cover
Contact Name
Hafidh 'Aziz
Contact Email
hafid.aziz@uin-suka.ac.id
Phone
+6285233036695
Journal Mail Official
jurnal.goldenage@gmail.com
Editorial Address
Rumah Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Ruang 210 Jl. Marsda Adisucipto Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 25023519     DOI : https://doi.org/10.14421/jga
Core Subject : Education, Social,
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini (JGA) Online ISSN: 2502-3519 is a periodically scientific journal published by the Study Program of Islamic Education for Early Childhood the Faculty of Tarbiyah and Education Science State Islamic Universty Sunan Kalijaga Yogyakarta. The journal focuses its scope on the issues of Islamic Early Childhood education. We invite scientists, scholars, researchers, as well as profesionnals in the field of Islamic education to publish their researches in our Journal. This Journal is published every June and December annually.
Articles 318 Documents
Upaya Meningkatkan Kecerdasan Naturalis Anak Usia 3-4 Tahun Melalui Bermain Kreatif Berbasis Area Susmini, Susmini
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.516 KB) | DOI: 10.14421/jga.2018.31-02

Abstract

This study aims to determine the naturalist intelligence of children aged 3-4 years in Amanah Family Planning Guwo Tlogowungu Pati 2016/2017 academic year. 2) and to determine the increase in naturalist intelligence of children aged 3-4 years in Amanah Guwo KB Tlogowungu Pati 2016/2017 school year through area-based creative play. This research method uses a type of classroom action research. This research was conducted in two stages, namely cycle I and cycle II. The subjects of this study were students of Amanah Play Group aged 3-4 years Guwo Tlogowungu Pati as many as 20 students. The results of this study indicate that area-based creative play to improve children's naturalist intelligence is carried out with two cycles, the first cycle is carried out by opening 4 areas. The second cycle is done by opening 5 game areas. The results of data analysis and observation through area-based creative play showed an increase from the pre-cycle of 35% of children who completed their naturalist intelligence, increasing in the first cycle to 61%. That is, an increase of 30%. In cycle II it increased to 80% and there was an increase of 85%. The results achieved in the second cycle had fulfilled the intended completeness target, namely 80% of all children scored with a complete category of 85. This increase in the average value proved the success of area-based creative play to improve children's naturalist intelligence.
Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Anak Usia 3-4 Tahun Melalui Simulasi Lalu Lintas Susiyah, Susiyah; Subawi, Subawi
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.456 KB) | DOI: 10.14421/jga.2018.31-03

Abstract

This study aims to determine the discipline of children at KB Puri Siwi Tamansari Academic Year 2016/2017 and find out the improvement of children's discipline through playing traffic simulations at KB Puri Siwi Tamansari Academic Year 2016/2017. This research method uses a type of classroom action research. This research was conducted in two stages, namely cycle I and cycle II. The subjects of this study were Puri Siwi Play Group students aged 3-4 years Tamansari Tlogowungu Pati as many as 16 students. The results of this study indicate that traffic simulations to improve child discipline are carried out with two cycles, the first cycle is carried out by simulating traffic signs with micro equipment, sikus II is carried out by simulating traffic signs with macro equipment. The results of data analysis and observations through traffic simulations showed an increase from the pre-cycle of 30% of children who completed their discipline, rising in the first cycle to 56.7%. That is, an increase of 24%. And in the second cycle increased to 81% and an increase of 25%. The results achieved in the second cycle had met the intended completeness target, namely 80% of all children scored with a complete category of 85. This increase in the average value proved the success of traffic simulations can improve children's discipline.
Manajemen Makanan Sehat di PAUD Rahayu, Nurliyati; Munastiwi, Erni
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.885 KB) | DOI: 10.14421/jga.2018.32-01

