cover
Contact Name
Trianokta Akbar Wardana
Contact Email
trianokta.akbar@yarsi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkedokteran@yarsi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
YARSI Medical Journal
Published by Universitas Yarsi
ISSN : 08541159     EISSN : 24609382     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 232 Documents
POTENSI EKSTRAK AIR DAN ETANOL KULIT BATANG KAYU MANIS PADANG (CINNAMOMUM BURMANII) TERHADAP AKTIVITAS ENZIM A-GLUKOSIDASE Roswiem, Anna Priangani; Anggriawan, Made B.; Nurcholis, Waras
Jurnal Kedokteran YARSI Vol 23, No 2 (2015): MEI - AGUSTUS 2015
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.452 KB) | DOI: 10.33476/jky.v23i2.114

Abstract

Penelitian mengenai potensi ekstrak air dan etanol 30%, 70%, serta 96% dari kulit batang  kayu  manis Padang (Cinnamomum burmannii) terhadap aktivitas enzim a-glukosidase secara in vitro telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas inhibisi ekstrak air dan etanol (30%, 70% dan 96%) dari kulit batang kayu manis Padang terhadap aktivitas enzim a-glukosidase (dengan akarbosa sebagai kontrol positif), identifikasi senyawa pada ekstrak yang mempunyai daya inhibisi tertinggi dengan GC-MS pyrolisis (Py-GC-MS) serta uji fitokimianya. Kulit batang kayu manis di ekstraksi dengan metode maserasi 3 kali 24 jam.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak air dan etanol 30% kayu manis Padang mempunyai daya inhibisi berturut-turut sebesar 94.88% dan 94.51% yang tidak berbeda nyata dengan daya inhibisi a-glukosidase dari akarbosa 1%. Hasil fitokimia menunjukkan adanya kandungan flavonoid, tanin, senyawa fenolik dan karbohidrat, pada kedua ekstrak tersebut.Sedangkan hasil analisis kualitatif pada ketiga ekstrak dengan Py-GC-MS menunjukkan adanya senyawa fenolik-fenolik sederhana seperti pyrocatechol, catechol, guaiacol,dan hidroquinone yang diduga merupakan hasil penguraian senyawa golongan polifenol dan diduga sebagai agen antidiabetik oral. Selain dari itu, kedua ekstrak mengandung 1,6-anhidro-beta-D-glukosapiranosa (Levo glukosan) yang tidak menyebabkan peningkatan kadar gula darah.Research about inhibition activity of aqueous and 30%, 70% and 96% ethanolic bark extracts of Cinnamon Padang (Cinnamomum burmannii) against a-Glukosidase enzyme activities throught in vitro assay has been done. The aim of this research are to determine activity of aqueous and ethanolic (30% 70%, and 96%) bark extracts of Cinnamon Padang against activity of a-glucosidase enzyme (with acorbose as a positive control), identification compunds by GC-MS pyrolysis from those extract that the result showed have the highest inhibition activity and its phytochemical assay. Cinnamon was extracted by maseration method 3 times 24 hours. The result showed that the aqueous and 30% ethanolic extract of cinnamon Padang inhibited a-Glukosidase enzyme on 94.88% and 94.51% respectively, but not significantly different with the inhibition to a-Glucosidase from 1% of acarbose. Those extracts contain flavonoids, tannin, phenolic and carbohydrate compounds, while the qualitative analyzed from those extracts by Py-GC-MS, presence the phenolic compounds such as pyrocatechol, catechol, guaiacol, and hydroquinone from polyphenol compound that act as antidiabetic oral agent. Instead of that, those extracts contain 1,6?anhydro? beta ? D ? glucopyranose (Levoglucosan), but its compound could not increase blood glucose level. 
HUBUNGAN INVASI MIOMETRIUM PADA KARSINOMA EDNOMETRIUM DENGAN INVASI LIMFOVASKULAR DAN GRADE HISTOLOGIK Christina, shintia; Kartika Setyaningsih, Chandra; Pelita Sukma Hermawan, Puspa
Jurnal Kedokteran YARSI Vol 27, No 3 (2019): SEPTEMBER - DESEMBER 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jky.v27i3.1204

