cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
TEKTRIKA - Jurnal Penelitian dan Pengembangan Telekomunikasi, Kendali, Komputer, Elektrik, dan Elektronika
Published by Universitas Telkom
ISSN : 25021990     EISSN : 25022105     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal TEKTRIKA didekasikan untuk menjadi salah satu media publikasi dan diseminasi penelitian para akademisi, peneliti dan masyarakat umum dalam bidang keilmuan Telekomunikasi, Kendali, Komputer, Elektrik dan Elektronika. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Teknik Elektro Universitas Telkom Bandung mulai tahun 2016 ini dan merupakan kelanjutan dari jurnal JURTEL yang telah dipublikasikan sejak tahun 1997. Dengan demikian, topik yang dipublikasikan pada jurnal ini tentunya lebih luas cakupannya, yakni bidang Teknologi Elektro.
Arjuna Subject : -
Articles 145 Documents
ANALISIS EKSPERIMEN DETEKSI STRUKTUR RONGGA DI BAWAH PERMUKAAN TANAH DENGAN GPR Nabilla Putri Ariska; Dharu Arseno
TEKTRIKA Vol 6 No 1 (2021): TEKTRIKA Vol.6 No.1 2021
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v6i1.4033

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di Indonesia mempengaruhi kebutuhan perluasan wilayah dan pembangunan infrastruktur. Proses pembangunan infrastruktur perlu melalui banyak tahapan, terutama bagi wilayah yang tidak adanya pendataan dengan baik sebelumnya. Banyak sekali kasus penanaman saluran gas PGN, jaringan kabel PLN, dan gorong-gorong yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Untuk mencegah terjadinya kerusakan saluran pada proses pembangunan dapat disiasati dengan mengidentifikasi infrastruktur wilayah. Diharapkan dengan adanya proses identifikasi infrastruktur wilayah dapat membantu pihak terkait agar menjalankan pembangunan lebih efektif. Proses identifikasi dapat dibantu menggunakan Ground Penetrating Radar (GPR) yang dapat mendeteksi objek di bawah permukaan tanah.Pada eksperimen ini akan dilakukan analisis eksperimen dengan memodelkan kondisi yang menyerupai situasi di lapangan. Pengambilan data akan menerapkan frekuensi Ultra Wideband (UWB) yang memungkinkan pengukuran jarak secara presisi dan hasil citra dengan resolusi tinggi. GPR akan dimodelkan dengan sebuah alat yaitu Vector Network Analyzer (VNA) yang berfungsi untuk memancarkan serta mengolah sinyal yang ditransmisikan. Metode A-scan digunakan untuk mendeteksi saluran dengan rongga sebesar 5 cm dan 15 cm. Pada metode A-scan, kedua pemodelan dapat terdeteksi sesuai dengan ukuran saluran yang dimodelkan. Metode B-scan yang digunakan dapat memperlihatkan batas penampang secara citra 2 dimensi.Kata Kunci: GPR, UWB, VNA, Saluran Berongga.
KLASIFIKASI POLA PENJURUSAN BIDANG IT MENGGUNAKAN ALGORITMA C4.5 STUDI KASUS SMKN MANONJAYA evi dewi sri mulyani; Irma Agustina; Rubi Ismanto; Sania Januar Susanto; Septian Setia Adhi; Tia Sri Rismayanti
TEKTRIKA Vol 6 No 1 (2021): TEKTRIKA Vol.6 No.1 2021
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v6i1.2254

