cover
Contact Name
EVI YESIFINA DUMARISTA
Contact Email
napitupulu.fina70@gmail.com
Phone
+6285797777585
Journal Mail Official
jurnalliterasi@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh Jl. R.E. Martadinata No.150 Ciamis Jawa Barat email: jurnalliterasi@gmail.com
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya
Published by Universitas Galuh
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya telah terindek Sinta 5 oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (RistekDikti) Republik Indonesia sebagai pencapaian untuk jurnal yang memiliki kualitas dalam manajemen dan publikasi. Selanjutnya, Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannyatelah diindeks oleh situs pengindeksan berikut, seperti: Science and Technology Index (SINTA) Google Scholar Portal Garuda
Articles 252 Documents
PENERAPAN JURNAL PEMBIASAAN LITERASI MEMBACA DI SMP NEGERI 1 MOJOGEDANG Wahyu Mardaning Hardiyanti
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 6, No 2 (2022): JURNAL LITERASI OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.895 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v6i2.7901

Abstract

Studi ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat baca pada siswa. Oleh karena itu, penelitian yang dilakukan memiliki tujuan mendeskripsikan program Jurnal Pembiasaan Literasi Membaca, kelebihan dan kekurangan dari penerapan Jurnal Pembiasaan Literasi Membaca serta memaparkan dampak dari penerapan Jurnal Pembiasaan Literasi terhadap keterampilan membaca buku pelajaran. jenis penelitian memanfaatkan penelitian kualitatif melalui penggunaan metode deskriptif. Penelitian bertempat di SMP Negeri 1 Mojogedang. Objek penelitian ini yaitu pembiasaan literasi. Sedangkan subjek yang digunakan yaitu siswa SMP Negeri 1 Mojogedang. Jenis data yang dipakai yakni data kualitatif dengan sumber data penelitian menggunakan data secara primer. Teknik pengumpulan data untuk penelitian memanfaatkan teknik observasi, kegiatan wawancara dan dokumentasi dengan model analisis teknik analisis data kualitatif. Hasil riset yang dijalankan mengindikasikan adanya peningkatan minat baca pada siswa. Program penerapan Jurnal Pembiasaan Literasi Membaca dilakukan 15 menit sebelum pembelajaran, upaya sekolah memberikan fasilitas perpustakaan, pengadaan pojok baca kelas, dan lomba literasi. Kelebihannya, yaitu dapat melatih keterampilan berbahasa, siswa menjadi aktif dalam literasi, dan dapat meningkatkan pengunjung dan peminjaman buku di perpustakaan sekolah. Kekurangannya, yaitu terdapat siswa yang pasif, bacaan buku monoton, dan guru tidak hadir mendampingi. Dampak terhadap keterampilan membaca buku pelajaran, yaitu  siswa menjadi lebih cepat dan teliti dalam memahami materi buku pelajaran, siswa dapat mengembangkan ide-ide kreatif melalui keterampilan menulis dan meningkatkan nilai akademik siswa.Kata Kunci: Jurnal, Literasi, Membaca
TEKNIK PENGOLAHAN MAKANAN DALAM LEKSIKON BAHASA INDONESIA DAN BAHASA INGGRIS Nurul Karimah; Odien Rosidin; Ade Anggraini Karika Devi
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 6, No 2 (2022): JURNAL LITERASI OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.428 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v6i2.7844

Abstract

Banyak sekali bahasa yang digunakan di dunia ini, tidak hanya setiap Negara yang berbeda bahasanya bahkan disetiap Negara itupun akan memiliki ragam bahasa pula. Seiring perkembangan zaman, penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari akan terus meningkat. Sebagai penutur, tentunya tidak akan selalu mengandalkan bahasa pertamanya baik bahasa daerah maupun bahasa Indonesia dalam berkomunikasi. Oleh karena itu, banyak sekali pebelajar bahasa untuk memenuhi kebutuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik pengolahan makanan dalam leksikon bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskripsi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara obesrvasi pada individu yang berprofesi sebagai juru masak. Dengan melakukan analisis kontrastif pada bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam tataran leksikal, terdapat beberapa perbedaan dalam leksikon proses memasak diantara kedua bahasa tersebut.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI KEGIATAN MENDONGENG PADA ANAK USIA DINI Fitriati Nurhanifah; Lia Kurniawaty
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 6, No 2 (2022): JURNAL LITERASI OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.966 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v6i2.8493