Abstract

Latar Belakang : Karsinoma endometrium menduduki urutan keenam kanker pada wanita. Faktor prediktor prognosis pada karsinoma endomerium adalah grade histologik, invasi miometrium dan invasi limfovaskular. Kejadian metastasis kelenjar getah bening melalui limfovaskular pada karsinoma endometrium meningkat dengan adanya invasi tumor ke miometrium yang lebih dalam. Tujuan : Pada penelitian ini ingin diketahui apakah invasi miometrium mempunyai hubungan dengan invasi limfovaskular dan grade histologik. Apakah semakin tinggi grade histologik maka kejadian invasi miometrium dan invasi limfovaskular semakin meningkat ? Metodologi : Penelitian analitik kategorik tidak berpasangan dan retrospektif dengan menilai ulang slide histopatologik pada karsinoma endometrium di RSUD Tarakan. Penilaian ulang meliputi grade histologik, invasi miometrium dan invasi limfovaskular. Hasil : Didapatkan hubungan yang bermakna antara invasi miometrium dengan kejadian invasi limfovaskular (p=0,029). Hubungan derajat histologik dengan kejadian invasi miometrium dan invasi limfovaskular didapatkan tidak bermakna pada penelitian ini.  Kesimpulan : Semakin tinggi grade histologik tidak meningkatkan kemungkin invasi ke miometrium maupun invasi limfovaskular, sedangkan invasi ke miometrium yang lebih dari setengah ketebalan miometrium meningkatkan kemungkinan adanya invasi limfovaskular yang berarti meningkatkan risiko metastasis.  
APLIKASI THEORY OF PLANNED BEHAVIOR PADA PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF : STUDI KASUS Sutisna, Endang
Jurnal Kedokteran YARSI Vol 25, No 2 (2017): MEI - AGUSTUS 2017
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.48 KB) | DOI: 10.33476/jky.v25i2.338

Abstract

ASI eksklusif bermanfaat bagi ibu, bayi, dan masyarakat. Salah satu intervensi untuk mencegah kematian bayi yaitu pemberian air susu ibu (ASI) secara eksklusif selama enam bulan. Sementara itu cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih belum mencapai target. Tujuan penelitian adalah mengaplikasikan Theory of Planned Behavior (TPB) untuk menjelaskan hubungan antara sikap, norma subjektif, dan persepsi kendali perilaku dengan niat dan perilaku pemberian ASI eksklusif. Penelitian dilakukan dengan pendekatan metode penelitian studi kasus terpancang. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah, dengan mengambil 14 desa dari 177 desa. Penelitian dilaksanakan pada bulan April - Agustus 2016. Sasaran penelitian adalah ibu yang mempunyai bayi berusia antara 6-12 bulan dan stakeholders program ASI eksklusif di Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposif. Pengumpulan data dilakukan melalui kajian dokumen, observasi partisipasi, wawancara mendalam dan fokus group diskusi (FGD). Wawancara mendalam dilakukan terhadap 49 informan terdiri dari ibu menyusui dari bayi berusia 6-12 bulan sebanyak 30 orang dan stakeholders program ASI eksklusif sebanyak 19 orang. Analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPB memberikan kerangka untuk menjelaskan dimensi utama dari perilaku pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan: Sikap, norma subjektif dan persepsi kendali perilaku secara kolektif berhubungan dengan niat perilaku dan niat merupakan anteseden  langsung dari perilaku pemberian ASI eksklusif. Saran: meningkatkan cakupan program pemberian ASI eksklusif dapat dilakukan dengan membantu memperbaiki sikap positif, merubah norma subjektif untuk mendukung pemberian ASI eksklusif, memperbaiki kendali perilaku yang dirasakan, dan memperkuat niat pemberian ASI eksklusif.
KONSUMSI PANGAN DAN STATUS GIZI PADA PENDUDUK ASLI DI KALIMANTAN TIMUR: PENDEKATAN SOSIAL-BUDAYA, DAN EKONOMI Suhaimi, Ahmad
Jurnal Kedokteran YARSI Vol 15, No 3 (2007): SEPTEMBER-DESEMBER 2007
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.694 KB) | DOI: 10.33476/jky.v15i3.1078

