cover
Contact Name
Muhammad Ali Adriansyah
Contact Email
ali.adriansyah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
psikostudia@fisip.unmul.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Psikostudia : Jurnal Psikologi
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 23022582     EISSN : 26570963     DOI : -
PSIKOSTUDIA : JURNAL PSIKOLOGI is a peer-reviewed journal which is published by Universitas Mulawarman, East Kalimantan publishes biannually in June and December. This Journal publishes current original research on psychology sciences using an interdisciplinary perspective, especially within Organitational and Industrial Psychology, Clinical Psychology, Educational Psychology, and Experimental Psychology Studies.
Arjuna Subject : -
Articles 484 Documents
Perilaku Agresi Ditinjau Dari Stres Kerja Pada Karyawan Michael Teguh; Astri Maria; Warni May Else Florence Gulo; Sri Hartini
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 9, No 2 (2020): Volume 9, Issue 2, Juli 2020
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v9i2.3909

Abstract

Sumber daya manusia memiliki peran yang penting bagi setiap perusahaan dalam pencapaian tujuan perusahaan. Apabila karyawan tidak mampu beradaptasi dengan kelompok kerjanya dan tidak dapat saling bekerja sama akhirnya dapat menimbulkan konflik yang berujung pada perilaku agresi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara stres kerja dan perilaku agresi. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Tri Cahaya Utomo sebanyak 120 orang yang menggunakan total sampling. Data diambil dari skala untuk mengukur stres kerja dan perilaku agresi. Uji prasyarat analisis (uji asumsi) terdiri dari uji normalitas dan uji linearitas. Analisis data menggunakan korelasi Product Moment (Pearson Correlation) dengan bantuan SPSS 20 for Windows. Hasil dari analisis data dapat diketahui koefisien korelasi r = 0.544, dan nilai signifikansi p = 0.000 (p < 0.05) yang berarti terdapat hubungan positif antara stres kerja dan perilaku agresi. Pengaruh yang diberikan variabel stres kerja terhadap perilaku agresi adalah sebesar 29,6 persen, selebihnya 70,4 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Peran Stres Kerja Terhadap Niat Berhenti Bekerja di Moderasi Oleh Tekanan Psikologis Akibat Covid-19 Dhea Rizky Ardini; Endang Parahyanti
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 10, No 2 (2021): Volume 10, Issue 2, Juli 2021
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v10i2.5928

Abstract

Berdasarkan studi terbaru, tekanan psikologis akibat covid-19 memiliki pengaruh terhadap niat untuk berhenti bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran tekanan psikologis akibat covid-19 terhadap stress kerja dan niat berhenti bekerja pada ibu bekerja. Studi kuantitatif dilaksanakan di masa pandemi covid-19 dengan menyebarkan kuesioner daring dengan teknik accidental sampling. Alat ukur yang digunakan telah melalui uji coba terlebih dahulu, yaitu Skala Niat Berhenti Bekerja (a= 0.82), Skala Stres Kerja (a= 0.79), dan Skala CORPD (a= 0.75). Hasil analisis statistik menggunakan Model 1 PROCESS Hayes menunjukkan efek interkasi antara stress kerja dan tekanan psikologis akibat covid-19 terhadap niat berhenti bekerja tidak signifikan b=0.11, t(203)= 0.75, p > 0.01, Cl95%[-0.18, 0.40]. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa variabel tekanan psikologis akibat covid-19 tidak menunjukkan efek moderasi yang signifikan, sehingga tidak memperkuat hubungan antara stress kerja dengan keinginan berhenti bekerja.Based on a recent study, psychological stress due to COVID-19 has an influence on turnover intention. This study aims to look at the role of covid-19 psychological distress on work stress and turnover intention for working mothers. The quantitative study was carried out during the COVID-19 pandemic by distributing online questionnaires using the accidental sampling technique. The measuring scale used have been tested beforehand on a pilot study, consist of Turnover Intention Scale (a= 0.82), Work Stress Scale (a= 0.79), and the CORPD Scale (a= 0.75). The results of the analysis using the Hayes PROCESS Model 1 shows that the interaction effect between work stress and covid-19 psychological distress on turnover intention was not significant (b=0.11, t(203)= 0.75, p > 0.01, Cl95%[-0.18, 0.40]). Thus, this can be concluded that the covid-19 psychological distress does not show a significant moderating effect, so it does not strengthen the relationship between work stress and the turnover intention.
Teacher’s Academic Optimism dalam Menghadapi Proses Belajar Mengajar Daring Selama Masa Pandemi Covid-19 Miranti Rasyid; Dian Dwi Nur Rahmah; Rini Fitriani Permatasari
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 10, No 1 (2021): Volume 10, Issue 1, Maret 2021
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v10i1.5479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh antara antara self-esteem dan persepsi gaya kepemimpinan dengan teacher’s academic optimism dalam menghadapi proses belajar mengajar daring selama masa pandemi COVID-19. Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan penelitian kuantitatif, dengan jumlah subjek sebanyak 110. Data diperoleh melalui instrumen skala dengan jenis skala Likert pada ketiga variabel. Hasil uji coba skala menunjukan nilai Cronbach’s Alpha 0,8 kategori kuat. Hasil penelitian membuktikan terdapat hubungan yang signifikan (H1 diterima) antara variabel teacher’s academic optimism dengan self-esteem dengan nilai R2 sebesar 0.992, yang berarti variabel self-esteem memiliki hubungan korelasi sebesar 99.2% terhadap variabel teacher’s academic optimism. Terdapat hubungan yang signifikan (H1 diterima) antara variabel teacher’s academic optimism dengan persepsi terhadap gaya kepemimpinan pemimpin dengan nilai R2 sebesar 0.975, yang berarti variabel persepsi terhadap gaya kepemimpinan pemimpin memiliki hubungan korelasi sebesar 97.5% terhadap variabel teacher’s academic optimism.
Konsep Diri Sebagai Prediktor Resiliensi Pada Mahasiswa Maya Amalia Irianto; Fauzi Rahman; Hafizh Zain Abdillah
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 10, No 1 (2021): Volume 10, Issue 1, Maret 2021
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v10i1.4120

