cover
Contact Name
Restu Prayogi
Contact Email
restu.prayogi@ulm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jcae@ulm.ac.id
Editorial Address
Ruang Dosen Program Studi Pendidikan Kimia, Gedung Laboratorium PMIPA FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Jl. Brigjen. H. Hasan Basry Banjarmasin 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JOURNAL OF CHEMISTRY AND EDUCATION (JCAE)
ISSN : -     EISSN : 26139782     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil penelitian tentang pendidikan dan pembelajaran dalam bidang kimia serta penelitian kimia yang meliputi kimia analitik, kimia organik, biokimia, kimia anorganik serta kimia fisik.
Arjuna Subject : -
Articles 155 Documents
PENGEMBANGAN E-MODUL LARUTAN PENYANGGA BERBASIS REPRESENTASI TETRAHEDRAL DENGAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KONSEP PESERTA DIDIK Suntia, Dhea; Saadi, Parham; Almubarak, Almubarak; Syahmani, Syahmani
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol. 9 No. 2 (2025): JCAE DESEMBER 2025
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v9i2.3359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa e-modul larutan penyangga berbasis representasi tetrahedral dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL) yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI-2 SMA Negeri 1 Alalak. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi, angket penilaian, lembar observasi, serta tes pemahaman konsep. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk mengukur validitas, kepraktisan, dan keefektifan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan persentase 96,10%, kepraktisan sangat baik dengan rata-rata 87%, dan efektif meningkatkan pemahaman konsep peserta didik dengan skor N-gain sebesar 0,90 (kategori tinggi). Berdasarkan hasil tersebut, e-modul larutan penyangga berbasis representasi tetrahedral dengan pendekatan PBL dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran kimia untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik.
PENGEMBANGAN TWO-TIER MULTIPLE CHOICE DIAGNOSTIC INSTRUMENT UNTUK MENGANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA SISWA KELAS XI Mahdian, Mahdian; Muhayar, Muhayar
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol. 9 No. 2 (2025): JCAE DESEMBER 2025
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v9i2.3522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi (1) kualitas butir soal pada instrumen tes diagnostik two-tier multiple choice yang dikembangkan dan (2) karakteristik kesulitan belajar siswa yang dapat teridentifikasi melalui instrumen tersebut pada materi larutan penyangga. Uji coba instrumen dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu uji coba lapangan awal dan uji coba lapangan pada beberapa sekolah menengah atas. Teknik pengumpulan data meliputi penggunaan instrumen tes diagnostik two-tier multiple choice, wawancara, serta angket tanggapan siswa. Analisis kualitas instrumen dilakukan berdasarkan kriteria validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, dan efektivitas pengecoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 31 butir soal yang dikembangkan, sebanyak 20 soal dinyatakan layak digunakan sebagai instrumen tes diagnostik setelah melalui proses analisis dan revisi. Instrumen memiliki reliabilitas tinggi dengan koefisien berkisar antara 0,62–0,77, tingkat kesukaran bervariasi dari kategori mudah hingga sulit, serta daya beda yang tersebar dari kategori sangat baik hingga jelek. Sebagian besar pengecoh berfungsi dengan baik, meskipun beberapa masih perlu perbaikan. Instrumen ini mampu mengidentifikasi kesulitan belajar siswa baik pada aspek konseptual maupun algoritmik, sehingga dapat digunakan sebagai alat diagnostik yang efektif untuk mendukung perbaikan proses pembelajaran kimia
LITERATURE REVIEW: PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN DAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN KIMIA Zhahra; Rusmansyah, Rusmansyah; Mahdian, Mahdian; Parham Saadi
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol. 9 No. 2 (2025): JCAE DESEMBER 2025
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v9i2.3654

