cover
Contact Name
Ririn Hunafa Lestari
Contact Email
ririnhunafa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ceria@journal.ikipsiliwangi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif)
ISSN : 26144107     EISSN : 26146347     DOI : -
Core Subject : Education,
Ceria Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and Preschool Education study program of IKIP Siliwangi on current science issues, namely: -Teacher of Early Childhood Education Programs. -Observers and Researchers of Early Childhood Education Programs. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI PERMAINAN PETAK UMPET PADA KELOMPOK A Firoziah Firoziah; Andrisyah Andrisyah
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 Nomor 6, November 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i6.12648

Abstract

This research is motivated by the results of initial observations which show that children’s cognitive abilities are still low in problem solving and creative behavior. This can be seen when the child does the activity of arranging the pieces of the picture but still cannot do it correctly. So this study aims to describe the planning, implementation, results, constraints, and responses of children and teachers through a game of hiding and seek in group A in TKQ Assholihiyyah. The research subjects were 6 children, 1 girl, and 5 boys. The research method uses a qualitative descriptive method. The data was obtained using the method of observation, interviews, and documents and used descriptive qualitative data analysis. From the research, it can be seen that the teacher prepares lesson plans from RPPM and RPPH, the game is carried out on the terrace and classroom A, with the children’s response being very enthusiastic and the teacher’s overall response being good. The obstacle faced by the child is confusion when doing hompimpa, while the teacher’s obstacle is the difference in enthusiasm in teaching, and the results obtained are that there is an increase in cognitive development through the game of hiding and seek, namely the criteria for not developing 5 children and starting to develop 1 child. The criteria for developing according to the expectations of 1 child and the criteria for developing very well are 5 children.Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil observasi awal yang menunjukkan masih rendahnya kemampuan kognitif anak dalam memecahkan masalah dan berperilaku kreatif. Hal ini terlihat saat anak melakukan kegiatan menyusun potongan gambar masih belum dapat melakukannya dengan benar. Maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, hasil, kendala, dan respon anak dan guru dalam meningkatkan kemampuan kognitif melalui permainan petak umpet pada kelompok A di TKQ Assholihiyyah. Subjek penelitian adalah 6 anak, yaitu 1 anak perempuan dan 5 anak laki-laki. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif kualitatif. Dari penelitian dapat di ketahui bahwa guru menyusun perencanaan pembelajaran dalam bentuk RPPM dan RPPH, permainan dilaksanakan di teras kelas dan ruang kelas A, dengan respon anak sangat antusias dan respon guru secara keseluruhan sudah baik. Kendala yang dihadapi anak adalah kebingungan saat melakukan hompimpa untuk menentukan yang kalah, sedangkan kendala guru adalah perbedaan semangat dalam mengajar, dan hasil yang diperoleh bahwa ada peningkatan perkembangan kognitif melalui permainan petak umpet yaitu dari kriteria belum berkembang 5 anak dan mulai berkembang 1 anak menjadi kriteria berkembang sasuai harapan 1 anak dan kriteria berkembang sangat baik 5 anak.
PENGEMBANGAN MEDIA PLAYDOUGH UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK KELOMPOK A Anita Sri Wulan Sari; Agus Sumitra; Andrisyah Andrisyah
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 Nomor 5, September 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i5.12100