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui manajemen makanan sehat di TKIT Al-Khairaat, mengetahui kelebihan dan kekurangan manajemen makanan sehat di TKIT Al-Khairaat, mengetahui dampak manajemen makanan sehat terhadap anak didik di TKIT Al-Khairaat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen makanan sehat di TKIT Al-Khairaat sudah terlaksana dengan baik meliputi: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, kelebihan manajemen penyelenggaraan makanan sehat di TKIT Al-Khairaat antara lain: dapur yang layak, ruang makan yang nyaman, dan alat-alat makan yang sesuai. Kekurangan manajemen makanan sehat di TKIT Al-Khairaat adalah menu makan kurang bervariasi dan tidak ada ahli gizi. Dampak manajemen makan siang terhadap anak didik di TKIT Al-Khairaat teridiri dari: dampak langsung dan tidak langsung. Dampak langsung, yaitu: sumber energi dan emosi senang. Dampat tidak langsung, yaitu: anak suka makan sayur, anak terbiasa tertib, dan anak dapat bertanggungjawab.
Pengaruh Kesiapan Belajar Terhadap Keaktifan Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran AUD Putri Pangestu, Dian; Rohinah, Rohinah
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.613 KB) | DOI: 10.14421/jga.2018.32-02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesiapan belajar serta keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran di TK PGRI Nogosari Yogyakarta dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kesiapan belajar terhadap keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran di TK PGRI Nogosari Yogyakarta. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikir untuk memberikan sumbangan pemikiran bagi pengelola pendidikan dan sebagai bahan masukan serta evaluasi pembelajaran khususnya di TK PGRI Nogosari Yogyakarta untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya kesiapan belajar peserta didik dalam proses pembelajaran di TK PGRI Nogosari Yogyakarta adalah 55.882% dalam kategori Baik dan 44.118% dalam kategori Kurang, sedangkan besarnya keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran di TK PGRI Nogosari Yogyakarta adalah 58.824% dalam kategori Aktif dan 41.176% dalam kategori Kurang. Berdasarkan tabel interpretasi nilai r, nilai r hitung sebesar 0.735 berada pada interval 0.70 – 0.90 sehingga dapat disimpulkan ada hubungan yang kuat antara kesiapan belajar terhadap keaktifan peserta didik di TK PGRI Nogosari Yogyakarta. Sedangkan dari hasil analisis regresi linier sederhana dapat diketahui besarnya nilai R square yaitu 0.541, hal ini mengandung pengertian bahwa pengaruh kesiapan belajar terhadap keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran di TK PGRI Nogosari Yogyakarta adalah 54.1% (0.541 x 100%).
Implementasi Prinsip-prinsip Montessori dalam Pembelajaran AUD Mumtazah, Durotun; Romah, Lailatu
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.461 KB) | DOI: 10.14421/jga.2018.32-03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi prinsip-prinsip Montessori dalam pembelajaran, Apa saja faktor pendukung dan penghambat implementasi prinsip Montessori dalam pembelajaran, Dampak menggunakan prinsip Montessori dalam pembelajaran terhadap perkembangan anak di Kelompok Bermain (KB) Safa Islamic Preschool Yogyakarta. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif yang bersifat diskriptif. Subjek penelitian adalah pemilik KB, kepala KB, guru KB dan anak-anak KB Safa Islamic Preschool Yogyakarta. Obyek penelitian ini adalah pembelajaran prinsip Montessori di KB Safa Islamic Preschool Yogyakarta. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik penilaian keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama, Implementasi pembelajaran berbasis prinsip Montessori melalui lima area model pembelajaran Montessori yaitu area sensorial, area matematika, area ilmu pengetahuan dan kebudayaan, area bahasa dan area keterampilan hidup yang berjalan dengan sistem penggabungan lintas usia disetiap kelompoknya. Kedua, Faktor pendukung dan penghambat, faktor yang mendukung di antaranya perencanaan dengan konselor pendidikan Montessori, pendidikan dan pelatihan Montessori, seluruh guru inti adalah sarjana. Faktor yang menghambat yaitu keterbatasan media pembelajaran, terjadinya pergantian guru, kurangnya pemahaman wali murid mengenai pembelajaran lintas usia. Ketiga, Dampak prinsip Montessori terhadap perkembangan anak adalah menjadi mandiri, kritris dan perkembangan sosial yang meningkat.
