cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
E-JUPEKhu
ISSN : 11116789     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPPEKhu: Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus is a peer-reviewed, publishes research manuscripts in the field of special education. The Focus and scope of the journals are to: 1) Early Intervention of Children with Special Needs 2) Identification and Assessment of Children with Special Needs 3) Modification of the Curriculum for Children with Special Needs in Inclusive Education Schools 4) Compensatory Education Services 5) Creative Learning 6) Assistive Technology for Children with Special Needs 7)Physical Adaptive for Children with Special Needs
Arjuna Subject : -
Articles 1,086 Documents
Implementasi Program Transisi Pasca Sekolah bagi Peserta Didik Tunarungu di SLB Perwari Padang Andriani, Gaffenia; Kusumastuti, Grahita
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130429

Abstract

In the last five years, there have been four deaf students who graduated from SLB Perwari Padang. Three of them worked, one was unemployed and no students continued to higher education. The deaf students were previously equipped with vocational skills as a post-school transition program. This study discusses the planning, implementation and evaluation of transition programs for deaf students. This study uses descriptive research with interviews and documentation as data collection techniques. The results of the study show that the implementation of the post-school transition program starting from planning, implementation and evaluation for deaf students has been going well.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Membuka Snack Anak Tuna Grahita Melalui Model Pembelajaran Direct Instruction Ilmiyah, Fahimatul
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i1.127837

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya anak tunagrahita berat (care-able) di SDN Rejomulyo yang mengalami kesulitan dalam membuka jajanan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membuka jajanan pada anak tunagrahita. Dalam penelitian ini menggunakan subjek tunggal sehingga menggunakan bentuk penelitian Single Subject Research atau biasa disebut penelitian subjek tunggal. Peneliti menggunakan analisis visual grafis untuk mengolah data hasil observasi lapangan yang telah diperoleh. Model pembelajaran ini menerapkan metode praktek dan latihan, yaitu suatu teknik untuk memudahkan siswa dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi melalui praktek langsung yang ditunjukkan oleh peneliti kemudian subjek diminta untuk berlatih sesuai arahan yang diberikan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, intensitas terapi yang diberikan berpengaruh signifikan terhadap tingkat keberhasilan kemampuan subjek R dalam membuka jajanan. Setiap minggunya subjek R mendapatkan intensitas terapi yang berbeda-beda. Singkatnya terapi model pembelajaran yang diberikan mampu memberikan perubahan kemandirian subjek untuk mencoba membuka jajanan secara mandiri.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Melalui Penggunaan Media Pop-Up Book pada Anak Disabilitas Intelektual Ringan Azzahra, Auliya; Ardisal, Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130225

Abstract

Penelitian dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada siswa kelas III Disabilitas Intelektual di SLB Negeri Autis Sumatera Utara. Menghadapi tantangan rendahnya hasil belajar matematika karena dominasi metode ceramah yang kurang membangkitkan minat siswa, peneliti menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan media Pop-Up Book. Melalui dua siklus dengan empat tahapan masing-masing, penelitian ini melibatkan dua siswa, AH dan SH, yang awalnya memiliki kemampuan rendah dalam mengenal lambang bilangan 1-10. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dari siklus ke siklus: dari awalnya 35% menjadi 88% untuk AH dan dari 30% menjadi 82% untuk SH. Kesimpulannya, pendekatan ini berhasil meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenal lambang bilangan secara substansial, dengan peningkatan sebesar 53% untuk AH dan 52% untuk SH, menunjukkan efektivitas media Pop-Up Book dalam membangkitkan minat dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika
Efektivitas Penggunaan Video Animasi untuk Meningkatkan Bahasa Ekspresif Anak Gangguan Spektrum Autisme Salsabila, Aliyah; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130469

