cover
Contact Name
Ririn Hunafa Lestari
Contact Email
ririnhunafa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ceria@journal.ikipsiliwangi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif)
ISSN : 26144107     EISSN : 26146347     DOI : -
Core Subject : Education,
Ceria Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and Preschool Education study program of IKIP Siliwangi on current science issues, namely: -Teacher of Early Childhood Education Programs. -Observers and Researchers of Early Childhood Education Programs. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
PERAN ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER MANDIRI ANAK USIA DALAM PEMBELAJARAN DARING Difnasari Firda Rohman; Heni Nafiqoh
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v6i2.15514

Abstract

Peran Orang tua dalam perkembangan dan pertumbuhan anak sangatlah penting, tetapi peran orang tua dalam membimbing saat pembelajaran berlangsungpun sangat penting. Sebagai orang tua harus mencontohkan karakter-karakter yang baik, yaitu salah satunya karakter mandiri. Di mana karakter mandiri ini sangat diperlukan oleh anak, agar anak tidak terus dibantu oleh orang tua dalam kegiatan sehari-hari. Karakter mandiri ini sangat penting bagi anak usia dini. Anak usia dini saat masa pandemi kebanyakannya malah manja, melakukan apa-apa dibantu orang tua. Masa pandemi ini anak sangat terbatas melakukan aktivitas dan banyak melakukan kegiatan di rumah. Masa pendemi ini mengakibatkan anak-anak melakukan pembelajaran daring atau biasa disebut pembelajaran dalam jaringan. Tujuan penelitian ini yaitu peran orang tua dalam pembentukan karakter mandiri pada anak usia dini dimasa pandemi dalam pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis data dalam penelitian dilakukan secara induktif. Subjek penelitian ini adalah anak usia dini dari Kelompok A berjumlah 4 orang, yaitu 2 anak laki-laki dan 2 anak perempuan. Teknik dan alat pengumpulan data meng- gunakan teknik wawancara, observasi, studi dokumentasi dan studi literature. Dari hasil penelitian yang diambil dari kegiatan yang dilakukan secara daring pada masa pendemi, orang tua berperan sangat baik dalam melakukan pembiasaan yaitu makan sendiri dan cuci tanganThe role of parents in the development and growth of children is very important, but the role of parents in guiding the learning process is also very important. As a parent, you must set an example for good characters, one of which is independent character. Where this independent char- acter is very much needed by children, so that children do not continue to be assisted by parents in daily activities. This independent character is very important for early childhood. Most of the early childhood children during the pandemic were spoiled, doing anything with the help of their parents. During this pandemic, children are very limited in doing activities and doing a lot of activities at home. This pandemic period has resulted in children doing online learning or commonly known as online learning. The purpose of this study is the role of parents in the formation of independent character in early childhood during the pandemic in online learning. This study used descriptive qualitative method. Data analysis in the study was carried out in depth. The subjects of this study were early childhood children from Group A totaling 4 people, namely 2 boys and 2 girls. Techniques and data collection tools using interview techniques, observa- tion, documentation studies and literature studies. From the results of research taken from activities carried out online during the pandemic, parents play a very good role in making habits, namely eating alone and washing hands.
KISAH SAHABAT UMAR BIN KHATTAB UNTUK MENGEMBANGKAN SIKAP SOPAN SANTUN ANAK USIA DINI Nani Siti Hodijah; Ghina Wulansuci
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v6i2.14609

