Psikostudia : Jurnal Psikologi
PSIKOSTUDIA : JURNAL PSIKOLOGI is a peer-reviewed journal which is published by Universitas Mulawarman, East Kalimantan publishes biannually in June and December. This Journal publishes current original research on psychology sciences using an interdisciplinary perspective, especially within Organitational and Industrial Psychology, Clinical Psychology, Educational Psychology, and Experimental Psychology Studies.
Articles
484 Documents
Vitalitas Subjektif dan Orientasi Masa Depan terhadap Kebahagiaan
Ayunda Ramadhani;
Linda Aprida;
Marisa Harlin;
Muhammad Fadhlurohman;
Muhammad Ali Adriansyah
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 10, No 1 (2021): Volume 10, Issue 1, Maret 2021
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v10i1.5451
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh vitalitas subjektif, dan orientasi masa depan terhadap kebahagiaan pada mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 121 anggota mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala vitalitas subjektif, orientasi masa depan, dan kebahagiaan. Data yang terkumpul dianalisis dengan program SPSS 25.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara vitalitas subjektif dan orientasi masa depan terhadap kebahagiaan (F = 21.593; p = 0.000; R2 = 26.8%). Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara vitalitas subjektif terhadap kebahagiaan (β = 0.360; t = 3.776; p = 0.000). Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara orientasi masa depan terhadap kebahagiaan (β = 0.220; t = 2.306; p = 0.023).
Hubungan Adiksi Internet dan Perilaku Merokok Pada Remaja
Teddy Ali Siregar;
Stephani Raihana Hamdan
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 9, No 3 (2020): Volume 9, Issue 3, November 2020
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v9i3.4281
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara Adiksi Internet dan Perilaku Merokok. Beberapa penelitian yang menyatakan hasil yang kontradiktif antara kecanduan internet dan perilaku merokok. Penelitian ini menggunakan non-probability sampling dengan teknik purposive sampling, subjek meliputi 51 orang. Metode yang digunakan peneliti merupakan metode korelasional. Pengumpulan data menggunakan kuisioner Internet addiction test (IAT). Data yang diperoleh berupa data ordinal. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang cukup era antara adiksi internet dan perilaku merokok. Korelasi aspek adiksi internet, aspek neglect work paling tinggi terhadap perilaku merokok, korelasi aspek excessive use yang paling rendah terhadap perilaku merokok, gambaran perilaku merokok remaja di Kota Bandung sebagian besar mempunyai perilaku merokok yang sedang.
Meta Analisis Hubungan Antara Stres Kerja (Job Stress) dan Kepuasan Kerja (Job Satisfaction)
Hapsari, Ika Nurfaustina
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 9, No 2 (2020): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v9i2.3906
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres kerja (job stress) dan kepuasan kerja (job satisfaction) pada karyawan. Penelitian ini termasuk penelitian meta analisis menggunakan 14 jurnal terakreditasi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, yaitu antara tahun 2007 hingga 2017. Subjek penelitian ini adalah karyawan serta suster yang berjumlah 5987 orang. Pengolahan data menggunakan software StatDirect versi 3.0 untuk mengetahui korelasi antara variabel stres kerja (job stress) dan kepuasan kerja (job satisfaction). Hasil yang diperoleh adalah terdapat hubungan yang tergolong kecil antara stres kerja (job stress) dan kepuasan kerja (job satisfaction) dengan nilai pooled correlation= -0.069 (95% CI = -0.279 to -0.147). Arah korelasi antar variabel adalah negatif, yang berarti semakin tinggi stres kerja yang dimiliki seseorang maka semakin rendah kepuasan kerjanya. Sebaliknya, semakin rendah stres kerja yang dimiliki seseorang, maka semakin tinggi kepuasan kerjanya.
Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dan Student Well-Being Pada Mahasiswa Semester Akhir
Merida, Sarita Candra;
Febrieta, Ditta;
Husnah, Hilmiatul;
Ria, Roma;
Novianti, Rospita
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 10, No 2 (2021): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v10i2.5695
Proses pembelajaran dalam perkuliahan menuntut mahasiswa semester akhir lebih bertanggung jawab dari semester sebelumnya, sehingga adanya perubahaan, tentunya perlu penyesuaian baru supaya mahasiswa dapat lebih produktif dan berkontribusi untuk fakultas. Dalam proses penyesuaian tersebut tidak mudah, salah satunya muncul indikator well-being yaitu stress sehingga perlu peningkatan student well-being untuk mendukung kesuksesaan mahasiswa diperguruan tinggi. Pada penelitian ini mahasiswa diberikan terapi SEFT untuk meningkatkan student well-being salah satunya ialah komponen emosi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 13 mahasiswa sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan one group pretest-posttest design. Analisis statistika menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengukur perbedaan data prestest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara pretest dan posttest dengan skor Z -2950ᵇ dan signifikansi sebesar 0,003 serta terdapat peningkatan dari pretest ke posttest. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan adanya pengaruh terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap peningkatan student well-being pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.
Gambaran Subjective Well Being pada Individu Ditinjau dari Intensitas Bermain Game Online
Purwaningtyas, Fifin Dwi
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 10, No 1 (2021): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v10i1.4593
Intensitasnya bermain game online di Indonesia membuat pemainnya menjadi kecanduan game online dan mengabaikan serta melupakan kegiatannya sehari-hari guna dapat bermain game secara terus menerus. Peneliti mendapatkan subjek sebanyak 81 orang, dari usia 15 sampai 40 tahun dan yang suka bermain game online, metode penelitiannya kuantitatif dengan menggunakan teknik sampling, Hasil penelitiannya nilai signifikansi Sig.(2-tailed) antara Subjective Well Being dengan intensitas bermain game online adalah sebesar 0,000; sehingga nilai tersebut lebih besar dari 0,05 dan nilai r hitungnya sebesar 0,705 lebih besar dari r tabel yaitu 0,215. Hal ini berarti bahwa terdapat hubungan antara Subjective well being pada Individu ditinjau dari Intensitas Bermain Game online. Kesimpulannya terdapat hubungan positif antara subjective well being dengan intensitas bermain game online menunjukan bahwa semakin tinggi intensitas bermain game online maka akan semakin tinggi subjective Well Beingnya, hal ini diharapkan untuk subjek bisa mengurangi intensitas bermainnya agar tidak merugikan diri sendiri dan bisa juga menghabiskan waktu dengan berinteraksi dengan teman, dan keluarga atau melakukan kegiatan yang positif.
Kesepian ditinjau dari Perilaku Agresi Pada Lingkungan Pembina Khusus Anak Kota Medan
Robinson, Robinson;
Diana, Ledy;
Zebua, Kristina;
Damanik, Mariance Br;
Hasibuan, Hana Grace Sifra;
Hartini, Sri
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 9, No 3 (2020): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v9i3.4619
Kesepian merupakan hal yang dialami setiap orang, salah satu penyebab terjadinya adalah adanya tekanan yang dialami membuat orang tersebut takut akan hubungan yang seharusnya dimiliki. Tekanan tersebut berbentuk agresi yaitu tindakan kekerasan atau penolakan yang menunjukan pada diri individu atau kelompok lain. Hubungan dari perilaku agresi dan kesepian merupakan tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini digunakan adalah metode kuantitatif korelasional yang mana subjek penelitian sebanyak 100 anak yang berada di bawah pengawasan Lingkungan Pembinaan Khusus Anak di kota Medan. Metode pengumpulan data mengunakan skala Kesepian dan skala agresi dengan metode Likert, dengan pengujian SPSS 23. Setelah uji coba ditemukan hasil hubungan yang positif antara agresi dengan kesepian (r= 0,697; p=,000).
Menjadi Taruna Bahagia: Pelatihan Resiliensi untuk Meningkatkan Psychological Well-Being Taruna Akademi Angkatan Laut
Wijaya, Andri Adi;
Setiawati, Eunike;
Alfinuha, Setyani
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 9, No 2 (2020): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v9i2.3913
Pergantian kurikulum di tengah masa studi mengharuskan para taruna angkatan X beradaptasi dengan situasi pendidikan yang berbeda, kegiatan lebih padat dan menekan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan psikologis salah satunya rendahnya psychological well-being. Padahal psychological well-being penting dimiliki para taruna untuk mengoptimalisasikan potensinya dalam menempuh pendidikan militer. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan psychological well-being para taruna adalah memberikan pelatihan resiliensi. Resiliensi merupakan kemampuan untuk mengatasi dan beradaptasi terhadap kejadian berat atau masalah yang terjadi dalam kehidupan. Pelatihan resiliensi pada penelitian ini menggunakan mastery resiliency training (MRT) yang khusus diberikan pada anggota militer. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh MRT dalam meningkatkan psychological well-being taruna yang menjalani pendidikan militer. Partisipan penelitian yaitu para taruna angkatan X yang berjumlah 30 orang. Desain penelitian yang dipilih adalah one-group pretest-posttest design. Variabel psychological well-being diukur menggunakan The Ryff Scale of Psychological Well-being dan dianalisis dengan metode kuantitatif uji beda dan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan resiliensi atau MRT mampu meningkatkan psychological well-being para taruna angkatan X.