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan kemampuan anak GSA dalam berbahasa ekspresif. Anak GSA tidak paham dengan Bahasa ekspresif (jatuh, jijik, perut, sendal, kerja, lelah, motor, pedas, permisi, dan ulat). Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatan kemampuan mengucapkan Bahasa ekspresif bagi siswa autism di SLB Insan Mulia Payakumbuh dengan menggunakan media video animasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu Single Subject Research (SSR) dan desain A1-B, serta data di analisis menggunakan visual grafik dengan cara memasukkan data dalam grafik yang kemudian dianalisis berdasarkan kondisi A1-B. subjek penelitian adalah seorang siswa GSA ringan di kelas IV SLB Insan Mulia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video animasi memberikan peningkatan terhadap kemampuan mengucapkan Bahasa ekspresif siswa dilihat dari fase baseline (A1) yang dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan, fase yang kedua intervensi (B) sebanyak sebanyak 14 kali pertemuan. Pada fase baseline (A1) menunjukkan hasil yang stabil yaitu 0% untuk 3 kali pertemuan. Fase yang kedua intervensi dihentikan pada pertemuan ke 17 karena kemampuan siswa sudah stabil dan menunjukkan penigkatan yaitu berkisar dari 10% hingga 90%. Berdasarkan perolehan data yang didapatkan disimpulkan bahwa kemampuan mengucapkan Bahasa ekspresif siswa GSA rigan meningkat setelah menggunakan video animasi dalam pembelajaran.
Pengembangan Alat Pengingat Waktu Sholat Dengan Metode Getaran Dan Cahaya Untuk Meningkatkan Ketaatan Sholat Bagi Anak Tunarungu Miniarti, Kasmi Nurmaili; Mahdi, Arisul; Utami, Iga Setia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i1.127365

Abstract

Tunarungu dapat diartikan sebagai suatu keadaan kehilangan pendengaran yang mengakibatkan seseorang tidak dapat menangkap berbagai rangsangan, terutama melalui indera pendengarannya. Anak tunarungu memiliki kelainan dalam segi fisik yang biasanya akan menyebabkan suatu kelainan dalam penyesuaian diri terhadap lingkungan sosialnya. Dengan demikian akan menimbulkan dampak dan masalah kepada anak tunarungu. Pendengaran ini sangat berpengaruh terhadap aktivitas anak tunarungu dalam kehidupan sehari-hari misalnya dalam mengetahui waktu sholat masuk. Anak tentu tidak bisa mendengar suara adzan berkumandang. Penulisan ini bertujuan untuk membantu anak tunarungu dalam mengingatkan waktu sholat masuk sehingga memudahkan anak mengetahui tanda bahwa waktu sholat sudah masuk. Alat ini telah digunakan dengan baik oleh tunarungu dan sangat membantu anak mengingatkan waktu sholat lima waktu bagi anak tunarungu
Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Ekspresif pada Siswa Down Syndrome melalui Aplikasi Augmentative and Alternative Comunication Berbagai Kata Ariifah, Anis Umi; Marlina, Marlina
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.129964

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa down syndrome di SLB Negeri Sungai Bahar mengalami kesulitan dalam komunikasi ekspresif. Siiswa tidiak memiahami makina/artii dairi kaita-kata yaing iia ucaipkan dan siswia jugia belium maimpu mengidentifikasikan benida-benda dilingkungan sekitar. Untuk meningkatkan kemampuan komunikasi ekspresif padia siswa down syndrome peneliti menggunakan aplikasi AAC BerKata. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi ekpresif pada siswa down syndrome dengan menggunakan aplikasi AAC BerKata. Penelitian ini terbagi kedalam 2 siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan yang meliputi empat tahapan utama: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan pada siswa down syndrome kelas 1 di SLB Negeri Sungai Bahar sebanyak 2 orang siswa dengan inisial NH dan AL. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan komunikasi ekspresif pada siswa down syndrome menngunakan aplikasi AAC BerKata. Pada kondisi awal NH 0,11% dan AL 0,17%. Pada siklus 1 terjadi peningkatan NH 50% dan AL 44,44%, dan pada siklus ke II NH memeperoleh 100% dan AL 94%.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua terhadap Motivasi Belajar Anak Disabilitas Intelektual di SLB Perwari Bakti, Indra; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Iswari, Mega; Budi, Setia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130352

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan pola asuh orangtua terhadap motivasi belajar anak disabilitas intelektual di SLB Perwari. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan model korelasional. Populasi dalampenelitian ini adalah anak disabilitas intelektual dan sampel dalam penelitian ini adalah guru dan orang tua yang memiliki anak disabilitas intelektual di SLB Perwari Padang. Instrument tes dalam penelitian ini adalah angket pola asuh orang tua dan angket motivasi belajar. Teknik analisis menggunakan product moment. Hasil penelitian adalah terdapat hubungan yang berarti antara pola asuh orang tua terhadap motivasi belajar penyandang diselektual di SLB Perwari KotaPadang, dengan hasil r-hitung (0,896) > r-tabel (0,497). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua sangat dibutuhkan oleh anak disabilitas intelektual dalam motivasi belajar.
Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Bagi Anak Down Syndrome Kelas IV SDLB di SLB N 1 Sungai Pagu Putri, Riska Alwasih; Sopandi, Asep Ahmad
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu1257690.64