Abstract

ABSTRAK : Usia dini merupakan masa yang tepat memberikan stimulus pengenalann membaca permulaan. Membaca permulaan pada masa ini disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini dan masa perkembangan yang sedang dihadapinya. Kegiatan mendongeng merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan dan dirancang sesuai tahapan perkembangannya.  Kegiatan mendongeng merupakan cara yang tepat untuk mengenalkan membaca permulaan yang menyenangkan dan penuh imajinasi. Penelitian dilakukan berdasarkan observasi awal di salah satu PAUD wilayah Kota Bekasi. Observasi awal tersebut menunjukkan bahwa dari 10 anak terdapat 5 orang anak masih dalam kemampuan belum berkembang, 3 orang anak berkembang sesuai harapan dan 1 orang berkembang sangat baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses peningkatan membaca permulaan yang dilakukan melalui kegiatan mendongeng pada anak usia dini dan untuk mengetahui hasil peningkatan kemampuan membaca permulaan melalui mendongeng. Manfaat penelitian adalah untuk memberikan gambaran bahwa peningkatan membaca permulaan dapat dilakukan orangtua dan guru melalui mendongeng. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Tindakan dengan model Tindakan Kemmis dan Taggar. Tahapan penelitian melalui empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses tindakan dilakukan sebanyak dua siklus yaitu siklus 1 dan siklus 2. Ketercapaian keberhasilan tindakan membaca permulaan dicapai pada siklus 2 dengan berkembang sangat baik sebanyak 80%. Kesimpulan penelitian adalah kegiatan mendongeng dapat meningkatkan membaca permulaan anak usia dini. Penelitian tentang membaca permulaan dapat dilakukan dengan metode lainnya seperti bermain peran, pengenalan simbol, penggunaan media pembelajaran.  Kata Kunci : Membaca permulaan, mendongeng, anak usia dini. 
PERKAWINAN PAKSA DALAM NOVEL GADIS PANTAI KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER DAN PEREMPUAN YANG MENANGIS KEPADA BULAN HITAM KARYA DIAN PURNOMO Naswah Mirzanty; Setiaji Alfikal Mulki
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): JURNAL LITERASI APRIL 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v7i1.10230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui bagaimana bentuk perkawinan paksa yang dialami tokoh Gadis Pantai dalam Novel Gadis Pantai dan tokoh Magi pada Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam, 2) mengetahui sebab terjadinya perkawinan paksa yang dialami kedua tokoh tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sastra bandingan. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan catat. Peneliti melakukan pembacaan secara heuristik. Pembacaan heuristik merupakan pembacaan yang dilakukan dengan teliti kemudian membuat klasifikasi. Objek penelitian berupa Novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer dan Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat persamaan dan berbedaan dalam bentuk dan sebab terjadinya perkawinan paksa dalam Novel Gadis Pantai dan Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam. Persamaan bentuk perkawinan paksa terletak dari kehendak orang tua tokoh utama yang menyerahkan tokoh utama kepada orang lain untuk dinikahkan. Perbedaannya terletak dari bagaimana cara orang tua menyerahkan tokoh utama kepada calon pasangannya. Pada novel Gadis Pantai, orang tua Gadis Pantai mengantarkan ke kediaman calon pasangannya. Sedangkan pada Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam, orang tua Magi menyerahkan Magi yang telah diculik atau ditangkap oleh calon pasangannya. Perbedaan juga terlihat pada sebab perkawinan paksa yang dialami tokoh utama. Pada Novel Gadis Pantai sebab terjadinya perkawinan paksa adalah keadaan ekonomi keluarga Gadis Pantai. Sedangkan pada Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam sebab terjadinya perkawinan paksa karena adanya penculikan terhadap Magi yang membuat ayah Magi mau tidak mau menjalankan adat Sumba berupa tradisi kawin tangkap.
MEMBANGUN KARAKTER MELALUI KESANTUNAN BERBAHASA PADA SISWA KELAS XI SMA N 3 MEDAN Lesnaria Girsang; Kristiawan Indriyanto; Dame Uli Eva Christina Aritonang; Mayang Savira; Natalia Simarmata
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): JURNAL LITERASI APRIL 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v7i1.10235

