cover
Contact Name
I Gusti Putu Ngurah Adi Santika
Contact Email
ngurahadisantika@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpkrmahadewa@gmail.com
Editorial Address
Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Jln. Seroja, Tonja, Denpasar, (0361)431434 E-Mail : jpkrmahadewa@gmail.com
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi
ISSN : 23379561     EISSN : 25801430     DOI : -
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi adalah jurnal pendidikan dan kesehatan yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Januari dan Juni. Memuat tulisan berbahasa Indonesia maupun Inggris yang berasal dari hasil penelitian, kajian teoretis dan aplikasi teori dengan kajian masalah pendidikan olah raga dan kesehatan. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi telah melaksanakan (MOU) dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI).
Articles 406 Documents
Pengembangan Media Sport Card Untuk Pengetahuan Cabang-Cabang Olahraga Fajar Hamdhan Utama; Rufii; Abdul Cholid
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.098 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4420441

Abstract

Proses belajar mengajar di sekolah akan terasa jenuh jika tanpa media pembelajaran. Media pembelajaran diharapkan dapat menjadi perantara atau pengantar informasi belajar. Untuk itu, tujuan peneliti membuat media Sport Card adalah sebagai media pembelajaran yang lebih efektif dan efisien, karena media Sport Card dapat membantu siswa mempelajari tentang pengetahuan cabang-cabang olahraga. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development), yang menggunakan 8 langkah, yaitu identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan bahan, desain produk, pembuatan produk, validasi oleh ahli materi dan ahli media, revisi produk, produk akhir, serta uji coba terbatas. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa MTs Ihyaul Ulum Dukun, Kabupaten Gresik. Analisis data dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif persentase. Hasil penelitian dan pengembangan Sport Card ini dikategorikan layak dengan tingkat kelayakan sebesar 92%. Berdasarkan dari ahli media dikategorikan layak digunakan dengan tingkat kelayakan sebesar 85%. Berdasarkan uji coba kelompok kecil, kelayakan sebesar 96% dan kelompok besar sebesar 95%. Secara keseluruhan Sport Card ini telah dinyatakan layak digunakan sebagai media pengenalan cabang-cabang olahraga untuk siswa setelah melalui dua tahap uji coba.
Pengaruh Metode Drill Terhadap Hasil Smash Bulutangkis Kegiatan Ekstrakurikuler Siswa SMP Negeri 4 Busungbiu I Ketut Agus Artha
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.051 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4420479

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh metode drill terhadap hasil smash bulutangkis ekstrakurikuler siswa SMP Negeri 4 Busungbiu. Dimana siswa ekstrakulikuler permainan bulutangkis proses latihannya cenderung belum bervariasi atau kurang efektif, metode yang diberikan belum bervariasi sehingga metode drill dalam permainan bulutangkis belum digunakan. Sehingga masih ada beberapa siswa yang kurang baik dalam melakukan smash permainan bulutangkis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen (eksperiment) dengan desain one groups pretest posttest design. Desain ini terdapat pretest sebelum diberikan perlakuan dan posttest setelah diberikan perlakuan dengan sempel dalam penelitian ini berjumlah 20 siswa, yang terdiri dari 9 putri dan 11 putra. Berdasarkan hasil analisis penelitian menunujukan bahwa ada pengaruh yang signifikan metode drill berpengaruh untuk hasil smash siswa ekstrakulikuler bulutangkis SMP Negeri 4 Busungbiu. Hasil smash pretest mendapatkan nilai minimal 30, nilai maksimal 46, rata-rata 36,80 dengan standar deviasi (SD) 4,420. Siswa yang telah mendapatkan perlakuan dengan metode drill hasil latihan meningkat dengan hasil smash posttest mendapatkan nilai minimal 34, nilai maksimal 48, rata-rata 42,30 dengan standar deviasi 3,962.
Studi Perkembangan Sekolah Khusus Olahraga Disabilitas (SKOD) Indonesia Tahun 2019-2020 Ratna Kumala Setyaningrum; Rima Febrianti; Slamet Santoso
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.678 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4420431

