cover
Contact Name
Nasiruddin
Contact Email
daulay.nasiruddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
daulay.nasiruddin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pedagogik Olahraga
ISSN : 25035355     EISSN : 25808877     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pedagogik Olahraga merupakan jurnal elektronik nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Olahraga Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 366 Documents
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN TEMBAKAN BEBAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN BOLA BASKET Gwenesha Mesiany br Tarigan Silangit
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/fygntp77

Abstract

This study was motivated by the importance of instructional innovations capable of enhancing students’ active engagement in the learning process, particularly in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) classes. One method considered effective is the peer-tutoring method, in which students act as tutors to help their peers understand the learning material. In basketball, the free throw skill is a crucial technique that determines success in scoring points; however, students’ ability to execute free throws remains relatively low. This study aims to analyze the effect of the peer-tutoring learning method on the development of basketball free-throw skills among eighth-grade students at a junior high school in Surabaya. The study employed a quantitative approach with a one-group pretest-posttest design. The research subjects consisted of 19 students selected using purposive sampling from a population of 37 students. Data were collected through a free-throw performance test using an assessment sheet covering eight evaluation aspects with a scoring scale of 1–4. The research procedure began with a pretest, followed by the intervention instruction using the peer-tutoring method in small groups and concluded with a posttest. The research data were analyzed descriptively using IBM SPSS Statistics 25. The results showed that the application of the peer-tutoring method had a positive effect on the development of students’ free-throw skills. This method helps students more easily understand movement techniques through interaction and guidance from peers, making the learning process more active, collaborative, and effective. This study is expected to serve as a recommendation for physical education teachers in implementing innovative learning models to improve learning outcomes in basic basketball skills.
PENGARUH LATIHAN KECEPATAN BERBASIS LADDER DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN DRIBBLING PEMAIN SEPAKBOLA KU 14-16 TAHUN Dimas Saputra; Eri Barlian; Vega Soniawan; Bram Sujadesman
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/xfnmhn81

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan rendahnya kemampuan dribbling pemain sepak bola kelompok usia 14–16 tahun di SSB Fajar Menyingsing Kota Padang, khususnya saat menggiring bola dengan kecepatan tinggi danketika melakukan perubahan arah. Permasalahan tersebut diduga terjadi karena metode latihan yang diterapkan  masih kurang bervariasi sehingga diperlukan bentuk latihan yang lebih efektif untuk meningkatkan kecepatan  dan kelincahan pemain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan kecepatan berbasis ladder  terhadap kemampuan dribbling pemain sepak bola KU 14–16 tahun di SSB Fajar Menyingsing Kota Padang.  Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian  terdiri dari seluruh pemain SSB Fajar Menyingsing Kota Padang, sedangkan sampel penelitian berjumlah 20  pemain yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes  dribbling zig-zag. Program latihan diberikan selama 16 kali pertemuan dengan frekuensi tiga kali latihan setiap  minggu. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis Wilcoxon Signed Rank  Test menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan dribbling setelah diberikan latihan ladder, ditunjukkan dari penurunan rata-rata waktu pretest 22,30 detik menjadi 21,79  detik pada posttest. Dengan demikian, latihan kecepatan berbasis ladder berpengaruh positif terhadap  kemampuan dribbling pemain sepak bola KU 14–16 tahun. 
SURVEI MINAT SISWA TERHADAP KEBERADAAN EKSTRAKURIKULER TENIS LAPANGAN DI SMP KAB.PONOROGO Roni Kuncoro
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/8b0hny35

