cover
Contact Name
Andri Permana Wicaksono
Contact Email
jurkes@polije.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurkes@polije.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 25795783     EISSN : 23545852     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kesehatan merupakan media interdisipliner sebagai media komunikasi penyebarluasan informasi hasil penelitian dan ulasan di bidang kesehatan. Ruang lingkupnya meliputi bidang Gizi, Rekam medis dan Informasi Kesehatan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Ibu dan Anak, dan Manajemen Pelayanan Kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 183 Documents
Perilaku Menjaga Kebersihan Organ Genetalia Pada Konsumen Pembalut Herbal Putri Sasmita Wati; Mury Ririanty; Iken Nafikadini
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 1 (2019): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i1.71

Abstract

Pembalut wanita adalah produk sekali pakai yang biasa digunakan oleh wanita setiap bulan. Penggunaan pembalut wanita pada wanita masih memberikan risiko berbagai masalah kesehatan. Pada tahun 2015 Yayasan Konsumen Indonesia yang dikenal sebagai YLKI mengumumkan 9 merek pembalut wanita yang mengandung dioksin. Dioksin berasal dari proses pemutihan dan merupakan zat karsinogenik yang berbahaya bagi organ genetalia. Pembalut wanita herbal adalah inovasi pembalut wanita sehat yang dipilih oleh perempuan Indonesia sebagai upaya menjaga kebersihan organ genetalia. Kabupaten Jember adalah daerah tertinggi ketiga di Jawa Timur yang memiliki tingkat tertinggi konsumen sanitasi herbal pada tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku menjaga kebersihan organ genetalia pada konsumen pembalut wanita herbal di Kabupaten Jember. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan 125 sampel diambil dari 15 distributor aktif di Kabupaten Jember. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan observasi. Hasil penelitian adalah 56% pengetahuan responden baik, 58% responden memiliki sikap positif dan 71% tindakan responden berada dalam kategori baik. Sebanyak 94% responden dipengaruhi oleh distributor, 80% dipengaruhi oleh ibu kandung, 75% dipengaruhi oleh teman dan 16% dipengaruhi oleh ibu mertua. Pengamatan pada jenis pembalut wanita yang digunakan, 91% pengguna siang hari, 65% pengguna pantyliner, 58% pengguna malam menggunakan. Sebanyak 100% air di kamar mandi responden dalam kondisi baik, dan sebanyak 71% responden menggunakan pakaian dalam dari bahan katun. Rekomendasi bagi konsumen adalah mereka harus benar-benar tahu tentang kemanjuran dan kandungan pembalut herbal. Untuk perusahaan, mereka harus memberikan daya tarik pengguna terhadap paket pembalut wanita dan menyediakan hotline konsultasi kesehatan online dan offline melalui media sosial. Sedangkan untuk BPOM, mereka harus mengawasi bahan berbahaya dari produk.
Efektifitas Pencatatan Pemeriksaan Faktor Risiko Tinggi Ibu Hamil Dalam Menekan Angka Kematian Ibu (Aki) di Wilayah Puskesmas Karang Duren Kecamatan Balung Kabupaten Jember Fikhy Rizky Hapsari; Novita Nuraini; Rossalina Adi Wijayanti
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 2 (2017): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v5i2.23

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik. Sampel penelitian ini adalah sebagian petugas petugas program KIA di wilayah Puskesmas Karang Duren Kecamatan Balung Kabupaten Jember berjumlah 10 petugas dengan teknik simple random sampling dan pengambilan sampel dilakukan pada bulan Januari sampai dengan Maret Tahun 2017. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari kepatuhan pencatatan petugas dengan formulir lama dan baru. Data yang diperoleh diolah dengan software pengolahan data dan dianalisis menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar kepatuhan petugas rendah dalam pencatatan pemeriksaan faktor risiko tinggi ibu hamil menggunakan formulir lama, ditunjukkan dengan ketidaklengkapan formulir lama sebesar 60%. Kepatuhan petugas tinggi dalam pencatatan pemeriksaan faktor risiko tinggi ibu hamil menggunakan formulir baru menunjukkan bahwa sebagian besar petugas melengkapi pengisian formulir baru sebesar 90%. Terdapat perbedaan kepatuhan petugas dalam pencatatan menggunakan formulir lama dan baru dengan nilai P value = 0,002 dengan nilai alpha = 0,05. Pencatatan pemeriksaan faktor risiko tinggi ibu hamil menggunakan formulir baru menunjukkan kelengkapan lebih tinggi dari pada pencatatan menggunakan formulir lama. Hal ini menunjukkan bahwa formulir baru efektif dalam upaya mendeteksi faktor risiko. Kelengkapan formulir ditindaklanjuti dengan penanganan segera. Deteksi faktor risiko pada ibu hamil merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah kematian dan kesakitan ibu.
Hubungan Karakteristik Individu dan Faktor Lingkungan dengan Asupan Serat Makanan Mahasiswa Politeknik Negeri Jember Rifkatul Mabruroh; Dahlia Indah Amareta
Jurnal Kesehatan Vol 6 No 2 (2018): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v6i2.20