Abstract

This background of the research is the low creativity of children, learning activities still use children’s worksheets and write on the blackboard. For this reason, it is necessary to have learning media to increase children’s activity namely using playdough media. The purpose of this study was to develop a playdough media product, see the responses of children and teachers, and find out the increase in children’s creativity after the product was tasted. The method used is research and development (R&D). the research subjects were group A PAD Sakura Cimahi, with eight children. While the data collection techniques use observation, interviews, and documentation. The research was conducted in 8 meetings. The analysis technique uses quantitative descriptive statistics. The results of the research show that 1) the development of playdough media was carried out in a structured manner as planned by the teacher and researcher, then carried out product validation. The results of the validation of material experts and media experts get a percentage of 87,5% and 87,5%. 2) the response of children and teachers to playdough media is very good. 3) the results of increasing children’s creativity showed an increase from 38,25%  to 93,35%. In this case, it means that there is an increase of 55,1% for playdough media products that have been tested on children. So it can be concluded that the development of playdough media can increase the creativity of children in group A PAUD Sakura Cimahi.Latar belakang penelitiannya adalah rendahnya kreativitas yang dimiliki anak, dikarenakan kegiatan pembelajaran masih menggunakan lembar kerja anak dan menulis di papan tulis. Untuk itu, perlu adanya media pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas anak yaitu menggunakan media playdough. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan produk media playdough, melihat respon anak dan guru, dan mengetahui peningkatan kreativitas anak setelah produk di uji coba. Metode yang digunakanadalahResearch and Development (R&d). Subjek penelitiannya adalah kelompok APAUD Sakura Cimahidengan jumlah delapan anak. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakanobservasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitiandilaksanakan sebanyak 8 kali pertemuan.Teknik analisis menggunakan statistika deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengembangan media playdough dilaksanakan secara tersusun sesuai yang direncanakan oleh guru dan peneliti, selanjutnya melakukan validasi produk. Hasil validasi ahli materi dan ahli media mendapatkan persentase 87,5%, dan 87,5%. 2) Respon anak dan guru terhadap media playdough sangat baik. 3) Hasil peningkatan kreativitas anak menunjukkan terjadi peningkatan yang awalnya mendapatkanpersentase 38,25% meningkat menjadi 93,35%. Dalam hali ini, berarti terjadi peningkatan sebesar 55,1% untuk produk media playdoughyang sudah di uji coba kepada anak.Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan media playdough dapat meningkatkan kreativitas anak pada kelompok A PAUD Sakura Cimahi.
KEGIATAN FINGER PAINTING PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DALAM MENINGKATKAN MOTORIK HALUS DI SPS MIFTAHUL JANNAH Nanik Yumalasari; Ema Aprianti
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 Nomor 5, September 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i5.12348

Abstract

This study aims to describe and analyze scenarios and implementations, teacher and child responses, as well as obstacles faced by teachers and children through finger painting activities for children aged 4-5 years in improving fine motor skills in SPS Miftahul Jannah, Karawang Regency. Descriptive research with a qualitative approach was used in this research method. The subjects in this study were children aged 4-5 years as many as 6 children and 2 teachers and the principal as informants. Observations, interviews, and documentation studies were used as data collection tools. The results of the assessment and evaluation of children through activities in semester 2 of 2020/2021 the teacher guides and repeatedly teaches, the results of the achievement level of fine motor development of the child develop very well and increase in these activities, of the 6 children studied 4 children set very well. good (BSB) in the three indicators studied. In contrast, the 2 children in the last indicator showed they were starting to develop (MB), but this has proven a positive response from teachers and children in the finger painting activity. The obstacles faced when implementing learning through finger painting activities are the children's lack of interest in the material being taught, the fear of children playing dirty and feeling disgusted with these activities, and the role of parents in protecting their children.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis skenario dan implementasi, respon guru dan anak, serta kendala yang dihadapi guru dan anak melalui kegiatan finger paintinganak usia 4-5 tahun dalam meningkatkan motorik halus di SPS Miftahul Jannah Kabupaten Karawang. Penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatifyang dipakai dalam metode penelitian ini. Subjek dalam penelitian ini anak usia 4-5 tahun sebanyak 6 anak dan 2 orang guru serta Kepala Sekolah sebagai informan. Observasi, wawancara dan studi dokumentasi dijadikan sebagai alat pengumpulan data. Hasil penilaian dan evaluasi terhadap anak melalui kegiatan pada semester 2 tahun 2020/2021 guru membimbing dan mengajarkan secara berulang-ulang diperoleh hasil tingkat pencapaian perkembangan motorik halus anak tersebut berkembang sangat baik dan meningkat dalam kegiatan tersebut, dari 6 anak yang diteliti 4 anak berkembang sangat baik (BSB) dalam tiga indikator yang diteliti sedangkan 2 anak dalam indikator terakhir menunjukkan mulai berkembang (MB), tetapi hal ini sudah membuktikan adanya respon positif dari guru dan anak dalam kegiatan finger paintingtersebut. Kendala-kendala yang dihadapi pada saat mengimplementasikan pembelajaran melalui kegiatan finger paintingadalah kurangnya minat anak terhadap materi yang diajarkan, takutnya anak-anak bermain kotor dan merasa jijik dengan kegiatan tersebut dan peran orangtua yang melindungi anaknya. 
IMPLEMENTASI GERAK DAN LAGU DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI MELALUI PEMBELAJARAN DARING Era Citra Dewi Togatorop; Ririn Hunafa Lestari
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 Nomor 4, Juli 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i4.11540

