cover
Contact Name
Maftuchah, S.Si.T, M.Kes
Contact Email
maftuchah89@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
maftuchah89@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal SMART Kebidanan
ISSN : 23016213     EISSN : 25030388     DOI : -
Core Subject : Health,
The focus of this journal is the dissemination of information related to all midwifery area including maternal and child health, midwifery, ante natal, labor, post-partum, family planning, adolescent health, pre-conception period, pre-menopause, complementary in midwifery.
Arjuna Subject : -
Articles 152 Documents
Analisis Kesiapan Bidan dalam Pelaksanaan Pelayanan Kebidanan Komplementer Jumiatun Jumiatun; Shinta Ayu Nani
Jurnal SMART Kebidanan Vol 7, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v7i2.400

Abstract

ABSTRAK Terapi komplementer merupakan terapi yang bertujuan untuk melengkapi pengobatan medis konvensional. Penyelenggaraan terapi komplementer telah diatur dalam Permenkes RI Nomor 1109 Tahun 2007 tentang penyelenggaraan pengobatan komplementer alternatif di fasilitas pelayanan kesehatan. Menjadi peluang bagi bidan untuk mengembangkan profesionalisme dalam pelaksanaan praktik kebidanan secara lebih komprehensif, dapat menambah nilai jual praktik kebidanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan sebagai salah satu cara meningkatkan daya saing pasar, nilai tambah, unggulan, inovatif dan sesuai dengan harapan dari pengguna jasa layanan kebidanan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kesiapan bidan dalam pelaksanaan pelayanan kebidanan komplementer di IBI ranting Weleri Kabupaten Kendal. Jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional, sampel diambil secara proporsional sejumlah 78 bidan di IBI ranting Weleri, instrument penelitian menggunakan kuesioner. Hasil analisa data regresi sederhana menunjukkan p value 0,569 (kemampuan), 0,000 (self efficacy). Tidak ada pengaruh kemampuan terhadap kesiapan dan  ada pengaruh self efficacy terhadap kesiapan. Kata kunci: kebidanan komplementer; kemampuan; kesiapan; self efficacy  ANALYZE THE FACTORS THAT INFLUENCE THE READINESS OF MIDWIVES IN IMPLEMENTING COMPLEMENTARY  ABSTRACT Complementary therapy is a therapy that aims to complement conventional medical treatment. Implementation of complementary therapy has been regulated in the Republic of Indonesia Minister of Health Regulation Number 1109 of 2007 concerning Implementation of Alternative Complementary Medicine in Health Service Facilities. it can be an opportunity for midwives to develop professionalism in implementing midwifery practice more comprehensively, it can also add value to midwifery practice in providing services to the community and as a way to increase market competitiveness, added value. , superior, innovative and in accordance with the expectations of users of midwifery services. The purpose of this study was to analyze the factors that influence the readiness of midwives in implementing complementary midwifery services at IBI Weleri branch, Kendal Regency. This type of analytic survey research with a cross sectional approach, the sample was taken proportionally a number of 78 midwives at IBI Weleri branch, the research instrument was used a questionnaire method. The results of simple regression data analysis showed p value 0.569 (ability), 0.000 (self efficacy). There is no effect of ability on readiness, there is an effect of self-efficacy on readiness. Key words: complementary midwifery ability; readiness; self efficacy
Pengaruh“VISIP - HB” Terhadap Perubahan Pengetahuan dan Sikap Pencegahan Hepatitis B Wanita Pra Konsepsi Anjar Astuti; Dina Dewi Anggraini
Jurnal SMART Kebidanan Vol 8, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v8i1.439

