cover
Contact Name
Yudi Dwi Saputra
Contact Email
yudids31@gmail.com
Phone
+6285731494080
Journal Mail Official
bravos@stkipjb.ac.id
Editorial Address
Jln. Pattimura III/20 Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : 23377674     EISSN : 2597677X     DOI : https://doi.org/10.32682/bravos
Core Subject : Education,
Bravos is a national scientific journal published by the Physical Education Department of STKIP PGRI Jombang that are open to seeking innovation, creativity, and novelty. This journal particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of sport areas as follows physical education, sports education, sports recreation, sports science, and sport coaching. Bravos receives research articles from authors that can be submitted through this OJS. The script will go through a review process.
Articles 303 Documents
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KEBUGARAN JASMANI MENGGUNAKAN SIRKUIT PADA SISWA KELAS XI SEMESTER 2 DI SMK NEGERI SE-KOTA MALANG Rohmawan, Ika Ahmad Arif
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2015): Artikel 1 (June)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v3i2.251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran kebugaran jasmani menggunakan sirkuit yang layak menurut persepsi guru dan siswa pada kelas XI semester 2 di SMK Negeri se-Kota Malang. Penelitian dilakukan dua tahap, yaitu penelitian awal (analisis kebutuhan) dan pengembangan yang menggunakan rancangan Borg & Garl (1989). Instrumen dalam pengambilan data berupa lembar observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Data hasil penelitian diproleh sebagai berikut: penelitian awal berupa analisis keterampilan dasar mengajar diperoleh informasi bahwa 3 guru PJOK memperoleh nilai 3 dengan kriteria sedang, 7 guru penjasorkes memperoleh nilai 2 dengan kriteria kurang, dan 2 guru PJOK memperoleh nilai 1 dengan kriteria sangat kurang. Hasil pengembangan diperoleh data bahwa ahli pembelajaran pendidikan jasmani, hasilnya adalah 77,4% (Kriteria Baik), ahli kepelatihan, hasilnya adalah  73,5% (Kriteria Cukup), ahli media, hasilnya adalah  84,8% (Kriteria Baik), guru pendidikan jasmani, hasilnya adalah 77,0% (Kriteria Baik), uji kelompok kecil, hasilnya adalah 77,9% (Kriteria Baik), uji coba (siswa) produk I, hasilnya adalah 76,4% (Kriteria Baik), uji coba (siswa) produk II, hasilnya adalah 77,9% (Kriteria Baik). Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kebugaran jasmani menggunakan sirkuit ini layak digunakan sebagai sumber belajar menurut respon guru dan siswa dalam proses pembelajaran untuk siswa kelas XI semester 2 SMK Negeri Se-Kota Malang.
PERBANDINGAN BENTUK LATIHAN HOLLOW SPRINT DAN BENTUK LATIHAN INTERVAL TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN LARI 100 METER DI PASI KABUPATEN SUBANG Ayati, Ika Khatimah Nur; Kosasih, Alam Hadi; Matsuri, Matsuri
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 8, No 4 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v8i4.1775

Abstract

Pada nomor lari 100 meter selain daya tahan, kecepatan merupakan faktor yang terpenting dalam menentukan prestasi, karena dengan memiliki  kecepatan maka atlet tersebut akan memperoleh hasil yang maksimal. Ada beberapa bentuk latihan  untuk meningkatkan kecepatan lari 100 meter, diantaranya adalah Hollow Sprint dan Interval. Hollow Sprint yaitu latihan lari dilakukan dengan dua kali lari cepat (kecepatan maksimal) yang diselingi oleh lari lambat atau jalan, sedangkan Interval adalah latihan lari yang diselingi dengan istirahat. Sesuai masalah yang diteliti pada penelitian ini, maka penulis menggunakan metode eksperimen. Adapun hasil penelitian yang dapat penulis kemukakan adalah sebagai berikut : 1.) Pada kelompok hollow sprint didapat p-value sebesar 0,004 lebih kecil dari 0,05, maka dapat dikemukakan bahwa pada kelompok A terdapat peningkatan yang signifikan. 2.)Pada kelompok interval didapat p-value sebesar 0,006 lebih kecil dari 0,05, maka dapat dikemukakan bahwa pada kelompok B terdapat peningkatan yang signifikan. 3.) Dari kedua bentuk latihan hollow sprint dan bentuk latihan intervalKata Kunci: Hollow Sprint, Latihan Interval, Kecepatan Lari
ANALISIS GERAKAN TENDANGAN MAWASHI-GERI CABANG OLAHRAGA KARATE PADA ATLET FORKI KABUPATEN JOMBANG Nenggar, Aditya Harja
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 2, No 4 (2014): Artikel 1 (Desember)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v2i4.267