Abstract

Penentuan jurusan di SMK merupakan hal yang sangat penting, karena siswa akan dibekali pembelajaran sesuai dengan jurusan yang telah dipilih sehingga memiliki keterampilan sebagai bekal memasuki dunia kerja khususnya dibidang IT. Namun dalam prosesnya masih sering mengalami masalah, karena pihak sekolah masih sulit dalam menentukan kebijakan untuk penentuan jurusan calon siswanya, diperlukan banyak factor penilaian dan semua data diolah dalam waktu yang terbatas. Maka dari itu pihak sekolah perlu mengetahui pola penjurusan siswa berdasarkan nilai tes software, nilai tes hardware,dan test jaringan perbandingan nilai dari dua jurusan tersebut dan jumlah intervalnya. Nantinya pola tesebut memudahkan pihak sekolah dalam menentukan jurusan mana yang tepat untuk siswa baru tersebut. Algoritma yang digunaka nmerupakan algoritma C4.5 yang merupakan salah satu dari bagian teknik klasifikasi dengan kemampuan model algoritma C4.5 yang dapat melakukan proses learning dan klasifikasi yang sederhana, cepat dan secara umum mempunyai tingkat akurasi yang tinggi. Dengan menggunakan dataset 215 record data siswa baru, hasil dari pengklasifikasian data pemilihan jurusan SMK bidang IT untuk jurusan TKJ dan RPL menghasilkan akurasi sebesar 96,73%. Dengan tingkat akurasi yang baik, pola klasifikas ipenentuan jurusan ini dapat digunakan pihak SMKN Manonjaya dalam menentukan kebijakan penentuan jurusan siswa baru khususnya bidang IT.
PENGEMBANGAN SISTEM KENDALI DRONE BERBASIS GCS (GROUND CONTROL STATION), STABILIZE AND OBJECT DETECTION MENGGUNAKAN METODE COLOR FILTERING HSV Muzemil mil; Haryanto Haryanto; Diana Rahmawati; Miftachul Ulum
TEKTRIKA Vol 6 No 1 (2021): TEKTRIKA Vol.6 No.1 2021
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v6i1.2671

Abstract

Indonesia merupakan negara maritim dan memiliki hutan yang luas, sudah seharusnya memiliki alat yangcanggih seperti drone untuk memantau setiap pulau dan kebakaran hutan. Dikarenakan alat transportasiudara lebih cepat dibandingkan transportasi darat maupun laut. Drone atau sering dikenal dengan istilahUnmanned Aerial Vehicle (UAV) adalah pesawat udara tanpa awak yang dapat dioperasikan menggunakanremote control maupun Ground Control Station (GCS). Drone yang sudah dilengkapi dengan kamera digunakan dalam membantu dan mempermudah pekerjaan manusia misalnya pengambilan foto dari udara, mengenali dan mendeteksi sebuah objek tertentu dengan memanfaatkan teknik pengolahan citra digital seperti metode color filtering HSV. Dalam pengujian takeoff quadcopter menggunakan GCS / laptop yang dilakukan pada tempat berbeda dengan nilai satcount 9 sampai 21, maka didapatkan tingkat keberhasilan sebesar 93,3%. Pada pengujian deteksi menggunakan objek yang berdimensi 115 cm dengan ketinggian maksimal 15 m, diperoleh keberhasilan 90,9%.Kata Kunci: Indonesia, Drone, Ground control station (GCS), dan Color Filtering.
SISTEM PEMANTAU KUALITAS UDARA DALAM RUANG MENGGUNAKAN RASPBERRY PI DAN TELEGRAM Manggala Fahreza; Henry Candra
TEKTRIKA Vol 6 No 1 (2021): TEKTRIKA Vol.6 No.1 2021
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v6i1.4115

