cover
Contact Name
Andri Permana Wicaksono
Contact Email
jurkes@polije.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurkes@polije.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 25795783     EISSN : 23545852     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kesehatan merupakan media interdisipliner sebagai media komunikasi penyebarluasan informasi hasil penelitian dan ulasan di bidang kesehatan. Ruang lingkupnya meliputi bidang Gizi, Rekam medis dan Informasi Kesehatan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Ibu dan Anak, dan Manajemen Pelayanan Kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 183 Documents
Pengembangan Media Pendidikan Kesehatan Flashcard Anemia Diana Wahyuni; Dahlia Indah Amareta
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i2.73

Abstract

Flashcard adalah media pembelajaran dalam bentuk kartu bergambar yang berukuran 8 x 12 cm. Gambar pada flashcard dibuat menggunakan foto atau memanfaatkan gambar yang sudah ada dan ditempelkan pada lembaran-lembaran flashcard. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis media pendidikan kesehatan berupa flashcard anemia pada siswi di SMA Muhammadiyah 3 Jember. Jenis penelitian adalah Research and Development dengan subjek penelitian yaitu siswi, praktisi, ahli materi, ahli media dan guru. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner, wawancara, panduan FGD, dan angket penilaian. Penelitian dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 3 Jember pada bulan Mei-Juli 2018. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan FGD. Analisis data pada penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan uji kelayakan produk yang akan dikembangkan menggunakan skala likert. Media flashcard ini dikembangkan dengan menggunakan model Borg and Gall. Hasil observasi menggunakan kuesioner kepada 51 siswi diperoleh hasil sebanyak 82% setuju bahwa media flashcard dapat membantu dalam proses penambahan pengetahuan mengenai anemia. Hasil rata-rata penilaian untuk seluruh aspek pada media pembelajaran  flashcard menurut penilaian ahli media yaitu 92.72%. Rata-rata penilaian menurut ahli materi untuk seluruh aspek pada isi media pembelajaran  flashcard yaitu 97.5% dan menurut praktisi rata-rata penilaian yaitu 90% dan rata-rata penilaian menurut guru yaitu 98.33% sehingga dapat dikatakan media pembelajaran berupa flashcard termasuk dalam kategori “layak”.
Pengaruh Pijat Bayi Oleh Ibu Terhadap Perubahan Berat Badan Pada Ibu Postpartum Anis Nikmatul Nikmah; Galuh Pradian Yanuariningsih
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i2.102

Abstract

Pijat ibu adalah jenis komunikasi antara ibu dan sentuhan bayi. Pijat dada dan pijat perut akan menstimulasi saraf parasimpatis dan membuat perut menghasilkan hormon gastrin dan meningkatkan motilitas lambung dan perut, mendorong dan menyerap nutrisi makanan dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap perubahan berat badan ibu post partum.Metode penelitian quasy eksperimental dengan dua desain pretest dan posttest kelompok. Populatoin adalah ibu dan bayi postpartum dalam 2 minggu-1 bulan tanpa perbedaan pengambilan sampel. Sampel adalah 32 responden yang terdiri dari 2 kelompok intervensi kedua kelompok dilakukan pretest berat badan bayi kemudian diberikan intervensi selama dua minggu, setelah itu dilakukan post test dengan mengukur berat bayi. Hasil penelitian menggunakan paired sample t-test dengan wilcoxon. Nilai p-value yang didapat 0,007 dari kelompok perlatan dan 0,000 kelompok kontrol dengan perbedaan antara perlakuan dan kelompok kontrol p-nilai 0,000. Berdasarkan analisis, ada pengaruh pijatan bayi pada ibu terhadap perubahan berat badan untuk ibu nifas pada 2019.Penelitian ini dapat digunakan sebagai alternatif untuk diterapkan selama perawatan ibu nifas dan ibu menyusui dengan melibatkan peran ibu selama perawatan harian bayi.
Peran Kader Dalam Penerapan Sistem Rujukan dan Pencegahan Komplikasi Pada Ibu Dan Bayi Terhadap Kematian Neonatal Agustina Widayati; Homsiatur Rohmatin; Umi Narsih
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i2.106

