cover
Contact Name
Arimurti Kriswibowo
Contact Email
arimurti.adne@upnjatim.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
arimurti.adne@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Gedung Adi Krita, FISIP. UPN Veteran Jawa Timur. Jl.Raya Rungkut Madya, Gununganyar. Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 23030089     EISSN : 26569949     DOI : https://doi.org/10.33005
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal DINAMIKA GOVERMANCE (JDG) diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Jurnal ini menyajikan hasil penelitian dan artikel mengenai Manajemen dan Kebijakan Publik, Pemerintahan, dan Pemberdayaan Masyarakat serta relasi sektor privat terhadap publik yang bersifat terbuka terhadap pendekatan multi dan interdisipliner. JDG terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 343 Documents
MODEL KEBIJAKAN MIX SCANNING DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA CIANJUR SELATAN Mulyana, Yaya; Huraerah, Abu; Martiawan, Rudi
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 2 (2019): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v9i2.1627

Abstract

Tourism has grown spectacularly as a mainstay sector in various countries in gaining foreign exchange and economic growth, including Indonesia. Likewise, for one of the regions in Indonesia, Cianjur Regency which has a variety of interesting tourist attractions and many are visited by tourists such as Cipanas. Tourism in Cianjur Regency not only in North Cianjur but also in South Cianjur has very potential tourism potential. But unfortunately the management is not optimal so that its potential has not been explored. Therefore, this study will examine the extent to which a tourism policy formulation model that is incremental, elitist and rational comprehensively feels towards the mix scanning model in developing South Cianjur tourism. This study uses descriptive analysis method to explore the object being studied. The type of data used is data in the form of interviews, secondary. The results of the study show that the formulation of existing policies has not been able to optimally improve the performance of the tourism sector.Keywords: Policy Formulation Model, Tourism Development and Local Government. DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v9i2.1627
Analisis Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata (Studi Di Tingkir Lor Salatiga) Herbasuki, Herbasuki; Chasanah, Nur
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 2 (2019): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v9i2.1629

Abstract

Desa Tingkir Lor mempunyai potensi konveksi dan banyak mendapatkan kunjungan wisatawan. Potensi yang ada ditangkap oleh pemerintah kota Salatiga untuk dikembangkan menjadi desa wisata sejak tahun 2015. Sebagai desa wisata partisipasi masyarakat menjadi hal yang penting, namun kenyataannya partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Desa Wisata Tingkir Lor Kota Salatiga .  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat belum optimal. Masyarakat belum sepenuhnya memahami bahwa desa mereka telah ditetapkan sebagai desa wisata, hal ini dimungkinkan karena penetapan sebagai desa wisata dilakukan oleh pemerintah kota Salatiga bersifat mandatory. Perlu komitmen yang kuat baik dari pemerintah kota Salatiga dengan berbagai pemangku kepentingan pariwisata dalam pemberdayaan masyarakat desa Tingkir Lor agar dapat berkembang menjadi desa wisata yang maju. DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v9i2.1629
Compatibility Inovasi Sistem Informasi Quick Response (SIQUPON) Dinas Perhubungan Kota Pekalongan Hariani, Dyah; Choirunnisak, Ita Eliza
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2020): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v10i1.1631

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan variabel Compatibility dalam Inovasi Sistem Informasi Quick Response (SIQUPON)  Dinas Perhubungan Kota Pekalongan dan factor yang mempengaruhinya. Dibandingkan dengan penelitian lain, penelitian ini berfokus pada satu variable dan program yang masih baru sehingga perlu untuk dikaji lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan yang dipilih adalah kepala dinas perhubungan kota Pekalongan, staff dinas perhubungan kota pekalongan dan masyarakat. Analisis data dilakukan dengan metode analisis Miles dan Huberman yang langkahnya terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan Inovasi SIQUPON sudah disesuaikan dengan pengalaman, dimana adanya inovasi tidak serta merta membuang atau menghilangkan sistem sebelumnya (ATCS). SIQUPON juga telah disesuaikan dengan nilai-nilai yang berlaku .Compatibility Inovasi SIQUPON di Dinas Perhubungan Kota Pekalongan karena dapat mendukung percepatan penerimaan inovasi oleh calon pengguna (masyarakat). Adapun factor yang mempengaruhi adalah adanya wadah evaluasi, kurangnya biaya untuk memenuhi kelengkapan dari Inovasi SIQUPON, belum adanya penghargaan atau insentif. Saran yang dapat diberikan adalah perlu adanya  anggaran khusus, pembaharuan struktur pengelola dan pembagian tugas yang jelas, penghargaan bagi pegawai yang memiliki insiatif dan krativitas yang tinggi, upaya promosi melalui pemanfaatan social media. DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v10i1.1631
TATA KELOLA ARSITEKTUR MASJID SEBAGAI BAGIAN MANAJEMEN PARIWISATA (Studi Kasus Wisata Religi di Surabaya Ghozali, Imam; Zuhri, Syaifuddin
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2020): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v10i1.2047