Abstract

Indonesia menjadi negara dengan penderita Hepatitis B ketiga terbanyak di dunia, sebanyak 28 juta penderita. Penyakit Hepatitis B dapat menyerang semua umur, tidak terkecuali ibu hamil. Jika janin terinfeksi virus hepatitis B dapat mengakibatkan bayi prematur, BBLR, kelainan anatomi dan fungsi tubuh bayi. Salah satu faktor penyebab tingginya kejadian hepatitis B adalah rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap penyakit tersebut. video animasi merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan kepada masyarakat tentang hepatitis B dan mempunyai banyak kelebihan dibandingkan dengan media lain. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh “VISIP - HB” terhadap perubahan pengetahuan dan sikap pencegahan Hepatitis B wanita pra konsepsi. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental research dengan sampel 50 wanita pra konsepsi. Analisis bivariate dengan independent t-test. Hasil menunjukkan ada perbedaan pengetahuan wanita pra konsepsi tentang pencegahan hepatitis B pada kehamilan pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dengan nilai p 0,000. Ada perbedaan sikap wanita pra konsepsi tentang pencegahan hepatitis B saat hamil pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dengan nilai p 0,000. Ada pengaruh “VISIP - HB” terhadap perubahan pengetahuan dan sikap wanita pra konsepsi dalam mencegah hepatitis B saat hamil. Kata kunci: pengetahuan; sikap; video; wanita pra konsepsi The Effect of "VISIP - HB" on Knowledge and Attitude Changes of Hepatitis B Prevention in Pre-Conception Women ABSTRACTIndonesia is the country with the third most hepatitis B sufferers in the world, with 28 million sufferers. Hepatitis B disease can attack all age level, including pregnant women. If the fetus is infected with the hepatitis B virus, it can cause premature babies, low birth weight babies, anatomical and baby body functions abnormalities. One of the factors causing the high incidence of hepatitis B is the lack of knowledge and public awareness of the disease. Animated video is one of the media that can be used to increase knowledge to the public about hepatitis B and has many advantages compared to other media. The purpose of this study was to analyze the effect of "VISIP - HB" on knowledge and attitudes changes of prevention of Hepatitis B in pre-conception women. This study used a quasi-experimental research design with a sample of 50 pre-conception women. Bivariate analysis test used independent t-test. The results showed that there was a difference in the knowledge of pre-conception women about preventing hepatitis B in pregnancy in the control group and the treatment group with a p value of 0.000. There were differences in the attitudes of pre-conception women about preventing hepatitis B during pregnancy in the control group and the treatment group with a p value of 0.000. There is an effect of "VISIP - HB" on changes in knowledge and attitudes of pre-conception women in preventing hepatitis B during pregnancy.  Keywords: knowledge; attitude; videos; pre-conception woman
Hubungan Perilaku Makan dengan Status Gizi pada Remaja Putri di SMAN 2 Tambang Rini Hariani Ratih; Sara Herlina; Yusmaharani Yusmaharani
Jurnal SMART Kebidanan Vol 7, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v7i2.397

Abstract

ABSTRAK Data Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa 25,7% remaja usia 13-15 tahun dan 26,9% remaja usia 16-18 tahun dengan status gizi pendek dan sangat pendek. Selain itu terdapat 8,7% remaja usia 13-15 tahun dan 8,1% remaja usia 16-18 tahun dengan kondisi kurus dan sangat kurus. Sedangkan prevalensi berat badan lebih dan obesitas sebesar 16,0% pada remaja usia 13-15 tahun dan 13,5% pada remaja usia 16-18 tahun. Data tersebut merepresentasikan kondisi gizi pada remaja di Indonesia yang harus diperbaiki. Berdasarkan baseline survey UNICEF pada tahun 2017, ditemukan adanya perubahan pola makan dan aktivitas fisik pada remaja. Gizi merupakan salah satu faktor utama penentu kualitas hidup dan sumber daya manusia. Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan perilaku makan terhadap status gizi pada siswi SMAN 2 Tambang 2018. Penelitian ini mengunakan jenis kuantitatif analitik dengan desain cross sectional.  Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa putri SMAN 2 Tambang dari kelas XI sebanyak 240 orang  dengan sampel sebanyak 71 orang. Hasil uji Chi Square didapatkan nilai p=0,01 (≤ 0,05. Ada hubungan yang signifikan perilaku makan dengan status gizi pada remaja putr di SMAN 2 Tambang.Kata Kunci : perilaku makan; status gizi;  remaja putri  RELATIONSHIP BETWEEN EATING BEHAVIOR WITH NUTRITIONAL STATUS IN FEMALE ADOLESCENT AT TAMBANG STATE SENIOR HIGH SCHOOL 2 ABSTRACT  According to the report of Indonesian Health Research in 2018 showed that 25.7% of adolescents aged 13-15 years and 26.9% of adolescents aged 16-18 years have a short and very short nutritional status. In addition, there were 8.7% adolescents aged 13-15 years and 8.1% adolescents aged 16-18 years with thin and very thin conditions. Meanwhile, the prevalence of overweight and obesity was 16.0% in adolescents aged 13-15 years and 13.5% in adolescents aged 16-18 years. Nutrition is one of the main factors determining the quality of life and human resources. Nutrients are chemicals found in food that the body needs to maintain health and immunity; adolescents are one of the groups that are prone to experiencing nutritional problems. The research objective was to determine the relationship between eating behavior and the nutritional status of students at SMAN 2 Tambang 2018. This research method used a quantitative analytic research type, with a cross sectional study design. The populations in this study were all 12 students of Tambang State Senior High School 2 from class XI totaling 240 students. The sample in this study was some of the 71 class students. The results of the Chi Square test showed that the value of p = 0.01 (≤ 0.05), this means that statistically there is a relationship between eating behavior and nutritional status in young girls. Keywords: eating behavior; nutritional status; female adolescent
Video Edukasi Atraktif Dalam Meningkatkan Keterampilan Cuci Tangan Fika Aulia; Mirawati Mirawati; Bening Prawita Sari
Jurnal SMART Kebidanan Vol 8, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v8i1.443

