cover
Contact Name
Rima Irmayanti
Contact Email
rima16o5@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rima16o5@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
QUANTA
ISSN : 26146223     EISSN : 26142198     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Quanta focus is a medium for dissemination of research results based on philosophical, conceptual, and empirical studies of Counseling and Counseling in Education. The Scope of Quanta publishes research articles in based on philosophical, conceptual, and empirical studies of Counseling and Counseling in Education globally.
Arjuna Subject : -
Articles 173 Documents
METODE SOSIODRAMA DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING Artyarini Artyarini
QUANTA Vol 3, No 1 (2019): VOLUME 3 NUMBER 1, JANUARY 2019
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.733 KB) | DOI: 10.22460/q.v3i1p11-15.1546

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian konseptual terkait penggunaan metode sosiodrama dalam layanan bimbingan dan konseling. Sosiodrama merupakan sebuah cerita yang berkaitan dengan kehidupan sosial manusia. Sosiodrama merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk menyampaikan informasi dengan tujuan agar peserta didik dapat lebih terlibat dalam permasalahan yang terjadi disekitarnya.  Secara garis besar sosiodrama bertujuan agar peserta didik dapat meninjau dan menghayati permasalahan sosial di sekelilingnya dengan berbagai sudut pandang.  Dalam bimbingan kelompok, langkah-langkah yang dilakukan untuk menyelenggaraan sosiodrama meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan penutupan
MOTIVASI BELAJAR SISWA DARI KELUARGA BERCERAI Anindita Dwi Kusti Aprilia; Arri Handayani; Padmi Dhyah Yulianti
QUANTA Vol 3, No 3 (2019): VOLUME 3 NUMBER 3, SEPTEMBER 2019
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.546 KB) | DOI: 10.22460/q.v3i3p72-78.1470

Abstract

KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK TINGKAT SMA Fujianti yuthika faridah
QUANTA Vol 3, No 1 (2019): VOLUME 3 NUMBER 1, JANUARY 2019
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.28 KB) | DOI: 10.22460/q.v3i1p15-19.1556

Abstract

HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY DENGAN PERILAKU MENYONTEK SISWA MTS MASALIKIL HUDA TAHUNAN JEPARA Muhammad Rif'an Muthohhar; Supardi Supardi; Padmi Dhyah Yulianti
QUANTA Vol 3, No 3 (2019): VOLUME 3 NUMBER 3, SEPTEMBER 2019
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.912 KB) | DOI: 10.22460/q.v3i3p79-90.1480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) tingkat self efficacy siswa kelas VII MTs Masalikil Huda Tahunan Jepara, (2) tingkat perilaku menyontek siswa kelas VII MTs Masalikil Huda Tahunan Jepara, (3) hubungan antara self efficacy dengan perilaku menyontek pada siswa kelas VII MTs Masalikil Huda Tahunan Jepara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik simple random sampling, sebanyak 75 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) self efficacy siswa kelas VII MTs Masalikil Huda Tahunan Jepara mayoritas berada pada kategori tinggi yaitu sebanyak 55 siswa dari 75 siswa (75%); (2) perilaku meyontek siswa kelas VII MTs Masalikil Huda Tahunan Jepara mayoritas berada pada kategori sedang yaitu sebanyak 60 siswa dari 75 siswa (80%); (3) terdapat hubungan negatif antara self efficacy dengan perilaku menyontek pada siswa kelas VII MTs Masalikil Huda Tahunan Jepara, dimana nilai r hitung lebih besar dari pada r tabel (–0,478 ≥ 0,227) dan nilai signifikansi 4,647 yang lebih besar dari pada t tabel 1,993. Hal tersebut berarti semakin rendah self efficacy maka semakin tinggi perilaku menyontek, atau sebaliknya semakin tinggi self efficacy maka semakin rendah perilaku menyontek. Variabel self efficacy memberikan kontribusi sebesar 22,83% terhadap perilaku menyontek dan sisanya disebabkan oleh variabel lain di luar self efficacy. Saran yang dapat disampaikan adalah perilaku menyontek siswa dapat dikurangi salah satunya dengan meningkatkan self efficacy siswa melalui layanan bimbingan dan konseling. 
PERENCANAAN KARIER PADA PESERTA DIDIK SMP Rima Irmayanti
QUANTA Vol 3, No 1 (2019): VOLUME 3 NUMBER 1, JANUARY 2019
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.154 KB) | DOI: 10.22460/q.v3i1p6-11.1356

