cover
Contact Name
Sinta Paramita
Contact Email
sintap@fikom.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
prologia@fikom.untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Prologia
ISSN : -     EISSN : 25980777     DOI : -
Prologia (E-ISSN 2598-0777) is a national journal, which all articles contain student's writing, are published by Faculty of Communication Universitas Tarumanagara. Scientific articles published in Prologia are result from research and scientific studies conduct by Faculty of Communication students in communication field. Prologia published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 676 Documents
Pengaruh Pesan Kampanye Body Positivity terhadap Brand Image Fashion Instagram Kurve.official Arviany, Vivi; Junaidi, Ahmad
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.15660

Abstract

This research is about the effect of the body positivity campaign message on the Kurve.official Instagram fashion brand image. the existence of social media causes the spread of values ​​that can affect the perspective on standardization of perfect bodies. There is a new expression in a positive way for overcoming the issue of body shaming, namely the body positivity campaign. Kurve.official is a clothing company that was founded in 2019. With a vision to inspire all women to always be themselves, love themselves, and not pay too much attention to their shortcomings. The purpose of this research is to test and analyze the effect of body positivity campaign messages conducted by Kurve.official on brand image. This study uses brand image theory, campaigns, body image, and Instagram social media. This research was conducted with a quantitative research approach and survey research methods. The data collection of this research was done by using a questionnaire or questionnaire. Penelitian ini mengenai pengaruh pesan kampanye body positivity terhadap brand image fashion Instagram Kurve.official. Adanya media sosial menyebabkan penyebaran nilai yang bisa mempengaruhi perspektif terhadap standarisasi tubuh yang sempurna. Terbitlah ekspresi baru dalam hal yang positif untuk penanggulangan isu body shaming yaitu kampanye body positivity. Kurve.official adalah perusahaan pakaian yang didirikan pada tahun 2019. Visiperusahaan yakni menginspirasi seluruh perempuan untuk selalu menjadi diri sendiri, mencintai diri, dan tidak terlalu memperhatikan kekurangan yang mereka miliki. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji dan menganalisa pengaruh pesan kampanye body positivityyang dilakukan Kurve.official terhadap brand image. Penelitian ini menggunakan teori brand image, kampanye, body image, dan media sosial Instagram. Penelitian dilakukan dengan pendekatan penelitian kuantitatif dan metode penelitian survei. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner.
Strategi Marketing Public Relations Bioskop Drive-In dalam Membangun Brand Image Perusahaan Angellia, Angellia; Oktavianti, Roswita
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.15668

Abstract

The film industry has been hit hard by the Covid-19 pandemic. The number of moviegoers continues to shrink, and now more films are shown via streaming or on-demand platforms. Drive-In Cinema is presented to provide entertainment for watching movies in the car to the public as well as helping filmmakers in Indonesia. Drive-In Cinema itself is an activity of watching movies in the car. This Drive-In cinema activity was initially not popular enough in Indonesia but has been popular in several countries. The researcher raised the issue of the drive-in cinema's marketing public relations strategy in building the company's brand image. In this case, PR marketing carried out by the Senja Alam Sutra Drive-In company, Tangerang, is to be known to the public. This study uses qualitative research methods with descriptive study methods. Data is collected by using interviews, observation, and documentation techniques. The results show that: first, the pull strategy used by Drive-In Senja is to collaborate with the mass media and actively use social media to publish engaging content. Second, the push strategy is to hold promos and get benefits from content creator followers. Third, the passing strategy used is by collaborating with MSMEs. Industri perfilman terpukul karena pandemi Covid-19. Jumlah penonton bioskop terus menyusut dan kini penayangan film lebih banyak melalui streaming atau platform on demand. Bioskop Drive-In dihadirkan dengan tujuan memberikan hiburan menonton film di dalam mobil kepada masyarakat sekaligus membantu pelaku usaha perfilman di Indonesia. Bioskop Drive-In sendiri merupakan aktivitas menonton film di dalam mobil. Aktivitas bioskop Drive- In ini awalnya belum cukup popular di Indonesia, namun sudah popular beberapa negara. Peneliti mengangkat persoalan bagaimana strategi marketing public relations bioskop drive- in dalam membangun brand image perusahaan. Dalam hal ini, marketing PR yang dilakukan perusahaan Drive-In Senja Alam Sutra, Tangerang, agar lebih dikenal masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode studi deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, pull strategy yang digunakan Drive-In Senja adalah bekerja sama dengan media massa dan aktif menggunakan media sosial sebagai publikasi konten menarik. Kedua, push strategy yang digunakan adalah mengadakan promo-promo dan mendapatkan keuntungan dari pengikut content creator. Ketiga, pass strategy yang digunakan adalah dengan berkolaborasi bersama UMKM.
Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terpadu terhadap Minat Investasi Mahasiswa Universitas Tarumanagara di Aplikasi Bibit Purnama, Bryan; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.15695