Abstract

Sekolah Khusus Olahraga Disabilitas (SKOD) Indonesia merupakan sekolah khusus bagi atlet-atlet disabilitas Indonesia yang didirikan di kota Surakarta di bawah nanungan Deputi Pengelolaan Pembinaan Sentra dan Sekolah Khusus Olahraga. Penelitian ini merupakan penelitian studi perkembangan pada Sekolah Khusus Olahraga Disabilitas (SKOD) Indonesia yang bertujuan untuk mengetahui perkembangan Sekolah Khusus Olahraga Disabilitas (SKOD) Indonesia dalam (1) sarana dan prasarana, (2) sistem perekrutan siswa, (3) pogram latihan, (4) managemen pengelolaan dan (5) pendampingan terhadap psikologis siswa. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Proses pengambilan data diperoleh dari pelatih, atlet dan managemen dari SKOD Indonesia. Teknik analisis data dengan cara mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini, yaitu 1) Prasarana dan sarana olahraga yang digunakan oleh siswa SKOD Indonesia dalam kondisi yang baik dan aman untuk program latihan guna mencapai target prestasi yang direncankan. 2) sistem perekrutan siswa dilakukan dengan 2 (dua) cara, yaitu seleksi nasional terbuka dan jalur pemantauan. 3) program latihan sudah sistematis, terstruktur dan terencana sesuai dengan prinsip-prinsip latihan serta adanya evaluasi untuk setiap program masing-masing cabang olahraga. 4) SKOD Indonesia memiliki managemen yang baik, yaitu mempunyai struktur organisasi, mempunyai legalitas dan program kerja. 5) pendampingan psikologi siswa dilakukan oleh ahli psikologi olahraga.
Teaching Personal Social Responsibility Versus Konvensional sebagai Upaya Menciptakan Good Character Mahasiswa Laki-Laki dan Perempuan di Tingkat Universitas Edi Setiawan; Hasanuddin Jumareng; Mela Aryani; Ervan Kastrena
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.586 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4424224

Abstract

Fenomena saat ini menunjukan karakter mahasiswa terus mengalami penurunan secara signifikan, sehingga menjadi masalah utama di dunia pendidikan jasmani yang harus segera di atasi. Tujuan penelitian ini adalah menguji efek teaching personal social responsibility (TPSR) versus konvensional sebagai upaya meningkatkan good charater mahasiswa laki-laki maupun perempuan di tingkat Universitas. Pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain factorial 2x2 digunakan dalam penelitian ini. Subjek berasal dari mahasiswa laki-laki dan perempuan tingkat III dari Universitas Suryakancana, Cianjur (Indonesia) yang berusia 19 sampai 21 tahun (n=32, TPSR = laki-laki : 8 dan perempuan : 8, konvensional = laki-laki : 8 dan perempuan : 8). Program intervensi dilakukan seminggu 3 kali dengan durasi 40 menit salama 12 kali pertemuan. Analisis Two Way ANOVA digunakan untuk menguji perbedaan antara kelompok TPSR dan konvensional dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan good character antara mahasiswa yang belajar menggunakan model pembelajaran TPSR dan konvensional, terdapat perbedaan yang signifikan antara model pembelajaran TPSR dan konvensional pada kelompok mahasiswa laki-laki dan perempuan, terdapat suatu interaksi antara model pembelajaran dan gender terhadap peningkatan good character mahasiswa. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa TPSR terbukti menjadi alternatif model pembelajaran yang secara positif mempunyai keunggulan yang lebih baik dari konvensional untuk meningkatkan good character mahasiswa laki-laki dan perempuan di tingkat Universitas.
Denyut Nadi Indikator Istirahat dalam Kegiatan Sehari-Hari Y. Touvan Juni Samodra; Adang Sudrazat
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.11 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4445660