Abstract

ABSTRAK Peserta didik tingkat sekolah menengah pertama dari segi perkembangan karier telah memasuki masa eksplorasi.  Pada masa ini mereka telah mampu untuk dapat menentukan arah karier yang diinginkan.  Bukan sekedar keinginan tetapi mereka mulai mempertimbangkan dan mencari informasi terkait karier yang diinginkan tersebut.  Agar karier yang diharapkan dapat terlaksana dengan baik maka diperlukan perencanaan karier  Karier yang dimaksud dalam penelitian ini lebih mengarah pada peminatan pendidikan dan pekerjaan.  
Kedudukan Penelitian Tindakan dalam Bimbingan dan Konseling: Konsep, Karakteristik, dan Prinsip Ardian Renata Manuardi
QUANTA Vol 3, No 3 (2019): VOLUME 3 NUMBER 3, SEPTEMBER 2019
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.925 KB) | DOI: 10.22460/q.v3i3p%p.1495

Abstract

Klasifikasi penelitian tindakan (action research) Bimbingan dan Konseling masih dipandang sebagai penelitian independen, kuantitatif, hingga metode campuran (mix method), penelitian tindakan adalah salah satu model penelitian kritis yang dirancang dan dilaksanakan untuk dapat secara langsung memecahkan suatu masalah dan dapat diterapkan secara langsung secara partisipatif di tempat penelitian itu berlangsung. Penelitian tindakan (action research) dalam Bimbingan dan Konseling dikenal sebagai penelitian tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) yang hingga hari ini masih menyimpan sebuah pertanyaan atas kedudukan tentang metode penelitian tersebut termasuk dalam klasifikasi yang kurang jelas. Bimbingan Konseling sebagai disiplin ilmu yang mengemban tugas untuk menjamin kemaslahatan konseli dengan cara menjawab setiap permasalahan-permasalahan yang ada dalam lingkungan sekitar sangat berkaitan erat dengan metode penelitian tindakan (action research). Banyak ahli kualitatif mengkatagorikan penelitian tindakan (action research) ke dalam penelitian kualitatif karena dalam penelitian ini pengumpulan data, analisis data, metode, validasi, serta jenis data dalam penelitian ini banyak bersifat kualitatif yaitu : (1) Penelitian tindakan dalam Bimbingan dan Konseling harus dilakukan secara tertruktur dan sistematis, (2) Penelitian tindakan dalam Bimbingan dan Konseling tidak hanya dilandasi problem solving, tetapi harus diiringi dengan keinginan untuk memperbaiki atau mencapai pelayanan yang lebih baik, (3) Penelitian tindakan dalam Bimbingan dan Konseling harus dilaksanakan dengan prinsip kolaboratif dan tidak dikerjakan oleh orang lain atau orang yang tidak terkait dengan penelitian, (4) Penelitian tindakan dalam Bimbingan dan Konseling bukan implementasi kebijakan Instani pendidikan atau amanat Undang-Undang, dan (5) Penelitian tindakan dalam Bimbingan dan Konseling bukan tentang penerapan metodologi ilmiah saja, tetapi juga memfokuskan hal-hal lain seperti kolaboratif, partisipatori, dan adanya perubahan kondisi tidak hanya menginterpretasikan kondisi.   
KONDISI AKHLAK NARAPIDANA KORUPSI Septian, Muhammad Rezza
QUANTA Vol 3, No 2 (2019): VOLUME 3 NUMBER 2, MAY 2019
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/q.v3i2p36-40.1505

Abstract

Penelitian di Lembaga Permasyarakatan Sukamiskin Bandung ini berawal dari rasa ingin tahu yang tinggi peneliti sebagai seorang mahasiswa yang dituntut peka terhadap realitas sosial yakni mengenai Kondisi Akhlak Narapidana Korupsi. Akhlak ialah keadaan (hal) jiwa yang mendorong melakukan aktifitas tanpa dipikir dan direnungkan terlebih dahulu, akhlak dapat berubah dengan cara pendidikan (pembinaan). Hal ini menunjukkan bahwa pembinaan keagamaan berperan dalam membina akhlak narapidana korupsi.Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran kondisi akhlak narapidana korupsi yang mencakup aspek kearifan, sederhana, berani, adil, dan dermawan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang kemudian datanya diolah dan disajikan dengan menggunakan teknik statistika deskriptif.Setelah hasil data diketahui kemudian dapat digambarkan mengenai kondisi akhlak narapidana korupsi.Berdasarkan metode penelitian tersebut, diperoleh hasil bahwa kondisi akhlak narapidana korupsi paling banyak berada pada kategori rendah sekali.
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK PENGUATAN DIRI YANG POSITIF UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 24 BANDUNG Dewi Melianasari Surya
QUANTA Vol 2, No 3 (2018): VOLUME 2, NUMBER 3, SEPTEMBER 2018
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.985 KB) | DOI: 10.22460/q.v2i3p90-98.1464

