cover
Contact Name
Nofita
Contact Email
nofita@malahayati.ac.id
Phone
+6282186751140
Journal Mail Official
jfm@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No. 27 Kemiling, Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 25991868     EISSN : 2599185X     DOI : https://doi.org/10.33024/.v4i2
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Farmasi Malahayati (JFM) merupakan jurnal yang berisi tentang hasil penelitian maupun review dibidang farmasi yang meliputi bidang farmasetika, kimia farmasi, biologi farmasi dan farmasi klinis komunitas
Articles 200 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI FASILITAS KESEHATAN (FASKES) TERHADAP KUALITAS PERAIRAN UMUM : STUDI POTENSI CEMARAN ANTIBIOTIK Saddam Husein; Vania Amanda Samor; Yovita Endah Lestari; Rachmi Nurkhalika
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i2.10400

Abstract

Penggunaan antibiotik di fasilitas kesehatan (FASKES) memiliki dampak signifikan terhadap kualitas perairan umum. Penelitian ini menyoroti bahwa pembuangan sisa-sisa antibiotik melalui limbah cair FASKES dapat menyebabkan kontaminasi antibiotik di lingkungan dan akhirnya mencemari perairan. Kontaminasi tersebut memiliki efek negatif pada ekosistem perairan dan kesehatan manusia. Pengelolaan limbah antibiotik yang tepat di FASKES sangat penting untuk mengurangi risiko kontaminasi antibiotik. Peraturan kebijakan dan panduan yang mengatur penggunaan antibiotik serta pengelolaan limbah di FASKES, bersama dengan peningkatan kesadaran dan edukasi di kalangan staf medis tentang penggunaan antibiotik yang bijaksana, sangat penting. Infrastruktur pengelolaan limbah yang memadai perlu dikembangkan untuk mengoptimalkan pengolahan limbah medis. Monitoring lingkungan secara rutin harus dilakukan untuk menilai tingkat kontaminasi antibiotik dan menerapkan langkah mitigasi yang diperlukan. Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan penggunaan antibiotik di FASKES dapat memiliki dampak minimal terhadap kualitas perairan umum, menjaga kesehatan manusia, dan keberlanjutan lingkungan.
Evaluasi Penggunaan Obat Kolesterol Pada Pasien Hiperlipidemia di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Mutiara Bunda Arnis Paulina; Martianus Perangin Angin; Rizky Hidayaturahmah
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i1.8199

Abstract

Kolesterol menjadi salah satu penyebab penyakit kardiovaskular yang tergolong penyakit mematikan yang dipengaruhi oleh banyak faktor salah satunya disebabkan oleh hiperlipidemia. Hiperlipidemia ditandai dengan naiknya kadar kolesterol total, LDL, trigliserida dan penurunan HDL.Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan obat kolesterol pada pasien hiperlipidemia di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Mutiara Bunda. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif menggunakan metode purposive sampling, data diperoleh dari rekam medik pasien hiperlipidemia yang menggunakan obat antikolesterol rawat jalan di Rumah Sakit Mutiara Bunda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 103 pasien hiperlipidemia yang menggunakan obat antikolesterol rawat jalan yang diperoleh golongan obat yang paling banyak diresepkan adalah golongan obat statin yaitu simvastatin sebesar (75,73%). Rasionalitas penggunaan obat antikolesterol pada pasien hiperlipidemia berdasarkan tepat diagnosa (100%), tepat pasien (100%), tepat indikasi penyakit (100%), tepat pemilihan obat (100%), tepat dosis (97,09%), tepat cara pemberian (100%), tepat interval waktu pemberian (96,11%). Penggunaan obat antikolesterol pada pasien hiperlipidemia di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Mutiara Bunda sebagian besar sudah rasionalitas.
Potensi Interaksi Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Rantau Tijang Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus Dananta Tri Hani Umpuan; Annisa Primadiamanti; Martianus Perangin Angin
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i2.8167