Abstract

Ekstrakurikuler merupakan kegiatan pendidikan non-pelajaran formal disekolah yang umumnya diluar jam belajar yang sesuai dengan kurikulum. Tujuan ekstrakurikuler olahraga disekolah adalah untuk mengembangkan minat dan bakat siswa dalam bidang olahraga. penelitian ini bertujuan untuk membuktikan minat siswa dalam ekstrakulikuler tenis lapangan dan juga faktor- faktor yang mendukung siswa dalam mengikuti ekstrakulikuler tersebut, penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, Penelitian ini dilaksanakan di tiga sekolah yang terdapat lapangan khususnya cabang olahraga tenis lapangan, sekolah tersebut adalah SMPN 1 Siman, SMPN 2 Ponorogo, dan SMPN 3 Ponorogo. Populasi yang digunakan pada penyelidikan ini yakni seluruh siswa Kelas VIII SMPN 1 Siman, SMPN 2 Ponorogo, dan SMPN 3 Ponorogo. Pada penelitian ini untuk teknik analisis data menggunakan SPSS Untuk mencari nilai uji normalitas dan nilai pengkategorian tingkat minat siswa dilakukan manual dengan panduan buku metodologi penelitian. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa sebuah kuisioner yang nantinya akan di isi siswa-siswi yang menjadi sampel penelitian. Kuisioner peneitian terdiri dari 30 item pernyataan yang telah di adopsi dari beberapa jurnal dan buku. Hasil dari penelitian di nilai dari tingkat minat siswa yaitu SMPN 1 Siman terdapat 11% tingkat minat sangat tinggi, 18% kategori tinggi, 18% cukup, dan 54% rendah, pada SMPN 2 Ponorogo terdapat 16% kategori minat sangat tinggi, 22% kategori tinggi, 24% cukup dan 38% rendah, sedangkan SMPN 3 Ponorogo memiliki presentase sangat tinggi 0%, 16% tinggi, 9% cukup,dan 74% rendah. Jadi dapat di simpulkan dari data di atas bahwasanya SMPN 2 memiliki daya minat siswa paling tinggi dari ketiga SMP tersebut.
TINJAUAN KONDISI FISIK DAN TEKNIK DASAR PERMAINAN BOLA VOLI SMK NEGERI 3 PAYAKUMBUH Hafifah Rafik; Yogi Setiawan; Umar; Yogi Arnaldo Putra
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/qdzzye37

Abstract

Peserta ekstrakurikuler bola voli SMK Negeri 3 Payakumbuh masih mengalami beberapa kendala, seperti mudah mengalami kelelahan saat latihan serta belum optimal dalam menguasai teknik dasar permainan, khususnya passing, servis, dan smash. Selain itu, kondisi fisik dan tingkat penguasaan teknik dasar siswa belum diketahui secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik dan keterampilan teknik dasar permainan bola voli peserta ekstrakurikuler SMK Negeri 3 Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 15 siswa yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kondisi fisik meliputi tes sprint 30 meter, vertical jump, bleep test, push up, bridge up, dan agility T-test. Sementara itu, keterampilan teknik dasar diukur melalui tes servis bawah, servis atas, passing atas, passing bawah, dan smash. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik peserta ekstrakurikuler bola voli SMK Negeri 3 Payakumbuh secara umum berada pada kategori cukup. Dari enam komponen kondisi fisik yang diukur, satu komponen berada pada kategori baik, tiga komponen berada pada kategori sedang, dan dua komponen berada pada kategori kurang. Sementara itu, keterampilan teknik dasar permainan bola voli berada pada kategori cukup dengan persentase sebesar 53,33%. Dengan demikian, diperlukan program latihan fisik dan teknik yang lebih terstruktur dan berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan bermain bola voli siswa.
SURVEI KEMAMPUAN TEKNIK DASAR PEMAIN SEPAK BOLA CLUB PERSATUAN SEPAK BOLA JORONG SALIMPEK KECAMATAN LEMBAH GUMANTI KABUPATEN SOLOK Rizky Aidil Fitra; Mardepi Saputra
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/wpbb6p77