Abstract

Karakter sopan santun sangat penting untuk ditanamkan kepada anak, namun saat ini sikap sopan santun pada anak-anak semakin berkurang karena kurangnya contoh yang baik dari orang tua, lingkungan bermain, serta tontonan dari televisi. Metode bercerita salah satunya ceri- ta Umar Bin Khatab bisa dilakukan sebagai upaya menanamkan sikap sopan santun kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan scenario dan implementasi, respon guru dan anak, serta kendala yang dihadapi guru dan anak ketika mengaplikasikan metode cerita Umar Bin Khatab RA terhadap karakter sopan santun anak usia dini. penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penlitian 10 anak dan guru disalah satu PAUD kota Bandung. Pengumpulan data menggunakan instrument observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data analisis melalui reduksi data, display data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukan hasil bahwa metode bercerita dengan menggunakan cerita Umar Bin Khatab RA mampu menjadikan karakter sopan santun anak usia dini menjadi berkembang selama enam kali pertemuan. Anak terlihat termotivasi dengan cerita-cerita Umar Bin khatab. Adapun kendala yang dihadapi yaitu anak mudah hilang konsentrasi ketika cerita yang diberikan lebih dari 10 menit. Hal tersebut menunjukan bahwa penerapan metode cerita Umar Bin Khatab RA dapat menumbuhkan sikap sopan santun pada anak usia dini.The character of good manners is very important to be instilled in children, but nowadays the attitude toward politeness in children is decreasing due to the lack of good examples from parents, the playing environment, and television viewing. One method of telling stories is Umar Bin Khatab's story, which can be done as an effort to instill politeness in children. This study aims to describe the scenario and implementation, the responses of teachers and children, as well as the obstacles faced by teachers and children when applying the Umar Bin Khatab RA story method to the character of early childhood manners. This study uses a qualitative descriptive method with the research subject of 10 children and teachers in one of the PAUD in Ban- dung. Collecting data using observation instruments, interviews, and documentation. Data analysis through data reduction, data display, and verification or conclusion. This study shows that the storytelling method using Umar Bin Khatab RA's story can make the character of early childhood politeness develop for six meetings. The children seemed motivated by Umar Bin Khatab's stories. The obstacle faced is that children easily lose concentration when the story is given more than 10 minutes. This shows that the application of the Umar Bin Khatab RA story method can foster an attitude of courtesy in early childhood.
JIWA ENTREPRENEURSHIP ANAK USIA DINI: IMPLEMENTASI KEGIATAN MENGEMAS DAN MENDEKOR POT TANAMAN HIAS PADA MASA PANDEMI COVID-19 Teti Haryati Amyanti; Chandra Asri Windarsih; Syah Khalif Alam
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v6i2.15085

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pembelajaran dalam menumbuhkan jiwa entrepeneurship melalui kegiatan mengemas dan mendekor pot tanaman hias pada masa pandemi covid-19 pada anak usia dini di KB. Aisyiyah Riyadul Amanah masih rendah, sehingga anak tidak tertarik dan cepat bosan dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan pembelajaran melalui kegiatan mengemas dan mendekor pot tanaman hias dalam menumbuhkan jiwa entrepeneurship pada masa pandemi Covid-19 dan respon anak dalam pembelajaran. Melalui kegiatan mengemas dan mendekor pot tanaman hias merupakan salah satu cara dalam menumbuhkan jiwa entrepeneurship pada anak di masa covid-19. Subjek pada peneltian ini anak kelompok B di KB. Aisyiyah Riyadul Amanah yang berjumlah 10 orang yang terdiri dari 6 anak perempuan dan 4 anak laki-laki. Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian peserta didik kelompok usia 4-5 tahun. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data berupa reduksi data, display data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan mengemas dan mendekor pot tanaman hias dapat menumbuhkan jiwa entrepeneurship pada anak dengan perencanaan yang baik sesuai skenario pembelajaran, sehingga anak mampu mengemas dan mendekor pot tanaman hias dengan baik, respon anak terlihat merasa senang, gembira serta antusias dalam pembelajaran karena didukung kegiatan yang menyenangkan.This research was motivated by learning in growing the spirit of entrepreneurship through pack- aging and decorating ornamental plant pots during the covid-19 pandemic in early childhood in family planning. Aisyiyah Riyadul Amanah is still low, so children are not interested and get bored quickly in learning. The purpose of this study is to describe learning through packaging and decorating ornamental plant pots in fostering an entrepreneurial spirit during the Covid-19 pandemic and children's responses to learning. The activity of packing and decorating pots of ornamental plants is one way to grow the entrepreneurial spirit in children during the Covid-19 period. The subjects in this study were group B children in family planning. Aisyiyah Riyadul Amanah, totaling 10 people consisting of 6 girls and 4 boys. The research used is a qualitative descriptive method with the research subjects of 4-5-year-old students. The data was collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis in the form of data reduction, data display, and conclusions. The results of this study indicate that the activities of pack- ing and decorating potted ornamental plants can foster an entrepreneurial spirit in children with good planning according to the learning scenario so that children can pack and decorate pots of ornamental plants well, the child's response looks happy, happy and enthusiastic in learning because supported by fun activities.
PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MEMERCIK PADA PEMBELAJARAN DARING Diyana Nuraeni; Sharina Munggaraning Westhisi
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v6i2.15501

