cover
Contact Name
Nasiruddin
Contact Email
daulay.nasiruddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
daulay.nasiruddin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pedagogik Olahraga
ISSN : 25035355     EISSN : 25808877     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pedagogik Olahraga merupakan jurnal elektronik nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Olahraga Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 406 Documents
ANALISIS KEMAMPUAN SMASH  KEDENG DITINJAU DARI POWER OTOT TUNGKAI DAN KESEIMBANGAN Tesar Bendri Setiawan; Nurhidayat Nurhidayat; Pungki Indarto
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/xzh42p17

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan Smash   kedeng dalam permainan sepak takraw yang dipengaruhi oleh kondisi fisik, khususnya power  otot tungkai dan keseimbangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kedua variabel tersebut terhadap kemampuan Smash kedeng pada mahasiswa MBO sepak takraw Universitas Muhammadiyah Surakarta. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional dengan sampel sebanyak 20 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes vertical jump, tes keseimbangan, dan tes kemampuan Smash   kedeng. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji linearitas, korelasi Pearson, dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal (sig > 0,05) dan memiliki hubungan linear (sig 0,986 dan 0,886). Terdapat hubungan sangat kuat antara Power  otot tungkai dengan kemampuan Smash kedeng (r = 0,934; sig = 0,000) serta keseimbangan dengan kemampuan Smash kedeng (r = 0,911; sig = 0,000). Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 91,8% (R² = 0,918). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Power  otot tungkai dan keseimbangan berperan signifikan dalam meningkatkan kemampuan Smash   kedeng.
EFEKTIVITAS LATIHAN PLYOMETRIC SQUAT JUMP TERHADAP DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PEMAIN SEPAK TAKRAW Ari Saputra; Eko Sudarmanto; Nurhidayat Nurhidayat; Gatot Jariono
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/fm7s4b07

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas latihan plyometric squat jump dalam meningkatkan daya ledak otot tungkai pada mahasiswa sepak takraw Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain one group pre-test post-test. Sampel berjumlah 20 mahasiswa yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi latihan diberikan selama 6 minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Pengukuran daya ledak otot tungkai dilakukan menggunakan tes vertical jump. Analisis data meliputi uji deskriptif, uji normalitas, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada daya ledak otot tungkai dengan nilai signifikansi p < 0,001. Temuan ini mengindikasikan bahwa latihan plyometric squat jump efektif dalam meningkatkan kemampuan eksplosif otot tungkai melalui adaptasi neuromuskular. Secara praktis, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latihan plyometric squat jump dapat digunakan sebagai metode latihan yang efektif dalam pembinaan fisik dan pembelajaran pendidikan jasmani.
PENGARUH METODE SIMULASI SHOOTING TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI ATLET PETANQUE PELAJAR ilham suhadak; Muchamad Ardha; Yogiswara Pamungkas
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/57qehv76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode simulasi shooting terhadap kepercayaan diri atlet petanque pelajar di SMK Muhammadiyah 10 Mantup. Penelitian menggunakan metode quasi-experimental dengan desain pretest-posttest control group. Sampel berjumlah 26 siswa dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol, masing-masing 13 siswa, dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa Athlete Self-Confidence Questionnaire (ASQ). Kelompok eksperimen mengikuti latihan simulasi shooting dalam situasi tekanan pertandingan selama 4 minggu, sedangkan kelompok kontrol menjalani latihan rutin. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji t sampel berpasangan (paired sample t-test), uji t sampel independen (independent sample t-test), dan effect size Hedges’ g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata kepercayaan diri kelompok eksperimen meningkat dari 35,38 menjadi 40,23 dengan nilai signifikansi 0,001 (p<0,05), sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami peningkatan yang signifikan (p=0,052). Uji t independent sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p=0,042). Nilai g Hedges sebesar 0,817 menunjukkan pengaruh yang besar. Dengan demikian, metode simulasi shooting efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri atlet petanque pelajar dalam menghadapi situasi kompetitif.
PENGARUH MODIFIKASI PERMAINAN BULUTANGKIS TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA KATHOLIK UNTUNG SUROPATI SIDOARJO Evananda Nur Syaifullah
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/g56htq56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana perubahan dalam permainan bulutangkis dapat mempengaruhi Motivasi belajar dan hasil belajar siswa dalam proses mengajar mata pelajaran PJOK di SMA Katholik Untung Suropati Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen yang dibuat secara mandiri. Penelitian ini melakukan ujian awal dan ujian akhir pada kedua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas X yang diambil dengan cara pengambilan acak sederhana. Kelompok yang eksperimen mendapatkan perlakuan dengan cara belajar bulutangkis menggunakan modifikasi permainan bukisteja, sementara kelompok kontrol menggunakan cara belajar yang biasa. Data Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner untuk mengukur motivasi belajar siswa dan tes tulis untuk mengevaluasi hasil belajar servis pendek dalam bulutangkis. Data dianalisis dengan pengujian deskriptif, pengujian normalitas, pengujian homogenitas, dan pengujian hipotesis. Penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa meningkat setelah menerima perlakuan tersebut, ditunjukkan oleh nilai signifikansi pada variabel T1.4–T1.6 sebesar 0,019 dan T2.4–T2.6 sebesar 0,011 (<0,05). Selain itu, hasil uji independent samples t-test menunjukkan bahwa perubahan pada permainan memiliki dampak yang nyata terhadap hasil belajar siswa, dengan tingkat signifikansi sebesar 0,016
PENERAPAN KERANGKA DEEP LEARNING INDONESIA MELALUI DIRECT INSTRUCTION DALAM PEMBELAJARAN MOTORIK PENCAK SILAT PADA SISWA SEKOLAH DASAR A. Bukhori Muslim Muslim.
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/rzny9t60