Abstract

This study was aimed to examine food consumption and nutritional status in the household of indigenous people ?Dayak? which resided at the low line of Mahakam river, and to conduct the study on social, culture, and economic factors which affected the food consumption. The result showed that average energy and protein consumption per person was 2.000,7 kcal and 71,0 gram which the actual energy consumption level was 100,04% and actual protein consumption level was 136,5%. The value of actual energy consumption level was in the good category (( 100% of RDA) and actual protein consumption level was in the good category ( 100% of RDA). When the nutritional status of children under five was related to energy consumption level of household, the prevalence of malnutrition was in the low and deficit category and the good nutritional status tended to be in the sufficient and good category. The estimation was also supported by the Pearson Correlation of p=0.0001 and r=0.692. Highly significant relationship of nutritional status of children under five and the energy consumption level of household was observed. The socio-culture, economic factors which affected food consumption of household were: nutritional awareness of mother (p=0.016), food preference (p=0.023), food avoidance (p=0.000), inequality of member in the household (p=0.000), and income level of household (p=0.001).
HUBUNGAN PENEBALAN DINDING KANDUNG KEMIH PADA ULTRASONOGRAFI DENGAN NITRIT URIN PADA PENDERITA KLINIS SISTITIS Majdawati, Ana
Jurnal Kedokteran YARSI Vol 20, No 1 (2012): JANUARI - APRIL 2012
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.136 KB) | DOI: 10.33476/jky.v20i1.155

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi berupa pertumbuhan dan perkembangbiakan mikroorganisme dalam  saluran kemih yang meliputi ginjal sampai kandung kemih, salah satu jenis ISK adalah sistitis. Ultrasonografi (USG) dasawarsa terakhir ini merupakan pemeriksaan yang sering digunakan sebagai pilihan penunjang diagnostik pada beberapa kasus yang berhubungan dengan ISK. Pemeriksaan nitrit urin diperlukan untuk mengetahui ada tidaknya bakteriuria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penebalan dinding kandung kemih pada pemeriksaan USG dengan nitrit urin pada penderita dengan klinis ISK. Desain penelitian ini adalah observasional dengan studi cross sectional dengan menggunakan data sekunder dari catatan rekam medis pasien RS PKU Muhammadiyah 1-2 Yogyakarta untuk semua kasus ISK periode 1 Juli 2010 sampai 31 Agustus 2011. Data rekam  medis yang digunakan adalah subyek penelitian dengan suspek ISK yang mempunyai hasil laboratorium urin rutin (nitrit urin) dan tebal dinding kandung kemih potongan transversal dan longitudinal pada pemeriksaan USG. Hasil analisa data dengan uji Chi-Square didapatkan nilai p (0,190) 0,05, CI 0,555 ? 14,119. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara penebalanUSG kandung kemih dengan hasil pemeriksaan sedimen urin leukosit. Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi berupa pertumbuhan danperkembangbiakan mikroorganisme dalam  saluran kemih yang meliputi ginjalsampai kandung kemih, salah satu jenis ISK adalah sistitis. Ultrasonografi(USG) dasawarsa terakhir ini merupakan pemeriksaan yang sering digunakansebagai pilihan penunjang diagnostik pada beberapa kasus yang berhubungandengan ISK. Pemeriksaan nitrit urin diperlukan untuk mengetahui ada tidaknyabakteriuria.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antarapenebalan dinding kandung kemih pada pemeriksaan USG dengan nitrit urinpada penderita dengan klinis ISK. Desain penelitian ini adalah observasionaldengan studi cross sectional dengan menggunakan data sekunder dari catatanrekam medis pasien RS PKU Muhammadiyah 1-2 Yogyakarta untuk semuakasus ISK periode 1 Juli 2010 sampai 31 Agustus 2011. Data rekam  medisyang digunakan adalah subyek penelitian dengan suspek ISK yang mempunyaihasil laboratorium urin rutin (nitrit urin) dan tebal dinding kandung kemih potongan transversal dan longitudinal pada pemeriksaan USG. Hasil analisa data dengan uji Chi-Square didapatkan nilai p (0,190) 0,05, CI 0,555 ?14,119. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara penebalanUSG kandung kemih dengan hasil pemeriksaan sedimen urin leukosit.
MODEL PREDIKSI FAKTOR RISIKO PASIEN TUBERKULOSIS DEFAULT DI RUMAH SAKIT ISLAM PONDOK KOPI Rifqatussa'adah, Rifqatussa'adah
Jurnal Kedokteran YARSI Vol 25, No 3 (2017): SEPTEMBER - DESEMBER 2017
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.911 KB) | DOI: 10.33476/jky.v25i3.318

