cover
Contact Name
Yeny Sulistyowati
Contact Email
yeny.sulistyowati@urindo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jbik@urindo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
ISSN : 16936868     EISSN : 2622948X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan (JBIK) dengan E-ISSN :2622-948X diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Respati Indonesia, Jakarta, Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan ini terbit dua kali setiap tahun, yakni pada bulan Juni dan bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 321 Documents
Gambaran Penderita Hipertensi di Puskesmas Palmerah Theresia, Tiarma Talenta; Lestari, Sri; Hutagaol, Mula Batiswa; Putridwita, Ailsa Fadhilah; Amalia, Alyssa Devina; Lias, Steffy
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 14, No 3 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v14i3.4035

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) kronik yang mempunyai risiko kematian tinggi. Studi Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2018, prevalensi hipertensi di DKI berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah pada penduduk usia 18 tahun ke atas yaitu 33,4% dan berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk usia 18 tahun ke atas yaitu 10,17%. Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama di Puskesmas Kecamatan Palmerah (PKC) Poli PTM. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran angka penderita hipertensi di PKC Palmerah tahun 2022. Metode: Observasional deskriptif, menggunakan data pasien yang berobat di Poli PTM PKC Palmerah tahun 2022. Hasil: Hasil distribusi pasien yang memiliki hipertensi dan hipertensi disertai dengan penyakit lainnya seperti diabetes melitus, jantung, dan lain-lain tahun 2022 mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun 2021 dan 2020. Selama tahun 2022, total pasien hipertensi yang paling tinggi ditemukan berturut-turut di bulan Maret (9.8%), Januari (9.4%), dan Agustus (9.3%). Kesimpulan: Angka kejadian hipertensi di PKC Palmerah tahun 2022 yaitu 6.875 kasus dan terjadi peningkatan dari tahun 2021 (5.547 kasus) dan 2020 (1.589 kasus). Kata kunci: Hipertensi, Prevalensi, Puskesmas Palmerah
Kepatuhan Karyawan Meningkatkan Budaya Keselamatan Pasien Dalam Upaya Menurunkan Insiden Keselamatan Pasien RS Leuwiliang Suryanti, Rini; Rahayu, Sri
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 14, No 2 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v14i2.3924

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya budaya keselamatan pasien di RSUD Leuwiliang, sesuai dengan mandat dari Peraturan Kementerian Kesehatan dan SNARS. Fokus utama adalah pada tantangan dalam melaporkan insiden keselamatan, termasuk budaya menyalahkan, rendahnya komitmen manajemen, dan kurangnya kesadaran serta pelatihan karyawan. Di RSUD Leuwiliang, terdapat celah dalam pelaporan dan pembelajaran dari insiden, hal ini dapat menghambat proses pencegahan cedera pasien. Metode: Penelitian cross-sectional kuantitatif dengan metode sampling probability. Ini dijamin untuk mewakili kepala instalasi, kepala ruangan, dan koordinator secara merata. Alat pengukuran, digunakan "Hospital Survey on Patient Safety Culture" dari AHRQ dengan skala Likert lima poin. Mengukur persepsi terkait budaya keselamatan. Insiden keselamatan pasien dikategorikan ke dalam KPC, KNC, KTC, dan KTD. Pengumpulan data dilakukan melalui kerja sama tim keselamatan pasien dan pengisian kuesioner oleh 34 responden, serta penelaahan dokumentasi insiden. Hasil: Penelitian Budaya Keselamatan Pasien dari tahun 2022 dan 2023 menunjukkan beberapa perubahan yang signifikan. Pembelajaran organisasi dan upaya atasan untuk meningkatkan keselamatan pasien meningkat secara signifikan. Sementara itu, ada penurunan tingkat pemahaman tentang keselamatan dan komunikasi, serta umpan balik terkait insiden keselamatan pasien. Meskipun ada penurunan sedikit dalam kerja tim di unit, keterbukaan komunikasi meningkat. Jumlah total pelaporan insiden menurun pada tahun 2023, meskipun frekuensi pelaporan insiden meningkat. Mayoritas pekerja setuju bahwa kesalahan mereka digunakan untuk perbaikan dalam konteks Budaya Adil dan Keterbukaan (Just Culture), dan kebanyakan tidak setuju jika kesalahan digunakan untuk menyalahkan mereka. Karyawan percaya bahwa direktur mempertimbangkan serius saran mereka untuk meningkatkan keselamatan pasien dan bahwa direktur bertindak untuk mengatasi masalah keselamatan pasien. Tetapi beban kerja yang tinggi tampaknya menjadi masalah. Data insiden keselamatan pasien menunjukkan variasi signifikan antara tahun 2022 dan 2023, dengan beberapa jenis insiden meningkat dan beberapa menurun. Jumlah Kejadian Sentinel tetap stabil. Kesimpulan: Survey yang dilakukan di RSUD Leuwiliang mengindikasikan bahwa terdapat pemahaman yang bervariasi di kalangan karyawan tentang keselamatan pasien. Hasil ini penting sebagai landasan untuk pengembangan strategi manajemen guna memperkuat budaya keselamatan pasien. Disarankan agar RSUD Leuwiliang mengadakan pelatihan intensif kepada staf kunci mengenai metode analisis insiden seperti RCA dan FMEA, serta memperbaharui sistem pelaporan insiden dengan teknologi yang lebih canggih untuk memfasilitasi pelaporan yang efisien dan koordinasi yang efektif antara departemen. Kata Kunci: Budaya Keselamatan Pasien. Insiden Keselamatan Pasien Rumah Sakit
Hubungan Komunikasi Terapeutik dengan Tingkat Kepuasan Pasien dalam Pemberian Obat di Ruang Rawat Inap RS Rawa Lumbu Tahun 2023 Marselita, Riris; Simamora, Rotua Suriany; Meliyana, Ernauli
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v14i1.3288

