cover
Contact Name
Nasiruddin
Contact Email
daulay.nasiruddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
daulay.nasiruddin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pedagogik Olahraga
ISSN : 25035355     EISSN : 25808877     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pedagogik Olahraga merupakan jurnal elektronik nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Olahraga Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 406 Documents
ANALISIS HEART RATE BERDASARKAN KARAKTERISTIK ELEVASI: STUDI PADA PENDAKIAN CEPAT DI ATAS 3000 MDPL Naufal Subhan Maulana; Jajat; Asep Ridwan Kurniawan; Yati Ruhayati; Kuston Sultoni; Adang Suherman
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/a1t7sv63

Abstract

Pendakian gunung di atas 3000 MDPL memiliki tantangan fisiologis signifikan, terutama terkait perubahan heart rate akibat tekanan udara rendah, suhu dingin, dan kebutuhan oksigen meningkat. Tujuan dari penelitian ini menganalisis perubahan heart rate berdasarkan elevasi selama pendakian cepat di ketinggian di atas 3000 MDPL. Metode pada penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif yang dilakukan pada 7 pendaki dengan teknik total sampling. Pengukuran heart rate dilakukan menggunakan Polar RC3 GPS dan elevasi dengan Garmin Etrex-10 Hand GPS. Lokasi penelitian adalah Gunung Gede Pangrango via Cibodas, dengan pengumpulan data di 20 pos (13 naik, 7 turun). Hasil dari penelitian ini yaitu heart rate meningkat signifikan seiring elevasi. Faktor-faktor yang memengaruhi adalah kecepatan pendakian, suhu lingkungan, dan kebugaran partisipan. Kesimpulannya bahwa elevasi memengaruhi heart rate secara signifikan karena adaptasi tubuh terhadap penurunan oksigen dan peningkatan kebutuhan energi. Implikasi dari penelitian ini yaitu pemantauan heart rate dan pengaturan kecepatan pendakian penting untuk menjaga kesehatan di ketinggian tinggi.
PENGARUH MODEL TGFU DAN TGT PADA HASIL BELAJAR PASSING ATAS BOLA VOLI DI SMPN 42 SEMARANG Octaviano Risqi Ardian; Setiyawan; Bertika Kusuma Prastiwi
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjjnjp29

Abstract

Studi ini dilakukan dengan tujuan untuk menkaji dampak model belajar TGFU dan TGT terhadap hasil belajar passing atas dalam bola voli serta menentukan model belajar yang lebih efektif untuk siswa SMP Negeri 42 Semarang yang berada di  kelas VIII. Studi yang diterapkan dalam penelitian ini quasi eksperimen dengan desain two-group pretest-posttest. Seluruh siswa kelas VIII dijadikan populasi penelitian, sedangkan sampel ditentukan secara acak melalui teknik random sampling. Pengumpulan data dikumpulkan menggunakan alat tes kognitif, lembar observasi afektif, dan rubrik penilaian ketrampilan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui uji prasyarat dan pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Temuan studi menunjukkan bahwa kedua model belajar TGFU dan TGT, dapat meningkatkan hasil belajar bola voli passing atas siswa secara signifikan, yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Meskipun terdapat perbedaan karakteristik pendekatan, hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan nilai, perbedaan tersebut tidak cukup besar untuk dinyatakan signifikan secara statistik antara efektivitas penggunaan model TGfU dan TGT, sehingga keduanya merupakan strategi pembelajaran yang sama-sama efektif untuk diimplementasikan pada kegiatan pelajaran pendidikan jasmani di sekolah
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA DI SDN 01 LAMPER TENGAH Dio Putra Amal; Galih Dwi Pradipta
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/zx2kd394