Abstract

Berdasarkan data rumah sakit, angka kesembuhan pasien TB masih 60% dan diantaranya adalah karena pasien lalai berobat (default), sedangkan Kementerian Kesehatan menetapkan angka kesembuhan dikatakan berhasil jika lebih dari 85%. Tujuan dari penelitian adalah mendapatkan model prediksi faktor risiko pasien tuberkulosis default di RSI Pondok Kopi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Penelitian dilakukan rumah sakit RSI Pondok Kopi. Waktu penelitian bulan Februari ? Agustus 2015, dengan jumlah sampel sebanyak 182 orang pasien. Dari hasil analisis multivariat, diperoleh variabel keteraturan minum obat dan keteraturan memeriksakan dahak sebagai model akhir prediksi faktor risiko kejadian default pada pasien TB di RSI Pondok Kopi. Keteraturan berobat dan pemeriksaan ulang dahak adalah faktor risiko pasien default TB. Sehingga peran PMO, tenaga kesehatan dan masyarakat peduli TB sangat penting untuk selalu mengingatkan pasien agar meminum obat dengan teratur dan melakukan peneriksaan dahak secara teratur.
PEMERIKSAAN INDEKS MEMORI, MMSE (MINI MENTAL STATE EXAMINATION) DAN MOCA-INA (MONTREAL COGNITIVE ASSESTMENT VERSI INDONESIA) PADA KARYAWAN UNIVERSITAS YARSI Luthfiana, Anna; Harliansyah, Harliansyah
Jurnal Kedokteran YARSI Vol 27, No 2 (2019): MEI-AGUSTUS 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.576 KB) | DOI: 10.33476/jky.v27i2.1116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa indeks memori melalui alat QRMA (Quantum Resonance Magnetic Analyzer) ,pemeriksaan MMSE (Mini Mental State Examination) dan MoCA Ina (Montreal Cognitive Assestment versi Indonesia) terhadap karyawan  Universitas YARSI. Hasil penelitian Indeks Memori terhadap 30 karyawan Univerisitas YARSI secara QRMA diperoleh nilai normal (Z score 0,442 ? 0, 871) adalah 9 orang (30%) , menurun ringan 17 orang (56,67%) dan menurun sedang-berat 4 orang (13,33%). Selanjutnya hasil analisa MMSE dengan nilai normal (26 sampai 30)  adalah 18 orang (60%) dan penurunan ringan 12 (40%) . Adapun analisa secara MoCA Ina dengan nilai normal  (26 sampai 30) menunjukkan tingkatan normal 9 orang (30%), menurun ringan 17 orang (56,67%) dan menurun sedang-berat 4 orang (13,33%). Dari ketiga parameter  di atas terdapat 7 orang (23,33%) dengan semua pemeriksaan menunjukkan hasil yang normal. Terdapat 11 orang (36,67%) dari ke tiga hasil pemeriksaan menunjukkan penurunan fungsi kognitif dan penurunan indeks memori terutama pada mereka yang berusia di atas 45 tahun. Selanjutnya 10 orang (33,33%) dengan ke dua parameter pemeriksaan yang mengalami penurunan, serta 2 orang (6,67%) dengan satu parameter pemeriksaan mengalami penurunan memori. Berdasarkan kepustakaan, usia berhubungan dengan penurunan fungsi memori/daya ingat. Tapi pada penelitian ini kami menemukan responden usia 40 tahun mengalami penurunan kognitif pada ke 3 parameter terutama fungsi atensi dan fungsi visuo spatial. Pemeriksaan  MMSE terutama untuk menilai fungsi kognitif secara umum (fungsi atensi, bahasa,memori/daya ingat, visuo spatial dan fungsi eksekutif. Sedangkan MoCA Ina merupakan parameter untuk menilai gangguan fungsi kognitif dengan kekhususan fungsi atensi dan visuo spatial. Dari pemeriksaan Indeks memori secara QRMA, pemeriksaan MMSE dan pemeriksaan MoCA Ina, menunjukkan telah terjadi penurunan indeks memori pada karyawan yang umumnya berusia lebih dari 45 tahun, hal ini di pastikan akibat adanya sel neuron yang mengalami degeneratif akibat pengaruh stres oksidatif sehingga berpengaruh terhadap kualitas kesehatan secara keseluruhan.
PEMURNIAN ANTIBODI MONOKLONAL TERHADAP VIRUS HEPATITIS B YANG DIISOLASI DARI ASITES MENCIT BALB/C MENGGUNAKAN “HOMEMADE” PROTEIN A SPIN MINI KOLOM Ngongu Depamede, Sulaiman
Jurnal Kedokteran YARSI Vol 20, No 2 (2012): MEI - AGUSTUS 2012
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.615 KB) | DOI: 10.33476/jky.v20i2.160

