cover
Contact Name
Rahmawati Darussyamsu
Contact Email
rahmabio@fmipa.unp.ac.id
Phone
+6281363229286
Journal Mail Official
bioedu@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka, Kelurahan Air Tawar Kota Padang Provinsi Sumatera Barat Kode Pos: 25131
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Bioeducation Journal
ISSN : 23548363     EISSN : 26155451     DOI : https://doi.org/10.24036
Core Subject : Education,
This journal publishes original articles on the latest issues and trends occurring internationally in science (biology) curriculum, instruction, learning, policy, and preparation of science (biology) teachers with the aim to advance our knowledge of biology and science education theory and practice. In addition to original articles, the journal features the following special sections: 1. Science (biology) Curriculum. 2. Evaluation and Assessment Science (biology). 3. Science (biology) Learning : Model, Strategy and Approach. 4. Science (biology) Learning Media.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 135 Documents
Analisis Kebutuhan Pengembangan Modul Ajar Berbasis PjBL-RAHMA pada Materi Bakteri dan Jamur Suci, Indah Bonu; Darussyamsu, Rahmawati; Fadilah, Muhyiatul; Arsih, Fitri
Bioeducation Journal Vol 9 No 1 (2025): Bioeducation Journal
Publisher : Universitas Negeri Padang Address: Biology Education Study Program Faculty Mathematics and Natural Science (FMIPA) Jl. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat, Padang-West Sumatera-Indonesia Telp. +62751-7057420 - Fax.+62751-7058772 - Ph. +6281363229286

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bioedu.v9i1.532

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kebutuhan untuk mengembangkan modul ajar berbasis model PjBL-RAHMA pada materi bakteri dan jamur pada fase E SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang berorientasi pada pengembangan suatu produk. Subjek pada penelitian ini yaitu seorang guru mata pelajaran biologi SMA Negeri 13 Padang yang mengajar ppada fase E. Instrumen pengumpulan data menggunakan pedoman observasi dan pedoman wawancara. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Analysis Interactive Miles-Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini diperoleh beberapa hasil yaitu pertama sekolah sudah menerapkan Kurikulum Merdeka pada setiap aspek dalam proses pembelajaran sehingga modul ajar sudah sesuai dengan Kurikulum yang digunakan. Kedua guru sudah mencoba membuat pembelajaran proyek namun dalam proses pelaksanaannya belum mampu mengarahkan murid secara mandiri memecahkan masalah dan menentukan solusi dalam proyek, karena penentuan masalah dan solusi yang terlalu berpusat pada guru, selain itu hal ini belum diintegrasikan ke dalam modul ajar. Ketiga murid memiliki kesulitan dalam mempelajari materi bakteri dan jamur karena materi cukup rumit dan padat. Selain itu murid masih belum bisa membedakan peranan yang dilakukan oleh jamur dan bakteri. Berdasarkan hasil temuain di lapangan dan studi literature diketahui bahwa perlu dikembangkan modul ajar berbasis model PjBL-RAHMA pada materi bakteri dan jamur fase E SMA yang mampu membantu guru dalam mengembalikan proses pembelajaran proyek dengan sebagaimana mestinya.
Analisis Kebutuhan Modul Ajar Bebasis Model PjBL-RAHMA pada Materi Virus dan Bakteri Fase E SMA/MA Afifah, Fadhilah; Darussyamsu, Rahmawati; Fadilah, Muhyiatul; Arsih, Fitri
Bioeducation Journal Vol 9 No 2 (2025): Bioeducation Journal
Publisher : Universitas Negeri Padang Address: Biology Education Study Program Faculty Mathematics and Natural Science (FMIPA) Jl. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat, Padang-West Sumatera-Indonesia Telp. +62751-7057420 - Fax.+62751-7058772 - Ph. +6281363229286

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bioedu.v9i2.533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan modul ajar berbasis Project Based Learning (PjBL) RAHMA pada materi virus dan bakteri fase E SMA. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik wawancara guru biologi dan angket kebutuhan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 36,3% peserta didik mengalami kesulitan pada materi bakteri dan 31,1% pada materi virus, disebabkan oleh materi yang padat dan banyak istilah ilmiah. Peserta didik menginginkan bahan ajar yang menarik, mudah dipahami, dan dilengkapi gambar (39,4%). Selain itu, 32,4% peserta didik menyukai pembelajaran praktik langsung, menunjukkan potensi penerapan model PjBL. Dengan demikian, pengembangan modul ajar berbasis PjBL-RAHMA dinilai relevan untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran biologi.
Handout Digital Konsep Virus dan Peranannya dalam Kerangka Kurikulum Merdeka Hartika, Naurasyifa Inasya Deby; Ajizah, Aulia; Putra, Aminuddin Prahatama
Bioeducation Journal Vol 9 No 2 (2025): Bioeducation Journal
Publisher : Universitas Negeri Padang Address: Biology Education Study Program Faculty Mathematics and Natural Science (FMIPA) Jl. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat, Padang-West Sumatera-Indonesia Telp. +62751-7057420 - Fax.+62751-7058772 - Ph. +6281363229286

