cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 885 Documents
Desain buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal untuk menumbuhkan karakter bijak bertindak di kelas III sekolah dasar Hesti Novianti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.18785

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya rancangan buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal untuk menumbuhkan karakter bijak bertindak di kelas III sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil dan rancangan buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal. Menumbuhkan karakter harus sesuai dengan perkembangan anak agar menjadi lebih efektif. Anak usia sekolah dasar berada di tahap operasional konkret, maka penggunaan buku cerita bergambar sangat penting perannya sebagai media dalam menunjang pemahaman anak terutama tentang moral. Buku cerita yang digunakan biasanya cerita yang tersedia dalam buku tematik siswa yang kurang dalam memvisualisasikan cerita dengan jelas dan tidak memasukan unsur kearifan lokal, sehingga tidak menarik perhatian anak. Media buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal termasuk hal penting dalam menumbuhkan karakter anak yang dapat dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran sekaligus mengenal kearifan lokal setempat, sebagaimana fungsi dari media adalah sebagai perantara untuk memudahkan penyampaian informasi dalam proses pembelajaran. Diharapkan buku cerita ini dapat menciptakan pembelajaran yang bermakna. Pada penelitian ini menggunakan metode Educational Design Research (EDR) model Reeves. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Berdasarkan data tersebut, didapatkan solusi untuk merancang buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal untuk menumbuhkan karakter bijak bertindak yang divalidasi dan mendapatkan kelayakan serta memenuhi kriteria yang dapat digunakan peserta didik.
Analisis literasi emosi guru sekolah dasar (penelitian survei terhadap guru-guru di gugus wilayah V Kecamatan Panumbangan, Jawa Barat) Sri Dewi Rahayu; Seni Apriliya; Dwi Alia
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.18792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur literasi emosi guru Sekolah Dasar. Penelitian dilakukan karena literasi emosi sangat penting bagi setiap individu dan guru merupakan salah satu yang menentukan perkembangan literasi emosi sehingga sebelum memberikan pemahaman terhadap murid, guru sendiri harus memahami literasi emosi pada dirinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan penyebaran angket kepada sejumlah guru di Kecamatan Panumbangan dengan total 62 orang guru. Data diolah secara kuantitatif dan dikategorikan untuk mengetahui kategori literasi emosi guru di wilayah tersebut. Aspek yang terdapat pada literasi emosi berdasar pada Teori Steiner yaitu aspek memahami perasaan diri, aspek berempati, asppek mengelola emosi, aspek mengatasi dan memperbaiki kerusakan emosi, dan aspek mengembangkan interaksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi emosi guru dalam aspek berempati, aspek mengelola emosi, aspek mengatasi dan memperbaiki kerusakan emosi dan aspek mengembangkan interaksi sosial berada dalam kategori sedang atau cukup baik. Sedangkan pada aspek mengetahui perasaan diri berada dalam kategori tinggi. Sehingga secara keseluruhan literasi emosi guru di Gugus Wilayah V Kecamatan Panumbangan masih berada dalam kategori sedang dan masih memerlukan peningkatan.Kata Kunci: Literasi, Literasi Emosi, Literasi Emosi Guru.
Pengembangan e-modul IPAS berbasis pendekatan saintifik materi perubahan energi di sekolah dasar Tiara Melinda; Asep Nuryadin; Akhmad Nugraha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.18794

Abstract

Salah satu unsur penting dalam pembelajaran adalah bahan ajar. Akibatnya, bahan ajar harus dibuat sesuai dengan kurikulum yang berlaku serta karakteristik siswa. Komponen pengetahuan dan keterampilan dicakup oleh kurikulum saat ini, yang merupakan Kurikulum Merdeka. Aspek keterampilan dapat difasilitasi dengan menerapkan pendekatan saintifik yang bersifat ilmiah. Selain itu, bahan ajar yang dirancang perlu memperhatikan karakteristik siswa saat ini yang tergolong dalam digital native atau penduduk digital. Dengan begitu perlunya bahan ajar yang dapat memfasilitasi aspek keterampilan dengan memperhatikan karakteristik siswa. Dengan mempertimbangkan masalah tersebut, tujuan penelitian ini adalah mengembangkan e-modul IPAS berbasis pendekatan saintifik materi perubahan energi kelas IV sekolah dasar. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, studi dokumentasi, observasi dan angket. Hasil validasi materi, media, dan pedagogik secara berurutan adalah 99,5%, 95,5%, dan 89,4%. Hasil implementasi e-modul IPAS berbasis pendekatan saintifik pada uji coba pertama adalah 93,3% dan 98,8% pada uji coba kedua. Hasil validasi dan angket respon siswa termasuk dalam kategori sangat layak. Dengan demikian, dapat dikatakan layak untuk menggunakan e-modul IPAS berbasis pendekatan saintifik.
Pengaruh penggunaan media animasi terhadap hasil belajar siswa pada materi pencernaan manusia kelas V sekolah dasar Melani Amalia
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.18801