Abstract

Saat ini, bangunan masjid dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk melakukan wisata religi. Banyak unsur dalam arsitektur Islam yang mempengaruhi bentuk arsitektur masjid yang banyak unsur-unsur dekorasi sehingga masjid menjadi daya tarik tersendiri. Pola-pola dekoratif banyak muncul pada beberapa komponen bangunan masjid, seperti mihrab, dinding kiblat, kolom dan lain-lain. Dan seberapa jauh pengaruh tersebut muncul dalam arsitektur masjid. Oleh karena itu makalah ini akan menyajikan tinjauan literatur dan lapangan tentang ornamentasi yang muncul dalam beberapa masjid. Makalah ini akan membahas beberapa tampilan ornamentasi dan pola dekoratif pada bangunan masjid.Kata kunci: arsitektur Islam, elemen arsitektur, pola dekorasi  DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v10i1.2047
ANALISIS DIMENSI KETIMPANGAN PEMBANGUNAN ANTAR WILAYAH DI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2014-2018 Darmawan, Mohammad Jefri; Tukiman, Tukiman
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2020): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v10i1.2045

Abstract

Pembangunan adalah sebuah upaya yang dilakukan demi menuju suatu kondisi yang lebih baik di masa yang akan datang. Tujuan pembangunan jangka panjang nasional, salah satunya adalah mewujudkan pembangunan yang adil dan merata. Maka, pembangunan tidak serta merta hanya terpusat, namun juga harus bersifat pembangunan kedaerahan. Hal yang terpenting dalam pembangunan daerah adalah, bahwa daerah tersebut mampu mengidentifikasi setiap potensi sektor-sektor potensial yang dimilikinya, kemudian menganalisisnya untuk membuat sektor-sektor tersebut memiliki nilai tambah bagi pembangunan ekonomi daerah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Fokus analisis didasarkan pada teori dimensi pendekatan perencanaan pembangunan dari Mudrajad Kuncoro (2018:36), yaitu secara regional (spasial) dan sektoral. Teknik analisis data menggunakan tipologi klassen dengan skema pemetaan wilayah pada setiap kuadran. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data sekunder, antara lain laju pertumbuhan ekonomi, PDRB per kapita, laju pertumbuhan sektoral, dan kontribusi sektoral. Tergolong jenis penelitian library research, karena metode pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: (1) Secara spasial atau kewilayahan, sebagian besar daerah di wilayah Provinsi Jawa Timur, masih tergolong daerah yang relatif tertinggal. (2) Terdapat 6 sektor dengan predikat maju dan tumbuh pesat yang ditempati sebagian besar daerah di wilayah Provinsi Jawa Timur pada kuadran 1. (3) Hanya 1 sektor dengan mayoitas daerah di kuadran 2 sebagai sektor yang maju namun tertekan. (4) Terdapat 9 sektor dengan predikat potensial yang ditempati sebagian besar daerah di wilayah Provinsi Jawa Timur pada kuadran 3. (5) Hanya 2 sektor dengan mayoitas daerah di kuadran 4 sebagai sektor yang relatif tertinggal.Kata kunci: Analisis, Pembangunan, Jawa Timur, Tipologi Klassen.  DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v10i1.2045
Implementasi Pemerintahan Kolaboratif Dalam Penguatan Nilai-nilai Bela Negara Nisa, Khoirun; Zega, Yuliar Magdalena
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2020): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v10i1.1630

