Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya telah terindek Sinta 5 oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (RistekDikti) Republik Indonesia sebagai pencapaian untuk jurnal yang memiliki kualitas dalam manajemen dan publikasi. Selanjutnya, Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannyatelah diindeks oleh situs pengindeksan berikut, seperti: Science and Technology Index (SINTA) Google Scholar Portal Garuda
Articles
252 Documents
PENINGKATAN KUALITAS MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI KELAS 10 SMA PANGERAN ANTASARI DENGAN METODE THINK-PAIR-SHARE
Asmidar Pane;
Zamiah Zamiah
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): JURNAL LITERASI APRIL 2023
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/literasi.v7i1.10231
Artikel ini bertujuan untuk memaparkan cara peningkatan kualitas menulis teks laporan hasil observasi kelas 10 SMA PANGERAN ANTASARI.Hal ini didasari pada pembelajaran pada kurikulum 2013 semua materi berbasis teks.Selain itu tulisan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi guru bahasa Indonesia untuk senantiasa mencoba berbagai metode pembelajaran koomperatif dan menyenangkan. Dengan demikian, pelajaran bahasa Indonesia dapat dikuasi peserta didik dengan baik, terutama kualitas menulis berbagai teks. Penulisan artikel ini menggunakan model deskriptif. untuk memamparkan bagaimana implementasi peningkatan kualitas menulis teks laporan hasil observasi kelas X SMA SWASTA PANGERAN ANTASARI. dengan metode “Think-Pair-Share”. Dalam tulisan ini dipaparkan cara pelaksanaan, hambatan, dan keberhasilan penerapan metode “Think-Pair-Share” dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi di kelas X. Hasil dari implementasi tersebut meliputi meningkatnya keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran dan meningkatnya kerja sama peserta didik dalam proses pembelajaran. Selain itu, kualitas hasil belajar juga meningkat.Peningkatan tersebut meliputi: (a) meningkatnya kepuasan dan kebanggaan pada diri peserta didik, (b) meningkatnya kompetensi peserta didik dalam menulis teks laporan hasil observasi terutama peningkatan penguasaan kebahasaan (diksi dan struktur kalimat). Selain itu, peserta didik mengalami peningkatan dalam hal karakter, yaitu timbulnya rasa penghargaan terhadap teman, karya orang lain, dan penghargaan akan ilmu pengetahuan.
MODEL ALIH WAHANA PUISI BERJALAN KE ARAHMU KARYA YANA S. ATMAWIHARJA KE DALAM BENTUK SENI PERTUNJUKAN MULTIMEDIA
Adita Widara Putra
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): JURNAL LITERASI APRIL 2023
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/literasi.v7i1.9592
Posisi teks multimodal memiliki peranan penting berkenaan dengan permasalahan dalam pembelajaran yang berkaitan dengan penggunaan bahasa verbal untuk menyajikan bahan ajar di kelas. Hal ini disebabkan bahwa pembelajaran bahasa pada konteks multiliterasi akan bermakna jika bersinggungan dengan konteks, budaya, dan teknologi. Membuat teks multimodal, dapat dilakukan dengan memanfaatkan karya sastra, salah satunya antologi puisi yang dianggap relevan dengan tujuan pendidikan. Puisi Berjalan ke Arahmu merupakan salah satu puisi yang terdapat di dalam antologi Galunggung Ahung karya Yana S. Atmawiharja yang berhasil mencapai nominasi 21 buku puisi pilihan dalam kategori “Anugerah Buku Puisi Indonesia” pada malam Anugerah Hari Puisi Indonesia yang diselenggarakan Yayasan Hari Puisi Indonesia di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, 28 November 2021. Hasil penelitian menunjukan model alih wahana yang diciptakembangkan dalam penelitian ini mampu menghasilkan produk seni pertunjukan multimedia dalam bentuk pertunjukan musikalisasi puisi dengan memanfaatkan media teknologi. Media teknologi pada saat ini merupakan jembatan yang dapat menghubungkan antara upaya pegajaran bahasa yang di dalamnya terdapat nilai budaya dan sosial sebagai bagian dari kekayaan budaya melalui pelaksanaan pembelajaran bahasa di era multiliterasi sebagai tantangan pada abad ke-21.