Abstract

Tujuan penelitian untuk memberikan bukti pentingnya pemanfaatan jumlah jam tidur terhadap pemulihan setelah beraktivitas keseharian yang ditunjukkan dengan perubahan denyut nadi. Jumlah jam istirahat  sangat penting untuk siklus kehidupan seseorang. Jika jam istirahat kurang maka pada waktu bangun tidur akan terasa belum segar. Indikator bahwa istirahat telah pulih adalah sudah kembalinya denyut nadi pada nadi normal.  Orang yang mengalami kelelahan atau masih dalam kondisi lelah salah satunya akan terlihat dari denyut nadi yang di atas denyut nadi normal. Pengecekan denyut nadi sebelum dan setelah bangun tidur perlu dilakukan penelitian sebagai pembuktian. Penelitan ini melakukan pengecekan denyut nadi sebelum tidur dan bangun tidur selama 1 bulan terhadap 6 sampel. Nadi yang diambil adalah pengukuran denyut nadi dimana sampel tidak melakukan latihan/olahraga (beraktivitas biasa). Pengukuran denyut nadi dihitung berapa denyut dalam 1 menit. Data dianalisis dengan Uji T dan uji korelasi. Berdasarkan hasil analisis uji T ternyata terdapat perbedaan sampel yang melakukan tidur 6 jam ke bawah dan lebih dari 6 jam. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan 0,000. Hasil analisis ini memberikan informasi bahwa semakin lama jumlah jam tidur akan semakin menurunkan denyut nadi.
Peran Media Linkedin dalam Pendidikan Manajemen Olahraga Muhammad Reza Aziz Prasetya; Prasetya Ramadhan
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.032 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4455339

Abstract

Media sosial menyediakan kerangka kerja pedagogi pembelajaran inovatif yang mengubah sarana komunikasi dalam institusi akademik dan memungkinkan pengguna untuk mengembangkan keterampilan digital yang bermanfaat bagi karir profesional yang sukses. Linkedin sebagai alat media sosial yang berfokus pada jaringan profesional dan pengembangan karier, telah menjadi jaringan sosial professional yang paling populer, digunakan oleh semua pemangku kepentingan industri olahraga, oleh karenanya dapat dimanfaatkan untuk tetap berhubungan dengan para ahli sebagai tren terbaru dalam industri olahraga. Tujuan penelitian  ini adalah untuk menentukan fitur dan fungsi utama Linkedin dari perspektif manajemen olahraga dan berbagi pedoman untuk merangkul dan memperkenalkannya secara efektif. Membangun profil profesional, memperluas koneksi, menjaga hubungan dengan teman, memudahkan dalam melamar pekerjaan dan memperlihatkan keahlian, mendapat informasi dan inspirasi terbaru, sebagai lowongan pekerjaan dan sebagai media marketing merupakan hal-hal yang patut didorong pengembangannya diera disrupsi ini.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Teknik Passing Bola Voli Anak Agung Ngurah Putra Laksana; I Wayan Adnyana; I Gede Agus Adi Saputra; I Kadek Yudha Pranata; I Putu Eri Kresnayadi; Gede Hendri Ari Susila
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.887 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4445059

Abstract

In the field, there are still many students who are not able to do well by combining playing volleyball from the initial attitude, the attitude regarding the ball and the final attitude. This study aims to improve the activities and learning outcomes of volleyball passing in class X1 SMA Negeri 4 Singaraja. This research includes classroom action research which was carried out in 3 cycles. The research subjects were 32 students of class X1 public senior high school number 4 Singaraja, consisting of 17 male students and 15 female students. The data in this study were analyzed using descriptive statistics with the results obtained in the first cycle, namely the average percentage of student learning activities classically ( ) 73,9% (active), while in cycle II ( ) 76,3% (very active) and in cycle III ( ) 77,4% (very active). While the level of completeness of learning outcomes in cycle I was 81,3% (good), in cycle II was 90.7% (very good) and in cycle III was 96.8% (very good). So from cycle I, cycle II and cycle III there was an increase and had met the completeness criteria of at least 75% classically and 65% individually. It can be concluded that the activities and learning outcomes of volleyball passing have increased through the implementation of the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model in class X1 public senior high school number 4 Singaraja.
Tingginya Minat Olahraga Petanque pada Pelajar SMP di Kota Makassar Awaluddin; Ardiansyah
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.433 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4429724

