cover
Contact Name
Raden Gamal Tamrin Kusumah
Contact Email
jurnal_jpipsi@iainbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
een@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
Lantai 2 Gedung Fakultas Tarbiyah dan Tadris Institut Agama Islam Negeri Bengkulu Jl. Raden Fatah Kel. Pagar Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE)
ISSN : 26556588     EISSN : 26556278     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/ijsse.v1i2.2246
Core Subject : Education,
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) memuat artikel dengan fokus penelitian dan pengkajian di bidang Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). p-issn 2655-6588 dan e-issn 2655-6278 . Jurnal ini diterbitkan oleh Insitut Agama Islam Negeri Bengkulu dua kali dalam setahun yaitu setiap bulan Januari dan Juli. Artikel yang diterima akan direview oleh Reviewer sesuai dengan kepakarannya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 100 Documents
Implementasi Supervisi Klinis dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) di SDN 02 Kota Mukomuko Untuk Meningkatkan Kemampuan Guru dan Mutu pembelajaran Siswa Mulkaziah Mulkaziah
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v2i1.2937

Abstract

The continuous learning process makes the entire academic community feel at the saturation point. As a result, teachers undergo their teaching activities efficiently, students are not optimal in improving learning outcomes and active learning. Therefore we need special treatment in the form of clinical supervision with a Contextual Teaching and Learning approach in undergoing learning activities of teachers. The research method used in this research is school action research. The scope of this method is broader than in classroom action research, because it covers one school instead of just one class. The results showed that clinical supervision succeeded in increasing the average teacher performance. The increase was 11% -17% from cycle 1 to cycle 2. So clinical supervision is needed to improve teacher performance.
Analisis Keterkaitan Motivasi Dan Apersepsi Terhadap Hasil Belajar IPS Irwan Satria; Raden Gamal Tamrin Kusumah
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 1, No 1 (2019): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v1i1.2587

Abstract

Hasil belajar IPS yang didapatkan oleh siswa usia sekolah dasar bervariasi mulai dari ketegori rendah, sedang dan tinggi. Nuansa tersebut berasal dari berbagai faktor. Faktor yang diteliti adalah variabel apersepsi dan motivasi. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar, kuesioner, dan wawancara untuk memperkuat analisis keterkaitannya. Uji t digunakan untuk mengetahui hubungan dari tiga variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara apersepsi terhadap hasil belajar IPS dimana Fhitung < Ftabel dengan α = 0,05 dengan (1,21 < 1,86 ). Korelasi positif juga didapatkan motivasi dengan hasil belajar IPS dimana dimana Fhitung < Ftabel dengan α = 0,05 dengan (1,03<1,86).
Local Wisdom for Character Education: A Study of Character Values in Tabot Tradition in Bengkulu Een Syaputra
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 1, No 2 (2019): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v1i2.2245

Abstract

ABSTRACT:  TABOT ceremony is an annual event, which is done by the people of Bengkulu, particularly by the Sippai tribe, to memorize the death of Husein bin Ali bin Abi Talib, the grandson of Prophet Muhammad, in Karbala war in 61 Hijri or 681 AD. In this article, the discussion will focus on the activities of the Tabot Ritual Ceremony, especially regarding the values of character education contained in. This research used a descriptive qualitative method. The data collection is done by doing a literature study, then analyzed it using qualitative data analysis. Based on research that has been done, the result showed that Tabot Ritual Ceremony in Bengkulu is full of character values; symbolized from the equipment used, the philosophical foundation in each activity, and values that are reflected in the activities undertaken. From what has been found, the character values contained in Tabot Ritual Ceremonies are religious values, the spirit of struggle, love peace, brotherhood, hard work, self, love of the homeland, caring culture, and responsibility, which fits the character education proposed by the curriculum centre of Indonesia.ABSTRAK:Tradisi TABOT merupakan acara rutin yang diselenggarakan oleh masyarakat Bengkulu, khsusnya suku Sipai, untuk mengenang kematian Husein bin Ali bin Ali Thalib, cucu Nabi Muhammad dalam perang Karbala pada tahun 681 H. Dalam artikel ini, pembahasan akan berfokus pada srangkaian aktivitas dalam ritual Tabot, khususnya mengenai muatan nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literature dan dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil studi, ditemukan bahwa Tabot adalah tradisi yang syarat akan nilai-nilai karakter, yakni sebagaimana tercermin dari peralatan yang digunakan, tujuan dasar dari aktivitas yang dilakukan dan nilai-nilai yang tercermin dari aktivitas yang dilakukan. Adapun nilai-nilai pendidikan karakter yang trekandung dalam tradisi Tabot adalah nilai religious, semangat perjuangan, cinta damai, persaudaraan, kerja keras, mendiri, cinta tanah air, dan tanggung jawab.
Transformation of Hamka’s Thought About Ethitical Values Through History Learning as a Reinforcement of Character Education Diyah Puji Lestari; Tri Zahra Ningsih; Nunuk Suryani
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v2i1.2464