Abstract

Dari hasil rekap daftar hadir terungkap bahwa siswa tidak ingin pergi ke sekolah karena menghindari tugas presentasi. Setiap siswa akan pergi ke sekolah sangat gejala penolakan seperti sakit perut, keringat dingin dan tangan gemetar. Hal ini disebabkan siswa tidak memiliki kepercayaan diri dalam menghadapi tugas presentasi. Dan didukung oleh kepribadian siswa yang introvert. Jelas ini akan menyulitkan siswa itu sendiri karena nilai yang rendah akan didapat jika masih tidak mau pergi ke sekolah dan membuat presentasi.Sebelum memberikan layanan bimbingan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa, terutama dalam hal ingin melaksanakan tugas presentasi maka dilakukan analisis terhadap kebutuhan siswa terlepas dari gejala yang terlihat adalah dengan melakukan wawancara dengan orang tua, siswa, dan hasil dari pemeriksaan psikolog. Data yang dikumpulkan adalah referensi dalam penyediaan layanan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Layanan yang diberikan dalam penelitian ini adalah perilaku konseling dengan teknik penguatan positif. Model konseling perilaku dengan teknik penguatan positif, adalah model konseling yang dilakukan dengan cara mengkondisikan perilaku baru dengan memberikan penghargaan atau kata-kata segera setelah perilaku yang diharapkan muncul.Penelitian dilakukan melalui dua siklus setiap siklus yang terdiri dari tiga sesi pertemuan konseling. Yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas 10 MIA 2 SMA Negeri 24 Bandung. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus - Oktober 2016 dan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif komparatif.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan sikap percaya diri siswa seperti Anda untuk datang ke sekolah dan telah bersedia untuk melakukan tugas dalam presentasi kelas. Dari pengamatan dan informasi dari teman, wali kelas dan guru mata pelajaran menyatakan bahwa konseli telah banyak menunjukkan perubahan perilaku dalam arah positif. Ini membuktikan bahwa konseling perilaku dengan teknik penguatan positif yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa. Kata kunci: Konseling Perilaku, Keyakinan 
PENERAPAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING DALAM MENINGKATKAN SELF CONFIDENCE PESERTA DIDIK MTs Oktapiani, Eva
QUANTA Vol 3, No 2 (2019): VOLUME 3 NUMBER 2, MAY 2019
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.553 KB) | DOI: 10.22460/q.v3i2p41-47.1506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan teknik assertive training untuk meningkatkan self confidence pada peserta didik kelas VII di MTs Ma?arif Cibeureum ? Sumedang. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan jenis penelitian pretest-posttest control group design. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 62 orang sementara sampel diambil berdasarkan teknik purposive sampling. Dengan menggunakan teknik pengambilan sampel tersebut maka diperoleh hasil kelompok VII A sebagai kelompok eksperimen dengan kategori self confidence rendah sebanyak enam orang dan kelompok VII B sebagai kelompok kontrol dengan kategori self confidence rendah sebanyak 6 orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket sikap self confidence. Setelah diberikan perlakuan maka diperoleh hasil post-test yang kemudian diolah dengan menggunakan SPSS 23. Hasil rata-rata skor pre-test kelas eksperimen mengalami peningkatan dari 118 menjadi 143,3 pada saat post-test. Sementara kelas kontrol juga mengalami kenaikan dari semula 113 menjadi 117,1. Dengan melihat Sig. (2-tailed) kelas eksperimen yaitu 0,000 < 0,05 maka Ha diterima, artinya teknik assertive training dapat meningkatkan self confidence pada peserta didik kelas VII MTs Ma?arif Cibeureum. 
POLA PENDIDIKAN ANAK JALANAN DI PANTI PELAYANAN SOSIAL ANAK “MANDIRI” KOTA SEMARANG Ani Kurniati; Supardi Supardi; Primaningrum Dian
QUANTA Vol 3, No 3 (2019): VOLUME 3 NUMBER 3, SEPTEMBER 2019
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.305 KB) | DOI: 10.22460/q.v3i3p56-63.1399