Abstract

Semenjak tersebarnya Covid-19 di Indonesia, aktivitas belajar di sekolah digantikan dengan belajar dari rumah. Kreativitas merupakan suatu kemampuan penting untuk anak usia dini. Kreativitas anak melalui kegiatan memercik sangat rendah karena hanya terpaku pada satu jenis bahan alam saja, padahal masih banyak bahan alam yang dapat dijadikan untuk memercik. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian melalui metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan memercik dalam pembelajaran daring dilaksanakan pada kelompok A sebanyak 10 orang, empat anak laki-laki dan enam perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi untuk memperjelass hasil observasi meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan memercik dalam pembelajaran daring. Analisis data yang digunakan penelitian adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kegiatan memercik dalam pembelajaran daring dapat meningkatkan kreativitas anak. Hasil penilaian yang dilakukan menunjukkan bahwa ada peningkatan dalam kreativitas anak melalui kegiatan memercik dalam pembelajaran daring. Respon anak melalui kegiatan memercik sangat senang karena dapat berekspresi di lingkungannya, anak dapat aktif dan tidak jenuh mengerjakan kegiatannya. Dapat disimpulkan bahwa kreativitas anak dapat berkembang jika anak diberikan media pembelajaran yang beragam agar anak tidak bosan dan memungkinkan anak untuk bereksplorasi.Since the spread of Covid-19 in Indonesia, learning activities in schools have been replaced by learning from home. Creativity is an important ability for early childhood. Children's creativity through splashing activities is very low because they are only glued to one type of natural material, even though there are still many natural materials that can be used for sprinkling. Therefore, researchers conducted research through qualitative descriptive research methods. This study aims to increase children's creativity through splashing activities in online learning carried out in group A as many as 10 people, 4 boys and 6 girls. Data collection techniques used by researchers are observation, interviews, and documentation studies to clarify the results of observations to increase children's creativity through splashing activities in online learning. The data analysis used in this research is data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Based on the results of the study, it is known that splashing activities in online learning can increase children's creativity. The results of the assessment carried out showed that there was an increase in children's creativity through splashing activities. Children's responses through splashing activities are very happy because they can express themselves in their environment, children can be active and not bored in doing their activities. It can be concluded that children's creativity can develop if children are given various learning media so that children do not get bored and allow children to explore.
PAPAN FLANEL BERBENTUK EXPLOSION BOX: PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MENGENALKAN KONSEP BILANGAN ANAK KELOMPOK B Ghyna Fadhilah El Mustafa; Anita Rakhman
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v6i2.12651