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mendeskripsikan penerapan model problem based learning terhadap keterampilan literasi sains dan berpikir kritis pada pembelajaran kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap ketiga dari model PBL memiliki hasil capaian tertinggi dalam meningkatkan aktivitas siswa dengan skor 3,01. Peningkatan aktivitas siswa berdampak pada tinggi rendahnya rata-rata persentase keterampilan literasi sains dan berpikir kritis siswa. Kompetensi kedua dan pengetahuan konten dari keterampilan literasi sains memperoleh rata-rata N-gain dan persentase nilai tertinggi, yaitu 0,60 dengan kategori sedang dan 70,8%. Indikator memberikan penjelasan dasar dari keterampilan berpikir kritis memperoleh rata-rata persentase tertinggi, yaitu 89,58%. Kompetensi ketiga dari keterampilan literasi sains memperoleh rata-rata N-gain terendah, yaitu 0,39 dengan kategori sedang. Indikator inferensi dari keterampilan berpikir kritis memperoleh rata-rata persentase terendah, yaitu 75,56%. Penerapan model PBL dapat diintegrasikan dengan pendekatan lain, seperti STEM, SSI, etnosains, dan prinsip green chemistry. Model pembelajaran ini juga dapat diimplementasikan dalam LKPD elektronik dan teknologi AR. Pelaksanaan pembelajaran bermodel PBL dapat dilakukan secara daring menggunakan aplikasi Zoom dan Google Classroom. Materi yang paling banyak digunakan dalam penelitian ini adalah asam basa, larutan penyangga, dan sistem koloid. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model Problem Based Learning berpengaruh positif terhadap peningkatan keterampilan literasi sains dan berpikir kritis siswa.
LITERATURE REVIEW: MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN KIMIA Maulida, Ridha; Kusasi, Muhammad; Saadi, Parham; Rusmansyah
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol. 9 No. 2 (2025): JCAE DESEMBER 2025
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v9i2.3661

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perkembangan tren penelitian mengenai model discovery learning untuk meningkatkan literasi dan hasil belajar pada pembelajaran kimia dalam kurun waktu 2019-2024 dan menganalisis model discovery learning untuk meningkatkan literasi sains dan hasil belajar pada pembelajaran kimia. Literature review ini menggunakan sumber rujukan yang dapat ditemukan pada google scholar dan publish or perish. Pencarian literatur menggunakan kata kunci “discovery learning”, “literasi sains”, “hasil belajar”, dan “pembelajaran kimia” dengan dibatasi dari rentang waktu 2019-2024. Analisis data menggunakan metode analisis bibliometrik. Hasil penelitian ditemukan 14 artikel yang sesuai dengan tujuan literatur dan terdapat beberapa topik penelitian yang belum banyak diteliti. Berdasarkan analisis literatur tersebut dapat disimpulkan bahwa model discovery learning dapat meningkatkan literasi sains dan hasil belajar pada pembelajaran kimia.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING) DI KELAS XI PADA MATERI LAJU REAKSI Rabiah, Rabiah; Bakti, Iriani; Syahmani, Syahmani
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol. 9 No. 2 (2025): JCAE DESEMBER 2025
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v9i2.3688

Abstract

Penelitian ini bertujuaan untuk (1) meningkatan aktivitas guru, (2) meningkatan aktivitas peserta didik, (3) meningkatan kemampuan berpikir kritis, (4) meningkatan hasil belajar aspek sikap, keterampilan, dan pengetahuan peserta didik. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian adalah murid kelas XI SMAN 8 Banjarmasin dengan jumlah 27 siswa. Instrumen penelitian berupa tes dan non tes. Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) terjadi peningkatan aktivitas guru dari kategori baik menjadi kategori sangat baik (2) terjadi peningkatan aktivitas peserta didik dari kategori cukup menjadi kategori aktif, (3) terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dari kategori kurang kritis menjadi kategori kritis (4) terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 76% (tuntas), terjadi peningkatan hasil belajar aspek sikap pesreta didik dari predikat baik menjadi sangat baik, aspek keterampilan peserta didik mengalami peningkatan dari predikat cukup menjadi baik, dan aspek pengetahuan mengalami peningkatan ketuntasan secara klasikal sebanyak 89%.