cover
Contact Name
Ahmad Shofiyuddin
Contact Email
shofiahmad.1989@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
iaitabah.lamongan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 26209985     EISSN : 26565595     DOI : -
Core Subject : Education,
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam adalah jurnal yang mempublikasikan artikel orisinil yang mengungkap, mendiskusikan, serta mengeksplorasi pemikiran tentang pendidikan dalam Islam, pendidikan Islam, dan pendidikan agama Islam. Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam juga menerima artikel hasil studi Lapangan tentang praktek pendidikan yang orisinil, inovatif, serta progresif dengan berbagai jenis dan pendekatan riset serta menerima kajian pendidikan multi/interdisipliner disiplin ilmu. Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam dikelola oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan dan akan terbit setiap enam bulan sekali pada bulan Maret dan September setiap tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 129 Documents
Optimalisasi Kecerdasan Artificial dalam Proses Pembelajaran di SMK untuk Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 Jauhar Maknun; M. Najib Khundzaqi Afiqi; Syauqi Khalilurohman; Muhammad Sadidul Muzakki; Royhan Zidan
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 1 (2026): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v9i1.4966

Abstract

Penelitian ini membahas optimalisasi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam proses pembelajaran di SMK untuk mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan melalui kajian literatur terkait penerapan AI dalam pendidikan vokasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran, kreativitas peserta didik, serta kompetensi digital sesuai kebutuhan dunia kerja. Selain itu, AI membantu guru dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Namun, implementasi AI masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur dan kompetensi digital pendidik. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan industri agar pemanfaatan AI dapat berjalan optimal dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21 Ulul Azmi Taufiqur Rohmah; Nasywa Annisa Syabana; Moh. Faizin
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 1 (2026): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v9i1.4969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi guru pendidikan agama islam dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad 21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur melalui kajian terhadap berbagai artikel ilmiah, buku, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pendidikan agama islam menghadapi beberapa tantangan utama antara lain keterbatasan literasi digital, kurangnya oenguasaan metode pembelajaran inovatif, serta kendala dalam pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Selain itu perbedaan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan terbatasnya dukungan institusi juga menjadi faktor yang memperkuat tantangan tersebut. Kondisi ini berdampak pada kurang optimalnya proses pembelajaran yang cenderung kurang interaktif dan belum mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis seperti peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan, pelatihan berbasis digital, serta penguatan dukungan institusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menegaskan pentingnya kesiapan guru dalam menghadapi transformasi pendidikan abad 21.
Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik Tanpa Pemberian Tugas Rumah di Lingkungan Pondok Pesantren Salafiyah Hidayatul Qomariyah Wiwin Yunita; Ari Putra; Rahmatika Maduri; M. Fajri Hidayah
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 1 (2026): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v9i1.4989

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji seberapa penting pelaksanaan pembelajaran berbasis praktik tanpa pemberian tugas rumah di lingkungan pondok pesantren salafiah hidayatul qomariah. selain itu juga penelitian ini dilakukan karena adanya dilatar belakangi oleh perbedaan antara sistem sekolah formal dengan pesantren salafiah, yang dimana Pondok Pesantren Salafiah Qomariah ini lebih menekankan pada pembelajaran praktik langsung, musyawarah, dan hapalan dibandingkan memberikan tugas rumah (PR) sebagai penguat materi disekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif, dengan Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi langsung, wawancara, serta serta metode dokumentasi. Data yang diperoleh akan dianalisis secara deskriptif dengan cara mengelompokkan, menginterpretasikan, dan menarik kesimpulan berdasarkan temuan di lapangan. Dari hasil penelitian mengungkapkan bahwa, pembelajaran berbasis praktik tanpa PR di Pondok Pesantren Salafiah Qomariah kota Bengkulu dinilai mampu meningkatkan pemahaman materi, keterampilan, kedisplinan, serta penguatan nilai-nilai keagaman para santri. Selain itu, sistem ini juga membantu santri lebih fokus pada pengembangan karakter, ibadah, dan keterampilan hidup tanpa di bebani oleh tugas PR seperti sekolah formal.
Penerapan Prinsip Assessment For Learning dalam Metode Sorogan Kitab Fathul Qarib di Pesantren: Studi Multi Situs M. Musthofa Asy’ari; Akbar Muharom; Muhammad Hazballoh
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 1 (2026): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v9i1.5029

