cover
Contact Name
Muhlisa
Contact Email
uppmpoltekkesternate@gmail.com
Phone
+6282110793513
Journal Mail Official
juketernate@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cempaka Kel. Tanah Tinggi Barat Kec. Kota Ternate Selatan Kota Ternate, Indonesia
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 19076401     EISSN : 25977520     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Kesehatan (Juke) dengan nomor terdaftar p-ISSN 1907-6401 dan e-ISSN 2597-7520 adalah jurnal peer-reviewed yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Mei dan November) oleh UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate. Fokus dan Ruang Lingkup (Aim and Scope): Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan penelitian ilmiah di bidang kesehatan, laporan kasus (case report), dan tinjauan pustaka (literature review) guna mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah kesehatan. Ruang lingkup naskah yang diterima meliputi: Keperawatan Kebidanan Kesehatan Lingkungan Gizi Teknologi Laboratorium Medis Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan terbuka bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang kesehatan untuk mengirimkan naskah dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
Articles 577 Documents
HUBUNGAN AKSES MEDIA MASSA DENGAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DISMA NEGERI 5 KOTA TERNATE TAHUN 2016 Rosida Hi. Saraha
Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/js1zez44

Abstract

Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi merupakan hal yang penting yang perlu diketahui oleh para remaja namun kenyataannya masih banyak remaja yang belum mengetahui mengenai kesehatan reproduksinya dengan baik padahal pengetahuan tersebut dapat diperoleh dari berbagai sumber yang salah satunya ialah media massa. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan akses media massa dengan pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja serta menganalisis hubungan jenis media massa dengan pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja. Metode penelitian observasional dengan rancangan penelitian cross sectional dimana pengambilan sampel secara simple random sampling atau randomisasi sederhana pada siswa kelas XI SMA Negeri 5 yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak termasuk dalam kriteria eksklusi dan didapatkan besar sampel yang dibutuhkan sebanyak 45 responden. Responden diberikan angket dan mengisi sendiri angket tersebut dibawah pengawasan peneliti. Uji statistik menggunakan uji chi-square dengan derajat kemaknaan p < 0,05.Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara akses media massa dengan pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja (p = 0,110) serta terdapat hubungan yang signifikan antara jenis media massa dengan pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja (p = 0,002).Simpulan terdapat hubungan akses media massa dengan pengetahuan kesehatan reproduksi dan terdapat hubungan jenis media massa dengan pengetahuan kesehatan reproduksi.
GAMBARAN HIGIENE SANITASI PENGOLAHAN MAKANAN DI RUMAH MAKAN YANG ADA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA Sakriani Sakriani; Purnama Sidebang
Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/3cvvmf63

Abstract

Rumah makan adalah salah satu bangunan tempat-tempat umum dengan ruang lingkup kegiatannya menyediakan makanan dan minuman untuk umum. Oleh karena itu, rumah makan harus memenuhi persyaratan kebersihan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran higiene sanitasi rumah makan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kota. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 31 rumah makan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel lokasi dan bangunan, fasilitas sanitasi, dapur, ruang makan dan gudang bahan makanan, bahan makanan dan makanan jadi, serta pengolahan makanan, paling banyak berisiko rendah masing-masing 51,6% dan yang berisiko tinggi masing-masing 48,4%. Untuk variabel tempat penyimpanan bahan makanan dan makanan jadi 96,8% berisiko rendah dan 3,2% berisiko tinggi penyajian makanan 45,2% berisiko rendah dan 54,8% berisiko tinggi. Peralatan 96,8% berisiko rendah dan 3,2% dan tenaga kerja 93,5% berisiko rendah dan 6,5% berisiko tinggi. Dari 31 rumah makan yang diteliti, 23 rumah makan (74,2%) masuk kategori berisiko tinggi dan 8 rumah makan (25,8%) masuk kategori risiko rendah. Disarankan bagi pemilik rumah makan agar higiene sanitasi penyajian makanan lebih diperhatikan khususnya cara penyajian makanan jadi supaya menggunakan alat yang bersih, cara membawa dan menyajikan makanan tertutup.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Poasia La Ode Liaumin Azim; Lestari Putri Dae; Misdayanti Misdayanti; Erniwati Daranga
Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/ndcahm42

