cover
Contact Name
Raden Gamal Tamrin Kusumah
Contact Email
jurnal_jpipsi@iainbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
een@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
Lantai 2 Gedung Fakultas Tarbiyah dan Tadris Institut Agama Islam Negeri Bengkulu Jl. Raden Fatah Kel. Pagar Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE)
ISSN : 26556588     EISSN : 26556278     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/ijsse.v1i2.2246
Core Subject : Education,
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) memuat artikel dengan fokus penelitian dan pengkajian di bidang Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). p-issn 2655-6588 dan e-issn 2655-6278 . Jurnal ini diterbitkan oleh Insitut Agama Islam Negeri Bengkulu dua kali dalam setahun yaitu setiap bulan Januari dan Juli. Artikel yang diterima akan direview oleh Reviewer sesuai dengan kepakarannya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 100 Documents
Pengembangan Bahan Ajar Penulisan Sejarah Berbasis Model Project-Based Learning Nia Ulfia Krismawati
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 1, No 2 (2019): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v1i2.1905

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar penulisan sejarah yang didesain berdasarkan sintak project-based learning meliputi: penentuan proyek, perancangan langkah penyelesaian proyek, penyusunan jadwal, penyelesaian proyek, penyusunan laporan, dan evaluasi hasil proyek. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research & Development (R&D) dengan berpedoman pada desain 4D dari Tiagarajan & Semmel yang terdiri dari: define, design, develop, dan disseminate. Prototipe dari bahan ajar telah divalidasi oleh para ahli dan di uji cobakan di sekolah menengah atas (SMA). Subjek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas X di SMAN 2 Ponorogo dengan jumlah 114 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar penulisan sejarah berbasis project-based learning adalah valid dan dinyatakan layak untuk digunakan. Bahan ajar ini mampu membantu peserta didik dalam memahami dan mengaplikasikan konsep yang terlihat pada proses dan hasil belajar yang didapatkan. Adapun pengukungan peningkatan prestasi belajar sejarah diukur melalui pretest dan posttest.Kata Kunci: Bahan ajar penulisan sejarah, project-based learning, prestasi sejarah
Sekolah : Kajian Teoretik Perspektif Sosiologi Organisasi Siti Ngaisah Nurochim; Nurochim Nurochim
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v2i1.2716

Abstract

Sekolah merupakan salah satu tempat di mana individu menghabiskan waktu yang cukup lama. Sekolah sebagai harapan pembangunan sebuah negara, sehingga sebuah negara dapat berkembang dan semakin maju. Sekolah adalah sarana pengembangan manusia yang berkualitas. Namun demikian pelaksanaan pada tingkat daerah hingga unit sekolah terdapat berbagai permasalahan yang dihadapi dalam mewujudkan tujuan tersebut. Permasalahan tersebut berupa masalah mutu sumber daya manusia pengelola sekolah, mutu sarana dan prasarana, kebijakan yang belum sesuai dengan kondisi sekolah. Permasalahan-permasalahan tersebut harus diselesaikan, sehingga tidak menimbulkan intensitas resiko yang semakin tinggi. Artikel ini berupaya untuk menguraikan secara teoretik kajian sosiologi organisasi dapat digunakan untuk mengurai permasalahan organisasi sekolah. Uraian memuat bagaimana relasi antar manusia, relasi manusia dan kebijakan yang ada, relasi bagaimana manusia memahami, dan sejauh mana memenuhi standar nasional tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur. Menganalisis artikel jurnal terdahulu dalam kerangka pemikiran tokoh-tokoh sosiologis. Dalam kajian sosiologi organisasi individu di dalam sekolah memiliki pemahaman terhadap standar sesuai dengan latar belakang pendidikan dan sosial yang dimilikinya. Aturan juga dilaksanakan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh anggota organisasi sekolah
Peran Lembaga Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT) Dalam Mewujudkan Anak Jalanan Yang Berkarakter Di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Ovin Bella Safura; Agus Purnomo
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 1, No 2 (2019): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v1i2.2097

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis peran Lembaga Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT) dalam mewujudkan anak jalanan yang berkarakter di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan proses pembentukan karakter anak jalanan. Teknik pengumpulan data ada tiga, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa Lembaga ini memiliki fokus terhadap permasalahan anak jalanan. Fenomena ini menjadi salah satu problematika di Kota Malang. Adapun nilai-nilai karakter yang ditanamkan JKJT diantaranya nilai religius, nilai jujur, nilai kreatif, nilai cinta tanah air, nilai peduli sosial, dan nilai tanggung jawab. Nilai-nilai karakter merupakan tindakan anak jalanan untuk menjadi berkarakter dengan mengimplementasikan program yang diberikan Lembaga JKJT. Tindakan anak jalanan ini memperhitungkan tujuan dan kesesuaian cara yang digunakan dengan tujuan yang akan dicapai.
Model Pendidikan Perdamaian Berbasis Kearifan Lokal Pela Gandong Pada Pembelajaran IPS Pasca Rekonsiliasi Konflik Ambon Anju Nofarof Hasudungan; Lianda Dewi Sartika
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v2i1.2658

