cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2022)" : 25 Documents clear
PENGARUH CTL DAN ASESMEN AUTENTIK TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN GUGUS SELATAN KEC. LENEK TAHUN AJARAN 2021/2022 MUH THALAAT
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the application of CTL and authentic assessment of science learning outcomes in fourth grade students of SDN  Gugus Selatan Kec. Lenek academic year 2021/2022. This type of research is a quasi experiment with the research design used is 2 x 2 factorial design. The study population amounted to 110 students. Of the 110 students, 60 students were selected as samples, drawn by random sampling technique. Data collection in this study using objective test method. Data were analyzed by one-way ANAVA test and two-way ANAVA followed by t-Scheffe test. The results of the research showed that: (1) there were differences in learning outcomes between students who followed the learning model of CTL and students following the conventional learning model, (2) there were differences in learning outcomes between students following the performance assessment and students following the project assessment 3) there is an interaction effect between the learning model and the assessment model used for the learning outcomes of the science, (4) there is a difference in the learning outcomes of the science in the students following the CTL learning model between the group of students following the performance assessment and the group of students following the project assessment. (5) there are differences in learning outcomes of IPA in students following the conventional learning model between groups of students following the performance assessment and group of students following the project assessment, (6) there are differences in the learning outcomes of the students on the performance assessment between the groups of students following the CTL learning model and groups of students following conventional learning model, (7) there is a difference in learning outcomes of IPA in students following project assessment between groups of students following a CTL learning model and a group of students following a conventional learning model.
PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN SEDERHANA SISWA KELAS 3 SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN BERBANTUAN MEDIA GAMBAR SERI Narti Kartika; Uus Kuswendi; Dedi Sutardi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan yaitu, (1). untuk mengetahui skenario dan implementasi pembelajaran mengenai keterampilan menulis karangan sederhana siswa kelas 3 SD menggunaan model PBL dengan berbantuan media gambar seri, (2). Bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran keterampilan menulis karangan sederhana siswa kelas 2 sekolah dasar menggunaan model problem based learning dengan berbantuan media gambar seri, (3). Apakah kesulitan siswa dalam  keterampilan menulis karangan sederhana siswa kelas  3 sekolah dasar menggunaan model problem based learning dengan berbantuan media gambar seri.Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif kualitatif, hal ini peneliti ingin menggambarkan atau mendeskripsikan mengenai keterampilan menulis karangan terhadap siswa kelas 3 SD menggunakan model problem based learning dengan berbantuan media gambar seri.Teknik pengumpulan data meggunakan observasi (pengamatan), angket, interview (wawancara), dokumentasi dan gabungan. Subjek pada Penelitian ini di kelas 3 Tahun pelajaran 2019-2020 yang berjumlah 30 siswa. Terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 14 siswi perempuan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini siswa mengalami peningkatan dalam keterampilan menulis karangan sederhana menggunakan model PBL dengan berbantuan media gambar seri.
KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI SEKOLAH DASAR KELAS TINGGI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL Andreas Ivan; Ronny Mugara; Ryan Dwi Puspita
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the application of a contextual learning model. The purpose of this study was to determine the application of the contextual learning model to improve the writing skills of descriptive essays in high grade elementary school students. This research is motivated by several problems experienced by students in writing descriptive essays. This study uses a literature review method, with the aim of describing the ability to write descriptions of high-grade elementary school students using a contextual learning model. The data was collected by tracing the Sinta indexed electronic National journal. From the results of this study, 5 relevant articles showed that the writing skills of students' description essays increased based on cycle 2 which reached 80%. Thus it can be concluded that the skills of writing essays of descriptions of students improve by using contextual learning models in high grade elementary school students.