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguasaan teknik dasar dalam permainan sepak bola untuk menunjang prestasi pemain. Hasil observasi pada pemain Club Persatuan Sepak Bola Jorong Salimpek Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok menunjukkan masih adanya kelemahan pada teknik passing dan control, dribbling, shooting, dan heading. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan teknik dasar sepak bola pemain klub tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 45 pemain, sedangkan sampel sebanyak 18 pemain U-15 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan teknik dasar sepak bola yang meliputi passing dan control, dribbling, shooting, dan heading. Analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kemampuan passing dan control pemain berada pada kategori baik dengan rata-rata 10,4. 2) kemampuan dribbling berada pada kategori cukup dengan rata-rata 19,3. 3) kemampuan shooting berada pada kategori baik dengan rata-rata 7. 4) kemampuan heading juga berada pada kategori cukup dengan rata-rata 5,22. 5) Secara keseluruhan, kemampuan teknik dasar sepak bola pemain Club Persatuan Sepak Bola Jorong Salimpek Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok berada pada kategori cukup dengan rata-rata 50. Oleh karena itu, diperlukan latihan yang terprogram, terarah, dan berkesinambungan untuk meningkatkan kemampuan teknik dasar pemain
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR DAN WARNA PADA PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK TERHADAP GERAK LOKOMOTOR SISWA Muhammad Rizki Al Karim; Bertika Kusuma Prastiwi; Muh. Isna Nurdin Wibisana
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/0162t591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar dan media warna pada permainan tradisional engklek terhadap gerak lokomotor siswa SDN 01 Lamper Tengah serta mengetahui media yang memberikan pengaruh lebih besar terhadap gerak lokomotor siswa. Penelitian ini memakai pendekatan eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Two Group Design. Sampel penelitian berjumlah 55 siswa yang dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok media gambar (n=28) dan kelompok media warna (n=27). Instrumen yang digunakan adalah Test of Gross Motor Development-2 (TGMD-2). Hasil penelitian memaparkan bahwasanya penggunaan media gambar pada permainan tradisional engklek berpengaruh signifikan terhadap gerak lokomotor siswa (p<0,05). Penggunaan media warna juga berpengaruh signifikan terhadap gerak lokomotor siswa (p<0,05). Temuan tersebut diperkuat oleh hasil uji Mann-Whitney yang menunjukkan nilai Asymp. Sig. sebesar 0,022 (p<0,05), dengan nilai mean rank kelompok media warna lebih tinggi dibandingkan kelompok media gambar. Berdasarkan hasil penelitian bisa disimpulkan bahwasanya pemakaian media gambar dan media warna sama-sama berpengaruh terhadap gerak lokomotor siswa, namun media warna memberikan pengaruh yang lebih besar dibandingkan media gambar terhadap gerak lokomotor siswa sekolah dasar.
PENGARUH LATIHAN LADDER DRILL TERHADAP KELINCAHAN FOOTWORK BULUTANGKIS Nur Rembulan Shafaria Agsinta
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/mjvjtc75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan ladder drill terhadap kelincahan footwork atlet bulutangkis. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pre-test dan post-test design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 atlet bulutangkis aktif dari PB Matsaneda Sidoarjo yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes kelincahan footwork enam arah yang dilakukan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pemberian perlakuan. Program latihan ladder drill dilaksanakan selama 16 kali pertemuan dengan frekuensi tiga kali dalam seminggu menggunakan enam variasi gerakan, yaitu in and out, two in two out, lateral shuffle, icky shuffle, backward icky shuffle, dan crossover. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata waktu tempuh pre-test sebesar 20,65 detik, sedangkan post-test sebesar 17,82 detik, sehingga terjadi peningkatan kelincahan sebesar 13,70%. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai t hitung sebesar 11,370 dengan p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa latihan ladder drill berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kelincahan footwork atlet bulutangkis. Latihan ladder drill dapat digunakan sebagai metode latihan yang efektif untuk meningkatkan kelincahan footwork dalam permainan bulutangkis.
ANALISIS KONDISI FISIK ATLET BOLAVOLI PUTRA DARAMISTA SUMENEP Hairil Fani
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/4py93n22