Abstract

Technological advances have changed human lifestyles. This change in lifestyle is used by various industrial sectors to penetrate the digital realm, one of which is the economic sector. This research was conducted to determine how much influence the integrated marketing communication has on the investment interest of UNTAR students in the Seed application. The author uses a quantitative approach by distributing questionnaires. The population of the study was a student of Universitas Tarumanagara and the sample used was a purposive sampling technique with a total of 100 people. The theories used in this research are integrated marketing communication theory and buying intention theory. The data analysis techniques used in this study are a simple linear regression test, a T test, a correlation coefficient test and a determination coefficient test. The results of this study state that there is an influence between integrated marketing communication and the investment intention of UNTAR students in Bibit applications. From the T test hypothesis it is known that HA is accepted due to the significance value of < 0.05 and the value t obtained 14,255 > t table 1.984. The results of the coefficient of determination test also proved that there was an influence between exposure to advertising and buying intention by 67.5%. Kemajuan teknologi telah mengubah gaya hidup manusia. Perubahan gaya hidup ini dimanfaatkan berbagai sektor perindustrian untuk merambah ke ranah digital salah satunya sektor perekonomian. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi pemasaran terpadu terhadap minat investasi mahasiswa UNTAR pada aplikasi Bibit. Penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Tarumanagara dan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling berjumlah 100 orang. Teori yang digunakan adalah teori komunikasi pemasaran terpadu dan teori minat beli. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi linier sederhana, uji T, uji koefisien korelasi dan uji koefisien determinasi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa terdapat pengaruh antara komunikasi pemasaran terpadu dengan minat investasi Mahasiswa UNTAR pada Aplikasi Bibit. Dari hasil uji T dapat diketahui bahwa Ha diterima karena nilai signifikansi < 0,05 dan nilai t yang didapatkan 14.255 > t tabel 1,984. Hasil uji koefisien determinasi yang didapatkan juga membuktikan bahwa terdapat pengaruh antara terpaan iklan dan minat beli sebesar 67,5%
Tingkat Kepuasan Penggunaan Media Instagram @officialkvibes Pada Grup Line K-Popers Indonesia Saraswati, Ida Ayu Shanti; Yoedtadi, Moehammad Gafar
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.15725

