cover
Contact Name
Angga Yasir
Contact Email
anggayasir92@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpfm@malahayati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26550679     EISSN : 26552701     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) merupakan kumpulan hasil pengabdian masyarakat dan ulasan (review) yang dilakukan oleh dosen baik secara pribadi maupun bekerja sama dengan mahasiswa atau pihak lainnya di bidang kefarmasian dan kesehatan serta keilmuan lain terkait. Hasil pengabdian yang dipublikasikan dalam jurnal ini berbentuk pengabdian eksperimental maupun non eksperimental. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun (April dan November).
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2026)" : 4 Documents clear
PEMANFAATAN DAUN KELOR (moringa oleifera) SEBAGAI KOMODITI TANAMAN HERBAL BERKHASIAT OBAT DAN BAHAN PANGAN BERNUTRISI Purnama, Robby Candra; Nusantari, Candra Saka; Abelia, Bela; Putriana, Echa; Bahar, Erlangga Aditya; Safitri, Zafira; Putri, Aulia Rahma; Mayura, Dera
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v9i1.24491

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera) telah dikenal secara luas sebagai tanaman herbal yang kaya akan nilai gizi dan beragam khasiat terapeutik, sehingga menjadi salah satu komoditi tanaman berpotensi tinggi dalam bidang pangan fungsional dan obat tradisional. Daun kelor memiliki kandungan nutrisi yang meliputi protein esensial, vitamin, mineral, serta senyawa bioaktif seperti flavonoid dan antioksidan yang berperan penting dalam mendukung kesehatan manusia dan pencegahan penyakit. Studi menunjukkan bahwa daun kelor mampu berkontribusi sebagai sumber nutrisi dan senyawa nutrasetikal yang bermanfaat dalam sistem pangan fungsional serta berbagai aplikasi medis tradisional dan modern seperti aktivitas antioksidan, anti-diabetes mellitus, antimikroba, serta efek hepatoprotektif. Selain itu, daun kelor dapat diolah menjadi produk pangan dan suplemen yang bernutrisi tinggi, berpotensi membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sekaligus memberikan manfaat kesehatan yang signifikan. Dengan potensi gizi dan terapeutik yang luas, pemanfaatan daun kelor sebagai komoditas tanaman herbal perlu dikembangkan secara komprehensif untuk mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat.Kata kunci: daun kelor,tanaman herbal,pangan bernuterisi,komoditi local
IMPLEMENTASI PROGRAM CLEAN–UP HERO UNTUK MENINGKATKAN KEBIASAAN HIDUP BERSIH DAN KECERDASAN DALAM PENGGUNAAN OBAT PADA ANAK Di PANTI ASUHAN HASBI RABBI BANDAR LAMPUNG Angin, Martianus Perangin; Setiawan, Fatma Aris; Suwarno, Fitria Malani; Fani, Dinda Novela; Sari, Indah Mutia; Adelia, Jovita Putri
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v9i1.24780

Abstract

Kurangnya kesadaran akan perilaku hidup bersih serta pemahaman penggunaan obat secara tepat masih menjadi tantangan bagi anak-anak di panti asuhan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta penggunaan obat yang benar sesuai prinsip DAGUSIBU melalui pendekatan edukatif interaktif Clean-Up Hero. Program dilaksanakan di Panti Asuhan Hasbi Rabbi Bandar Lampung dengan melibatkan 25 anak berusia 8–13 tahun. Edukasi diberikan melalui ceramah interaktif, permainan, dan simulasi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman anak. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner pretest dan posttest yang dianalisis dengan uji paired sample t-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata nilai pretest sebesar 62,8 meningkat menjadi 92,4 pada posttest (p = 0,000; p 0,05). Anak-anak menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan diri serta penggunaan obat yang aman dan rasional. Program Clean-Up Hero dan DAGUSIBU Anak terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dasar anak, serta berpotensi diterapkan secara berkelanjutan di sekolah maupun lembaga sosial.
PEMANFAATAN INFUSA DAUN ALPUKAT (Persea americana Mill.) SEBAGAI ALTERNATIF PENGOBATAN HIPERTENSI DI DESA SIDODADI KECAMATAN PEKALONGAN KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Susanti, Dwi; Anggraini, Meylinda; Nurhasanah, Nurhasanah; Wardani, Salsabilla Ardhi
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v9i1.23180

Abstract

Hipertensi masih menjadi salah satu penyebab kematian nomor satu di dunia, dengan 90-95% kasus didominasi oleh hipertensi esensial. Faktor risiko terjadinya hipertensi mencakup faktor risiko yang tidak dapat diubah (genetik, jenis kelamin, dan umur) dan faktor risiko yang dapat diubah (obesitas, kurang olahraga atau aktivitas fisik, merokok, stres, konsumsi alkohol, dan konsumsi garam). Daun alpukat mengandung senyawa flavonoid dan menunjukkan efek paling signifikan dalam menurunkan tekanan darah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan bertujuan untuk memberikan edukasi guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat tentang pemanfaatan infusa daun alpukat sebagai alternatif pengobatan penyakit hipertensi di Desa Sidodadi Kecamatan Pekalongan Lampung Timur. Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah, demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab dengan bantuan brosur dan alat demonstrasi. Hasil pretest dari 40 peserta penyuluhan menunjukkan persentase tingkat pengetahuan masyarakat cukup 73%, sedangkan tingkat pengetahuan tinggi sebesar 88% pada hasil posttest. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Sidodadi tentang pemanfaatan infusa daun alpukat sebagai alternatif obat hipertensi meningkat setelah dilakukannya penyuluhan.Kata kunci: Pengabdian, Penyuluhan, Infusa, Alpukat, Hipertensi
PENGOLAHAN INOVASI PANGAN BERGIZI: PEMANFAATAN DONAT DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) DAN EDUKASI PEMBUATAN DONAT DAUN KELOR SEBAGAI ALTERNATIF CEMILAN SEHAT DAN BERGIZI Octonariz, Vito Zhafran; Retnaningsih, Agustina; Pastika, Yusinta; Ramadhani, Al Zetta; Anggraini, Dea; Ramadhani, Okta; Bekti, Thalita Oriza Azaria; Setiawati, Puji
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v9i1.24517

Abstract

Pangan fungsional merupakan pangan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi dasar, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan tambahan. Daun kelor (Moringa oleifera) sebagai bahan pangan lokal Indonesia memiliki kandungan gizi dan senyawa bioaktif yang tinggi, namun pemanfaatannya masih terbatas akibat kurangnya pengetahuan dan inovasi pengolahan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri serta pengelola Pondok Pesantren Jabal An-Nur Al-Islami dalam pengolahan daun kelor menjadi produk pangan fungsional berupa donat. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, edukasi gizi, dan praktik langsung pembuatan donat daun kelor yang dilaksanakan secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep pangan fungsional, manfaat gizi daun kelor, serta kemampuan mengolahnya menjadi cemilan sehat yang memiliki daya terima baik. Selain itu, peserta menunjukkan minat untuk memanfaatkan daun kelor sebagai bahan pangan alternatif dan peluang usaha skala rumah tangga. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi dan praktik pengolahan donat daun kelor efektif dalam meningkatkan literasi pangan, mendukung perbaikan status gizi, serta mendorong kemandirian dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesantren.

Page 1 of 1 | Total Record : 4