Abstract

Serat makanan merupakan zat non gizi yang berguna untuk diet. Serat merupakan kelompok karbohidrat yang memiliki struktur kimia sangat komplek dan berasal dari bagian tumbuhan yang dapat dikonsumsi serta memiliki sifat resistan terhadap proses pencernaan dan absorbsi pada usus halus dengan fermentasi lengkap atau parsial pada usus besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik individu (pengetahuan, jenis kelamin) dan faktor lingkungan (peran teman sebaya, tempat tinggal) dengan asupan serat makanan Mahasiswa Politeknik Negeri Jember. Jenis penelitian ini adalah  survei analitik dengan desain penelitian cross sectional, pengambilan sampel dengan menggunakan stratified random sampling. Pengumpulan data dilaksanakan pada bulan November sampai Desember 2017 di Politeknik Negeri Jember, menggunakan angket, form food record selama 3 hari (2 hari aktif dan 1 hari libur) untuk mengetahui asupan serat makanan dan melibatkan 95 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat (distribusi frekuensi), analisis bivariat (uji chi-square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan asupan serat makanan 0,002 (p <0,05), terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan asupan serat makanan 0,003 (p <0,05), terdapat hubungan antara peran teman sebaya dengan asupan serat makanan 0,001 (p<0,05), terdapat hubungan antara tempat tinggal dengan asupan serat makanan 0,000 (p <0,05). Kesimpulan terdapat hubungan pengetahuan, jenis kelamin, peran teman sebaya, tempat tinggal dengan asupan serat makanan.
Hubungan Pengetahuan Dan Perilaku Ibu Tentang Gizi Seimbang Dengan Status Gizi Anak Tk Di DesaYosowilangun Lor Kabupaten Lumajang Rista Nur Fadila; Dahlia Indah Amareta; Ayu Febriyatna
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 1 (2017): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v5i1.26

Abstract

Pengetahuan gizi ibu menentukan semua yang dimakan oleh anak. Ibu yang memiliki pengetahuan gizi yang baik akan membentuk perilaku gizi seimbang yang baik untuk anak. Perilaku tersebut akan berpengaruh terhadap asupan zat gizi dan status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku ibu tentang gizi seimbang dengan status gizi anak TK di Desa Yosowilangun Lor Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desain studi cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2016 di TK Muslimat Nu 01 Yosowilangun Lor, TK Dharma Wanita 01 Yosowilangun Lor dan TK Dharma Wanita 02 Yosowilangun Lor. Pengambilan data pengetahuan ibu tentang gizi seimbang  dan perilaku ibu tentang gizi seimbang menggunakan kuesioner dan untuk memperoleh data status gizi anak menggunakan Z- Score dengan indikator BB/U. Penelitian ini melibatkan 68 responden. Berdasarkan analisis bivariat yang telah diuji statistik Somers’d, pada uji hubungan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan status gizi anak TK di Desa Yosowilangun Lor diperoleh nilai p = 0,000 yang menunjukkan adanya hubungan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan status gizi anak TK di Desa Yosowilangun Lor Kabupaten Lumajang. Pada uji hubungan perilaku ibu tentang gizi seimbang dengan status gizi anak TK di Desa Yosowilangun Lor Kabupaten Lumajang diperoleh nilai p = 0,000 yang menunjukkan adanya hubungan perilaku ibu tentang gizi seimbang dengan status gizi anak TK di Desa Yosowilangun Lor Kabupaten Lumajang.
Korelasi teknik pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dengan kejadian perdarahan post partum Suprapti Suprapti
Jurnal Kesehatan Vol 6 No 1 (2018): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v6i1.40