Abstract

The popularity of K-pop is increasing rapidly among the public every year, making K-pop fans want to know more things about K-pop information. The Instagram account @Officialkvibes is always provide the latest information about K-pop that is currently being popular topics in South Korea. The intention of this study is to discover how high satisfaction the K-pop fan community of the Line Kpopers Indonesia group uses Instagram @Officialkvibes media to read information and news about K-pop. This study uses several supporting theories and concepts, such as Uses and Gratification, New Media, Social Media, Instagram, and Fans (Fandom). This study uses a quantitative approach, using a survey method by distributing questionnaires to 100 respondents. This research technique uses probability sampling in method of simple random sampling, where in this study the population is the Indonesian Line Kpopers group. The data obtained is processed by finding the mean value in Gratification Sought (GS) and Gratification Obtained (GO). The mean GS score (4.06) is smaller than the mean GO score (4.16) (GS<GO) so it shows Kpop fans of the Line Kpopers Indonesia group are satisfied with the information shared by the Instagram account @Officialkvibes because Gratification Obtained (GO) higher than Gratification Sought (GS) with all the indicators category are in the high range. Kepopuleran K-pop yang semakin meningkat di kalangan masyarakat setiap tahunnya, membuat para penggemar K-pop ingin mengetahui lebih banyak mengenai hal-hal seputar K-pop tersebut. Akun Instagram @Officialkvibes hadir untuk selalu memberikan informasi terbaru mengenai K-pop yang sedang hangat dibicarakan di Korea Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari tahu seberapa tinggi tingkat kepuasan komunitas penggemar K-pop grup Line Kpopers Indonesia menggunakan media Instagram @Officialkvibes untuk membaca informasi dan berita seputar K-pop. Penelitian ini memakai beberpa penunjang teori dan konsep yaitu Uses and Gratification, Media Baru (New Media), Media Sosial, Instagram, dan Penggemar (Fandom). Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan metode survei dengan menyebarkan kuisioner kepada 100 responden. Teknik penelitian ini menggunakan Probability Sampling dengan metodenya berupa simple random sampling, dimana pada penelitian ini populasinya berupa grup Line yang bernama Kpopers Indonesia. Data yang diperoleh diolah dengan mencari nilai mean pada Gratification Sought (GS) dan Gratification Obtained (GO). Perolehan nilai mean GS (4,06) lebih kecil daripada nilai mean GO (4,16) (GS<GO) sehingga menunjukkan penggemar Kpop grup Line Kpopers Indonesia puas terhadap informasi yang dibagikan oleh akun Instagram @Officialkvibes karena Gratification Obtained (GO) lebih besar dibandingkan Gratification Sought (GS) dengan keseluruhan indikator kategorinya berada pada rentang tinggi.
Strategi Komunikasi Pemasaran dalam Membangun Brand Image Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko Adlina, Bernadette Tiur; Loisa, Riris
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.15760

Abstract

Professional Certification Institute (LSP) is an institution that carries out activities in the field of professional competence, and has received permission from the National Professional Certification Agency (BNSP). This professional certification is given by organizations or institutions that are competent and have understood their expertise in a particular field. BNSP noted that the number of labor certifications experienced a significant decline from 2006 to 2021. New problems in the world of work emerged, because professional certification is one of the benchmarks to help one's career path in the world of work. In retaining clients, a company must have the right marketing communication strategy in carrying out the tasks requested by the client. This research has the aim of getting an overview of the branding built by the company and an overview of the company's marketing communication strategy. The concept of this research is corporate communication strategy, advertising, public relations and publicity, personal selling, direct marketing, strength, uniqueness, and excellence. This research approach is qualitative with case study methodology. Sources of data used as a reference is a variety of primary data consisting of interviews and observations. The research subjects are LSPMR employees and the research object is the Risk Management Professional Certification Institute (LSPMR). The results of the study show that the overall marketing strategy carried out by LSPMR is direct marketing and personal selling. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) merupakan lembaga yang melaksanakan kegiatan di bidang kompetensi profesional, dan telah mendapat izin dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi profesi ini, diberikan oleh organisasi atau lembaga-lembaga yangberkompeten dan telah memahami keahliannya di bidang tertentu. BNSP mencatat, jumlah sertifikasi tenaga kerja mengalami penurunan yang signifikan dari tahun 2006 sampai tahun 2021. Permasalahan baru di dunia kerja muncul, karena sertifikasi profesi ini salah satu tolok ukur untuk membantu jenjang karir seseorang di dunia kerja. Dalam mempertahankan klien, sebuah perusahaan harus memiliki strategi komunikasi pemasaran yang tepat dalam menjalankan tugas yang diminta oleh klien. Penelitian ini memiliki tujuan mendapatkan gambaran branding yang dibangun perusahaan dan gambaran strategi komunikasi pemasaran pada perusahaan. Konsep penelitian ini adalah strategi komunikasi perusahaan, periklanan, hubungan masyarakat dan publisitas, penjualan personal, pemasaran langsung, kekuatan, keunikan, serta keunggulan. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metodologistudi kasus. Sumber data yang dijadikan acuan adalah berbagai data primer yang terdiri dari wawancara dan observasi. Subyek penelitiannya adalah karyawan LSPMR dan objekpenelitiannya adalah Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko (LSPMR). Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwa keseluruhan strategi pemasaran yang dilakukan oleh LSPMR adalah pemasaran langsung serta penjualan personal.
Strategi Media Digital Restoran Ramen dalam Mempromosikan Produk Saat Kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Milka, Kristina; Oktavianti, Roswita
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.15767