Abstract

Learning in education needs to be improved again, one of which is by using more fun learning media. In learning science in elementary schools, it is necessary to have media that is fun and better understood by students so that the material delivered is better. One of the media that can be used in science learning is animation media. This media can attract students' attention with visual audio. Animation media in science learning can be applied to the digestive system material in humans. With real impressions shown in the form of digestive videos that start from the mouth to the anus. With the animation media used in science learning, it is expected that students can improve significant learning outcomes. In this study using a quasi-experimental method or also called a quasi-experimental which is a type of quantitative method. The subjects in this study were fifth grade students at SDN 1 Sukamanah. The population in this study were 40 students. The instruments used in this study were multiple choice questions. This research was conducted to determine between the experimental class and the control class with the treatment used. So that there is influence or not the animation media. The research results show an increase in learning outcomes with the use of animated media.
Pengembangan media kartu truth or dare pada materi ekosistem kelas V SDN 2 Sukaraja Lina Karlina; Akhmad Nugraha; Anggit Merliana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.18838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran kartu Truth or Dare dan mengetahui kelayakan serta respon peserta didik terhadap media pembelajaran yang dikembangkan pada pembelajaran IPA materi Ekosistem di kelas V SDN 2 Sukaraja. Metode penelitian yang digunakan yakni metode penelitian Design and Development (D&D) atau disebut juga desain dan pengembangan. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, lembar validasi, dan angket respon peserta didik. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 98,7% ahli media 94,1% dan ahli pembelajaran 95%. Hasil respon peserta didik mencapai 85,95% yang termasuk dalam kategori interpretasi “Sangat Baik” berdasarkan skala Likert. Hasil validasi ahli materi, media dan ahli pembelajaran menunjukkan bahwa media pembelajaran kartu Truth or Dare sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket respon peserta didik menunjukkan adanya ketertarikan peserta didik terhadap media pembelajaran kartu Truth or Dare.
Analisis kemampuan disposisi matematis peserta didik kelas IV pada materi KPK dan FPB di sekolah dasar Wulan Ajeng Lestari; Karlimah Karlimah; Ika Fitri Apriani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.18839

Abstract

Disposisi matematis sangatlah menunjang keberhasilan belajar matematika. Peserta didik memerlukan disposisi matematis untuk menghadapi masalah, memupuk tanggung jawab dalam belajar, dan mengembangkan kebiasaan kerja yang baik. Namun kenyataannya, peserta didik belum sepenuhnya menerapkan disposisi matematisnya dalam pembelajaran matematika, hal tersebut dikarenakan tidak adanya keinginan dari peserta didik sendiri, dan kurangnya perhatian dari guru di sekolah. Dari masalah tersebut, peneliti menganalisis disposisi matematis peserta didik di kelas IV pada materi KPK dan FPB. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti antara lain observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan disposisi matematis peserta didik kelas IV pada materi KPK dan FPB di sekolah dasar sudah cukup telihat walaupun terdapat peserta didik yang belum menanamkan dan memperlihatkan sikap positifnya dalam materi KPK dan FPB. Dari kelima aspek disposisi matematis yang sudah dipaparkan, aspek rasa ingin tahu yang paling banyak terlihat dari diri peserta didik dan yang belum muncul/terlihat yaitu aspek prasa percaya diri. Untuk pemerolehan presentasenya antara lain (1) Aspek rasa percaya diri presentasenya 48,7%, (b) Aspek fleksibel presentasenya 49,6%, (c) Aspek tekun presentasenya 61,2%, (d) Aspek rasa ingin tahu presentasenya 77,6%, dan (e) Aspek berbagi dengan orang lain presentasenya 76,1%. Selanjutnya terkait perbedaan antara level kognitif peserta didik kelas IV dalam mata pelajaran lain dengan mata pelajaran matematika materi KPK dan FPB memiliki sedikit perbedaan dan berada dalam level sedang. 
Analisis bibliometrik penelitian teknologi pendidikan pada publikasi ilmiah terindeks google scholar Aliya Dewi Kanaya
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.18840

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis terhadap perkembangan publikasi yang berkaitan dengan teknologi pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis bibliometrik dengan menggunakan aplikasi VOSViewer. Aplikasi Publish or Perish digunakan untuk mendapatkan data terkait jurnal yang terindeks oleh Gooogle Scholar, menghasilkan 927 artikel yang berkaitan dengan teknologi pendidikan dari tahun 2018 hingga 2023. Tahun 2018 sebanyak 267 artikel, tahun 2019 sebanyak 202 artikel, tahun 2020 sebanyak 319 artike, tahun 2021 sebanyak 96 artikel, tahun 2022 sebanyak 34 artikel, dan tahun 2023 sebanyak 9 artikel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan artikel tentang teknologi pendidikan yang terjadi pada tahun 2018 hingga 2020. Namun mengalami penurunan dari tahun 2021 hingga 2023. Topik terkini yang sering dibahas selain kata kunci terkait dalam pencarian adalah education, virtual reality, covid, medical education, knowledge, online. Namun ada beberapa topik yang jarang dibahas seperti technology education, information, teacher education, communication technology, ICT, sehingga dapat menjadi topik bagi peneliti lain untuk mengembangkan fokus penelitian.
Penerapan problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia kelas II SD Kanisius Klepu Gantheng Listyoadi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.18915