Metode Sorogan dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Alquran pada Anak Nur Handayani, Iys; Suismanto, Suismanto
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.128 KB) | DOI: 10.14421/jga.2018.32-04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerapan metode sorogan dalam meningkatkan kemampuan membaca Alquran pada kelompok B di TK Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta, mengetahui hasil dari penerapan metode sorogan dalam meningkatkan kemampuan membaca Alquran pada kelompok B di TK Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta, dan mengetahui faktor-faktor pendukung serta penghambat penerapan metode sorogan dalam meningkatkan kemampuan membaca Alquran pada kelompok B di TK Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di TK Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta. Subjek penelitian yaitu kepala sekolah, guru-guru, orang tua dan anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan triangulasi sumber, teknik dan waktu. Hasil dari penelitian ini adalah proses pererapan metode sorogan di TK Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta yaitu terdiri dari 3 kegiatan yaitu kegiatan awal, inti dan akhir, penerapan metode sorogan dalam meningkatkan kemampuan membaca Alquran di TK Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta yaitu yang pada awalnya masuk TK anak belum memiliki kemampuan membaca Alquran, pada kelompok B menunjukkan bahwa 34 anak dari 45 anak dapat melampaui target yang sudah di tentukan oleh TK. (3) Faktor-faktor pendukung dari penerapan metode sorogan di TK Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta sebagai berikut: guru pengajar sorogan dan anak, ketersediaan kitab, jawdal yang terstruktur, mengikuti TPQ/TPA, muthāla’ah dan bimbingan orang tua dirumah. Faktor-faktor penghambat dari penerapan metode sorogan di TK Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta sebagai berikut: keterbatasan waktu, keterbatasan guru pengajar sorogan, beberapa anak yang hiperakatif sehingga sulit dikondisikan, suasana yang kurang kondusif, dan ada beberapa anak yang tidak di bimbing di rumah.
Implementasi Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran untuk Menanamkan Nilai Moral Anak Febriana, Erma; 'Aziz, Hafidh
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.553 KB) | DOI: 10.14421/jga.2018.32-05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan model pembelajaran sentra bermain peran sebagai salah satu upaya dalam menanamkan nilai moral anak, mengetahui hasil dari penerapan model pembelajaran sentra bermain peran dalam menanamkan nilai moral anak dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi model pembelajaran sentra bermain peran untuk menanamkan nilai moral anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif didasarkan atas pertimbangan bahwa dalam pelaksanaan pendidikan moral melibatkan berbagai aspek yang harus digali secara mendalam dan komperehensif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas B2 (usia 5-7 tahun) di RA Tiara Chandra Yogyakarta. Hasil penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran sentra bermain peran kelas B2 RA Tiara Chandra Yogyakarta telah berhasil dalam menanamkan nilai moral anak. Hal ini dapat dilihat dari tercapainya indikator yang ditetapkan oleh RA Tiara Chandra berdasarkan standar tingkat pencapaian anak mengacu pada kurikulum 2013. Faktor pendukung dalam implementasi model pembelajaran sentra bermain peran untuk menanamkan nilai moral anak: latar belakang pendidikan keluarga peserta didik yang baik, metode atau program yang tepat, pendidik yang telah dibekali LVEP dan menerapkannya secara konsisten, fasilitas yang disediakan oleh sekolah. Faktor penghambat dalam implementasi model pembelajaran sentra bermain peran untuk menanamkan nilai moral anak adalah : latar belakang pendidikan keluarga peserta didik yang kurang baik, ruang sentra yang kurang kondusif, kompetensi pendidik.
Peningkatan Kemampuan Berbahasa Anak Melalui Permainan Tebak Nama Sumiyati, Sumiyati; Supriyati, Supriyati; Subawi, Subawi
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.55 KB) | DOI: 10.14421/jga.2018.32-06