Abstract

Early breastfeeding is an initial activity in providing breast milk to babies which have the advantage on the health of your baby's growth and development and fostering ties of affection between mother and baby. Early breastfeeding is also an effort to increase the contractions of the uterus that can reduce the occurrence of bleeding. The purpose of this study is to determine the relationship between technical implementation of IMD with the incidence of postpartum haemorrhage.This research uses analytic observational design by the cross sectional approach. Independent variable is the technical implementation of the IMD and the dependent variable was the incidence of postpartum haemorrhage. The subject of this study was 30. Data was collecting by a checklist and be analyzed using the Fisher Exact Test. The results show that mothers who carry out technical implementation of the corresponding IMD were 21 people (70%) and who carry out technical implementation of the IMD that does not fit as many as 9 people (30%). While mothers who experience postpartum haemorrhage are 3 people (10%) and did not experience postpartum haemorrhage are 27 people (90%). The fisher exact test show score of ρ value was 0.207. So there is no relationship between the technical implementation of the IMD with the incidence of postpartum haemorrhage. So this result can be used as the basis to give the information for the health workers (midwives) about the importance of prevention of postpartum haemorrhage by remaining obediently carry out the standard APN by IMD and by improving human resources through sustainable education, and joining the training for the health care.
Perilaku Merokok Pada Masyarakat Dan Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (Ktr) Di Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember Prehatin Trirahayu Ningrum; Reny Indrayani
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 2 (2017): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v5i2.30

Abstract

Smoking behavior has become an important issue of public health around the world since the last decade. Indonesia is one of the developing countries which has the highest level of cigarette consumption and production. A large number of studies have shown that smoking behavior can cause adverse effects for health, but conversely, the number of smokers increased every year. Nowadays, the trend of smoking behavior has entered the category of younger age between 13 – 15 years old. The purpose of this research is to obtain a description about smoking behavior on people and about the implementation of “no-smoking area” policy in Ajung village, Kalisat district of Jember. This study uses a descriptive research design with observation method. This study was conducted in May 2014. The sample in this study is 56 peoples and 4 elementary schools. Variables researched in this study are the knowledge of smoking adverse effect, smoking activity, the age of first smoking experience, the number of cigarette smoked per day, and “no-smoking area” policy. The results of the study have shown that 60,87% respondents have knowledge about smoking adverse effect toward respiratory disorders,  respondents who have smoked daily activity are about 19.64%, the majority of respondents start smoking at age of 15-19 years, the average of respondents smoking as many as 13 stems in a day, and only 2 elementary schools that disposed to implement the “no-smoking area” policy in their institution. Based on these results, it is recommended the more intensive counseling about the hazards and the adverse effects of smoking behavior from various related institutions (health services, social services). Local governments is suggested to make regulations which aims to implement policy about “no-smoking area” in all institutions. 
Studi Pembuatan Klepon dengan Substitusi Tepung Sagu sebagai Alternatif Makanan Selingan Indeks Glikemik Rendah Bagi Penderita Diabetes Meliitus Tipe 2 Heri Warsito; Khotimatus Sa’diyah
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 1 (2019): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i1.74

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang mempengaruhi cara tubuh memproses glukosa darah dan tubuh tidak cukup memproduksi insulin. Pangan dengan indeks glikemik rendah mampu memperbaiki sensitivitas insulin. Tepung sagu merupakan pangan fungsional dengan kandungan serat yang cukup tinggi dan termasuk pangan indeks glikemik rendah. Klepon adalah makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari tepung ketan dengan IG tinggi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kandungan klepon dengan substitusi tepung sagu sebagai alternatif makanan selingan indeks glikemik rendah bagi penderita diabetes melitus tipe 2. Rancangan percobaan menggunakan 2 tahap yaitu Rancangan Acak Lengkap untuk optimasi pembuatan klepon dan posttest only control group design untuk uji indeks glikemik. Perlakuan klepon substitusi tepung sagu yaitu 100%:0%, 90%:10%, 80%:20%, 70%:30%, 60%:40%, 50%:50% dengan pengulangan 4 kali dan dibutuhkan 16 relawan dalam uji indeks gikemik. Perlakuan P5 (20% tepung sagu dan 80% tepung ketan) merupakan perlakuan terbaik ditinjau dari indeks efektifitasnya. Nilai indeks glikemik diperoleh dengan membagi luas area dibawah kurva pangan uji dengan pangan standar. Berdasarkan hasil perhitungan nilai IG diketahui yaitu 43,25 dan termasuk dalam ketegori Indeks glikemik rendah. Kata kunci: Tepung Sagu, Indeks Glikemik, Diabetes Mellitus Tipe 2
Optimalisasi Letter Of Death Information Melalui Redesain Form Di Rsia Muhammaddiyah Kota Probolinggo Sukma S Putri; Dony SH Putra; Hendro Prasetyo; Moh.Choirur Roziqin; Rindy U Malischa
Jurnal Kesehatan Vol 6 No 3 (2018): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v6i3.59