Abstract

Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) merupakan upaya untuk membentuk perilaku masyarakat yang peduli dengan kesehatan. Salah satu upaya PHBS adalah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Praktik mencuci tangan dengan sabun perlu diterapkan sejak usia dini sebagai upaya mencegah penularan penyakit berbasis lingkungan. Salah satu kelompok yang cocok  keberhasilan penyampaian pesan CTPS adalah anak sekolah misalnya dengan memberikan edukasi melalui video edukasi atraktif. Penelitian ini menggunakan desain Quasy Experiment dengan menggunakan model rancangan one group pretest-posttest. Alat pengumpulan data menggunakan Checklist Keterampilan Cuci Tangan. Diperoleh hasil sebagian besar responden berketerampilan kurang dalam mencuci tangan sebanyak 26 anak (74,3%) sedangkan sesudah diberi perlakuan sebagian besar dari responden yaitu 29 anak (82,9%) berketerampilan baik dalam mencuci tangan. Nilai uji beda Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan p value (0,000) dimana nilai p value <0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan cuci tangan menggunakan media video atraktif terhadap keterampilan cuci tangan pada siswa Madrasah Diniyah Awaliyah Belawang. Kata kunci: video atraktif; cuci tangan; keterampilanATTRACTIVE EDUCATIONAL VIDEOS IN IMPROVING HANDWASHING SKILLS ABSTRACT  Clean and Healthy Behavior is an effort to make people's cares about health. One of the Clean and Healthy Behavior efforts is Washing Hands with Soap. Practice of washing hands with soap needs to be applied from an early age to prevent environmental-based disease transmission. One of the groups that is suitable for successful delivery this is school children by giving handwashing counseling using attractive educational videos. This study used a Quasy Experiment design using a one group pretest-posttest. Data collect tool used the Handwashing Skills Checklist. The results of this study were most of the respondents with low skills in washing hands were 26 children (74.3%), while after being given treatment most of the respondents were 29 children (82.9%) who had good skills in washing hands. The value of the Wilcoxon Signed Rank Test difference test obtained p value (0.000) where the p value <0.05, so it can be concluded that there is an effect of attractive educational videos to improving handwashing skills in Madrasah Diniyah Awaliyah Belawang students Keywords : video attractive; hand washing; skills
Pengaruh Audio Murottal Al-Qur’an Surat Ar-Rahman Terhadap Faktor Yang Mempengaruhi Lama Persalinan Rusfita Retna; Reni Sumanti
Jurnal SMART Kebidanan Vol 8, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v8i1.431

