cover
Contact Name
Irwan
Contact Email
irwan@iyb.ac.id
Phone
+6281354717626
Journal Mail Official
humas@iyb.ac.id
Editorial Address
Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) YAPIS Biak IYB - IISIP YAPIS Biak Sekretariat : Jl. S. Condronegoro (Samofa), Kompleks YAPIS Biak - Papua Kode Pos : 98156 Email : humas@iyb.ac.id, iisipyapisbiak@gmail.com
Location
Kab. biak numfor,
P a p u a
INDONESIA
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak
ISSN : 20853335     EISSN : 27151840     DOI : -
Gema Kampus Online Journal System ini merupakan sistem pengelolaan jurnal secara online di Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) YAPIS Biak. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang terdaftar merupakan jurnal yang terbit di bawah naungan kelembagaan IISIP YAPIS Biak.
Articles 170 Documents
KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR SIPIL NEGARA DI KANTOR DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN RAJA AMPAT Kamaluddin, Kamaluddin
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 17 No 1 (2022): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v17i1.218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kualitas Sumber Daya Mausia Aparatur Sipil Negara di Kantor Dinas PTSP Kabupaten Raja Ampat (2) faktor-faktor yang menghambat peningkatan Kualitas Sumber Daya Mausia Aparatur Sipil Negara di Kantor Dinas PTSP Kabupaten Raja Ampat (3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor-faktor yang menghambat dalam meningkatkan Kualitas Sumber Daya Mausia Aparatur Sipil Negara di Kantor Dinas PTSP Kabupaten Raja Ampat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian yaitu deskriptif-analisis yang terdiri atas, observasi, wawancara dan pengisian kuisioner. Sampel penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan (1) Kualitas Sumber Daya Mausia Aparatur Sipil Negara di Kantor Dinas PTSP Kabupaten Raja Ampat dinilai sudah sangat maksimal dalam melayani masyarakat. (2) Faktor-faktor yang menghambat peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Aparatur Sipil Negara di Kantor Dinas PTSP Kabupaten Raja Ampat yaitu secara spesifik alokasi anggaran, adanya regulasi serta aturan hukum yang selalu berubah-ubah, masih kurangnya pemahaman terkait tugas dan fungsi dari masing -masing Pelayanan, kurangnya tenaga Sumber Daya Manusia Aparatur Sipil Negara yang berpendidikan S1, dan fasilitas kantor yang belum memadai (3) Upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat dalam meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Aparatur Sipil Negara di Kantor Dinas PTSP Kabupaten Raja Ampat yaitu melakukan study banding dan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada dalam peningkatan kapasitas Sumber Daya Mausia Aparatur Sipil Negara, juga melalui cara mengakses informasi melalui internet.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PADA MASA NORMAL BARU PANDEMI COVID-19 PADA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BIAK NUMFOR Mohamad Sudi; Irwan, Irwan
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 17 No 1 (2022): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v17i1.219

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang komunikasi interpersonal dalam penerapan metode pembelajaran pada masa normal baru pandemi covid-19 pada tingkat Sekolah Dasar yang berada di Kabupaten Biak Numfor. Penelitian deskriptif kualitatif dengan sasaran beberapa Sekolah Dasar yang menjadi informan. Data diperoleh dengan cara wawancara mendalam, pengamatan berperanserta, dan studi dokumentasi, di mana analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pertama dalam mengimplementasikan komunikasi interpersonal antara guru dan siswa tidak terlepas dari peran guru, sehingga keberhasilan suatu pembelajaran akan ditentukan oleh kemampuan seorang guru dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswa, komunikasi menjadi media paling efektif dalam menunjang keberhasilan pembelajaran. Keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan menjadi aspek penting dalam keberhasilan komunikasi Interpersonal. Kedua, dalam penerapan metode pembelajaran tatap muka bergilir pada masa baru normal pandemi Covid-19 tidak terlepas adanya faktor penghambat dan pendukung, faktor penghambat mengaharuskan materi pelajaran atau kompetensi dasar banyak dikurangi atau dipersempit, siswa dapat menerima materi secara utuh yang mengharuskan siswa melanjutkan belajar di rumah, dan selain itu guru dituntut menyampaikan ulang materi pelajaran yang sama diwaktu yang berbeda. Sementara faktor pendukungnya adalah keterlibatan orang tua siswa secara langsung dalam proses pembelajaran, hal ini bertujuan agar kontrol siswa tidak hanya disekolah namun juga dapat dilakukan dirumah. Jalinan komunikasi secara personal antara guru, siswa dan orang tua memungkinkan keberhasilan dalam kegiatan proses belajar mengajar selama masa normal baru covid-19.
PERAN MODALITAS DALAM PEMASARAN POLITIK SYAMSARI KITTA DAN ACHMAD DAENG SE’RE DALAM PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN TAKALAR TAHUN 2017 Irsat, Irsat
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 17 No 1 (2022): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v17i1.228

