cover
Contact Name
Nasiruddin
Contact Email
daulay.nasiruddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
daulay.nasiruddin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pedagogik Olahraga
ISSN : 25035355     EISSN : 25808877     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pedagogik Olahraga merupakan jurnal elektronik nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Olahraga Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 406 Documents
HUBUNGAN ANTARA KOORDINASI MATA-TANGAN DENGAN KEMAMPUAN GERAK DASAR MANIPULATIF SISWA KELAS III, IV DAN V SDN 01 PAUH SANGIK KECAMATAN AKABILURU Faizah Imanah Putri
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/k47vj721

Abstract

Kemampuan gerak dasar manipulatif merupakan komponen penting dalam perkembangan motorik anak usia sekolah dasar, khususnya pada aktivitas melempar dan menangkap yang membutuhkan integrasi visual-motorik. Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan gerak dasar manipulatif sebagian siswa kelas III, IV, dan V SDN 01 Pauh Sangik, Kecamatan Akabiluru, yang diduga berkaitan dengan koordinasi mata-tangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara koordinasi mata-tangan dengan kemampuan gerak dasar manipulatif siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 33 siswa (13 perempuan, 20 laki-laki). Koordinasi mata-tangan diukur menggunakan Ballwerfen-Und-Fangen Test (Ismaryati, 2010), sedangkan kemampuan gerak dasar manipulatif diukur menggunakan TGMD-2 (Ulrich, 2000). Data dianalisis menggunakan uji normalitas Liliefors, uji linearitas, dan korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan data kedua variabel berdistribusi normal dan linear, serta terdapat hubungan yang signifikan antara koordinasi mata-tangan dengan kemampuan gerak dasar manipulatif, dengan r hitung (0,412) > r tabel (0,344) pada taraf signifikansi 5% dan berada pada kategori sedang. Koordinasi mata-tangan berkontribusi 16,96% terhadap kemampuan gerak dasar manipulatif siswa, sedangkan 83,04% dipengaruhi faktor lain
TINJAUAN KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 13 KAPALO KOTO KOTA PADANG Dilla Handayani
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ge464x73

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat kebugaran jasmani sebagian siswa kelas V SD Negeri 13 Kapalo Koto Kota Padang yang ditandai dengan siswa mudah lelah, kurang aktif dalam pembelajaran PJOK, serta rendahnya aktivitas fisik sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa kelas V SD Negeri 13 Kapalo Koto Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 48 siswa kelas V yang terdiri atas 24 siswa putra dan 24 siswa putri. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) Fase C yang terdiri atas Child Ball Test, Tok-Tok Ball Test, Move The Ball Test, Shuttle Run 8 × 10 Meter Test, dan Lari 600 Meter. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa kelas V SD Negeri 13 Kapalo Koto Kota Padang secara umum berada pada kategori sedang. Dari 48 siswa, sebanyak 12 siswa (25%) berada pada kategori baik, 22 siswa (46%) berada pada kategori sedang, 8 siswa (17%) berada pada kategori kurang, dan 6 siswa (13%) berada pada kategori kurang sekali, sedangkan tidak terdapat siswa yang berada pada kategori baik sekali. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa kelas V SD Negeri 13 Kapalo Koto Kota Padang masih perlu ditingkatkan melalui pembelajaran PJOK yang terprogram, peningkatan aktivitas fisik, serta penerapan pola hidup sehat
HUBUNGAN PERILAKU SEDENTARY TERHADAP HASIL BELAJAR  PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 6 SAWAHLUNTO Rika Sepriani
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/1jkb7h47