Abstract

Latar belakang: Salah satu masalah gizi yang banyak terjadi pada ibu hamil adalah anemia gizi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah aneia gizi adalah mengkonsumsi tablet Fe, namun masih banyak ibu hamil yang tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe sampai 90 tablet. Puskesmas Poasia Kota Kendari, kepatuhan konsumsi tablet Fe Pada tahun 2020 hanya sebesar 88,6%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pendidikan, pengetahuan, dukungan suami dan pendapatan keluarga dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari . Jenis penilitian yang digunanakan adalah observasional analitik dengan pendekatan Crosectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia sebanyak 52 orang dan sampel yang digunakan sebesar 46 orang. Analisis data yang digunakan adalah chi square. Hasil: hasil penelitian menunjukan bahwa pendidikan (p-value = 0,033 ), pengetahuan (p-value = 0,029 ), dukungan suami (p-value = 0,029 ), pendapata keluarga (p-value = 0,412). Kesimpulan: pendidikan , pengetahuan dan dukungan suami berhubungan dengan Konsumsi Tablet Fe, sedangkan pendapatan keluarga tidak berhubungan dengan kepatuhan mengonsumsi tablet Fe pada ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari Tahun 2021
Literatur Review: IntervensiiKesehatan Mental Berbasis Teknologi Internet Rudi Abas; Sukihananto Sukihananto
Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/b3s44y47

Abstract

Latarbelakang: Kemajuan teknologi dijaman sekarang ini memudahkan berbagaii prosesssemakin cepat, efektif, dan tidak pperlu waktu lama. Internet merupakan cara yang efektif untuk mengurangi keterbatasan serta menjembatani pemberian berbagai layanan kesehatan, termasuk kesehatan mental. Intervensi kesehatan mental berbasis internet dapat dilakukan untuk memfasilitasi pelayanan kesehatan mental bagi mereka yang membutuhkan. Tujuan: Tujuan dari studi ini untuk menggambarkan Intervensi Kesehatan mental berbasis teknologi internet. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Pencarian sumber telaah dibatasi pada literatur dengan tahun publikasi antara tahun 2018-2022. Hasil: Pencarian artikell pada tiga basis data daring (Pubmed, ProQuest dan Google Scholar) menghasilkan 379 artikel, kemudian diekstraksi berdasarkan dengan kriteria inklusi menghasilkan 11 artikel yang sesuai dengan topik dalam penelitian ini dan dianggap layakk untuk dianalisis. Kesimpulan: Secara keseluruhan intervensi kesehatan mental berbasisi internet dapat meningkatkan kesehatan mental, menurunkan tingkat stress, depresi, cemas dan gangguan Kesehatan mental lainnya
Analisis Hubungan Sanitasi Tempat Dan Alat Dengan Keberadaan Bakteri Escherichia Coli Pada Depot Air Minum Isi Ulang (Damiu) Di Indonesia: Meta-Analisis Tahun 20112021 Herwin. A. Hi. Adam; R. Azizah Azizah; Soedjajadi Keman; Acknes Leonita
Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/815dnv75

