cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 3 (2024)" : 25 Documents clear
Penggunaan model guided writing untuk meningkatkan kemampuan menulis tegak bersambung pada siswa kelas 2 SD Al Basyariyah Lika Agustin Suwijaya; Asep Samsudin; Ruli setiyadi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.18262

Abstract

              Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pembelajaran menulis tegak bersambung pada siswa kelas 2 SD Al Basyariyah dengan menggunakan model guided writing. Metode penelitian yang digunakan yaitu mix method. Subjek pada penelitian ini yaitu 25 orang siswa pada kelas 2 SD Al Basyariyah yang terdiri dari 15 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki. Instrumen penelitian berdasarkan hasil observasi dan angket siswa mengenai proses pembelajaran yang berlangsung selama masa penelitian dengan menggunakan model guided writing. Dari hasil penelitian yang dilakukan, dan berdasarkan pembahasan yang mendeskripsikan seluruh proses pembelajaran yang dilakukan selama penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan siswa baik itu selama proses pembelajaran, hal ini dapat diketahui dari hasil posr test dan pretwst serta observasi yang dilakukan. Berdasarkan skenario dan implementasi keterampilan siswa terdapat peningkatan kemampuan yang signifikan. Respon siswa sangat baik dalam proses penelitian yang berlangsung. Kendala maupun kesulitian yang dihadapi siswa selama masa penelitian adalah sulit berkonsentrasi dan mengganggu teman
Penggunaan model picture and picture untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita pada siswa kelas 2 sekolah dasar Dian Gustini; Muhammad Rizal Fauzi; Agni Muftianti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.18292

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan pada penggunaan model Picture and Picture dalam meningkatkan keterampilan menulis cerita siswa kelas 2 SD serta kesulitan siswa dan guru dalam penggunaan model Picture and Picture untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix methode dengan desain sequential explanatory. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SD kelas 2 Al-Hidayah yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes (pretest dan posttest), angket, observasi aktivitas siswa dan guru, dan wawancara. Hasil dari data kuantitatif yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis cerita pada siswa dengan nilai rata-rata awal 49,25 menjadi 78,25. Adapun hasil dari data kualitatif diperoleh berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa menunjukkan terdapat beberapa kegiatan yang mengikuti hanya 51%-75% siswa dan berdasarkan hasil wawancara terdapat kesulitan guru yaitu memusatkan perhatian siswa ketika kondisi kelas kurang kondusif, namun kesulitan siswa dan guru tersebut dapat teratasi dengan baik. Maka berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Picture and Picture dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita pada siswa kelas 2 SD dan tidak terdapat kesulitan siswa dan guru yang signifikan karena dapat teratasi dengan baik.
Penggunaan media gambar seri untuk meningkatkan keterampilan menulis teks narasi peserta didik di sekolah dasar Gina Oktaviani; Dian Indihadi; Yusuf Suryana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.19242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian literatur tentang penggunaan media gambar seri untuk meningkatkan keterampilan menulis teks narasi peserta didik di sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian literatur. Tahapan penelitian dilakukan mulai dari pengumpulan artikel, reduksi artikel, display artikel, pembahasan, dan kesimpulan. Sumber data penelitian berupa artikel-artikel ilmiah dari jurnal nasional yang terbit pada tahun 2014-2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 artikel didapatkan 10 artikel yang sesuai dengan topik judul. Penggunaan media gambar seri untuk meningkatkan keterampilan menulis teks narasi peserta didik di sekolah dasar pada pelaksanaannya sudah sesuai dengan teori-teori yang dijadikan rujukan. Penggunaan media gambar seri dapat meningkatkan kemampuan peserta didik menulis teks narasi di sekolah dasar.
Analisis kebutuhan flashcard sebagai media pelatihan literasi emosi pada anak usia sekolah dasar Ana Anggi Anggraini; Seni Apriliya Apriliya; Erwin Rahayu Saputra
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.19298