Abstract

Lama persalinan yang melebihi batas normal dapat menyebabkan kesakitan pada ibu, persalinan macet dan komplikasi pada janin. Diperlukan startegi sebagai upaya meminimalisir komplikasi persalinan yang dapat menyebabkan kesakitan dan kematian ibu. Tujuan untuk mengetahui pengaruh audio Murottal Al-Qur’an Surat Ar-Rahmaan terhadap faktor yang mempengaruhi lama persalinan di Puskesmas Kabupaten Banjanegara. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan quasy eksperiment dan rancangan post test only control group design dan kualitatif melalui wawancara. Populasi adalah seluruh ibu bersalin di Puskesmas Kabupaten Banjarnegara dengan teknik sampling adalah consecutive sampling. Jumlah sample 30 responden, 15 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol. Analisa data dengan independent T-Test. Penelitian kualitatif dilakukan wawancara kepada 2 ibu bersalin kelompok kontrol, 2 ibu bersalin kelompok intervensi dan 2 bidan puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan nilai p value sebesar 0,779 yang diartikan tidak ada pengaruh pada kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dapat diketahui bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara lama persalinan pada kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. Hasil penelitian melalui metode kualitatif disebutkan bahwa factor yang mempengaruhi lama persalinan adalah  kecemasan dan harapan dalam manajemen persalinan yang mempengaruhi lama persalinan. Kata Kunci: lama persalinan; murotal al-qur’an; kecemasan; harapan The Effect of Koran Recitation Audio Surah Ar-Rahman on Influencing Factors of The Labor Length                                                                                   ABSTRACT Length of labor that exceeds normal limits can cause pain in the mother, obstructed labor and complications in the fetus. A strategy is needed as an effort to minimize childbirth complications that can cause maternal morbidity and mortality. The purpose of this study was to determine the effect of the audio of the Koran recitation audio Surah Ar-Rahman on the factors that affect the length of labor at Banjanegara District Health Center. This research method used quantitative with quasi experiment and post test only control group design and qualitative through interviews. The population was all mothers who gave birth at the Banjarnegara District Health Center with consecutive sampling technique. The number of samples were 30 respondents, 15 intervention groups and 15 control groups. Data analysis with independent T-Test. Qualitative research conducted interviews with 2 mothers in the control group, 2 in the intervention group and 2 midwives at Banjarnegara District Health Center. The results showed a p value of 0.779 which means that there was no effect on the intervention group and the control group. Based on the data analysis, it can be seen that there is no significant effect between the length of labor in the intervention group and the control group. The results of the study through qualitative methods stated that the factors that affect the length of labor are anxiety and expectations in labor management which affect the length of labor. Keywords: duration of labor; murotal al-qur'an; worry; hope
Penerapan Self Instruction Training Kombinasi Deep Breathing pada Ibu Hamil untuk Meningkatkan Kualitas Tidur di Masa Pandemi Covid-19 Ellatyas Rahmawati Tejo Putri; Sheylla Septina Margaretta
Jurnal SMART Kebidanan Vol 7, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v7i2.375