Abstract

This research is motivated by various phenomena of moral crisis such as the number of murders, ethnic war, rape, corruption, collusion, nepotism, etc. This phenomenon has swept the nations of the world, so this problem has become a global problem. Hamka was known to be very concerned about moral issues. Hamka always said that only with morality built on the belief and trust in God Almighty (a strong religion) then humans can be saved from destruction and problems of the nation. The purpose of this study is to explore, examine and analyze Hamka's ethical thinking in order to strengthen character education. The search method used is the library method. Data collection is done by observing and studying literature through Hamka's books. The results of the study are six results of Hamka's ethical thinking that contain moral values that can be turned into historical learning as an effort to strengthen character education, namely: (1) social ethics and cultural, (4) ethics of law enforcement, (5) scientific ethics, (6) environmental ethics
Teamwork Pengembangan Kemitraan (Studi Kasus Kelompok Kerja Pengembangan Kemitraan Dalam Penanggulangan Kemiskinan Di Kota Bogor) Rizki Bunga Lestari; Soni Akhmad Nulhaqim; Maulana Irfan
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 1, No 2 (2019): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v1i2.1952

Abstract

Penelitian ini berjudul “Teamwork Pengembangan Kemitraan (Studi Kasus Kelompok Kerja Pengembangan Kemitraan dalam Penanggulangan Kemiskinan di Kota Bogor)”. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses teamwork  yang dilakukan oleh Kelompok Kerja Pengembangan Kemitraan meliputi komunikasi, kompromi, kooperasi, koordinasi, dan konsumasi. Teamwork yang dilakukan Pokja sebagai upaya untuk penanggulangan kemiskinan di Kota Bogor. Peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus, sedangkan instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah pedoman wawancara, pedoman observasi, dan pedoman studi dokumentasi. Teknik yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan studi kepustakaan. Informan dalam penelitian ini berjumlah 11 orang yaitu 4 orang dari pihak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), 2 orang dari pihak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), 2 orang dari pihak Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan 3 orang dari pihak Swasta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teamwork yang baik ditentukan oleh komunikasi, kompromi, kooperasi, koordinasi, dan konsumasi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa kelima elemen tersebut penting, saling berhubungan dan mempengaruhi dalam pencapaian tujuan Kelompok Kerja Pengembangan Kemitraan sebagai organisasi pelayanan manusia dalam menanggulangi kemiskinan di Kota Bogor. Dengan demikian, peneliti menyarankan suatu program pelatihan “Team Building Training untuk Meningkatkan Kualitas Teamwork”. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran anggota Pokja sehingga mereka mengerti akan pentingnya teamwork yang berjalan dengan efektif dan menerapkannya sebagai strategi atau teknik dalam pencapaian tujuan Pokja, sehingga Pokja mampu untuk membina dan melaksanakan teamwork yang efektif dalam menanggulangi kemiskinan. AbstractThe title of this research is "Teamwork of Development Partnership (Case Study Development Partnership Teamwork of Poverty in Bogor)". This research aims to describe the teamwork process conducted by the Working Group on Development Partnership include communication, compromise, cooperation, coordination, and consummation. Teamwork that made the Working Group in an effort to reduce poverty in Bogor. The researcher used a qualitative research approach with case study method, while the instruments used in data collection is the interview, observation guidelines, and guidance documentation. The technique used in-depth interviews, non-participatory observation, and literature study. Informants in this research are 11 people, they are 4 persons from SKPD, 2 persons from BUMD, 2 persons from BUMN, and 3 persons from the private sector. The results of this research indicate that good teamwork is determined by communication, compromise, cooperation, coordination, and consummation. The final conclusion is that the five elements are important, interrelated and affect the achievement of the objectives of the Pokja as a human service organization in tackling poverty in Bogor. Thus, the researchers suggest a training program "Team Building Training to Improve the Quality of Teamwork". The purpose of this training is to raise awareness of Pokja members so that they understand the importance of teamwork that goes with effective and implement a strategy or technique in achieving teamwork so that the Pokja was able to develop and implement effective teamwork in tackling poverty.
Kajian Literasi Ekonomi Siswa Sekolah Menengah Atas Al-Amanah Ciwidey Citra Anggreini; Ikaputera Waspada
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v2i1.2731

