cover
Contact Name
I Gusti Putu Ngurah Adi Santika
Contact Email
ngurahadisantika@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpkrmahadewa@gmail.com
Editorial Address
Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Jln. Seroja, Tonja, Denpasar, (0361)431434 E-Mail : jpkrmahadewa@gmail.com
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi
ISSN : 23379561     EISSN : 25801430     DOI : -
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi adalah jurnal pendidikan dan kesehatan yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Januari dan Juni. Memuat tulisan berbahasa Indonesia maupun Inggris yang berasal dari hasil penelitian, kajian teoretis dan aplikasi teori dengan kajian masalah pendidikan olah raga dan kesehatan. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi telah melaksanakan (MOU) dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI).
Articles 406 Documents
BERMAIN OLAHRAGA TRADISIONAL MAGOAK-GOAKAN MENINGKATKAN KELINCAHAN MAHASISWA PUTRA SEMESTER V PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI FPOK IKIP PGRI BALI TAHUN 2019/2020 I Gst Ngr Agung Cahya Prananta; I Putu Merta Yasa; I Gusti Ngurah Sudiarta
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 6 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.153 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3661583

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-test and post-test groups design. Populasi diambil dari Mahasiswa Putra Semester V Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FPOK IKIP PGRI Bali tahun 2019/2020. Sampel berjumlah 20 orang diambil secara acak sederhana dari populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Dan jumlah sampel keseluruhan dibagi menjadi dua sehingga pada masing-masing kelompok berjumlah 10 orang. Frekuensi pelatihan 4 kali seminggu selama 6 minggu pada Mahasiswa Putra Semester V Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FPOK IKIP PGRI Bali tahun 2019/2020. Data berupa waktu dari lari bolak-balik (shuttle run) dengan alat Stop watch yang diambil sebelum dan sesudah pelatihan pada masing-masing kelompok. Data yang diperoleh diuji menggunakan program komputer SPSS 16. Data berdistribusi normal dan homogen sehingga selanjutnya diuji menggunakan uji t-paired untuk membandingkan nilai rata-rata sebelum dan sesudah pelatihan antara kedua kelompok, sedangkan uji t-test independent untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata antara kedua kelompok. Hasil uji t-paired kelompok kontrol dan kelompok perlakuan terjadi peningkatan yang bermakna (p<0.05). Hasil uji t-test independent didapat bahwa kedua kelompok sebelum pelatihan tidak berbeda bermakna (p>0,05), sedangkan setelah pelatihan kedua kelompok kelincahan berbeda bermakna (p<0,05). Kesimpulannya bahwa pelatihan Bermain olahraga tradisional Magoak-Goakan meningkatkan Kelincahan. Ada perbedaan yang signifikan antara hasil post test, hasil pelatihan Bermain Magoak-Goakan meningkatkan Kelincahan Mahasiswa Putra Semester V Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FPOK IKIP PGRI Bali tahun 2019/2020.
PENGARUH METODE PELATIHAN CIRCUIT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN ATLET SHORINJI KEMPO UNIT KEGIATAN MAHASISWA IKIP PGRI BALI Anak Agung Ngurah Putra Laksana; Anak Agung Ngurah Budiadnyana; Ni Luh Gde Widiantari; I Putu Eri Krisnayadi; I Wayan Adnyana; Ida Ayu Kade Arisanthi Dewi
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 6 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.577 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3661590

Abstract

Latar belakang dari permasalahan penelitian ini adalah kurangnya kelincahan atlet Shorinji Kempo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai pengaruh metode pelatihan circuit training terhadap peningkatan kelincahan atlet Shorinji Kempo Unit Kegiatan Mahasiswa. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang mengikuti UKM Shorinji Kempo sebanyak 18 orang. Penelitian ini merupajan jenis penelitian uji eksperimental dengan rancangan penelitian pretesposttest control group design. Proses pengambilan data dilakukan dengan tes kelincahan pada saat pretest dan posttes. Selanjutnya data hasil dari penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji t-test independent. Hasil analisis data, diperoleh hasil bahwa eksperimen pertama dapat t-hitung 10,320 sedangkan t-tabel didapat sebesar 2,306 dengan taraf signifikan 5% dan db=8 demikian juga pada kelompok experiment kedua didapat t-hitung sebesar 5,256 sedangkan t-tabel didapat sebesar 2,306 dengan taraf signifikan 5% dan db=8, perbedaan kelompok eksperimen pertama dan kedua dapat t-test sebesar 3,880 sedangkan t-tabel didapat sebesar 2,120 dengan taraf signifikan 5% dan db= 18.Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode pelatihan circuit training berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kelincahan pada atlet Shorinji Kempo Unit Kegiatan Mahasiswa.
PELATIHAN LOMPAT JINGKAT TIGA KANAN DAN KIRI SEJAUH 30 METER 10 REPETISI 3 SET TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PADA LOMPAT JANGKIT Dewi Ayu Agung Kurniayanti; Komang Ayu Tri Widhiyanti; Anak Agung Octa Perdana; I Wayan Citrawan; I Made Darmada; I Kadek Suryadi Artawan
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 6 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.045 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3661598

