cover
Contact Name
Nasiruddin
Contact Email
daulay.nasiruddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
daulay.nasiruddin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pedagogik Olahraga
ISSN : 25035355     EISSN : 25808877     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pedagogik Olahraga merupakan jurnal elektronik nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Olahraga Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 419 Documents
PENGARUH MANAJEMEN PEMBINAAN SEPAK BOLA USIA DINI TERHADAP PENINGKATAN MINAT ANAK PADA OLAHRAGA DI DELTRAS ACADEMY Ahnaf Naufal Dewangga
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tp602669

Abstract

Manajemen olahraga memegang peranan krusial dalam efektivitas sebuah tim, khususnya pada akademi sepak bola. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen di Deltras Academy, yang mencakup aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan dan evaluasi dalam upaya meningkatkan minat berolahraga anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Subjek penelitian melibatkan 18 atlet putra usia dini (Kelompok Usia 13 dan 14 tahun) di Deltras Academy. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner skala Likert, dengan teknik analisis data meliputi statistik deskriptif,dengan melakukan pengolaan data statistik deskriptif menunjukkan penelitian ini bahwa  manajemen pembinaan di Deltras Academy telah terstandarisasi dengan baik. Peningkatan minat berolahraga anak lebih dipengaruhi oleh kualitas tata kelola organisasi yang sistematis dibandingkan faktor demografis personal
ANALISIS GERAK DASAR OLAHRAGA DALAM TARIAN BEJO SERTA MANFAATNYA TERHADAP KEBUGARAN JASMANI PADA KELOMPOK TARI SISI RIMBA Bernardus Labaona
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/y994t465

Abstract

Tari Bejo merupakan salah satu tarian tradisional khas yang hidup di tengah masyarakat Desa Atawai, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam unsur olahraga, khususnya karakteristik gerak dasar olahraga (lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif), yang terkandung di dalam setiap struktur gerakan Tari Bejo serta dampaknya terhadap kebugaran jasmani para penari pada Kelompok Tari Sisi Rimba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Proses pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen, yang diuji keabsahannya menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Bejo merepresentasikan tahapan sistematis prosesi penanaman padi di kebun adat. Keterkaitan unsur olahraga teridentifikasi pada gerak lokomotor (berjalan, berlari, melompat), non-lokomotor (membungkuk, memutar badan, menekuk lutut), dan manipulatif (mengayun alat, menggenggam kuat/gripping, melepaskan objek/releasing). Aktivitas fisik yang terstruktur dan kontinu dalam Tari Bejo terbukti memberikan kontribusi positif terhadap komponen kebugaran jasmani, meliputi daya tahan kardiovaskular, kelenturan, kelincahan, koordinasi motorik, keseimbangan, serta memberikan dampak psikologis berupa perasaan gembira dan reduksi stres
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BOLAVOLI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PASSING ATAS DAN PASSING BAWAH SISWA KELAS VIII DI SMP MUHAMMADIYAH 5 KOTA PADANG Alya Rahmawita
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/3fw82w77

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran bolavoli untuk meningkatkan kemampuan passing bawah dan passing atas peserta siswa di SMP Muhammadiyah 5 Kota Padang. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan passing peserta didik serta kurang bervariasinya pembelajaran yang digunakan sehingga peserta didik mudah merasa bosan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dihasilkan berupa buku panduan yang berisi 16 variasi pembelajaran, terdiri atas 8 pembelajaran passing bawah dan 8 pembelajaran passing atas. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, dan tes kemampuan passing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan layak oleh ahli materi dan ahli media. Penilaian guru pada uji coba skala kecil memperoleh nilai 88,64% dengan kategori sangat baik. Pada uji coba skala besar, model pembelajaran membuat peserta didik lebih antusias, pembelajaran menjadi lebih bervariasi, dan kemampuan passing bawah serta passing atas meningkat. Dengan demikian, model pembelajaran bolavoli yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif digunakan sebagai panduan pembelajaran siswa bolavoli.
PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR GERAK MANIPULATIF PESERTA DIDIK KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 071033 HILIDURUWA KECAMATAN SAWO KABUPATEN NIAS UTARA VENPRI SRIVIAN TELAUMBANUA
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/92zqh603