Abstract

Latarbelakang: Depot air minum isi ulang merupakan salah satu kegiatan usaha yang mengarah kepada air bersih untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat dan juga memenuhi gaya hidup masyarakat sekarang yang mengutamakan kepraktisan dan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan hidup (Muhammad Syahril, et al, 2020). Tujuan: untuk menganalisis hubungan Sanitasi Tempat dan Alat dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada depot air minum isi ulang (DAMIU) di Indonesia. Metode: penelitian ini menggunakan meta-analisis yaitu suatu metode statistik yang menggabungkan beberapa (2 atau lebih) dari hasil penelitian secara kuantitatif dengan cara mencari nilai effect size atau ringkasan dengan menggunakan software JASP version 0.9.2. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari Google Scholar kemudian dilakukan pemilahan sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi dan diperoleh 7 artikel penelitian. Hasil: dari meta analisis yang memiliki hubungan antara Lokasi/tempat dengan nilai pooled PR = e 0.40 = 1.491 (95% CI -0.12 – 0.68) Kemudian variabel kedua terdapat hygiene sanitasi peralatan dan Bakteri Escherihia Coli dengan nilai pooled PR = e 0.62 = 1.858 (95% CI -0.16 - 1.07). Kesimpulan: dari hasil meta-analisis variabel lokasi/tempat dan variabel peralatan memiliki hubungan dengan keberadaan Bakteri Escherihia Coli. Disarankan Pemilik depot dan operator memperhatikan kebersihan alat dan memelihara alat tersebut, Instansi terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota memberikan edukasi, pendampingan terhadap pemilik depot.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PERAWAT DI UNIT GAWAT DARURAT RSUD DR.H.CHASAN BOESOIRIE TERNATE Arsad Suni; Rugaya M. Pandawa; Fatmah M. Saleh
Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/v0bchp25

Abstract

Permasalahan stres kerja yang tidak diatasi akan dapat menurunkan tingkat produktivitas dan produktivitas kerja mencerminkan kinerja yang buruk. Banyak faktor yang berperan sebagai pemicu stres di tempat kerja setiap orang. Jika stres pekerjaan yang sedang berlangsung seorang perawat, maka yang berperan adalah karakteristik perawat (umur, tingkat pendidikan, status perkawinan,status pekerjaan, tipe kepribadian), lingkungan kerja, dan pekerjaan itu sendiri. Umumnya stres kerja disebabkan olehTuntutan pekerjaan tidak sesuai dengan kemampuan dan ketrampilan pekerja, sehingga seringkali menjadi penyebab stagnasi faktor pendidikan, tipe kepribadian, dan lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan cross pendekatan sectional, dan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling 22 responden dan uji chi-square dengan tingkat signifikansi α = 5% (0,05). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara lingkungan kerja faktor stres perawat yang bekerja di Unit Perawatan Intensif Rumah Sakit Dr.H. Chasan Boesoirie Ternate dengan p = 0,015, tidak ada hubungan yang signifikan antara faktor stres kerja perawat dengan nilai p = 0,574, terdapat Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan stres kerja perawat dengan nilai p = 0,003, ada Terdapat hubungan yang signifikan antara tipe kepribadian dengan stres kerja perawat dengan nilai p = 0,023 ada tidak ada hubungan yang signifikan antara usia dengan stres kerja perawat dengan nilai p = 0,293, tidak ada hubungan hubungan yang signifikan antara status perkawinan dengan stres perawat dengan nilai p = 0.983, tidak ada hubungan Terdapat hubungan yang signifikan antara status pekerjaan dengan stres perawat dengan nilai p = 0.562, dan faktornya yang paling berhubungan dengan stres kerja perawat di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate adalah tipe kepribadian dengan Exp (B) 12.093. Oleh karena itu diharapkan kepada Rumah Sakit Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate melakukan deregulasi (restrukturisasi) tugas dan peran dengan penerapan praktik keperawatan profesional.
Studi Literatur Penerapan Virtual Reality Dalam Rehabilitasi Fisik Pasien Dengan Parkinson Disease Anyong Said; Rr. Tutik Sri Hariyati; Agung Waluyo
Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/4kbqgh08