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan pemurnian antibodi monoklonal menggunakan eksmini kolom yang isinya diganti dengan partikel gelassilika yang terkonjugasi dengan Protein A. Matriks Protein A yang digunakan adalah Prosep vA, sedangkan antibodi target adalah antibodi monoklonal (MAb) terhadap antigen permukaan virus hepatitis B yang diisolasi dari asites mencit Balb/c. Sebelum pemurnian, sampel asites dibagi menjadi 3 yang masingmasing diinkubasikan dengan Protein A dalam 3 perlakuan. Perlakuan A dan B adalah inkubasi 30 dan 60 menit pada suhu kamar, sedangkan perlakuan C adalah inkubasi semalam pada suhu 4°C. Hasil pemurnian menunjukkan bahwa aktivitas spesifik dan tingkat kemurnian MAb secara berurutan adalah 358.45 U/mg, 237.83 U/mg untuk perlakuan C dan B, dan 229.67 U/mg untukperlakuan A. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 'homemade' mini kolom yang dikembangkan dalam penelitian ini dapat digunakan untuk memurnikan MAb untuk kebutuhan riset skala laboratorium.Penelitian ini bertujuan mengembangkan pemurnian antibodi monoklonalmenggunakan eks-mini kolom yang isinya diganti dengan partikel gelassilikayang terkonjugasi dengan Protein A. Matriks Protein A yang digunakan adalahProsep vA, sedangkan antibodi target adalah antibodi monoklonal (MAb)terhadap antigen permukaan virus hepatitis B yang diisolasi dari asites mencitBalb/c. Sebelum pemurnian, sampel asites dibagi menjadi 3 yang masingmasingdiinkubasikandenganProteinAdalam3perlakuan.PerlakuanAdanBadalahinkubasi30dan60menitpadasuhukamar,sedangkanperlakuanCadalahinkubasisemalampadasuhu4°C.HasilpemurnianmenunjukkanbahwaaktivitasspesifikdantingkatkemurnianMAbsecaraberurutanadalah358.45U/mg,237.83 U/mg untuk perlakuan C dan B, dan 229.67 U/mg untukperlakuan A. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 'homemade' mini kolomyang dikembangkan dalam penelitian ini dapat digunakan untuk memurnikanMAb untuk kebutuhan riset skala laboratorium.
UJI KULIT SERUM OTOLOG MODIFIKASI PADA PASIEN URTIKARIA OTOIMUN DI RSUP PALEMBANG Thaha, M. Athuf
Jurnal Kedokteran YARSI Vol 16, No 2 (2008): MEI - AGUSTUS 2008
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.93 KB) | DOI: 10.33476/jky.v16i2.240