Abstract

Polusi tidak hanya terjadi di luar ruangan namun juga di dalam ruangan. Faktor terbesar penyebab buruknyakualitas udara dalam ruangan adalah ketidak lancaran sirkulasi udara dan adanya zat polutan. Buruknya kualitas udara dalam ruangan dapat menimbulkan Sick Building Syndrome dan Building Related Illness. Agar menjaga kualitas udara dalam ruangan perlu adanya sistem monitoring untuk memantau zat-zat yang berbahaya di dalam ruangan khususnya dalam ruangan kerja. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan sistem monitoring suhu, kelembapan, karbon monoksida, karbon dioksida dan partikel debu. Sistem menggunakan 4 sensor, 3 mikrokontroler NodeMCU dan 1 Raspberry Pi. NodeMCU mengirimkan notifikasi via Telegram saat nilai pembacaan sensor melebihi batas normal. Raspberry Pi berfungsi menerima data pembacaan sensor dari NodeMCU, menyimpan pada server database dan menampilkannya menggunakan aplikasi Grafana. Notifikasi via Telegram dapat membantu user untuk pemberitahuan dini status kualitas udara. Hasil pengamatan didapatkan kondisi zat karbon monoksida, karbon dioksida dan partikel debu memenuhi persyaratan sedangkan suhu dan kelembapan pada ruangan tersebut perlu disesuaikan kembali. Parameter delay pengiriman data yang diperoleh sistem adalah kurang dari 1 detik - 1 detik untuk NodeMCU 1 dan NodeMCU 2. Sedangkan delay NodeMCU 3 adalah 3 detik – 3,7 detik. Dari hasil yang diperoleh, sistem dapat digunakan untuk mengamati kualitas udara di dalam ruangan. Kata Kunci: Polusi, Indoor, Raspberry Pi, Telegram
PENINGKATAN KINERJA FUTURE RAILWAY MOBILE COMMUNICATION SYSTEM UNTUK KERETA CEPAT INDONESIA DENGAN SINGLE INPUT MULTIPLE OUTPUT - DOPPLER SPREAD COMPENSATOR Nisa Noor Amalia; Khoirul Anwar; Nachwan Mufti Adriansyah
TEKTRIKA Vol 6 No 1 (2021): TEKTRIKA Vol.6 No.1 2021
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v6i1.4071

Abstract

Future railway mobile communication system (FRMCS) merupakan sistem pensinyalan kereta cepat berbasis the fifth telecommunication generation new radio (5G NR) third generation partnership project (3GPP) TS 22.289 dan European telecommunication standard institute (ETSI) TR 103 459. Pergerakan kereta yang cepat mengakibatkan kerusakan sinyal akibat adanya pergeseran frekuensi yang dirasakan oleh penerima, sehingga mengganggu sistem komunikasi kereta cepat. Untuk mendukung pensinyalan kereta cepat yang baik dan berkapasitas besar, makalah ini mengusulkan single input multiple output (SIMO) dengan Doppler spread compensator (DSC) untuk memanfaatkan space diversity kanal antara transmitter dan receiver yang terletak di atas gerbong kereta. SIMODSC yang diusulkan memiliki dua antena array paralel yang berjarak 5? = 1.6 m di atas gerbong kereta. Evaluasi SIMO-DSC yang diusulkan dilakukan dengan rangkaian simulasi komputer untuk kinerja bit error rate (BER) terhadap signal to noise power ratio (SNR), frame error rate (FER) terhadap SNR, dan BER terhadap normalized Doppler spread ( fdTs) pada model kanal kereta Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMO-DSC mampu menghilangkan Eefek Doppler secara signifikan, dan meningkatkan performansi FRMCS meskipun pada kecepatan 1000 km/jam. Kata Kunci: DSC, Efek Doppler, SIMO
PENERAPAN METODE KENDALI CONTROL LYAPUNOV-BARRIER FUNCTION (CLBF) PADA MODEL QUADCOPTER Farhan Dwi Cahyo; Muhammad Zakiyullah Romdlony; Muhammad Ridho Rosa
TEKTRIKA Vol 6 No 2 (2021): TEKTRIKA Vol.6 No.2 2021
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v6i2.4148

Abstract

Penelitian ini melakukan penerapan metode kendali Control Lyapunov-Barrier Function (CLBF) pada model quadcopter menggunakan perangkat lunak Simulink. Kendali CLBF digunakan untuk menggerakkan model quadcopter dari posisi awal model ke posisi tujuan. Kendali CLBF juga berfungsi untuk menghindari unsafe states atau penghalang yang dimiliki oleh model quadcopter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kendali CLBF pada model quadcopter telah berhasil dilakukan. Percobaan model quadcopter menghasilkan nilai rata-rata galat sebesar 0,926% dan berhasil menghindari penghalang dengan rata-rata nilai terdekat terhadap penghalang sebesar 0,079 m. Kata Kunci: control Lyapunov-barrier function, model quadcopter, simulasi
SIMULASI MODEL NAVIGASI MOBILE ROBOT DENGAN PENERAPAN METODE CONTROL LYAPUNOV-BARRIER FUNCTION (CLBF) TERHADAP SISTEM NAVIGASI WAYPOINT Ridlho Khoirul Fachri; Muhammad Zakiyullah Romdlony; Muhammad Ridho Rosa
TEKTRIKA Vol 6 No 2 (2021): TEKTRIKA Vol.6 No.2 2021
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v6i2.4127