Abstract

Implementasi Instruksi Presiden RI Nomor 7 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Bela Negara Tahun 2018-2019 sebagai bentuk kolaborasi pemerintahan untuk penguatan nilai-nilai bela negara. Pelaksanaan kebijakan ini menuntut sinergitas peran dari seluruh komponen negara. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian tentang implementasi pemerintahan kolaboratif dalam penguatan nilai-nilai bela negara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerintahan kolaboratif dalam penguatan nilai-nilai bela negara. Metode penelitian. Penelitian menggunakan metodologi studi kasus pada implementasi Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2018. Subjek penelitian terdiri dari Kepala Satuan Tugas Bela Negara, Sekretaris Satuan Tugas Bela Negara dan Ketua Panitia penyelenggaraan Teaching of Trainer Bela Negara. Penelitian berfokus pada enam kriteria penting dari pemerintahan kolaboratif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data seperti wawancara mendalam, observasi, dan kajian literatur.Data analisis. Analisis data menggunakan open dan axial coding. Hasil dan Pembahasan. Program penguatan nilai-nilai bela negara diprakarsai oleh Dewan Ketahanan Nasional. Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2018 menerapkan model Pentahelix yang melibatkan berbagai aktor baik pemerintah maupun non pemerintah. Aktor non pemerintah yang terlibat dalam penguatan nilai-nilai bela negara berperan dalam pengambilan keputusan. Program Emas Biru dan Emas Hijau diorganisir secara formal dan aktor-aktornya bertemu secara kolektif. Selain itu, penguatan nilai-nilai bela negara melalui program Emas Biru dan Emas Hijau bertujuan untuk mengambil keputusan konsensus. Program-program penguatan nilai-nilai bela negara bertujuan agar masyarakat memaksimalkan pengelolaan sumber daya alam melalui pelibatan dan sinergitas berbagai komponen negara.Kesimpulan dan Saran. Implementasi pemerintahan kolaboratif dalam penguatan nilai-nilai bela negara telah memiliki enam kriteria pemerintahan kolaboratif. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut pada implementasi model pemerintahan kolaboratif dari salah satu contoh kasus program penguatan nilai-nilai bela negara.  DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v10i1.1630
SOCIAL INCLUTION DAN PENGUATAN KELEMBAGAAN SOSIAL DALAM OTONOMI PENANGGULANGAN KEMISKINAN PEDESAAN Noorsetya, Bambang; Dinata, Chandra; Chayatin, Umi
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2020): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v10i1.1639

Abstract

Kemiskinan menjadi persoalan global disebabkan oleh multidimensi persoalan sehingga melahirkan beragam pendekatan yang digunakan oleh pemerintah untuk mengatasinya. Program MDGs yang digantikan dengan SDGs menjadi bukti bahwa kemiskinan menjadi persoalan serius bangsa dalam menata pembangunannya, namun belum mampu menyentuh akar persoalan yang dialami oleh masyarakat. Oleh sebab itu penelitian yang dilakukan ini menggunakan pendekatan social inclution untuk menguatkan kelembagaan sosial masyarakat pedesaan dalam menanggulangi kemiskinan. Artikel ini akan mendiskusikan tentang model penyelesaian masalah kemiskinan di Pedesaan yang ditangani oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Malang.  Metode penelitian. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Data primer dikumpulkan dari interview dan observasi, sementara data sekunder dikumpulkan dari dokumen-dokumen relevan, dan untuk mendapatkan validitas data digunakan tranggulasi dengan FGD. Data analisis. Data dianalisis dengan teknik analisa interaktif yang dikembangkan oleh Miles & Haberman. Hasil dan Pembahasan. Aspek penting dalam penanganan kemiskinan local adalah pendekatan kelembagaan sosial secara otonom dilakukan untuk mendorong seluruh sumberdaya sosial masyarakat yang digerakkan dengan kesadaran bersama. Melalui kesadaran bersama dalam menanggulangi kemiskinan, akar persoalan kemsikinan local dapat diatasi sehingga jaringan lintas actor dapat diwujudkan dalam menjalankan program-program penanggulangan kemiskinan yang dicanangkan oleh Pemerintah. Masyarakat pedesaan yang kaya dengan nilai-nilai sosial serta  norma-norma sosial dapat dijadikan sebagai instrument pembentukan tatanan sosial baru dalam implementasi kebijakan penanggulangan kemiskinan. Tatanan kelembagaan sosial dengan spirit local akan menjadi penggerak implementasi kebijakan nasional, dan bahkan kebijakan global dalam memerangi kemiskinan. Kesimpulan dan Saran. Khazanah kekayaan sosial yang dimiliki oleh masyarakat pedesaan bukan saja dapat dijadikan sebagai perekat kebersamaan dalam interaksi sosialnya, melainkan dapat membentuk sebuah tatanan kelembagaan yang kokoh untuk memerangi kemiskinan ditataran local dengan semangat kebersaan. Kebijakan politik - ekonomi global dan nasional akan mempengaruhi penetapan standar kemiskinan sehingga hal ini sangat penting untuk diteliti dimasa akan datang. DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v10i1.1639
Model Implementasi sistem informasi pemerintahan desa berbasis web bagi pemerintahaN desa di Kabupaten Sidoarjo Hertati, Diana
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2020): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v10i1.2049

