cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
ISSN : 24769886     EISSN : 24770302     DOI : -
Core Subject : Education,
EDUCATIO Journal ISSN: Print 2476-9886 –Online 2477-0302 is the Counseling Journal is a peer-reviewed, counseling journal published by Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy. The aim of this journal is to publish articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of education. Its scope counseling in education, sections include research, assessment, supervision in counseling, sexual abuse, violence addition counseling, multi-cultural counseling, crisis intervention, trauma counseling, ITC in counseling, counseling career, spiritual counseling, marriage and family counseling, counseling and psychotherapy. EDUCATIO published biannualy (April and October).
Arjuna Subject : -
Articles 728 Documents
Pengaruh model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss Explain, Create) terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada mata pelajaran matematika di madrasah ibtidaiyah negeri Ramadani, Siti; Siregar, Lailatun Nur Kamalia
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424620

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran RADEC terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Riset ini ialah pendekatan kuantitatif dengan tipe riset yang diterapkan ialah kuasi eksperimen. Desain eksperimen ini adalah versi yang dikembangkan dari True Eksperimental Desain menggunakan soal tes awal dan tes akhir. Populasi dalam studi ini adalah semua siswa kelas IV MIN 4 Kota Medan sebanyak 4 kelas. Sampel yang diambil dalam riset ini adalah kelas IV-C dan IV-D. Kelas IV-C adalah kelas eksperimen dan kelas IV-D adalah kelas kontrol. Penentuan sampel dengan teknik random sampling. Hasil riset menunjukkan adanya dampak penggunaan model pembelajaran RADEC terhadap berpikir kreatif peserta didik pada mata pelajaran matematika. Ini terbukti sehingga dari hasil penelitian uji hipotesis (uji-t) hasil signifikan diperoleh 0,174 < 0,05. Hasil perhitungan uji-t sebesar 6,327 dapat dilihat dari nilai  ≥  yaitu 6,327 > 2,0075.
Peran guru pendidikan pancasila dan kewarganegaraan (PPKn) sebagai evaluator terhadap disiplin belajar siswa sekolah menengah pertama Aulia, Cyndy; Saleh, Syarbaini
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424638

Abstract

Pada penelitian ini membahas tentang evaluator dari guru PPKn untuk kedisiplinan belajar siswa pada sekolah menengah pertama yaitu SMP Negeri 3 Laut Tador yang berlokasi di Desa Impres Kabupaten Batu Bara. Yang dimana SMP tersebut sedikit kurang menerapkan bentuk kedisiplinan mereka. Seperti sering datang terlambat, keluar-keluar dari lokasi sekolah pada saat jam pelajaran, sering izin pulang kerumah dikarenakan jarak rumah dekat dari sekolah dengan alasan mengambil keperluan mereka yang tertinggal, serta atribut seragam yang dilihat kurang sesuai dengtan peraturan sekolahnya. Oleh karena itu Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai evaluator dalam meningkatkan disiplin belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 3 Laut Tador, Desa Impres, Kabupaten Batu Bara. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn memiliki peran penting dalam mengevaluasi dan meningkatkan disiplin belajar siswa melalui berbagai strategi, seperti memberikan umpan balik yang konstruktif, menerapkan aturan kelas dengan konsisten, dan membangun komunikasi yang efektif dengan siswa. Peran evaluatif guru PPKn terbukti mampu memotivasi siswa untuk lebih disiplin dalam belajar, sehingga berkontribusi pada peningkatan prestasi akademik mereka. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya peran guru sebagai evaluator dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung pengembangan disiplin belajar siswa.
Innovative gamification strategies to improve student learning outcomes in vocational high schools Faza, Muhammad Iqbal; Iskandar, Ranu; Naryanto, Rizqi Fitri
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424639