Abstract

Pada kegiatan observasi yang dilakukan di TK Sejahtera Gandasoli menunjukan bahwa diper- lukan penerapan media pembelajaran serta kemampuan peserta didik dalam mengenal konsep bilangan masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan kemampuan anak kelompok B dalam mengenal angka dengan adanya kegiatan penerapan media papan flanel berbentuk explosion box di TK Sejahtera Gandasoli. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan meggunakan metode penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini peserta didik kelompok B berjumlah 6 anak serta guru kelas TK Sejahtera Gandasoli. Teknik pengumpulan data yang diterapkan yaitu observasi, wawancara serta dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif. Hasil dari penelitian penerapan media papan flanel berbentuk explosion box ini menunjukan bahwa peserta didik menjadi lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran berhitung, peserta didik dapat menyebutkan dan menunjukan bilangan angka dengan tepat, mereka juga sudah dapat menulis angka dengan benar. Berdasarkan hasil serta pembahasan penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan penerapan media papan flannel berbentuk explosion box pada kegiatan pembelajaran, kemam- puan semua peserta didik dalam mengenal konsep billangan dan berhitung sudah berkembang.Observations carried out at the Sejahtera Gandasoli Kindergarten show that it is necessary to apply learning media and the ability of students to recognize the concept of numbers still needs to be improved. This study aims to describe the development of the ability of children in group B in recognizing numbers with the application of flannel board media in the form of an explo- sion box in TK Sejahtera Gandasoli. The research method used is qualitative research using de- scriptive research methods. The subjects of this study were 6 students in group B and a class teacher for the Kindergarten Sejahtera Gandasoli. Data collection techniques applied are obser- vation, interviews, and documentation. Data analysis in this study used descriptive data analy- sis. The results of the study on the application of this explosion box-shaped flannel board media showed that students became more active in counting learning activities, students were able to name and show numbers correctly, and were also able to write numbers correctly. Based on the results and discussion of the research, it can be concluded that by applying the flannel board media in the form of an explosion box in learning activities, the abilities of all students in rec- ognizing the concepts of numbers and counting have developed.
SENAM IRAMA SEBAGAI AKTIVITAS PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK KELOMPOK B DALAM PEMBELAJARAN DARING Euis Ating Agustini; Fifiet Dwi Tresna Santana
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v6i2.16807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dan skenario, respon guru dan anak, kesulitan yang dihadapi anak, kendala yang dihadapi guru dalam praktik senam irama untuk meningkatkan motorik kasar anak kelompok B dalam pembelajaran daring. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini melibatkan Kelompok B disalah satu TK di Kabupaten Bandung Barat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Lembar observasi digunakan untuk mendapatkan informasi ketika proses pembelajaran berlangsung, wawancara dengan guru dan kepala sekolah untuk menggali informasi tentang respon, kesulitan dan kendala yang di- hadapi guru dan anak. Setelah delapan kali pertemuan hasil penelitian mendeskripsikan bahwa implementasi dan skenerio senam irama melalui pembelajarandaring dapat meningkatkan motorik kasar anak. Respon guru dan anak terhadap praktik senam irama secara umum baik. Kesulitan yang dihadapi anak adalah jaringan internet dan kemampuan setiap anak dalam praktik senam irama berbeda beda. Kendala-kendala yang dihadapi guru pada umumnya adalah dalam pember- ian materi dan media yang efektif, kontrol aktivitas dan pemahaman anak.This study aims to describe implementation and scenarios, teacher and child responses, difficulties faced by children, and obstacles faced by teachers in the practice of rhythmic gymnastics to improve the gross motor skills of group B children in online learning. The method in this study is a qualitative descriptive method. The subjects in this study involved Group B in one of the kindergartens in West Bandung Regency. Data collection techniques used are observation, inter- views, and documentation studies. Observation sheets were used to obtain information during the learning process, and interviews with teachers and school principals were to obtain information about responses, difficulties, and obstacles faced by teachers and children. After 8 meet- ings, the results of the study describe that the implementation and scenarios of rhythmic gym- nastics through online learning can improve children's gross motor skills. The response of teachers and children to the practice of rhythmic gymnastics is generally good. The difficulty faced by children is the internet network and the ability of each child in the practice of rhythmic gymnastics is different. The obstacles faced by teachers, in general, are in providing effective materials and media, controlling activities, and understanding children.
METODE CANTOL ROUDHOH: METODE PEMBELAJARAN DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK USIA DINI PADA PEMBELAJARAN DARING Yanti Rohyanti; Dedah Jumiatin
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 Nomor 6, November 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i6.16239

