cover
Contact Name
Nur Azizah
Contact Email
jurnalfarmaku@stikes-muhammadiyahku.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mfickry92@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal FARMAKU (Farmasi Muhammadiyah Kuningan)
ISSN : 25492381     EISSN : 26570408     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi Muhammadiyah Kuningan (JFARMAKU) Edisi Ketiga akhir tahun ini merupakan kumpulan hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dan Dosen. hasil yang dipublikasikan dalam jurnal ini ada yang berbentuk penelitian laboraturium maupun survei (bidang komunitas).
Arjuna Subject : -
Articles 152 Documents
Hubungan Pengetahuan Remaja Putri Terhadap Perilaku Mengonsumsi Tablet Fe Saat Menstruasi Di SMAN 1 Lebakwangi Marlindasari, Liska; Yulia, Fera Ratna
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/jfarmaku.v9i1.505

Abstract

ABSTRAK Sepanjang usia produktif, wanita akan mengalami kehilangan darah akibat peristiwa menstruasi dan kehilangan zat besi sebesar 0-40 mg. Zat besi yang hilang akan menyebabkan penurunan kadar Hb dalam tubuh sehingga menyebabkan anemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku konsumsi tablet Fe saat menstruasi pada remaja putri kelas XI di SMAN 1 Lebakwangi. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 70 responden. Data pada penelitian ini analisis dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian didapatkan umur responden mayoritas 18-21 tahun (61,4%) dan sebagian besar sudah mendapat informasi mengenai tablet Fe (72,9%). Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara umur (p value=0,000), sumber informasi (p value=0,000) dan pengetahuan (p value=0,000) dengan perilaku konsumsi tablet Fe saat menstruasi pada remaja putri. Hasil uji regresi logistik didapatkan umur (OR=74,220) merupakan faktor paling dominan yang mempengaruhi pengetahuan remaja putri tentang konsumsi tablet Fe. Remaja putri diharapkan mengonsumsi tablet Fe sedini mungkin agar terbebas dari anemia dan persiapan kehamilan serta persalinan dimasa akan datang. ABSTRACT Throughout productive age, women will experience blood loss due to menstrual events and lose 0-40 mg of iron. The lost iron will cause a decrease in Hb levels in the body, causing anemia. The purpose of this study was to determine the factors associated with the behavior of Fe tablet consumption during menstruation in class XI adolescent girls at SMAN1 Lebakwangi. This research is descriptive quantitative with cross sectional approach. The research sample amounted to 70 respondents. Data in this study were analyzed univariate, bivariate and multivariate. The results showed that the majority of respondents aged 18-21 years (61.4%) and most had received information about Fe tablets (72.9%). The results of the chi-square test showed that there was a relationship between age (p value=0.000), source of information (p value=0.000) and knowledge (p value=0.000) with the consumption behavior of Fe tablets during menstruation in adolescent girls. The results of the logistic regression test found that age (OR = 74.220) was the most dominant factor influencing the knowledge of adolescent girls about Fe tablet consumption. Adolescent girls are expected to consume Fe tablets as early-as possible to be free from anemia and prepare for pregnancy and childbirth in the future.
ANALISIS KANDUNGAN FORMALIN PADA IKAN ASIN DI PASAR KEPUH KABUPATEN KUNINGAN janah, lilis nur; Priatni, Haty Latifah; Wiryani, Ani Siti
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/jfarmaku.v9i1.507

Abstract

ABSTRAK Formalin merupakan bahan beracun dan berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. Formalin tergolong sebagai zat karsinogen yaitu senyawa yang dapat menyebabkan timbulnya kanker, oleh karena itu bahan formalin tidak boleh digunakan baik dalam makanan maupun minuman. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi formalin pada ikan asin yang dijual di pasar Kepuh Kabupaten Kuningan. Jenis ikan asin yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ikan asin peda , rebon, mujaer, sepat, tanjan dan teri. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini yaitu secara random sampling di Pasar Kepuh Kabupaten Kuningan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu analisis kualitatif metode uji warna menggunakan pereaksi kalium permanganat (KMnO4). Hasil penelitian yang diperoleh untuk semua sampel tidak ada yang terdeteksi mengandung formalin. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ikan asin di Pasar Kepuh Kabupaten Kuningan aman dan dapat digunkan sebagai makanan bagi masyarakat. Kata Kunci: Formalin, ikan asin, analisis. ABSTRACT Formalin is a toxic substance and dangerous to the health of the human body. Formalin is classified as a carcinogen, namely a compound that can cause cancer, therefore formalin should not be used either in food or beverages. The purpose of this study was to identify formaldehyde in salted fish sold at the Kepuh market, Kuningan Regency. The types of salted fish used in this study were salted fish peda, rebon, mujaer, sepat, tanjan and anchovies. The sample chosen in this study was by random sampling at Kepuh Market, Kuningan Regency. The type of research used is qualitative analysis of the color test method using potassium permanganate (KMnO4) reagent. The research results obtained for all samples were not detected to contain formalin. Based on these results it can be concluded that salted fish in Kepuh Market, Kuningan Regency, is safe and can be used as food for the community. Keywords: : Formalin, salted fish, analysis.
EVALUASI SKRINING KELENGKAPAN RESEP ASPEK ADMINISTRASI, ASPEK FARMASETIK, DAN ASPEK KLINIS PASIEN RAWAT JALAN DI KLINIK PRADIPA MEDIKA oktafiani, mumun; Hanifah, Rakhmawati
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/jfarmaku.v9i1.527

