cover
Contact Name
Ahmad Shofiyuddin
Contact Email
shofiahmad.1989@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
iaitabah.lamongan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 26209985     EISSN : 26565595     DOI : -
Core Subject : Education,
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam adalah jurnal yang mempublikasikan artikel orisinil yang mengungkap, mendiskusikan, serta mengeksplorasi pemikiran tentang pendidikan dalam Islam, pendidikan Islam, dan pendidikan agama Islam. Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam juga menerima artikel hasil studi Lapangan tentang praktek pendidikan yang orisinil, inovatif, serta progresif dengan berbagai jenis dan pendekatan riset serta menerima kajian pendidikan multi/interdisipliner disiplin ilmu. Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam dikelola oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan dan akan terbit setiap enam bulan sekali pada bulan Maret dan September setiap tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 114 Documents
Upaya Guru Dalam Mempertahankan Hafalan Juz 30 Melalui Metode Muraja’ah Pada Santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Al-Amanah Rizkita Helmi, Adila; Ramdhani, Khalid; Khulasoh, Siti
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2025): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v8i1.3590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam mempertahankan hafalan Juz 30 melalui metode muraja'ah pada santri di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Al Amanah. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, yang memungkinkan suatu informasi secara mendalam mengenai pelaksanaan muraja'ah di madrasah tersebut. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan analisis dokumen, dengan triangulasi sebagai metode validasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa muraja'ah dilaksanakan setiap hari sebelum pelajaran dimulai dengan metode bin nazhar (melihat mushaf) untuk santri pemula dan bil ghaib (tanpa melihat mushaf) untuk santri yang lebih mahir. Selain itu, terdapat program muraja'ah intensif setiap hari Jumat khusus untuk kelas III dan IV. Metode ini terbukti efektif dalam menjaga hafalan santri agar tidak mudah lupa. Meskipun demikian, pelaksanaannya menghadapi berbagai tantangan, di antaranya keterbatasan waktu belajar di rumah, gangguan konsentrasi, pemahaman terhadap makna ayat yang kurang, dan minimnya dukungan orang tua. Untuk mengatasi hambatan tersebut, guru melakukan pendampingan pribadi dan berupaya melibatkan orang tua dalam proses tahfidz di rumah. Secara keseluruhan, metode muraja'ah di MDTA Al Amanah efektif dalam mempertahankan dan memperkuat hafalan Juz 30, namun optimalisasi dukungan dari keluarga dan lingkungan belajar yang kondusif tetap diperlukan.
Pengembangan Modul Ajar PAI Berbasis Kearifan Lokal Tradisi Kenduren Wonosalam Hadzik, Ishomuddin; Hadzik, Ishomudin; Ani Zulfah, Machnunah; Fodhil, Muhammad; Khoirur Roziqin, Muhamad
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2025): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v8i1.3698

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam dunia pendidikan, yakni memudarnya nilai budaya lokal dan meningkatnya paham radikalisme di lingkungan sekolah, khususnya pada tingkat SMA. Dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar PAI yang terintegrasi dengan nilai kearifan lokal, khususnya melalui tradisi Kenduren Wonosalam sebagai muatan budaya yang sarat dengan nilai keagamaan dan sosial. Selain itu, penelitian ini bertujuan menilai efektivitas modul yang diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan menerapkan model 4D dari Thiagarajan, yang terdiri dari empat tahap: Define, Design, Develop, dan Disseminate. Hasil dari proses validasi menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan telah memenuhi standar kelayakan, dengan skor dari ahli praktisi pembelajaran sebesar 80%, ahli materi 89%, dan telaah modul mencapai 90%. Untuk mengetahui efektivitas modul, dilakukan pengujian melalui pre-test dan post-test. Pada skala kecil, nilai rata-rata siswa mencapai 66,8% dan meningkat menjadi 71,9% pada skala besar, menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa sebesar 5,1%. Hasil angket respon siswa memperlihatkan bahwa modul sangat menarik dan mampu meningkatkan keterlibatan siswa, dengan nilai 90,8% pada uji skala kecil dan 94,42% pada skala besar. Pengembangan modul ajar PAI berbasis tradisi Kenduren Wonosalam terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai agama sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal.
Filsafat Kependidikan Islam Klasik:  Telaah atas Pemikiran Kependidikan  Prespektif Al-Ghazali Kusuma Ningtias, Ratih; Aji Nugroho, Muhammad
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2025): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v8i1.3822