Abstract

ABSTRAKPenurunan kualitas tidur ibu hamil disebabkan oleh faktor fisik, diantaranya penyakit penyerta pada ibu hamil, kondisi tubuh dan hormon. Faktor psikologis yang memengaruhi diantaranya kecemasan dalam persalinan, karena pandemi COVID-19 dan gangguan psikologis. Kualitas tidur ibu hamil akan berpengaruh pada peningkatan tekanan darah dan HbA1c sehingga dapat meningkatkan resiko preeklamsi.  Kunci peningkatan kualitas tidur adalah kondisi pikiran dan tubuh yang rileks pada ibu sehingga dapat membuat kenyamanan dan mengurangi beban pikiran. Penerapan SIT (Self Intruction Training) kombinasi deep breathing diterapkan untuk membuat ibu hamil  rileks sehingga meningkatkan kualitas tidur ibu hamil. Tujuan penelitian melihat pengaruh SIT kombinasi deep breathing dalam meningkatkan kualitas tidur. Metode penelitian menggunakan true eksperimental pre post test group design dengan kelompok kontrol. Jumlah sampel 30 ibu hamil dengan kualitas tidur buruk yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 15 intervensi dan 15 kontrol. Kelompok intervensi diberi metode  SIT kombinasi deep breathing setiap 2 hari sekali menjelang tidur selama 2 minggu. Kelompok kontrol diberikan intervensi deep breathing selama 2 minggu menjelang tidur. Pengukuran kualitas tidur menggunakan PSQI (Pittsburg Sleep Quality Index). Hasil penelitian uji Maan Whitney didapatkaan nilai signifikan p value 0,022. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pemberian SIT kombinasi deep breathing efektif untuk meningkatkan kualitas tidur. Kata Kunci: deep breathing; ibu hamil; kualitas tidur; self instruction training IMPLEMENTATION OF THE COMBINATION OF SELF INSTRUCTION TRAINING AND DEEP BREATHING IN PREGNANT WOMEN TO IMPROVE SLEEP QUALITY IN THE PANDEMIC COVID'19ABSTRACTThe decline in sleep quality in pregnant women is due to physical such as comorbidities, body conditions, and altered hormones. Meanwhile, psychological factors including anxiety during childbirth, anxiety due to the COVID-19 pandemic, poverty, and psychological disorders also play a role. The sleep quality of pregnant women might affect increasing blood pressure and increasing HbA1c that increasing the risk of preeclampsia and gestational diabetes in pregnant women. Thus, pregnant women should have a relaxed state of mind and body to creates comfort and reduce the burden on their minds while sleeping. This study was to see the application of Self-instruction training and deep breathing might help them to sleep. True experimental was used in the form of pre-test-post-test group design was employed in this study with 30 pregnant women with poor sleep quality included as the sample. They were divided into two groups, the intervention group (15) and the kontrol group (15). The intervention group was given the Self Instruction Training method with a combination of deep breathing every 2 days before bed for 2 weeks. The kontrol group was given deep breathing intervention for 2 weeks before bed. Sleep quality was measured using the PSQI (Pittsburg Sleep Quality Index) sleep quality questionnaire. The data analysis used the Mann Whitney test obtained a significant p-value of 0.022. In conclusion, the provision of SIT with a deep breathing combination is effective to improve the sleep quality of pregnant women. Keywords: self-instruction training, deep breathing, sleep quality, pregnant women
Peningkatan Berat Badan dengan Penggunaan Kontrasepsi KB Suntik 1 Bulan Wiwi Sartika; Siti Qomariah; Sara Herlina
Jurnal SMART Kebidanan Vol 8, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v8i1.444

Abstract

ABSTRAKIndonesia merupakan urutan ke 5 dengan jumlah penduduk terbanyak yaitu 249 juta. Upaya untuk mengurangi jumlah penduduk dapat dilakukan pemakaian kontrasepsi. Peserta KB di Indonesia lebih banyak memilih Kontrasepsi Suntik sebagai alat kontrasepsi yaitu sebanyak 4.128.115 orang. Pemilihan kontrasepsi KB Suntik 1 Bulan ini dikarenakan tingkat kegagalan pada suntik KB 1 bulan bisa kurang dari 1% jika digunakan dengan benar dan sesuai waktunya.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan berat badan (BB) dengan penggunaan kontrasepsi KB suntik 1 bulan di BPM Murtina Wita Pekanbaru. Jenis Penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling dengan jumlah sampel 250 orang.  Hasil analisis univariat didapatkan mayoritas responden mengalami peningkatan BB sebanyak 157 orang. Hasil analisis bivariat didapatkan hasil  uji chi-square diperoleh nilai P value 0,000 (<0,05) yang artinya ada hubungan  peningkatan Berat Badan (BB) pada akseptor KB Suntik 1 Bulan di BPM Murtina Wita Pekanbaru. Diharapkan petugas kesehatan mengetahui pola dasar pemilihan KB dan dapat membantu masyarakat khususnya WUS (Wanita Usia Subur) untuk memilih jenis KB.Kata Kunci:  berat badan; kontrasepsi; KB suntik 1 bulan
Analisis Faktor yang Memengaruhi Pelayanan Antenatal Care oleh Bidan Ainun Mardhiah
Jurnal SMART Kebidanan Vol 7, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v7i2.334