Abstract

Simulasi menjadi bagian penting dalam keberhasilan implementasi metode kontrol sebelum diterapkan pada real plant. Paper ini membahas implementasi metode Control Laypunov-Barrier Function (CLBF) pada model navigasi mobile robot terhadap sistem navigasi waypoint melalui simulasi Matlab. CLBF merupakan kombinasi metode Control Lyapunov Function (CLF) dan Control Barrier Function (CBF) yang memiliki peran untuk menjaga kestabilan dan menjamin keselamatan pada sistem. Pemberian tiga waypoint sebagai navigasi gerak dari model mobile robot berfungsi untuk mengetahui kestabilan sistem, tiga barrier berbentuk lingkaran untuk area yang harus dihindari, dan unsafe state diberikan supaya model navigasi mobile robot tidak menabak barrier, sehingga sistem dikatakan aman. Simulasi yang dilakukan memperlihatkan model navigasi mobile robot yang mampu bergerak menuju beberapa waypoint dengan menghindari tiga barrier dalam waktu yang berbeda, di antaranya dari initial state ke waypoint pertama membutuhkan waktu 7,43 detik, dari waypoint pertama ke waypoint kedua membutuhkan waktu 5,73 detik, dan dari waypoint kedua ke waypoint ketiga membutuhkan waktu 6,75 detik. Penempatan waypoint, barrier, dan unsafe state terhadap bidang dua dimensi yaitu x1 sebagai koordinat x danx2 sebagai koordinat y. Kata Kunci: control lyapunov-barrier function, simulasi, waypoint
IMPLEMENTASI PENGOLAHAN CITRA PADA ROBOT OTONOM PENGUMPUL BOLA TENIS MEJA Fikri Refo Julianto; Willy Anugrah Cahyadi; Muhammad Zakiyullah Romdlony
TEKTRIKA Vol 6 No 2 (2021): TEKTRIKA Vol.6 No.2 2021
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v6i2.3414

Abstract

Tenis meja merupakan salah satu cabang olahraga bola kecil yang diminati banyak orang. Dalam latihan tenis meja, seorang pemain akan menggunakan banyak bola sebagai alat latihan. Perlu usaha lebih bagi para pemain yang berlatih untuk mengumpulkan bola-bola yang berserakan setelah latihan. Ada banyak alat yang diciptakan untuk mempermudah pengambilan bola-bola tersebut, namun proses pengambilannya masih manual karena menggunakan tenaga pemain itu sendiri. Untuk meringankan usaha pemain, diperlukan suatu sistem yang otomatis dalam pengumpulan bola tenis meja. Hal itu akan diwujudkan dengan perancangan robot otonom pengumpul bola tenis meja. Robot ini akan menggunakan pengolahan citra dalam pendeteksian bola tenis meja. Proses ini berguna untuk menentukan jarak robot ke bola, dan juga menjadi acuan untuk pembuatan path planning. Robot ini akan mengumpulkan bola tenis meja yang berserakan berdasarkan jalur yang sudah dibuat. Dengan begitu, pemain tidak perlu mengeluarkan usaha lebih untuk mengambil bola-bola yang berserakan. Tingkat akurasi pada penelitian ini dalam pendeteksian bola dan jarak mencapai 80%. Kata Kunci: tenis meja, robot otonom, pengolahan citra
PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PENDETEKSI PENYAKIT MELANOMA MENGGUNAKAN METODE GREY LEVEL CO-OCCURANCE MATRIX (GLCM) DAN METODE KLASIFIKASI CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) Sang Ayu Ketut Devi Saraswati; Wahmisari Priharti; Fenty Alia
TEKTRIKA Vol 6 No 2 (2021): TEKTRIKA Vol.6 No.2 2021
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v6i2.4637