MENUMBUHKAN KESANTUNAN BERBAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MEDIA KOTAK KATA PADA SISWA TPQ MDTU AL-HAYARI
Siska Purwanti;
Dellya Putri Apriliany;
Uah Maspuroh
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): JURNAL LITERASI APRIL 2023
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/literasi.v7i1.9891
Penelitian ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesantunan berbahasa anak dengan menggunakan media kreatif yaitu media kotak kata. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan terhadap siswa TPQ Al-Hayari dan dalam rangka pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana penyajian data lebih menekankan pada pemahaman fenomena sosial dari sudut pandang partisipan. Dengan kata lain, penelitian kualitatif bersifat deskriptif dan bukan penelitian komputasional atau ilmiah yang menekankan ciri-ciri alami dari sumber data. Dari penelitian yang telah dilakukan, terlihat bahwa kesantunan berbahasa anak meningkat dengan menggunakan sarana kreatif yaitu dari kota. Hasil penggunaan media ini terlihat dari antusiasme siswa pada saat kegiatan pengembangan bahasa Indonesia dilaksanakan. Selanjutnya penelitian yang telah dilakukan dapat bermanfaat bagi guru sebagai salah satu penilaian pembelajaran khususnya dalam pembelajaran bahasa Indonesia.
Kecepatan Efektif Membaca (KEM) di Sekolah Dasar
Neneng Anggraeni;
Suharmono Kasiyun;
Syamsul Ghufron;
Rudi Umar Susanto
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): JURNAL LITERASI APRIL 2023
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/literasi.v7i1.9839
Kecepatan Efektif Membaca (KEM) merupakan perpaduan antara keterampilan gerak mata dengan kemampuan kognitif saat membaca. KEM juga dapat diartikan sebagai kombinasi membaca dengan kecepatan rata-rata dan ketepatan dalam memahami apa yang sedang dibaca. Peserta didik harus memiliki KEM yang tinggi agar dapat memahami isi bacaan dengan cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literature atau merangkum hasil penelitian tentang Kecepatan Efektif Membaca (KEM) di Sekolah Dasar tahun 2022 berdasarkan pokok bahasan, metode, dan hasil penelitian. Metode penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah metode SLR (Systematic Literature Review). Pengumpulan data dilakukan dengan mereview semua artikel terkait Kecepatan Efektif Membaca (KEM) dalam kurun waktu 2022. Artikel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 6 artikel jurnal yang diperoleh dari Google Schoolar. Berdasarkan penelitian ini didapatkan bahwa Kecepatan Efektif Membaca (KEM) sebagai tes untuk tolok ukur keefektifan dalam membaca, sehingga dengan mengetahui hasil tes KEM , maka dapat sebagai bahan evaluasi untuk pembelajaran literasi berikutnya.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL DUA GARIS BIRU KARYA LUNCIA PRIANDARINI
Siti Hardianti;
Syahrul Ramadhan;
Amril Amir
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): JURNAL LITERASI APRIL 2023
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/literasi.v7i1.10128
AbstrakTujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalam novel Dua Garis Biru karya Luncia Priandarin. Metode yang dipergunakan penelitian ini ialah metode deskriptif-analisis pendekatan kualitatif. Adapun datanya ialah kata, kalimat maupun paragraf yang berwujud cerita maupun dialog. Adapun sumber data penelitiannya yaitu novel Dua Garis Biru Karya Luncia Priandarini dan hasil dari penelitian ini yaitu terdapat duabelas nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalam novel Dua Garis Biru karya Luncia Priandarini yaitu nilai pendidikan karakter religius, jujur, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca dan tanggungjawab.