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bioedu.v9i2.524

Abstract

Pada pertengahan tahun 2022 pemerintah telah memberlakukan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Di dalam kurikulum tersebut salah satu materi yang esensial untuk diajarkan di kelas X SMA/MA adalah Konsep Virus dan Peranannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesesuaian, kelayakan, dan keterbacaan terhadap hasil pengembangan Handout Digital Konsep Virus dan Peranannya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) menggunakan model 4D yang dilakukan dalam 4 tahap yaitu, 1) Pendefinisian (Define), 2) Perancangan (Design), 3) Pengembangan (Develop), dan 4) Penyebaran (Disseminate). Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen kesesuaian, kelayakan, dan keterbacaan. Subjek penelitian adalah 3 orang ahli terdiri atas 2 orang dosen Pendidikan Biologi, satu orang Guru Mitra dan 12 orang peserta didik Kelas X MIPA MAN 1 Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji kesesuaian memperoleh skor 4,26 (sangat sesuai), uji kelayakan memperoleh skor 4,24 (sangat layak), dan uji keterbacaan memperoleh skor 4,33 (sangat baik). Berdasarkan hasil uji dapat disimpulkan bahwa 1) Handout Digital yang dikembangkan sangat sesuai dengan Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dalam IKM, 2) sangat layak untuk digunakan sebagai bahan ajar dalam proses pembelajaran konsep Virus dan Peranannya, dan 3) sangat mudah dibaca dan dipahami oleh peserta didik.
Critical Thinking Skills Profile of 7th Grade Junior High School Students on Ecology and Biodiversity Subject Keliat, Natalia Rosa; Buida, Marshelina Inriani; Hastuti, Susanti Pudji
Bioeducation Journal Vol 9 No 2 (2025): Bioeducation Journal
Publisher : Universitas Negeri Padang Address: Biology Education Study Program Faculty Mathematics and Natural Science (FMIPA) Jl. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat, Padang-West Sumatera-Indonesia Telp. +62751-7057420 - Fax.+62751-7058772 - Ph. +6281363229286

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bioedu.v9i2.525

Abstract

This research aims to determine the profile of critical thinking skills of Class VII middle school students on ecology and biodiversity material using quantitative descriptive research with data collection techniques using tests, analysis using a quantitative approach consisting of empirical validity, reliability, differentiation, level of difficulty and data analysis scores, and research design using pretest - posttest design, data collection techniques using critical thinking questionnaires, data analysis techniques by looking at interpretation results and N - Gain. The research results of students' critical thinking skills at the beginning of the test (pre-test) reached an average score of 47.49, while the average score of students at the end of learning (posttest) reached 64.09. Based on the interpretation results, it shows that the pre-test results are in the poor category with a total of 63 students (100%), while the post-test scores in the interpretation results show that there are 17 students (26.98%) in the sufficient category and 46 students (73.02%) in the insufficient category. So it can be said that there may be many factors that cause students to lack enthusiasm in science subjects on ecology and biodiversity, including the lack of variety in the methods used in teaching.
Potential of The Citizen Science Project (CSP) to Support Biodiversity Learning in Indonesia Gusti, Utari Akhir; Hidayat, Topik; Sriyati, Siti; Ananda, Gheri Febri
Bioeducation Journal Vol 9 No 2 (2025): Bioeducation Journal
Publisher : Universitas Negeri Padang Address: Biology Education Study Program Faculty Mathematics and Natural Science (FMIPA) Jl. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat, Padang-West Sumatera-Indonesia Telp. +62751-7057420 - Fax.+62751-7058772 - Ph. +6281363229286

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bioedu.v9i2.527

Abstract

Conservation of biodiversity in Indonesia is very important. This condition is supported by the high diversity owned but very minimal conservation efforts. Collaborative action between local communities and scientists in learning is needed to support conservation through education. Therefore, it is important to analyze the potential of citizen science projects in biodiversity lessons. This study aims to investigate the potential of citizen science projects and the condition of biodiversity learning in schools. This research is classified as descriptive qualitative. The sampling technique used random sampling with data collection using interviews, questionnaire distribution, and literature study. The results obtained show that citizen science projects have great potential in supporting biodiversity learning in Indonesia with local knowledge owned by indigenous peoples. The results are reinforced by data from students and teachers who agree to support citizen science project innovations in conscious, meaningful, and fun learning. This research reveals learning innovations that become alternatives in learning biodiversity in the success of learning outcomes in the form of conservation through education.