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar gerak manipulatif siswa, terutama pada keterampilan melempar dan menangkap bola di Sekolah Dasar Negeri 071033 Hiliduruwa Kecamatan Sawo Kabupaten Nias Utara. Permasalahan tersebut disebabkan oleh kurangnya variasi pembelajaran yang diberikan guru sehingga siswa kurang aktif dan antusias dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan multimedia terhadap hasil belajar gerak manipulatif peserta didik kelas IV di Sekolah Dasar Negeri 071033 Hiliduruwa Kecamatan Sawo Kabupaten Nias Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 28 siswa kelas IV. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Tes TGMD-2 (Test of Gross Motor Development-2). Teknik analisis data menggunakan uji normalitas Liliefors dan uji t pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan nilai thitung sebesar 2.45 lebih besar dari ttabel sebesar 1.70. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan multimedia memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar gerak manipulatif siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 071033 Hiliduruwa Kecamatan Sawo Kabupaten Nias Utara. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan proses pembelajaran menggunakan multimedia dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan gerak manipulatif siswa sekolah dasar  
STUDI KEMAMPUAN GERAK DASAR LOKOMOTOR DAN OBJEK KONTROL PESERTA DIDIK DI KELAS II SD NEGERI 071026 LASARA SAWO KECAMATAN SAWO KABUPATEN NIAS UTARA Niscaya Notrima Harefa
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/zxk4ea27

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah masih banyak peserta didik yang kemampuan gerak dasarnya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan gerak dasar lokomotor dan objek kontrol Peserta Didik di Kelas II SD Negeri 071026 Lasara Sawo Kecamatan Sawo Kabupaten Nias Utara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai masing-masing variabel tanpa dihubungkan ataupun dibandingkan. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas II yang berjumlah 27 Orang. Penarikan sampel dalam penelitian ini semua anggota populasi dijadikan sampel. Teknik pengambilan sampel adalah sensus atau sampel jenuh. Sehingga didapatkan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 27 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan TGMD-2 ini dirancang untuk menilai kemampuan gerak dasar berfungsi pada anak usia 3-10 tahun Teknik analisis data menggunakan teknik distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan TGMD-2 Peserta Didik di Kelas II SD Negeri 071026 Lasara Sawo Kecamatan Sawo Kabupaten Nias Utara berada pada kategori kurang. Dari total 27 orang peserta didik, mayoritas berada pada interval klasifikasi 70 – 74 dengan jumlah 10 orang (37.04%), termasuk dalam kategori kurang.  
ANALISIS POLA LATIHAN FC AMRI MENJELANG PERTANDINGAN PADA TURNAMEN LIGA 1 ASKAB PSSI FLORES TIMUR Yohanes Kerigo Koten; Yeremias Mamu Sare; Hironimus Bao Wolo
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/1mq4w560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola latihan FC AMRI menjelang turnamen sepak bola di Kabupaten Flores Timur dan untuk mengevaluasi sejauh mana pola latihan terssebut sesuai dengan prinsip-prinsip pelatihan olahraga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di klub sepak bola FC AMRI yang berlokasi di Kabupaten Flores Timur. Data primer diperoleh dari informan melalui wawancara mendalam dan observasi reflektif. Data sekunder diperoleh melalui studi dokumentasi. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri (human instrument) dan pedoman wawancara. Teknik analisis data melalui tiga tahapan yang reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian dari penelitian ini adalah pola latihan pada tim FC AMRI telah dijalankan sesuai dengan program latihan yang telah ditetapkan. Namun masih banyak terdapat kekurangan dalam penerapan pola latihan tersebut, misalnya variasi latihan untuk meningkatkan fisik masih terbatas; peningkatan teknik dan taktik permainan belum diberi porsi latihan khusus; dan latihan mental juga tidak dilakukan secara khusus. Sementara itu, terkait prinsip-prinsip pelatihan olahraga, secara umum belum sepenuhnya sesuai karena waktu latihan yang diterapkan sebelum mengikuti turnamen sangat singkat (hanya satu minggu). Oleh karena itu, prinsip periodisasi, progresivitas, sepesifikasi, individualitas, dan keterlibatan aktif yang menjadi standar utama latihan belum berjalan secara optimal.
PENGARUH LATIHAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN SHOOTING TIM FUTSAL SMPN 1 SAWAHLUNTO M. Raihan Pratama; Muhammad Arnando; Eldawaty; Mardepi Saputra
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/dsx8xq53