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi dan data yang akurat tentang analisis kecepatan, ketepatan tendangan Mawashi-Geri, dengan profil sudut segmen tubuh, serta tahapan gerakannya. Subjek penelitian ini adalah 4 atlet dengan massa badan yang berbeda.`Penelitian ini dilaksanakan menggunakan jenis penelitian deskriptif analisis dengan pendekatan kuantatif, yaitu mendeskripsikan tahapan-tahapan gerakan tendangan Mawashi-Geri serta menyajikan pengukuran dan perhitungan menggunakan program software Dartfish yang berkaitan dengan pengukuran sudut-sudut segmen tubuh, kecepatan gerakan tendangan Mawashi-Geri secara sistematik sehingga dapat lebih mudah untuk dipahami dan disimpulkan. Hasil penelitian dan diskusi serta keputusan Expert Judgment dapat disimpulkan sebagai bahwa kecepatan, ketepatan dan sudut segmen tubuh, tendangan Mawashi-Geri karateka FORKI Kabupaten Jombang yang paling cepat  pada kecepatan rata-rata adalah pada karateka B tendangan yang pertama dengan kecepatan 24m/s, dan untuk tendangan Mawashi-Geri yang paling lambat adalah pada karateka A tendangan kedua dengan kecepatan 13,5m/s. Sedangkan untuk kecepatan tendangan sesaat perkenaan target adalah karateka C tendangan pertama dengan kecepatan 76,2m/s, dan yang paling lambat adalah karateka A tendangan yang keempat dengan kecepatan 45,8m/s. Adapun hasil analisis sudut-sudut segmen tubuh para subjek penelitian pada saat melakukan tendangan Mawashi-Geri adalah sudut bukaan kaki antara 128,20 sampai dengan 142,80. Pada sudut kemiringan tubuh antara 146,00 sampai dengan 158,90. Untuk sudut perputaran kaki tumpuan antara 119,40 sampai dengan 178,90, serta pada sudut perputaran pinggul dan kaki tendangan antara 96,30 sampai dengan 135,60. Berdasarkan hasil analisis, disimpulkan bahwa sudut bukaan kaki yang terlalu besar akan memberikan efek sedikit memperlambat laju tendangan Mawashi-Geri. Namun sudut bukaan kaki akan optimal ketika dibantu dengan sudut kemiringan tubuh serta perputaran kaki tumpuan dan perputaran pinggul dan kaki tendangan.
UPAYA PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI ANAK USIA DINI MELALUI OLAHRAGA TRADISIONAL “LARI BALOK” PADA SISWA KELOMPOK B TK NUSA INDAH Octaviany, Sixtynna Eka
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2014): Artikel 1 (June)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v2i2.278

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani anak usia dini. Pada penelitian ini diberikan sebuah perlakuan berupa olahraga tradisional lari balok yang bermanfaat untuk meningkatkan kebugaran jasmani.Pada penelitian ini, peneliti melakukan penelian pada semua jumlah populasi yaitu 32 siswa. Untuk mengetahui peningkatan kebugaran jasmani pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode tes dengan desain pre-test dan post-test one group, yaitu TKJI pada tahap pertama (pre-test) kemudian diberikan perlakuan berupa olahraga tradisional lari balok lalu diadakan TKJI tahap kedua (post-test). Setelah data hasil pre-test dan post-test diperoleh, kemudian data diolah dengan bantuan program aplikasi penilaian TKJI untuk mengetahui adanya perbedaan hasil antara pre-test dengan post-test. Setelah hasil perbedaan diketahui, lalu dilakukan perhitungan uji (t) sesuai dengan desain penelitian yang digunakan, hasil yang didapatkan adalah nilai peningkatan kebugaran jasmani sebesar 14,18%. Dari hasil penelitian yang didapatkan, dapat disimpulkan bahwa olahraga tradisional dapat meningkatkan kebugaran jasmani siswa kelompok B TK Nusa Indah. Dan diharapkan guru dapat lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan pelajaran di luar kelas, terutama untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswanya. Setelah melakukan penelitian tersebut dan diperoleh hasil yang baik, maka peneliti menyarankan kepada seluruh pendidik pendidikan jasmani dan kesehatan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan.Karena dalam pendidikan jasmani dan kesehatan diutamakan kebugaran dan kesenangan siswanya bukan prestasi mereka.
PENGARUH MODEL PELATIHAN MACHINE GUN PASS TERHADAP KETERAMPILAN PASSING PADA PERMAINAN BOLABASKET TRI DARMA JOMBANG Ahmad, Nurdian; Puspitaningsari, Mecca
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 1, No 3 (2013): Artikel 1 (September)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v1i3.294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pelatiha machine gun pass terhadap keteampilan passing pada permain bolabasket di Tri Darma Jombang. Jenis dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen. Pada penelitian ini menggunakan subjek populasi seluruh pemain bolabasket tri darma yang aktif mengguti latihan yang berjumlah 15 pemain putra. Seluru pemain diberi pelakuan yaitu model pelatihan machine gun pass. Dari uji-t diperoleh, ttabel =1,761, sedangkan thitung =11,820 dengan demikian dari hasil variabel terikat pada kelompok penelitian dinyatakan thitung >ttabel, dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan pengaruh antara pre-testdanpost-test. Berdasarkan hasil analisa di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan setelah diberi perlakuan machine gun pass dilihat dari hasil uji-t.
PROFIL PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN PADA TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH ATAS SE-KABUPATEN JOMBANG TAHUN 2016 Bayu, Wahyu Indra; Andrianto, Joan Rhobi
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 5, No 1 (2017): MARET 2017
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v5i1.442