Abstract

There is an urgent need to find reliable and relevant diagnostic tools for patients with autoimmune urticaria especially in a developing country such as Indonesia. The basophil histamine release assay (HRA) is currently the ?gold standard? for detecting functional autoantibodies in serum of patients with chronic urticaria. However, this bioassay is difficult to standardize because it requires fresh basophils from healthy donors, is not widely commercially available, and is time consuming. The detection of patients with autoantibodies using in vivo autologous serum skin test (ASST) also poses challenges. Firstly, the ASST is at best around 80% sensitive and specific using in vitro HRA as the ?gold standard?, and secondly, there is some divergence results obtained by different methods used to detect patients with autoantibodies, due to inconsistency in methods, results and interpretation of the ASST in the literatures. The purpose of this study was to find and develop a new method of ASST. This new method should be practical and with higher reliability (sensitivity and specificity) as a diagnostic tool for autoimmune urticaria. The method used in this study was to perform a preliminary study followed by advanced study through cross sectional designs. The results of this study showed that the new ASST, has a higher reliability than the former ASST methods reported in literatures. In addition, we also found that disease severity with cut-off value of 12, could be used as an adjunct to detect patients with positive functional autoantibodies. Finally, we also report with pride that we have now the ability to perform HRA which was never done before.
PERILAKU DETEKSI DINI KANKER SERVIKS MELALUI METODE PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) PADA MAHASISWA MAGISTER FKM UI MENURUT TEORI PROCEEDE – PRECEEDE TAHUN 2019 Aprilla, Gabe Gusmi; Purwanana, Rachmadhi
Jurnal Kedokteran YARSI Vol 27, No 3 (2019): SEPTEMBER - DESEMBER 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.605 KB) | DOI: 10.33476/jky.v27i3.1084

Abstract

Latar belakang: Tujuan: Untuk mengetahui perilaku deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) pada Mahasiswa Magister FKM UI Tahun 2019.Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif dilakukan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) pada bulan April 2019 terhadap 6 orang mahasiswi Magister FKM UI dengan teknik non probability sampling dalam hal ini adalah purposive sampling, suami mahasiswi dan bidan. Hasil: Perilaku pemeriksaan IVA mahasiswi Magister FKM UI Angkatan 2018 sudah bagus karena sudah banyak yang telah melakukan pemeriksaan IVA dan yang belum pemeriksaan IVA dikarenakan telah melakukan pemeriksaan papsmear meskipun ada juga yang masih malu dan takut melakukan pemeriksaan tersebut. Pengetahuan mahasiswi Magister FKM UI Angkatan 2018 tentang pemeriksaan IVA sudah cukup bagus karena telah mampu menjelaskan dengan baik dan beragam mengenai kanker serviks, ciri-ciri, penyebab, deteksi dini, pemeriksaan IVA dan prosedurnya. Mahasiswi Magister FKM UI Angkatan 2018 telah memiliki sikap positif terhadap pemeriksaan IVA meskipun masih ada yang merasa takut dan risih dengan pemeriksaan tersebut. Keterpaparan informasi mahasiswi Magister FKM UI Angkatan 2018 tentang pemeriksaan IVA sudah cukup bagus khususnya yang bersumber dari media sosial. Dukungan tenaga kesehatan dalam pemeriksaan IVA menurut mahasiswi Magister FKM UI Angkatan 2018 belum maksimal dilakukan. Fasilitas pemeriksaan IVA bagi mahasiswi Magister FKM UI Angkatan 2018 mudah karena tersedia di fasilitas kesehatan terdekat di daerah masing-masing dengan biaya gratis bagi pengguna BPJSKesimpulan: Perilaku, pengetahuan dan keterpaparan informasi dalam pemeriksaan IVA pada mahasiswa sudah cukup bagus, sedangkan dukungan tenaga kesehatan dalam pemeriksaan IVA menurut mahasiswa belum maksimal.Kata kunci: Kanker Serviks, Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat, Proceede ? Preceede 

