cover
Contact Name
Sinta Paramita
Contact Email
sintap@fikom.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
prologia@fikom.untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Prologia
ISSN : -     EISSN : 25980777     DOI : -
Prologia (E-ISSN 2598-0777) is a national journal, which all articles contain student's writing, are published by Faculty of Communication Universitas Tarumanagara. Scientific articles published in Prologia are result from research and scientific studies conduct by Faculty of Communication students in communication field. Prologia published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 676 Documents
Customer Brand Engagement Pengguna Electronic Payment Valentino, John; Erdiansyah, Rezi
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.21282

Abstract

The use of electronic payments is increasingly widespread. In this case, digital payment users in Indonesia are already quite high and various e-wallet companies are also competing to become leaders in providing digital payment services.) Electronic payments must be trusted for their safety and must also be able to facilitate human activities in using them. Research This study aims to determine the effect of social media marketing and brand trust on customer brand engagement (a case study of electronic payment users). The theory used is the theory of marketing communications, social media, brand trust, and consumer engagement. This research uses quantitative methods. The data collection technique used is by using a questionnaire. The method used is to distribute questionnaires via the Google form by distributing them online to people who have used electronic payments. The population of this study are electronic payment users and the sample used is 100 samples. The results of this study are that Social Media Marketing and Brand Trust have an influence on customer brand engagement in electronic payment users. Penggunaan electronic payment semakin meluas. Dalam hal ini pengguna pembayaran digital di Indonesia memang sudah tergolong cukup tinggi dan berbagai perusahaan e-wallet juga berlomba untuk menjadi pemimpin dalam penyediaan jasa pembayaran digital.) Electronic payment ini harus bisa dipercaya akan keamanannya dan juga harus bisa memudahkan aktivitas manusia dalam menggunakannya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemasaran media sosialdan kepercayaan merek terhadap customer brand engagement (studi kasus pengguna elctronic payment). Teori yang digunakan adalah teori komunikasi pemasaran, sosial media, kepercayaan merek, dan keterlibatan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan kuesioner. Cara yang digunakan adalah menyebarkan kuesioner melalui google form dengan menyebarkan secara online kepada orang yang pernah menggunakan electronic payment.  Populasi dari penelitian ini adalah pengguna electronic payment dan sampel yang digunakan berjumlah 100 sampel. Hasil dari penelitian ini adalah Pemasaran Media Sosial dan Kepercayaan Merek mempunyai pengaruh terhadap customer brand engagement dalam pengguna electronic payment.
Brand Image, Service Quality, dan Consumer Loyalty Toko Online Roboykids Fandy, Fandy; Erdiansyah, Rezi
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.21283

Abstract

Technological developments affect the lifestyle of people who are becoming consumptive, and the change in people's lifestyles that is very pronounced is in the growing level of users of online shopping platforms. Marketing communications have a very big role in this development. Marketing Communication is persuasive two-way communication and can make the marketing process more efficient. In this study there are three theories, namely brand image, service quality and consumer loyalty. Brand image is a combination of beliefs, ideas, and an impression that consumers have towards a brand or brands. Then, brand image also determines consumer attitudes and actions. Service quality is what an industry can provide or try to consumers to satisfy consumers, regardless of the product or service being sold. Consumer Loyalty is a commitment that becomes a reference or guide for consumers to buy and subscribe to a company. This cannot be changed, even though there are other influences. This research shows that brand image and service quality have a positive effect on Roboykids customer loyalty. Perkembangan teknologi memengaruhi gaya hidup masyarat yang menjadi konsumtif, dan perubahan gaya hidup masyarat yang sangat terasa adalah dalam berkembangnya tingkat pengguna platform berbelanja online. Komunikasi pemasaran memiliki peran yang sangat besar dalam perkembangan ini. Komunikasi Pemasaran adalah komunikasi dua arah secara persuasi dan dapat membuat proses pemasaran menjadi lebih efisien. Dalam penelitian ini terdapat tiga teori, yaitu citra merek, kualitas layanan dan loyalitas konsumen. Citra merek adalah gabungan antara kepercayaan, gagasan, dan sebuah hal membekas yang dimiliki konsumen terhadap sebuah brand atau merk. Kemudian, citra merek juga menjadi penentu sikap dan tindakan konsumen. kualitas layanan merupakan apa yang bisa diberikan ataupun dicoba oleh suatu industri kepada konsumen buat memuaskan konsumen, terlepas dari produk ataupun jasa yang dijual. Loyalitas Konsumen ialah sebuah komitmen yang menjadi sebuah acuan atau pegangan para konsumen untuk membeli dan berlangganan pada sebuah perusahaan. Hal ini tidak dapat berubah-ubah, mesikpun ada pengaruh lain. Penelitian ini membawakan hasil bahwa citra merek dan kualitas layanan berpengaruh terhadap loyalitas konsumen Roboykids secara positif.
Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Perilaku Konsumtif (Studi Kasus Brand Maybelline di Shopee pada Dewasa Awal) Aviny, Pratita; Aulia, Sisca
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.21287