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi nyata pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) di SMA Negeri se-Kabupaten Jombang Tahun 2016 dalam empat aspek, yaitu: (1) ketersediaan sarana dan prasarana untuk pelaksanaan pendidikan jasmani dan olahraga, (2) ketersediaan tenaga pelaksana pendidikan jasmani dan olahraga, (3) hasil kerja satuan pendidikan satu tahun terakhir terkait peningkatan mutu pendidikan jasmani dan olahraga di satuan pendidikan tersebut, dan (4) prestasi dan penghargaan selama satu tahun terakhir. Intrumen yang digunakan adalah instrumen PDPJOI dengan mengambil 12 SMA Negeri se-Kabupaten Jombang. Berdasarkan hasil penelitian, empat indikator yang menjadi target pendataan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa rekapitulasi secara menyeluruh dapat memberikan gambaran bahwa: (1) nilai rata-rata 184 kategori “B” adalah aspek ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani dan olahraga di SMA Negeri Se-Kabupaten Jombang, (2) nilai rata-rata 207 kategori “A” adalah aspek ketersediaan tenaga pelaksana pendidikan jasmani dan olahraga di SMA Negeri Se-Kabupaten Jombang, (3) nilai rata-rata 244 kategori “A” adalah aspek hasil kerja (kinerja) kurun satu tahun terakhir, sedangkan (4) nilai rata-rata 107 kategori “C” adalah aspek prestasi dan penghargaan selama satu tahun terakhir. Sehingga dari keempat aspek tersebut total nilai 742 dan menunjukkan kategori “B”.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENTS Supardi, Supardi
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v6i2.835

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar pendidikan jasmani melalui penerapan pembelajaran kooperatif model TGT (teams games tournaments) kelas V SDN 3 Sambirejo Banyuwangi. Dalam penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus dan dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini dapat terlihat pada peningkatan hasil tes kemampuan dan ketrampilan siswa selama tiga siklus, yaitu siklus I 56,8 %, siklus II  69,8 %, siklus III  84 %. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif model TGT (teams games tournaments) dapat meningkatkan hasil belajar pendidikan jasmani pada siswa kelas V di SDN 3 Sambirejo Kec. Bangorejo Kab. Banyuwangi.
ANALISIS PENGGUNAAN MULTI FITNESS TEST TERHADAP KAPASITAS OKSIGEN MAKSIMAL PADA ATLET FUTSAL Nidommudin, Muhammad; Irawan, Dedy
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 6, No 3 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v6i3.857

Abstract

Multi Fitness Test merupakan sebuah bentuk tes dan pengukuran untuk mengukur kapasitas oksigen maksimal seseorang. Salah satu bentuk tes ini dapat mengukur kapasitas oksigen maksimal paru seseorang dengan cara manual. Bentuk tesnya adalah lari bolak-balik dengan level.   Kapasitas maksimal oksigen adalah keadaan dimana oksigen yang masuk ke dalam paru-paru terserap banyak hingga batas maksimal atau yang disebut dengan VO2max. Futsal merupakan permainan bola yang dimainkan oleh 5 pemain, meliputi kiper. Wasit yang ada di lapangan berjumlah 2 orang. Prosedur tes yang dilaksanakan adalah lari bolak-balik sepanjang 20 meter sampai batas level maksimal testi berlari. Testi yang pada level tertentu kakinya tidak sampai di garis start lari sebanyak 3 kali, diberhentikan. Hasilnya, ada korelasi yang signifikan antara umur dengan VO2max (p = 0.29). Kedua varibel menunjukkan adanya korelasi dimana kapasitas oksigen maksimal dipengaruhi oleh umur.
PENERAPAN MODIFIKASI SKOR DAN LAPANGAN PADA PERMAINAN BULUTANGKIS DALAM HASIL BELAJAR SERVIS PADA ANAK TUNARUNGU SISWA KELAS V SDLB MUHAMMADIYAH JOMBANG TAHUN PELAJARAN 2016 – 2017 Fatik, Misbachus Latiful
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2013): Mei
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v1i1.189