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kemampuan shooting pemain futsal SMP Negeri 1 Sawahlunto, baik dari segi akurasi maupun kekuatan tendangan, yang diduga berkaitan dengan belum maksimalnya daya ledak otot tungkai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan shooting tim futsal SMP Negeri 1 Sawahlunto. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 38 siswa peserta ekstrakurikuler futsal, sedangkan sampel berjumlah 15 pemain yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Perlakuan berupa latihan daya ledak otot tungkai diberikan selama empat minggu dengan delapan kali pertemuan latihan, sedangkan kemampuan shooting diukur menggunakan tes menendang bola ke sasaran sebanyak sepuluh kali kesempatan pada tiga titik yang berbeda. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Liliefors dan uji-t sampel berhubungan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata pretest sebesar 40,8 meningkat menjadi 59,2 pada posttest, dengan nilai thitung sebesar 28,55 lebih besar daripada ttabel sebesar 1,76. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan daya ledak otot tungkai terhadap peningkatan kemampuan shooting tim futsal SMP Negeri 1 Sawahlunto.
PENGARUH LATIHAN SMALL SIDED GAMES TERHADAP KETERAMPILAN PASSING PEMAIN  FUTSAL MTSN 2 SAWAHLUNTO Riko Kurnia sandi
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/01fzs840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Small Sided Games terhadap keterampilan passing pemain futsal MTsN 2 Sawahlunto. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 22 pemain yang mengikuti kegiatan latihan futsal di MTsN 2 Sawahlunto, sedangkan sampel berjumlah 12 pemain yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes mengumpan dan mengontrol bola (passing-controlling) yang dilakukan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Perlakuan berupa latihan Small Sided Games diberikan selama 16 kali pertemuan dalam waktu 4 minggu dengan frekuensi latihan 4 kali dalam seminggu. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata keterampilan passing meningkat dari 8,58 pada pre-test menjadi 11,75 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 3,17 poin. Hasil uji Paired Sample t-Test memperoleh nilai t hitung sebesar -6,270 dengan derajat kebebasan 11 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan passing sebelum dan sesudah diberikan latihan Small Sided Games. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa latihan Small Sided Games berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan keterampilan passing pemain futsal MTsN 2 Sawahlunto.
Tinjauan Gerakan Lokomotor Siswa Kelas V dan VI SDN 08 Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman Miftahul Ghani MTD
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/s3tm3z14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan gerak lokomotor siswa kelas V dan VI SDN 08 Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran objektif tentang kemampuan gerak lokomotor siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 08 Nan Sabaris pada 20-23 Juli 2026. Populasi penelitian berjumlah 109 siswa, sedangkan sampel penelitian berjumlah 37 siswa yang terdiri dari 19 siswa kelas V dan 18 siswa kelas VI. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes unjuk kerja (performance assessment) untuk mengukur kemampuan empat bentuk gerak lokomotor, yaitu berjalan (walking), berlari (running), melompat (jumping), dan meloncat (hopping). Penilaian dilakukan dengan skala 1–4 pada setiap aspek gerakan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan menghitung skor, nilai rata-rata, persentase, dan distribusi frekuensi berdasarkan kategori penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan gerak lokomotor siswa kelas V dan VI secara keseluruhan berada pada kategori cukup, dengan nilai rata-rata sebesar 74,15. Dari 37 siswa, ada 1 siswa (2,71%) berada pada kategori sangat baik, 7 siswa (18,91%) berada pada kategori baik, 29 siswa (78,38%) berada pada kategori cukup, dan tidak ada siswa (0%) pada kategori kurang. Berdasarkan kelas, siswa kelas V mendapatkan nilai rata-rata 75,66 dengan kategori cukup, sedangkan siswa kelas VI mendapatkan nilai rata-rata 72,57 dengan kategori cukup. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar siswa sudah memiliki kemampuan gerak lokomotor, tetapi penguasaan geraknya masih belum optimal. Oleh karena itu, dibutuhkan pembelajaran PJOK yang terencana, berkelanjutan, bervariasi, serta memberi kesempatan kepada siswa untuk melakukan latihan gerak lokomotor secara berulang melalui aktivitas permainan dan olahraga yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.