Abstract

Dalam rangka meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa dan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan desa diperlukan adanya sistem informasi berbasis web. Penelitian ini dilakukan karena terdapat indikasi pengelolaan keuangan desa yang masih belum sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah, terutama pada tahap pelaksanaan. Tahap pelaksanaan merupakan eksekusi dari rencana yang telah ditetapkan. Oleh sebab itu, kualitas pada tahap pelaksanaan mempengaruhi tahap pertanggungjawaban pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model implementasi sistem informasi pemerintahan desa berbasis web. Penelitian dilakukan pada dua desa dan dua wilayah Kecamatan yaitu desa Tambak Oso Kecamatan Waru dan desa Sedati kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan interview, focused group dan discussion. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis kualitatif. Kajian ini menemukan bahwa pengelolaan keuangan pemerintahan desa baik di Desa Tambak Oso maupun Segoro Tambak sudah menggunakan aplikasi  Siskeudes baik  online maupun offline, selain memiliki tampilan yang mudah digunakan, juga dilengkapi dengan petunjuk pelaksanaan implementasi maupun manual aplikasi, mengingat penggunanya memiliki rentang kemampuan yang berbeda-beda, seperti ditemukan bahwa Desa segoro Tambak belum mewujudkan pengelolaan keuangan secara transparan dan akuntabel dibandingkan desa Tambak Oso serta belum sepenuhnya sesuai dengan peraturan. Beberapa kendala yang dihadapi desa Segoro Tambak, di antaranya belum efektifnya pembinaan terhadap aparatur desa, Aplikasi siskeudes ini juga dibangun dengan built-in internal control sehingga kesalahan-kesalahan yang terjadi juga dapat diminimalisir. Dan hal yang sangat ditekankan, aplikasi ini dapat diperoleh secara “gratis” oleh pemerintah desa. DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v10i1.2049
MITIGASI BENCANA GEMPA DI KOTA SURABAYA (Kajian tentang Upaya Antisipatif Pemerintah Kota Surabaya dalam Mengurangi Resiko Bencana) Arif, Lukman
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2020): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v10i1.2048

