cover
Contact Name
Raden Gamal Tamrin Kusumah
Contact Email
jurnal_jpipsi@iainbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
een@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
Lantai 2 Gedung Fakultas Tarbiyah dan Tadris Institut Agama Islam Negeri Bengkulu Jl. Raden Fatah Kel. Pagar Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE)
ISSN : 26556588     EISSN : 26556278     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/ijsse.v1i2.2246
Core Subject : Education,
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) memuat artikel dengan fokus penelitian dan pengkajian di bidang Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). p-issn 2655-6588 dan e-issn 2655-6278 . Jurnal ini diterbitkan oleh Insitut Agama Islam Negeri Bengkulu dua kali dalam setahun yaitu setiap bulan Januari dan Juli. Artikel yang diterima akan direview oleh Reviewer sesuai dengan kepakarannya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 100 Documents
Peran Lembaga Sosial Keagamaan di Kota Bengkulu dalam Penguatan Fungsi Keluarga Samsudin Samsudin
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 2, No 2 (2020): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v2i2.3542

Abstract

Gelombang modernisasi global telah mempengaruhi terjadinya perubahan sosial makro dan berdampak kepada terjadinya perubahan pada fungsi-fungsi keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran yang dilakukan oleh Lembaga Sosial Keagamaan (Islam) dalam upaya penguatan fungsi keluarga yang telah mengalami perubahan di Kota Bengkulu. Dengan menerapkan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan sosialogis, lembaga sosial keagamaan Islam di Kota Bengkulu melaksanakan perannya melalui aktifitas dakwah Islamiyah dan fatwa untuk menguatkan efektifitas fungsi-fungsi keluarga yang telah mengalami perubahan, yakni fungsi biologis seksual, reproduksi, afeksi, perlindungan, sosialisasi/pendidikan, ekonomis, rekreasi, dan fungsi keagamaan.
Perbedaan Hasil Belajar Menggunakan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Dengan Model Pembelajaran Team Achievement Divisions (STAD) Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas V di MIN 02 Kota Bengkulu Asiyah Asiyah; Adrian Topano; Ahmad Walid
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 2, No 2 (2020): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v2i2.3563

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini apakah ada perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dengan model pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD) pada mata pelajaran SKI kelas V di MIN 02 Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Hasil Belajar Menggunakan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Dengan Model Pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD) Pada Mata Pelajaran SKI Kelas V Di MIN 02 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment desaign) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar menggunakan model pembelajarann NHT dengan model pembelajaran STAD pada mata pelajarn SKI kelas V di MIN 02 Kota Bengkulu. Berdasrkan hasil pehitungan hipotesis dengan menggunakan uji t terhadap kedua kelompok dengan hasil yang diperoleh, Thitung 10 sedangkan Ttabel dengan df 66 pada taraf signifikan 5% yaitu 1,671. Demikian Thitung>Ttabel ( 10 > 1,671 ) yang berarti hipotesis kerja (Ha) dalam penelitian ini diterima, yaitu hasil belajar SKI siswa yang diajarkan dengan menggunakan  model NHT lebih baik daripada menggunakan Model STAD. Dibuktikan dengan nilai rata-rata hasil belajar SKI post-test kelas V A lebih tinggi dibandingkan dengan kelas V C dan terdapat perbedaan hasil belajar SKI antara kelas yang diajar melalui model NHT dengan model STAD pada kelas V di MIN 02 Kota Bengkulu.
Meningkatkan Pendidikan Karakter dan Pemahaman Konsep Geografi Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan Google Form Hutri Yani
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 2, No 2 (2020): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v2i2.3411

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan di SMA 10 Rejang Lebong pembelajaran yang berorientasi terhadap sikap dan perilaku keruangan menjadi terlupakan ketika geografi menjadi salah satu mata pelajaran yang masuk kedalam ujian nasional. Orientasi pembelajaran geografi terfokus untuk meluluskan peserta didik dalam ujian nasional. Sehingga pembentukan pendidikan karakter dan pemahaman konsep siswa terabaikan. Selain itu, pembelajaran di kelas XI IPS masih sering didominasi oleh guru, melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Metode penelitian ini, menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian berbentuk siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data melalui tes dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan pemahaman konsep pada mata pelajaran Geografi. Dari nilai rata-rata pada siklus I  74,16 pada siklus II  meningkat menjadi 78,83. Adapun indikator pendidikan karakter yang meningkat terdiri dari religus dan jujur, toleransi, Disiplin dan demokratis.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Prosedur Administrasi di SMK Batik 2 Surakarta Mella Mardayanti
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 2, No 2 (2020): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v2i2.3290