Abstract

Gross motor development in early childhood is as important as other aspects of development, so it needs to be stimulated. Stimuli can develop gross motor development through movement and song. Motion and song are learning activities by moving the body to the rhythm or lyrics of the song. With the Covid-19 outbreak, movement and song activities are carried out through online learning, namely distance learning that uses electronic media with internet technology as a teacher's effort to improve children's gross motor development. Therefore, this study aimed to determine the implementation of movements and songs in improving early childhood gross motor development through online learning. The research method used is a descriptive research method with a qualitative approach involving 15 students as research subjects. Observations, interviews, and documentation are methods used in data collection and research instruments. Data processing uses thematic analysis supported by simple calculation results using Microsoft Excel. The results conclude that movement and song activities can improve gross motor development in early childhood through online learning.Perkembangan motorik kasar pada anak usia dini sama pentingnya dengan aspek perkembangan yang lain, sehingga perlu dirangsang. Rangsangan yang dapat mengembangkan perkembangan motorik kasar melalui gerak dan lagu. Gerak dan lagu merupakan pembelajaran dengan kegiatan menggerakkan tubuh mengikuti irama atau lirik lagu. Dengan mewabahnya Covid-19, kegiatan gerak dan lagu dilakukan melalui pembelajaran daring yaitu pembelajaran jarak jauh yang menggunakan media elektronik dengan teknologi internet sebagai upaya guru untuk meningkatkan perkembangan motorik kasar anak. Maka dari itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi gerak dan lagu dalam meningkatkan perkembangan motorik kasar anak usia dini melalui pembelajaran daring. Penggunaan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif ini melibatkan 15 orang peserta didik sebagai subjek penelitian. Observasi, wawancara dan dokumentasi merupakan cara yang digunakan dalam pengumpulan data yang juga merupakan alat instrument penelitian. Pengolahan data menggunakan analisis tematik yang didukung dengan hasil perhitungan sederhana menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menujukkan kesimpulan bahwa kegiatan gerak dan lagu dapat meningkatkan perkembangan motorik kasar pada anak usia dini melalui pembelajaran daring.
IMPLEMENTASI PERMAINAN KONSTRUKTIF DALAM UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK PADA PEMBELAJARAN DARING Ihah Muflihah; Ghina Wulansuci
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 Nomor 5, September 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i5.12386