Abstract

Berdasarkan data World Health Organization (WHO), penyakit hipertensi ini menyerang 22% penduduk dunia dan diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 miliar orang terkena hipertensi, dan setiap tahun 9,4 juta orang meninggal karena hipertensi dan penyakit hipertensi. komplikasinya (Riskesdas, 2018). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi risiko interaksi obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Rantau Tijang Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimen dengan desain penelitian deskriptif. Pengambilan data secara retrospektif yaitu dari data rekam medis dan resep pasien hipertensi dengan penyakit penyerta periode Juli-Desember 2021 di Puskesmas Rantau Tijang Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus. Kemudian dianalisis menggunakan referensi dari drug.com. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik penderita hipertensi berdasarkan umur diperoleh hasil tertinggi pada umur 56-65 tahun sebanyak 30 penderita (38%). Karakteristik penderita hipertensi berdasarkan jenis kelamin, sebagian besar penderita wanita yaitu 50 penderita (62%). Karakteristik penderita hipertensi berdasarkan tekanan darah paling banyak ditemukan pada hipertensi stadium 1 sebanyak 40 penderita (50%). Diagnosis hipertensi dengan penyakit penyerta dengan jenis penyakit terbanyak terjadi pada dispepsia sebanyak 15 pasien (19%). Berdasarkan profil penggunaan obat antihipertensi dari 80 kasus, obat tunggal yang paling banyak digunakan adalah calcium channel blocker (amlodipine) sebanyak 62 kasus, sedangkan obat kombinasi yang paling banyak digunakan adalah calcium channel blocker (amlodipine) dengan angiotensin converting enzyme inhibitor. (kaptopril). 5 kasus. Berdasarkan tingkat keparahannya, kasus terbanyak adalah sedang sebanyak 41 kasus (80%), keparahan ringan 5 kasus (10%), keparahan berat 5 kasus (10%). Berdasarkan mekanisme farmakodinamik sebanyak 41 kasus (80%), dan mekanisme farmakokinetik sebanyak 10 kasus (20%). Dapat disimpulkan bahwa dari 80 kasus interaksi obat, 43 kasus (54%).
LEVEL OF PATIENT SATISFACTION WITH REFERRAL PROGRAM (PRB) ON THE QUALITY OF PRESCRIPTION SERVICES FROM TWO BRANCHES OF KIMIA FARMA PHARMACY IN BENGKULU CITY Dewi Winni Fauziah; Dinna Fransiska Putri; Aina Fatkhil Haque; Elly Mulyani
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i2.10693

Abstract

The quality of health services is a factor that must be considered by a health service facility, especially after the implementation of the health insurance program. The quality of service can be judged by the level of patient satisfaction with the by diameters of reliability, responsiveness, ability and empathy. The results of the satisfaction assessment can be one of the evaluation materials in an effort to improve service quality. The research was conducted at Apotek Kimia Farma 72 and Apotek Kimia Farma 220 Bengkulu City. This type of research is a descriptive observational study with a quantitative approach. How to take samples  with the non-probability sampling method with accidental sampling techniques. The sample in this study were 95 respondents. This study was analyzed descriptively based on the Likert scale, by measuring the question indicators of reliability, responsiveness, assurance and empathy. The results showed the percentage of PRB patient satisfaction level with prescription servers at Apotek Kimia Farma 72 was 82.54% in the reliability dimension with the classification was very satisfied, the responsiveness dimension was 82.72% with the classification of very satisfied, the ability dimension was 83.36% with the classification very satisfied and the empathy dimension was 83.27% with a very satisfied classification. Whereas for Apotek Kimia Farma 220, a percentage of 82.75% was obtained on the reliability dimension with the classification very satisfied, the responsiveness dimension was 83.5% with the classification very satisfied, the ability dimension was 82.13% with the classification very satisfied and the empathy dimension was 84.38% with a very satisfied classification. These results show that the percentage of satisfaction at Apotek Kimia Farma 220 is higher than Apotek Kimia Farma 72.Keywords: Pharmacy, Patients Satisfaction Level, Prescription Services, Kimia Farma, Pharmaceutical services
PENGUKURAN TINGKAT PENGETAHUAN SWAMEDIKASI TERHADAP PENYAKIT GASTRITIS PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN GEDONG AIR BANDAR LAMPUNG Fegy Seftia; Ardiyansyah Ardiyansyah; Rizky Hidayaturahmah
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i1.8133