Abstract

Rendahnya kemampuan berbahasa anak kelompok B TK Bina Bhakti Sari Purwosari disebabkan karena pembelajaran yang menggunakan buku paket. Ada sebagian anak di TK Bina Bhakti Sari Purwosari yang mengalami kesulitan dalam berkomunikasi lisan. Untuk itu kemampuan berbahasa anak masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak melalui permainan tebak nama di KelompokB TK Bina Bhakti Sari Purwosari Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah anak Kelompok B TK Bina Bhakti Sari Purwosari. Metode yang digunakan adalah observasi, alat pengumpulan data adalah lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian setelah dilakukan tindakan, kegiatan permainan tebak nama dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak kelompok B TK Bina Bhakti Sari Purwosari. Sebelum tindakan rata–rata diperoleh 20% anak yang menyelesaikan kegiatan dengan baik kemudian pada siklus I menjadi 53% dan pada siklus II meningkat menjadi 87% anak yang menyelesaikan kegiatan dengan baik.
Pengembangan Media Bermain PVC Tubes dalam Pembelajaran Motorik Anak Usia 3-4 Tahun Fairus, Dian; Purnama, Sigit
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 3 No. 3 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.265 KB) | DOI: 10.14421/jga.2018.33-01

Abstract

Penelitian dan pengembangan (R&D) ini dilakukan untuk mengetahui pengembangan produk media bermain PVC Tubes dalam pembelajaran anak usia 3-4 tahun dengan menggunakan model ADDIE dan mengetahui mengetahui kelayakan produk media bermain PVC Tubes dalam pembelajaran motorik Model yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Inmplementation, and Evaluation). Hasil penelitian dan pengembangan media bermain PVC Tubes (1) Pengembangan proses pengembangan media bermain PVC Tubes yang dilakukan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementaition, and Evaluation) melalui tahapan analisis kebutuhan, observasi, wawancara, pembuatan instumen penliaian produk, pembuatan draft desain produk, pembuatan aturan dan petunjuk teknis cara memasang dan memainkan media bermain, peninjauan oleh dosen pembimbing, dosen ahli, dan pendidik PAUD sebagai user. (2) Kelayakan media bermain Sangat Baik (SB) Menurut penilaian pendidik PAUD sebagai user menunjukkan bahwa kelayakan media bermain PVC Tubes Sangat Baik (SB) dan presentase keidealan sebesar 89,3% dan menurut hasil respon uji coba kelayakan media bermain PVC Tubes Baik (B) Berdasarkan hasil penilaian kualitas keseluruhan aspek maka produk media bermain PVC Tubes dalam pembelajaran motorik anak usia 3-4 tahun ini dikatakan Layak dengan kategori Baik (B).
Perbedaan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kemandirian Anak Umairoh, Siti; Ichsan, Ichsan
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 3 No. 3 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.954 KB) | DOI: 10.14421/jga.2018.33-02

Abstract

This research is motivated by an interest in the independence of group A children at RA Averous Bogoran Trirenggo Bantul. This study aims to determine the independence of group A children, parental tendencies, and differences in parenting parents towards the independence of group A children in RA Averous Bogoran Trirenggo Bantul. This type of research is quantitative research. The variables in this study include the variable parenting (Independent) and independence variable (Dependent). Respondents in this study were 34 children and parents from group A at RA Averous Bogoran Trirenggo Bantul. The results of the study in Aorous RA Bogoran Trirenggo Bantul group A obtained the results of the average independence of children in the low category of 5.88%, independence with the medium category as much as 26.48% and independence with a high category of 67.64%. For the authoritarian parenting trend of 11.77%, liberal parenting was 8.82%, and democratic parenting was 79.41%. Based on the results of statistical calculations using one way ANOVA test obtained F 45,393 with a significance value of 0,000 (0,000 <0,05), indicating that there are differences in parenting parents towards independence.

Page 9 of 32 | Total Record : 318