cover
Contact Name
Ririn Hunafa Lestari
Contact Email
ririnhunafa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ceria@journal.ikipsiliwangi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif)
ISSN : 26144107     EISSN : 26146347     DOI : -
Core Subject : Education,
Ceria Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and Preschool Education study program of IKIP Siliwangi on current science issues, namely: -Teacher of Early Childhood Education Programs. -Observers and Researchers of Early Childhood Education Programs. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
PENERAPAN MEDIA TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BACA AL-QUR’AN AWAL ANAK MELALUI PEMBELAJARAN DARING Elis Darliah; Arifah A Riaynto; Ghina Wulansuci
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 Nomor 4, Juli 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i4.11482

Abstract

This research is motivated by the fact that the early reading ability of children at RA Sabilil Huda is still not optimally developed during online learning. This study aims to describe scenarios and implementation, teacher and child responses, and difficulties and obstacles faced by teachers and children in the application of information and communication technology media in improving children's early Al-Quran reading skills through online learning at RA Sabilil Huda. The method used in this study is a qualitative descriptive method with the research subject being 12 children of the A2 group RA Sabilil Huda, with the interview, observation, and documentation data collection techniques. Data were analyzed through data reduction, data display, and verification or drawing conclusions. After 8 meetings, the results of the study describe that the implementation of the application of information and communication technology media consists of planning, implementation, and evaluation, teachers and children show good responses, child difficulties found are parents' time and children's interest in learning, teacher obstacles found are when learning evaluation.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa kemampuan baca Al-qur’an awal anak di RA Sabilil Huda masih belum berkembang dengan optimalsaat pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan skenario dan implementasi, respon guru dan anak, kesulitan dan kendala yang dihadapi guru dan anak dalampenerapan media teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan kemampuan baca Al-qur’an awal anak melalui pembelajaran daringdi RA Sabilil Huda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu anak kelompok A2 RA Sabilil Huda yang berjumlah 12oranganak, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, display data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan.Setelah 8 kali pertemuan hasil penelitian mendeskripsikan bahwa implementasi penerapan media teknologi informasi dan komunikasi terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi, guru dan anak menunjukan respon yang baik, kesulitan anak yang ditemukan adalah waktu orang tua dan minat belajar anak, kendala guru yang ditemukan adalah saat evaluasi pembelajaran. 
PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PAUD MELAUI MEDIA AUDIO VISUAL PADA MASA PANDEMI COVID-19 Heti Rukmini; Agus Sumitra; Sharina Munggaraning Westhisi
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 Nomor 3, Mei 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i3.10946

Abstract

This research is motivated by the facts that occurred in Bakti Asih Kindergarten during the Covid-19 pandemic, namely teachers were confused about how to learn the right way during this pandemic due to the teacher's lack of mastery of technology. In this case, the Foundation organizes training for PAUD teachers regarding the making of learning videos in order to increase pedagogic competence. This study aims to describe improving the pedagogic competence of PAUD teachers through audio-visual media during the Covid-19 pandemic. The research subjects were five teachers at Bakti Asih Kindergarten, Bandung. The type of research used is descriptive qualitative, where data collection is carried out namely observation, interviews, and questionnaires. Data analysis is in the form of data reduction activities, data display, and conclusion drawing. The results showed that of the five kindergarten teachers at Bakti Asih Kindergarten, three teachers already understood and mastered technology very well and two teachers still needed help with obstacles they still did not understand and lacked knowledge of technology. This shows that the pedagogic improvement of PAUD teachers in audio-visual media is very much needed. Teachers respond well and are motivated to continue to improve their pedagogical abilities so that online learning that is carried out remains fun and not boring for children.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta yang terjadi di TK Bakti Asih selama masa pandemi Covid-19, yaitu guru kebingungan menentukan bagaimana cara belajar yang tepat pada masa pandemi ini dikarenakankurangnya penguasaan ilmu teknologi yang dimiliki oleh guru. Dalam hal ini Yayasan menyelenggarakan  pelatihan bagi guru PAUD  mengenai pembuatan video pembelajaran dalam rangka peningkatan kompetensi pedagogik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  peningkatan kompetensi pedagogik guru PAUD melalui media audio visual  dimasa pandemi Covid-19. Adapun subjek penelitian lima orang guru di TK Bakti Asih Bandung. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif, dimana pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara dan angket. Analisis data berupa aktifitas reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan dari lima orang guru taman kanak-kanak di TK Bakti Asih tiga orang guru sudah paham serta menguasai betul tentang ilmu teknologi dan dua orang guru masih memerlukan bantuan dengan kendala masih belum paham dan kurang menguasai ilmu teknologi . Hal ini menunjukkan  peningkatan pedagogik guru PAUD media audio visual sangat di perlukan. Guru merespon dengan baik dan termotivasi untuk terus meningkatkan kemampuan pedagogiknya agar pembelajaran daring yang dilaksanakan tetap menyenangkan dan tidak membosankan bagi anak.
MEDIA LOOSE PART PLAY DALAM MERANSANG PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI Ulfa Tia Ramlah; Arifah A Riyanto; Lenny Nuraeni
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 Nomor 3, Mei 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i3.10521