Abstract

latar Belakang : Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang berpusat pada pasien penting untuk perawatan pasien, dalam berkomunikasi membantu perawat untuk mengenali masalah pasien. Komunikasi terapeutik dilaksanakan setiap pemberian asuhan keperawatan melalui komunikasi yang baik antara perawat dan pasien atau keluaraga pasien sehingga bisa membangun hubungan saling percaya antara perawat dengan pasien. Tujuan Peneliti : Mengetahui hubungan komunikasi terapeutik dengan tingkat kepuasan pasien di RS Rawa Lumbu Tahun 2023. Metode Peneliti : Desain dalam penelitian ini menggunakan Observasional Analitik dengan rancangan penelitian, Cross Sectional, menggunakan variabel independen komunikasi terapeutik dan variabel dependen kepuasan pasien dalam pemberian obat, teknik sampling pada penelitian ini adalah non probability sampling jenis purposive sampling dengan jumlah sampel 100 responden. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner digital dan dilakukan uji statistik dengan menggunakan Chi Square. Hasil Peneliti : Berdasarkan hasil output uji statistik chi square diperoleh nilai Asymp Signifikansi sebesar 0.000. Dapat disimpulkan bahwa nilai Asymp Signifikansi (0,000) < nilai α (0,05), hal ini menunjukan bahwa H0 ditolak. Dengan demikian dapat diartikan bahwa “ada hubungan komunikasi terapeutik dengan tingkat kepuasan pasien dalam pemberian obat di RS Rawa Lumbu Tahun 2023”. Kesimpulan : ada hubungan komunikasi terapeutik dengan tingkat kepuasan pasien dalam pemberian obat di RS Rawa LumbuTahun 2023” Kata Kunci : Komunikasi Terapeutik, Kepuasan Pasien
Kemampuan Mobilisasi Dini Pada Ibu Post Sectio Caesarea (SC) Dengan Metode Eracs Di RSIJ Pondok Kopi Jakarta Timur Tahun 2023 Hanifah, Ani; Rostianingsih, Dewi; Siantar, Rupdi Lumban
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 13, No 4 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v13i4.3196