Abstract

Sports are physical activities conducted according to specific rules and procedures, with the primary goal of improving physical performance and maintaining a stable level of performance during volleyball matches. Excellent physical condition is a crucial factor that every player must possess. The physical fitness components that play a significant role in volleyball include strength, endurance, lower-body explosive power, speed, and agility. The objective of this study is to assess the physical fitness of the Putra Daramista Sumenep men’s volleyball team. This study employed a quantitative descriptive method and was conducted at a single time at the PBV Putra Daramista Sumenep court. The sample size for this study was 15 athletes. Data collection involved the following tests and measurements: speed test (10-meter sprint), agility test (T-test), strength test (push-ups and sit-ups), power test (vertical jump), and cardiovascular endurance test (MFT). The results obtained were, on average, in the “below average” category, with the Putra Daramista volleyball athletes achieving the following scores: 1) speed (2.10 seconds), 2) agility (12.59 seconds), 3) push-ups (18 repetitions), 4) sit-ups (16 repetitions), 5) vertical jump (56.15 cm), 6) MFT (33.9). The conclusion drawn is that the male volleyball athletes of Daramista Sumenep have a physical condition categorized as “poor,” thus requiring the development of physical conditioning training, particularly in agility, lower-body explosive power, cardiovascular endurance, and abdominal muscle strength.
ANALISIS PERFORMA FISIK TIM BOLA BASKET PUTRA Muhammad Ainun Dzikry
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/r37weq49

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya performa fisik dalam menunjang keterampilan teknik serta pencapaian prestasi pada cabang olahraga bola basket. Tim bola basket putra SMAN 1 Pacet Kabupaten Mojokerto belum memiliki data objektif terkait kondisi fisik atlet, sehingga diperlukan analisis sebagai dasar penyusunan program latihan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tingkat performa fisik atlet yang meliputi daya tahan kardiovaskular, kekuatan otot, kelincahan, kecepatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 12 atlet yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Multistage Fitness Test (MFT) untuk mengukur daya tahan kardiovaskular, tes push up dan sit up untuk kekuatan otot, T-test untuk kelincahan, serta sprint 20 meter untuk kecepatan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata (mean), persentase, dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen kekuatan otot sebagian besar berada pada kategori baik hingga sangat baik, kelincahan berada pada kategori baik, kecepatan didominasi kategori cukup, dan daya tahan kardiovaskular berada pada kategori cukup. Secara keseluruhan, performa fisik tim bola basket putra SMAN 1 Pacet berada pada tingkat cukup. Hal ini menunjukkan bahwa masih diperlukan peningkatan terutama pada aspek daya tahan dan kecepatan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa performa fisik atlet belum optimal secara menyeluruh, sehingga diperlukan program latihan yang lebih terstruktur, sistematis, dan spesifik guna meningkatkan kualitas kondisi fisik atlet serta mendukung pencapaian prestasi tim.
TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PESERTA DIDIK DITINJAU DARI AKTIVITAS FISIK HARIAN Khata Andika Khoirulloh; Nurhidayat Nurhidayat; Pungki Indarto
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/b951gq57

Abstract

Pentingnya aktivitas fisik dalam meningkatkan kebugaran jasmani peserta didik di tengah meningkatnya perilaku sedentary lifestyle pada remaja menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat aktivitas fisik dan kebugaran jasmani peserta didik kelas 10 SMA Batik 1 Surakarta serta korelasi antara aktivitas fisik harian dengan kebugaran jasmani. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri 1 kelas berjumlah 29 peserta didik yang diambil menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur aktivitas fisik yaitu kuesioner GPAQ dan untuk mengukur kebugaran jasmani menggunakan TKPN. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik memiliki IMT kategori normal (69%) dan tingkat kebugaran jasmani dalam kategori baik (66%). Seluruh peserta didik (100%) telah memenuhi rekomendasi aktivitas fisik lebih dari 600 MET-menit/minggu. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara aktivitas fisik dan kebugaran jasmani (r = 0,486; p = 0,007) dengan kekuatan hubungan sedang. Sehingga disimpulkan bahwa semakin tinggi aktivitas fisik yang dilakukan, maka semakin baik tingkat kebugaran jasmani dimiliki.