Abstract

Dinamika demokrasi lokal dalam bentuk kontestasi pemilihan kepala daerah sejatinya merupakan arena pertarungan modal. Semakin besar akumulasi modalitas yang dimiliki kandidat, maka peluang kandidat untuk memenangkan kontestasi politik juga semakin besar. Kemenangan pasangan Syamsari Kitta dan Achmad Daeng Se’re dalam pilkada di Kabupaten Takalar tahun 2017 dianggap sebagai mission impossible. Hal tersebut karena pasangan Syamsari Kitta dan Achmad Daeng Se’re bertarung dengan kandidat petahana dengan dukungan modalitas berupa dukungan finansial, kemampuan menggerakkan tokoh formal dan informal, serta memiliki jaringan di birokrasi pemerintahan dan jaringan di masyarakat. Penelitian ini secara spesifik bertujuan untuk menganalisis peran modaldalam strategi pemasaran politik, dengan menggunakan teori modal dan pemasaran politik. Penelitian dalam artikel ini menggunakan tipe penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan. Proses pengumpulan data melalui teknik wawancara dan dokumentasi, penyusunan, analisa serta interpretasi data. Hasil dari penelitan ini menemukan modalitas Syamsari Kitta dan Achmad Dg Se’re terdiri dari modal politik, modal ekonomi, dan modal sosial berperan efektif dalam aktivitas pemasaran politik yang dilakukan. Modal politik berupa dukungan elit politik, relawan berperan sebagai influencer dalam aktivitas pemasaran langsung. Modal ekonomi berperan dalam mendanai aktivitas kegiatan pemasaran melalui media (pull marketing) dan pendanaan dalam kegiatan pemasaran langsung (push markteing). Modal sosial berupa kepercayaan, interkasi dan jaringan yang berperan sebagai plaform dan sebagai influencer dalam aktivtas pemasaran langsung.
PERAN KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN BIAK NUMFOR Adhar, Adhar; Dahlan, Dahlan; Rusdiyansyah, Rudiyansyah
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 16 No 2 (2021): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v16i2.230

Abstract

Sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat penting dalam sebuah organisasi baik organisasi dalam skala besar maupun kecil. Seorang pemimpin atau kepala suatu organisasi akan diakui sebagai seorang pemimpin apabila ia dapat memberi pengaruh dan mampu mengarahkan bawahannya kearah tujuan organisasi. Peran pemimpin yang sangat strategis dan penting bagi pencapaian visi, misi dan tujuan suatu organisasi, merupakan salah satu motif yang mendorong manusia untuk selalu menyelidiki seluk-beluk yang terkait dengan kepemimpinan. Kualitas dari pemimpin seringkali dianggap sebagai faktor terpenting dalam keberhasilan atau kegagalan organisasi baik yang berorientasi bisnis maupun publik, biasanya dipersepsikan sebagai keberhasilan atau kegagalan pemimpin. Pemimpin memegang peran kunci dalam memformulasikan dan mengimplementasikan strategi organisasi. Pimpinan perlu melakukan pembinaan yang sungguh-sungguh terhadap karyawan ataupun pegawai agar dapat menimbulkan kepuasan dan komitmen organisasi sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja yang tinggi. Dalam suatu instansi atau organisasi, hal semacam itu dapat mempengaruhi terhadap kinerja pegawai sehingga dapat berdampak pada proses pencapaian tujuan organisasi tersebut. Melihat beberapa pentingnya pengaruh peran seorang pemimpin didalam mengoperasikan organisasi dengan individu yang berbeda-beda, maka seorang pemimpin harus benar-benar berkualitas agar dapat memimpin bawahannya dengan baik, sehingga produktivitas dan tujuan organisasi dapat dicapai secara efektif dan efisien
PERAN KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BIAK NUMFOR Safitri, Fanika; Dahlan, Dahlan; Rusdiyansyah, Rudiyansyah; Amiruddin, Amiruddin
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 17 No 1 (2022): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v17i1.231