Abstract

Formulir penyebab kematian dan surat keterangan kematian adalah pencatatan beberapa penyakit atau kondisi yang merupakan satu rangkaian perjalanan penyakit menuju kematian atau keadaan kecelakaan, kekerasan yang menyebabkan cedera dan berakhir dengan kematian. Formulir ini diberikan terhadap semua jenis penyebab kematian. Berdasarkan survey pendahuluan di RSIA Muhammdiyah Kota Probolinggo, petugas tidak melakukan penulisan informasi terhadap formulirtersebut tidak sesuai dengan pedoman pengisan formulir penyebab kematian dan surat kematian BLKRI. Desain formulir penyebab kematian belum menggunakan kertas yang sesuai standart dan belum adanya pengelompokan data mengenai jenis penyebab kematian pasien. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan redesain terhadap formulir penyebab kematian dan pembuatan formulir surat keterangan kematian di RSIA Muhamaddiyah kota probolinggo. Metode yang digunakan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi dan Brainstoming. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa desain formulir penyebab kematian belum sesuai dengan standard dan kebutuhan pengguna yang dapat menyebabkan ketidaklengkapan pengisian serta terhambatnya pelaksanaan pemberian tindakan, oleh karena itu formulir penyebab kematian dan surat keterangan kematian yang baru, didesain dengan mempertimbangkan 3 aspek penting yaitu aspek fisik, aspek anatomi, dan aspek isi yang sesuai dengan standart dan kebutuhan pengguna. Sebaiknya dilakukan evaluasi formulir penyebab kematian dan surat keterangan kematian yang baru guna menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna yang bisa berubah dai waktu ke waktu. 
Hubungan Status Gizi dengan Tingkat Produktivitas Pekerja Wanita di PT. Idec Abadi Wood Industries Tarakan Risaldi Risaldi; Ratih Wirapuspita; Iriyani Kamarudin
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 1 (2017): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v5i1.43

Abstract

Factors that affect worker producktivity is the intake level of nutrient of worker who can be seen from their nutritional status. The need for workers nutrition must be in accordance with the job. A worker with a good nutritional state will have a better working capacity and endurance, on the other hand a worker with a poor nutritional state will accelerate exhaustion and this can disrupt productivity. This study aims to know the correlation of nutritional status that consists of body mass index, energi intake, protein intake,  and intake of iron to the productivity of female workers in PT. Idec Abadi Wood Industries. This study uses cross sectional study design. The sample in this study was a female worker at the wholesale totaling 50 people, by measured the body mass index (BMI) and recall 24 hours. Data analysis technique used is multiple linier regression. Result from the study showed an association between nutrional status (BMI) and productivity (0,001 < 0,05), energy intake with productivity (0.008 < 0,05), intake of iron with productivity (0.045 < 0.05). And there was no significant association between protein intake and productivity (0,243 < 0,05). Companies were advised to make a special program for the monitoring process and the adequacy of nutrient intake of workers. The company needs to add medical personel especially in the field of nutrition. Dissemination of information through sosialization, posters or leflets on the pattern of balanced nutrition for workers
Perancangan Sistem Informasi Reminder Kehadiran Kegiatan Posyandu Berbasis Sms Gateway Di Posyandu Cateliya 13 Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember Nazilla Ade Nurlia; faiqatul hikmah; novita nuraini; atma deharja
Jurnal Kesehatan Vol 6 No 1 (2018): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v6i1.35

Abstract

ABSTRAKKetidakhadiranibuuntuk kegiatanposyandudisebabkankarenabanyaknyaibubalita danibu hamilyang lupaataukurangnyainformasiakanjadwalkegiatanposyandu.Penyebaraninformasi kegiatanposyandukurangefisien,dikarenakan diumumkanmenggunakanpengerassuaradi masjid.Tujuanpenelitianiniadalahmerancangdanmembuatsisteminformasiyang digunakan sebagaimediapengingatkegiatanposyandudanmemberikaninformasiimunisasiyangakan diberikan. Metodeyang digunakanadalahmetodewaterfallyaknidengantahapan analisis kebutuhan sistem,desainsisteminformasi,pengkodeanprogramkomputer,danpengujian program.Penelitianinimenggunakanpendekatankualitatif,dimanaprosespengumpulandan pengambilandatadilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan brainstorming.BahasapemorgramanMySQL,danVisualBasic6.0.Hasilyang didapatkanadalahsistem informasireminder kehadirankegiatanposyanduberbasisSMS Gatewaydi Posyandu Cateliya13 KecamatanSumbersariKabupaten Jember.Penelitiselanjutnya diharapkanadanya proses pengembanganmenu pada sistem informasireminderyaitu laporan kehadiran kegiatanposyandu dan penambahan karakter isi SMS agar dapatmemberikan informasi atauedukasilebihlengkap.

Page 2 of 19 | Total Record : 183