Abstract

Giving stimulation to early childhood is very important for the growth of the relationship between brain nerve cells by stimulating aspects of their development. Aspects of development that must be developed are aspects of cognitive development. Developments that are included in the cognitive aspect are the development of problem solving, logical thinking and exploring objects to stimulate children's cognitive development using the loose parts play media. The media used by these students can be transferred, transported, put together, changed in various forms according to their own wishes, namely games using Loose Parts Play media. The media can be used independently or mixed with other materials. With their imagination using these media Children can build or design an activity with these materials. The purpose of writing this article is to describe the achievement of AUD cognitive development which is stimulated through Loose Parts Play media. Descriptive qualitative is the method that will be used in this research. Observation, interview and documentation are data collection techniques used and data analysis used is narrative. The subjects in this study were children of group B Paud Nurul Ilmi Bandung. The result is the achievement of children's cognitive development looks well developed. Thus, the conclusion of this study is about the achievement of cognitive development of early childhood children Nurul Ilmi Bandung.Pemberian rangsangan pada Anak Usia Dini sangat penting untuk pertumbuhan hubungan antar sel syaraf otak dengan menstimulus aspek perkembangannya. Aspek perkembangan yang harus dikembangkan yaitu aspek perkembangan kognitif. Perkembangan yang termasuk dalam aspek kognitif adalah perkembangan memecahkan masalah, berpikir logis dan mengeksplorasi benda untuk meransang perkembangan kognitif anak menggunakan media loose parts play tersebut. Media yang dipakai oleh peserta didik tersebut bisa dialihkan, diangkut, disatukan, diubah dengan berbagai macam bentuk sesuai keinginannya sendiri yaitu permainan menggunakan media Loose Parts Play. Media tersebut bisa dipergunakan secara mandiri ataupun dicampurkan dengan bahan lain. Dengan imajinasi mereka menggunakan media tersebut Anak Anak dapat membangun atau merancang suatu kegiatan dengan bahan-bahan tersebut. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan tentang pencapaian perkembangan kognitif AUD yang diransang melalui media Loose Parts Play. Kualitatif deskriptif adalah metode yang akan digunakan dalam penelitian ini. Observasi, wawancara dan dokumentasi adalah teknik pengumpulan data yang digunakan dan analisis data yang digunakan adalah naratif. Subjek pada penelitian ini adalah anak kelompok B Paud Nurul Ilmi Bandung. Hasilnya adalah pencapaian perkembangan kognitif anak terlihat berkembang dengan baik. Dengan demikian kesimpulan dari penelitian ini adalah mengenai pencapaian perkembangan kognitif anak Paud Nurul ilmi Bandung.  
BELAJAR DARI RUMAH : IMPLEMENTASI METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN NATURALIS ANAK KELOMPOK B Nining Setia Ningrum; Fifiet Dwi Tresna Santana
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 Nomor 4, Juli 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i4.11135