Abstract

Metode Cantol Roudhoh adalah metode menghafal suku kata dengan sistem cantol yang disampaikan melalui cerita, bernyanyi, bermain dengan menggunakan alat peraga. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah peserta didik Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Hj. Siti Mariam. Sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 15 peserta didik di Kelompok B dan dipilih berdasarkan pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui skenario dan implementasi, respon guru dan peserta didik, kesulitan yang dihadapi peserta didik serta mengetahui kendala-kendala yang dihadapi guru pada pelaksanaan kegiatan penggunaan metode cantol roudhoh. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh berupa uraian kata-kata atau gambar dan tidak menekankan pada bilangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui hasil observasi dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah data lapangan, direduksi, dideskripsikan dan dianalisis. Dari hasil penerapan metode cantol roudhoh yang dilakukan secara daring, dapat diketahui bahwa metode cantol roudhoh ini kurang efektif dalam memudahkan kemampuan membaca pada anak usia dini dikarenakan beberapa kendala, seperti waktu yang terbatas, jaringan internet yang tidak selalu stabil pada saat pembelajaran daring berlangsung dan kurangnya interaksi pada saat pembelajaran baik bertanya pada guru maupun interaksi antar teman.The Cantol Roudhoh method is a method of memorizing syllables with a hook system that is conveyed through stories, singing, and playing using props. The population taken in this study were the students of the Integrated Islamic Kindergarten Hj. Siti Mariam. While the samples used were 15 students in Group B and were selected based on sampling with certain considerations. The purpose of this study is to determine the scenario and implementation, the responses of teachers and students, the difficulties faced by students, and find out the obstacles faced by teachers in the implementation of activities using the cantol roudhoh method. The method used is the descriptive qualitative research method. The data obtained is in the form of a description of words or pictures and does not emphasize numbers. The data collection technique used is through the results of observation and documentation. The analysis technique used is field data, reduced, described, and analyzed. From the results of the application of the cantol roudhoh method which is carried out online, it can be seen that the cantol roudhoh method is less effective in facilitating reading skills in early childhood due to several obstacles, such as limited time, the internet network is not always stable when online learning takes place and the lack of interaction during learning both asking the teacher and the interaction between friends.
IMPLEMENTASI PERMAINAN PERMATA TERSEMBUNYI PADA KETERAMPILAN BERBAHASA LISAN ANAK USIA DINI DENGAN SISTEM PEMBELAJARAN DARING Dwi Retnaningsih; Ririn Hunafa Lestari
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v6i2.16281