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti bagaimana indeks massa tubuh (BMI) dan tingkat kebugaran fisik siswa kelas lima di SDN 01 Lamper Tengah saling terkait. Desain penelitian menggunakan teknik potong lintang dan metode observasional. Populasi penelitian terdiri dari 28 siswa, dan dengan menggunakan pendekatan total sampling, seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Tinggi dan berat badan masing-masing responden digunakan untuk menentukan BMI mereka, yang kemudian dihitung menggunakan rumus Body Mass Index. Sementara itu, Tes Kebugaran Siswa Nusantara digunakan untuk mengukur tingkat kebugaran fisik. Hasil analisis korelasi Spearman menunjukkan bahwa tingkat kebugaran fisik siswa memiliki hubungan yang signifikan dengan indeks massa tubuh mereka. Kedua variabel memiliki hubungan negatif, ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar - 0,407 dengan tingkat signifikansi 0,031 (p < 0,05). Ini menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung kurang bugar secara fisik ketika BMI mereka lebih tinggi. Menurut data deskriptif, mayoritas mahasiswa memiliki BMI normal (46,4%), dan tingkat kebugaran fisik mereka sebagian besar berada dalam kategori sedang (42,9%) dan baik (39,3%). Hasil ini menunjukkan adanya hubungan antara kebugaran fisik mahasiswa dan status gizi yang ditentukan oleh BMI. Jadi, penelitian ini menyarankan bahwa dalam menerapkan pendidikan jasmani dan kesehatan (PJOK), menjaga status gizi yang sesuai dan meningkatkan kebugaran fisik perlu diperhatikan. Untuk membantu mencapai kesehatan dan kebugaran fisik yang optimal, studi ini juga bisa digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan program aktivitas fisik dan edukasi gizi bagi orang tua dan siswa.
UPAYA MENINGKATKAN DAYA LEDAK OTOT LENGAN MENGGUNAKAN METODE WEIGHT TRAINING PADA ATLET KARATE DOJO LANGKISAU KARATE CLUB PAINAN Muhammad Arif Taufan; Syahrial Bakhtiar
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/qh4c6y58

Abstract

Penelitian ini diinisiasi oleh rendahnya daya ledak otot lengan yang dimiliki oleh para atlet di Dojo Langkisau Karate Club. Oleh karena itu, diperlukan sebuah metode latihan yang tepat guna mendongkrak performa fisik mereka. Penelitian ini diproyeksikan untuk menguji efektivitas weight training (latihan beban) dalam meningkatkan daya ledak otot lengan atlet di klub tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian dilaksanakan di Dojo Langkisau Karate Club pada bulan Maret sampai April 2026 dengan alokasi latihan selama 8 kali pertemuan. Penelitian ini melibatkan populasi sebanyak 50 atlet, dengan 30 atlet dipilih sebagai sampel melalui teknik purposive sampling. Adapun kriteria penentuan sampel tersebut meliputi usia 13–17 tahun, aktif dalam latihan rutin, memiliki kondisi jasmani yang sehat, serta berkomitmen untuk mengikuti seluruh tahapan penelitian. Instrumen yang digunakan untuk mengukur daya ledak otot lengan adalah Two Hand Medicine Ball Put Test. Data dianalisis menggunakan uji statistik Paired Sample t-Test pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test daya ledak otot lengan sebesar 3,15 meter, sedangkan nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 3,46 meter. Temuan ini mengindikasikan bahwa intervensi weight training berkontribusi positif terhadap peningkatan daya ledak otot lengan peserta. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa weight training berpengaruh signifikan terhadap peningkatan daya ledak otot lengan pada atlet Karate Dojo Langkisau Karate Club.
ANALISIS KETERAMPILAN GERAK DASAR PESERTA DIDIK  KELAS III SD NEGERI 19 SUNGAI TANANG  KABUPATEN AGAM ahmad syauqi; Despita Antoni; Nurul Ihsan; lucy oktavani
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/97kzya07