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-test and post-test groups design. Populasi diambil dari siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Denpasar tahun pelajaran 2017/2018. Sampel berjumlah 36 orang di dapat dengan rumus poccok. Jumlah sampel di bagi menjadi dua kelompok yang masing–masing kelompok terdiri dari 18 orang. Pelatihan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pelatihan lompat jingkat tiga kanan dan kiri sejauh 30 meter 10 repetisi 3 set pada kelompok perlakuan dan pelatihan lompat jingkat tiga kanan dan kiri sejauh 30 meter 6 repetisi 5 set pada kelompok kontrol. Hasil uji t-paired kelompok kontrol dan kelompok perlakuan terjadi peningkatan yang bermakna (p<0,05). Hasil uji t-test independent di dapat bahwa kedua kelompok sebelum pelatihan tidak berbeda bermakna (p>0,05), sedangkan setelah pelatihan kedua kelompok sampel (perlakuan dan kontrol) menunjukan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna (p>0,05). Akan tetapi kelompok perlakuan lebih memiliki rerata lebih besar dari pada kelompok kontrol. Simpulannya bahwa pelatihan lompat jingkat tiga kanan dan kiri sejauh 30 meter 10 repetisi 3 set dan pelatihan lompat jingkat tiga kanan dan kiri sejauh 30 meter 6 repetisi 5 set sama–sama meningkatkan daya ledak otot tungkai dan menyatakan hipotesis alternatif diterima. Untuk hasil post test kedua kelompok ada perbedaan yang signifikan dan alternatif hipotesis diterima. Dari hasil rerata dan persentase pelatihan 30 meter 10 kanan dan kiri 30 meter 10 repetisi 3 set lebih baik dari pada pelatihan lompat 300 meter 6 repetisi 5 set dalam meningkatkan daya ledak otot tungkai.
IMPLEMENTASI MATERI PASSING BOLA VOLI DENGAN MEDIA BOLA PLASTIK DAN BOLA VOLI ASLI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 17 KOTA TEGAL Maftukin Hudah; Adlan Nur Rais
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 6 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.73 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3661600

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh minimnya pengetahuan yang dimiliki siswa SMP mengenai teknik Passing atas dan passing bawah bola voli secara baik dan benar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa peserta didik SMP N 17 Kota Tegal yang berjumlah 30 siswa, terdiri dari siswa laki-laki berjumlah 15 siswa dan siswa perempuan berjumlah 15 siswa di kelas VIII E. Hasil pada penelitian ini adalah terdapat peningkatan hasil belajar passing atas dan passing bawah pada kelas VIII E. Hal ini diketahui dari nilai praktik passing atas dengan media bola voli asli dan modifikasi bola plastik spon nilai Sig. = 0,682, nilai Sig. > α (0,682> 0,05) maka data dikatakan homogen. Karena varian kedua variel tidak homogen maka pada uji t diketahui nilai Sig. (2 –tailed) = 0,568 yang mana nilai Sig. (2-tailed)>α dan hasil dari nilai praktik passing bawah dengan media bola voli asli dan modifikasi bola plastik spon nilai Sig. = 0,825, nilai Sig. > α (0,825>0,05) maka data dikatakan homogen. Karena varian kedua variel tidak homogen maka pada uji t diketahui nilai Sig. (2 –tailed) = 0,192 yang mana nilai Sig. (2-tailed)>α. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar passing atas dan passing bawah pada kelas VIII E yang diberi perlakuan menggunakan modifikasi bola plastik spon memiliki peningkatan hasil belajar yang lebih signifikan jika dibandingkan menggunakan perlakuan bola voli asli.
KORELASI PANJANG LENGAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP JAUHNYA LEMPARAN CAKRAM GAYA MENYAMPING DI SMP GANESHA DENPASAR I Made Bagia
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 6 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.802 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3661602