Abstract

Resiliensi penting dimiliki oleh mahasiswa untuk pencapaian dan pemenuhan tugas perkembangan tingkat dewasa muda. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris variabel konsep diri sebagai variabel penentu resiliensi pada mahasiswa di Akademi Fisioterapi Yayasan Angga Binangun Yogyakarta dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode korelasional. Data dikumpulkan dari sampel sebanyak 118 orang mahasiswa yang terpilih melalui teknik cluster random sampling dengan menggunakan konsep diri (α = 0,952)dan skala resiliensi (α = 0,969). Analisis data dilakukan dengan teknik regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif konsep diri terhadap resiliensi pada mahasiswa dengan nilai korelasi sebesar 0,706 dan nilai p mutlak (p < 0,001), maka konsep diri dapat menentukan resiliensi. Sumbangan efektif konsep diri terhadap resiliensi adalah sebesar 35,75%.
Pengembangan Diri Dosen Mardatillah Mardatillah
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 9, No 3 (2020): Volume 9, Issue 3, November 2020
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v9i3.3951

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa yang menentukan dan sejauh mana faktor-faktor ini berperan sebagai dosen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus yang merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menjelaskan masalah yang dihadapi dan kemudian mengembangkan masalah untuk analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menentukan pengembangan diri dosen dibagi menjadi eksternal yaitu kolega dan organisasi. Peran faktor pengembangan diri ini sangat penting bagi dosen, tetapi sekali lagi aktor utamanya adalah dosen itu sendiri. Atasan, rekan kerja, dan organisasi dapat memberikan dorongan dan dukungan meskipun mereka tidak dapat memainkan peran yang besar seperti yang dilakukan dosen
Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Burnout Pada Perawat di Rumah Sakit X Agustinus Chrissang Maha Putra; Darmawan Muttaqin
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 9, No 2 (2020): Volume 9, Issue 2, Juli 2020
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v9i2.3901

Abstract

Perawat merupakan salah satu tenaga ahli di bidang kesehatan yang memiliki peran penting dalam merawat pasien. Perawat diharuskan bekerja secara profesional ketika melakukan pekerjaanya, seperti bekerja secara ramah di depan pasien dan menuntaskan pekerjaanya sesuai dengan tuntutan yang diberikan oleh rumah sakit. Banyaknya tuntutan yang diterima oleh perawat mengakibatkan profesi perawat rentan mengalami burnout. Fenomena tersebut yang membuat kesejahteraan psikologis perawat perlu diperhatikan, salah satu yang perlu diperhatikan adalah dukungan sosial yang diterima perawat sudah terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara dukungan sosial dengan burnout. Partisipan penelitian merupakan 67 perawat rumah sakit X yang telah bekerja minimal dua tahun. Alat ukur Social Support questionnaire short form (SSQSR) dan Maslach Burnout Inventory (MBI) digunakan untuk mengukur dukungan sosial dan burnout. Analisis data dilakukan dengan menggunakan korelasi Spearman. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara aspek kualitas dukungan sosial dengan burnout (r = - 0,397; p < 0,001) tetapi ditemukan tidak terdapat hubungan antara aspek kuantitas dukungan sosial dengan burnout (r = -0,114; p < 0,05). Hasil penelitian mengindikasikan bahwa individu dapat mengatasi burnout ketika mampu merasakan kepuasan terhadap dukungan sosial yang diterima bukan terkait jumlah dukungan sosial yang diterima.
Kesejahteraan Psikologis, Harapan dan Kebersyukuran di Masa New Normal Rina Rifayanti; Elda Trialisa Putri; Yolanda Sonia Cindy Putri; Fira Ayu Yustia
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 10, No 2 (2021): Volume 10, Issue 2, Juli 2021
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v10i2.5480