Abstract

Dewasa ini, kemerosotan dalam kebahasaan terutama dalam aspek kesopanan menjadi sebuah permasalahan yang harus diselesaikan oleh tenaga pendidik dan pengajar, terutama di tingkat sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pembentukan kesantunan berbahasa, baik kesantunan antar murid maupun kesantunan berbahasa murid terhadap pendidik. Fokus penelitian ini adalah pembentukan karakter siswa yang dapat ditinjau melalui kesantunan berbahasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Objek penelitian adalah murid dan pendidik di kelas XI SMA Negeri 3 Medan. Pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, survei, dan rekaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa membangun karakter murid melalui kesantunan berbahasa sangat penting sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yaitu terbentuknya insan yang cerdas, berbudaya, kompetitif, inovatif serta peduli lingkungan sesuai dengan profil pelajar pancasila berlandaskan iman dan taqwa.    
MANTRA PADA UPACARA BABARIT DI KAMPUNG ADAT KUTA : PROSES PENCIPTAAN PENUTURAN DAN FUNGSI Andri Noviadi; Taufik Hidayat
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): JURNAL LITERASI APRIL 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v7i1.10673

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penciptaan, penuturan, dan fungsi pada mantra. Objek kajiannya yakni mantra yang digunakan pada upacara adat Babarit pernikahan di Kampung Kuta, Ciamis, Jawa Barat, Indonesia. Ada empat mantra yang menjadi objek kajian yaitu 1) mantra Tumbal Jagat, 2) mantra Karahayuan, 3) mantra Pamunah, 4) mantra Pilumpuhan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penulis bertindak sebagai instrumen utama. peneliti melakukan observasi dan wawancara kepada para informan saat dan sesudah upadaca Babarit dilakukan. Informan kunci dalam penelitian ini adalah juru kunci, tokoh masyarakat, dan pelaksana pernikahan. Setelah data terkumpul baru melakukan triangulasi atau konfirmasi data. Hasilnya, 1) proses penciptaan keempat mantra Babarit di atas melalui pewarisan dari leluhur secara lisan kepada generasi penerusnya (juru kunci); 2) penuturan mantra dalam upacara Babarit termasuk dalam tuturan bersuara  mendengung.  Irama yang digunakan dalam pembacaan teks mantra meliputi pergantian naik-turun, panjang-pendek, keras-lembut ucapan bunyi bahasa dengan teratur. 3) fungsi mantra dalam upacara Babarit adalah untuk memberikan perlindungan, keselamatan, dan kelancaran dalam setiap urusan yang akan dilakukan dan dikerjakan dari para leluhur khususnya Tuhan Yang Maha Esa.
PENGGUNAAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DAN MEDIA BERBASIS TEKS SERTA VISUAL TERHADAP SISWA YANG BERBAHASA DAERAH Seriana Seriana; Nurdiana Nurdiana
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): JURNAL LITERASI APRIL 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v7i1.10221

Abstract

Siswa yang terbiasa menggunakan bahasa daerah sering kurang antusias jika guru yang mengajar hanya menggunakan bahasa Indonesia. Siswa tersebut dapat membuat keadaan kelas menjadi tidak kondusif. Akibatnya kegiatan belajar mengajar tidak terlaksana dengan baik. Untuk itu diperlukan perubahan dalam model ataupun media pembelajaran yang mampu menarik siswa dalam keterkaitan pengunaan bahasa Indonesia dengan baik di dalam kelas. Salah satu model pembelajaran tersebut adalah pembelajaran berbasis Experiential Learning, media pembelajaran yang menggunakan media berbasis teks dan media visual. Kemudian, beberapa cara untuk menarik perhatian siswa pada media berbasis teks tersebut adalah penggunaan warna, huruf dan kotak yang bervariasi, sedangkan media visual dapat menggunakan gambar. Penggunaan model Experiential Learning dan media pembelajaran berbasis teks serta media visual cukup efektif dan bermanfaat untuk meningkatkan penggunaan Bahasa Indonesia di dalam kelas. Selain itu siswa dapat secara aktif berkarya.
ANALISIS PSIKOLOGI SOSIAL DALAM NOVEL MERAJUT RAHMAT CINTA KARYA HASYIM ELHANAN SERTA RELEVANSINYA SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN DI SMA Firdha Rachmawati
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): JURNAL LITERASI APRIL 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v7i1.9740