Abstract

Ikkudo Ichi is a restaurant that serves bona fide Japanese ramen, the franchise owns 13 stores spread across the Jabodetabek area. The COVID-19 pandemic in Indonesia has brought about many changes from multiple aspects, including government policies. One of the policies put in place is the The imposition of restrictions on community activities (PPKM). The policy was declared by the government with the intention of limiting community activities, mainly regarding crowd count potential and to reduce the velocity in which positive cases of COVID-19 increases. During the duration of PPKM, Ikkudo Ichi has done multiple digital media strategies in promoting it’s products to adapt with the conditions of PPKM accordingly.The purpose is this research is to acquire a comprehension of the effects of the digital media strategies used by ramen restaurants during PPKM. In this research, the method used is a qualitative method of case study to reach it’s conclusion. This research shows that in carrying out a digital media strategy, ramen restaurants routinely upload various content every day, especially on Instagram social media. Ramen restaurants also use e-commerce accounts to sell ramen products. Digital media is the right and effective means to promote products during PPKM conditions because people tend to be more active in using and consuming digital media. Ikkudo Ichi merupakan restoran yang menyajikan ramen asli Jepang yang telah memiliki 13 gerai yang tersebar di Jabodetabek. Sejak adanya pandemi COVID-19 di Indonesia, banyak perubahan yang dialami dari berbagai hal serta kebijakan pemerintah mengenai situasi ditengah pandemi COVID-19 ini. Salah satunya adalah diberlakukannya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). PPKM merupakan kebijakan pemerintah untuk membatasi kegiatan masyarakat terkait potensi kerumunan. PPKM diberlakukan untuk membendung laju kenaikan angka positif virus corona atau Covid-19. Selama masa PPKM, Ikkudo Ichi melakukan berbagai strategi media digital dalam mempromosikan produknya dengan mengikuti perkembangan sesuai kondisi saat PPKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran secara komprehensif tentang bagaimana strategi media digital yang digunakan oleh restoran ramen saat kondisi PPKM. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif studi kasus untuk dapat mencapai hasil penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa dalam menjalankan strategi media digital, restoran ramen rutin mengunggah berbagai konten setiap hari terutama pada media sosial Instagran. Restoran ramen juga menggunakan akun e-commerce untuk menjual produk ramen. Media digital merupakan sarana yang tepat dan efektif untuk melakukan promosi produk selama kondisi PPKM karena masyarakat cenderung lebih aktif memanfaatkan dan mengkonsumsi media digital.
Analisis Proses Kreatif dalam Pembuatan Konten Interaktif di Media Sosial Instagram Majalah Sunday Ridwan, Salwa Salsabilla; Sari, Wulan Purnama
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.15781