Analisis Dimensi Kognitif pada Soal HOTS (Hight Order Thinkig Skills) dalam Buku Ajar Cerdas Berbahasa Indonesia Kelas XII
Novia Rahmawati;
Nur Amalia
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): JURNAL LITERASI APRIL 2023
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/literasi.v7i1.9809
Kurikulum 2013 para siswa diarahkan untuk berpikir kritis, seperti halnya yang tedapat dalam kurikulum 2013 yang memuat soal-soal HOTS (Higher Order Thinking Skills). Soal HOTS menjadi tantangan tersendiri bagi para pengajar menerapkan soal tersebut kepada siswa, dengan adanya penelitian yang berkaitan dengan soal HOTS akan memperkaya referensi guru dalam merencanakan soal-soal HOTS. Penelitian menganalisis soal-soal HOTS berdasarkan teori taksonomi Bloom Revisi Anderson dan Krathwohl serta dimensi kognitif dalam buku Cerdas Berbahasa Indonesia untuk SMA/MA kelas XII Kelompok Wajib Kurikulum 2013 Edisi Revisi. Penelitian ini berfokus pada soal-soal HOTS yang sesuai dengan dimensi kognitif meliputi kemampuan menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6). Hasil dan pembahasan yang telah dianalisis oleh peneliti, ialah hampir setengah dari soal yang ada pada buku tersebut mengandung soal HOTS dengan tingkatan yang terbagi menjadi tiga yaitu, menganalisis dengan soal yang lebih dominan pada aspek membedakan, kemudian mengevaluasi dengan dominan pada aspek memeriksa dan mencipta lebih dominan pada aspek memproduksi.
PENERAPAN PENDEKATAN CLT BERBASIS PROSES (PROSES-BASED CLT APPROACH) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIDATO SISWA SMP
Nira Kusumawati Warsito;
Kastam Syamsi
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): JURNAL LITERASI APRIL 2023
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/literasi.v7i1.10179
Salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik pada jenjang SMP pada aspek berbicara adalah berpidato. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara selalu menjadi keterampilan yang paling menantang di antara peserta didik. Peserta didik mengalami kecemasan saat berbicara di hadapan audiens. Untuk membantu peserta didik meningkatkan kemampuan berbicara terutama dalam hal berpidato, dapat menggunakan pendekatan CLT berbasis proses (process-based CLT approach). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan pendekatan communicative language teaching berbasis proses (process-based CLT approach) untuk meningkatkan keterampilan berpidato siswa SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data dalam penelitian ini bersumber dari penelitian sebelumnya atau penelitian yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan CLT berbasis proses memungkinkan siswa untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Peran guru dalam pendekatan CLT berbasis proses adalah sebagai pengontrol, pembimbing, partisipan/peserta, sumber ilmu, dan tutor. Selanjutnya, peran peserta didik dalam penerapan pendekatan CLT berbasis proses adalah untuk terlibat atau berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA
Yovita Yovita;
Rian Vebrianto;
Ria Dul Janna;
Radeswandri Radeswandri
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): JURNAL LITERASI APRIL 2023
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/literasi.v7i1.9657
Tujuan penelitian artikel ini adalah untuk memberikan gambaran tentang pengembangan berupa peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa melalui pendekatan problem based learning yang berkualitas.Artikel ini membahas beberapa rumusan masalah yaitu diantaranya, E-Modul berbasis problem based learning efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa, dan fakta yang terjadi di lapangan masih banyak guru yang menggunakan media pembelajaran yang kurang efektif pada saat melangsungkan pembelajaran. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan model Borg and Gall. Penelitian ini melibatkan 40 responden dengan 1 orang dosen, 14 orang guru dan 25 orang mahasiswa. Data dikumpulkan ke dalam google form. Setelah itu data diolah dan dianalisis menggunakan SPSS 0.16. Hasil pengujian validitas dan reliabilitas konstruk menunjukkan bahwa validitas instrumen evaluasi penggunaan media e-modul bagi siswa memenuhi kriteria valid karena nilai r-hitung > r-tabel (r-hitung > 0,254), dan reliabilitas instrumen evaluasi penggunaan e-modul siswa yang telah disusun dan dikembangkan dalam penelitian ini juga memenuhi kategori tinggi yang ditunjukkan dengan koefisien reliabilitas alpha Cronbach sebesar 0,854. Artikel ini menunjukkan bahwa media e-modul dapat dikembangkan dan digunakan dalam proses belajar mengajar. Diharapkan dengan adanya pengembangan E-Modul dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.The research objective of this article is to provide an overview of development in the form of increasing critical thinking skills and student learning outcomes through a quality problem-based learning approach. This article discusses several formulations of the problem, namely, problem-based learning-based E-Modules are effective for improving critical thinking skills and student learning outcomes, and the facts that occur in the field are that there are still many teachers who use learning media that are less effective when carrying out learning. The form of research used is the Borg and Gall model development research. This research involved 40 respondents with 1 lecturer, 14 teachers and 25 students. Data is collected into a google form. After that the data was processed and analyzed using SPSS 0.16. The results of testing the validity and reliability of the constructs show that the validity of the evaluation instrument for the use of e-module media for students meets the valid criteria because the value of r-count > r-table (r-count > 0.254), and the reliability of the evaluation instrument for the use of student e-modules that has been prepared and developed in this study also meet the high category as indicated by the Cronbach's alpha reliability coefficient of 0.854. This article shows that e-module media can be developed and used in the teaching and learning process. It is hoped that with the development of the E-Module it can improve critical thinking skills and student learning outcomes.