Abstract

Kematian neonatal menjadi perhatian penting karena memberikan kontribusi terhadap 59% kematian bayi. Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) masih belum berjalan secara optimal karena diperlukan sinergisitas antara bidan, ibu, suami, keluarga, masyarakat dan kader posyandu. Tujuan penelitian ini adalah menganalisisperan kader posyandu dalam penerapan sistem rujukan dan pencegahan komplikasi pada ibu dan bayi sehingga dapat mencegah kematian neonatal.Rancang bangun yang digunakan adalahrestrospective study dengan populasi seluruh kader posyandu di Kabupaten Probolinggo.Teknik sampling menggunakan purposive sampling dan diperoleh sampel 66 kader posyandu yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan chi square test.Hasil penelitian menginformasikan bahwa sebagian besarkader posyandukurang berperan aktif dalam penerapan sistem rujukan dan pencegahan komplikasi pada ibu dan bayi, serta sebagian terjadi kematian neonatal. Sehingga ada hubungan yang signifikan antara peran kader posyandu dalam penerapan sistem rujukan dan pencegahan komplikasi pada ibu dan bayiterhadap kematian neonatal.
Efektifitas Manajemen Nyeri Dengan Kompres dan Relaksasi Genggam Jari Terhadap Nyeri Saat Persalinan Kala I Fase Aktif (Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Kertosono Kabupaten Nganjuk Tahun 2019) Tuning Sugianti; Joeliatin Joeliatin
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i2.91

Abstract

Nyeri persalinan adalah proses fisiologis yang luar biasa dan intensitas nyeri dirasakan sangat berbeda - beda. Bahkan pada ibu yang sama tingkat rasa sakit yang dirasakan dalam setiap persalinan atau persalinan tidak sama. Nyeri saat persalinan disebabkan oleh peregangan dan robekan selama kontraksi serviks. Saat ini ada banyak metode yang digunakan dalam menghilangkan nyeri persalinan. Metode ini melalui manajemen pengurangan nyeri adalah dengan metode farmakologis dan non-farmakologis. Manajemen nyeri non-farmakologis meliputi relaksasi, teknik konsentrasi pikiran dan imajinasi, teknik pernapasan, terapi pijat hidro atau sentuhan terapi, hipnosis, akupunktur, relaksasi dengan tangan dan lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan efek pemberian kompres dan relaksasi jari tangan pada nyeri selama persalinan selama fase aktif. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan membandingkan desain quasy-eksperimental (pseudo-eksperimental) dari Non-Equivaleb Design Group. Desain ini hampir mirip dengan desain kelompok kontrol pretest-posttest. Populasi adalah semua ibu melahirkan di wilayah kerja Puskesmas Kertosono di Kabupaten Nganjuk pada tahun 2019. Cara pengambilan sampel dengan consecutive sampling, sampel penelitian ini dilakukan pada 30 responden yang terdiri dari kelompok kontrol, kelompok perlakuan I dan kelompok perlakuan II. Analisis data menggunakan uji peringkat bertanda Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dalam intensitas skala nyeri sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok kontrol dan pengobatan. Intensitas skala nyeri pada kelompok kontrol, kelompok perlakuan I dan kelompok perlakuan II sebelum dan sesudah intervensi dengan uji kruskal wallis diperoleh p = 0,034 lebih kecil dari 0,05, artinya ada perbedaan intensitas skala nyeri. sebelum dan sesudah intervensi, tetapi yang memiliki penurunan intensitas nyeri yang signifikan, yaitu pada kelompok perlakuan I yang sebesar 0,004. Kesimpulannya adalah bahwa pemberian kompres hangat, kompres dingin dan relaksasi jari tangan terbukti lebih efektif dalam mengurangi intensitas nyeri selama persalinan selama fase aktif I daripada mereka yang hanya diberi kompres. Berdasarkan penelitian ini, direkomendasikan agar ibu hamil diberikan kompres dan relaksasi jari-jari tangan dengan bantuan keluarga atau bidan.
Perilaku Perawatan Kehamilan pada Remaja dengan Kehamilan Tidak Diinginkan di Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi Desti Puji Lestari; Husni Abdul Gani; Iken Nafikadini
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i3.117