Abstract

Latar belakang : Adanya keluhan ibu pasca SC, mulai dari nyeri pasca operasi, kesulitan mobilisasi dan pemenuhan kebutuhan diri, serta tuntutan ibu dalam merawat bayinya. Persalinan metode SC dengan konsep ERACS (Enhanced Recovery After Caesarean Section) yang proses operasinya lebih nyaman karena rasa nyeri lebih sedikit dan proses pemulihan setelah operasi lebih cepat dibandingkan Sectio Caesarea konvensional. Tujuan penelitian : Mengetahui kemampuan mobilisasi ibu dalam 2, 4, dan 6 jam pasca Sectio Caesarea, tingkat rasa nyeri ibu dan rata-rata lama hari rawat dengan metode ERACS di RSIJ Pondok Kopi Jakarta Timur. Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pendekatan yang dibuat secara deskriptif dan analitik yang tujuannya menggambarkan dan mendeskripsikan dengan sistematis, faktual dan akurat. Hasil penelitian : Berdasarkan hasil analisis univariat dan bivariat diketahui adanya hubungan antara metode Sectio Caesarea dengan mobilisasi dini ibu, tingkat rasa nyeri ibu dan rata-rata lama hari rawat. Kesimpulan : Sectio Caesarea metode ERACS dapat mempercepat mobilisasi ibu pasca sectio caesarea, mengurangi tingkat rasa nyeri dan mempersingkat hari rawat di rumah sakit. Saran : Dapat menjadikan Sectio Caesarea metode ERACS sebagai program unggulan dalam pelayanan kebidanan kepada masyarakat luas karena tersedianya pelayanan Sectio Caesarea metode ERACS. Kata Kunci: Sectio Caesarea, Nyeri Pasca Operasi, Metode ERACS
Hubungan Umur, Paritas, Pengetahuan dan Pendampingan Suami Dengan Skala Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif di Praktik Mandiri Bidan Tahun 2023 Aisyiyah, Nani; Nurhayati, Nurhayati; Sari, Yudha Muhara; Waluyo, Ari
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 14, No 3 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v14i3.4877

Abstract

Pusat Data Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia menjelaskan bahwa 15% ibu di Indonesia mengalami komplikasi persalinan dan 21% menyatakan bahwa persalinan yang dialami merupakan persalinan yang menyakitkan karena merasakan nyeri sangat, sedangkan 63% tidak memperoleh informasi tentang persiapan yang harus dilakukan guna mengurangi nyeri pada persalinan. Tujuan penelitian :. Mengetahui hubungan antara usia, paritas, pengetahuan dan pendampingan suami dengan  skala nyeri persalinan Kala I di PMB Tahun 2023Desain penelitian deskriptif-analitis, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional   sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 responden.  Analisis dilakukan secara univariate dan bivariateMayoritas responden dengan skala nyeri berat di persalinan kala I fase aktif sebanyak 17 (56,7%), ada hubungan antara usia (p=0,004), paritas (p=0.000) dan pendampingan suami (p=0,003) dengan skala  nyeri persalinan kala I fase aktif sedangkan pengetahuantidakberhubungan dengan skala nyeri persalinan kala I fase aktif (p=0.153). Bidan diharapkan untuk melakukan edukasi mengenai usia persalinan, pengetahuan mengenai nyeri persalinan, jumlah kehamilan dan mengoptimalkan peran suami yang dapat dimulai sejak kehamilan Kata Kunci :  Kala I, nyeri,persalinan
Determinan Perilaku Ibu dalam Mengelola Sampah Rumah Tangga di RW 030 Kelurahan Pengasinan Kecamatan Rawa Lumbu Kota Bekasi Tahun 2023 Perwitasari, Dwi Utami; Ulfa, Laila; Kridawati, Atik
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 14, No 2 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v14i2.3325

