cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 885 Documents
Pengembangan media pembelajaran tari merak berbantuan prezi di kelas V sekolah dasar Susanti; Rosarina Giyartini; Muhammad Rijal Wahid Muharram
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.19252

Abstract

Pengembangan media pembelajaran tari merak berbantuan prezi di kelas V Sekolah dasar
Pengaruh media cup perkalian (CUPPER) terhadap kemampuan fakta dasar kali siswa kelas II SD Desi Lisnawati; Karlimah Karlimah; Ika Fitri Apriani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.19256

Abstract

Pembelajaran matematika memiliki konsep ataupun topik yang saling berkaitan satu sama lain, dimana hal tersebut sebagai dasar untuk dapat menguasai konsep ataupun topik selanjutnya. Akan tetapi, pembelajaran matematika terutama pada materi perkalian dianggap oleh sebagian siswa merupakan pembelajaran yang sulit dan membosankan. Hal ini juga terlihat bahwa siswa belum menguasai konsep atau topik ini, sehingga pembelajaran matematika pada materi perkalian belum dapat terlaksana seperti yang diharapkan. Dalam hal ini perlu adanya upaya untuk meningkatkan mutu pelajaran pada materi perkalian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan media cup perkalian. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penggunaan media cup perkalian terhadap kemampuan fakta dasar kali siswa kelas II SD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi experimental dengan desain menggunakan nonequivalent control group design. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan media cup perkalian lebih besar daripada siswa yang tidak menggunakan media cup perkalian. Hal tersebut dapat dibutikan pada kelas eksperimen nilai rata-rata pretest 52,17 dan kelas kontrol 45,22. Untuk nilai rata-rata posttest kelas eksperimen 88,70 dan kelas kontrol yaitu 71,30. Selisih nilai posttest dengan nilai pretest kelas eksperimen 36,53 dan kelas kontrol 26,08, maka dapat disimpulkan bahwa 36,53 > 26,08. 
Pengaruh Media Pembelajaran Dongeng Berbasis Aplikasi Terhadap Keterampilan Menulis Teks Fabel Peserta Didik Delia Marwah Azizah; Dian Indrihadi; Erwin Rahayu Saputra
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.19258

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena Covid-19. Dimana hampir seluruh aspek kehidupan terganggu, salah satunya dalam aspek pendidikan. Semua sarana pendidikan harus melakukan pembelajaran dari rumah atau pembelajaran jarak jauh (PJJ). Pembelajaran jarak jauh dilakukan dengan berbatuan media berbasis teknologi seperti laptop dan handphone. Dimana dalam media tersebut dapat mengakses sebuah ruang belajar seperti zoom, google meet, google classroom, dan sebagainya. Namun, dalam penggunaan ruang belajar online tersebut peserta didik maupun pendidik masih belum terbiasa. Karena biasanya dalam proses pembelajaran tidak menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi. Sehingga dengan adanya peristiwa tersebut menjadi titik balik pentingnya dalam menguasai teknologi. Salah satu keterampilan yang harus dimiliki peserta didik yakni keterampilan menulis. Dimana dengan menulis, peserta didik dapat meningkatkan keterampilan berfikir kritis (salah satu keterampilan yang harus dimiliki pada abad ke-21). Selain itu, penelitian ini juga dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis pada peserta didik, dikarenakan keterbatasan media pembelajaran yang kurang menarik. Maka dari itu, tujuan yang ingin didapatkan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran dongeng berbasis aplikasi sebagai salah satu media pembelajaran berbasis teknologi terhadap keterampilan menulis teks fabel peserta didik.  Metode yang digunakan adalan kuantitaif.
Analisis kebutuhan flashcard sebagai media pelatihan literasi emosi pada anak usia sekolah dasar Ana Anggi Anggraini; Seni Apriliya Apriliya; Erwin Rahayu Saputra
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.19298