Abstract

Latar belakang penelitian ini mengenai hasil belajar peserta didik kelas II SD Kanisius Klepu pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi ungkapan kata maaf dan tolong yang masih rendah sehingga diperlukan perbaikan untuk dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik menggunakan model Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian sebanyak 20 peserta didik kelas II di SD Kanisius Klepu. Desain PTK yang digunakan mengikuti model Kemmis dan Targgart yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dalam hasil belajar peserta didik kelas II. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai rata-rata hasil belajar, yaitu dari 67.35 pada tahap pra siklus menjadi 76.45 pada siklus PTK I, dan meningkat lagi menjadi 84.6 pada siklus PTK II. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas II di SD Kanisius Klepu pada materi ungkapan kata maaf dan tolong.
Model problem based learning berbantuan media video untuk meningkatkan hasil belajar matematika tentang satuan waktu siswa kelas II SDN Demangan Hafidz Abdul Aziz
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.18991

Abstract

AbstractThis research aims to improve mathematics learning outcomes through the Video-Based Problem-Based Learning (PBL) model for 2nd-grade students at SDN Demangan. The research design used in this study is classroom action research (CAR). Data collection techniques in this research involve tests and non-tests. The test instrument consists of multiple-choice questions, while the non-test instrument consists of observation sheets. The data analysis technique used is comparative hypothesis testing, which is a statistical technique comparing thematic learning outcomes from the pre-cycle, cycle I, and cycle II. The research findings indicate an improvement in the mathematics learning outcomes of 2nd-grade students at SDN Demangan through the implementation of the Video-Based Problem-Based Learning (PBL) model. The research results demonstrate an increase in the average learning outcomes of students, with the pre-cycle score of 70 increasing to 79 in cycle I and further increasing to 87 in cycle II. Keywords: Problem based learning, Learning outcomes, Video media AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui model problem Based Learning (PBL) berbantuan media video untuk siswa kelas II di SDN Demangan. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan non-tes. Instrumen tes berupa soal pilihan ganda, dan instrumen non-tes berupa lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik hipotesis komparatif, yaitu teknik statistik yang membandingkan hasil pembelajaran tematik dari pra siklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas II SDN Demangan yang dilakukan melalui model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media video. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan nilai rata-rata hasil belajar peserta didik dari pra siklus sebesar 70 meningkat menjadi 79 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 87 pada siklus II Kata Kunci: Problem based learning, Hasil belajar, Media video
Model pembelajaran SPADE sebagai solusi peningkatan hasil belajar peserta didik pada materi geometri di sekolah dasar Adinda Novita Andhini; Karlimah karlimah; Ika Fitri Apriani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.18996

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik pada pelajaran mateatika khususnya materi geometri merupakan salah satu indikator masalah pembelajaran. Ketika seorang peserta didik tidak memenuhi standar pencapaian tertentu dalam tujuan pembelajarannya, maka peserta didik tersebut dianggap memiliki masalah belajar. Model pembelajaran SPADE sebagai model inovasi dinilai mampu memberikan nuansa baru dalam proses pembelajaran matematika karena dianggap mampu memberikan pembelajaran yang jauh lebih mudah untuk dipahami oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur terkait dengan model pembelajaran SPADE terhadap hasil belajar peserta didik pada maeri geometri di Sekolah Dasar. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review. Pengumpulan data dilakukan secara sistematis dengan mendokumentasikan semua artikel yang relevan dengan penelitian ini. Hasil yang diperoleh menunjukan 5 studi yang membahas mengenai model pembelajaran SPADE dapat mempengaruhi hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran SPADE. Berdasarkan hasil studi literatur riview dapat diambil kesimpulan model pembelajaran SPADE mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik secara signifikan. Dengan penggunaan model pembelajaran SPADE akan membantu peserta didik dalam memperjelas pemahaman mengenai suatu konsep matematika yang diajarkan. Melalui pembelajaran menggunakan model pembelajaran SPADE, akan terwujudnya lingkungan belajar yan menyenangkan. Dengan begitu, peserta didik akan mengikuti pembelajaran dengan baik dan akan berdampak pada peningkatan pemahaman peserta didik terkait materi yang disampaikan dan hasil belajar yang akan diperoleh oleh peserta didik.