Abstract

This quasi-experimental study examined whether Direct Instruction enriched with pedagogical deep learning improves Grade V students’ pencak silat crescent-kick learning outcomes more effectively than ordinary physical education instruction. Sixty-four students from SDN Mankul 1 participated in a pretest–posttest control-group design. The control class received ordinary learning, whereas the experimental class completed three meetings combining explicit demonstration, decomposed guided practice, peer feedback, safe target games, and reflection. Performance was assessed using a six-component rubric converted to a 0–100 scale. Because the data were non-normal, Wilcoxon signed-rank and Mann–Whitney U tests were used, supported by N-Gain and mastery analysis. The experimental group improved from 51.95 to 82.03, with a gain of 30.08 and an N-Gain of 0.63. The control group improved from 52.60 to 60.29, with a gain of 7.68 and an N-Gain of 0.16. Between-group differences in posttest, gain, and N-Gain were significant (p < .001), and all experimental students achieved mastery. The findings show that reflective Direct Instruction can transform imitation-based martial-arts learning into safe, meaningful, and self-regulated motor skill acquisition.
PENGARUH METODE BERMAIN TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN TEKNIK DASAR SEPAKBOLA PADA PEMAIN SEKOLAH SEPAKBOLA TANJUNG BONAI AUR KABUPATEN SIJUNJUNG Bima Isnita Saputra
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/pv0e2b64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bermain terhadap peningkatan keterampilan teknik dasar sepakbola pada pemain Sekolah Sepakbola (SSB) Tanjung Bonai Aur Kabupaten Sijunjung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 15 orang pemain yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengukuran keterampilan teknik dasar meliputi tes passing dan control, dribbling, shooting, dan heading. Analisis data dilakukan menggunakan uji t berpasangan (paired sample t-test) pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bermain memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan heading (t hitung = 2,422 > t tabel = 2,145; Sig. = 0,030 < 0,05), sementara keterampilan passing dan control, dribbling, dan shooting belum menunjukkan peningkatan yang signifikan secara statistik. Kesimpulannya, metode bermain efektif meningkatkan keterampilan heading, namun perlu dikombinasikan dengan latihan teknik yang lebih spesifik untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar lainnya secara optimal
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KESEHATAN MENTAL SISWA SMP NEGERI 21 SURABAYA Wildan Qorofi MS; Anung Priambodo; Dwi Intan Pakuwita AR
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/aaxad325