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peran orang tua terhadap pendidikan anak down syndrome yang dilakukan sesuai dengan kedudukannya dengan berperan aktif dan andil sebagai orang tua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran orang tua terhadap pendidikan bagi anak down syndrome sebagai pendidik, pendorong, fasilitator, pembimbing, perantara (mediator), panutan (role model), mitra dan supervisor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian studi kasus kualitatif. Dan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Subyek penelitian adalah orang tua JI dan HY sebagai informan utama, serta guru kelas dan kepala sekolah sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan peran orang tua dalam pendidikan anak down syndrome sebagai pendidik, pendorong, fasilitator, pembimbing, perantara (mediator), panutan (role model), mitra dan supervisor sangat berperan aktif dan ikut andil sehingga berdampak pada progresif aspek kematangan sosial-emosional anak, progresif pada pendidikan anak dan kesejahteraan untuk anak down syndrome.Kata kunci:Peran Orang Tua, Pendidikan, Down Syndrome
Meningkatkan Kemampuan Membuat Tanda Tangan Melalui Latihan Menulis Permulaan Bagi Anak Low Vision Sustari, Sustari; Ardisal, Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.129347

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan di SLB Negeri 1 Payakumbuh ditemui siswi low vision kelas IX tidak dapat membuat tanda tangan karena belum mengetahui bentuk huruf awas, membuat garis, dan menulis nama dengan huruf awas. Untuk meningkatkan kemampuan membuat tanda tangan, anak diberikan latihan menulis permulaan huruf awas sesuai dengan pencapaian kurikulum merdeka. Siswa low vision kelas IX adalah subjek penelitian. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan eksperimen kuantitatif subjek tunggal (SSR) menggunakan desain ABA. Data dianalisis melalui grafik setelah dikumpulkan melalui pengujian perbuatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan menulis permulaan huruf awas dapat meningkatkan kemampuan membuat tanda tangan bagi anak low vision dengan perolehan nilai setiap kondisi di (A 1 ) memiliki nilai stabil sebesar 25%, (B) memiliki nilai stabil sebesar 88%, dan (A 2 ) memiliki nilai stabilnya sebesar 94%.
Meningkatkan Keterampilan Memasang Kancing Baju melalui Media Manekin pada Anak Disabilitas Intelektual Ringan Sedang Sari, Septia Nela; Zulmiyetri, Zulmiyetri
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.129912

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah bahwa proses pembelajaran keterampilan memasang kancing baju di SLBN Sri Soedewi MS Jambi belum optimal. Penielitian inii beritujuan unituk meninigkatkan keteriampilan memasang kancing baju dengan menggunakan manekin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yaing terdiiri dairi duia siklius denigan emipat pertemiuan di setiap siklus. Setiap siklus mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, refleksi, dan hasil. Teiknik pengiumpulan daita yaing diguinakan dailam penelitiian ini adaliah obseirvasi, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan dua hal: 1) proses pembelajaran keterampilan memasang kancing baju bagi anak disabilitas intelektual menggunakan media manekin, dan 2) peningkatan kemampuan anak disabilitas intelektual dalam keterampilan memasang kancing baju. Hal ini terlihat dari perbandingan hasil awal ketiga anak, yaitu SMA dengan 40%, AN dengan 50%, dan GDM dengan 43%, yang semuanya berada dalam kategori kurang. Setelah siklus II, skor mereka meningkat menjadi 86% untuk SMA, 93% untuk AN, dan 90% untuk GDM, semuanya dalam kategori sangat baik. Siklus II dilakukan karena hasil kemampuan pada siklus pertama belum mencapai nilai tertinggi, dengan hasil 70% untuk SMA, 80% untuk AN, dan 76% untuk GDM.  Maka dapat disimpulkan bahwa media manekin efektif dalam meningkatkan keterampilan memasang kancing baju pada anak disabilitas intelektual.

Page 96 of 109 | Total Record : 1086