Abstract

In March 2020 the government requested that the learning process be carried out online at all levels of education due to the Covid-19 pandemic. This is a challenge for PAUD to apply appropriate learning methods so that the learning process can run well. This study aims to describe the implementation of online learning to increase children's creativity through constructive games at Raudhatul Athfal Miftahul Huda AL-Furqon with research subjects 12 children in group B, this is motivated by researchers based on observational data that early childhood creativity in group B, still very low because the learning method is less interesting and boring. The method used in this research is the descriptive qualitative research method. Data collection techniques are through observation, interviews, and document studies with triangulation, data analysis techniques are carried out through the stages of data collection, data reduction, presentation of data, concluding, and verification. The results of this study indicate that constructive play can be done effectively in online learning to increase children's creativity, this shows an increase in every meeting because by playing constructively children can create, shape, and build something, product, work, or creation using objects. physical objects, such as blocks, crayons, bricks, flour dough, lego, clay, sand, playdough, etc. by unifying the symbolic ideas that are in the child's mindPada bulan Maret 2020 pemerintah mengimbau agar proses pembelajaran dilaksanakan secara daring disemua tingkat pendidikan akibat pandemi Covid-19. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi PAUD untuk menerapkan metode pembelajaran yang tepat agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran daring dalam upaya meningkatkan kreativitas anak melalui permainan konstruktif di Raudhatul Athfal Miftahul Huda AL-Furqon dengan subjek peniliti 12 anak kelompok B, hal ini dilatar belakangi oleh peneliti berdasarkan data hasil observasi bahwa kreativitas anak usia dini pada kelompok B, masih sangat rendah, dikarenakan metode pembelajaran yang kurang menarik dan membosankan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode penelitian deskriptif kualitatif.Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumen dengan triangulasi.Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa permainan konstruktif dapat dilakukan secara efektif dalam pembelajaran daring untukmeningkatkan kreativitas anak, hal ini menunjukkan adanya peningkatan disetiap pertemuan, karena dengan bermain konstruktif anak dapat menciptakan, membentuk, dan membangun sesuatu, produk, karya atau kreasi dengan menggunakan objek-objek fisik, seperti balok-balok, krayon, batu bata,adonan tepung,lego, tanah liat,pasir, playdough,dan lain-lain, dengan mempersatukan simbolis gagasan gagasan yang ada dalam pikiran anak.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI METODE PRACTICAL LIFE Anita Galih Kusmah; Komala Komala
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 Nomor 4, Juli 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i4.11321

Abstract

Salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh anak usia dini adalah keterampilan motorik halus, dimana anak harus mempunyai keterampilan menggerakan yang melibatkan otot-otot halus dengan koordinasi mata dan tangan sehingga mempunyai pengendalian yang baik. Disalah satu taman kanak-kanak yang ada di kota bandung terlihat motorik halus anak masih dibawah rata-rata peneliti bertujuan untuk meningkatkan motorik halus anak khususnya pada kelompok A ditaman kanak-kanak tersebut dengan menggunakan metode practical Lifedengan kegiatan sederhana yang bisa dilakukan dirumah bersama orangtua, dengan adanya keterlibatan antara guru dan orangtua agar pembelajaran berlangsung dan pencapaian perkembangan sesuai dengan harapan.  Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Adapun teknik penelitian ini adalah observasi dengan analisis data kualitatif dansubjek dalam penelitian ini adalah anak usia dini kelompok A dengan jumlah 10 orang anak yaitu 5 anak laki-laki dan 5 anak perempuan,untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak dengan metode practicallifedengan kegiatan sederhana yaitu membereskan peralatan makannya sendiri. Dengan kegiatan tersebut peneliti mendapatkan hasil akhir 90% keterampilan motorik halus anak meningkat. One skill that must be owned by early childhood is a fine mo-toric skill, where children must have the skills to move that involve subtle muscles with eye and hand coordination so that they have good control. One of the kinds of kindergartens in the city of Bandung looks fine motorbike children still below the average researcher aims to increase the child's balance on a motorbike, especially in the group A in the kindergarten using the Practical Life method with a simple activity that can be done at the house of parents, the involvement between teachers and parents so that learning takes place and the achievement of development by expectations. This research technique is observation with analysis of qualitative data and subjects in this study are early childhood children with several 10 children, namely 5 boys and 5 girls, un-to improves a child's fine motor skills with the Practical Life method With simple activities, namely cleaning its tableware. With the activities of the researchers get the final results of 90% of child's fine motor skills increase.
PERSPEKTIF ORANG TUA MENGENAI PEMBELAJARAN METODE QIRAATI UNTUK ANAK USIA DINI Dian Puspitasari; Asih Nur Ismiatun
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 Nomor 5, September 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i5.12145