Abstract

Penelitian korelasional deskriptif kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan kesehatan mental positif pada 162 siswa SMP Negeri 21 Surabaya. Pengambilan data menggunakan kuesioner International Physical Activity Questionnaire – Short Form (IPAQ-SF) dan Mental Health Continuum-Short Form (MHC-SF). Hasil uji normalitas menunjukkan kedua variabel tidak berdistribusi normal, sehingga uji korelasi menggunakan analisis non-parametrik Spearman’s rho. Ditemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan kesehatan mental positif siswa (p = 0,029). Namun, hubungan tersebut menunjukkan arah negatif (ρ = –0,171) , yang berarti semakin tinggi aktivitas fisik yang dilakukan siswa, maka semakin rendah tingkat kesehatan mental positif yang mereka miliki. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesehatan mental positif siswa dipengaruhi oleh faktor multidimensional dan bersifat kontekstual, tidak hanya ditentukan oleh aktivitas fisik semata, melainkan juga oleh faktor lingkungan sekolah, tekanan akademik, dukungan sosial, dan keseimbangan antara aktivitas dan waktu istirahat. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa program aktivitas fisik di sekolah perlu dirancang secara seimbang, menyenangkan, dan tidak membebani siswa agar dapat memberikan kontribusi yang optimal terhadap kesejahteraan mental mereka siswa.
PENGARUH GAMIFIKASI PENTAGON TAG DALAM PEMBELAJARAN PJOK TERHADAP KETERAMPILAN MOTORIK DASAR SISWA SEKOLAH DASAR Emilia Rosa Rosdiana; Muchamad Arif Al Ardha
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v12i1.72185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan permainan Pentagon Tag berbasis gamifikasi terhadap keterampilan motorik dasar peserta didik sekolah dasar. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini menggunakan quasi exsperimental melalui model one group pretest – posttest. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 peserta didik kelas V dan VI sekolah dasar. Perlakuan diberikan melalui pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan dengan mengimplementasikan permainan Pentagon Tag yang terintegrasi unsur gamifikasi selama empat kali pertemuan. Keterampilan motorik dasar diukur menggunakan instrumen Motorische Basiskompetenzen (MOBAK), yang mencakup domain object movement dan self movement. Analisis data dilakukan melalui uji Wilcoxon Signed-Rank Test dan Paired Sample t-test sesuai dengan karakteristik distribusi data. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan penerapan gamifikasi Pentagon Tag terhadap keterampilan object movement, self movement, serta total keterampilan motorik dasar peserta didik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa permainan Pentagon Tag berbasis gamifikasi efektif digunakan sebagai model pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan dalam meningkatkan keterampilan motorik dasar siswa sekolah dasar secara sistematis dan terukur
HUBUNGAN MOTIVASI, KECEMASAN, DAN COPING STRES TERHADAP PERSIAPAN MENTAL PRA-PERTANDINGAN PADA SISWA EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI DI SMA NEGERI 1 GRESIK dalva erzamiyadevani
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v12i1.72237

Abstract

Ekstrakurikuler bolavoli di SMA Negeri 1 Gresik baru dimulai pada tahun 2023, sebagian besar siswa belum pernah bermain pertandingan antar sekolah. Kondisi tersebut memiliki potensi untuk menyebabkan masalah psikologis, terutama kecemasan, yang dapat mempengaruhi kesiapan mental sebelum pertandingan. Observasi awal menunjukkan bahwa beberapa siswa menunjukkan gejala kecemasan saat pertandingan berlangsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana motivasi, kecemasan, dan coping stress berkorelasi dengan persiapan mental pra-pertandingan pada siswa ekstrakurikuler bolavoli SMA Negeri 1 Gresik. Metode pendekatan penelitian kuantitatif dilakukan dengan observasional analitik dan desain cross-sectional. Penelitian ini menggunakan instrumen yang telah ada sebelumnya dan di adopsi oleh peneliti. Variabel coping stress diukur menggunakan instrumen ACSI-28 (Athetic Coping Stress Inventory-28), variabel motivasi diukur dengan instrumen SMS-28 (The Sport Motivation Scale), Variabel kecemasan diukur melalui SCAT (Sport Competition Anxiety Test), variabel Y diukur menggunakan PSIS (Psychological Skill Inventory for Sport). Didapati hasil bahwa strategi coping yang dimiliki siswa ekstrakurikuler bolavoli masih berada pada tahap pembinaan awal, atau belum berkembang secara optimal untuk mendukung kesiapan mental pra-pertandingan siswa. Motivasi, kecemasan, dan coping stress secara simultan memiliki hubungan yang signifikan terhadap persiapan mental pra-pertandingan dengan kontribusi 49,8%.
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA KELAS VII F SMP NEGERI 4 BANJARBARU DALAM PEMBELAJARAN OLAHRAGA Muhammad Luqmanul hakim
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/5hp5nk67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat minat belajar siswa kelas VII F SMP Negeri 4 Banjarbaru dalam pembelajaran olahraga berdasarkan indikator perhatian siswa, perasaan senang, aktivitas siswa, peranan guru terhadap siswa, dan fasilitas sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 31 siswa kelas VII F yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket minat belajar yang terdiri atas 29 butir pernyataan valid dan reliabel, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa skor dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 21 siswa (67,74%) berada pada kategori sangat tinggi dan 10 siswa (32,26%) berada pada kategori tinggi. Seluruh indikator minat belajar berada pada kategori sangat tinggi, dengan persentase tertinggi pada indikator peranan guru terhadap siswa sebesar 88% dan persentase terendah pada indikator fasilitas sekolah sebesar 81%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingginya minat belajar siswa dipengaruhi oleh faktor internal berupa perhatian, perasaan senang, dan aktivitas siswa, serta faktor eksternal berupa peranan guru dan fasilitas sekolah. Dengan demikian, minat belajar sebagian siswa kelas VII F SMP Negeri 4 Banjarbaru dalam pembelajaran olahraga berada pada kategori sangat tinggi dan sisanya pada kategori tinggi