Abstract

Dewasa ini, perundungan merupakan masalah yang marak dialami anak usia sekolah dasar. Rendahnya literasi emosi dianalisis menjadi salah satu penyebab masalah tersebut. Namun, media pelatihan literasi emosi (Emotional Literacy) belum banyak dikembangkan. Sehingga, tujuan penelitian untuk memaparsajikan spesifikasi produk yang diperlukan dalam pengembangan flashcard sebagai media pelatihan literasi emosi. Pendekatan dalam penelitian ini kualitatif deskriptif dengan metode analisis kebutuhan dengan teknik pengumpulan data diantaranya wawancara, observasi dan studi pustaka. Pada tahap ini dilakukan analisis meliputi analisis kebutuhan dan analisis konten media flashcard literasi emosi. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi langsung, kemampuan literasi emosi pada anak usia sekolah dasar masih dinilai rendah. Sedangkan upaya sementara guru untuk mengatasi masalah perilaku dan konflik emosi peserta didik berupa kesepakatan kelas dan nasihat. Sementara itu hasil studi literatur mengemukakan bahwa media flashcard literasi emosi untuk anak usia sekolah dasar belum banyak digunakan dan dikembangkan. Berdasarkan hasil wawancara, media flashcard literasi emosi dibutuhkan untuk  dikembangkan dengan syarat perlu menarik dari tampilan warna, ilustrasi dan isi. Media flashcard pelatihan literasi emosi yang dikembangkan akan memuat lima aspek literasi emosi dengan mengikuti langkah pelatihan literasi emosi Steiner diantaranya: 1) opening the heart; 2) surveying the emotional landscape; 3) taking responsibility.
Pengembangan media pembelajaran berbasis canva pada materi operasi hitung bilangan pecahan di kelas V Rina Lestari; Yusuf Suryana; Ika Fitri Apriani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.19358

Abstract

Artikel ini dilatar belakangi oleh penggunaan media pembelajaran yang masih kurang dan masih sedikit pengembangan media pembelajaran dalam materi operasi hitung pecahan di kelas V sekolah dasar khususnya pada operasi hitung pecahan berpenyebut tidak sama. Oleh karena itu, peneliti merancang dan mengembangkan media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi canva yang dapat digunakan kapanpun dan dimanapun. Tujuan dari penelitian ini, untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis canva pada materi operasi hitung pecahan di kelas V. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE ( Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Data dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara, observasi, dokumentasi studi, validasi para ahli, dan angket respon peserta didik saat melakukan uji coba. Hasil validasi dari para ahli mendapatkan 90,625% dari ahli materi dengan kriteria valid dan sangat layak, 75% dari ahli pedagogik dengan kriteria valid dan layak, dan 100% dari ahli media dengan kriteria valid dan sangat layak. Berdasarkan hasil validasi para ahli, media pembelajaran yang dikembangkan sudah valid dan layak digunakan. Hal ini dibuktikan dengan hasil dari angket respon peserta didik terhadap media pembelajaran melalui uji coba tahap I di SDN 3 Mangunreja mendapatkan 93,75% dengan kriteria sangat praktis dan uji coba tahap II di SDN Sambongpermai mendapatkan 88,28% dengan kriteria sangat praktis. Berdasarkan hasil dari angket respon peserta didik, media pembelajaran yang dikembangkan sangat praktis digunakan dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis canva pada materi operasi hitung pecahan di kelas V valid dan sangat praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. 
Keterampilan menulis teks narasi melalui metode brainwriting di kelas tinggi sekolah dasar Widia Febrianti Sazida; Dian Indihadi; Yusuf Suryana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.19403

Abstract

Penelitian eksperimen ini dilakukan untuk mengetahui keterampilan menulis teks narasi melalui metode brainwriting di kelas V Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan metode brainwriting pada keterampilan menulis teks narasi. metode penelitian kuantitatif tipe eksperimen dengan bentuk quasi eksperimental design (eksperimen semu). Penelitian ini dilakukan pada 2 kelas diantaranya kelas V-A sebagai kelompok eksperimen dan kelas V-B sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan keterampilan menulis teks narasi tema cita-citaku pada peserta didik kelas V-A sebagai kelompok eksperimen dengan kelas V-B sebagai kelompok kontrol. Hasil dari uji-t tes akhir kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dapat diketahui perolehan nilai p sebesar 0.001 Nilai p < 0,05, dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan menulis teks narasi tema cita-citaku pada kelompok eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan metode pembelajaran brainwriting dengan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan menggunakan metode brainwriting namun menggunakan metode pembelajaran konvensional.
Model pengembangan karakter religius melalui program pembudayaan sekolah di SDIT At Taufiq Al Islamy Silvia Putri Yandra; Syarip Hidayat; Anggit Merliana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.19407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk model pengembangan karakter religius melalui program pembudayaan sekolah di SDIT At Taufiq Al Islamy. Pengembangan dan pembentukan karakter religius diyakini penting untuk dilakukan oleh sekolah untuk menjadi pijakan dalam penyelenggaraan pendidikan karakter. Model pengembangan karakter religius melalui program pembudayaa sehari-hari di sekolah ini merupakan langkah awal dalam membentuk mental dan juga karakter anak bangsa yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkapkan model pengembangan karakter religius yang dilakukan dalam program pembudayaan sekolah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi pada hasil yang terdapat faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah Kepala sekolah, guru PAI guru kelas III dan guru kelas VI serta peserta didik usia skeolah dasar. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian data dianalis dengan cara reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, adanya perencanaan pada model pengembangan karakter religius yang dilakukan di sekolah. Kedua, yaitu pelaksanaan model pengembangan karakter religius melalui program pembudayaan sekolah dengan berbagai program pembudayaan harian atau rutinan. Ketiga evaluasi terhadap model pengembangan karakter religius melalui program pembudayaan sekolah. Dengan adanya faktor pendukung dan penghambat. Kata Kunci: Model pengembangan karakter; Karakter religius; Progam pembudayaan
Analisis kebutuhan media pada pembelajaran teks eksplanasi di SD Restu Nana Irawan; Seni Apriliya; Agnestasia Ramadhani Putri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.19413