PENDEKATAN INTEGRATIF DALAM KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TEMA 7 INDAHNYA KERAGAMAN DI NEGERIKU KELAS IV SEKOLAH DASAR Friani Pertiwi; Nelis Supriati; Dedi Suherman
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractBasically, the factors that influence reading comprehension skills are the characteristics of the reading material and the characteristics of the readers. Comprehension is at the heart of the act of reading. Ironically, reading with understanding has been under-paid and under-understood by researchers even today. The purpose of this study was to determine the achievement and implementation of learning, teacher responses and students' reading comprehension skills, and the difficulties experienced by students in their reading comprehension skills. The method used in this research is descriptive qualitative. The number of samples in this study were 34 grade IV students of SDN 234 Saluyu, Bandung City for the 2019/2020 academic year. The results showed that from 34 respondents who were studied gave the reading comprehension of students through an integrative approach, the class average score was 80.88 (eighty point eighty eight). The average value of the students' reading comprehension ability was in the good category, then the highest score obtained was 100.00 (one hundred point zero) and the lowest score obtained was 60.00 (sixty point zero). From this data there are still students who score below the KKM. Teacher responses and students' reading comprehension skills when using the method of the integrative approach are positive and very good. The difficulties faced during the study included students who were unfamiliar with the method, lack of learning time, lack of teacher supervision, students were not used to working on Student Worksheets, and there were students who were dissatisfied with the division of the group.Keywords: Reading comprehension, integrative approach Abstrak Pada dasarnya, faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca pemahaman yaitu karakteristik materi bacaan dan karakteristik pembaca. Pemahaman adalah jantung dari tindakan membaca. Ironisnya, membaca dengan pemahaman kurang diperhatikan dan kurang dipahami oleh para peneliti bahkan hingga kini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pencapaian dan implementasi pembelajaran, respon guru dan kemampuan membaca pemahaman siswa, seta kesulitan yang dialami siswa dalam kemampuan membaca pemahaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 34 siswa kelas IV SDN 234 Saluyu Kota Bandung Tahun Pelajaran 2019/2020. Hasil penelitian menunjukkan dari 34 responden yang diteliti memberikan hasil membaca pemahaman siswa melalui pendekatan integratif  diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 80,88 (delapan puluh koma delapan puluh delapan). Nilai rata-rata kemampuan membaca pemahaman siswa tersebut tergolong dalam kategori baik, selanjutnya nilai tertinggi yang diperoleh sebesar 100,00 (seratus koma nol) dan Nilai terendah yang diperoleh adalah 60,00 (enam puluh koma nol). Dari data tersebut masih ada siswa yang mendapat nilai di bawah KKM. Respon guru dan kemampuan membaca pemahaman siswa ketika menggunakan motode pendekatan integratif positif dan sangat baik. Kesulitan-kesulitan yang dihadapi selama penelitian diantaranya siswa belum mengenal metode, kurangnya waktu pembelajaran, kurangnya pengawasan guru, siswa tidak terbiasa mengerjakan Lembar Kerja Siswa, dan terdapat siswa yang tidak puas dengan pembagian kelompok.Kata Kunci: Membaca pemahaman, pendekatan integratif.
PEMBELAJARAN MENGUKUR PANJANG BENDA PADA SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR MELALUI PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI Yoyoh Herlina; Ruli Setiyadi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pembelajaran pemahaman matematika pada siswa kelas I dengan menggunakan metode demonstrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SDN 138 Gegerkalong Girang Kota Bandung dengan jumlah siswa sebanyak 28 orang yang terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa, soal evaluasi mengukur panjang benda, serta angket guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kualitas pembelajaran pemahaman matematika setelah menggunakan metode demonstrasi. Hal tersebut ditunjukan dengan nilai rata-rata pemahaman matematika kelas sebesar 77,68 yang tergolong dalam kategori baik, nilai tertinggi siswa sebesar 90 dan nilai terendah sebesar 650. Ketuntasan belajar siswa menunjukan 92,9% siswa mendapatkan nilai diatas kriteria ketuntasan minimum dan 7,1% masih mendapat nilai dibawah nilai kriteria ketuntasan minimum
Peran Perhatian Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Pendidikan Kewarganegraan Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar Eka Marawati; Agni Muftianti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPerhatian orang tua berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa karena orang tua adalah pendidik utama bagi anaknya. Tujuan penelitian ini : 1) Untuk mengetahui skenario dan implementasi peran perhatian orang tua terhadap motivasi belajar pendidikan kewarganegaraan siswa kelas 3 sekolah dasar. 2) Untuk mengetahui respon orang tua dan siswa mengenai peran perhatian orang tua terhadap motivasi belajar pendidikan kewarganegaraan siswa kelas 3 sekolah dasar. 3) Untuk mengetahui kesulitan apa saja yang dialami orang tua dalam memberikan perhatian sehingga mempengaruhi motivasi belajar siswa kelas 3 sekolah dasar pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan angket, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian : 1) Implementasi perhatian orang siswa kelas 3 sekolah dasar masih belum optimal, hasil observasi dan angket menunjukan 4 indikator cukup baik dan 3 indikator baik. Implementasi motivasi belajar pendidikan kewarganegaraan siswa kelas 3 sekolah dasar menunjukan kurang semangat, hasil angket menunjukan 4 indikator cukup semangat dan 2 indikator semangat. 2) Respon orang tua dan siswa setuju bahwa motivasi belajar pendidikan kewarganegaraan dipengaruhi oleh peran perhatian orang tua. 3) Kendala orang tua memberikan perhatian karena faktor ekonomi, latar belakang pendidikan dan waktu. Kendala siswa meningkatkan motivasi belajar pendidikan kewarganegaraan yaitu kurangnya bimbingan dan pengawasan dari orang tua dan lingkungan sekitar. Kata kunci: Peran Orang Tua, Motivasi Belajar Pendidikan Kewarganegaraan