Abstract

This study aims to describe learningactivitiesfrom homethrough experimental methods to improve children's naturalist intelligence, by describing educators' strategies in carrying out their duties. In this experimental method, activities are carried out in the home environment by utilizing media that are already available at home, the activities carried out with parents are expected to increase naturalist intelligence and cooperation between children and parents. In this study, the researcher used a qualitative approach with a descriptive method. This research was conducted with 11 children as research subjects in group B RA Darurrohman Cihampelas. Excavation of data and information is done through interviews and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, conclusion drawing and verification. The results showed that the experimental method activities can improve children's naturalist intelligence. Children feel happy with the activities carried out in this home environment, children can recognize types of plants, how to plant and how to care for them. In this case, the task of educators undergoes changes in the implementation of learning strategies, namely involving parents of students. So educators and parents will help each other in the implementation of the teaching and learning process. Therefore, learning from home using the experimental method is felt to be able to increase the naturalist intelligence of childrenPenelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan kegiatan belajar dari rumah melalui metode eksperimen untukmeningkatkan kecerdasan naturalis anak.Dengan mendeskripsikan strategi pendidik dalam melaksanakan tugasnya. Dalam metode eksperimen ini kegiatan dilakukan dilingkungan rumah dengan memanfaatkan media yang sudah tersedia di rumah,kegiatan yang di lakukan beserta orang tua diharapkan dapat meningkatkan kecerdasaan naturalis serta kerjasama antara anak dengan orang tua.Dalam Penelitian ini peneliti menggunakanpendekatan kualitatif dengan metodedeskriptif . Penelitian ini dilaksanakan  dengan subjek penelitian sebanyak 11 Anak pada kelompok B RA Darurrohman Cihampelas. Penggalian data dan informasi dilakukan melaluiwawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi.Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kegiatan metode eksperimen dapat meningkatkan kecerdasan naturalis anak.Anak merasa senang dengan kegiatan yang dilakukan di lingkungan rumah ini,anak bisa mengenali jenis tanaman,cara menanam dan cara merawatnya. Dalam hal initugas pendidik mengalami perubahan dalam strategi pelaksanaan pembelajarannya,yaitu melibatkan orang tua peserta didik. Jadi pendidik beserta orang tua akan saling membantu dalam pelaksanaan proses belajar mengajar. Oleh karena itu belajar dari rumahdengan mengunakan metode eksperimen dirasa akan bisa meningkatkan kecerdasan naturalis anak.
PEMBELAJARAN DARING DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN LOMPAT TALI Widia Widianingsih; Arifah A Riyanto; Syah Khalif Alam
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 Nomor 4, Juli 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i4.10762

Abstract

The study aims to describe the scenario and implementation of online learning in developing early childhood gross motor skills through jumping rope in Kober Tanbihul Ghafilin, the 2020/2021 school year, because game activities in online learning are less varied and interesting for children and interesting to the child.  The study used qualitative descriptive methods with the study subjects of 12 group Achildren in Kober Tanbihul Ghafilin. Techniques in the collection of research data in the form of observations, interviews and documentation. Data analysis is in the form of data reduction activities, data displays and conclusion withdrawal. Based on the results of research on the ground that the scenario and implementation of online learning has been done in accordance with the learning steps. And the results showed that with jump rope games early childhood gross motor skills in online learning can develop well, because this game is a fun activity for children. So that children are able to coordinate hand movements of the eyes and feet, able to increase the strength and flexibility of the child's muscles, and become a solution for teachers in delivering innovative and creative learning.Kajian dalam Penelitian ini adalah bertujuan untuk mendeskripsikan skenario dan implementasi pembelajaran daring dalam mengembangkan keterampilan motorik kasar anak usia dini melaluipermainan lompat tali di Kober Tanbihul Ghafilin, tahun pelajaran 2020/2021, karena kegiatan permainan dalam pembelajaran daring kurang bervariasi dan menarik bagi anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian anak kelompok Ayang berjumlah 12 anak di Kober Tanbihul Ghafilin. Teknik dalam pengumpulan data penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis datanya berupa aktivitas reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dilapangan bahwaskenario dan implementasi pembelajaran daring sudah dilakukan sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran dan hasil penelitian menunjukan bahwa dengan permainan lompat taliketerampilan motorik kasar anak usia dini dalam pembelajaran daring dapat berkembang dengan baik, karenapermainan ini merupakan kegiatan yang menyenangkan bagi anak. Sehingga anak mampu mengkoordinasikan gerakan tangan mata dan kaki, mampu meningkatkan kekuatan dan kelenturan otot anak, sertamenjadi solusi bagi guru dalam menyampaikan pembelajaran yang inovatif dan kreatif.
MENSTIMULUS ASPEK SOSIAL MELALUI KEDISIPLINAN HIDUP SEHAT DENGAN PEMBELAJARAN DARING PADA ANAK USIA DINI Cincin Sumayanti; Arifah A Riyanto; Ema Aprianti
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 Nomor 3, Mei 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i3.10945