Abstract

Kepemimpinan merupakan inti dari manajemen karena kepemimpinan itu merupakan suatu motor penggerak dalam menggerakan sumber – sumber dan alat – alat yang terdapat dalam suatu organisasi. Dinas kesehatan merupakan suatu instansi yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah Kabupaten Biak Numfor, dimana keberhasilan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab dalam instansi tergantung pada kinerja para pegawai yang ada di instansi terebut, pentingnya kinerja pegawai yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan tujuan instansi itu, yaitu untuk meningkatkan pelayanan terhadap para masyarakat terutama dalam proses pengawasan dan pembinaan terhadap kebutuhan informasi dan pelayanan kesehatan. Pegawai merupakan salah satu factor produksi terpenting dalam suatu instansi, tanpa mereka betapa sulitnya instansi dalam mencapai tujuan, merekalah yang menentukan maju mundurnya suatu instansi, dengan memiliki tenaga kerja yang terampil dengan motivasi tinggi instansi telah mempunyasi asset yang sangat mahal, sebab pada dasarnya manusia merupakan factor yang sangat penting, terutama peningkatan kualitas sumberdaya manusia menjadi perioritas yang utama.
STRATEGI KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR DISTRIK SAMOFA KABUPATEN BIAK NUMFOR Romi, Romi; Iriawan, Hermanu; Ismail, Ismail
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 17 No 1 (2022): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v17i1.232

Abstract

Sumber daya manusia merupakan aset terpenting dalam sebuah organisasi selain alat dan uang. Karena setiap aktivitas organisasi melibatkan SDM itu sendiri. Akan tetapi kemampuan serta ketrampilan yang dimiliki masing-masing SDM umumnya berbeda-beda, sehingga diperlukan strategi kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja pegawai di Kantor Distrik Samofa Kabupaten Biak Numfor. Permasalahan yang ingin diteliti Bagaimana Strategi Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Pada Kantor Distrik Samofa Kabupaten Biak Numfor. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian diolah dalam bentuk kata-kata atau deskriptif yang kemudian dianalisis berdasarkan teori. Hasil penelitian menunjukkan masih ditemukan beberapa pegawai yang kurang disiplin dalam bekerja. Untuk itu diperlukan adanya strategi kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja pegawai disana, seperti halnya membuat aturan kedisiplinan, memberikan job description yang jelas kepada seluruh pegawai terkait pekerjaannya, membangkitkan motivasi pegawai dalam bekerja, membuat laporan harian sebagai bentuk penilaian, serta memberikan rewards dan punishment terkait dengan kinerjanya.
EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (SIAK) PADA KANTOR DISTRIK YAWOSI KABUPATEN BIAK NUMFOR Leiwakabessy, D. Rudolf; Baab, Hetty Yuliana; Haz, Musdaifah
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 17 No 1 (2022): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v17i1.238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) pada pemerintah Distrik Yawosi dengan melihat pada pokok masalah yaitu sumber daya manusia, data kependudukan, sarana dan prasarana pada Pemerintah Distrik Yawosi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian yang berlandaskan filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah. Artinya data yang dikumpulkan bukan berupa angka-angka, melainkan data tersebut berasal dari naskah wawancara, catatan lapangan, dokumen pribadi, catatan memo, dan dokumen resmi lainnya. Berdasarkan hasil penelitian maka menurut penulis Efektivitas Sistem informasi Administrasi Kependudukan Pada Kantor Distrik Yawosi Kabupaten Biak Numfor, sudah terlaksana cukup efektif. Olehnya itu penulis menarik kesimpulan bahwa Efektivitas Sistem informasi Administrasi Kependudukan Pada Kantor Distrik Yawosi Kabupaten Biak Numfor telah terlaksana dengan cukup efektif. Sumber daya manusia yang mengelola data kependudukan dan menghasilkan produk Sistem Informasi Administrasi Kependudukan dan didukung oleh sarana yang cukup memadai, sudah berjalan cukup efektif.
Kebijakan dan Strategi Pemerintah terhadap Pemberdayaan Usaha Masyarakat Kecil di Kelurahan Malawele Distrik Aimas Kabupaten Sorong. Rusdi, Rusdi; Neman, Hagai
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 17 No 2 (2022): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v17i2.240