Abstract

Banjir akibat penumpukan sampah masih sering terjadi di RW030 Kelurahan Pengasinan. Hal ini terjadi karena rendahnya kesadaran masyarakat akan pengelolaan sampah rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menjelaskan determinan perilaku pengelolaan sampah rumah tangga ibu di RW 030 Kelurahan Pengasinan Kecamatan Rawalumbu kota Bekasi Tahun 2023 sehingga banjir dapat ditanggulangi. Penelitian ini menggunakan metode mix method yakni metode kuantitatif yang dilakukan dengan pendekatan Cross Sectional dan dilanjutkan metode kualitatif dengan wawancara mendalam (strategi eksplanatoris sekuensial). Penelitian dilakukan pada 170 responden dan 10 informan untuk penelitian kualitatif. Enam puluh tujuh ibu (39,4%) berperilaku buruk dalam mengelola sampah rumah tangga Berdasarkan analisis bivariat, perilaku ibu berhubungan dengan pendidikan (OR=5,892), pekerjaan (OR=8,739), pendapatan (OR=7,354), sarana prasarana (OR=15,691), dukungan keluarga (OR=8,025), dukungan petugas kesehatan (OR=4,547), dukungan tokoh masyarakat (OR=7,115), pengetahuan (OR=19,950), dan sikap (OR=7,836) Berdasarkan analisis multivariat, pengetahuan merupakan variabel dominan. Berdasarkan wawancara, ditemukan masih terdapat ibu yang berperilaku buruk yaitu Hog Feeding (37,1%) dan Discharge to Sewers (1,8%). Alasannya, ibu sudah terbiasa dan masih kurangnya kesadaran ibu akan kebersihan lingkungan. Namun 55,9% ibu banyak memilih Sanitary Landfill. Alasannya sampah tidak berada di alam terbuka jadi tidak menjadi bersarangnya penyakit. Perilaku ibu dalam mengelola sampah rumah tangga berhubungan dengan pendidikan, pekerjaan, pendapatan, sarana prasarana, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan, dukungan tokoh masyrakat, pengetahuan dan sikap. Pengetahuan merupakan variabel dominan. Berdasarkan wawancara, disimpulkan ibu banyak memilih perilaku baik (Sanitary Landfill). Kata kunci: perilaku, ibu, sampah rumah tangga, sanitary landfill
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Ispa Pada Balita (1-4 Tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Tahun 2023 Amalia, Anasya; Fahdhienie, Farrah; Fadhlullah, Fadhlullah
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v14i1.4116

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan bagian atas dan saluran pernafasan bagian bawah. ISPA disebabkan oleh virus, jamur, dan bakteri. Balita sering terkena ISPA, dan gejalanya bervariasi tergantung jenis infeksi. ISPA dapat berdampak pada gangguan tumbuh kembang balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita usia 1-4 tahun diwilayah kerja Puskesmas Bandar Kabupaten Bener Meriah Tahun 2023. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh ibu yang memiliki balita diwilayah kerja Puskesmas Bandar Kabupaten Bener Meriah Tahun 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dan diperoleh sampel sebanyak 81 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi sebagai instrumen penelitian, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan uji chi-square menggunakan aplikasi SPSS. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 66,7% kejadian ISPA pada balita, 53,1% pengetahuan ibu kurang baik, 56,8% status anggota keluarga ada merokok, 60,5% ada penggunaan obat nyamuk, 55,6% ventilasi rumah tidak memenuhi syarat. Dari hasil analisis bivariat didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu (p-value 0,00), status merokok (p-value=0,00), penggunaan obat nyamuk (p-value=0,00), ventilasi rumah (p-value=0,00) dengan kejadian ISPA pada balita usia 1-4 tahun diwilayah kerja Puskesmas Bandar Kabupaten Bener Meriah Tahun 2023. Disarankan kepada Pihak Puskesmas agar lebih sering memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada ibu-ibu tentang bahaya ISPA pada balita, agar anak usia tersebut dapat terhindar dari penyakit infeksi saluran penafasan akut (ISPA). Disarankan kepada orang tua khususnya ibu agar lebih menjaga kesehatan balita dan lingkungan sekitar, agar balita dapat terhindar dari ISPA.
Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kecelakaan Kerja pada Pekerja di Laboratorium Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Hadi, Andian Abrimar; Ruliati, Luh Putu; A.R Salmun, Jhony
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 13, No 4 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v13i4.2943

Abstract

Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang tidak diinginkan yang dapat menyebabkan kerugian dan terjadi pada saat jam kerja dan di tempat kerja. Kecelakaan kerja di laboratorium kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tahun 2019 terdapat 9 kasus, pada tahun 2020 naik menjadi 18 kasus, pada tahun 2021 turun menjadi 12 kasus. Kecelakaan kerja yang sering terjadi pada pekerja laboratorium diantaranya tertusuk jarum, tertumpah bahan kimia, terpeleset dan terjatuh akibat lantai yang licin. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kecelakaan Kerja pada pekerja di UPTD Laboratorium kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional. sampel pada penelitian ini berjumlah 46 responden. Instrumen penelitiaan ini adalah kuesioner dan wawancara. Teknik analisis dalam penelitiaan ini adalah analisis uji chi-square. Hasil analisis menunjukan bahwa ada hubungan antara jenis kelamin (p=0,027), massa kerja (p=0,044), umur (p=0,028), beban kerja (p=0,002), kelelahan kerja (p=0,025) dengan kecelakaan kerja, sedangkan suhu ruangan (p=0,959), penerangan (p=0,254), kebisingan (p=0,573) tidak ada hubungan dengan kecelakaan kerja. saran bagi UPTD Laboratorium kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan masukan untuk pengambilan kebijakan. Kata kunci : Kecelakaan Kerja, Jenis Kelamin, Massa Kerja, Umur, Beban Kerja, Kelelahan Kerja, Suhu Ruangan, Penerangan, Kebisingan
Determining Factors of Stunting in Manleten Village, Tasifeto Timur District, Belu Regency Ximenes, Gabriella Dacosta; Aspatria, Utma; R. Riwu, Rut
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 13, No 4 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v13i4.2789