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara kesejahteraan psikologis dan harapan dengan kebersyukuran di masa New Normal. Hipotesis penelitian ini menyatakan terdapat pengaruh kesejahteraan psikologis dan harapan terhadap kebersyukuran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi dan komparasi. Kebersyukuran diukur dengan The Gratitude Questionnaire-Six Item Form (GQ-6) yang disusun oleh McCullough, Emmons dan Tsang (2002). Kesejahteraan psikologis diukur dengan Psychological Well-Being Scale oleh Ryff yang diadaptasi dari penelitian Enggar (2015). Harapan diukur menggunakan Adult Hope Scale (AHS) oleh Snyder (2002). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan F hitung > F tabel yang artinya bahwa kesejahteraan psikologis dan harapan terhadap kebersyukuran memiliki pengaruh yang sangat signifikan dengan nilai F = 22.963, dan p = 0.000 (p<0.05). Artinya kesejahteraan psikologis dan harapan mampu memprediksi kebersyukuran atau terdapat pengaruh kesejahteraan psikologis dan harapan terhadap kebersyukuran.
Konflik Pekerjaan Keluarga dan Dukungan Sosial Keluarga dengan Fear of Success Zuhdi Astuti; Triana Noor Edwina Dewayani Soeharto
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 10, No 1 (2021): Volume 10, Issue 1, Maret 2021
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v10i1.5456

Abstract

Pandangan jika perempuan meraih kesuksesan akan dihadapkan pada ketakutan terhadap penolakan sosial, karena banyak anggapan kesuksesan sebagai hilangnya feminitas. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh konflik pekerjaan-keluarga dan dukungan sosial keluarga terhadap fear of success. Subjek berjumlah 50 orang, Sampel penelitian ditentukan dengan teknik Purposive Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan Skala berjenis Skala Likert denga nilai Cronbach’s Alpha >0,8 kategori kuat. Analisa data menggunakan analisa regresi. Hasil menunjukan terdapat pengaruh konflik pekerjaan-keluarga dan dukungan sosial keluarga terhadap fear of success. Dengan nilai F sebesar 36,345 (p<0,01). Variabel predictor konflik pekerjaan-keluarga dan dukungan sosial keluarga dapat memprediksi fear of success sebesar 60,7% sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain sepeti derajat feminimitas, atribusi internal, situasi kompetisi kerja dan locus of control.
Gambaran Konsep Diri Pada Siswa SMA Ditinjau Berdasarkan Jenis Kelamin Damarhadi, Suprastowo; Mujidin, Mujidin; Prabawanti, Ciptasari
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 9, No 3 (2020): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v9i3.4392