Abstract

Anak mampu berbahasa lisan merupakan salah satu bagian dari tujuan pendidikan anak usia dini. Imlementasi keterampilan berbahasa lisan pada masa pandemi membutuhkan media yang menarik bagi anak, salah satunya yaitu penggunaan media permainan permata tersembunyi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang implementasi penerapan permainan permata tersembunyi pada keterampilan berbahasa lisan pada anak selama pembelajaran daring, respon guru dan anak serta kendala-kendala yang dialami oleh guru dan anak dalam implementasi permainan permata tersembunyi pada keterampilan berbahasa lisan selama pembelajaran daring. Metode yang digunakan ialah metode penelitian deskriptif dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru dan 17 anak kelompok B di paud Mutiaraku. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa selama pembelajaran daring, pemanfaatan media permainan permata tersembunyi dapat menstimulasi keterampilan berbahasa lisan pada anak dengan baik. Guru dan menunjukan respon baik dan antusias. Kendala-kendala yang dialami diantaranya kendala sinyal dan kuota, anak kurang mandiri dan guru kesulitan menilai perkembangan anak.Children are able to speak orally is one part of the goals of early childhood education. The implementation of oral language skills during Paandemic requires media that is attractive to children, one of which is the use of hidden gems game media. This study aims to analyze the implementation of the implementation of the hidden gem game on oral language skills in children during online learning, the responses of teachers and children as well as the difficulties experienced by teachers and children in implementing the hidden gem game on oral language skills during online learning. The method used is a descriptive research method with the research subject of school principals, teachers and group B 17 children at Mutiaraku Early Childhood Edu- cation. Data collection methods in this study include observation, interview and documentation techniques data analysis techniques using data reduction techniques, data presentation and drawing conclusions. Based on this study, it was found that during online learning, the use of hidden gem game media can stimulate children's oral language skills well. The teacher and showed a good and enthusiastic response. The difficulties experienced include signal and quota constraints, children are less independent and teachers have difficulty assessing children's development.
PEMBELAJARAN HOLISTIK INTEGRATIF SEBAGAI PENDEKATAN PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI Herawati Herawati; Agus Sumitra
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v6i2.16910

Abstract

Layanan pendidikan kepada anak usia dini merupakan dasar yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak selanjutnya hingga dewasa. Kemandirian anak perlu dikembangkan karena membantu anak dalam kreativitasnya untuk kehidupan masa depannya agar tidak tergantung pada orang lain. Banyak kasus kemandirian anak terjadi saat pembelajaran disekolah yang kemudian inkonsistensi saat di rumah seperti anak disekolah sudah dibiasakan membereskan mainannya sendiri, tapi ketika dirumah orangtua yang mengambil peran. Proses pembelajaran PAUD akan berjalan dengan baik jika ada kerjasam dari keluarga. Pembelajaran holistik integratif dapat diimplementasikan untuk membantu penguasaan anak-anak terhadap aspek-aspek perkembangan khususnya dalam meningkatkan kemandirian anak.Tujuan dari observasi yaitu untuk mengetahui bagaimana kemandirian anak dapat ditingkatkan melalui kegiatan pembela- jaran holistik integratif. Pada observasi yang dilakukan peneliti menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan dengan menggunakan observasi secara langsung dan melakukan wawancara langsung dengan sample observasi. Proses analisa data meliputi; akumulasi data, penyusutan data, kinerja data dan pengecekan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran holistik integratif di Kober Kadeudeuh dapat meningkatkan kemandirian anak, yaitu lebih percaya diri. Kajian ini ialah keberhasilan studi holistik integratif menambah kemandirian anak. Pengembangan pembelajaran untuk mencapai kesuksesan dalam penyelenggaraan PAUD holistik integratif.Educational services for early childhood are the basis that greatly influences the subsequent development of children into adulthood. Children's independence needs to be developed because it helps children in their creativity for future lives so they don't depend on others. Many cases of independence of children occur when learning at school which is then inconsistent when at home children at school are used to making their own toys, but when at home parents take the role. The PAUD learning process will run well if there is cooperation from the family. Integrative holistic can be implemented to help control children's aspects of development, especially in increasing children's independence. The purpose of the observation is to find out how children's independence can be increased through integrative holistic learning. In the observations made by researchers using a descriptive method with a qualitative approach which was carried out using direct observation and direct interviews with the observation sample. The data analysis process includes; data accumulation, differentiated data, performance data, and checking data. The results of the study indicate that holistic integrative learning activities in Kober Kadeudeuh can increase children's independence, which is more confident. This study succeeded in finding the success of integrative holistic studies in increasing children's independence. Development of learning to achieve success in the implementation of integrated holistic PAUD.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENCAPAI HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH STRATEGI PEMBELAJARAN PAUD Melia Dwi Widayanti; Eka Maulidiyah
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v6i2.17354