Abstract

Tujuan tulisan ini yang akan membahas biografi singkatnya serta pemikiran tentang pendidikan Islam.  Yang menyangkut tentang tujuan Pendidikan, kurikulum, adab guru dan murid, khususnya dalam pendidikan Islam. Dengan tujuan untuk memberi orang lebih banyak pengetahuan tentang pemikiran Al-Ghazali tentang Pendidikan Islam. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mendapatkan data dalam penelitian ini. Jenis penelitian kepustakaan adalah penelitian yang datanya diperoleh dari proses memeriksa buku, yang merupakan sumber data primer dan sekunder. Analisis konten adalah teknik analisis data yang memecahkan masalah menjadi susunan konseptual, kemudian diberi kode atau nama, dan kemudian hasilnya digunakan untuk membuat kesimpulan tentang pesan yang ada di dalam teks yang diteliti Hasil penelitian memberikan pengetahuan tantang pemikiran dalam perspektif Al-Ghazali, dimana dunia Pendidikan harus memprioritaskan penghormatan terhadap ilmu pengetahuan, yang dianggapnya penting. Konsekuensi dari penghormatan terhadap ilmu adalah penghormatan terhadap guru. Imam al-Ghazali juga menekankan pentingnya memperhatikan faktor-faktor yang urgens dalam dunia pendidikan. Selain itu, pemikiran al-Ghazali terkait hidup dan nilai-nilai kehidupan, pembentukan kurikulum sesuai dengan porsi ilmu dan minatnya yang besar terhadap ilmu pengetahuan juga menjadi elemen-elemen penting dalam pembelajaran.
Peranan Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Akhlakul Karimah Siswa di MA Darul Ma’arif Payaman Solokuro Lamongan Nurah; Amalia, Dini
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2025): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v8i1.3834

Abstract

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk akhlakul karimah siswa, tidak hanya melalui pengajaran pengetahuan agama, tetapi juga dengan memperbaiki pendidikan akhlak yang diterima siswa dari keluarga dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru PAI dalam membentuk akhlakul karimah siswa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di MA Darul Ma’arif Payaman Solokuro, Lamongan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta divalidasi menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, waka kesiswaan, guru akidah akhlak, guru Al-Qur'an-Hadits, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai pendidik, motivator, pengarah, dan evaluator dalam membentuk akhlakul karimah siswa. Faktor pendukung meliputi kerja sama orang tua, sarana prasarana, buku absensi, dan kegiatan keagamaan. Adapun faktor penghambatnya adalah pengaruh penggunaan handphone dan lingkungan luar
EVALUASI EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN METODE IQRA’ BERDASARKAN MODEL CIPP DI TPA AL-KHOIR SANGATTA UTARA Zaitun, Zaitun Zahra; Zaitun Zahra; Siti Nilam; Sevia Rahayu Nur Habibah; Avicni Miramadhani; Apriliany Putri; Eka Widyanti
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 2 (2025): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v8i2.3706