Abstract

Kehamilan pada remaja memiliki risiko tinggi, tidak hanya merusak masa depan remaja yang bersangkutan, tetapi juga sangat berbahaya bagi kesehatannya. Kehamilan di bawah umur mengandung risiko kematian yang tinggi. Kematian hamil yang tidak diinginkan pada remaja dapat disebabkan oleh kurangnya perawatan dan pemeriksaan selama kehamilan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan dilakukan di Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Penelitian dilakukan dengan wawancara mendalam dengan informan yang telah ditentukan secara purposive sampling. Remaja menyadari pentingnya perawatan kehamilan, salah satunya adalah dengan pemeriksaan kehamilan. Pandangan perawatan kehamilan menurut remaja adalah untuk membuat ibu dan janin sehat meskipun dianggap mampu membuka aib kehamilan. Remaja mendapatkan tekanan dan pandangan negatif dari orang lain terhadap remaja untuk perawatan kehamilan. Hambatan untuk perawatan remaja untuk kehamilan, yaitu keengganan untuk perawatan adalah rasa malu. Fasilitas dan infrastruktur untuk perawatan kehamilan yaitu USG kehamilan dan konsumsi vitamin. Remaja memiliki niat keinginan dan kepercayaan diri untuk menjaga kehamilan sejak menerima dukungan dari orang terdekat dan tanggung jawab pasangan. Perilaku remaja dalam perawatan kehamilan menunjukkan bahwa remaja berusaha untuk menggugurkan kehamilan awal.
Pembuatan Website Klinik Yonif 509 Jember Sebagai Media Promosi Dengan Metode Waterfall Sustin Farlinda; Bachtiyar Wahab
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i3.65

Abstract

Penyebaran informasi promosi kesehatan Klinik Yonif 509 Jember berjalan kurang efesien, dikarenakan masih menggunakan media cetak serta tak jarang untu terjun langsung ke lapangan melalu kegiatan bakti sosial untuk mempromosikan Klinik Yonif 509 ke masyarakat luas. Tujuan penelitian ini adalah membuat website yang digunakan sebagai media penyebaran informasi dan promosi klinik. Metode yang digunakan adalah metode waterfall yakni dengan tahapan menganalisis kebutuhan sistem, mendesain perangkat lunak, mengimplementasikan, mengintegrasikan dan melakukan pengujian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dimana proses pengumpulan dan pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan Focus grup discussion. Bahasa pemorgraman yang di gunakan adalah PHP dengan editor script adalah Notepad ++ serta dilakukan pengujian sistem menggunakan metode black box. Hasil yang didapatkan adalah berupa website Klinik Yonif 509 Jember. Diharapkan adanya sosialisasi yang bertujuan untuk mempublikasi bahwa klinik telah memiliki website dan sosialisasi tata cara penggunaan website bagi pihak klinik.
Pemanfaatan Pelayanan Puskesmas : Studi Deskriptif pada Masyarakat di Puskesmas Moanemani Kabupaten Dogiyai Andi Alim; Desiderius H. J. Goo; Arlin Adam
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i3.119