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan unsur-unsur struktural yang membangun novel Merajut Rahmat Cinta karya Hasyim Elhanan, psikologi tokoh dalam novel Merajut Rahmat Cinta karya Hasyim Elhanan, serta relevansinya sebagai materi pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunkaan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan psikologi sosial. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, unsur-unsur struktural yang membangun meliputi tema percintaan, latar di pondok pesantren, alur maju, amanat yang disampaikan bahwa setiap manusia harus ikhlas dan berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalani kehidupan, kemudian cinta yang hakiki adalah cinta yang didasari atas kecintaan kepada Sang Pencipta, Tuhan Yang Maha Esa. Kedua, aspek psikologi sosial tampak dari perilaku berkondisi dan perilaku tak berkondisi. Ketiga, novel Merajut Rahmat Cinta karya Hasyim Elhanan memiliki kesesuaian dengan konsep pemelajaran sastra karena terdapat nilai-nilai edukatif, sehingga novel Merajut Rahmat Cinta karya Hasyim Elhanan dapat digunakan sebagai bahan pemelajaran apresiasi sastra di SMA.
PEMANFAATAN LKPD LIVEWORKSHEET SEBAGAI ALAT EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Gusti Ayu Putu Trisna Wulandari; Ida Bagus Putrayasa; I Nengah Martha
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): JURNAL LITERASI APRIL 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v7i1.9603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon siswa terhadap penggunaan Software Lembar Kerja Siswa (LKPD) Liveworksheet sebagai alat evaluasi laporan hasil observasi dari materi tekstual pada Bahasa Indonesia Kelas X SMA Negri 1 Kuta Utala. Itu dia. Penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X.16 yang berjumlah 34 siswa. Subyek penelitian ini adalah Lembar Kerja Media LKPD sebagai alat evaluasi materi teks LHO. Alat yang digunakan adalah formulir validasi, alat penilaian kelayakan, dan angket respon siswa. Hasil LKPD berdasarkan studi kelayakan multimedia interaktif sebagai alat evaluasi dapat dilihat pada uji validasi tiga ahli dengan nilai efektif 3,50 dan akan dikembangkan berdasarkan umpan balik siswa. Produk tergolong dengan rata-rata 72,07% jawaban positif. Singkatnya, dapat dikatakan praktis baginya untuk menggunakan lembar kerja Life Her LKPD sebagai alat penilaian untuk buku teks LHO di kelas bahasa Indonesianya. Kata Kunci: LKPD Lifeworksheet, Alat Evaluasi, Respon, Teks LHO
Peningkatan Kemampuan Mengapresiasi Puisi melalui Pendekatan Proses Apriyawanto Apriyawanto; Widya Pratiwi; Sulfiana Ayu; Wahyuddin Rauf
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): JURNAL LITERASI APRIL 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v7i1.9866

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa mengapresisasi puisi melalui strategi pendekatan proses di SD Inpres Padaelo Kabupaten Barru. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, penerapan, serta penilaian yang bersumber dari guru, siswa, serta proses pendidikan. Informasi dikumpulkan lewat observasi, analisis dokumentasi, serta wawancara dalam 2 siklus. Informasi yang diperoleh ditelaah serta direduksi bersumber pada permasalahan diiringi penyajian informasi serta diakhiri sesuatu kesimpulan.  Hasil belajar siswa terkait dengan kemampuan mengapresiasi puisi dapat ditingkatkan dengan penggunaan strategi pendekatan proses. Perihal tersebut sejalan dengan hasil belajar siswa dimana nilai rata- rata hasil belajar yang dicapai pada siklus pertama pada evaluasi pertama ialah 71,30. Sebaliknya pada evaluasi kedua 72,50.  Pada siklus pertama, masih terdapat 10 orang siswa mendapatkan nilai di bawah KKM 70 sehingga persentase ketuntasan hanya 67%. Oleh sebab itu, Tindakan dilakukan pada siklus berikutnya.  Pada siklus  kedua, nilai  rata-rata   hasil  belajar  yang  dicapai pada evaluasi pertama yaitu  76,44 ,   sedangkan   pada evaluasi ke kedua, yaitu 78,13,.  Pada siklus kedua, tingkat persentasi ketuntasan sebesar 80%. Hasil observasi yang telah dilakukan pada siklus 1 terdapat aspek mendapat penilaian C. yang setelah itu pada siklus kedua seluruh aspek mencapai hasil optimal.