Abstract

ABSTRAK Keberadaan bidan di Indonesia sangat diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan janinnya. Menurut WHO, setiap tahun sekitar 160 juta perempuan di seluruh dunia hamil. Para ahli menyadari bahwa persalinan akan berjalan lancar apabila adanya peningkatan pelayanan antenatal care. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor pengetahuan, sikap, lama bekerja dan fasilitas kesehatan memengaruhi pelayanan ANC 10T oleh bidan Di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Dalam Kabupaten Simeuleu Tahun 2017. Desain penelitian adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh bidan yang memberikan pelayanan ANC di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Dalam Kabupaten Simeuleu Tahun 2017 berjumlah 32 orang dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat dengan uji chi-square.Hasil analisis data diperoleh bahwa ada hubungan faktor pengetahuan, sikap, lama bekerja dan fasilitas kesehatan terhadap pelayanan ANC 10T oleh bidan Di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Dalam Kabupaten Simeuleu yaitu nilai p = 0,049 untuk pengetahuan nilai p =  0,001 untuk sikap, nilai p = 0,01 untuk lama kerja, nilai p = 0,013 untuk fasilitas kesehatan. Ada hubungan faktor pengetahuan, sikap, lama kerja dan fasilitas kesehatan terhadap pelayanan ANC 10T oleh bidan Di Wilayah kerja Puskesmas Teluk Dalam kebupaten Simeuleu. Kata Kunci : fasilitas kesehatan; lama kerja; antenatal care; pengetahuan; sikap  THE INFLUENCIN FACTORS OF  ANTENATAL CARE SERVICE BY MIDWIVES ABSTRACT The existence of midwives in Indonesia is very much needed to improve the welfare of mothers and their fetuses. According to WHO, every year about 160 million women worldwide become pregnant. The purpose of this study was to determine the factors of knowledge, attitudes, length of work and health facilities that influence Antenatal Care services by midwives at at Teluk Dalam Health Center working area, Simeuleu Regency in 2017. The research design used was an analytic survey with the approach used in this study was cross sectional. The sample used in this study were all midwives who provided ANC at Teluk Dalam Health Center working area, Simeuleu Regency in 2017 totaling 32 people using saturated sampling techniques. The analysis used was univariate, bivariate analysis with the chi-square test. The results of the data analysis showed that there was a relationship between knowledge, attitudes, length of work and health facilities on ANC services by midwives at Teluk Dalam Health Center working area, Simeuleu Regency, namely p = 0.049 for knowledge, p value = 0.001 for attitude, p value = 0.01 for length of work, p value = 0.013 for health facilities, each variable P value <α = 0.05. The conclusion of this study is that there is a relationship between knowledge, attitudes, length of work and health facilities on ANC services by midwives at Teluk Dalam Health Center working area, Simeuleu Regency . Keywords : attitude; health facilities; knowledge; length of work; ANC services
Studi Kasus pada Remaja dengan Pernikahan Dini dalam Pencapaian Pemberian ASI Eksklusif Menggunakan Analisis Fenomenologi Winarsih Winarsih; Era Revika; Reni Tri Lestari
Jurnal SMART Kebidanan Vol 8, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v8i1.432

Abstract

Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan hingga bayi berusia 2 tahun merupakan hak setiap bayi. Hal ini berkontribusi dalam memberikan asupan yang sehat, dan menyediakan gizi dan energi yang cukup bagi bayi, sehingga dapat mencegah kelaparan dan malnutrisi. Perempuan yang menikah pada usia terlalu dini, juga rentan mengalami masalah anemia atau kekurangan zat besi. Dampak terburuknya adalah melahirkan bayi dengan berat badan rendah atau bayi lahir pendek, dan meninggal saat bersalin. Data menyebut 10 % anak dilahirkan dengan kurang berat badan, artinya gizi saat hamil kurang baik. Melakukan studi kasus permasalahan yang dialami pada ibu remaja dengan pernikahan dini dalam pencapaian pemberian ASI Eksklusif menggunakan analisis fenomenologi dengan melibatkan anggota keluarga. Penelitian kualitatif ini dianalisa dengan fenomonologi bertujuan mengetahui pengalaman menyusui eksklusif pada seoarang ibu remaja dengan pernikahan dini. Teknik sampling menggunakan aciidental sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam. Penelitian ini menunjukkan permasalahan pada ibu remaja dalam pencapaian pemberian ASI eksklusif diantaranya pemahaman ibu rendah, persiapan diri untuk kesuksesan pemberian ASI eksklusif masih kurang, cara pemberian ASI eksklusif, dukungan suami selama pemberian ASI eksklusif, dan dukungan keluarga selama pemberian ASI eksklusif. Kata Kunci: ibu usia remaja; pernikahan dini; ASI eksklusif  CASE STUDY ON ADOLESCENT WOMEN WITH EARLY MARRIAGE IN THE ACHIEVMENT OF EXCLUSIVE BREAST MILK USING PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS ABSTRACT  Exclusive breastfeeding for 6 months until the baby is 2 years old is the right of every baby. This contributes to a healthy diet, and provides the baby with adequate nutrition and energy, thereby preventing hunger and malnutrition. Women who marry at an early age are also prone to anemia or iron deficiency problems. The worst impact is giving birth to babies with low birth weight or babies born short, and dying during childbirth. Data mentions that 10% of children are born underweight, meaning that nutrition during pregnancy is not good. Conducing a case study of the problems experienced by adolescent mothers with early marriage in achieving exclusive breastfeeding using phenomenological analysis involved  family members. This qualitative study was analyzed using phenomenology, with the aim of knowing the exclusive breastfeeding experience of a young mother with early marriage. The sampling technique used accidental sampling in accordance with the inclusion criteria. Data collection techniques with in-depth interviews. This study shows problems in young mothers in achieving exclusive breastfeeding including low maternal understanding, lack of self-preparation for successful exclusive breastfeeding, exclusive breastfeeding methods, husband's support during exclusive breastfeeding, and family support during exclusive breastfeeding. Keywords: adolescent mother; early-age marriage; exclusive breastfeeding
Efektivitas Baby Massage Dan Baby Gym Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-6 Bulan Rose Nurhudariani; Yeni Dwi Ratnasari; Sonhaji Sonhaji; Siti Nur Umariyah Febriyanti
Jurnal SMART Kebidanan Vol 8, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v8i1.441