Abstract

Nowadays, social media has become a vital channel for marketing and communication for companies, organizations, and institutions. One of companies that uses Instagram as their promotion media is @majalahsunday. Starting by distributing their printed magazines in the North Jakarta area, Sunday has turned into a digital magazine and taken advantage of social media as a promotion media. There are a few ways to interact with audiences. Usinginteractivecontent is one of them.In this study, the writerappliesa descriptive qualitative method. This study aims to analyse and describe the creativity of interactive content on Sunday magazine's Instagram social media accounts. The study uses a fewsupporting concepts;Creativity Theory by Graham Wallas, Brand Awareness, and Brand Engagement. The primary data include observations, documentation, and in-depth interviews conducted with editor in chief of Sunday, a content creator, Sunday's Instagram followers, while the secondary data cover literatures, articles, journals, and websites related to the study. The study reveals that creativity is indeed the key factor in creating content. Sunday considers that creativity is vital to create interactive content so that they can produce content that is interesting and distinct from the other but still maintain the identity of Sunday magazine. In creating interactive content, Sunday magazine has followed creative thinking stage of Graham Wallas’ Creativity Theory. Seiring berjalannya waktu, kini media sosial menjadi sebuah saluran pemasaran dan komunikasi yang cukup vital bagi perusahaan bisnis. Salah satu yang menggunakan Instagram sebagai media promosi adalah @majalahsunday. Sunday yang bermula membagikan majalah cetaknya di kawasan Jakarta Utara, kini beralih menjadi majalah digital dan memanfaatkan media sosial sebagai media promosi. Ada berbagai macam cara untuk berinteraksi dengan audiens, salah satu caranya adalah dengan menggunakan konten interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan kreativitas dari konten interaktif di akun sosial media Instagram majalah Sunday. Dalam penelitian ini, penulis mengunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan beberapa konsep penunjang yaitu teori Kreativitas oleh Graham Wallas, Brand Awareness, dan Brand Engagement. Data primer dalam penulisan skripsi ini yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dilakukan dengan Pemimpin Redaksi majalah Sunday, content creator, dan pengikut Instagram majalah Sunday. Data sekunder daalam penelitian ini meliputi literatur, artikel jurnal, dan situs internet terkait penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa kreativitas adalah inti dari pembuatan konten. Dalam pembuatan konten interaktif, majalah Sunday sudah sesuai dengan teori kreativitas Graham Wallas dalam tahap proses berpikir kreatif.
Berpikir Kreatif Humas di Media Sosial Instagram dalam Membangun Citra Positif Perguruan Tinggi (Studi Kasus Pada Akun @Untarjakarta) Santosa, Sarah; Oktavianti, Roswita
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.15790

Abstract

Content production on Instagram is dominated by the golden generation. Therefore, higher education public relations practitioners must be able to develop and implement unique strategies for disseminating information. This study raises the issue of creative thinking strategies for public relations in social media in building the image of universities. This study uses a qualitative approach that was carried out on Instagram Untar Jakarta. Data collection was carried out by interviewing the Instagram Untar Jakarta social media public relations team, as well as observing the production of content in the form of images. The results showed that the message strategy by showing values, creative thinking strategies plan, do and action, written rules in communication and in-depth approach strategies with the audience are things to try to do. This is done in content creation not only to inform and increase ratings, but also to build relationships with a wider audience and can build a positive image of universities. Produksi konten di media sosial Instagram didominasi oleh generasi emas. Oleh sebab itu praktisi humas perguruan tinggi harus dapat mengembangkan serta menerapkan strategi unik untuk penyebaran informasi. Penelitian ini mengangkat persoalan mengenai strategi berpikir kreatif humas di media sosial dalam membangun citra Perguruan Tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilakukan pada Instagram Untar Jakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara pada tim humas media sosial Instagram Untar Jakarta, serta observasi terhadap produksi konten yang berupa gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pesan dengan menunjukkan value, strategi berpikir kreatif plan, do and action, aturan tertulis dalam berkomunikasi serta strategi pendekatan mendalam dengan audiens merupakan hal dicoba untuk dilakukan. Hal ini dilakukan dalam pembuatan konten bukan hanya untuk menginformasikan dan menaikkan rating, tapi juga untuk membangun relasi dengan audiens yang lebih luas dan dapat membangun citra positif perguruan tinggi.
Analisis Brand Ambassador Jerome Polin Pada Brand Menantea Sutandi, Sania; Aulia, Sisca
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.15812