Abstract

The Qur'an is very important for the life of guiding and directing human beings so every Muslim must read and practice the Qur'an in everyday life. The purpose of this study focused on looking at parents' perspectives on qiraati methods in early childhood learning. The methods used in this study are qualitative descriptive. The technique of data collection in this study is to use questionnaires, observations, and in-depth interviews with research subjects, namely parents/guardians of TKQ Al-Karim which numbered 20 people. This research is located in TKQ Al-Karim Karawang district. Data processing techniques in this study are carried out with data reduction, data display, and data conclusions. From the results of the questionnaire, interviews and observations obtained the results that the qiraati method is effective in learning, especially on aspects of religious and moral values and reading the Qur'an. The impact obtained from the results of the study is that parents have a positive response about learning in school, especially in terms of reading the Qur'an using qiraati methods. The application of qiraati methods becomes important to help provide character education related to aspects of early childhood religious and moral values. Al-qur’an sangat penting bagi kehidupan membimbing dan mengarahkan manusia sehingga wajib bagi setiap muslim untuk membaca dan mengamalkan al-qur’an dalam kehidupan sehari- hari. Tujuan penelitian ini berfokus untuk melihat perspektif orangtua mengenai metode qiraati pada pembelajaran anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahdeskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan angket, observasi dan wawancara mendalam dengan subjek penelitian yaitu orangtua/ walisantri TKQ Al-Karim yang berjumlah 20orang. Penelitian ini berlokasi di TKQ Al-Karim kabupaten Karawang. Teknik pengolahandata dalam penelitian ini dilakukan dengan reduksi data, display data dan kesimpulan data. Dari hasil angket, wawancara dan observasi didapatkan hasil bahwa metode qiraati efektif terhadap pembelajaran terutama pada aspek nilai agama dan moral serta  membaca al-qur’an .Dampak yang didapat dari hasil penelitian adalah bahwa orangtua memiliki respon yang positif mengenai pembelajaran yang ada disekolah terutama dalam hal membaca al-qur’an  menggunakan metode qiraati. Penerapan metode qiraati menjadi hal yang penting untuk membantu memberikan pendidikan karakter yang berhubungan dengan aspek nilai agama  dan moral anak usia dini.
DAMPAK RENDAHNYA PENGHASILAN ORANG TUA TERHADAP HAK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Eva Dwi Mulyati; Ema Aprianti
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 Nomor 5, September 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i5.12329