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan teknologi informasi di era industri revolusi 4.0 sekarang ini berkembang dengan cepat. Salah satu terobosan teknologi informasi yang berkembang yaitu teknologi virtual reality (VR) yang dapat diaplikasikan dalam layanan kesehatan, khususnya terapi rehabilitasi aktifikas fisik pasien dengan Parkinson disease. Tujuan: Untuk mengetahui Penerapan teknologi Virtual Reality dalam rehabilitasi fisik pasien dengan Parkinson disease. Metode: metude yang digunakan dalam penelitian ini adalah Studi Literatur. Hasil: Penelusuran artikel dengan menggunakan tiga data base (ProQuest, PubMed dan Embase) menghasilkan 821 artikel dengan tahun terbit antara 2019 sampai dengan 2022. Artikel-artikel tersebut kemudian diekstraksi kembali berdasarkan kriteria inklusi sehingga menyisakan 10 artikel yang sesuai dengan topik. Kesimpulan: Penerapan teknologi virtual reality dalam rehabilitasi aktifitas fisik pasien dengan Parkinson disease dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dan fungsi keseimbangan mereka. Penerapan VR yang dilakukan secara rutin menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam tremor istirahat, kekakuan, Gaya berjalan, postur, bradikinesia tubuh, bangkit dari kursi, dan gerakan bergantian yang cepat.
PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BISKUIT DAN BAHAN MAKANAN CAMPURAN KELOR TERHADAP BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN PADA BALITA GIZI KURANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALUMPANG KOTA TERNATE TAHUN 2015 Juhartini Juhartini
Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/a9f99w49

Abstract

Latar belakang : Gizi kurang sering dialami oleh balita,salah satu penyebab masalah gizi pada anak adalah akibat defisiensi energi, dalam hal ini karena asupan (intake) kalori yang kurang, akibatnya cadangan glukosa dalam otot dan hati berupa glikogen dipecah. Gizi kurang ditunjukkan dengan berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) yang mempunyai hubungan linier yang dinyatakan dengan nilai z-score BB menurut TB (BB/TB) -3SD sampai dengan <-2SD. Tujuan :Menganalisis pengaruh pemberian makanan tambahan biskuit dan bahan makanan campuran kelor terhadap BB dan TB pada balita gizi kurang usia 12-59 bulan di Wilayah kerja Puskesmas Kalumpang Kota Ternate.Metode : Penelitian ini menggunakan desain Randomized Control Triall Desain, pada kelompok balita dengan pemberian PMT biskuit sebagai kelompok kontrol dan pemberian PMT bahan makanan campuran (BMC) kelor sebagai kelompok perlakuan. Sampel sebesar 22 balita dan dianalisis dengan peason correlation. Hasil :Tidak ada pengaruh asupan energi dan protein terhadap BB dan TB setelah pemberian PMT biskuit. Asupan energi pada kelompok yang mendapatkan PMT biskuit tidak mempengaruhi BB (p=0,139) dan TB (p=0,368). Asupan protein pada kelompok yang mendapatkan PMT biskuit juga tidak mempengaruhi BB (p=0,126) dan TB (p=0,286), sedangkan pada kelompok yang mendapatkan PMT BMC kelor ada pengaruh asupan energi dan protein terhadap BB dan TB setelah pemberian PMT BMC kelor. Asupan energi pada kelompok yang mendapatkan PMT BMC kelor mempengaruhi BB (p=0,003) dan TB (p=0,007). Asupan protein pada kelompok yang mendapatkan PMT BMC kelor juga mempengaruhi BB (p=0,028) dan TB (p=0,049). Kesimpulan : Pemberian PMT biskuit selama 30 hari tidak memberi pengaruh terhadap BB dan TB pada balita status gizi kurang sedangkan pemberian PMT BMC kelor memberikan pengaruh terhadap BB dan TB pada balita status gizi kurang.
HUBUNGAN PENGETAHUAN KOMUNIKASI NONVERBAL DENGAN TEKNIK KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA JURUSAN KEPERAWATAN POLTEKES KEMENKES TERNATE DALAM PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN DI RSUD DR. H. CHASAN BOESOIRIE TERNATE Kartini M. Ali; Rusny Muhammad; Wasis Nugroho
Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/xa2py546