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan secara signifikan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Manleten Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Manleten Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu selama tiga bulan dari Mei 2022 – Juli 2022. Pengambilan sampel menggunakan teknik acak sederhana dari total populasi 119 balita usia 12-59 dan didapatkan 54 ibu balita sebagai responden. Variabel bebas yang diteliti adalah pola asuh, pemberian ASI eksklusif, pendidikan ibu, berat badan lahir, jenis kelamin, jumlah anggota keluarga dan pekerjaan orang tua. Penelitian ini menggunakan analisis univariabel dan analisis bivariabel dengan uji regresi logistik dengan α = 0,05. Selanjutnya dilakukan penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis hubungan variabel bebas dengan variabel terikat atau kejadian stunting menunjukkan bahwa pola asuh memiliki nilai sig 0,830, pemberian ASI eksklusif sig = 1,000, pendidikan ibu sig = 0,838, berat badan lahir sig = 0,341, jenis kelamin sig = 0,577, jumlah anggota keluarga sig = 0,379 dan status pekerjaan orang tua sig = 0,249. Berdasarkan hasil analisis nilai sig > nilai α maka dapat disimpulkan bahwa faktor determinan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Manleten Kecamatan Tasifeto Timur. Kata kunci: Stunting, faktor, anak, Desa Manleten
Hubungan Hiegenitas Vagina dengan Pemeriksaan Trichomoniasis Pada Mahasiswi D3 Teknologi Laboratorium Medis Universitas Anwar Medika Charisma, Acivrida Mega; Anwari, Farida; Sari, Netaneel Junita; Arianing, Intan Febiola
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 14, No 3 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v14i3.3616

Abstract

Trichomoniasis merupakan salah satu jenis vaginitis menular seksual yang dapat mempengaruhi saluran urogenital. Trichomoniasis menginfeksi sekitar 1-10 wanita. Parasit ini hidup dalam saluran vagina dan tidak terdapat gejala. Parasit yang sering dijumpai dalam urin dinamakan Trichomonas vagina/is. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Trichomoniasis pada sampel urin metode pewarnaan dengan hygienitas vagina pada mahasiswi Universitas Anwar Medika. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan jumlah 25 sampel urine mahasiswa Universitas Anwar Medika dan penilaian kuesioner terhadap hygienitas vagina. Penelitian dilakukan Mei-Juni 2022. Sampel urine yang diamati menggunakan pewarna eosin. Hasil data pemeriksaan urine dan penilaian kuesioner akan diolah menggunakan SPSS dengan Uji Chi Square. Hasil penelitian dari 25 sampel menunjukkan adanya positif Trichomonas vaginalis sebanyak 3 sampel (12%) sedangkan hasil negatif sebanyak 22 pasien (88%) dan terdapat hubungan pemeriksaan trichomoniasis terhadap hygienitas vagina menunjukkan p-value 0,512. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan pemeriksaan trichomoniasis dengan hygienitas vagina pada mahasiswi Universitas Anawar Medika. Kata Kunci : Trichomoniasis, Trichomonas vaginalis, Hygienitas, Sampel Urine, Wanita

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 4 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 15, No 3 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 15, No 1 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 14, No 4 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 14, No 3 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 14, No 2 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 13, No 4 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 13, No 3 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 13, No 2 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 12, No 4 (2022): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 12, No 3 (2022): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1 (2017): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1 (2016): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2 (2015): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 5, No 1 (2015): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan More Issue