Abstract

Literasi ekonomi sangat perlu diajarkan kepada siswa agar mereka dapat hidup di tengah-tengah masyarakat modern abad 21. Berbagai upaya telah dilakukan dibeberapa Negara termasuk Indonesia untuk meningkatkan literasi ekonomi siswa, misalnya upaya diluncurkannya kurikulum baru 2013. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui literasi ekonomi bagi individu maupun rumah tangga terutama pada siswa yang menginginkan mencapai kesejahteraan untuk belajar meningkatkan literasi ekonomi dapat berefek pada akumulasi aset, proteksi dan meningkatkan tabungan. Metode penelitian digunakan dalam deskriptif eksplanatori melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas X IPS berjumlah 216 orang, sementara yang menjadi sampelnya adalah kelas X IPS 5 dan X IPS 6 berjumlah 68 orang. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil rata-rata kemampuan literasi ekonomi siswa adalah 14,39 yang berarti bahwa siswa kelas X SMA Al-Amanah Ciwidey memiliki kemampuan literasi ekonomi pada kategori sangat rendah. Dengan demikian perlu dilakukan langkah yang lebih baik agar dapat meningkatkan kemampuan literasi ekonomi siswa misalnya dengan penerapan metode pembelajaran yang berkaitan dengan penerapan kemampuan literasi ekonomi.
Desain Skenario Pembelajaran Aktif Dengan Metode “Mikir” Pada Mata Kuliah Pendidikan IPS Piki Setri Pernantah
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 1, No 2 (2019): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v1i2.1929

Abstract

Dalam rumpun ilmu sosial dan ilmu pendidikan di perguruan tinggi, mata kuliah Pendidikan IPS adalah salah satu mata kuliah wajib yang penting diajarkan. Pentingnya Pendidikan IPS diharapkan dapat berkontribusi untuk membangun kesadaran kebangsaan mahasiswa, memiliki wawasan sosial dan kepekaan sosial sehingga terciptanya interaksi sosial yang baik dalam kehidupan bermasyarakat. Idealnya, mata kuliah Pendidikan IPS tidak hanya memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tetapi juga mampu mengajarkan nilai-nilai yang berangkat dari realitas sosial yang terjadi di masyarakat. Untuk itu, proses pembelajaran mata kuliah Pendidikan IPS harus mengedepankan pembelajaran aktif (student-center) sehingga mahasiswa mampu lebih berpikir kritis, komunikatif, dan reflektif. Artikel ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan pentingnya mata kuliah Pendidikan IPS yang active learning; 2) mendesain sebuah contoh skenario pembelajaran dengan metode “MIKIR” pada mata kuliah Pendidikan IPS. Pembelajaran aktif dengan metode “MIKIR” diadopsi dari pengembangan model pembelajaran Abad 21 yang dikembangkan oleh Tanoto Foundation. Singkatan dari metode “MIKIR” adalah Mengalami, Interaksi, Komunikasi, dan Refleksi. Metode ini berusaha menjawab tantangan pendidikan Abad ke-21 dan relevan dengan pembelajaran yang konstruktivistik.
Landasan Antropologi Pendidikan dan Implementasinya Dalam Pembangunan Indonesia Rachmat Satria; Nur Amaliyah Hanum; Elvia Baby Shahbana; Achmad Supriyanto; Nurul Ulfatin
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v2i1.2718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui landasan antropologi pendidikan dan implikasinya terhadap pembangunan nasional Indonesia. Artikel ini disusun menggunakan pendekatan studi kajian literatur, dimulai dari mengkaji teori-teori yang relevan dengan landasan antropologi dalam pendidikan, kemudiaan dilakukan telaah. Berdasarkan kajian yang dilakukan, diketahui bahwa para antropolog memainkan peran penting dalam membangun suatu negara, kajian-kajian para antropolog digunakan sebagai landasan bagi pemerintah dalam mengambil suatu kebijakan-kebijakan pembangunan khusunya dalam pembangunan bidang pendidikan, pentingnya latar sosial antropologi diwujudkan dalam landasan pendidikan di Indonesia ini agar tidak terjadinya konflik dan ketimpangan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. 
The Primary Of Social Worker: Eksistensi Pekerja Sosial Sebagai Suatu Profesi Adi Bustamar; Rizki Bunga Lestari
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 1, No 2 (2019): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v1i2.1953