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat telah mendorong meningkatnya perilaku sedentary pada anak dan remaja. Kebiasaan menghabiskan waktu dengan aktivitas yang minim gerak, seperti menggunakan gawai, bermain gim, menonton televisi, dan aktivitas duduk dalam waktu lama, dapat berdampak terhadap kesehatan serta diduga memengaruhi hasil belajar, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Berdasarkan hasil observasi di SMP Negeri 6 Sawahlunto, masih ditemukan siswa dengan perilaku sedentary yang tinggi serta hasil belajar PJOK yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku sedentary dengan hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) siswa kelas VII SMP Negeri 6 Sawahlunto. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasional menggunakan pendekatan Product Moment Pearson. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 6 Sawahlunto, sedangkan sampel penelitian berjumlah 86 siswa yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data perilaku sedentary dikumpulkan menggunakan instrumen Adolescent Sedentary Activity Questionnaire (ASAQ) yang diadaptasi dari Hardy dkk. (2007), sedangkan data hasil belajar diperoleh dari nilai asesmen akhir semester mata pelajaran PJOK. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson Product Moment dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku sedentary siswa berada pada kategori tinggi, dengan 70 siswa (81,40%) berada pada kategori tinggi dan rata-rata perilaku sedentary sebesar 6,02 jam per hari. Sementara itu, hasil belajar PJOK berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata sebesar 52,95. Hasil uji korelasi Pearson diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,030 dengan nilai signifikansi 0,783 (p > 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku sedentary dengan hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) siswa kelas VII SMP Negeri 6 Sawahlunto
HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN HEWANI DENGAN DAYA TAHAN TUBUH ATLET SEPAK BOLA TIM IKTL FC Evalinda Liana Churman
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/4pch3t67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan protein hewani dengan daya tahan tubuh (VO₂Max) pada atlet sepak bola Tim IKTL FC. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan metode cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh atlet Tim IKTL FC yang berjumlah 30 orang, dengan teknik sampling jenuh (total sampling). Data asupan protein hewani dikumpulkan melalui metode Food Recall 3 hari, sedangkan daya tahan tubuh diukur menggunakan Multistage Fitness Test (Bleep Test). Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan sangat kuat antara asupan protein hewani dengan daya tahan tubuh (R = 0,814; p = 0,000 < 0,05). Koefisien determinasi (R² = 0,663) mengindikasikan bahwa asupan protein hewani memberikan kontribusi sebesar 66,3% terhadap variasi nilai VO₂Max atlet, sedangkan 33,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Rata-rata asupan protein hewani atlet adalah 1,29 g/kgBB/hari, masih di bawah rekomendasi International Society of Sports Nutrition (ISSN) sebesar 1,4-2,0 g/kgBB/hari. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa protein hewani berperan penting dalam mendukung daya tahan kardiorespirasi atlet sepak bola. Disarankan kepada pelatih dan atlet untuk memantau dan meningkatkan asupan protein hewani secara terprogram guna mengoptimalkan performa fisik.
PENGARUH LATIHAN SMALL SIDED GAMES TERHADAP AKURASI PASSING PEMAIN SSB CEMERLANG Kevin Gunawan; Eri Barlian; Vega Soniawan; Bram Sujadesman
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/t4471n75

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan small-sided games terhadap akurasi passing pemain SSB Cemerlang. Penelitian menggunakan eksperimen semu dengan rancangan one-group pretest-posttest. Populasi berjumlah 65 pemain, sedangkan sampel 20 pemain kelompok usia U14–U17 dipilih melalui purposive sampling. Perlakuan dilaksanakan dalam 16 pertemuan, empat kali setiap minggu, dengan variasi situasi menang jumlah, sama jumlah, dan kalah jumlah. Akurasi passing diukur menggunakan tes short pass yang memiliki validitas 0,66 dan reliabilitas 0,69. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji Shapiro–Wilk, uji Levene, dan uji-t sampel berpasangan pada taraf signifikansi 0,05. Rerata skor meningkat dari 52,70 ± 4,34 pada pretest menjadi 60,05 ± 5,54 pada posttest, dengan peningkatan rerata 7,35 poin. Hasil uji menunjukkan t(19) = 5,279; p < 0,001, interval kepercayaan 95% 4,44–10,26, dan ukuran efek dz = 1,18. Dengan demikian, latihan small-sided games memberikan pengaruh positif yang besar terhadap peningkatan akurasi passing pemain SSB Cemerlang
STUDI KONDISI FISIK KHUSUS DAN KEMAMPUAN ANGKATAN ATLET ANGKAT BESI FAMILY BARBELL CLUB KOTA PADANG Muhammad Efendi
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/zsbgtk36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi fisik khusus (kekuatan peras otot tangan, kekuatan otot lengan, dan kekuatan otot tungkai) serta kemampuan angkatan snatch atlet angkat besi Family Barbell Club Kota Padang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa tes dan pengukuran. Sampel penelitian terdiri dari 11 atlet putra dan putri yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi grip strength dynamometer, bench press, leg dynamometer, dan tes angkatan snatch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kekuatan peras otot tangan kanan adalah 34,7 dan tangan kiri 33,5, kekuatan otot lengan rata-rata 43,2, kekuatan otot tungkai rata-rata 133,5, dan kemampuan angkatan snatch rata-rata 60. Seluruh komponen tersebut berada pada kategori sedang. Simpulan dari penelitian ini adalah kondisi fisik khusus dan kemampuan angkatan atlet secara umum masih berada pada tingkat sedang. Oleh karena itu, diperlukan program latihan yang lebih spesifik, terukur, dan berkelanjutan untuk meningkatkan komponen kondisi fisik guna mendukung peningkatan performa angkatan atlet secara optimal.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL BENTENGAN TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN DAN KECEPATAN PADA SISWA KELAS V SD INPRES BORU DALAM PEMBELAJARAN PJOK Karolina Makin
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/v0pjs109