Abstract

Dewasa ini, perundungan merupakan masalah yang marak dialami anak usia sekolah dasar. Rendahnya literasi emosi dianalisis menjadi salah satu penyebab masalah tersebut. Namun, media pelatihan literasi emosi (Emotional Literacy) belum banyak dikembangkan. Sehingga, tujuan penelitian untuk memaparsajikan spesifikasi produk yang diperlukan dalam pengembangan flashcard sebagai media pelatihan literasi emosi. Pendekatan dalam penelitian ini kualitatif deskriptif dengan metode analisis kebutuhan dengan teknik pengumpulan data diantaranya wawancara, observasi dan studi pustaka. Pada tahap ini dilakukan analisis meliputi analisis kebutuhan dan analisis konten media flashcard literasi emosi. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi langsung, kemampuan literasi emosi pada anak usia sekolah dasar masih dinilai rendah. Sedangkan upaya sementara guru untuk mengatasi masalah perilaku dan konflik emosi peserta didik berupa kesepakatan kelas dan nasihat. Sementara itu hasil studi literatur mengemukakan bahwa media flashcard literasi emosi untuk anak usia sekolah dasar belum banyak digunakan dan dikembangkan. Berdasarkan hasil wawancara, media flashcard literasi emosi dibutuhkan untuk  dikembangkan dengan syarat perlu menarik dari tampilan warna, ilustrasi dan isi. Media flashcard pelatihan literasi emosi yang dikembangkan akan memuat lima aspek literasi emosi dengan mengikuti langkah pelatihan literasi emosi Steiner diantaranya: 1) opening the heart; 2) surveying the emotional landscape; 3) taking responsibility.
Penggunaan pendekatan realistic mathematics education untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep bangun datar di kelas IV sekolah dasar Bela Nurul Fadila; Sukma Murni; Febri Restu Widianto
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 5 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i5.19307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman konsep bangun datar siswa kelas IV SD yang menggunakan pendekatan realistic mathematics education lebih baik daripada yang menggunakan pembelajaran biasa, kesulitan siswa dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep bangun datar serta kesulitan guru dalam memberikan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan realistic mathematics education dalam penelitian. Metode penelitian menggunakan mix methods dengan desain sequential explanatory design. Lokasi penelitian dilaksanakan di SD Negeri Barukai. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV A sebanyak 20 siswa sebagai kelas kontrol dan siswa kelas IV B sebanyak 20 siswa sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes (pretest dan posttest), lembar angket, observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil perhitungan uji N-Gain pada kelas eksperimen diperoleh score 0,55 sedangkan pada kelas kontrol 0,33. Kesulitan siswa dalam mengerjakan soal pada beberapa indikator kemampuan pemahaman konsep dan kesulitan guru dalam memberikan pemahaman kepada sebagian siswa yang belum bisa memahami pembelajaran yang berkaitan dengan permasalahan dikehidupan sehari-hari. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan realistic mathematics education dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa kelas IV SD dan tidak terdapat kesulitan siswa dan guru yang signifikan karena dapat teratasi dengan baik.
Pengaruh penggunaan media fishbone diagram terhadap keterampilan menulis teks eksposisi hortatori peserta didik kelas IV SDN 1 Cigembor Septi Rishayatin; Dian Indrihadi; Erwin Rahayu Saputra
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.19316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media fishbone diagram terhadap keterampilan menulis teks eksposisi hortatori siswa di Sekolah Dasar. Penelitian ini dilaksanakan selama kurang lebih 2 bulan terhitung mulai dari bulan Mei sampai dengan Juni tahun 2023 di kelas IV SDN 1 Cigembor, Ciamis. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan jenis penelitian kuantitatif menggunakan pre-experimental design type one group pretest-postest design. Data penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu dengan cara melakukan tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest) untuk membandingkan adanya peningkatan sebelum dan sesudah dilakukannya perlakuan (treatment). Hasil penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan media fishbone diagram berpengaruh terhadap keterampilan menulis teks eksposisi dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai pretest dan posttest setelah dilakukan treatment dan hasil pengujian hipotesis yang menunjukan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima sehingga media fishbone diagram ini berpengaruh terhadap keterampilan menulis teks eksposisi hortatori peserta didik kelas IV SDN 1 Cigembor.
Pengembangan media pembelajaran berbasis canva pada materi operasi hitung bilangan pecahan di kelas V Rina Lestari; Yusuf Suryana; Ika Fitri Apriani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.19358

Abstract

Artikel ini dilatar belakangi oleh penggunaan media pembelajaran yang masih kurang dan masih sedikit pengembangan media pembelajaran dalam materi operasi hitung pecahan di kelas V sekolah dasar khususnya pada operasi hitung pecahan berpenyebut tidak sama. Oleh karena itu, peneliti merancang dan mengembangkan media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi canva yang dapat digunakan kapanpun dan dimanapun. Tujuan dari penelitian ini, untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis canva pada materi operasi hitung pecahan di kelas V. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE ( Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Data dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara, observasi, dokumentasi studi, validasi para ahli, dan angket respon peserta didik saat melakukan uji coba. Hasil validasi dari para ahli mendapatkan 90,625% dari ahli materi dengan kriteria valid dan sangat layak, 75% dari ahli pedagogik dengan kriteria valid dan layak, dan 100% dari ahli media dengan kriteria valid dan sangat layak. Berdasarkan hasil validasi para ahli, media pembelajaran yang dikembangkan sudah valid dan layak digunakan. Hal ini dibuktikan dengan hasil dari angket respon peserta didik terhadap media pembelajaran melalui uji coba tahap I di SDN 3 Mangunreja mendapatkan 93,75% dengan kriteria sangat praktis dan uji coba tahap II di SDN Sambongpermai mendapatkan 88,28% dengan kriteria sangat praktis. Berdasarkan hasil dari angket respon peserta didik, media pembelajaran yang dikembangkan sangat praktis digunakan dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis canva pada materi operasi hitung pecahan di kelas V valid dan sangat praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. 
Keterampilan menulis teks narasi melalui metode brainwriting di kelas tinggi sekolah dasar Widia Febrianti Sazida; Dian Indihadi; Yusuf Suryana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.19403