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) korelasi panjang lengan terhadap jauhnya lemparan cakram gaya menyamping; (2) korelasi kekuatan otot lengan terhadap jauhnya lemparan cakram gaya menyamping; dan (3) korelasi panjang lengan dan kekuatan otot lengan terhadap jauhnya lemparan cakram gaya menyamping peserta putra kelas IX di SMP Ganesha Denpasar Tahun Ajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan rancangan korelasional design. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa putra kelas IX SMP Ganesha Denpasar yang berjumlah 116 siswa. Sampel diambil sejumlah 31 orang ditentukan melalui nonprobability sampling dengan menggunakan tehnik sampling sistematis. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes dan pengukuran panjang lengan dengan alat antrophometer dalam satuan sentimeter, tes dan pengukuran kekuatan otot lengan dengan alat expanding dynamometer dalam satuan kilogram, tes dan pengukuran jauhnya lemparan cakram diukur dengan alat roll meter dalam satuan meter. Data penelitian diolah menggunakan teknik korelasi product moment dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ada hubungan yang signifikan antara panjang lengan terhadap jauhnya lemparan cakram gaya menyamping; (2) Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan terhadap jauhnya lemparan cakram gaya menyamping; dan (3) Ada hubungan yang signifikan antara panjang lengan dan kekuatan otot lengan terhadap jauhnya lemparan cakram gaya menyamping peserta putra kelas IX di SMP Ganesha Denpasar Tahun Ajaran 2017/2018.
PELATIHAN ICKEY SHUFFLE DENGAN JARAK 6 METER 4 REPETISI 3 SET TERHADAP KELINCAHAN SISWA PUTRA KELAS X SMA NEGERI 2 MENGWI BADUNG I Putu Rega Padmawan; I Made Darmada; Ni Luh Gde Widiantari; I Gusti Putu Ngurah Adi Santika; Ni Wayan Ariawati; Agustinus Dei Segu
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 6 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.512 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3661606

Abstract

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mengetahui adanya peningkatan kelincahan dengan pelatihan ickey shuffle dan lari zig – zag terhadap dua kelompok siswa putra yaitu, kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-tes dan post-tes group design. Populasi diambil dari siswa putra kelas X SMA Negeri 2 Mengwi Badung tahun pelajaran 2017/2018. Sampel berjumlah 36 orang diambil menggunakan Ordinal Pairing dari populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pelatihan yang dilakukan dalam penelitian ini ialah pelatihan ickey shuffle dengan jarak 6 meter 4 repetisi 3 set dan pelatihan lari zig – zag. Data berupa hasil kelincahan shuttle run 5 meter 8 kali yang diambil sebelum dan sesudah pelatihan. Data yang diperoleh diuji menggunakan program SPSS 16. Data berdistribusi normal dan homogen sehingga selanjutnya diuji menggunakan uji t-paired untuk membandingkan nilai rata-rata sebelum dan sesudah pelatihan antara masing-masing kelompok, sedangkan uji t-tes independent untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata antara kedua kelompok. Hasil uji t-paired kelompok kontrol dan kelompok perlakuan terjadi peningkatan yang bermakna (p<0,05). Hasil uji t-tes independent didapat bahwa kedua kelompok sebelum pelatihan tidak berbeda bermakna (p>0,05), sedangkan setelah pelatihan kedua kelompok kelincahan ada perbedaan yang bermakna (p<0.05). Simpulan bahwa pelatihan ickey shuffle dengan jarak 6 meter 4 repetisi 3 set meningkatkan kelincahan . Untuk hasil post test menunjukan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dan menyatakan hipotesis nol ditolak.
Analisis Matematis Fenomena Fisik Permainan Tarik Tambang Danang Ari Santoso; Moh. Agung Setiabudi
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.195 KB) | DOI: 10.5281.zenodo.3873214