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi fenomena anak jalanan yang sekarang ini menjadi sangat memprihatinkan dengan pola asuh orang tua yang tidak pas serta minimnya pendidikan yang diterima oleh anak jalanan yang menyebabkan anak-anak jalanan rentan menjadi korban kasus kriminal. Adapun tujuan yang hendak di capai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pendidikan anak jalanan di Panti pelayanan Sosial Anak “Mandiri” Kota Semarang yang meliputi pendidikan akademik maupun non akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Subjek dalam penelitian ini terdirir dari 3 anak jalanan, 1 Pekerja Sosial, dan 1 Guru Keterampilan di Panti Pelayanan Sosial Anak “Mandiri” Kota Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pendidikan anak jalanan yang digunakan di Panti Pelayanan Sosial Anak “Mandiri” Kota Semarang terdapat pola pendidikan utama yang digunakan yaitu pola pendidikan afektif yang lebih mengarah pada nilai-nilai, emosi, dan motivasi sedangkan pola pendidikan pendukung yang digunakan yaitu pola psikomotorik yang mengarah pada penerapan keterampilan dan life skill serta pola pendidikan kognitif yang mengarah pada transfer ilmu pengetahuan. Serta temuan lain yang di dapatkan peneliti yaitu adanya pola pendidikan baru di Panti “Mandiri” yaitu pola pendidikan religius yang mengarah pada kegiatan ibadah

Page 3 of 18 | Total Record : 173


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2025): VOLUME 9, NOMOR 2 (2025): MAY-AUGUST Vol. 9 No. 1 (2025): VOLUME 9, NOMOR 1 (2025): JANUARY-APRIL Vol. 8 No. 3 (2024): VOLUME 8, NOMOR 3 (2024): SEPTEMBER-DECEMBER Vol. 8 No. 2 (2024): VOLUME 8, NOMOR 2 (2024): MAY-AUGUST Vol. 8 No. 1 (2024): VOLUME 8, NOMOR 1 (2024): JANUARI-APRIL Vol. 7 No. 3 (2023): VOLUME 7, NOMOR 3 (2023): SEPTEMBER-DECEMBER Vol. 7 No. 2 (2023): VOLUME 7, NUMBER 2 (2023): MAY-AUGUST Vol. 7 No. 2 (2023): VOLUME 7, NUMBER 2, MAY 2023 Vol. 7 No. 1 (2023): VOLUME 7, NUMBER 1 (2023): JANUARY-APRIL Vol. 6 No. 3 (2022): VOLUME 6, NUMBER 3, SEPTEMBER 2022 Vol. 6 No. 2 (2022): VOLUME 6, NUMBER 2, MAY 2022 Vol. 6 No. 1 (2022): VOLUME 6, NUMBER 1, JANUARY 2022 Vol. 5 No. 3 (2021): VOL 5, NO 3 (2021): VOLUME 5, NUMBER 3, SEPTEMBER 2021 Vol. 5 No. 2 (2021): VOL 5, NO 2 (2021): VOLUME 5, NUMBER 2, MAY 2021 Vol. 5 No. 1 (2021): VOLUME 5, NUMBER 1, JANUARY 2021 Vol. 4 No. 3 (2020): VOLUME 4 NUMBER 3, SEPTEMBER 2020 Vol. 4 No. 2 (2020): Volume 4 Number 2, May 2020 Vol. 4 No. 1 (2020): VOLUME 4, NUMBER 1, JANUARY 2020 Vol 3, No 3 (2019): VOLUME 3 NUMBER 3, SEPTEMBER 2019 Vol 3, No 2 (2019): VOLUME 3 NUMBER 2, MAY 2019 Vol 3, No 1 (2019): Vol 3 No.1 Januari 2019 Vol 3, No 1 (2019): VOLUME 3 NUMBER 1, JANUARY 2019 Vol 2, No 3 (2018): VOLUME 2, NUMBER 3, SEPTEMBER 2018 Vol 2, No 3 (2018): VOLUME 2, NUMBER 3, SEPTEMBER 2018 Vol 2, No 2 (2018): VOLUME 2 NUMBER 2, MAY 2018 Vol 2, No 2 (2018): VOLUME 2 NUMBER 2, MAY 2018 Vol 2, No 1 (2018): VOLUME 2 NUMBER 1, JANUARY 2018 Vol 1, No 1 (2017): VOLUME 1 NUMBER 1, September 2017 More Issue