Stres Kerja, Keterlibatan Kerja, dan Intensi Turnover Pada Generasi Milenial
Putro, Taufik Achmad Dwi;
Ajeng, Nabella;
Qomariyah, Oom
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 9, No 2 (2020): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v9i2.3837
Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran stres kerja dan keterlibatan kerja terhadap intensi turnover pada karyawan generasi milenial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Stress Diagnostic Survey, Skala Keterlibatan Kerja, dan Skala Intensi Turnover digunakan untuk mendapatkan data yang berasal dari 100 orang subjek melalui survei online. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai F = 35,116 dengan p = 0,000 (p <0,01). Hal ini berarti bahwa stres kerja dan keterlibatan kerja memainkan peran penting terhadap intensi turnover pada karyawan generasi milenial. Koefisien determinasi (R2) yang dihasilkan sebesar 0,42, yang berarti bahwa kontribusi efektif stres kerja dan keterlibatan kerja secara bersama-sama terhadap intensi turnover generasi milenial sebesar 42%. Stres kerja dan keterlibatan kerja secara parsial juga memainkan peran yang signifikan terhadap intensi turnover pada generasi milenial. Hubungan stres kerja dengan intensi turnover bersifat positif sedangkan hubungan keterlibatan kerja dengan intensi turnover bersifat negatif. Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat saran kuat bagi perusahaan yang memiliki karyawan generasi milenial untuk memberikan fleksibilitas dan kenyamanan serta meningkatkan keterlibatan karyawan mereka untuk mengurangi tingginya intensi turnover yang rawan muncul.
Pengaruh Ketidakamanan Kerja dan Stres Kerja Terhadap Intensi Turnover Pada Karyawan Kaltim Post Samarinda
Moslem, Milleniartha;
Sary, Fetty Poerwita
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 10, No 2 (2021): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v10i2.5221
Pertumbuhan bisnis surat kabar yang terus menurun mempengaruhi kondisi sumber daya manusia di Kaltim Post Samarinda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana ketidakamanan kerja, stres kerja dan intensi turnover serta untuk mengetahui bagaimana pengaruhnya terhadap karyawan Kaltim Post Samarinda. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada 54 responden yang merupakan karyawan Kaltim Post Samarinda. Metode yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan pengambilan sampel jenuh. Data yang telah diolah akan dianalisis dengan menggunakan teknik koefisien determinasi dan analisis jalur. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis ditemukan bahwa ketidakamanan kerja dan stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi turnover. Koefisien determinasi (R2) menunjukkan adanya pengaruh positif signifikan 66,2% ketidakamanan kerja dan stres kerja terhadap intensi turnover.
Stres Akademik Mahasiswa dalam Melaksanakan Kuliah Daring Selama Masa Pandemi Covid 19
Lubis, Hairani;
Ramadhani, Ayunda;
Rasyid, Miranti
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 10, No 1 (2021): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/psikostudia.v10i1.5454
Terjadinya pandemic covid19 telah membuat banyak perubahan pada sektor pendidikan yang beralih menjadi pembelajaran daring. Perubahan sistem memicu munculnya stress akademik pada mahasiswa yang akan berdampak pada prestasi belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres akademik yang dialami mahasiswa selama melaksanakan kuliah daring. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan rancangan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami stress akademik terbanyak pada kategori sedang yaitu 80 mahasiswa (39,2%). Stress akademik kategori tinggi sebanyak sebanyak 55 orang (27%), kategori rendah sebanyak 48 orang (21%), kategori sangat tinggi sebanyak 14 orang (6,9%), dan kategori sangat rendah sebanyak 11 orang (5,4%). Artinya mahasiswa merasakan tekanan yang cukup berat selama melaksanakan pembelajaran daring di masa pandemic Covid19.