Abstract

Masalah  dalam  penelitian  ini  adalah  belum  diketahuinya  keterampilan  gerak  dasar siswa  kelas III SD Negeri 19 Sungai Tanang Kabupaten Agam. Tujuan  dari  penelitian  ini  untuk  mengetahui  keterampilan gerak dasar  siswa.  Jenis penelitian  ini adalah  deskriptif.  Populasi  dalam penelitian  ini  adalah  seluruh siswa kelas III SD  Negeri 19 Sungai Tanang Kabupaten Agam yang berjumlah 39 orang.Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Dengan demikian sampel sebanyak 39  orang. Data dikumpulkan dengan  menggunakan  instrumen TGMD-2  selanjutnya diolah melalui teknik examinder’s manual. Hasil penelitiannya adalah: (1) Keterampilan lokomotor siswa kelas III SD Negeri 19 Sungai Tanang Kabupaten Agam mengalami keterlambatan rata-rata 2 tahun dari umur sebenarnya. (2) Keterampilan objek kontrol siswa III SD Negeri 19 Sungai Tanang Kabupaten Agam mengalami   keterlambatan   rata-rata 3 tahun dari umur sebenarnya. (3) Tingkat rata-rata keterampilan gerak dasar siswa SD Negeri 19 Sungai Tanang berada pada tingkat Average (rata- rata) dengan rincian yaitu 6 anak berada pada tingkat Poor (jelek) (15,38%), 15 anak berada pada tingkat Bellow Average (dibawah rata- rata) (38,46%), 17 anak berada pada tingkat Average (rata-rata (43,59%), 1 anak berada pada tingkat Above average (diatas rata-rata) (2,56%) 
PENGARUH METODE VISUAL, AUDITORI, KINESTETHICS (VAK) TERHADAP PENGUASAAN TEKNIK TOLAK PELURU GAYA ORTODOKS PADA SISWA KELAS VIII SMPN 2 RANTO BAEK MANDAILING NATAL Aidil Fitroh Nasution; Despita Antoni
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/j8p0jv23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Visual, Auditory, Kinestetik (VAK) terhadap penguasaan teknik tolak peluru gaya ortodoks pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Ranto Baek. Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya penguasaan teknik tolak peluru siswa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dalam mengikuti proses pembelajaran. Metode pembelajaran VAK dipilih karena mengintegrasikan aspek visual, auditory, dan kinestetik sehingga diharapkan mampu meningkatkan keterampilan gerak siswa.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Ranto Baek yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang masing-masing berjumlah 16 siswa. Instrumen penelitian berupa lembar observasi penilaian keterampilan teknik tolak peluru gaya ortodoks yang meliputi aspek cara memegang peluru, sikap awal, sikap tolakan, dan sikap akhir. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji hipotesis menggunakan Independent Samples t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji Independent Samples t-test memperoleh nilai t = 9,319 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen sebesar 82,69, sedangkan kelompok kontrol sebesar 74,69, dengan selisih rata-rata sebesar 8,00 poin. Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Visual, Auditory, Kinestetik (VAK) berpengaruh signifikan terhadap penguasaan teknik tolak peluru gaya ortodoks pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Ranto Baek. Metode VAK terbukti lebih efektif dibandingkan metode pembelajaran konvensional dalam meningkatkan penguasaan teknik tolak peluru. Oleh karena itu, metode VAK dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran PJOK, khususnya pada materi tolak peluru gaya ortodoks.
ANALISIS KEMAMPUAN GERAK DASAR SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 24 UJUNG GURUN KECAMATAN PADANG BARAT KOTA PADANG Himawan Agil; Rika Sepriani; Syahrastani; Luci Oktavani
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/30mnkh90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan gerak dasar lokomotor, objek kontrol, dan kemampuan gerak dasar secara keseluruhan pada siswa kelas V SD Negeri 24 Ujung Gurun Kecamatan Padang Barat Kota Padang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya pengukuran kemampuan gerak dasar siswa secara sistematis serta masih terdapat siswa yang belum mampu mengikuti pembelajaran PJOK secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 36 siswa kelas V dan seluruhnya dijadikan sampel dengan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian menggunakan Test of Gross Motor Development-2 (TGMD-2), sedangkan data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan gerak dasar siswa berada pada kategori sangat baik, dengan nilai rata-rata gerak lokomotor sebesar 85,82, gerak objek kontrol 83,97, dan kemampuan gerak dasar secara keseluruhan 84,90. Disimpulkan bahwa kemampuan gerak dasar siswa kelas V SD Negeri 24 Ujung Gurun Kecamatan Padang Barat Kota Padang berada pada kategori sangat baik dan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru PJOK untuk mempertahankan serta meningkatkan kualitas pembelajaran gerak dasar
KONTRIBUSI DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KELENTUKAN TERHADAP KEMAMPUAN DOEL CHAGI ATLET CADET (UMUR 12-14) DAN JUNIOR (UMUR 15-17) BATU BARA FIGHTER (BBF) TEAM TAEKWONDO KOTA SAWAHLUNTO rizki julianra; Arie Asnaldi; Andre Igoresky; Weny Sasmitha
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/rxvfyk79