Abstract

Marketing mix is ​​a marketing tool that is usually used by companies to be able to offer their products to consumers or potential customers. Maybelline is a cosmetic company that does a marketing mix and they collaborate with e-commerce Shopee as a platform to reach customers. The marketing mix carried out by the Maybelline company can lead to consumptive behavior in its consumers. This consumptive behavior itself exists because of someone's pleasure in buying or using a product without considering their needs but desires. This study aimed to determine the impact of Maybelline's Shopee marketing mix on consumer behavior in early adulthood. The obtained data adopt validity test, reliability test, linear regression analysis and t test. The results of data processing showed that t count>t table 4.093>1.98, significance 0.001<0.05. The test results show the H1 hypothesis that Maybelline's combination in Shopee marketing has an effect on consumer behavior. The resulting hypothesis is H1, that the marketing mix has an effect on consumer behavior in early adulthood. The results of this study lead to Hypothesis H1, that the marketing mix has an effect on consumer behavior in early adulthood. As a result of the marketing mix carried out by Maybelline, it can influence the shopping style of consumers to continue consuming products so that consumptive behavior occurs. Bauran pemasaran merupakan alat pemasar yang biasanya digunakan oleh perusahaan untuk bisa menawarkan produknya kepada konsumen atau calon konsumen. Bauran pemasaran dilakukan oleh perusahaan kosmetik yaitu Maybelline dan mereka bekerjasama dengan e-commerce Shopee sebagai wadah untuk meraih pelanggan. Bauran pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan Maybelline bisa menimbulkan perilaku konsumtif pada konsumennya. Perilaku konsumtif ini sendiri ada karena kesenangan seseorang dalam membeli atau menggunakan produk tanpa mempertimbangkan kebutuhannya melainkan keinginan. Untuk mengetahui apakah adanya pengaruh bauran pemasaran Maybelline di Shopee terhadap perilaku konsumtif pada dewasa awal merupakan tujuan dari penelitian ini. Data yang didapat menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear sederhana, dan uji T. Hasil dari olah data menunjukan nilai t hitung > t tabel yaitu 4.093 > 1,98 dengan signifikan 0,001 < 0,05. Hasil yang diuji menunjukan hipotesis H1 bahwa terdapat pengaruh bauran Maybelline di Shopee pemasaran terhadap perilaku konsumtif. Akibat dari bauran pemasaran yang dilakukan oleh Maybelline, bisa memmengaruhi gaya belanja konsumennya untuk terus mengonsumsi produk sehingga terjadi perilaku konsumtif.
Analisis Strategi Komunikasi Bauran Pemasaran Shopee Peachcosmetics Kelvin; Aulia, Sisca
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.21297