Abstract

The purpose of this research is to develop gamification-based learning media operated through the Android platform and test its effectiveness on student learning outcomes. The research method used is the ADDIE model, which involves five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. This means that researchers conduct analysis, researchers make designs for learning media so that students are not bored while learning, researchers develop media that are more interesting than previous research, researchers implement by making learning media, and evaluate to develop further research. Validation of this gamification learning media was carried out by linguists, material experts, and media experts. The trial was conducted on students of class XI TKR 1 and 2 at Mataram Semarang Vocational High School, with a total of 61 students. The data analysis of this research was conducted using a t-test. The results of this study showed that: (1) The validation results from linguists amounted to 95%, material experts amounted to 90.5%, and media experts amounted to 87.2%, meaning that the gamification learning media developed proved to be very feasible to use in learning so that students are not saturated and bored. (2) The average pre-test score was 65.44, and after learning using the gamification application, the average score was 79.56, with an increase of 14.12, and the t-test results showed a p-value of 0.00 <0.05, which means that gamification learning media has a significant impact on improving learning outcomes and increasing student interest in learning. (3) The use of gamification learning media as learning media is very good for students, as it allows students to be more independent in learning and not only rely on explanations from teachers.
Instilling democratic values in social science learning in junior high school Wati, Mila; Saleh, Syarbaini
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424655

Abstract

The importance of instilling democratic values in education cannot be ignored given the increasingly complex global challenges, such as political polarization, social conflicts, and injustice. Through social studies learning, students are not only taught about democratic theories, but also given the opportunity to practice participating in the democratic process, such as through election simulations or group discussions on social issues. Thus, the purpose of this study is to explore how democratic values can be integrated in social studies learning in grade VIII, as well as to evaluate the effectiveness of the approaches applied in the context of democracy education. The method used in this study is to use a descriptive qualitative research approach with informants from social science teachers, grade VIII students, principals, deputy principals and one of the homeroom teachers of grade VIII. The results of this study suggest that 1) Implementation of Group Discussion: in this case the teacher emphasizes the importance of group work to foster a sense of responsibility among students; 2) Educators use a variety of strategies to instill democratic values, including facilitating discussions that encourage students to express their opinions freely; 3) This involvement is related to their ability to practice democratic values, such as tolerance and respect for different viewpoints; 4) a supportive school environment, including the involvement of teachers and school leaders, plays an important role in the successful implementation of democratic values in the curriculum; 5) The effectiveness of the teaching used in integrating democratic values into the learning process; 6) Supporting and inhibiting factors: a) supporters, namely educators, students, facilities or infrastructure, and school culture; b) Obstacles are limited time and lack of motivation for students' learning.
The role of islamic business ethics in shaping the influence of punishment on discipline, performance, and motivation of lecturers and staff in higher education Saleh, Muhammad; Artiyanto, Artiyanto; Mukmin, Agus; Hidayatullah, A.; Syarifudin, Amir
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424676

Abstract

This study aims to examine the effect of punishment on the discipline, performance, and motivation of lecturers and staff at Universitas Islam Nusantara Al-Azhaar within the framework of Islamic Business Ethics. This research employs a quantitative approach to investigate a specific population of 185 lecturers and staff, who also serve as the research sample. Data were collected using a questionnaire, and the analysis was conducted using Partial Least Squares (PLS), focusing on two main stages: evaluating the Outer Model (measurement model) and the Inner Model (structural model). An associative approach was used to identify the relationships between variables. The study's findings reveal a significant positive effect of punishment on discipline, performance, and motivation. The research indicates that when punishment is applied fairly and in line with the principles of Islamic Business Ethics, it can enhance discipline and foster higher performance and motivation among individuals. However, the study also highlights that the success of punishment as a tool depends on its implementation, emphasizing the need for adherence to ethical and just guidelines. The results provide insights into the critical role of ethical considerations in applying punishment to foster a productive and disciplined organizational environment. The policies of punishment, discipline, performance, and motivation at Universitas Islam Nusantara Al-Azhaar are carefully designed to be truly aligned with Islamic Business Ethics. The study also shows that the contribution of the punishment variable to discipline is 0.606, to performance is 0.719, and to motivation is 0.794, with the remaining 45.8% explained by other variables outside of this study.
Meningkatkan keterampilan mahasiswa pendidikan sejarah melalui scholarship of teaching and learning (SoTL) Firza, Firza; Karima, Elfa Michellia
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202425610