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum optimalnya kemampuan pelaksanaan tendangan Deol Chagi pada atlet cadet dan junior BBF Team Taekwondo Kota Sawahlunto, yang diduga dipengaruhi oleh belum maksimalnya daya ledak otot tungkai dan kelentukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kelentukan terhadap kemampuan Deol Chagi pada atlet cadet dan junior BBF Team Taekwondo Kota Sawahlunto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antarvariabel yang diteliti. Populasi penelitian berjumlah 32 orang atlet, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 15 orang atlet. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi Standing Broad Jump Test untuk mengukur daya ledak otot tungkai, Split Test untuk mengukur kelentukan, serta tes kemampuan tendangan Deol Chagi untuk mengukur kemampuan pelaksanaan tendangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya ledak otot tungkai memberikan kontribusi terhadap kemampuan Deol Chagi, sedangkan kelentukan tidak memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemampuan Deol Chagi. Secara simultan, daya ledak otot tungkai dan kelentukan memberikan kontribusi sebesar 28,9% terhadap kemampuan Deol Chagi, sedangkan 71,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar variabel yang diteliti
PROFIL KETERAMPILAN LOKOMOTOR SISWA KELAS III SD NEGERI 04 TARANDAM KOTA PADANG Hasrul Siregar
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/y1y8xq59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil keterampilan gerak lokomotor siswa kelas III SD Negeri 04 Tarandam Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri 04 Tarandam Kota Padang yang berjumlah 31 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Instrumen yang digunakan adalah Test of Gross Motor Development-2 (TGMD-2) pada subtes keterampilan lokomotor yang meliputi run, gallop, hop, leap, horizontal jump, dan slide. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan gerak lokomotor siswa kelas III SD Negeri 04 Tarandam Kota Padang secara umum berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 35,97. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah memiliki keterampilan gerak lokomotor pada tingkat sedang, namun masih diperlukan upaya pembelajaran dan latihan yang lebih terarah untuk meningkatkan kemampuan gerak dasar lokomotor siswa
PENGARUH  PERMAINAN KECIL TERHADAP HASIL BELAJAR GERAK MANIPULATIF SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 11 KOTO SANI KABUPATEN SOLOK Alia Zurna Lutfi
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/q11b1f95

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar gerak manipulatif siswa, terutama pada keterampilan melempar dan menangkap bola di SD Negeri 11 Koto Sani Kabupaten Solok. Permasalahan tersebut disebabkan oleh kurangnya variasi pembelajaran yang diberikan guru sehingga siswa kurang aktif dan antusias dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan kecil terhadap hasil belajar gerak manipulatif siswa kelas V SD Negeri 11 Koto Sani Kabupaten Solok. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 19 siswa kelas V. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes lempar tangkap bola tenis. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas Liliefors dan uji t pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 4,21 meningkat menjadi 9,11 pada posttest. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai t_hitung sebesar 9,06 lebih besar dari t_tabel sebesar 2,101. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan kecil memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar gerak manipulatif siswa kelas V SD Negeri 11 Koto Sani Kabupaten Solok. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan permainan kecil dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan gerak manipulatif siswa sekolah dasar.