Abstract

Latiful, Misbachus Fatik. 2017.  Penerapan Modifikasi Skor Dan Lapangan Pada Permainan Bulutangkis Dalam Hasil Belajar Servis Pada Anak Tunarungu Siswa Kelas V Sdlb Muhammadiyah Jombang. Program Studi Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan. STKIP PGRI Jombang. Pembimbing : Arnaz Anggoro Saputro, M.Pd.  Kata Kunci : penarapan modifikasi skor dan lapang, hasil belajar, siswa tunarungu. Tunarungu adalah peristilahan secara umum yang diberikan kepada anak yang mengalami kehilangan atau kekurang mampuan mendengar, sehingga ia mengalami gangguan dalam melaksanakan kehidupannya sehari-hari. Secara garis besar tunarungu dapat dibedakan menjadi dua yaitu tuli dan kurang dengar.  Anak tunarungu mengalami kesulitan dalam melakukan intruksi dari guru seperti pada saat melakukan servis bulutangkis dan pada saat mendapatkan point ganjil genap. Dalam hal ini modifikasi bulututangkis yaitu modifikasi skor dan lapangan yaitu permainan bulutangkis digunakan untuk mempengaruhi hasil belajar teknik dasar servis bulutangkis tunarungu. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan teknik dasar servis anak tunarungu kelas V SDLB Muhammadiyah Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimen yaitu penelitian pre-test dan post-test satu kelompok (one group pretest - posttest design), dengan subjek 6 siswa tunagrahita sedang. Analisis data penelitian menggunakan statistik non-parametrik dengan uji signtest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar teknik dasar servis melalui permainan bulutangkis anak tunarungu kelas V SDLB Muhammadiyah Jombang, sesuai dengan hasil nilai rata-rata pre-test yaitu 55,6 dan hasil nilai rata-rata post-test yaitu 80,1.  Dari hasil analisis data disimpulkan bahwa angka perhitungan dari Z = 2,05. Angka tersebut kemudian dibandingkan dengan nilai kritis 5% Ztabel yaitu 1,96. Hal ini membuktikan nilai Zhitung > 1,96 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini berarti modifikasi skor dan lapangan pada permainan bulutangkis efektif dalam mempengaruhi hasil belajar teknik dasar servis tunarungu kelas V SDLB Muhammadiyah Jombang.
PENGARUH MEDIA SERBUK KAYU TERHADAP KEMAMPUAN TOLAK PELURU GAYA ORTODOKS PADA PESERTA DIDIK KELAS V SDN GUDO JOMBANG Fajerin, Rahma Danesia; Ma'arif, Ilmul
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2019): MARET 2019
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v7i1.1322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media serbuk kayu terhadap kemampuan tolak peluru gaya ortodoks pada peserta didik kelas V SDN   Gudo. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Desain penelitian ini adalah design One group Pretest. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V SDN GUDO dengan jumlah 26 peserta didik. Dari jumlah populasi diambil seluruhnya sehingga jumlah sampelnya adalah 26 peserta didik. Untuk pengambilan data mengunakan instrumen berupa tes tolak peluru gaya Ortodoks. Berdasarkan analisis data menggunakan Uji T diperoleh hasil thitung (5,865) > ttabel (1,708) dan besar nilai signifikan probability 0,000 < 0,05. Perbandingan hasil perbedaan rata-rata (mean different) dan mean pretest maka dapat diketahui besarnya presentase pengaruh media serbu kayu terhadap kemampuan tolak peluru gaya menyamping / ortodoks siswa yakni sebesar 19,45%.Dari hasil pembahasan analisis data diatas, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pengaruh media serbu kayu terhadap kemampuan tolak peluru gaya menyamping / ortodoks pada peserta didik kelas V SDN GUDO.

Page 2 of 31 | Total Record : 303


Filter by Year

2013 2023