Abstract

Merupakan suatu bentuk keharusan bagi setiap orang yang membaca Al-Qur’an, yaitu menyempurnakan bacaannya, dikarenakan setiap kesalahan dalam pelafalan bacaan, maka akan memunculkan arti yang berbeda. Adanya penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi terkait efektivitas pembelajaran metode Iqra’ di TPA Al-Khoir Sangatta Utara dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian lapangan dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pembelajaran metode Iqra’ di TPA Al-Khoir berjalan cukup efektif: dari aspek konteks dan input, metode ini sesuai kebutuhan peserta didik, sumber daya dan media pembelajaran pun sudah memadai, namun kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang tersedia; dari aspek proses, pelaksanaan berjalan baik meski masih ditemukan kendala teknis; dan dari aspek produk, sebagian besar santri mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar. Temuan ini menunjukkan bahwa metode Iqra’ relevan diterapkan, namun perlu peningkatan dalam pemanfaatan media dan dukungan eksternal untuk hasil yang lebih optimal
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SOSIO RELIGIUS UNTUK AKTUALISASI NILAI ‘ADALAH DAN AMANAH PADA KEGIATAN PEMBIASAAN BAKTI SOSIAL SEDEKAH BERAS DI MA MAZROATUL ULUM Karomah, Wardatul; Sa'adi; Miftahuddin
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 2 (2025): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v8i2.3801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi pendekatan sosio religius dalam mengaktualisasikan nilai-nilai ‘adalah (keadilan) dan amanah (tanggung jawab) melalui kegiatan pembiasaan bakti sosial sedekah beras di MA Mazroatul Ulum Paciran Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan model studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan sosio religius diterapkan secara terpadu dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan sedekah beras. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat empati dan solidaritas sosial siswa, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai keadilan melalui pembagian yang merata serta nilai amanah melalui pengelolaan dan penyaluran bantuan secara bertanggung jawab. Lingkungan madrasah yang mendukung serta keterlibatan guru dan siswa secara aktif menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi nilai-nilai tersebut. Temuan penelitian ini dapat berkonstribusi bagi model pengembangan pendidikan karakter berbasis nilai wasathiyah Islam di lingkungan madrasah.
PEREMPUAN DAN PENDIDIKAN: PILAR PERUBAHAN SOSIAL DAN PEMBANGUNAN BANGSA Mubayanah Tawabie, Siti; Raharjo; Fanani, Muhyar
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 2 (2025): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v8i2.3897

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh tingkat pendidikan perempuan terhadap perubahan sosial dan pembangunan bangsa. Dalam konteks masyarakat yang masih diliputi oleh ketimpangan gender, pendidikan perempuan menjadi instrumen strategis untuk mendorong keadilan sosial dan memperkuat fondasi pembangunan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain asosiatif, melibatkan 200 responden perempuan usia 20–45 tahun dari lima provinsi. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner skala Likert lima poin. Hasil analisis Pearson menunjukkan korelasi positif yang signifikan antara tingkat pendidikan perempuan dengan indikator perubahan sosial (r = 0,685; p < 0,01). Analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa pendidikan perempuan menjelaskan 25,2% variasi pada pembangunan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi pendidikan yang dimiliki perempuan, semakin besar kontribusinya terhadap aspek kehidupan seperti partisipasi publik, kesehatan keluarga, penghasilan rumah tangga, dan keterlibatan dalam organisasi. Pendidikan menjadikan perempuan lebih kritis terhadap ketimpangan, lebih mandiri secara ekonomi, serta aktif sebagai agen perubahan dalam komunitasnya. Selain itu, perempuan terdidik cenderung memiliki kesadaran tinggi terhadap isu kesehatan, demokrasi, dan pembangunan berkelanjutan. Namun, tantangan seperti pernikahan dini, beban ganda, dan norma patriarkal masih menghambat akses pendidikan perempuan di banyak daerah. Oleh karena itu, hasil penelitian ini menjadi dasar penting bagi kebijakan afirmatif yang menjamin inklusivitas dan keberpihakan dalam sistem pendidikan nasional. Pendidikan perempuan bukan hanya hak individual, tetapi investasi kolektif dalam menciptakan bangsa yang adil, sejahtera, dan berdaya saing.
PEDAGOGI CINTA: MEREKONSTRUKSI LANDASAN FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM MELALUI ANALISIS ISI DAN HERMENEUTIK TERHADAP TAFSIR AL-MISBAH KARYA M. QURAISH SHIHAB Listiana, Heni; Akhwan Muhlis, Mokhammad; Afcarina Izzati, Najwa; Qathrun Nada, Zilfania; Muhlis, Achmad
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 2 (2025): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v8i2.4434