Filter by Year

2002 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 3 (2019): SEPTEMBER - DESEMBER 2019 Vol 27, No 2 (2019): MEI-AGUSTUS 2019 Vol 27, No 1 (2019): JANUARI - APRIL 2019 Vol 26, No 3 (2018): SEPTEMBER - DESEMBER 2018 Vol 26, No 2 (2018): MEI - AGUSTUS 2018 Vol 26, No 2 (2018): MEI - AGUSTUS 2018 Vol 26, No 1 (2018): JANUARI - APRIL 2018 Vol 26, No 1 (2018): JANUARI - APRIL 2018 Vol 25, No 3 (2017): SEPTEMBER - DESEMBER 2017 Vol 25, No 3 (2017): SEPTEMBER - DESEMBER 2017 Vol 25, No 2 (2017): MEI - AGUSTUS 2017 Vol 25, No 2 (2017): MEI - AGUSTUS 2017 Vol 25, No 1 (2017): JANUARI - APRIL 2017 Vol 25, No 1 (2017): JANUARI - APRIL 2017 Vol 24, No 3 (2016): SEPTEMBER - DESEMBER 2016 Vol 24, No 2 (2016): MEI - AGUSTUS 2016 Vol 24, No 2 (2016): MEI - AGUSTUS 2016 Vol 24, No 1 (2016): JANUARI - APRIL 2016 Vol 24, No 1 (2016): JANUARI - APRIL 2016 Vol 23, No 3 (2015): SEPTEMBER - DESEMBER 2015 Vol 23, No 2 (2015): MEI - AGUSTUS 2015 Vol 23, No 1 (2015): JANUARI - APRIL 2015 Vol 22, No 2 (2014): MEI - AGUSTUS 2014 Vol 22, No 2 (2014): MEI - AGUSTUS 2014 Vol 21, No 1 (2013): JANUARI - APRIL 2013 Vol 20, No 3 (2012): SEPTEMBER - DESEMBER 2012 Vol 20, No 3 (2012): SEPTEMBER - DESEMBER 2012 Vol 20, No 2 (2012): MEI - AGUSTUS 2012 Vol 20, No 2 (2012): MEI - AGUSTUS 2012 Vol 20, No 1 (2012): JANUARI - APRIL 2012 Vol 20, No 1 (2012): JANUARI - APRIL 2012 Vol 18, No 2 (2010): MEI - AGUSTUS 2010 Vol 18, No 2 (2010): MEI - AGUSTUS 2010 Vol 18, No 1 (2010): JANUARI - APRIL 2010 Vol 18, No 1 (2010): JANUARI - APRIL 2010 Vol 17, No 3 (2009): SEPTEMBER - DESEMBER 2009 Vol 17, No 3 (2009): SEPTEMBER - DESEMBER 2009 Vol 17, No 2 (2009): MEI - AGUSTUS 2009 Vol 17, No 2 (2009): MEI - AGUSTUS 2009 Vol 17, No 1 (2009): JANUARI - APRIL 2009 Vol 17, No 1 (2009): JANUARI - APRIL 2009 Vol 16, No 3 (2008): SEPTEMBER - DESEMBER 2008 Vol 16, No 3 (2008): SEPTEMBER - DESEMBER 2008 Vol 16, No 2 (2008): MEI - AGUSTUS 2008 Vol 16, No 2 (2008): MEI - AGUSTUS 2008 Vol 16, No 1 (2008): JANUARI - APRIL 2008 Vol 16, No 1 (2008): JANUARI - APRIL 2008 Vol 15, No 3 (2007): SEPTEMBER-DESEMBER 2007 Vol 15, No 1 (2007): JANUARI - APRIL 2007 Vol 13, No 1 (2005): JANUARI - APRIL 2005 Vol 10, No 1 (2002): JANUARI - APRIL 2002 More Issue