Abstract

Permainan bentengan merupakan salah satu bagian integral dari budaya tradidional Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan kelincahan dan kecepatan siswa kelas V SD Inpres Boru dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Permainan tradisional bentengan merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang melibatkan gerakan berlari, mengejar, menghindar, dan mengubah arah secara cepat sehingga berpotensi meningkatkan kelincahan dan kecepatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional bentengan terhadap peningkatan kelincahan dan kecepatan siswa kelas V SD Inpres Boru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen melalui desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 35 siswa kelas V SD Inpres Boru yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa tes lari sprint 30 meter untuk mengukur kecepatan dan tes lari zig-zag melewati (cone) untuk mengukur kelincahan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, dan uji Paired Sample t-Test dengan bantuan SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan ba0hwa data berdistribusi normal dan hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) dengan nilai t = 6,160, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, permainan tradisional bentengan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kelincahan dan kecepatan siswa kelas V SD Inpres Boru dalam pembelajaran PJOK.
GAMBARAN KEBUGARAN MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG YANG SUKA BEGADANG KARENA BERMAIN GAME ONLINE Dzikra Ahmad Navis; Hastria Effendi; Septri; Ilham
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/7xxqde48

Abstract

Kebiasaan begadang karena bermain game online berpotensi mengurangi waktu pemulihan tubuh dan aktivitas fisik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat kebugaran jasmani mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang yang memiliki kebiasaan begadang akibat bermain game online. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel berjumlah 20 mahasiswa, terdiri atas 15 laki-laki dan 5 perempuan, yang dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria kebiasaan bermain game online dan tidur di atas pukul 01.00 WIB. Kebugaran kardiorespirasi diukur melalui tes lari Cooper 2,4 km. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa rata-rata, simpangan baku, nilai minimum, nilai maksimum, frekuensi, dan persentase. Rata-rata waktu tempuh adalah 15,995 menit dengan estimasi rata-rata VO₂max 30,20 ml/kg/menit. Sebanyak 6 responden (30%) berada pada kategori cukup, 10 responden (50%) pada kategori kurang, dan 4 responden (20%) pada kategori sangat kurang. Tidak ada responden yang mencapai kategori baik, baik sekali, atau sangat baik. Temuan menunjukkan bahwa kebugaran kardiorespirasi mahasiswa yang suka begadang karena game online secara umum berada pada tingkat rendah.
PERSEPSI REMAJA TERHADAP OLAHRAGA DI KECAMATAN BUNGUS TELUK KABUNG Shabra Syatila; Anggun Permata Sari; Hastria Effendi; Iit Selviani
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/v4hvqe11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi remaja terhadap olahraga di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Populasi penelitian adalah remaja berusia 10-19 tahun yang berdomisili di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, sedangkan sampel berjumlah 103 responden yang diperoleh melalui teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert lima tingkat yang mengukur lima indikator, yaitu kesehatan, pergaulan, kesenangan, rekreasi, dan motivasi internal. Instrumen awal terdiri atas 53 butir; setelah uji validitas pada 18 responden, 22 butir dinyatakan valid, sedangkan reliabilitas instrumen menunjukkan Cronbach's Alpha 0,888. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan persepsi remaja terhadap olahraga secara keseluruhan sebesar 83,79% dan berada pada kategori sangat tinggi. Indikator kesenangan memperoleh persentase tertinggi sebesar 90,95%, diikuti kesehatan 90,87%, motivasi internal 85,13%, rekreasi 80,22%, dan pergaulan 73,79%. Temuan menunjukkan bahwa remaja memandang olahraga secara positif sebagai aktivitas yang bermanfaat bagi kesehatan, memberikan kesenangan dan penyegaran, mendukung pengembangan diri, serta membantu interaksi sosial.
ANALISIS KETERAMPILAN PASSING DAN CONTROL PERMAINAN FUTSAL CLUB GALACTICOS FC GUNA PAKSI BUKITTINGGI M. Akbar Firmansyah; Andri Gemaini; Ahmad Chaeroni; Hadi Pery Fajri
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/j18g4x79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keterampilan passing dan control pemain Club Galacticos FC Guna Paksi Bukittinggi serta memberikan rekomendasi peningkatan keterampilan berdasarkan hasil pengukuran. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan teknik tes dan pengukuran. Instrumen berupa tes passing-controlling selama 30 detik yang menilai koordinasi mata dan kaki dalam mengoper, menahan, dan mengontrol bola. Dokumen metode skripsi mencantumkan 10 pemain sebagai sampel, sedangkan Bab IV dan lampiran data hasil memuat 11 pemain; karena itu, penyajian hasil artikel mengikuti 11 data yang dianalisis. Analisis dilakukan melalui skor minimum, maksimum, rata-rata, standar deviasi, frekuensi, dan persentase kategori. Hasil menunjukkan skor maksimum 14, skor minimum 4, rata-rata 9,55, dan standar deviasi 2,77. Sebanyak 7 pemain (64%) berada pada kategori baik sekali, 3 pemain (27%) kategori baik, dan 1 pemain (9%) kategori kurang. Secara umum keterampilan passing dan control pemain tergolong baik, tetapi masih ditemukan kesalahan pada sikap kaki ayun, perkenaan bola, dan kontrol bola. Latihan rutin, terprogram, dan bervariasi direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas teknik.