Abstract

Skrining resep dilakukan setelah menerima resep untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam proses penyiapan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeahui skrining resep secara aspek administrasi, aspek farmasetik, dan aspek klinis di Klinik Pradipa Medika pada bulan Desember tahun 2022. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengumpulan data dilakukan secara Restrofektif. Metode perhitungan penentuan sampel yang dilakukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh hasil perhitungan yang akan diteliti sebanyak 75 lembar resep dengan populasi 300 lembar resep. Hasil pengamatan menujukan bahwa kelengkapan resep sacara aspek administrasi yaitu : nama pasien 100%, tanggal lahir 96,6%, alamat 1%, berat badan 0%, nama dokter 65,3%, no SIP dokter 0%, alamat 100%, nomer telefon 100%, paraf dokter 100%, serta tempat dan tanggal penulisa resep mencapai 0%. Secara aspek farmasetik didapatkan bentuk sediaan 81,3%, kekuatan sediaan 72%, stabilitas sediaan 100%, kompabilitas sediaan 100%. Secara klinis terdapat duplikasi 97,3% dan adanya Interaksi Obat sebanyak 80%. Hasil pengkajian kelengkapan skrining resep diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien dan dapat mencegah terjadinya kesalahan pemberian. Kata Kunci  : aspek administrasi, aspek farmasetik, aspek klinis, pasien rawat jalan, skrining resep. ABSTRACT Prescription screening is carried out after accepting the prescription to avoid errors in the process of preparation. The study was aimed at screening prescription screening in administrative, pharmacological and clinical aspects at the medika pradipa clinic in December 2022. This type of research is a descriptive study with restroctural data collection. The method of calculation in which samples were derived from the slovin formula, resulting in a calculation that would be examined by 75 prescriptions with a population of 300. Observation shows that the prescription for a typical administrative aspect: patient's name 100%, birth date 96.6%, address 1%, weight 0%, doctor's name 65.3%, no sip doctor 0%, 100% address, 100% phone number, Farmasetic aspects are 81.3% available, 72% strength, 100% stability, 100% capability. There's a clinically 97.3% duplicate and 80% 80% of drug interactions. It is hoped that the results of a study for prescription screening can help improve the quality of service to patients and can prevent gift errors.   Keywords: administrative aspect, pharynx aspect, clinical aspect, hospice patients, prescription screening.      
SISTEM PENGELOLAAN STOK OBAT BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) UNTUK PENINGKATAN EFISIENSI DAN PELAYANAN KONSUMEN DI APOTEK PUSAKA ASIH Kurniawan, Sena; Diputra, Angga Anugra Anugra
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 Nomor 2 September 2023
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/jurnalfarmaku.v8i2.536