Abstract

The purpose of the study was to determine the impact of the low income of parents on the fulfillment of the rights to early childhood education. The method used is descriptive and qualitative, with the aim that researchers can analyze, explain, and summarize based on conditions and data collection based on the results of interviews and observations. The subject of the research was the community of Sukarasa RW 11, which had an early age of 100 heads of families. The sample in this study was taken from 10% of the population, namely 10 people. Data collection techniques with interviews and observations of the community Sukarasa RW 11 took 10% of the population, namely 10 people. The data obtained were analyzed with an approach to obtain conclusions. The type of analysis used is discourse analysis and the process of data analysis through three stages, namely data collection, data reduction, and conclusion. It can be said based on the results of the study that the level of income of parents can affect the fulfillment of children's education rights. Poor economic conditions do not make early childhood education necessary necessity. Meanwhile, Early Childhood Education is very important to prepare for the level, help the growth and development of children as well as teach children to be able to socialize with the environment, and build children's character from an early age.Tujuan penelitian untuk mengetahui dampak dari rendahnya pengahasilan orang tua terhadap terpenuhinya hak Pendidikan anak usia dini. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan kualitatif, dengan tujuan agar peneliti dapat menganalisis, menjelaskan, dan meringkas berdasarkan kondisi dan data yang dikumpulkan berdasarkan hasil wawancara dan observasi. Subjek penelitian masyarakat daerah sukarasa RW 11, yang memiliki anak usia dini yaitu sejumlah 100 kepala keluarga. Sampel pada penelitian ini diambil 10% dari populasi yaitu 10 orang.  Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi kepada masyarakat sukarasa RW 11 diambil 10% dari populasi yaitu 10 orang. Data yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan kualitatif sehingga mendapatkan kesimpulan. Jenis analisis yang dipakai analisis wacana dan dalam proses analisis data melalui tiga tahapan, yaitu pengumpulana data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Dapat disimpulkan berdasarkan hasil penelitian Bahwa tingkat pendapatan orang tua dapat mempengaruhi dalam memenuhi hak Pendidikan anak. Keadaan kondisi ekonomi yang buruk tidak menjadikan pendidikan anak usia dini sebagai suatu kebutuhan yang hal perlu diutamakan. Sedangkan pendidikan Anak Usia Dini sangatlah penting untuk mempersiapkan kejenjang selanjutnya, membantu pertumbuhan dan perkembangan anak juga mengajarkan anak agar dapat bersosialisasi dengan lingkungannya dan membangun karakter anak sejak dini.
SKENARIO DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARING DALAM MENGEMBANGKAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL MELALUI PERMAINAN GERAK DAN LAGU RA AL MUFTI Siti Dzulhijjah Napisah; Heni Nafiqoh
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 Nomor 4, Juli 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i4.11958

Abstract

The cause of the lack of stimulation of emotional social development is the lack of understanding of teachers in creating learning activities for children, lack of learning media, and lack of motivation to learn for children because of the lack of variety in learning. This study aims to describe scenarios and implementation of online learning in developing emotional social intelligence through motion games and songs at RA Al Mufti. The method used in this study is a qualitative approach with a descriptive method. The research subjects were 7 children of group B (consisting of 4 boys and 3 girls) with data collection techniques of observation, interviews, and documentation, as well as the analysis technique, was narrative. The school's efforts in stimulating social-emotional intelligence are through movement and song activities with well-structured scenarios and implementations that show the results of achieving children's social-emotional development well according to achievement indicators, namely children can play with their peers in the home environment, children can feel the feelings happy and cares about his friends, can cooperate with his parents at home, can help people who are in trouble, can concentrate, can tidy up tools that have been used to play, can obey the rules and the child can be responsible for everything he does.Penyebab kurangnya stimulasi perkembangan sosial emosional ini disebabkan karena kurangnya pemahaman guru dalam menciptakan kegiatan pembelajaran untuk anak, kurangnya media pembelajaran, dan kurangnya motivasi belajar bagi anak karena pembelajarannya yang tidak bervariatif Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan skenario dan implementasipembelajaran daring dalam meningkatkan  kecerdasan sosial emosional melalui permainan gerak dan lagu di RA Al Mufti. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitiannya ialah anak kelompok B yang berjumlah 7 anak (terdiri dari 4 laki-laki dan 3 perempuan) dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi begitupun untuk teknik analisisnya adalah naratif. Upaya sekolah dalam menstimulasi kecerdasan sosial emosional tersebut yaitu melalui kegiatan gerak dan lagu dengan skenario yang tersusun dengan baik dan implementasi yang menunjukan hasil ketercapaian perkembangan sosial emosional anak dengan baik sesuai indikator capaian yaitu anak dapat bermain dengan teman sebayanya di lingkunagan rumah, anak dapat mersakan persaan senang dan peduli terhadap temannya, dapat melakukan kerjasama dengan orang tuanya dirumah , dapat membantu orang yang kesulitan, dapat berkonsentrasi, dapat merapihkan kembali alat yang sudah dipakai bermain, dapat mentaati peraturan dan anak dapat bertanggung jawab atas semua yang dilakukannya. 
PENERAPAN MEDIA KOLASE UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS PADA ANAK KELOMPOK B Deti Damayanti; Komala Komala
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 Nomor 5, September 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i5.12120