PEMBELAJARAN PEMAHAMAN KONSEP DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA MATERI PECAHAN PADA SISWA KELAS IV DI SDIT LUQMANUL HAKIM BANDUNG Siti Zulaikhah; Jajang Bayu Kelana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes of the fourth grade students of SDIT Luqmanul Hakim Bandung in mathematics, one of which is in learning mathematics story problems. This type of research is a qualitative descriptive study with a case study design. The data was collected by means of test techniques, document analysis, and interviews with 40 students of research subjects. The data analysis technique used the Milles and Huberman model analysis. The data validity test was done by using triangulation techniques. The results showed that the research subjects made mistakes on each item with various types of errors, namely reading errors 8 times, misunderstanding problems 133 times, transformation errors 16 times, calculation process errors 50 times, and errors writing answers 3 times. There are 3 factors that cause students to make mistakes, namely: 1) difficulty understanding the problem; 2) do not understand the concept and operation of fractions; 3) and being forgetful and careless. The solution offered to minimize student errors in solving story problems is by increasing the practice of working on story questions, making story questions in more communicative language, applying cooperative learning in teaching story problems, and providing explanations using concrete props.
PEMBELAJARAN ONLINE MATA PELAJARAN IPA PADA MATERI SIKLUS AIR DI KELAS V SD DALAM MASA PANDEMI COVID-19 Atik Setiawati; Faridillah Fahmi Nurfurqon
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis research is backed by the emergence of distance learning (PJJ) or learning from home (BDR) where all learners follow online learning. This research aims to obtain an overview of how science-based Activities of IPA-class V elementary School at the Covid-19 pandemic. The research method used in this study is a descriptive quanlitative. In this study, the population was 12 students at SDN 017 Sekejati and SDN 038 Kiaracondong in the city of Bandung. The samples of this study were elementary school students in Kota Bandung 5th grade, with 4 students below average, 4 students to suit the average, and 4 students who were capable of above average class. The instrument used in this study is about 6 descriptions of the problem. Data analysis is done qualitatively, the data is derived from the interview results. Analysis of data obtained in general online learning is not suitable for ELEMENTARY students due to many obstacles faced. Based on the results of research obtained: IPA Learning activities based online in class V using video, Googlemeet, and image media. Teachers and students argue that online learning at the time of Covid-19 is not suitable for ELEMENTARY students.  Keywords: SCIENCE-based Learning Online Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar Dari Rumah (BDR) dimana seluruh peserta didik mengikuti pembelajaran secara online . Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai bagaimana kegiatan pembelajaran IPA berbasis online di Kelas V SD pada masa pandemic covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, populasi yang diambil adalah 12 siswa SDN 017 Sekejati dengan siswa SDN 038 Kiaracondong di Kota Bandung. Adapun yang menjadi sampel dari penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar Negeri di Kota Bandung kelas 5 dengan 4 siswa berkemampuan di bawah rata-rata kelas, 4 siswa berkemampuan sesuai rata- rata kelas dan 4 siswa yang berkemampuan di atas rata-rata kelas. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu soal uraian sebanyak 6 soal. Analisis data  dilakukan secara kualitatif, data tersebut diambil dari hasil wawancara. Analisis data didapat secara umum pembelajaran online tidak cocok untuk siswa SD disebabkan banyak kendala yang dihadapinya. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh: Kegiatan pembelajaran IPA berbasis online di Kelas V menggunakan video, googlemeet, dan media gambar. Guru maupun siswa berpendapat pembelajaran online di masa covid-19 tidak cocok diterapkan pada siswa SD Kata Kunci: Pembelajaran IPA berbasis online
PENGARUH STRATEGI GUIDED WRITING TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PERMULAAN SISWA SEKOLAH DASAR Hilman Hilmawan; Nurani Hadnistia Darmawan; Ririn Julianti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis merupakan salah satu aspek keterampilan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang harus dikuasai oleh siswa Sekolah Dasar. Menulis berperan penting dalam membantu siswa mengembangkan kesadaran fonologis, pengetahuan alfabet, dan kesadaran cetak yang sangat erat kaitannya dengan keterampilan membaca dan menulis di masa depan. Keterampilan menulis permulaan dilatih dan dikembangkan mulai dari kelas 1. Salah satu strategi yang tepat untuk diterapkan dalam pembelajaran menulis permulaan adalah guided writing. Inti dari guided writing adalah menggunakan teknik scaffolding untuk membimbing siswa dalam proses menulis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh strategi guided writing terhadap keterampilan menulis permulaan siswa kelas 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif pre-experimental the one group pretest-posttest design. Dalam pengujian hipotesis, setelah dilakukan uji paired sample t test, diperoleh nilai signifikansi 0,02 < α = 0,05. Hal tersebut mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan strategi guided writing terhadap keterampilan menulis permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar. Guided writing dapat dijadikan sebagai salah satu startegi pembelajaran yang tepat untuk diterapkan dalam pembelajaran menulis permulaan khususnya di kelas rendah sekolah dasar.