Abstract

Surabaya merupakan salah satu daerah di Indonesia yang berpotensi terjadi bencana alam/gempa. Bencana ini akan membawa dampak yang berat bagi masyarakat yang seringkali diluar kemampuannya. Kerusakan yang ditimbulkan dapat memasuki  seluruh spektrum habitat sosial dan alam, mulai dari perumahan dan tempat tinggal, air, makanan, kesehatan, sanitasi, dan pengelolaan limbah hingga jaringan informasi dan komunikasi, pasokan daya dan energi, dan infrastruktur transportasi. Ini merupakan tantangan bagi pemerintah daerah di wilayah terdampak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan mitigasi bencana yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya.Penelitian ini menggunakan pendekatan postpositivisme phenomenologi-interpretif dengan paradigma kualitatif. Fokus kajian dalam penelitian ini adalah upaya-upaya antisipatif yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya dalam mengurangi resiko bencana gempa di Surabaya. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui penelusuran literatur dan dokumen yang relevan dengan fokus kajian. Sejalan dengan pendekatan penelitian yang dilakukan, maka analisis data dilakukan dengan cara cara membuat telaah secara holistik, mencari esensi dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Mitigasi bencana gempa di Surabaya dilakukan melalui upaya yang meliputi: a) Sosialisasi dan Simulasi bencana; b) Membangun Informasi, Komunikasi, dan Koordinasi; c) Membangun Posko dan Sarana Tanggap Bencana; d) Membangun Lingkungan Rawan Bencana; e) Reformasi Kebijakan Pembangunan yang berorientasi para Resiko Bencana; f) Penguatan Kapasitas Kelembagaan. 2) Kegiatan mitigasi bencana di Kota Surabaya dilakukan dengan pendekatan proaktif.  DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v10i1.2048
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SERTIFIKASI NOMOR KONTROL VETERINER PADA PRODUK TELUR AYAM RAS DI KABUPATEN MOJOKERTO Hadianti, Imania; Soedarto, Teguh; Amir, Indra Tjahaja
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2020): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v10i1.2046

Abstract

Tuntutan jaminan mutu dan keamanan pangan terus berkembang sesuai dengan persyaratan konsumen. Sertifikasi Nomor Kontrol  Veteriner merupakan upaya pemerintah dalam memberikan jaminan persyaratan kelayakan dasar dalam sistem jaminan keamanan pangan dalam aspek higiene-sanitasi pada unit usaha produk pangan dan non pangan asal hewan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi usaha dan produksi telur ayam ras di Kabupaten Mojokerto serta menganalisis implementasi dan persepsi peternak ayam petelur terhadap kebijakan sertifikasi nomor kontrol veteriner. Analisis yang digunakan yaitu analisis biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan analisis deskriptif kualitatif dengan skala likert. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa implementasi yang dilakukan oleh peternak ayam petelur di Kabupaten Mojokerto  belum sempurna dikarenakan hanya satu peternakan yang memiliki sertifikat NKV. Hal tersebut dikarenakan banyaknya syarat yang harus dipenuhi sehingga peternak lebih memilih untuk tidak mengurus sertifikasi NKV. Namun, seiring berjalannya waktu jika konsumen sudah sadar akan dampak positif sertifikat NKV pada produk yang dikonsumsinya tentunya akan mendorong para peternak untuk memenuhi kewajibannya dalam hal mengurus sertifikasi NKV. Adanya sertifikat NKV menyebabkan terjadinya peningkatan pendapatan peternak, peningkatan akses pasar dan peningkatan produksi telur berkualitas.  DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v10i1.2046

Page 8 of 35 | Total Record : 343


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 4 (2026): Dinamika Governance - JANUARI (On Going) Vol 15, No 3 (2025): Dinamika Governance - OKTOBER Vol 15, No 2 (2025): Dinamika Governance - JULI Vol 15, No 1 (2025): Dinamika Governance - APRIL Vol 14, No 4 (2025): Dinamika Governance - JANUARI Vol 14, No 3 (2024): Dinamika Governance - OKTOBER Vol 14, No 2 (2024): Dinamika Governance - JULI Vol 14, No 1 (2024): Dinamika Governance - APRIL Vol 13, No 4 (2024): Dinamika Governance - JANUARI Vol 13, No 3 (2023): Dinamika Governance- OKTOBER Vol 13, No 2 (2023): Dinamika Governance - JULI Vol 13, No 1 (2023): Dinamika Governance - APRIL Vol 12, No 4/Januari (2023): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 4 (2023): Dinamika Governance - JANUARI Vol 12, No 3/Oktober (2022): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2/Juli (2022): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 1/April (2022): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 11, No 2 (2021): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 11, No 1 (2021): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 2 (2020): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2020): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 2 (2019): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 1 (2019): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Dinamika Governance Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Dinamika Governance Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Dinamika Governance Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Dinamika Governance Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Dinamika Governance Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Dinamika Governance More Issue