Abstract

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) atau yang dikenal dengan Studi Sosial memiliki tujuan akhir untuk membekali individu dengan pengetahuan dan pemahaman untuk hubungan dan kehidupan yang damai. Seperti yang dilakukan SMPN 9 Kota Ambon dengan 99% perserta didiknya beragama Kristen/ Katolik dan SMPN 4 Salahutu Liang Maluku Tengah dengan peserta didik beragama 100% Islam yang telah menerapkan nilai pendidikan perdamaian berbasis kearifan lokal pela gandong pada pembelajaran IPS. Tujuan penelitian untuk melihat penerapan model pendidikan perdamaian berbasis kearifan lokal pela gandong pada pembelajaran IPS. Penelitian dilakukan pada November 2019 dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode studi kepustakaan, wawancara, dan observasi-partisipatoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pendidikan perdamaian berbasis kearifan lokal pela gandong pada pembelajaran IPS dapat mencapai tujuan pendidikan perdamaian dan IPS.
Peran Guru Sejarah dalam Pembentukan Pendidikan Karakter Anak Era Globalisasi Agus Susilo; Isbandiyah Isbandiyah
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 1, No 2 (2019): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v1i2.2246

Abstract

ABSTRACT: Teachers are an important element in education that is very important.In this era of globalization there are many challenges faced by a teacher in teaching his students.The entry of Western cultures disturbs the values of local wisdom for the younger generation.The facilities of science and technology spend a lot of time for young people in their activities and thinking.Science and Technology (IPTEK), many offer a variety of virtual world facilities that greatly spoil the younger generation.Not infrequently the facilities of science and technology are enjoyed by many young people and they forget the time for creativity.This is a serious problem for the current era of globalization.Even so, technological developments have benefited many human lives, especially for the world of education.This is a challenge for a teacher in modifying learning to be more innovative and interesting without leaving the values of the Indonesian cultural character.An ordinary history teacher with a discussion of the past, present, and future, continues to develop his creativity by modifying learning media by utilizing the impact of technology.Historical subjects can be combined with innovative learning media and contained character values.Basically globalization does not have to damage the educational order, but must be a bridge to achieve success in the future. Students in the globalization era must be smarter and more innovative.History teachers have a very important role in their students in shaping the character of children through innovative learning and fostering a high creativity of children.ABSTRAK:   Guru merupakan elemen penting dalam pendidikan yang sangat penting. Di era globalisasi ini banyak tantangan yang di hadapi oleh seorang guru dalam mengajar anak didiknya. Masuknya budaya-budaya Barat banyak mengganggu nilai-nilai kearifan lokal bagi generasi muda. Fasilitas dari IPTEK banyak menghabiskan waktu generasi muda dalam beraktivitas dan berfikir. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), banyak menawarkan berbagai fasilitas dunia maya yang sangat memanjakan generasi muda. Tidak jarang fasilitas dari IPTEK tersebut banyak dinikmati generasi muda dan mereka lupa akan waktu untuk berkreativitas. Hal tersebut merupakan suatu masalah yang serius bagi era globalisasi saat ini. Meskipun demikian, perkembangan teknologi banyak memberikan manfaat bagi kehidupan manusia, terutama bagi dunia pendidikan. Ini menjadi tantangan bagi seorang guru dalam memodifikasi pembelajaran menjadi lebih inovatif dan menarik tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter budaya bangsa Indonesia. Seorang guru sejarah yang biasa dengan pembahasan masa lalu, sekarang, dan masa yang akan datang, terus berupaya mengembangkan kreativitasnya dengan memodifikasi media pembelajaran dengan memanfaatkan dampak teknologi. Mata pelajaran sejarah dapat dipadukan dengan media pembelajaran yang inovatif dan terkandung nilai-nilai karakter. Pada dasarnya globalisasi bukan harus merusak tatanan pendidikan, namun harus menjadi jembatan untuk meraih kesuksesan di masa yang akan datang. Peserta didik yang ada di era globalisasi harus lebih cerdas dan lebih inovatif. Guru sejarah memiliki peran sangat penting kepada siswanya dalam membentuk karakter anak melalui pembelajaran inovatif dan menumbuhkan daya kreativitas anak yang tinggi.
Puzzle Wira : Sarana Edupreneurship Berbasis Mobile Multimedia Untuk Generasi Alpha di Era Disrupsi Teknologi Kevin Joan; Tantut Wahyu Setyoko; Habibi Habibi
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v2i1.2734