Abstract

Keperawatan merupakan pelayanan profesional dalam pelayanan yang komprehensif dan karakteristik esensial dalam mewujudkan pelayanan keperawatan ini harus berorientasi pada pelayanan yang berkualitas. Pelayanan Keperawatan pada intinya adalah merupakan sebuah proses interpersonal. Komunikasi interpersonal merupakan elemen yang penting dalam mempengaruhi hubungan antara perawat dengan klien. Relevansi antara teori komunikasi dengan praktek keperawatan tampak nyata diantaranya komunikasi sebagai alat untuk membina hubungan terapeutik. Komunikasi nonverbal perlu dipertimbangkan dalam suatu teknik komunikasi Interpersonal perawat dalam menciptakan hubungan yang teraupetik dapat menentukan kualitas hubungan tersebut sehingga hubungan perawat klien menjadi tidak baik bahkan menimbulkan kecemasan klien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan komunikasi nonverbal dengan teknik komunikasi interpersonal mahasiswa jurusan keperawatan dalam praktik klinik keperawatan di RSUD Dr. H Chasan Boesoirie Ternate. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan non eksperimen dan pendekatan Cross-Sectional karena antara kausa dan pengaruh diukur dan dilakukan pada titik waktu yang sama. Responden berjumlah 40 orang yang berpraktik di lima ruangan pelayanan keperawatan.Hasil penelitian menunjukan bahwa Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan kemampuan dalam melaksanakan teknik komunikasi interpersonal Jurusan Keperawatan Poltekes kemenkes ternate dalam praktik klinik keperawatan di RSUD. Dr. H Chasan Boesoirie Ternate, dengan tingkat korelasi sedang (moderat)
IDENTIFIKASI BAKTERI ESCHERICHIA COLI(E.coli) DAN VIBRIOsp PADA IKAN ASAP DI KOTA TERNATE Nizmawaty Amra; Nur M. Ali; Fahmi Abdul Hamid
Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/zwv83t61

Abstract

Ikan merupakan salah satu komoditas pangan yang mempunyai sifat mudah mengalami kerusakan (perisable), karena kandungan zat gizi seperti protein (18-30%) dan air yang cukup tinggi (70-80%) dimana merupakan media yang baik bagi perkembangan bakteri pembusuk maka ikan perlu dilakukan penanganan.Pengawetan ikan dengan cara pengasapan dapat mengurangi pertumbuhan bakteri. Beberapa bakteri yang dapat menyebabkan keracunan dan dicurigaiterdapat pada ikan asap antara lain bakteri Escherichia coli (E.coli) dan Vibriosp.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri E.colidan VibrioSppada ikan asap diKota Ternate. Jenis penelitian yang digunakan Deskiptif dengan pendekatancross sectional.Populasi penelitian ini adalah seluruh pedagang yang menjual ikan asap di Kota Ternate.Sampel dalam penelitian ini adalah ikan asap yang di jual di Kota Ternate yang bersumber dari Kota Ternate, Kota Tidore dan Halmahera Selatan sebanyak 10 sampe dengan teknik Simple RandomSampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa,sebanyak 6 sampel (60/%) dinyatakan negatif mengandung E.coli dengan angka paling memungkinkan (APM/g) <3. Berdasarkan sumber sampel S1, S4, S6, S9 berasal dari Kota Ternate, sedangkan Sampel S5 dan Sampel S7 berasal dari Kota Tidore dan Kabupaten Halmahera Selatan. 4 sampel (40%) positif mengandung E.colidengan angka paling memungkinkan (APM) bervariasi yaitu sampel S2 dengan APM 240/gram, sampel S3 dengan APM 150/gram, sampel S8 dengan APM 1100/gram dan sampel S10 dengan APM 43/gram. Sedangkan untuk uji VibrioSpseluruh sampel(100%)tidak mengandung bakteri VibrioSp. Disimpulkan bahwa 6 sampel dinyatakan negatif mengandung E.coli, 4 sampel positif mengandung E.coli dan seluruh sampel tidak mengandung bakteri VibrioSp.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2021): jurnal kesehatan Vol 13 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan yang diterbitkan oleh Poltekkes Ternate Vol 13 No 1 (2020): jurnal kesehatan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Ternate Vol. 12 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate Vol. 12 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Published by Poltekkes Ternate Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2018 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Juni 2018 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Juni 2018 Vol. 11 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2018): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2017 Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Bulan Mei 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Bulan Mei 2017 Vol. 10 No. 2 (2017): Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2017): Jurnal Kesehatan Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Mei 2016 Vol. 9 No. 2 (2016): Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 8 No 01 (2015): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2015 Vol 8 No 01 (2015): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2015 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2014 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Mei 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2014 More Issue