Abstract

Attention deficit hyperactivity disorder or ADHD is a disorder in a child who has difficulty paying attention or is known as hyperactivity. Children with ADHD in this study were motivated by the daily role of parents in accompanying children with the initials KPW. Condition of this child has obstacles to paying attention, high anxiety, and lack of concentration in various activities. While Sundanese is the mother tongue used by the West Java region. One of the methods used is singing to focus attention on ADHD children. This study aims to determine how the role of parents in stimulating Sundanese language skills with the singing method. This research method uses descriptive qualitative. Data collection techniques in this study used interviews, observations, and documentation. This study also uses qualitative data analysis, namely the process of systematically searching for compilers. The results of this study are successful because the role of great parents is to provide support in the form of emotional support and material support to children. When the researcher observed the parents accompanying the children in learning, patiently directing the children to follow the lesson, giving examples of Sundanese language by using the tone of the song that was exemplified by the teacher so that the child was able to do what was exemplified by the parents. The results of this study indicate that parents can stimulate the Sundanese language through the singing method.Anak merupakan  makhluk sosial yang harus bisa menyelesaikan setiap permasalahan akibat dari interaksi dengan lingkungan sosialnya serta harus bisa menujukkan dirinya sesuai norma yang berlaku. Akibat dari tuntutan sosial tersebut  maka anak harus mencapai kematangan sosial dan keterampilan pada aspek sosial. Peneliti menyadari bahwa aspek sosial ialah hal yang harus dipelajari sejak dini.Tujuan penelitian ini untuk menstimulus aspek sosial melalui kedisiplinan hidup sehat dengan cara melakukan pembiasaan sehari-hari seperti berinteraksi dengan orang tua di pagi hari, mandi sendiri, membereskan tempat tidur sendiri, dan makan sendiri. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Kelompok B usia 6 tahun sebanyak 10 anak menjadi subjek penelitian. Data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dokumentasi dan analisis data menggunakan reduksi, display dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menstimulus aspek sosial anak usia dini melalui kedisiplinan hidup sehat dengan pembelajaran daring pada Kelompok B Di Kober Kadeudeuh mengalami peningkatan, dilihat dari hasil anak yang Berkembang Sangat Baik (BSB) pada Pertemuan ke-1 sekitar 2 sampai 3 anak berkembang meningkat hingga di Pertemuan ke-8 menjadi 6 hingga 7 anak berkembang meningkat.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONSEP BILANGAN DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK KELOMPOK B MELALUI BERMAIN JENGA ANGKA Tjutju Djuariah; Agus Hasbi Noor; Sharina Munggaraning Westhisi
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 Nomor 3, Mei 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i3.10971

Abstract

This research is motivated by the fact in the field that the ability to count in the introduction of the concept of numbers in group B children at the Mawar Sari PAUD Post is still low due to the selection of learning methods that are less interesting and boring. Learning by playing using the jenga numbers game is one of the learning methods chosen in developing the numeracy skills of group B children at Mawar Sari PAUD. This study aims to describe the implementation of number concept learning by playing jenga numbers activities in developing children's numeracy skills and children's responses in learning. The research method used was descriptive qualitative method with the research subjects being 15 children in group B PAUD Mawar Sari. Collecting data through observation, interviews and documentation. Data analysis in the form of data reduction activities, data display and drawing conclusions. The results showed that the introduction of the concept of numbers in the development of children's numeracy skills developed in meetings one to eight with good planning according to the RPPH, so that children were able to name and show numbers 1-10, sorting the numbers from the smallest and largest 1-10, adding up the numbers 1 -10 well due to the stimulation provided by the teacher in learning using jenga numbers, children are very happy, excited and enthusiastic in learning because it is supported by fun media.
MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOSA KATA BAHASA PADA ANAK USIA DINI Rina Rosalina; Agus Sumitra
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 Nomor 3, Mei 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i3.10447