Abstract

Secara umum yang dimaksud dengan pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang diselenggarakan secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan, mecegah dan mengobati penyakit serta memulihkan kesehatan perorangan, kelompok, keluarga ataupun masyarakat.Puskesmas merupakan pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan yang memberikan pelayanan kesehatan berupa Pelayanan Rawat Jalan, UGD, Pelayanan Perawatan Gigi, Pelayanan Persalinan (KIA), Pelayanan Posyandu, Pelayanan Obat, Pelayanan aboratorium Dahak dan Darah, serta Pelayanan Sanitasi dan Gizi serta Pelayanan Kesehatan Jiwa. Tujuan penelitian. Untuk memperoleh gambaran “Bagaimana pemanfaatan Pelayanan Puskesmas Moanemani di Moanemani Kabupaten Dogiyai”.Jenis penelitian adalah survey deskriktif yaitu penelitian yang diarahkan untuk mendeskripsikan atau menguraikan suatu keadaan di dalam komunitas atau masyarakat. Pada penelitian ini akan dilihat gambaran pemanfaatan pelayanan Puskesmas di tinjau dari pengetahuan, motivasi, dan sikap petugas puskesmas. Dari hasil penelitian ini terlihat bahwa sebanyak 88,1% responden telah memanfaatkan pelayanan puskesmas, artinya sebagian besar responden di Moanemani memanfaatkan pelayanan puskesmas. Hal tersebut sangat dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, motivasi dan sikap petugas, meskipun dari beberapa faktor tersebut masih menjadi penghambat kunjungan ke puskesmas terlihat dengan masih adanya masyarakat yang terkendala dengan pengetahuan yang kurang tentang pemanfaatan puskesmas, motivasi yang kurang untuk mengunjungi puskesmas, serta sikap petugas yang kurang baik pada pengunjung.
Hubungan Penggunaan Media Sosial dan Peran Teman Sebaya dengan Perilaku Seksual Berisiko di SMK Kota Surakarta Ivana Anggun Puspita; Farid Agusybana; Dharminto Dharminto
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i3.113

Abstract

Masalah perilaku seksual berisiko pada para remaja saat ini sangat mengkhawatirkan. KPAI dan Kemenkes (2013) mencatat 62,7% remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seksual pra nikah. Terdapat sejumlah faktor yang melatarbelakangi terjadinya perilaku seksual berisiko di kalangan remaja, salah satunya penggunaan media sosial. Paparan konten asusila di media sosial berpotensi meningkatkan hasrat seksual remaja sehingga rentan terjerumus ke dalam perilaku seksual berisiko.. Faktor lain yang juga mempengaruhi adalah peran teman sebaya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode explanatory research dan desain studi cross sectional dengan sampel sebanyak 127 siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Surakarta. Hasil analisis Korelasi Rank Spearman dengan α sebesar 0,05 disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara penggunaan media sosial (p = 0,005), peran teman sebaya (p = 0,001), dan sikap (p = 0,001) dengan perilaku seksual berisiko, serta tidak ada hubungan antara pengetahuan (p = 0,065), pemahaman agama (p = 0,728), dan harga diri (p = 0,239) dengan perilaku seksual berisiko di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Surakarta. Analisis Regresi Linier Berganda menunjukkan variabel sikap, penggunaan media sosial dan peran teman sebaya secara bersama-sama berpengaruh sebesar 84,3% terhadap perilaku seksual berisiko di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Surakarta.
Evaluasi Penerapan SIMRS Ditinjau Dari Aspek Kualitas Informasi, Penggunaan Sistem dan Organisasi di RSU Dr. H. Koesnadi Bondowoso Demiawan Rachmatta Putro Mudiono; Moch. Choirur Roziqin
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i3.94