Abstract

Sorogan is a learning practice unique to Pesantren but few studies have examined sorogan as an assessment technique. This study aims to describe the application of the principles of assessment for learning in the implementation of the sorogan method for the Fathul Qarib textbook and to analyze the similarities and differences in its implementation. A qualitative research approach with a multi-site research design at the Pesantren Mahir Arriyadl Ringingagung and the Pesantren Fathul Ulum Kwagean. Data were collected through observation, interviews, and documentation of the sorogan implementation. The results indicate that the principles of assessment for learning are present in the implementation of the sorogan method for the Fathul Qarib text, such as clarifying learning objectives, questions and discussions, feedback, as well as peer assessment and self-assessment. The sorogan method at both Pesantren shares similarities in the muraja’ah activities and immediate feedback. The differences are evident in the approach used, namely an individual approach at the Pesantren Mahir Arriyadl and a collaborative approach at the Pesantren Fathul ‘Ulum. These differences have implications for the patterns of interaction between teachers and students, the pace of learning, and the forms of reinforcement of students’ understanding.
Inovasi Peran Guru PAI Melalui Pembelajaran Kontekstual: Upaya Penguatan Karakter dan Etos Hidup Islami pada Sekolah Berbasis Pesantren Andhika Fatchur Widyanto; Abdullah Nasihin Asyrofi; Muhammad Khusain Muslimin; Nuril Qolbi
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 1 (2026): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v9i1.5041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi inovasi peran guru melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Khairunnas Tuban, dengan fokus khusus pada ekosistem sekolah berbasis pesantren. Pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif digunakan dalam studi ini, melibatkan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumentasi. Subjek penelitian berfokus pada guru PAI dan 25 siswa kelas VIII. Analisis data menggunakan alur interaktif model Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CTL telah diterapkan dengan baik dan berhasil menguatkan karakter serta etos hidup Islami peserta didik. Temuan dari riset ini menegaskan kebaruan bahwa ekosistem pesantren, melalui tradisi keteladanan pendidik (uswah hasanah) dan pembiasaan lingkungan religius yang intensif, menjadi katalisator utama yang mempercepat keberhasilan internalisasi nilai CTL. Keterbatasan dalam praktik di lapangan terletak pada ragam metode dan penggunaan media inovatif yang belum konsisten. Studi ini merekomendasikan perlunya sinergi antara kurikulum modern dan tradisi pesantren untuk membentuk karakter Islami yang holistik secara berkelanjutan.
Dilema Guru PAI di Era Digital: Ketika Interaksi Pendidikan Berpindah Ke Dunia Maya Wahyu Fatkhurudin; Nailil Muna; M. Fachrie Zidane Pradhana; Abdul Azim
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 1 (2026): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v9i1.5053

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital telah menggeser interaksi pendidikan ke ruang-ruang virtual, sehingga menciptakan dilema bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menyeimbangkan adaptasi teknologi dengan penyampaian nilai-nilai Islam. Transformasi ini menghadirkan berbagai tantangan, seperti terbatasnya interaksi spiritual, berkurangnya keteladanan secara langsung, serta meningkatnya distraksi peserta didik dalam pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dilema yang dihadapi guru PAI di era digital serta dampaknya terhadap proses pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur yang relevan mengenai pendidikan Islam, pembelajaran digital, dan interaksi guru dengan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berada pada posisi yang kompleks antara tuntutan penguasaan teknologi dan kewajiban menanamkan nilai-nilai moral serta spiritual secara efektif. Interaksi virtual memang memberikan efisiensi, tetapi kurang efektif dalam membangun keterlibatan emosional dan spiritual yang mendalam. Dampak yang muncul meliputi potensi menurunnya internalisasi nilai-nilai keagamaan serta melemahnya hubungan pedagogis antara guru dan peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan strategi integratif yang memadukan teknologi dengan pendekatan humanis dan religius untuk memastikan pembelajaran yang bermakna serta mampu menjawab tantangan di era digital.
Motivasi Belajar dalam Pendidikan Islam: Kajian Tafsir Tematik QS. Al-‘Alaq Ayat 1–5 Avif Alfiyah; Muchacha Aulia Zati Putri
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 1 (2026): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v9i1.5075