Abstract

Tarik tambang adalah permainan tradisional yang populer di Indonesia. Permainan inidimainkan di banyak masyarakat dan di banyak komunitas sesekali seperti di hari kemerdekaan Indonesia. Aspek manfaat permainan, baik dari segi kegiatan sosial maupun fisik atau olahraga. Permainan ini juga dimainkan diseluruh dunia dan dimainkan oleh anak-anak dan orang dewasa. Tarik tambang dimainkan oleh dua kelompok yang terhubung dengan tali. Setiap kelompok menarik tali hingga melampaui batas yang telah ditentukan. Aktivitas fisik selama pertandingan dapat menyebabkan beberapa jenis cedera terutama cedera kulit, otot, dan tulang. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis fisik tarik ulur dengan model matematika berdasarkan fenomena fisik yang ada. Model ini dibuat dengan menganggap tarik tambang sebagai dua benda yang dihubungkan dengan tali. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan gaya yang bekerja dalam model. Hasil analisis menunjukkan kesepakatan dengan referensi.
Implementasi Model Pembelajaran Numered Head Together untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Bola Basket Bernuansa Budaya Lokal I Kadek Suardika; I Wayan Merta
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.942 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3890794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar shootingbola basket yang bernuansa budaya lokal melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Numered Head Together (NHT) pada siswa kelas X SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan guru sebagai peneliti. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X yang berjumlah 33 orang (17 laki-laki dan, 16 perempuan). Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar teknik dasar shooting bola basket secara klasikal sebesar 5.4 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I meningkat menjadi 6,76 (aktif) dan meningkat menjadi 9 (aktif) pada siklus II. Analisis data ketuntasan hasil belajar pada observasi awal sebesar 36%, setelah diberi tindakan pada siklus I meningkat menjadi 70% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, simpulan penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar teknik dasar shooting bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2018/2019. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dalam proses pembelajaran karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar shooting bola basket.
Model Pembelajaran Daring Sebagai Alternatif Proses Kegiatan Belajar Pendidikan Jasmani di Tengah Pandemi Covid-19 Achmad Jayul; Edi Irwanto
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.441 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3892262

Abstract

Pembelajaran pada dasarnya merupakan suatu proses interaksi pendidik dengan peserta didik, baik interaksi langsung (tatap muka), maupun tidak langsung (kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran dalam aplikasi web). Di tengah pandemi covid-19 kegiatan belajar mengajar disarankan menggunakan model pembelajaran daring. Tidak semua metode pembelajaran daring dapat digunakan pada proses pembelajaran pendidikan jasmani yang berkaitan dengan aspek psikomotor (gerak) yang bersifat praktikum. Metode yang memiliki aplikasi video dapat digunakan dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani.
Antioksidan Untuk Olahraga Kesehatan Fuad Noor Heza; Bayu Suko Wahono; Rifqi Festiawan
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.372 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3908915

Abstract

Pembentukan senyawa oksidan dapat memicu stres oksidatif. MDA merupakan salah satupetanda biologis stres oksidatif pada suatu organisme. Stres oksidatif dapat dicegah denganpemberian antioksidan dari luar tubuh. Gula kelapa merupakan sumber yang kaya antioksidan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian gula kelapa sebelum olahraga terhadap penurunan kadar MDA plasma. Penelitian dilakukan menggunakan eksperimental laboratoris dengan pretest-posttest control group design dilakukan selama 7 hari. Sampel penelitian menggunakan 27 sampel manusia usia 18-21 tahun kondisi subjek tidak terlatih, terdiri dari tiga kelompok masing-masing kelompok terdiri dari 9 subjek. Tiga kelompok tersebut adalah : K0 = kelompok kontrol, K1 = kelompok pemberian gula kelapa dosis 0,25 g/kg BB dan K2 = kelompok pemberian gula kelapa dosis 0,5 g/kg BB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata kadar MDAK0, K1 dan K2 masing-masing adalah 12,02±1,85, 9,89±0,91 dan 7,75±1,61 nmol/ml. Analisis uji bivariat menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05). Penurunan kadar MDA plasma pada K1 sebesar 17,72% dan K2 sebesar 35,52%. Pemberian gula kelapa dosis 0,5 g/kg BB memberikan penurunan kadar MDA paling bermakna. Hasil penelitian bahwa mengkonsumsi gula kelapa dapat menghambat terjadinya kerusakan oksidatif saat berolahraga.