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) adalah bagian dari sistem informasi kesehatan yang menyediakan sumber informasi yang relevan dan akurat di setiap unit rumah sakit. Berdasarkan hasil survey pada instansi rawat inap dan pendaftaran, hasil yang didapat yaitu permasalahan pada aspek manusia. Pengguna SIMRS sering mengalami kesalahan informasi pada aplikasi SIMRS mengenai tersedianya kamar yang diperoleh dari unit rawat inap. Permasalahan tersebut sesuai dengan temuan dilapangan bahwa komponen manusia yaitu perilaku pengguna SIMRS masih kurang baik. Permasalahan yang ada pada organisasi adalah pihak manajemen telah memberikan pelatihan terhadap pengguna sistem, akan tetapi pelatihan yang diberikan oleh pihak manajemen dirasa masih kurang. Berdasarkan masalah diatas, evaluasi penerapan SIMRS dengan aspek kualitas informasi, penggunaan sistem dan organisasi di Dr RSU. H. Koesnadi Bondowoso diperlukan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan SIMRS dengan aspek kualitas informasi, organisai dan penggunaan sistem. Jenis penelitian menggunakan penelitian explanatory dengan desain penelitian crossectional. Teknik sampling menggunakan disproportionate stratified random sampling. Analsis data menggunakan SEM dengan program PLS. Hasil penelitian ini terdapat pengaruh langsung antara variabel kualitas informasi dengan variabel penggunaan sistem; tidak ada pengaruh langsung antara variabel kualitas informasi dengan variabel organisasi dan tidak ada pengaruh tidak langsung antara variabel kualitas informasi dengan variabel penggunaan sistem melalui variabel organisasi. Saran untuk penelitian lebih lanjut yaitu terdapat penambahan variabel yang mendukung keberhasilan SIMRS dan penentuan model goodness of fit. Saran untuk rumah sakit yaitu perlu pelatihan secara berkala dan merata serta perlu penetapan SOP pengoperasian SIMRS disetiap unit.
Analisis Kesiapan Rekam Medik Elektronik Dengan Metode Technology Readiness Index Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya eka wilda faida
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i3.121

Abstract

RME memiliki dasar hukum yang kuat dengan adanya Permenkes No. 269 Tahun 2008 dan UU Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Rekam medis manual lebih memiliki berbagai kelemahan ketimbang rekam medis elektronik, salah satunya terkait kekurang efisiensinya dalam praktik sehari-hari dinilai kurang mampu menjawab tuntutan fungsi rekam medis. Berdasarkan hasil identifikasi awal di Rumah Sakit Universitas Airlangga mulai tahun 2016 sampai dengan 2017 unit rawat jalan dan rawat inap terjadi masalah keterlambatan pengembalian berkas rekam medis sebesar 48% di tahun 2016 dan 56% di tahun 2017. Tujuan penelitian adalah Menganalisis kesiapan RME dari karakteristik sumber daya manusia, psikologi petugas dan organisasi di RS Universitas Airlangga Surabaya dengan pendekatan Technology Readiness Index (TRI). Kesiapan rekam medik elektronik berdasarkan aspek psikologi adalah baik. Pada aspek optimis yang diperhatikan kebebasaan beraktifitas dalam menggunakan teknologi, keyakinan penggunaan komputer sesuai instruksi. Aspek inovasi yang perlu diperhatikan kebiasaan mengetahui teknologi terbaru dibandingkan teman lainnya. Aspek ketidaknyamanan yang perlu diperhatikan harus ada perhatian lebih saat sistem menghasilkan data untuk digunakan dalam pekerjaan karena kemungkinan data dapat salah. Aspek ketidakamanan yang perlu diperhatikan setiap proses yang berlangsung secara otomatis, harus dicek kembali untuk memastikan komputer tidak melakukan kesalahan. Kesiapan rekam medik elektronik berdasarkan aspek budaya organisasi yang perlu diperhatikan imbalan. Aspek perilaku organisasi yang perlu diperhatikan kekuasaan dalam menjalankan pekerjaan masih ada yang belum sesuai dengan uraian tugas tertulis. Aspek konten sistem yang perlu diperhatikan entry data pasien pernah terjadi eror pada sistem.

Page 6 of 19 | Total Record : 183