Abstract

The background of this study is that researchers want to examine how strong Jerome Polin's influence is on Menantea's business development and the strategies undertaken by Jerome Polin as an influencer and brand ambassador due to the rampant development of modern information technology as evidenced by social media influencers who have a major influence in increasing marketing. a brand (brand ambassador). The purpose of this study was to determine Jerome Polin's strategy as an influencer and also a brand ambassador for the Menantea brand. This study uses the brand ambassador theory proposed by Lea Greenwood and the influencer theory according to Kadekova & Holiencinova with descriptive qualitative research methods through case studies where data collection is carried out by interviews, observations, documentation, and literature studies. The results of this study indicate that social media engagement is very important because it can form a good and original personal branding, and the main strategy that Jerome Polin as a brand ambassador does is to build good relationships with consumers and also develop promotional strategies that can highlight brand image. So, it can be concluded that Jerome Polin can become a brand ambassador who meets the criteria by using his strategy as a content creator and influencer as well as the Menantea brand ambassador mentioned above. Latar belakang dari penelitian ini adalah peneliti ingin meneliti seberapa kuat pengaruh Jerome Polin pada perkembangan bisnis Menantea serta strategi yang dilakukan oleh Jerome Polin sebagai influencer dan brand ambassador dikarenakan perkembangan teknologi informasi modern yang sudah merajalela dibuktikan dengan influencer media sosial yang memiliki pengaruh besar dalam peningkatan pemasaran suatu brand (brand ambassador). Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui strategi Jerome Polin sebagai influencer dan juga brand ambassador pada brand Menantea. Penelitian ini menggunakan teori brand ambassador yang dikemukakan oleh Lea Greenwood serta teori influencer menurut Kadekova & Holiencinova dengan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui studi kasus yang pengambilan datanya dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa engagement media sosial merupakan hal yang sangat penting karena dapat membentuk personal branding yang bagus dan orisinal, serta strategi yang utama yang dilakukan Jerome Polin sebagai brand ambassador adalah membangun hubungan baik dengan para konsumen dan juga menyusun strategi promosi yang dapat menonjolkan brand image. Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa Jerome Polin dapat menjadi brand ambassador yang memenuhi kriteria dengan menggunakan strateginya sebagai seorang content creator dan influencer serta sebagai brand ambassador Menantea yang telah disebutkan di atas.
Efektivitas Kegunaan Product Placement terhadap Brand Awareness Kopiko dalam Drama Korea Vincenzo Herawan, Stella Aurelia; Erdiansyah, Rezi
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.15813

Abstract

Public awareness of a brand exists due to the stimulus or trigger provided by the producer so that it can attract attention to consumers. Drama can be a place for producers to indicate their products so that brand image stays in consumers' memory. Product placement is one way for producers to promote or increase public awareness of a brand by displaying the brand with a show. This can improve the image of a product’s brand and can indirectly instill public awareness of a brand. The cultivation process through media shows also helps make public perception of the product and increase brand awareness. The intention of this study was to know the affect effectiveness of the use of product placement on brand awareness of a product. The studies strategic that used is a quantitative strategic. The population of this study is the people of Jakarta and its surroundings (Bo-De-Ta-Bek) with a total sample of 150 respondents. The outcome of the studies that has been done is that the use of effective product placement on Kopiko's brand awareness in the Korean drama Vincenzo is 7.8%. Kesadaran masyarakat terhadap suatu brand ada dikarenakan stimulus atau pemicu yang diberikan oleh produsen sehingga dapat menarik perhatian. Drama dapat menjadi salah satu wadah untuk produsen dalam memperlihatkan atau menunjukkan produknya sehingga dapat meninggalkan gambaran brand kepada konsumen. Product placement menjadi salah satu cara produsen dalam memasarkan ataupun meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap suatu brand dengan cara menayangkan brand dengan suatu tayangan media. Hal ini dapat meningkatkan citra dari suatu brand produk dan secara tidak langsung dapat menanamkan kesadaran masyarakat terhadap suatu brand. Proses kultivasi lewat tayangan media juga membantu membentuk persepsi masyarakat terhadap produk dan meningkatkan kesadaran akan merek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kegunaan product placement terhadap brand awareness suatu produk. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan pengambilan populasi masyarakat Jakarta dan sekitarnya (Bo-De-Ta-Bek) dengan jumlah sampel sebanyak 150 responden. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan yaitu kegunaan product placement efektif terhadap brand awareness Kopiko dalam drama korea Vincenzo sebesar 7,8%.