Abstract

This study aims to offer an interactive entrepreneurship learning model based mobile multimedia for alpha generation. This paper is presented on a conceptual basis from literature study so that there are no statistical tests and empirical studies in its research methods. Data and information obtained from various secondary literature such as government websites, national and international journals, books and proceedings. Then, the data and information obtained are presented descriptively accompanied by an analysis of the results of group discussions with the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) as a reference for model development in order to provide scientific studies that can be further developed. The conclusion of this paper is: puzzle wira can support government policy to be able to immediately converge conventional edupreneurship into interactive edupreneurship as early as possible so that the concept of entrepreneurship becomes familiar to the society so that it can spur society to become entrepreneurs as early as possible.
Peran Dan Motivasi Warga Pendatang Dalam Kegiatan Sosial di Tasikmadu Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Dwi Farani Lestari; Sukamto Sukamto; Agus Purnomo
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 1, No 2 (2019): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v1i2.2099

Abstract

Tujuan artikel ini adalah menganalisis peran dan Motivasi warga pedatang dalam kegiatan sosial di Tasikmadu Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam ada tiga, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Simpulannya adalah motivasi warga pendatang mengikuti kegiatan sosial yaitu sebagai penyaluran hobi, keinginan memajukan desa dan lebih membaur dengan warga Tasikmadu. Tujuan warga pendatang terlibat dalam kegiatan sosial di Tasikmadu adalah untuk syiar dan membuat warga Tasikmadu lebih memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi. Interaksi soaial antar warga pendatnag tercermin dalam kerja sama antar warga pendatang dalam kegiatan sosial. Interaksi yang berlangsung secara terus menerus di lingkup para pendatang, menimbulkan terbentuknya suatu kegiatan sosial keagaaman. Kegiatan sosial keagamaan untuk mempererat tali silaturahmi dengan warga serta sebagai tempat syiar untuk agama islam.
Study on Historical Sites: Pemanfaatan Situs Sejarah Masa Kolonial di Kota Batu sebagai sumber pembelajaran berbasis outdoor Learning Wahyu Djoko Sulistyo
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 1, No 2 (2019): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v1i2.1910

Abstract

Abstrak : Pembelajaran sejarah adalah pembelajaran yang objek kajianya adalah materi mengenai peristiwa masa lampau dengan segala aktivitasnya. Temporal kajianya yang masa lalu seakan menjadi permasalahn dalam praktik pembelajaranya. Terlebih lagi jika pembelajaranya berlangsung di dalam kelas dengan partisipasi siswa pasif. Oleh karena itu dalam artikel ini ditawarkan salah satu solusi alternatif dengan pemanfaatan situs-situs sejarah lokal sebagai sumber belajar dan sumber kegiatan pembelajaran. Artikel ini mengupas dan menjadikan contoh bagaimana pemanfaatan situs-situs sejarah peninggalan masa kolonial yang ada di Kota Batu Malang. Mengingat banyaknya peninggalan situs sejarah di kota tersebut yang dapat dijadikan sumber belajar dengan kegiatan lapangan atau outdoor learning. Skema pembelajaran pemanfaatan situs dan penejalasanya serta manfaatnya diuraikan dalam artikel ini. 
Pedagogical Knowledge: Analisis Kemampuan Pedagogik Guru IPS dalam Merancang Pembelajaran Bahari Bahari
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v2i1.2726

Abstract

Sejalan dengan prestasi siswa dalam pembelajaran, mengidentifikasi kemampuan pedagogik guru merupakan topik penting dalam dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pedagogic Guru yang difokuskan pada indicator Merancang Pembelajaran, Termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah 12 Guru IPS SMA Negeri 8 Muaro jambi. Responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan dokumen perangkat pembelajaran dan observasi. Instrumen evaluasi yang digunakan adalah angket penilaian kinerja guru yang diadaptasi dari Direktorat Ketenagaan Dirjen Dikti dan Direktorat Profesi Pendidik Ditjen PMPTK Depdiknas. Hasil Penelitian didapatkan bahwa dari 4 indikator kemampuan guru dalam perencanaan pembelajaran, tiga indicator terlihat menunjukkan guru memiliki pemahaman yang baik, akan tetapi pada indicator menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik, kompetensi yang akan dicapai dan materi ajar terlihat bahwa kemampuan guru masih dalam kategori sedang.
Budaya Mutu Sekolah Di SMP Negeri 5 Arga Makmur Bengkulu Utara Tahun 2012 Afwan Afwan
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v2i1.2941

Abstract

Every school wants a certain quality standardization in each division of its work. To uphold quality, there must be outreach from policymakers working quality standards. Lack of quality standards causes poor employee performance. While implementation through regulations is sometimes not implemented properly. This study aims to describe the culture of work quality that was developed in an awareness manner by enforcing the quality standards of schoolwork in Public Junior High School 5 Arga Makmur. The results showed that the quality culture was seen from the habits every day in providing an understanding of students in front of the class. Work culture provides support for quality culture in schools. The culture of discipline has proceeded according to the corridor. The culture of worship has become a habit of daily life. The culture of responsibility in carrying out tasks has become an awareness for teachers, staff, and students. The supporting factors for implementing quality culture have been carried out naturally and continuously. It can be concluded that all school residents optimally exhibit a culture of good quality in accordance with the mechanisms and work procedures established both in the form of decrees and in the form of positive habits of school residents.

Page 3 of 10 | Total Record : 100