Abstract

A learning motivation is a crucial element that significantly influences the success of the educational process, especially within Islamic education, which views the pursuit of knowledge not only as an academic endeavor but also as an act of worship and a means of human capacity development. This article seeks to explore the concept of learning motivation from the Qur’anic perspective through a thematic exegesis (tafsir maudhu’i) of QS. Al-‘Alaq verses 1–5, as well as to examine its relevance to the advancement of Islamic education in the contemporary context. The study adopts a qualitative approach using library research methods combined with a thematic interpretation framework (maudhu’i). The data are drawn from the Qur’an, classical and modern tafsir works, and relevant literature in Islamic education. The findings indicate that QS. Al-‘Alaq verses 1–5 encompass essential principles of learning motivation, including encouragement to read, the development of literacy culture, enthusiasm for seeking knowledge, spiritual consciousness in learning activities, and the continuous growth of knowledge. The command to read in the opening verse highlights the centrality of intellectual engagement as the foundation of education, while the reference to the qalam (pen) underscores the importance of writing traditions and knowledge preservation. Furthermore, these verses emphasize that effective learning should be rooted in divine values to ensure harmony between intellectual and spiritual dimensions. In conclusion, QS. Al-‘Alaq verses 1–5 are highly relevant in strengthening students’ learning motivation and can be established as a philosophical basis for developing Islamic education that is adaptive, literate, and humanistic.
Implementasi Pembelajaran Tahsinul Qira’ah Qur’an di Ma Mazra’atul Ulum Lamongan Ah. Alif Dzul Afkar; Nafilatur Rohmah
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 1 (2026): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v9i1.5082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran Tahsinul Qira’ah Al-Qur’an di MA Mazra’atul Ulum Paciran Lamongan serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Tahsinul Qira’ah Al-Qur’an merupakan upaya untuk memperbaiki dan memperindah bacaan Al-Qur’an sesuai dengan kaidah tajwid yang benar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran Tahsinul Qira’ah Al-Qur’an di MA Mazra’atul Ulum telah terlaksana dengan baik melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pembelajaran diselenggarakan secara sistematis dan terstruktur, dimulai dari kelas dasar hingga kelas lanjutan. Guru memiliki kompetensi yang memadai serta menerapkan berbagai metode pembelajaran, seperti talaqqi, sima’an, dan pemanfaatan teknologi audio-visual untuk mendukung efektivitas proses belajar mengajar. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran tahsinul qira’ah sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekolah yang kondusif serta dukungan orang tua. Adapun kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran meliputi keterbatasan waktu dan penggunaan media pembelajaran yang masih bersifat konvensional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi pembelajaran Tahsinul Qira’ah Al-Qur’an di MA Mazra’atul Ulum Paciran Lamongan telah berjalan secara efektif, meskipun masih terdapat beberapa hambatan yang perlu mendapat perhatian. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengembangan media pembelajaran yang lebih modern serta peningkatan kompetensi guru melalui program pelatihan yang berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pembelajaran
Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa Mamat Rahmatulloh; Dini Permana Sari; Muhammad Aly Mahmudi
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 1 (2026): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v9i1.5251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesehatan mental terhadap prestasi belajar siswa kelas XI Madrasah Aliyah Darul Mustafa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linear sederhana pada 44 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor kesehatan mental berkisar antara 64,00 hingga 95,00 dengan rata-rata 82,59, sementara skor prestasi belajar berada pada rentang 53,00 hingga 77,00 dengan rata-rata 63,41. Uji normalitas data residual menggunakan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan distribusi normal (Asymp. Sig. = 0,200). Analisis regresi mengungkapkan pengaruh signifikan kesehatan mental terhadap prestasi belajar (F = 6,308; p = 0,031 < 0,05), dengan koefisien regresi positif sebesar 0,289, yang mengindikasikan bahwa peningkatan kesehatan mental berkontribusi pada peningkatan prestasi belajar. Temuan ini memperkuat peran penting kesehatan mental dalam menunjang keberhasilan akademik dan mendorong perlunya perhatian serta intervensi yang mendukung kesejahteraan psikologis siswa dalam lingkungan pendidikan.

Page 13 of 13 | Total Record : 129