Abstract

This article examines the pedagogical crisis in contemporary Islamic education, which tends to be reductionist and oriented toward the transfer of knowledge alone, thereby neglecting the spiritual and ethical dimensions of students. In response to this issue, this study aims to formulate a theoretical framework called the Pedagogy of Love through a systematic interpretation of M. Quraish Shihab's Tafsir al-Misbah. This study uses a qualitative approach with a literature study method, while data analysis is carried out descriptively and analytically through a combination of content analysis and a hermeneutic approach. The results show that the Pedagogy of Love rests on three main pillars, namely: (1) the axiology of rahmah as a spiritual foundation manifested in exemplary behavior (uswah ḥasanah); (2) dialogical-humanistic learning as a pedagogical approach that honors the minds and hearts of students; and (3) an integrative curriculum that synergizes naqli and 'aqli knowledge. These findings confirm that the Pedagogy of Love is a transformative solution in shaping individuals who are not only intellectually superior, but also emotionally and spiritually mature, so that they are able to realize the ideal of insān kāmil, which is oriented towards the value of raḥmatan lil-‘ālamīn
Strategi Pembelajaran Guru PAUD dalam Mengintegrasikan Nilai Islam di Era Digital Syafiqoh, Imroatus; Novi Safitri, Rusi
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 2 (2025): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v8i2.4516

Abstract

Perkembangan era digital membawa tantangan dalam pembelajaran anak usia dini, khususnya dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam secara efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran guru PAUD serta bentuk integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran anak usia dini di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada tiga lembaga PAUD, yaitu TK Al Wahab, TK Muslimat 05, dan TK Tarbiyatul Athfal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dilaksanakan secara terencana dan terintegrasi dalam seluruh kegiatan pembelajaran melalui pembiasaan harian, keteladanan guru, dan pembelajaran tematik. Nilai adab dasar, seperti salam, doa, sopan santun, dan sikap hormat, menjadi fokus utama karena bersifat konkret dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Pemanfaatan media digital Islami, seperti video edukasi, lagu doa, dan media visual sederhana, digunakan secara selektif dan terkontrol untuk meningkatkan minat dan keterlibatan belajar anak. Integrasi nilai Islam juga diperkuat melalui kolaborasi dengan orang tua serta asesmen autentik berbasis observasi terhadap perilaku anak. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran PAUD di era digital dipengaruhi oleh konsistensi pembiasaan, keteladanan guru, pemanfaatan teknologi secara bijak, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung pembentukan karakter religius anak.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TAHSIN TAHFIZ DALAM MENINGKATKAN HAFALAN AL-QUR`AN DI MATQ SUNANUL MUHTADIN SIDAYU GRESIK Nashoiha, Isyroqotun
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 2 (2025): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v8i2.4518

Abstract

MATQ (Madrasah Aliyah Takhassus Al-Qur’an) is an educational unit under the Al-Qur’an Sunanul Muhtadin Foundation that focuses on modern, Al-Qur’an–based education integrated with scientific knowledge. In the learning process, all students are required to memorize the Qur’an as part of the institution’s vision and mission to produce excellent and Qur’ani generations. However, in its implementation, several students still face difficulties in reading the Qur’an properly and correctly according to the standards of tahsin Al-Qur’an. Therefore, a specialized method is needed to optimize tahsin and tahfiz in order to achieve high-quality Qur’anic recitation. This study aims to identify the methods and strategies used in the tahfiz learning process. It is categorized as field research, conducted directly through observation, interviews, and documentation. The implementation of tahfiz learning to improve Qur’anic memorization at MATQ Sunanul Muhtadin Sidayu Gresik has made a positive contribution to the Qur’anic learning process. These contributions include grouping students based on their tahsin quality, providing the Ummi method as a learning guide for students whose recitation still requires improvement, and allowing students with good recitation quality to memorize and add new verses daily. This classification system significantly assists tahfiz teachers in organizing and supporting students according to their respective abilities.

Page 11 of 12 | Total Record : 114