Abstract

It is used as a practical liaison tool as a communication tool between business people and clients in the realm of online media companies or online trading. Shopee is a mobile application for buying and selling goods online. Several e-commerce sites, particularly Peachcosmetics, have recently benefited from the explosion in popularity and widespread adoption of Shopee accounts. Peachcosmetics uses a Shopee account as one of its marketing sources. Peachcosmetics sells cosmetics that are imported directly from China and sold through PT. JennyCosmetics. In this study, researchers studied the marketing communication strategies used on Peachcosmetics Shopee accounts. In this study the researchers used in-depth interviews, participant observation, and documentation as part of their qualitative case study methodology. The marketing mix is ​​one type of marketing approach that can help in the promotion of Peachcosmetics cosmetic goods. Product, Price, Promotion, Place, People, Physical Evidence, Process, Payment, Packaging. This strategy has been carried out by Peachcosmetics as a strategy to market its products. The strategy is effective, this is evident from the increase in Peachcosmetics sales when. Marketing communication strategies are not only how to market but also how services are provided responsive service for consumers is very important. Penggunaan sosial media dimanfaatkan sebagai alat penghubung praktis sebagai alat komunikasi antara pelaku bisnis dan klien di ranah perusahaan media online atau perdagangan online. Shopee adalah aplikasi seluler untuk membeli dan menjual barang secara online. Beberapa situs e-commerce, khususnya Peachcosmetics, baru-baru ini mendapatkan keuntungan dari ledakan popularitas dan adopsi akun Shopee secara luas. Peachcosmetics menggunakan akun Shopee sebagai salah satu sumber pemasarannya. Peachcosmetics menjual kosmetik yang di import langsung dari China dan di perjualkan melalui melalui PT. JennyCosmetics. Dalam penelitian ini, peneliti mempelajari strategi komunikasi pemasaran yang digunakan pada akun Peachcosmetics Shopee. Dalam studi ini peneliti menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi sebagai bagian dari metodologi studi kasus kualitatif mereka. Bauran pemasaran adalah salah satu jenis pendekatan pemasaran yang dapat membantu dalam promosi barang kosmetik Peachcosmetics. Product, Price, Promotion, Place, People, Physical Evident, Process, Payment, Packaging. Hasil dari penelitian ini menjelaskan 9P dari bauran pemasaran yaitu, Product, Price, Promotion, Place, People, Physical Evident, Process, Payment, Packaging. Hal tersebut dilakukan oleh Peachcosmetics sebagai strategi untuk memasarkan produknya. Strategi komunikasi Peachcosmetics tidak hanya bagaimana cara memasarkan tetapi juga bagaimana pelayanan yang diberikan pelayanan yang responsif bagi konsumen sangat penting.
Strategi Marketing Communication dalam Mempertahankan Loyalitas Pelanggan pada Brand Makanan Lando, Valessca; Oktavianti, Roswita
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.21302

Abstract

In 2021, Indonesia was shocked by a viral food, namely croffle, where people are competing to try this food. However, as time goes by, the croffle trend has decreased so that people are no longer excited about this food. Therefore, the croffle brand must be able to maintain customer loyalty. The purpose of this research is to find out the marketing communication strategy used by the Tokyo Gorilla brand in maintaining customer loyalty when the croffle trend is declining. The research was carried out using a qualitative approach using the case study method, the subject of research was the Tokyo Gorilla brand and the Tokyo Gorilla marketing communication, as well as the object of marketing communication strategy research. Researchers conducted observations and interviews with sources from Tokyo Gorilla and customers. This study shows that the marketing communication strategy used by Tokyo Gorilla in maintaining customer loyalty when the viral croffle trend has decreased is implementing an intensive strategy in the form of marketing, regional expansion, and product innovation. Then the concept of marketing communication carried out is advertising and promotion on Instagram social media, collaborating with other brands to create new variants, and conducting interactive marketing in the form of giveaways on Instagram social media. To measure how effective the strategy is by looking at the feedback given by the customer. Pada tahun 2021, Indonesia digemparkan oleh makanan yang viral yaitu croffle. Masyarakat pun berlomba untuk mencoba makanan tersebut. Tetapi, seiring berjalannya waktu tren croffle menurun dan masyarakat sudah tidak dihebohkan lagi dengan makanan itu. Maka dari itu, brand croffle harus bisa mempertahankan loyalitas pelanggannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi marketing communication yang dilakukan brand Tokyo Gorilla dalam mempertahankan loyalitas pelanggan di saat tren croffle menurun. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode studi kasus, subjek penelitian brand Tokyo Gorilla dam marketing communication Tokyo Gorilla, serta objek penelitian strategi marketing communication. Peneliti melakukan observasi dan wawancara terhadap narasumber dari Tokyo Gorilla dan pelanggan. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi marketing communication yang dilakukan Tokyo Gorilla dalam mempertahankan loyalitas pelanggannya ketika tren croffle yang viral sudah menurun yaitu menerapkan strategi intensif berupa pemasaran, ekspansi wilayah, dan inovasi produk. Kemudian konsep komunikasi pemasaran yang dilakukan adalah iklan dan promosi di media sosial Instagram, melakukan kolaborasi dengan brand lain untuk menciptakan varian baru, dan melakukan pemasaran interaktif berupa giveaway di media sosial Instagram. Untuk mengukur seberapa efektif strategi yang dilakukan yaitu dengan melihat feedback yang diberikan customer.
Analisis Digital Branding pada Media Sosial Akun Instagram Fellanny, Putri; Paramita, Sinta
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.21303

