAKSIS PADA DESKRIPSI KOLEKSI DI MUSEUM NEGERI BANTEN Lia Nadia; Dodi Firmansyah
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): JURNAL LITERASI OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v7i2.11424

Abstract

Artikel ini merupakan penelitian yang mengkaji kesalahan sintaksis pada deskripsi koleksi di Museum Negeri Banten. Penelitian kesalahan sintaksis pada deskripsi koleksi di Museum Negeri Banten ini tentu menjadi kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan di bidang Pendidikan, khususnya pada ilmu kebahasaan serta menandakan perlunya evaluasi bagi pengguna bahasa tertulis agar mulai menulis dengan baik dan benar. Data penelitian ini adalah kesalahan sintaksis dalam deskripsi koleksi Museum Negeri Banten. Sumber data penelitian ini adalah deskripsi koleksi Museum Negeri Banten. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dan teknik dokumentasi serta teknik baca catat. Teknik analisis data melalui beberapa langkah yaitu membaca, mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan mengevaluasi. Hasil penelitian memperlihatkan kesalahan sintaksis dari lima sampel deskripsi koleksi di Museum Negeri Banten. Kesalahan tersebut berupa kesalahan dalam pemilihan diksi, kurangnya diksi, penggunaan diksi yang tidak perlu atau kata mubazir, penggunaan istilah asing yang tidak tepat, kalimat yang ambigu, susunan kata yang tidak tepat, dan penggunaan kalimat buntung yang tidak bersubjek atau tidak berpredikat.
KEARIFAN LOKAL LEKSIKON PADA TRADISI OGOH – OGOH DI DESA BR. AMBENGAN, DENPASAR SELATAN (KAJIAN ETNOLINGUISTIK) Ami Febriyani Putri; Oddien Rosidin
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): JURNAL LITERASI OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v7i2.10613

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji Kearifan lokal, serta Leksikon yang terdapat pada urutan parade Ogoh – ogoh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan kajian etnolinguistik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan Teknik pengumpulan data wawancara dengan warga desa asli Denpasar, Bali. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil dari wawancara dengan warga Desa Br. Ambengan. Hasil penelitian menunjukkan adanya leksikon khusus yang digunakan dalam tradisi ogoh-ogoh di Desa Br. Ambengan. Leksikon ini mencakup kosakata, ungkapan, dan istilah yang unik dan bermakna dalam konteks tradisi tersebut. Penelitian ini juga mengungkapkan bagaimana leksikon tersebut terkait erat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat, sistem kepercayaan, nilai-nilai budaya, dan pengetahuan lokal yang turun-temurun. Kata Kunci: Etnolinguistik, Kearifan lokal, Ogoh - ogoh   ABSTRACTThis study aims to examine local wisdom, as well as the lexicon contained in the Ogoh – ogoh parade sequence. This research is a qualitative research with ethnolinguistic studies. Research methodsWhich used in this study is descriptive qualitative, with data collection techniques interviews with residents of the original village of Denpasar, Bali. Source of data used in this research is the result of interviewswith villager Br. Ambengan. The results of the study indicate that there is a special lexicon used in the ogoh-ogoh tradition in Br. Ambengan. This lexicon includes vocabulary, expressions and terms that are unique and meaningful in the context of that tradition. This research also reveals how the lexicon is closely related to the local people's daily life, belief systems, cultural values, and local knowledge that is passed down from generation to generation. Keywords: Etnolinguistic, Local Widsom, Ogoh - ogoh
PERENCANAAN DAN PEMBINAAN BAHASA PADA AKUN TWITTER @IVANLANIN Nadhila Zahra Rahmahwati; Salma Fairuz Hasanah
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): JURNAL LITERASI OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v7i2.11120

Abstract

Era digital seperti saat ini, masyarakat menggunakan media sosial sebagai media pembelajaran dan pembinaan. Banyaknya informasi yang berkembang di media sosial dapat membantu pelajar dan mahasiswa dalam belajar. Salah satu media sosial yang banyak digunakan adalah twitter. Pengguna twitter yang menyediakan informasi serta pembinaan dalam hal kebahasaan salah satunya adalah Ivan Lanin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif berbentuk kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah konten yang diunggah di akun twitter @ivanlanin sebagai sarana perencanaan dan pembinaan bahasa. Adapun sumber data penelitian ini adalah akun twitter @ivanlanin. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memilih konten-konten kebahasaan yang diunggah Ivan Lanin, membaca isi dari konten-konten yang dipilih, kemudian di screenshoot, dan konten-konten tersebut dianalisis ke dalam perencanaan dan pembinaan bahasa. Hasil penelitian ini yaitu menjelaskan dan mendeskripsikan bagaimana perencanaan dan pembinaan bahasa yang dilakukan oleh Ivan Lanin melalui konten yang diunggah pada akun twitter.