Abstract

Abstract: Social Work Existence as a Profession. The fundamental essence of the packaging development of social welfare through a variety of welfare services is equitable distribution of all components with human rights standards. With a base rights, quality of service has become a claim. Social services as demand human rights are very important, and a good quality of service becomes a necessity that can not be denied. Therefore, social services should be planned systematically, and meet the quality standards of service in accordance with the philosophy of the nation, and the demands of professionalism. In the circumstances of the development of social problems and public demand for policy orientation and development programs of social welfare, which is based on fairness for all and protect human rights in the future, it takes a professional staff of social work. Thus, the purpose of writing this article is to change the mindset of society, to improve the existence of social workers as a profession to the public not just a charity activity but as a profession that has the knowledge, skills, and values in practice. Abstrak: Eksistensi Pekerja Sosial sebagai Suatu Profesi. Esensi mendasar dari kemasan pembangunan kesejahteraan sosial melalui berbagai pelayanan adalah pemerataan kesejahteraan hidup seluruh komponen bangsa dengan standar hak asasi manusia. Dengan basis hak asasi, kualitas pelayanan sudah menjadi tuntutan. Pelayanan sosial sebagai tuntutan hak asasi manusia sangat penting, dan kualitas pelayanan yang baik menjadi keharusan yang tidak dapat dipungkiri. Karenanya, pelayanan sosial harus terencana secara sistematis, serta memenuhi standar kualitas pelayanan yang sesuai dengan filosofi bangsa, dan tuntutan profesionalisme. Dalam situasi dan kondisi perkembangan permasalahan sosial dan tuntutan publik terhadap orientasi kebijakan dan program pembangunan kesejahteraan sosial yang bertumpu pada keadilan untuk semua dan melindungi hak asasi manusia pada masa yang akan datang, dibutuhkan tenaga-tenaga profesional pekerjaan sosial. Maka, tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengubah mindset masyarakat, meningkatkan eksistensi pekerja sosial sebagai suatu profesi kepada khalayak bukan hanya sekedar kegiatan charity melainkan sebagai suatu profesi  yang memiliki knowledge, skill, dan values dalam praktiknya.
Kajian Tentang Pemecahan Masalah Pembelajaran Ekonomi Siswa Di Madrasah Aliyah Negeri 4 Karawang Santi Santi; Ikaputera Waspada
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v2i1.2732

Abstract

Pada pembelajaran abad 21, pemecahan masalah sangat diperlukan untuk menentukan tingkat pemahaman siswa terhadap pelajaran yang diberikan oleh guru. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam pengembangan pemecahan masalah ekonomi yaitu dengan adanya perubahan kurikulum KTSP menjadi kurikulum 2013. Tujuan penelitian untuk medeskripsikan tingkat kemampuan pemecahan masalah siswa Madrasah Aliyah Negeri 4 Karawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran soal tes terkait tentang pemecahan masalah dengan materi pasar modal. Responden dalam penelitian ini siswa kelas X IPS di Madrasah Aliyah Negeri 4 Karawang yang berjumlah 63 siswa. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa faktor yang paling dominan dalam pemecahan masalah adalah mengidentifikasi masalah yang berada pada persentase 0,89%, kedua memeriksa kembali dengan persentase 0,495, menentukan tujuan 0,32%, melaksanakan strategi 0,29% dan menentukan strategi berada pada tingkat paling rendah yaitu berada pada persentase 0,031%. Dengan hasil tersebut perlu dilakukan lagi pelatihan pemecahan masalah bagi peserta didik, agar tujuan yang diinginkan dapat diperoleh

Page 2 of 10 | Total Record : 100