Abstract

Motivasi belajar siswa di dalam proses belajar mengajar termasuk dari salah satu keberhasilan didalam pembelajaran, dimana ketika semangat siswa untuk belajar didalam kelas tinggi maka siswa lebih mudah untuk memahami materi yang disampaikan, akan tetapi permasalahannya tidak semua siswa memiliki motivasi belajar yang baik, maka juga semakin sulit untuk guru bisa memahamkan materi yang disampaikan kepada siswa yang tidak memiliki motivasi belajar, maka permasalahan inilah untuk segera dicarikan solusinya. Permasalahan tersebut juga terjadi di SMK Batik 2 Surakarta kelas XI AP 1 pada pembelajaran Melakukan Prosedur Administrasi. Untuk mendapatkan data penelitian, peneliti menggunakan cara wawancara, angket, observasi, dan kajian dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif kualitatif. Validitas data menggunakan teknik triangulasi data. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT) pada pembelajaran Melakukan Prosedur Administrasi secara optimal dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI AP 1 SMK Batik 2 Surakarta. Hasil dari observasi menunjukkan rata-rata indikator motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Melakukan Prosedur Administrasi pada siklus I adalah 69,31% dan pada siklus II adalah 87,87%. Dari siklus I ke siklus II meningkat 18,56%. Dalam penelitian ini peneliti menyimpulkan bahwa dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournaments (TGT) dapat meningkatkan motivasi belajar Melakukan Prosedur Administrasi siswa kelas XI AP 1 SMK Batik 2 Surakarta
Eksistensi Pasar Buku Wilis Kota Malang di Era Disrupsi Muhammad Rizqon Fauroni; Sukamto Sukamto; Idris Idris
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 2, No 2 (2020): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v2i2.3193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan pasar tradisional di era disrupsi dan bagaimana hal itu mempengaruhi pasar dan kehidupan sosial ekonomi para penjual. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dan divalidasi dengan triangulasi. Model interaktif Miles dan Huberman digunakan sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasar wilis menjadi salah satu pasar buku tradisional yang masih bertahan di era disrupsi. Selain itu, ada perubahan dalam pola transaksi yang awalnya diproses secara offline, sekarang beralih ke online. Lebih lanjut, perilaku konsumen juga telah mengalami pola yang berbeda, membaca buku konvensional beralih ke buku online. Akhirnya, ada dampak sosial ekonomi karena fenomena gangguan dalam bentuk struktur dan status sosial, dan pendapatan mereka.
Penerapan Model Pembelajaran CTL dengan Media Visualisasi Museum Purbakala Sangiran untuk Meningkatkan Kesadaran Sejarah dan Hasil Belajar Siswa Kelas X IPS 3 SMA N 1 Gemolong Mia Nurvita Sari; Sariyatun Sariyatun; Nur Fattah Abidin
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 2, No 2 (2020): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v2i2.3292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sejarah dan hasil belajar siswa kelas X IPS 3 SMA N 1 Gemolong melalui penerapan model CTL dengan media visualisasi museum purbakala Sangiran. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Sumber data berasal dari siswa, guru, dan proses pembelajaran sejarah di kelas X IPS 3. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, angket, catatan lapangan, tes, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CTL dengan media visualisasi museum purbakala Sangiran dapat meningkatkan kesadaran sejarah dan hasil belajar siswa. Keberhasilan ini dibuktikan dengan meningkatnya persentase kesadaran sejarah dan hasil belajar siswa dari tahap pra-siklus hingga siklus III. Peningkatan ini telah melampaui target keberhasilan yaitu kesadaran sejarah siswa 75% dan ketuntasan hasil belajar siswa 80%. Simpulan dari penelitian ini adalah model CTL dengan media visualisasi museum purbakala Sangiran efektif meningkatkan kesadaran sejarah dan hasil belajar siswa kelas X IPS 3 SMA N 1 Gemolong.
Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS (Think Pair Share) Imra Rosdi
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 2, No 2 (2020): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v2i2.3419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran TPS (Think Pair Share). Adapun yang melatarbelakangi penelitian ini dikarenakan rendahnya minat belajar siswa yang menyebabkan hasil belajar siswa rendah di SMA 10 Rejang Lebong.  Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan pada sebanyak dua siklus dimana masing-masing siklus dilalui dengan empat tahapan, yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA 10 Rejang Lebong. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi minat dan tes Hasil Belajar. Hasil Penelitian diperoleh minat belajar siswa meningkat Dari kategori Sedang pada siklus I menjadi kategori tinggi pada Siklus II. Hasil belajar siswa pada siklus I nilai rata-rata 72,28 dengan ketuntasan klasikal 61.76%. Pada Siklus II nilai rata-ratanya naik menjadi 78.42 dengan ketuntasan klasikal 88.24%.
Pengembangan Media Pembelajaran Puzzle Maps Pada Mata Pelajaran IPS di SMPN 2 GRATI Tri Ajeng Nurul Latifah; I Dewa Putu Eskasasnanda; Bayu Kurniawan
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 2, No 2 (2020): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v2i2.3277