Abstract

Abstract Indonesian language subjects, especially explanatory text material, are compulsory lessons for elementary school students listed in the 2013 curriculum. Explanation text learning activities require careful planning of learning activities in order to achieve the desired learning objectives. Achieving learning objectives can be achieved if the teacher is able to choose the right learning methods and media. This study aims to reveal the need for media in learning explanatory text in grade V elementary school. This research was conducted through a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques were carried out through interviews and observations at one of the elementary schools in Ciamis Regency. The results of the research based on the results of interviews and observations show data that there are limitations to learning media such as only using teacher and student thematic books in the learning process and using newspaper media. In addition, students prefer visual learning with play learning methods. Therefore, it is necessary to develop learning media on explanatory text material in accordance with these characteristics. Keywords: Explanation text, Learning media, Grade V students. Abstrak Mata pelajaran bahasa Indonesia terkhusus materi teks eksplanasi menjadi pelajaran wajib bagi peserta didik sekolah dasar yang tercantum dalam kurikulum 2013. Kegiatan pembelajaran teks eksplanasi diperlukan perencanaan kegiatan belajar yang matang agar dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Pencapaian tujuan pembelajaran dapat tercapai apabila guru mampu memilih metode dan media pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kebutuhan media dalam pembelajaran teks eksplanasi di kelas V SD. Penelitian ini dilaksanakan melalui penekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara dan observasi di salah satu SD di Kabupaten Ciamis. Adapun hasil penelitian yang didasarkan pada hasil wawancara dan observasi menunjukkan data bahwasannya terdapat keterbatasan media pembelajaran seperti hanya menggunakan buku tematik guru dan siswa dalam proses belajar serta menggunakan media koran. Selain itu, siswa lebih menyukai pembelajaran secara visual dengan metode belajar bermain. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran pada materi teks eksplanasi yang sesuai dengan karakteristik tersebut. Kata Kunci: Teks eksplanasi, Media pembelajaran, Peserta didik kelas V SD.
Upaya pembentukan karakter disiplin siswa melalui pembiasaan dan keteladanan guru kelas V SDN 2 Bangbayang Aulia Fitri; Nana Ganda; Elan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.19630

Abstract

This study aims to determine the efforts to form disciplinary character through habituation and exemplary class V teachers at SDN 2 Bangbayang. Schools really need efforts to form this character because it will become the basis for implementing disciplinary character education for students. Given the time of the Covid-19 pandemic in Indonesia, more or less shifted the values and norms that students had. Character is the difference between one and the other because the character is character, nature, which is very basic in a person. The method in this study uses a descriptive qualitative design that tends to use an inductive approach. The objects of this research were the Class V teachers and students. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. For the data's validity use source, technical, and time triangulation. Then analyzed by means of data reduction, data presentation, and verification. The results of the study show that there are two ways of character building, namely, one with a deliberate demonstration; by direct displays of teacher discipline, responsibility, and concern for the environment, and then by occasional example; like a teacher who always says sorry, please, thank you, respect teachers, superiors, especially students. The exemplary and habituation carried out by the teacher to students goes well, so it can be said to be successful.
Penggunaan model picture and picture kelas IV SD untuk meningkatkan kemampuan membaca cerita fiksi Nur Khadijah; Ryan Dwi Puspita; Evi Susanti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.19759

Abstract

Kurangnya siswa kelas IV dalam membaca cerita fiksi di sekolah dasar disebabkan dari model pembelajaran yang monoton dan kurang cocok pada siswa kelas IV sehingga siswa mudah bosan dalam kegiatan belajar mengajar. Hal tersebut dikarenakan pembelajaran yang diterapkan masih bersifat konvensional. Maka dari itu peneliti melakukan penelitian Mix Methode dengan desain Explanatory Squential Design dan menggunakan model pembelajaran Picture and Picture. Sebagai alatnya ia menggunakan tes, survei respon siswa, angket respon guru, wawancara guru, lembar observasi guru, dan lembar observasi siswa. Cara pengumpulan dan pengolahan data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Siswa yang dijadikan sampel sebanyak 36 siswa yang direkrut dari SD Sindangsari di Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa model pembelajaran picture and picture dapat menaikan kemampuan siswa kelas IV SD dalam membaca cerita fiksi. Hal ini juga diperkuat dengan hasil post test yang meningkat secara signifikan diakhir kegiatan pembelajaran siswa.

Page 1 of 3 | Total Record : 25