Abstract

This research is motivated by the low ability of creativity in children, one of the causes is the lack of use of media in the learning process, because creativity has a very important role in children's lives. Of the many learning media, collage is one of the learning media that can increase children's creativity. This study aims to describe the application of college activities to increase children's creativity. The method used in this research is descriptive qualitative. The subjects in this study were group B children aged 5-6 years in Kober Miftahul Falah. The tools used in this research are interviews, observation, and documentation. The data analysis used is data reduction, data display, and conclusion drawing. The application of this collage media is done by letting the children arrange and glue the materials that have been provided following the child's creativity so that a unique and interesting arrangement is arranged. Based on the results of research before the application of collage media, children's creativity has not developed, it can be seen by the presence of children who have not been able to compose and paste collage materials, and after the implementation of collage media shows that children's creativity increases as seen from the presence of children who can make different works, able to make works without assistance and able to stick according to their wishes so that children can produce new and unique arrangements following children's creativityPenelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan kreativitas pada anak, salah satu penyebabnya adalah kurangnya pemanfaatan media pada proses pembelajaran, karena kreativitas mempunyai peran yang begitu penting dalam kehidupan anak. Dari sekian banyak media pembelajaran, kolase merupakan salah satu media pembelajaran yang dapat meningkatkan kreativitas anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kegiatan kolase untuk meningkatkan kreativitas anak. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini anak kelompok B usia 5-6 tahun di Kober Miftahul Falah. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Penerapan media kolase ini dilakukan dengan cara membiarkan anak menyusun dan merekatkan bahan yang telah di sediakan sesuai dengan kreativitas anak sehingga tersusun suatu tatanan yang unik dan menarik. Berdasarkan hasil penelitian sebelum diadakannya penerapan media kolase kreativitas anak belum berkembang terlihat dengan adanya anak yang belum mampu menyusun dan menempel bahan kolase, dan setelah diterapkannya media kolase  menunjukan bahwa kreativitas anak meningkat terlihat dari adanya anak yang mampu membuat karya yang berbeda,  mampu membuat karya tanpa bantuan dan mampu menempel sesuai dengan keinginannya sehingga anak dapat menghasilkan tatanan yang baru dan unik sesuai dengan krearivitas anak.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 5 (2025): Volume 8 Number 5, September 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Number 4, July 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 Number 3, May 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 Number 2, March 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025 Vol. 7 No. 6 (2024): Volume 7 Number 6, November 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): Volume 7 Number 5, September 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): Volume 7 Number 4, July 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 Number 3, May 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Number 2, March 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Number 1, January 2024 Vol. 6 No. 6 (2023): Volume 6 Number 6, November 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 Nomor 3, Mei 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1, Januari 2023 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 Nomor 6, November 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 Nomor 5, September 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 Nomor 4, Juli 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 Nomor 3, Mei 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 Nomor 2, Maret 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 Nomor 1, Januari 2022 Vol 4, No 6 (2021): Volume 4 Nomor 6, November 2021 Vol 4, No 5 (2021): Volume 4 Nomor 5, September 2021 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 Nomor 4, Juli 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 Nomor 3, Mei 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2, Maret 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 Nomor 1, Januari 2021 Vol 3, No 6 (2020): Volume 3 Nomor 6, November 2020 Vol 3, No 5 (2020): Volume 3 Nomor 5, September 2020 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 Nomor 3, Mei 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2, Maret 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 Nomor 1, Januari 2020 Vol 2, No 6 (2019): Volume 2 Nomor 6, November 2019 Vol 2, No 5 (2019): Volume 2 Nomor 5, September 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 Nomor 3, Mei 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2, Maret 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 5 (2018): Volume 1 Nomor 5, September 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Nomor 3, Mei 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 More Issue