Abstract

Baby massage dan baby gym adalah upaya untuk meningkatkan kualitas tidur pada bayi.  Masalah tidur pada bayi di Indonesia cukup banyak, yaitu sekitar 44,2% bayi mengalami gangguan tidur seperti sering terbangun di malam hari. Namun lebih dari 72% orang tua menganggap gangguan tidur bukan suatu masalah atau hanya masalah kecil, hal tersebut diungkapkan oleh sebuah penelitian pada tahun 2014-2015 yang dilaksanakan di lima kota besar di Indonesia Berdasarkan data awal terdapat 20 bayi yang datang ke posyandu dan ditemukan 17 bayi yang mengalami gangguan tidur. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas baby massage dan baby gym terhadap kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan di Desa Talang Tegal. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan two group pre and post test  design. Sampel sebanyak 34 bayi yang diberikan perlakuan baby massage dan baby gym dilakukan selama 2 minggu 3x seminggu, untuk baby massage 15 menit sedangkan untuk baby gym 5 menit. Terdapat pengaruh baby massage terhadap kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan dengan  p value 0.000. Terdapat pengaruh baby gym terhadap kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan dengan  p value 0,001. Tidak terdapat perbedaan efektivitas baby massage dan baby gym terhadap kualitas tidur bayi usia 3 – 6 bulan. Kata kunci : baby gym; baby massage; kualitas tidur bayi  The Effectiveness of Baby Massage And Baby Gym on Sleep Quality of 3-6 Months Baby ABSTRACT  Baby massage and baby gym are efforts to improve the quality of sleep in babies. There are quite a number of sleep problems in infants in Indonesia, which is around 44.2% of infants experiencing sleep disorders such as frequent awakenings at night. However, more than 72% of parents consider sleep disturbances not a problem or just a minor problem, this was revealed by a 2014-2015 study conducted in five major cities in Indonesia. Based on initial data there were 20 babies who came to the Integrated Healthcare Centre and found 17 babies with sleep disorders. The purpose of the study was to determine the effectiveness of baby massage and baby gym on the sleep quality of baby aged 3-6 months in Talang Tegal Village. This type of research was quantitative with two groups pre-post test design. A sample of 34 babies who were given baby massage and baby gym treatment was carried out for 2 weeks 3 time each week, for baby massage 15 minutes while for baby gym 5 minutes. There is an effect of baby massage on the sleep quality of babies aged 3-6 months with a p value of 0.000. There is an effect of baby gym on the sleep quality of babies aged 3-6 months with a p value of 0.001. There is no difference in the effectiveness of baby massage and baby gym on the sleep quality of babies aged 3-6 months. Keywords: baby gym; baby massages; sleep quality of baby

Page 11 of 16 | Total Record : 152