Abstract

Guru yang memiliki kemampuan yang baik menjadi salah satu kunci tercapainya tujuan pembe- lajaran. Hasil observasi awal yang dilakukan pada mahasiswa PG PAUD Angkatan 2020 menunjukkan bahwa terdapat kemampuan yang rendah dalam mata kuliah Strategi Pembelajaran PAUD, maka peneliti mengambil penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) untuk mencapai hasil belajar yang baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan ini bersifat partisipatif dan kolaboratif. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini diterapkan pada Mata Kuliah Strategi Pembelajaran PAUD di semester ganjil tahun ajaran 2020/2021. Subyek Penelitian ini adalah mahasiswa jurusan PG PAUD semester lima pada tahun ajaran 2020/2021 dengan jumlah mahasiswa adalah 37 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes dengan menggunakan lembar observasi dan lembar tes sebagai instrumennya. Pendekatan kuantitatif dan kualitatif digunakan sebagai analisis data. Adapun hasil dari penelitian ini adalah terdapat peningkatan nilai peserta didik dalam mata kuliah Strategi Pembe- lajaran PAUD dan mencapai nilai ketuntasan minimum pada siklus II yakni sebanyak 36 mahasiswa dan satu mahasiswa belum memenuhi kriteria ketuntasan minimum Hasil observasi juga menunjukkan peningkatan keaktifan mahasiswa baik secara individu maupun kelompok.Teachers who have good abilities are one of the keys to achieving learning objectives. The re- sults of initial observations made on PG PAUD students in Batch 2020 showed that there was low ability in the PAUD Learning Strategy course, so the researchers adopted the numbered head together (NHT) cooperative learning model to achieve good learning outcomes. This type of research is classroom action research. This action research is participatory and collaborative. This study uses qualitative and quantitative approaches. This research is applied to the PAUD Learning Strategy Course in the odd semester of the 2020/2021 academic year. The subjects of this study were students majoring in PG PAUD semester 5 in the 2020/2021 academic year with a total of 37 students. Data collection techniques used in this study were observation and tests using observation sheets and test sheets as the instruments. Quantitative and qualitative ap- proaches are used for data analysis. The results of this study were that there was an increase in student scores in the PAUD Learning Strategy course and achieved a minimum completeness score in cycle II, namely, 36 students and one student had not met the minimum completeness criteria. Observations also showed an increase in student activity. both individually and in groups.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 5 (2025): Volume 8 Number 5, September 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Number 4, July 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 Number 3, May 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 Number 2, March 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025 Vol. 7 No. 6 (2024): Volume 7 Number 6, November 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): Volume 7 Number 5, September 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): Volume 7 Number 4, July 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 Number 3, May 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Number 2, March 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Number 1, January 2024 Vol. 6 No. 6 (2023): Volume 6 Number 6, November 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 Nomor 3, Mei 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1, Januari 2023 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 Nomor 6, November 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 Nomor 5, September 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 Nomor 4, Juli 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 Nomor 3, Mei 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 Nomor 2, Maret 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 Nomor 1, Januari 2022 Vol 4, No 6 (2021): Volume 4 Nomor 6, November 2021 Vol 4, No 5 (2021): Volume 4 Nomor 5, September 2021 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 Nomor 4, Juli 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 Nomor 3, Mei 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2, Maret 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 Nomor 1, Januari 2021 Vol 3, No 6 (2020): Volume 3 Nomor 6, November 2020 Vol 3, No 5 (2020): Volume 3 Nomor 5, September 2020 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 Nomor 3, Mei 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2, Maret 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 Nomor 1, Januari 2020 Vol 2, No 6 (2019): Volume 2 Nomor 6, November 2019 Vol 2, No 5 (2019): Volume 2 Nomor 5, September 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 Nomor 3, Mei 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2, Maret 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 5 (2018): Volume 1 Nomor 5, September 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Nomor 3, Mei 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 More Issue