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang. Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2011 menyajikan data, terdapat persentase penduduk yang mengalami keluhan kesehatan sebanyak 29,31% dan persentase penduduk yang mengobati sendiri 66,82%. Masyarakat dengan keluhan sakit gastritis yang melakukan swamedikasi sebesar 50%. Data BPS 2015 Gastritis masuk urutan ke 2 dari 10 daftar penyakit terbanyak di Lampung dengan jumlah kasus 163,318 (Dinkes Prov. Lampung, 2015). Gastritis adalah penyakit radang lambung yang mengganggu pencernaan karena adanya rasa tidak nyaman yang berasal dari daerah abdomen bagian atas, terjadi akibat peradangan pada lapisan permukaan mukosa lambung. Faktor dari dalam diri seperti stress, emosional, sedangkan faktor dari luar contohnya konsumsi makanan pedas dan konsumsi obat seperti obat pereda nyeri (Suryono, 2016). Tujuan penelitian dilakukan adalah agar dapat mengukur tingkat pengetahuan swamedikasi terhadap penyakit gastritis pada masyarakat di Kelurahan Gedong Air RT 004 Bandar Lampung. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Sampel penelitian ini berjumlah 50orang dan teknik pengambilan sampel yang digunakaan adalah purposive sampling. Kemudian data diinput menggunakan SPP dengan Metode Uji Analisis Univariat Skala Guttman. Hasil. Tingkat pengetahuan masyarakat Kelurahan Gedong Air RT 004 tentang gastritis tergolong baik (80%) , Kesimpulan. tingkat pengetahuan masyarakat Kelurahan Gedong Air RT 004 tentang gastritis berada pada ketegori baik.
UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) TERHADAP INHIBISI ENZIM α- GLUKOSIDASE Febi Dian Nadera; Tutik Tutik; Gusti Ayu Rai Saputri
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i2.8387

Abstract

Kulit bagian luar bawang merah yang mengering mengandung serat dan senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai penghambat aktivitas antidiabetes terhadap inhibisi enzim α-glukosidase. Tujuan penelitian ini untuk menurunkan hiperglikemia terhadap enzim α-glukosidase dan mengetahui berapakah lC50 dari aktivitas antidiabetes ekstrak kulit bawang merah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode ekstraksi refluks dengan menggunakan pelarut metanol dan pengujian terhadap enzim α-glukosidase dengan metode spektrofotometri. Hasil ekstraksi di peroleh rendemen sebesar 12% . Hasil skriningfitokimia di peroleh senyawa metabolit sekunder flavonoid, alkaloid, tanin, saponin mendapatkan hasil positif, sedangkan senyawa triterpenoid terdapat hasil yang negativ. Hasil uji antidiabetes ekstrak metanol kulit bawang merah terhadap enzim α- glukosidase diperoleh nilai lC50 13,43 ppm dengan kategori aktivitas antidiabetes sedang, dibandingkan dengan kontrol positif akarbose dengan nilai lC50 1,04 ppm yang termasuk kategori kuat.Kata Kunci : Antidiabetes, Kulit Bawang Merah, Refluks.
Evaluasi Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan Di Puskesmas Rawajitu Ferry Pratama; Niken Feladita; Annisa Primadiamanti
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i1.8860

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kejadian dimana terjadinya peningkatan tekanan darah yang melebihi batas normal yaitu tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Penggunaan obat antihipertensi yang rasional pada penderita hipertensi adalah salah satu hal penting tercapainya kualitas kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi rasionalitas penggunaan obat anti hipertensi pada pasien hipertensi rawat jalan di Puskesmas Rawajitu pada periode Juli – Desember 2021. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan secara deskriptif. Pengambilan data secara retrospektif berupa rekam medis pasien di Puskesmas Rawajitu pada periode bulan Juli – Desember 2021 dan sampel diperoleh 78 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan obat terapi tunggal yaitu Captopril dengan golongan obat ACEI sebesar 19,2% dan terapi kombinasi yaitu Amlodipin dengan Captopril dengan golongan obat CCB dan ACEI sebesar 33,3%. Rasionalitas penggunaan obat hipertensi berdasarkan tepat indikasi sebesar 100%, tepat pasien (100%), tepat obat (97,4%) dan tepat dosis (86,3%). Rasionalitas peresepan obat hipertensi sebanyak 60 responden (83,7%). Penggunaan obat antihipertensi di Puskesmas Rawajitu sudah rasional.
PENGARUH PEMBERIAN INFUSA DAUN KELOR TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DALAM DARAH PADA MANUSIA YANG DIINDUKSI DENGAN LARUTAN DEXTROSE 40% Diana Ibrahim; Ade Maria Ulfa; Martianus Perangin Angin
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i2.7285