PEMBELAJARAN ONLINE PEMAHAMAN MATEMATIKA PADA MATERI DIAGRAM BATANG DI KELAS 4 SD PADA MASA PANDEMIK COVID 19 Farah Falasifah; Anugrah Ramadhan Firdaus
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya kemampuan pemahaman matematika siswa dan pandemik covid-19 yang menyebabkan pembelajaran tidak bisa dilakukan secara tatap muka. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui skenario dan implementasi pembelajaran online pemahaman matematika pada materi diagram batang di kelas 4 pada masa pandemik Covid-19, kesulitan dan kendala yang dihadapi guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran online, serta upaya yang harus dilakukan guru agar pembelajaran online dapat berjalan dengan efektif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 4 di dua sekolah yang berbeda, yaitu kategori sekolah swasta dan negeri, berjumlah 12 orang siswa, memiliki kemampuan baik, sedang, dan kurang dengan jumlah merata. Serta dua orang guru kelas 4 dari kedua sekolah tersebut. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket, wawancara, dan dokumen. Analisis data  dilakukan secara kualitatif, data tersebut diambil dari hasil angket, wawancara, dan pengumpulan dokumen. Berdasarkan analisis data dapat diketahui bahwa guru merencanakan dan menggunakan berbagai aplikasi untuk melaksanakan pembelajaran online dengan waktu pembelajaran yang lebih singkat. Kesulitan yang dihadapi siswa adalah 41,7% merasa tidak nyaman belajar menggunakan gawai karena kurang mobilitas, dan 58,3% kesulitan memahami pelajaran karena tidak bisa berdiskusi langsung dengan guru. Upaya yang bisa dilakukan guru adalah melakukan komunikasi secara efektif dengan orang tua siswa, mencari informasi dan menerapkan cara-cara pembelajaran online yang interaktif, serta berdiskusi secara personal dengan siswa. Kata Kunci: pembelajaran online, pemahaman matematika  AbstractThis research is based on the low ability of students to understand mathematics, and the Covid-19 pandemic which causes learning cannot be normal. This research aims to determine the scenario and implementation of online learning mathematical understanding on bar chart in grade 4 during the Covid-19 pandemic, the difficulties and obstacles faced by teachers and students in implementing online learning, as well as the efforts teachers must make so that online learning can be held effectively. The research method used in this research is descriptive qualitative. The subjects in this research are grade 4 students in two different schools, the private and public school categories, total of 12 students, having an even number of high, middle, and low abilities. As well as two grade 4 teachers from the two schools. The instruments used in this research are questionnaires, interviews, and documents. Data analysis was carried out qualitatively, the data are taken from  questionnaires, interviews, and document collection. Based on the analysis, the teacher plans and uses various applications to carry out online learning with shorter learning times. 41.7% of students said that they are uncomfortable learning to use gadgets due to lack of mobility, and 58.3% hard to understand the lessons because they cannot discuss with the teacher. Teacher should make some effort to enhance online learning by communicating effectively with parents, seeking information and applying interactive online learning methods, and having personal discussions with students.Key words: online learning, mathematical understanding

Page 1 of 3 | Total Record : 25