Abstract

Penelitian eksperimen ini dilakukan untuk mengetahui keterampilan menulis teks narasi melalui metode brainwriting di kelas V Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan metode brainwriting pada keterampilan menulis teks narasi. metode penelitian kuantitatif tipe eksperimen dengan bentuk quasi eksperimental design (eksperimen semu). Penelitian ini dilakukan pada 2 kelas diantaranya kelas V-A sebagai kelompok eksperimen dan kelas V-B sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan keterampilan menulis teks narasi tema cita-citaku pada peserta didik kelas V-A sebagai kelompok eksperimen dengan kelas V-B sebagai kelompok kontrol. Hasil dari uji-t tes akhir kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dapat diketahui perolehan nilai p sebesar 0.001 Nilai p < 0,05, dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan menulis teks narasi tema cita-citaku pada kelompok eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan metode pembelajaran brainwriting dengan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan menggunakan metode brainwriting namun menggunakan metode pembelajaran konvensional.
Model pengembangan karakter religius melalui program pembudayaan sekolah di SDIT At Taufiq Al Islamy Silvia Putri Yandra; Syarip Hidayat; Anggit Merliana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.19407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk model pengembangan karakter religius melalui program pembudayaan sekolah di SDIT At Taufiq Al Islamy. Pengembangan dan pembentukan karakter religius diyakini penting untuk dilakukan oleh sekolah untuk menjadi pijakan dalam penyelenggaraan pendidikan karakter. Model pengembangan karakter religius melalui program pembudayaa sehari-hari di sekolah ini merupakan langkah awal dalam membentuk mental dan juga karakter anak bangsa yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkapkan model pengembangan karakter religius yang dilakukan dalam program pembudayaan sekolah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi pada hasil yang terdapat faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah Kepala sekolah, guru PAI guru kelas III dan guru kelas VI serta peserta didik usia skeolah dasar. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian data dianalis dengan cara reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, adanya perencanaan pada model pengembangan karakter religius yang dilakukan di sekolah. Kedua, yaitu pelaksanaan model pengembangan karakter religius melalui program pembudayaan sekolah dengan berbagai program pembudayaan harian atau rutinan. Ketiga evaluasi terhadap model pengembangan karakter religius melalui program pembudayaan sekolah. Dengan adanya faktor pendukung dan penghambat. Kata Kunci: Model pengembangan karakter; Karakter religius; Progam pembudayaan
Analisis kebutuhan media pada pembelajaran teks eksplanasi di SD Restu Nana Irawan; Seni Apriliya; Agnestasia Ramadhani Putri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.19413

Abstract

Abstract Indonesian language subjects, especially explanatory text material, are compulsory lessons for elementary school students listed in the 2013 curriculum. Explanation text learning activities require careful planning of learning activities in order to achieve the desired learning objectives. Achieving learning objectives can be achieved if the teacher is able to choose the right learning methods and media. This study aims to reveal the need for media in learning explanatory text in grade V elementary school. This research was conducted through a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques were carried out through interviews and observations at one of the elementary schools in Ciamis Regency. The results of the research based on the results of interviews and observations show data that there are limitations to learning media such as only using teacher and student thematic books in the learning process and using newspaper media. In addition, students prefer visual learning with play learning methods. Therefore, it is necessary to develop learning media on explanatory text material in accordance with these characteristics. Keywords: Explanation text, Learning media, Grade V students. Abstrak Mata pelajaran bahasa Indonesia terkhusus materi teks eksplanasi menjadi pelajaran wajib bagi peserta didik sekolah dasar yang tercantum dalam kurikulum 2013. Kegiatan pembelajaran teks eksplanasi diperlukan perencanaan kegiatan belajar yang matang agar dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Pencapaian tujuan pembelajaran dapat tercapai apabila guru mampu memilih metode dan media pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kebutuhan media dalam pembelajaran teks eksplanasi di kelas V SD. Penelitian ini dilaksanakan melalui penekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara dan observasi di salah satu SD di Kabupaten Ciamis. Adapun hasil penelitian yang didasarkan pada hasil wawancara dan observasi menunjukkan data bahwasannya terdapat keterbatasan media pembelajaran seperti hanya menggunakan buku tematik guru dan siswa dalam proses belajar serta menggunakan media koran. Selain itu, siswa lebih menyukai pembelajaran secara visual dengan metode belajar bermain. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran pada materi teks eksplanasi yang sesuai dengan karakteristik tersebut. Kata Kunci: Teks eksplanasi, Media pembelajaran, Peserta didik kelas V SD.