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi dan pengembangan sistem pengelolaan stok obat berbasis web di Apotek Pusaka Asih dengan tujuan meningkatkan efisiensi dan layanan yang diberikan kepada pelanggan. Dengan meningkatnya jumlah transaksi dan variasi obat yang ada di pasaran, menjadi sulit untuk menjalankan manajemen stok obat yang efektif. Akibatnya, solusi yang dapat mengotomatisasi proses pengelolaan stok obat diperlukan agar apotek dapat mengoptimalkan persediaan dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan. Metode penelitian yang digunakan terdiri dari survei, analisis kebutuhan, perancangan sistem, dan pengujian implementasi. Tujuan dari survei adalah untuk menemukan masalah saat ini dengan sistem pengelolaan stok obat yang sedang berjalan, dan analisis kebutuhan adalah untuk menentukan fitur apa yang diperlukan untuk sistem pengelolaan stok obat yang baru dibangun. Perancangan sistem termasuk algoritma pengelolaan stok, struktur database, dan perancangan antarmuka pengguna. Pengujian implementasi dilakukan untuk memastikan sistem berjalan dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Apotek Pusaka Asih telah berhasil menerapkan Sistem Pengelolaan Stok Obat berbasis web. Sistem ini memungkinkan apotek untuk melacak stok obat secara real-time, mengelola pesanan pembelian, dan mengoptimalkan persediaan obat berdasarkan permintaan konsumen. Dengan menerapkan sistem ini, apotek telah mengurangi risiko kehabisan stok, meningkatkan layanan konsumen, dan mengurangi risiko kehabisan stok.
FORMULASI FOUNDATION (ALAS BEDAK) DARI CANGKANG TELUR AYAM NEGRI Supartini, Entin; Arief, Adilla Edi; Suharyani, Ine
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 Nomor 2 September 2023
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/jurnalfarmaku.v8i2.546

Abstract

ABSTRACT Foundation (Compact Powder) is a decorative cosmetics (makeup) used in cosmetology as a base before sprayed powder. Foundation serves to disguise pale skin, make face powder more attached to the surface of the skin, and cover blemishes acne scars. Chicken’s egg shell contains carbonate calcium (CaCO3) at around 94%, also protein and vitamins. CaCO3 has a strength to revet and gives the radiant effect when face powders be used, so that egg shell are well suited as a base material foundation. Foundation is made in the form of a lotion product (liquid) and cream by using a base Na-CMC 0,25% ; 0,5% and 0,75%. Whereas, optimization of cream base with various concentrations Emulsifying Wax is 10%, 9%, 8%, 7% dan 5%. The results on optimization of lotion base obtained optimal base is base with a concentration of 0,75%, whereas the optimum concentration cream base is 8%. Domestic chicken egg shell’s powder obtained from the process of pollination using a mortar. Cream foundation created in six formulas, namely the first formula containing 5% of active subtance, second formula containing 7,5%, third formula containing 10%, fourth formula containing 12,5%, formula fifth containing 15% and sixth formula containing 17,5%. Stability cream test’s result showed the stocks is stable during 30 days of storage. Having done hedonic test on respondent 52 people based on preference level, obtained result is the first formula become the first order of most preffered with a percentage of 73,5%, second formula at 71,9%, 62,3% for third formula, fourth formula at 57,3%, and fifth formula at 51,2% and sixth formula is 44,6%. Keywords : Foundation, egg shell, cream.
Gambaran Pengelolaan Sediaan Farmasi Dan Bahan Medis Habis Pakai Di Puskesmas Binanga Kabupaten Mamuju Askur, Askur; Hartini, Supri; Subaeri, Abdul Holik; Fidelsia, Fidelsia
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/jfarmaku.v9i1.567

Abstract

Perbekalan farmasi merupakan komponen penting dari suatu pelayanan kesehatan, oleh karena itu diperlukan pengelolaan yang benar, efektif dan efisien secara berkesinambungan Pengelolaan sediaan farmasi di Puskesmas meliputi perencanaan, permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan dam penarikan, pengendalian, pencatatan dan pelaporan, serta pemantauan dan evaluasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran pengelolaan sediaan farmasi dan bahan medis habis pakai di puskesmas Binanga. Penelitian ini menggunakan metode observasi dengan pendekatan deskriptif, wawancara dan kuisioner kepada pengelola obat Puskesmas sebagai data primer. Perencanaan dan permintaan sediaan farmasi dilakukan berdasarkan laporan yang telah dibuat setiap bulannya, penerimaan sediaan farmasi dilihat dari kuantitasnya tidak selalu diterima sesuai dengan permintaan puskesmas ke UPDT Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, dalam penyimpanan sediaan farmasi dilakukan dengan menggunakan sistem FEFO, pendistribusian dilakukan oleh puskesmas ke jaringan-jaringan dan ke sub-sub unit yang ada, pemusnahan dan penarikan sediaan farmasi belum pernah dilaksanakan di puskesmas, pengendalian dilakukan sesuai dengan pedoman, pencatatan dan pelaporan juga dilakukan dengan baik di Puskesmas sesuai dengan pedoman, pemantauan dan evaluasi dilakukan oleh kepala puskesmas. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu didapatkan bahwa pengelolaan sediaan farmasi di puskesmas Binanga sudah dilakukan dengan baik namun memang sumber daya manusia di bagian kefarmasian puskesmas masih kurang dan hal tersebut sering membuat tenaga yang ada kewalahan dalam proses pengelolaan tersebut.
Analisis Bahan Kimia Obat Deksametason Pada Jamu Pegal Linu Yang Beredar Di Toko X Priatni, Haty Latifah; Malik, Faturahman Abdul
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 September 2024
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/jfarmaku.v9i2.497