Abstract

Konsep diri merupakan hal penting yang akan menentukan bagaimana seseorang memandang dirinya sendiri. Memiliki konsep diri yang baik penting dimiliki oleh setiap siswa SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsep diri pada siswa SMA X di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 40 subjek yang terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan yang kemudian pengumpulan data dilakukan dengan pengisian skala konsep diri model likert. Sampel dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas konsep diri pada siswa SMA X Yogyakarta berada pada kategori tinggi sebanyak 62,5% dimana terdapat perbedaan yang signifikan antara konsep diri laki-laki dengan perempuan. Konsep diri laki-laki lebih tinggi daripada perempuan. Sedangkan ditinjau melalui aspek fisiologis, psikologis, psiko-sosial, dan psiko-spiritual tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara laki-laki dengan perempuan.
Pengaruh Sistem Reward Terhadap Work Engagement di PT.SVU dengan Keadilan Prosedural Sebagai Variabel Kontrol Agusta, Rendra; Sahrah, Alimatus
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 9, No 2 (2020): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v9i2.3911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh sistem reward yang sudah disusun di PT.SVU terhadap work engagement dengan keadilan prosedural sebagai variabel kontrol. Jenis penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Design, di mana kelompok eksperimen diukur variabel tergantungnya (pretest) kemudian dilakukan perlakuan dan dilakukan pengukuran kembali variabel tergantung tersebut (posttest). Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan teknik Analisis Covarian (Ancova), teknik analisis Ancova dirancang untuk mengontrol covariate ketika kelompok secara acak, tetapi tidak untuk mengontrol perbedaan kelompok yang terjadi secara alami. Hasil penelitian didapatkan hasil bahwa Keadilan Prosedural berpengaruh secara signifikan terhadap Work Engagement (F=11,300; p=0,000), sehingga dari hasil ini didapatkan bahwa kelompok berpengaruh terhadap Work Engagement (F=5,369; p=0,000). Berdasarkan hasil analisis dari data yang dianalisis didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,024 maka adanya pengaruh sistem reward terhadap work engagement. Keterbatasan dari penelitian ini, yaitu waktu yang terbatas dalam pelaksanaan penelitian ini sehingga tidak dapat melihat perubahan perilaku, seberapa besar dampak yang dipengaruhi oleh sistem reward. Permasalahan lain yaitu tidak adanya kelompok kontrol juga menjadi catatan untuk peneliti selanjutnya. Lebih lanjut hasil penelitian akan dibahas dalam diskusi penelitian. 

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 14, No 4 (2025): Volume 14, Issue 4, Desember 2025 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14, Issue 3, September 2025 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14, Issue 2, Juni 2025 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14, Issue 1, Maret 2025 Vol 14, No 4 (2025): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 14, No 3 (2025): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 14, No 2 (2025): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 14, No 1 (2025): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 13, No 4 (2024): Volume 13, Issue 4, Desember 2024 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13, Issue 3, September 2024 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13, Issue 2, Juni 2024 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13, Issue 1, Maret 2024 Vol 13, No 4 (2024): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 13, No 3 (2024): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2024): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 13, No 1 (2024): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 4 (2023): Volume 12, Issue 4, December 2023 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12, Issue 3, September 2023 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12, Issue 2, Juni 2023 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12, Issue 1, Maret 2023 Vol 12, No 4 (2023): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 3 (2023): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 2 (2023): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 1 (2023): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 4 (2022): Volume 11, Issue 4, Desember 2022 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11, Issue 3, September 2022 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11, Issue 2, June 2022 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11, Issue 1, March 2022 Vol 11, No 4 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 3 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 2 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 1 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 10, No 3 (2021): Volume 10, Issue 3, November 2021 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10, Issue 2, Juli 2021 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10, Issue 1, Maret 2021 Vol 10, No 3 (2021): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 10, No 2 (2021): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 10, No 1 (2021): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 9, No 3 (2020): Volume 9, Issue 3, November 2020 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9, Issue 2, Juli 2020 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9, Issue 1, Maret 2020 Vol 9, No 3 (2020): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 9, No 2 (2020): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 9, No 1 (2020): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 8, No 2 (2019): Volume 8, Issue 2, December 2019 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8, Issue 1, June 2019 Vol 8, No 2 (2019): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 8, No 1 (2019): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 7, No 2 (2018): Volume 7, Issue 2, December 2018 Vol 7, No 1 (2018): Volume 7, Issue 1, June 2018 Vol 7, No 2 (2018): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 7, No 1 (2018): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 6, No 2 (2017): Volume 6, Issue 2, December 2017 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6, Issue 1, June 2017 Vol 6, No 2 (2017): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 6, No 1 (2017): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 5, No 2 (2016): Volume 5, Issue 2, December 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5, Issue 1, June 2016 Vol 5, No 2 (2016): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 5, No 1 (2016): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 4, No 2 (2015): Volume 4, Issue 2, December 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4, Issue 1, June 2015 Vol 4, No 2 (2015): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 4, No 1 (2015): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 3, No 2 (2014): Volume 3, Issue 2, Desember 2014 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3, Issue 1, June 2014 Vol 3, No 2 (2014): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 2, No 2 (2013): Volume 2, Issue 2, December 2013 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2, Issue 2, December 2013 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2, Issue 1, June 2013 Vol 2, No 2 (2013): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 2, No 1 (2013): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 1, No 2 (2012): Volume 1, Issue 2, December 2012 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1, Issue 1, Juni 2012 Vol 1, No 2 (2012): Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 1, No 1 (2012): Psikostudia : Jurnal Psikologi More Issue