Abstract

Melanoma merupakan salah satu jenis penyakit kulit berupa tumor ganas yang berkembang pada sel melanosit penghasil melanin. Penyakit ini merupakan penyakit langka, namun memiliki risiko kematian yang tinggi jika tidak segera ditangani. Salah satu cara yang dapat membantu penanganan melanoma adalah diagnosis secara dini terhadap penyakit tersebut. Pada penelitian ini dirancang sebuah pendeteksi penyakit melanoma menggunakan Raspberry pi dan pi camera dengan mengimplementasikan metode ekstraksi fitur Grey Level Co-Occurance Matrix (GLCM) dan metode klasifikasi Convolutional Neural Network (CNN). Citra input akan diolah melalui proses preprocessing berupa proses grayscale, image adjustment, dan cropping. Citra hasil pre-processing akan diekstraksi menggunakan metode GLCM berdasarkan parameter contrast, correlation, entropy, dan uniformity. Tahap terakhir, citra akan diklasifikasikan apakah merupakan penyakit melanoma atau non-melanoma menggunakan metode CNN. Pengujian dilakukan menggunakan dataset yang berjumlah 416 data citra nevus dan melanoma serta citra validasi yang berjumlah 16 sampel citra nevus. Dari hasil pengujian didapatkan hasil akurasi sebesar 85% dengan F1-score sebesar 89% sehingga hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu alat bantu untuk proses screening kasus penyakit melanoma. Kata Kunci: Convolutional Neural Network (CNN), Grey Level Co-Occurance Matrix (GLCM), Melanoma, Deep Learning, Image Processing.
ANALISIS KINERJA ALGORITMA PEMILIHAN PENGGUNA DENGAN KOMPLEKSITAS RENDAH BERBASIS KOMBINASI ROUND-ROBIN PADA SISTEM MASSIVE MIMO Rayhan Nauvaldi; Nachwan Mufti Adriansyah; Dhoni Putra Setiawan; Rina Pudji Astuti
TEKTRIKA Vol 6 No 2 (2021): TEKTRIKA Vol.6 No.2 2021
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v6i2.4072

Abstract

Sistem komunikasi generasi kelima (5G) menuntut kinerja yang lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Sistem Massive Multiple Input Multiple Output (MIMO) muncul sebagai solusi untuk mengatasi generasi sebelumnya yang tidak dapat memenuhi permintaan data dalam jumlah besar. Penggunaan Massive MIMO ini memungkinkan diciptakannya multiple beam sehingga throughput dapat meningkat lebih besar daripada generasi sebelumnya. Sistem Base Station (BS) dengan banyak antena tidak dapat melayani pengguna dalam jumlah besar secara bersamaan. Maka dari itu sangat penting untuk memilih layanan pengguna yang akan dilayani secara bersamaan dan menentukan jumlah optimal pengguna yang akan dilayani. Penelitian ni mengusulkan algoritma pemilihan layanan pengguna untuk mencapai spektral efisiensi tinggi dan interferensi kecil. Algoritma yang diusulkan adalah Capacity-Based User Selection, Frobenius Norm-Based User Selection, dan Chordal Distance User Selection (CDUS) yang dikombinasikan dengan algoritma Round-Robin (RR). Berdasarkan simulasi yang telah dilakukan, algoritma pemilihan layanan pengguna yang dikombinasikan dengan algoritma RR memberikan kinerja yang baik dalam hal sumrate menggunakan algoritma Capacity-RR dengan nilai 673 bps/Hz, tingkat fairness pada algoritma CDUS-RR memiliki indeks fairness dengan nilai rata-rata 3,29, dan kompleksitas pada algoritma CDUS-RR memiliki rata-rata runtime sebesar 0,62 detik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan penjadwalan pengguna pada Massive MIMO. Kata Kunci: : Massive MIMO, capacity-based user selection, frobenius norm-based user selection, chordal distance user selection, round-robin.

Page 11 of 15 | Total Record : 145