Abstract

Jamu merupakan obat tradisonal yang berasal dari bahan alam dan telah digunakan secara turun-temurun. Masyarakat percaya bahwa jamu memiliki efek samping yang lebih sedikit dan aman dikonsumsi. Namun, ada beberapa produsen yang menambahkan Bahan Kimia Obat (BKO) salah satunya Deksametason pada jamu pegal linu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah jamu pegal linu yang beredar di Toko X mengandung bahan kimia obat Deksametason. Jamu pegal linu yang digunakan dalam penelitian ini adalah 4 sampel jamu yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Metode penelitian ini dilakukan secara kualitatif menggunakan pereaksi warna asam sulfat pekat dan asam anhidrat serta menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan fase gerak yang digunakan etanol 96% : kloroform (1:9), pelarut yang digunakan adalah kloroform, metanol, aquadest dan fase diam yang digunakan adalah plat silika gel GF254. Hasil analisis menunjukan tidak adanya bahan kimia obat deksametason pada setiap sampel jamu jika dilihat dari tidak adanya noda bercak berwarna ungu, adapun bercak pada sampel tetapi terdapat perbedaan nilai Rf dengan baku pembanding.
STUDI PENGGUNAAN OBAT ANTIRETROVIRAL (ARV) PADA PASIEN ODHA (ORANG DENGAN HIV AIDS) DI RSUD 45 KUNINGAN Hanifah, Rakhmawati; Maulana, Imam Ahmad
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 September 2024
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/jfarmaku.v9i2.512

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari RSUD 45 Kuningan pasien dengan kasus HIV AIDS pada tahun 2007 hingga akhir tahun 2022 berjumlah 338 pasien aktif yang terdiri dari usia anak-anak sampai dewasa yang di dominasi oleh pasien berjenis kelamin Laki-laki, terjadi peningkatan dari tahun 2021 sebanyak 27 pasien dan pada tahun 2022 sebanyak 49 pasien. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil gambaran terkait penggunaan obat ARV dan mampu mengidentifikasikan permasalahan terkait obat ARV pada pasien ODHA. Penelitian ini merupakan penelitian observasi deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dan prospektif, dengan mencatat data yang diperlukan melalui riwayat pengobatan pasien dan wawancara langsung kepada pasien atau keluarga pasien yang menjalankan pengobatan ARV di poliklinik HIV AIDS RSUD 45 Kuningan. Populasi pasien yang didapatkan sebanyak 338 pasien yang terdiagnosis HIV AIDS dan menjalankan terapi obat ARV, sedangkan sampel yang diambil menggunakan random sampling dengan perhitungan menggunakan rumus slovin diperoleh sebanyak 77 pasien yang akan diteliti. Analisis data menggunakan SPSS Uji Univariat. Dari hasil penelitan didapatkan jumlah pasien laki-laki sebanyak 62,3% lebih banyak dari pasien perempuan dengan pasien yang sudah menjalankan terapi lebih dari 3 tahun sebanyak 50,6%. Berdasarkan golongan obat dan rejimen yang digunakan yaitu pasien ODHA terbanyak mendapatkan obat ARV lini pertama golongan Nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitor (NRTI) + NonNucleoside Reverse Transcriptase Inhibitor (NnRTI) yaitu TLE sebanyak 48,1% dan TLD sebanyak 42,9%. Berdasarkan permasalahan terkait pengobatan ARV ditemukan 82% pasien mengalami efek samping seperti pusing, mual, gatal dan nyeri, sedangkan permasalahan lain seperti tidak patuh dalam mengkonsumsi obat sebanyak 17,9%.
PENGARUH DIGITAL MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN OBAT DI APOTEK X KABUPATEN KUNINGAN Wardaya, Ahmad Wildan Wisnu; Maesaroh, Imas; RIDWAN, RIDWAN; Wiryani, Ani Siti
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 September 2024
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/jfarmaku.v9i2.559