Abstract

Companies need to do branding in order to be widely known by the public. Branding is an activity to introduce a product or service by showing its strong potential. Social media is becoming a very effective tool in branding. Digital branding can be done through various social media platforms. Social media that is currently very effective is Instagram. Gentle Monster is an eyewear brand from South Korea that made Jennie Blackpink its Brand Ambassador. The purpose of this study is to find out the analysis of social media, especially Instagram @jennierubyjane and #jentlegarden as a basis for digital branding. The concepts and theories used in this research are Digital branding, social media, Instagram and marketing communication theory. In collecting data, researchers conducted observations, in-depth interviews, documentation, and literature studies. The results of the study show that Jennie has good engagement on Instagram in terms of likes, comments, lots of followers, and good follower activity. Perusahaan perlu melakukan branding pada agar dikenal luas oleh khalayak. Branding merupakan aktivitas untuk memperkenalkan produk atau jasa dengan memperlihatkan potensi kuat yang dimiliki. Media sosial menjadi alat yang sangat efektif dalam branding. Digital branding dapat dilakukan melalui berbagai platform media sosial. Media sosial yang saat ini sangat efektif adalah Instagram. Gentle Monster merupakan brand kacamata asal Korea Selatan yang menjadikan Jennie Blackpink sebagai Brand Ambassador. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis media sosial khususnya Instagram @jennierubyjane dan #jentlegarden sebagai basis digital branding. Konsep dan teori yang digunakan dalam penelitian adalah Digital branding, media sosial, Instagram dan teori komunikasi pemasaran. Dalam pengumpulan data, peneliti melakukan observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan, Jennie memiliki engagement yang baik di Instagram dari segi likes, comment, pengikut yang banyak, dan keaktifan pengikut yang baik.
Analisis Pola Komunikasi Grup Indonesia Traveler pada Media Sosial Clubhouse Khofifah, Nadira Shifa; Devi, Sofia Primalisanti
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.23036

Abstract

Indonesia Traveler Group is virtual communities contained in the Clubhouse application. Clubhouse is an audio-chat-based application that can be used to listen to and interact with other users in a discussion room. The purpose of the establishment of this Indonesia Traveler group is to make the Indonesia Traveler group as the main medium of exchanging ideas and sharing experiences with tourism players and all tourism stakeholders in Indonesia. This research aims to analyze communication patterns formed in the Clubhouse Indonesia Traveler group. By using a constructivist paradigm with a descriptive qualitative approach and analysis unit studied which are an active member in the Indonesia Traveler group. For data collection techniques using documentation, interviews and research observations. Checking the validity of the data in this study uses a test of source triangulation and data between the results of interview data and the interview data that has been conducted. Based on the results of the study, the communication pattern formed in the Clubhouse Indonesia Traveler group is Y pattern due to the presence of someone who becomes an intermediary to convey information with other members and also the pattern of all channels where the group discussion room is open so that members can communicate with each other. Grup Indonesia Traveler merupakan salah satu komunitas virtual yang terdapat dalam aplikasi Clubhouse. Clubhouse adalah aplikasi berbasis audio-chat yang dapat digunakan untuk mendengarkan sekaligus berinteraksi dengan pengguna lain dalamsebuah ruang diskusi. Pembentukan grup Indonesia Traveler ini adalah untuk menjadikan grup ini sebagai medium utama bertukar gagasan dan saling berbagi pengalaman dengan para pelaku pariwisata dan seluruh stakeholder pariwisata di Indonesia. Penelitianini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi yang terbentuk pada grup Clubhouse Indonesia Traveler. Penelitian inimenggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Unit analisis yang diteliti adalah member aktifdalam grup Indonesia Traveler, menggunakan teknik pengumpulan data dokumentasi, wawancara dan observasi penelitian.Pengecekan keabsahan data pada penelitian ini menggunakan uji triangulasi antara sumber dan data hasil data wawancara serta observasi pada interaksi dalam grup. Hasil penelitian ini memperlihatkan pola komunikasi yang terbentuk dalam grup ClubhouseIndonesia Traveler adalah pola Y, dikarenakan kehadiran perantara untuk menyampaikan informasi dengan anggota lain, dan pola semua saluran pada ruang diskusi grup memperlihatkan keterbukaan dari bebasnya anggota berkomunikasi antara satu sama lain.
Cover Prologia Vol 7 No 1 Irena, Lydia
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.23098

Abstract

Cover Prologia Vol 7 No 1
Front Matters Prologia Vol 7 No 1 Irena, Lydia
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.23099

Abstract

Front Matters Prologia Vol 7 No 1
Back Matters Prologia Vol 7 No 1 Irena, Lydia
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.23100

Abstract

Back Matters Prologia Vol 7 No 1