Abstract

Children's language skills have an important role to be improved by learning to use audio-visual media in developing their language vocabulary skills because at the age of 4-5 years children should not be forced to read. The purpose of learning to use audio-visuals is to make it easier for children to recognize some words by seeing pictures on the screen, hearing sounds by playing fairy tale films so that children can increase their vocabulary, which is a little bit more. In this article the author uses a qualitative descriptive research method which is to analyze, describe, and summarize various conditions, situations from various data collected in the form of the results of interviews or observations about the problems studied that occurred in observations carried out on 13 children and interviews with group teachers. A. The data analysis was carried out by collecting data, reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The results of this study describe the improvement of children's language skills in the learning process with the help of audio-visual media. This research is expected to be a good reference or reference to improve their language skills and also make it easier for children to recognize some letters by looking at pictures that can stimulate intellectually, socially, and emotionally according to their age level.Kemampuan bahasa anak memiliki peranan penting untuk ditingkatkandengan pembelajaran menggunakan media audio visual dalam mengembangkan kemampuan kosa kata bahasanya, dikarenakan pada usia 4-5 tahun anak tidak boleh dipaksakan untuk membaca. Tujuan  dari pembelajaran menggunakan audio visual untuk mempermudah anak mengenal beberapa kata dengan melihat gambar di layar,mendengar suara dengan memutar film dongeng agar anak dapat menambah pembendaharaan kata anak yang sedikit menjadi banyak. Dalam artikel ini penulis menggunakan metode penelitian deskriftif kualitatif yang dilakukan adalah menganalisis, menggambarkan, dan meringkas berbagai kondisi, situasi dari berbagai data yang dikumpulkan berupa hasil wawacara atau pengamatan mengenai masalah yang diteliti yang terjadi di observasi dilakukan terhadap 13 orang anak dan wawancara terhadap guru kelompok A. Analisis datanya dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mendeskripsikan peningkatan kemampuan bahasa anak dalam proses pembelajaran dengan bantuan media audio visual.Penelitian ini diharapkan sebagai acuan atau referensi baik untuk meningkatakan kemampuan bahasanya juga mempermudah anak mengenal beberapa huruf  dengan melihat gambar juga dapat menstimulus intelektual, social dan emosional sesuai dengan tingkat usianya.
PEMBELAJARAN DARING DALAM MENSTIMULUS KEMAMPUAN BAHASA MELALUI METODE MENDONGENG PADA KELOMPOK B Hana Rizqi Farhanah; Lenny Nuraeni
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 Nomor 3, Mei 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i3.10796

Abstract

This article is motivated by the lack of stimulation in children's language skills in group B at RA Ar-Rizqi Cangkuang. Storytelling is a fun activity and has many messages, of course, fairy tales are made light so that children can easily digest them. Stimulate children to actively improve language skills, therefore, this study aims to stimulate language skills through online storytelling methods. This research was conducted at RA Ar-Rizqi Cangkuang, namely in children aged 5-6 years group B, totaling 5 children, namely 2 boys and 3 girls. The method in this study uses a qualitative descriptive method with data collection techniques using observation, documentation and interviews and data analysis using data display, data reduction and drawing conclusions. Based on the results of the research, children's language skills increase, it can be seen from children being active, communicative, able to retell the fairy tales they hear and children being able to answer questions when learning activities are carried out online.Artikel ini dilatarbelakangi karena kurangnya stimulasi dalam kemampuan bahasa anak pada kelompok B di RA Ar-Rizqi Cangkuang. Mendongeng menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan dan mempunyai banyak pesan yang tentunya cerita dongeng dibuat ringan sehingga anak dapat dengan mudah untuk mencerna. Menstimulus anak dalam meningkatkan kemampuan Bahasa secara aktif, oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan melakukan kegiatan menstimulus kemampuan bahasa melalui metode mendongeng secara daring. Penelitian ini dilaksanakan di RA Ar-Rizqi Cangkuang yaitu pada anak usia 5-6 tahun kelompok B yang berjumlah 5 anak, yaitu 2 laki-laki dan 3  perempuan. Metode pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara dan analisis data menggunakan display data, reduksi data dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian kemampuan bahasa anak meningkat, terlihat dari anak menjadi aktif,  komunikatif, dapat menceritakan Kembali dongeng yang didengarnya serta anak dapat menjawab pertanyaan disaat kegiatan pembelajaran yang dilakukan secara daring.  
KEGIATAN BERNYANYI ASMAUL HUSNA DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN SENI MUSIK PADA ANAK KELOMPOK B Dede Amih; Anita Rakhman
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 Nomor 3, Mei 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i3.10397