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi yang begitu sangat cepat berdampak pada kegiatan bisnis mulai dari ruang lingkup kecil sampai besar yang memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam menjalankan usahanya. Hasil observasi lapangan dan wawancara dengan pemilik apotek di lokasi penelitian yaitu platform digital marketing yang digunakan dalam memasarkan obat adalah Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Tiktok dan Whatsapp. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Digital marketing terhadap keputusan pembelian obat di Apotek X Kabupaten Kuningan. Jenis penelitian ini observasional croos-sectional dengan pendekatan kualitatif didukung dengan data kuantitatif, teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Pengambilan jumlah sampel dilakukan melalui teknik non propability sampling dengan menggunakan metode purposive sampling, jumlah sampel sebanyak 95 sebagai responden. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dan analisis koefisien determinasi. Hasil dari penelitian ini jenis-jenis platform yang digunakan oleh responden dalam melakukan pembelian obat di apotek X Kabupaten Kuningan yaitu Lazada, Tokopedia, Tiktok, Whatsapps dan Shopee. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukan masing-masing variabel memilik pengaruh dengan nilai yang berbeda dan kontribusi pengaruh digital marketing terhadap keputusan pembel;ian sebesar 37,5%. Kesimpulan dari penelitian ini (1) Platform yang paling banyak digunakan adalah Whatsapp sebanyak 40 orang dengan persentase 42%, (2) digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian obat di apotek X Kabupaten Kuningan. Kata Kunci: Apotek, Digital marketing, Keputusan Pembelian, Obat ABSTRACT The rapid development of information technology has an impact on business activities ranging from small to large scopes that utilise technological sophistication in running their businesses. The results of field observations and interviews with pharmacy owners at the research location, namely the digital marketing platforms used in marketing drugs are Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Tiktok and Whatsapp. The purpose of this study was to determine the effect of Digital marketing on drug purchasing decisions at Pharmacy X Kuningan Regency. This type of research is observational croos-sectional with a qualitative approach supported by quantitative data, data collection techniques with questionnaires. Sampling was carried out through non-propability sampling techniques using purposive sampling method, the number of samples was 95 as respondents. The data analysis technique used multiple linear regression analysis and coefficient of determination analysis. The results of this study indicate the types of platforms used by respondents in purchasing drugs at pharmacy X Kuningan Regency, namely Lazada, Tokopedia, Tiktok, Whatsapps and Shopee. The results of multiple linear regression analysis show that each variable has an influence with different values and the contribution of the influence of digital marketing on purchasing decisions is 37.5%. The conclusion of this study (1) The most widely used platform is Whatsapp as many as 40 people with a percentage of 42%, (2) digital marketing has a positive and significant effect on drug purchasing decisions at pharmacy X Kuningan Regency. Keywords: Digital marketing, Medicine, Pharmacy, Purchase Decision
IMPLEMENTASI PELAYANAN FARMASI KLINIK DI PUSKESMAS KABUPATEN KUNINGAN BERDASARKAN PERMENKES NO. 74 TAHUN 2016 Wardaya, Ahmad Wildhan Wisnu; Oktavia, Nova; Nursidik, Furkon; Wiryani, Ani Siti
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 September 2024
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/jfarmaku.v9i2.573

Abstract

Pelayanan farmasi klinik di puskesmas merupakan salah satu jenis layanan yang sangat terkait dengan pasien. Dalam pelaksanaannya, pelayanan ini memberikan manfaat positif bagi pasien, yaitu dapat meningkatkan hasil terapi yang diterima dan mengurangi risiko terjadinya efek samping dari obat. Dengan demikian, keamanan pasien dan kualitas hidupnya akan terjamin. Pada tahun 2019, Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan melaporkan bahwa terdapat beberapa kendala dalam pengelolaan obat di Puskesmas, seperti kurangnya ketersediaan obat, kebijakan penggunaan obat yang belum sesuai dengan standar, serta kurangnya pemahaman pasien tentang penggunaan obat. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan dan efektivitas pengobatan bagi pasien. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat implementasi pelayanan farmasi klinik. Jenis penelitian ini masuk ke dalam penelitian observasional menggunakan rancangan penelitian yaitu deskriptif dengan analisis univariat. Hasil penelitian diperoleh dengan kriteria baik untuk Pengkajian dan Pelayanan Resep (91.91%), PIO (87.03%), Konseling (84.56%), dan EPO (81.48%), hasil dengan kriteria cukup untuk Ronde/Visite Pasien (56.25%), MESO (69.44%), dan PTO (68.51%), dan untuk hasil keseluruhan didapatkan baik dengan presentase (77.02%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi pelayanan farmasi klinik di puskesmas kabupaten kuningan termasuk terlaksana dengan baik sesuai dengan PMK No. 74 Tahun 2016 dengan persentase 77.02% yaitu kategori baik.