Abstract

Olahraga petanque menuntut kemampuan pemain baik dari segi fisik, teknik, taktik, dan mental. Salah satu teknik dasar yang harus dikuasai oleh seorang pemain petanque adalah teknik pointing dan shooting/tembakan. Teknik pointing adalah mendekatkan bola besi ke boka sedekat mungkin dan shooting adalah salah satu bentuk upaya menjauhkan bola besi lawan dari boka target sejauh mungkin untuk menghasilkan skor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi berapa besar minat siswa dalam bermain olahraga petanque secara individual maupun secara bersama-sama pada siswa SMPN 13 Makassar. Metode dalam penelitian ini jenis penelitian survei dengan metode deskriftif kuantitatif, dengan pengambilan data dilakukan dengan melakukan tes pointing dan shooting serta angket. Hasil penelitian diperoleh yaitu minat olahraga petanque dengan kategori tinggi 53%, untuk hasil pointing didapatkan skor rerata+SD (4,6+2,6), dan hasil shooting didapatkan skor rerata+SD (6,1+2,3). Jadi dapat disimpulkan bahwa minat berolahraga petanque di SMPN 13 Makassar berkategori tinggi namun untuk teknik dasar masih perlu ditingkatkan.
Perbandingan Puskesmas Kecamatan Kuta dengan Pelaksanaan Penggunaan Obat Rasional (POR) Berdasarkan Indikator Pelayanan dan Fasilitas Kesehatan Putu Eka Arimbawa; I Gusti Agung Ngurah Bagaskara Pradipta; Ni Made Oka Dwicandra; Pande Wayan Bawa
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.317 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4452770

Abstract

Pengawasan terhadap penggunaan obat paling banyak dilakukan di Puskesmas yang mengacu pada indikator utama pada panduan WHO tentang penggunaan obat rasional (POR). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan Puskesmas Kecamatan Kuta dengan pelaksanaan POR berdasarkan indikator pelayanan dan fasilitas kesehatan. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif yang menggunakan metode retrospektifcross-sectional. Penelitian ini mengambil data pasien melalui rekam medis dan resep periode Januari-Mei 2020. Jumlah sampel yang digunakan sebesar 400. Analisis data menggunakan uji statistik Mann-Whitney untuk mengetahui perbandingan pelaksanaan POR.  Hasil penelitian menunjukkan gambaran indikator pelayanan pasien dan fasilitas kesehatan terdapat perbedaan dan uji statistik menunjukkan perbedaan bermakna (p<0.05). Puskesmas Kuta I dan II memiliki perbedaan rata-rata waktu pelayanan dan ketersediaan obat esensial. Perbedaan ini disebabkan karena ketersediaan jumlah tenaga kefarmasian khususnya apoteker belum terpenuhi. Sehingga, proses pelaksanaan akan menjadi lebih lama dan pengelolaan obat menjadi kurang baik. Oleh karena itu, Puskesmas Kuta I dan II perlu melakukan evaluasi mengenai jumlah apoteker yang disesuaikan dengan kunjungan pasien dan pelatihan dalam perencanaan pengadaan obat.
Hubungan Rasio Perilaku Konsumsi Makro Nutrisi dengan Tingkat Kebugaran Jasmani pada Remaja Gustiana Mega Anggita; Mohammad Arif Ali; Hadi Setyo Subiyono; Dewi Marfuah Kurniawati
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.675 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4434568

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan kemampuan fisik yang dimiliki seseorang dalam melakukan aktivitas sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berarti. Aktivitas fisik dan asupan nutrisi yang baik dapat menjaga kebugaran jasmani dan merupakan usaha pencegahan dari berbagai jenis penyakit berbahaya. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan menggunakan metode survei, bertujuan untuk mengetahui hubungan antara proporsi asupan makro nutrisi dan tingkat kebugaran jasmani. Teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian adalah mahasiswa Prodi Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang berjumlah 30 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan formulir Food Record untuk mengukur proporsi asupan makro nutrisi dan Multistage Fitness Test (MFT) untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani. Analisis data menggunakan uji korelasional bivariate. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara asupan makro nutrisi terhadap kebugaran jasmani dengan nilai korelasi sebesar 0,419 sehingga asupan makro nutrisi memiliki kontribusi sebesar 17,56% terhadap kebugaran jasmani. Nilai korelasi pada masing-masing asupan makro nutrisi terhadap kebugaran jasmani yaitu karbohidrat (-0,118), lemak (-0,374), dan protein (-0,210). Kontribusi karbohidrat 1,39%, lemak 13,98%, dan protein 4,41%. Proporsi asupan makro nutrisi memiliki kontribusi terhadap tingkat kebugaran jasmani pada remaja. Proporsi asupan nutrisi dapat dipertimbangkan dan disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai terutama untuk atlet.