Abstract

In developing the art of musical ability in children of group B in TKQ Quwwatul Iman of faith is less than the methods taught in classified methods so that children are not good at learning. The asmaul husna singing activity is one possible way to develop musical arts abilities in children of group B. Research has a purpose in this study to describe deep learning in developing musical arts abilities with asmaul husna singing activities in child group B in TKQ Quwwatul Iman. Data was collected on this research through observation interviews and documents. The 10 children who were subjected to this study consisted of 5 boys and 5 girls. The reduction activity of data displays and deduction withdrawal is the analysis of, the date used. The study showed results that asmaul husna singing could develop musical arts abilities in group B children. With the planning of the proper drafting of RPPM and RPPH according to curriculum 13 and the schedule of activities made during the 8 meetings. Then the child's response to learning to children is excited and enthusiastic about following the learning.Pembelajaran  dalam   mengembangkan kemampuan seni musik pada anak kelompok B di TKQ Quwwatul Iman masih kurang, yang mana metode yang diajarkan masih metode klasikal, sehingga anak tidak tertarik dalam belajar. Dengan kegiatan bernyanyi  Asmaul Husna merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan dalam mengembangkan kemampuan seni musik pada anak kelompok B. Peneliti memiliki tujuan  dalam penelitian ini yaitu mendeskripsikan  pembelajaran melalui  kegiatan bernyanyi asmaul husna dalam mengembangkan kemampuan seni musik  pada anak kelompok B  di TKQ Quwwatul Iman. Pengumpulan data pada penelitian ini  melalui Observsi , wawancara, dan dokumentasi. 10 anak yang menjadi subjek pada penelitian ini  terdiri dari 5 anak laki laki dan 5 anak perempuan.  Aktifitasanalisis data meliputi  reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan.Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa kegiatan  bernyanyi asmaul husna  dapat mengembangkan kemampuan seni musik  pada anakkelompok Bdengan perencanaan  menyusun RPPM dan RPPH  dengan baik sesuai kurikulum 13 serta jadwal kegiatan  yang dibuat selama 8 kali pertemuan,  kemudian respon anak terhahap pembelajaran terlihat jelas anak senang semangat dan antusiasdalammengikuti  pembelajaran.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 5 (2025): Volume 8 Number 5, September 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Number 4, July 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 Number 3, May 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 Number 2, March 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025 Vol. 7 No. 6 (2024): Volume 7 Number 6, November 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): Volume 7 Number 5, September 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): Volume 7 Number 4, July 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 Number 3, May 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Number 2, March 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Number 1, January 2024 Vol. 6 No. 6 (2023): Volume 6 Number 6, November 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 Nomor 3, Mei 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1, Januari 2023 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 Nomor 6, November 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 Nomor 5, September 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 Nomor 4, Juli 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 Nomor 3, Mei 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 Nomor 2, Maret 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 Nomor 1, Januari 2022 Vol 4, No 6 (2021): Volume 4 Nomor 6, November 2021 Vol 4, No 5 (2021): Volume 4 Nomor 5, September 2021 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 Nomor 4, Juli 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 Nomor 3, Mei 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2, Maret 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 Nomor 1, Januari 2021 Vol 3, No 6 (2020): Volume 3 Nomor 6, November 2020 Vol 3, No 5 (2020): Volume 3 Nomor 5, September 2020 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 Nomor 3, Mei 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2, Maret 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 Nomor 1, Januari 2020 Vol 2, No 6 (2019): Volume 2 Nomor 6, November 2019 Vol 2, No 5 (2019): Volume 2 Nomor 5, September 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 Nomor 3, Mei 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2, Maret 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 5 (2018): Volume 1 Nomor 5, September 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Nomor 3, Mei 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 More Issue