MENGUNGKAP KARAKTER MASYARAKAT MADURA MELALUI EKSPRESI KEBAHASAAN: KAJIAN LINGUISTIK ANTROPOLOGI
Muhammad Masqotul Imam Romadlani;
Fitriyatuz Zakiyah
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): JURNAL LITERASI APRIL 2023
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/literasi.v7i1.9938
This research aims to examine the characteristics of the Madurese society through linguistic expressions regarding the emergence of the Covid19 pandemic. This research employs linguistic expressions posted in several Madurese instagram accounts such as @madura.receh, @maduraholic, @maduraenjoy, and @madura_konyol as data sources. Applying an anthropological linguistic approach, this research look carefully at the qualitative data to portray the cultural facts of the Madurese society in anthropological context through linguistic expressions at the beginning of Covid19 pandemic. Based on the findings, the linguistic expressions produced during the beginning of the pandemic demonstrate that the characters of the Madurese society can be drawn as a society that have very strong oral tradition, vicious religiosity, and they were characterized as a settled foreigner as well. The oral tradition can be found in the chanted poems commonly known as the paparèghân. Furthermore, lexical choice highly related to religious values such as sekobesah, pengeran, Sang Esa, faith, tawakkal, and tauhid illustrates their obedience and viscosity as a Moeslem. The character as a settled foreigner is indicated by linguistic expressions produced such as suggestions and short conversations between families in Madura and the settled foreigners to postpone their return due to the coronavirus pandemic.
KAJIAN INTERTEKSTUAL NOVEL RAINBIRDS KARYA CLARISSA GOENAWAN DENGAN TSUKURU TAZAKI KARYA HARUKI MURAKAMI
Indra Cahya Pujarama;
Natalia Endah Hapsari
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): JURNAL LITERASI OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/literasi.v7i2.11656
Penelitian ini bertujuan menjelaskan dan mendeskripsikan kepaduan unsur intrinsik novel Rainbirds dan Tsukuru Tazaki , dan kemudian memperbandingkan kedua novel tersebut, dan melihat hubungan intertekstual berupa hipogram dan transformasinya. Dalam penelitian ini, peneliti memilih menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pendekatan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan intertekstual. Pendekatan intertekstual yaitu membandingkan dua buah teks karya sastra yang dianggap memiliki keterkaitan atau hubungan tertentu. Ditemukan hasil dalam penelitian ini, unsur intrinsik pertama dari kedua novel yakni Rainbirds dan Tsukuru Tazaki, dan kemudian disandingkan untuk menemukan perbandingan di antara keduanya telah ditemukan hubungan intertekstual berupa hipogram dan transformasinya. Ditemukan data pada kedua novel, yang mana ditemukan 139 data pada novel Rainbirds sebanyak 66 data dan novel Tsukuru Tazaki terdapat 73 data. Pertunjukan bahwa novel Tsukuru Tazaki merupakan hipogram dari novel Rainbirds yang sebagai tekstransformasinya. Terlihat bahwa novel Rainbirds melakukan penyerapan dan transformasi terhadap teks hipogramnya yakni novel Tsukuru Tazaki, khususnya dari unsur tema, penokohan, latar, dan alur. Dan pengarang Clarissa Goenawan melakukan manipulasi dan mempengaruhi sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat yang terdapat pada novel Rainbirds terhadap novel Tsukuru Tazaki .