Abstract

Scholarship of Teaching and Learning (SoTL) adalah pendekatan berbasis penelitian yang bertujuan meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran melalui refleksi kritis dan evaluasi sistematis. Dalam pendidikan sejarah, SoTL dapat diterapkan untuk meningkatkan keterampilan berpikir historis, analisis sumber, dan kemampuan penelitian mahasiswa. Penelitian ini menggambarkan praktek pengajaran dan pembelajaran dalam pendidikan sejarah bagi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak strategi pengajaran dan pembelajaran khusus terhadap keterlibatan mahasiswa calaon guru sejarah dalam pembelajaran sejarah, keterampilan berpikir kritis, dan praktek pengajaran. Metode penelitian ini ialah menggunakan metode eksperimen di mana membandingkan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil penelitiannya ialah terjadi peningkatan rata-rata sekitar 53,4% pada kelas eksperimen yang menerapkan praktek langsung dalam pembelajaran sejarahnya. Pembelajaran dengan melibatkan langsung mahasiswa dapat memfasilitasi kemampuan mahasiswa untuk menganalisis sumber-sumber primer dan sekunder, menyusun argumen sejarah, dan mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang konten sejarah terutama dalam implementasi pengajaran sejarah.
Implementasi teknik penguatan positif dalam bimbingan agama bagi anak tunagrahita Surya Pratama, Edi; Lahmuddin Lubis
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202526232

Abstract

Pendidikan agama bagi anak tunagrahita menghadapi tantangan unik karena keterbatasan intelektual mereka menyebabkan kesulitan memahami konsep-konsep keagamaan yang abstrak. Dalam konteks ini, penerapan teknik penguatan positif menjadi strategi penting untuk menumbuhkan motivasi dan perilaku religius yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memaknai implementasi teknik penguatan positif dalam bimbingan agama bagi anak tunagrahita di SLB ABC Melati, Deli Serdang, Sumatera Utara. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap guru Pendidikan Agama Islam, kepala sekolah, serta wali kelas yang dipilih secara purposif. Analisis data dilakukan dengan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik penguatan positif diterapkan melalui bentuk verbal (pujian dan ungkapan apresiatif) serta nonverbal (hadiah simbolik, sentuhan sosial, dan aktivitas menyenangkan) yang mampu meningkatkan motivasi spiritual, keterlibatan dalam kegiatan ibadah, dan rasa percaya diri siswa. Selain itu, guru berperan sebagai fasilitator emosional yang menyesuaikan pendekatan berdasarkan tingkat kemampuan kognitif dan kondisi afektif anak. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan positif, ketika dipadukan dengan nilai-nilai kasih sayang dan penghargaan dalam ajaran Islam, tidak hanya memperkuat perilaku keagamaan anak tunagrahita tetapi juga membangun kemandirian spiritual dan harga diri mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap penerapan teori penguatan Skinner dalam konteks bimbingan agama Islam dan menjadi rujukan praktis bagi pendidik di sekolah luar biasa.
Needs analysis of an integrated assessment instrument of chemical literacy and critical thinking among senior high school students and chemistry teachers Dwi Ayuni, Amara; Yuliani, Galuh; Nahadi
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202526177

Abstract

Assessment had a significant influence on students’ learning processes. Assessment needed to continuously align with instruction and existing learning objectives. The goal of science education was to help students develop thinking skills to solve problems in everyday life. This study aimed to analyse the need for an integrated assessment of chemical literacy and critical thinking based on a literature review and empirical data. This study employed a qualitative descriptive method, grounded in a systematic literature review and an empirical field study involving chemistry teachers and high school students studying chemistry subject. The results indicated that the development of integrated assessment test could address the demands of 21st century education, teachers generally recognised the importance of chemical literacy and critical thinking in learning, but still had limitations in utilising appropriate assessment test, and many students still struggled to relate chemistry to everyday life, so their critical thinking skills to address chemical problems in real contexts were not practised through existing test items. These findings highlighted the need to develop an integrated assessment of chemical literacy and critical thinking that not only measured students’ understanding of chemistry concepts but also developed analytical skills to analyse and apply chemical knowledge in real-life situations.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 11, No 1 (2025): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10, No 2 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10, No 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 9, No 2 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 9, No 1 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 8, No 2 (2022): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 8, No 1 (2022): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 7, No 2 (2021): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 7, No 1 (2021): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 6, No 2 (2020): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 6, No 1 (2020): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 5, No 2 (2019): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 5, No 1 (2019): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 4, No 2 (2018): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2018): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 3, No 2 (2017): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 3, No 1 (2017): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2, No 2 (2016): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2, No 2 (2016): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2, No 1 (2016): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 1, No 1 (2015): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia More Issue