Abstract

Daun kelor mengadung antioksidan seperti flavonoid, vitamin A, vitamin E, vitamin C dan juga mengandung selenium yang membantu menurunkan kadar glukosa darah. Kandungan senyawa flavonoid dalam bentuk terpenoid dalam daun kelor sangat efektif dan lebih aman dalam penurunan kadar gula darah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui rata-rata kadar gula dalam darah pada manusia sebelum dan sesudah diberikan infusa daun kelor Terhadap Penurunan Kadar Gula Dalam Darah Pada Manusia Yang Diinduksi Dengan Larutan Dextrose 40%. Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian Experiment dengan cara membandingkan antara kelompok kasus dan kelompok kontrol berdasarkan paparannya. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang ada Di Wilayah Kerja Puskesmas Non Rawat Inap Gilang Tunggal Makarta Kecamatan Lambu Kibang Kabupaten Tulang Bawang Barat yang berjumlah 9 orang dan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini  menggunakan purposive sampling. Berdasarkan hasil uji statistic diketahui Sebelum diberikan 100 ml infusa daun kelor, rata-rata gula darah responden adalah 122,67 dan sesudah diberikan menjadi 120,00 dengan nilai selisih 2,667. Sebelum diberikan 200 ml infusa daun kelor, rata-rata gula darah responden adalah 122,00 dan sesudah diberikan menjadi 118,67 dengan nilai selisih 3,33. Sebelum diberikan Larutan Dextrose 40%, rata-rata gula darah responden adalah 120,33 dan sesudah diberikan menjadi 122,00 dengan nilai selisih 1,667. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi kesehatan dan pengetahuan bagi responden tentang Pengaruh Pemberian Infusa Daun Kelor Terhadap Penurunan Kadar Gula Dalam Darah Pada Manusia Yang Diinduksi Dengan Larutan Dextrose 40%. Kata Kunci : Infusa Daun Kelor, Penurunan Kadar Gula Dalam Darah, Dextrose 40%
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KULIT PISANG CAVENDISH (Musa acuminata L.) TERHADAP Propionibacterium acnes Ranti Mailinda Sari; Vida Elsyana; Ade Maria Ulfa
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i1.8632

Abstract

Abstrak: Acne vulgaris (AV) atau bisa disebut sebagai jerawat merupakan gangguan inflamasi kronis dari unit pilosebasea yang mempengaruhi setidaknya 85% remaja dan dewasa. Acne vulgaris (AV) dapat disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes. Kulit pisang cavendish (Musa acuminata L.) dapat digunakan sebagai antibakteri. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan metode perkolasi dengan pelarut Etanol 96%. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan media Nutrient agar (NA) dengan menggunakan metode difusi cakram dengan masing-masing konsentrasi 1%, 3%, 5%. 7%, dan 9%, disc antibiotik klindamisin 10 mcg atau setara dengan 1% klindamisin sebagai kontrol positif, dan akuades sebagai kontrol negatif. Hasil uji fitokimia menunjukan bahwa ekstrak etanol 96% kulit pisang cavendish positif mengandung, flavonoid, tanin, saponin, terpenoid dan steroid. Hasil uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes untuk konsentrasi 1%, 3%, 5%. 7%, dan 9% berturut-turut adalah 10,3 mm, 16,6 mm, 17,6 mm, 18,7 mm, dan 27,7 mm. Konsentrasi hambat minimum (KHM) ekstrak etanol 96% kulit pisang cavendish diperoleh pada konsentrasi 1% yaitu 10,3 mm. Hasil analisis statistik menunjukan adanya perbedaan zona hambat yang signifikan yaitu nilai (P<0,05) antara seluruh kosentrasi. Hal ini menunjukkan ekstrak etanol 96% kulit pisang cavendish dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Hasil uji antibakteri di analisis menggunakan ANOVA. 
REVIEW : IDENTIFIKASI JAMUR PADA KEMIRI, KUNYIT, WORTEL, STOBERI, CABAI Made Munica Ariantini
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i2.10710

Abstract

REVIEW : IDENTIFIKASI JAMUR PADA KEMIRI, KUNYIT, WORTEL, STOBERI, CABAI

Page 11 of 20 | Total Record : 200