Abstract

Artikel ini bertujuan mengembangkan media puzzle maps pada materi negara-negara ASEAN. Media pembelajaran puzzle maps merupakan media pembelajaran IPS yang dipadukan dengan model pembelajaran team quiz dan dikembangkan berdasarkan permainan. Metode penelitian ini  menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model Borg and Gall, pengembangan produk yang akan dilakukan peneliti sampai proses uji coba skala besar. Media puzzle maps yang telah melalui tahap validasi dan dinyatakan valid untuk digunakan dengan hasil validasi yang diberikan oleh ahli media mendapatkan hasil rata-rata keseluruhan 3.31. Hasil validasi yang diberikan oleh ahli materi mendapatkan hasil rata-rata keseluruhan 3,37. Sedangkan, hasil validasi oleh praktisi pendidikan mendapatkan hasil rata-rata keseluruhan 3,89. Uji coba media puzzle maps pada tahap uji coba lapangan terbatas menghasilkan rata-rata keseluruhan 3,61. Hasil uji coba kelayakan media puzzle maps pada tahap uji coba lapangan lebih luas mendapatkan rata-rata keseluruhan 3,65. Pengembangan media ini dapat menambah pemahaman peserta didik terhadap materi negara-negara ASEAN dan membentuk kerjasama pada proses pembelajaran
Representasi Permasalahan Lingkungan dalam Buku Teks IPS Geografi SMP Kelas VII Kurikulum 2013 Edisi Revisi M Iqbal Liayong Pratama; Een Syaputra; Hamengkubuwono Hamengkubuwono
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 3, No 1 (2021): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v3i1.4111

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi tema lingkungan dalam buku teks IPS SMP kelas VII Kurikulum 2013; dan 2) menganalisis representasi permasalahan lingkungan dalam materi buku teks IPS SMP Kelas VII Kurikulum 2013. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Objek penelitian adalah materi buku teks IPS SMP kelas VII Kurikulum 2013 edisi revisi yang diterbitkan Kementerian pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2014. Pengumpulan data dan analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa: 1) terdapat sebanyak delapan tema tentang lingkungan dalam buku teks IPS SMP Kelas VII Kurikulum 2013; 2) Dari delapan tema tentang lingkungan, hanya terdapat beberapa tema yang menyajikan persoalan lingkungan. Sebagian besar tema yang lainnya, meskipun membahas tentang lingkungan, namun sama sekali tidak menyajikan persoalan tentang lingkungan. Beberapa bentuk permasalahan lingkungan yang ada tersebut adalah: keruskaan sungai, kerusakan hutan, serta pencemaran udara dan air
Analisis Kompetensi Dasar Esensial pada Mata Pelajaran Sejarah Indonesia di Masa Pandemi Covid-19 Asyrul Fikri; Anju Nofarof Hasudungan
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 3, No 1 (2021): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v3i1.4008

Abstract

Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan hasil analisis kompetensi dasar esensial mata pelajaran sejarah Indonesia di masa kurikulum darurat berdasarkan asas UKRK (Urgensi, Kontinuitas, Relevansi, Keterpakaian). Silabus yang digunakan oleh guru sejarah Indonesia di awal masa pandemi dan transisi pasca dikeluarkannya Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik No 719/P Tahun 2020 masih menggunakan silabus yang dibuat pada masa kondisi sebelum Covid-19. Akibatnya, pembelajaran sejarah Indonesia yang bersumber dari silabus menjadi tidak relevan dengan kondisi saat ini. Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpalan data dilakukan dengan cara observasi, analisis dokumen, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompetensi Dasar (KD) yang terdapat pada silabus sebelumnya adalah kumpulan KD yang dibuat dengan kondisi kehidupan normal. Pandemi Covid-19 telah memaksa pola pembelajaran yang awalnya di kelas berubah menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Sehingga, KD pada silabus kondisi normal masih tetap digunakan maka hal ini tidak relevan dan sangat menyulitkan peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan hasil analisis KD esensial pada mata pelajaran sejarah wajib. Sehingga dapat dipergunakan oleh guru sejarah di seluruh Indonesia.

Page 4 of 10 | Total Record : 100