Abstract

Pada tahun 2005 Pemerintah mengeluarkan PNPM Mandiri (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan) untuk melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat diperdesaan yang tertinggal. Untuk melaksanakan lokasi program kegiatan maka dibentuk UPK (Unit Pengelola Kegiatan) yang merupakan salah satu pelaku pemberdayaan masayarakat ditingkat kecamatan PNPM Mandiri memiliki 2 Program yaitu program fisik dan program non fisik yang bertujuan untuk memperdayaan masayarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi daklam pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Masyarakat Desa melalaui program Unit Pengelola Kegiatan (UPK) untuk membangun ekonomi local. Dalam penelitian ini mengunakan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, serta mengunakan teknik validasi dat trigulasi yaitu menggunakan model reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan dari menggunakan analisi SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pemberdayaan masayrakat memberikan dampak yang sangat poisitif bagi masyarakat yang kurang mampu.
PERAN PENDAMPING KAMPUNG DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KAMPUNG YAFDAS DISTRIK SAMOFA KABUPATEN BIAK NUMFOR Ahmad, Busyairi; Fatliya, Vita Imafatul
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 17 No 2 (2022): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v17i2.241

Abstract

Pendamping kampung memiliki peran penting bagi roda pemerintahan kampung. Selain itu untuk membantu pemerintah kampung dalam memberikan kesejahteraan kampung melalui pemberdayaan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pendamping kampung dalam pemberdayaan masyarakat kampung Yafdas. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. teknik pengumpulan data yang dikunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan dalam menganalisis data yang dikunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pendamping dari pendamping kampung di kampung Yafdas sesuai dengan apa yang menjadi tugas dan fungsi yang di emban pendamping kampung khususnya dalam pemberdayaan masyarakat kampung seperti pendampingan dalam program peningkatan usaha kreatif pendauran ban mobil bekas menjadi pot bunga dan pendampingan usaha kecil menengah seperti pedangang pinang dan pedagang sayur yang ada di kampung Yafdas
ANALISIS PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMA SWASTA YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM CABANG BIAK (Studi pada Kelompok Mata Pelajaran IPS) Mahmud, Muhammad Nur; Laha, Saleh; Nurlin, Nurlin
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 17 No 2 (2022): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v17i2.244

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan guru dalam mengidentifikasi, mengintegrasi dan mengevaluasi pelaksanaan pendidikan karakter dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan kasus tunggal, sehingga strategi penelitian yang relevan adalah studi kasus. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik nontes (angket, observasi, wawancara, dan dokumen). Untuk mengecek keabsahan data digunakan triangulasi metode dan sumber. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini, penanaman nilai- nilai pendidikan karakter pada mata pelajaran IPS yang dilakukan oleh guru kepada peserta didik di dapati hampir berimbang antara sering dan kadang-kadang menanamkan. Hal ini ditunjukkan dengan persentasi siswa yang mengatakan bahwa guru sering menanamkan nilai-nilai karakter berupa pemberian suri tauladan atau contoh kepada peserta didik sebanyak 43%, terkadang ada juga guru yang menanamkan nilai-nilai karakter dengan menyisipkan pada materi pembelajaran dibuktikan dengan 45% siswa mengatakan kadang-kadang guru menanamkan nilai karakter kepada siswa, 10% siswa mengatakan guru selalu menanamkan nilai karakter, 2% siswa mengatakan guru tidak pernah menanamkan nilai-nilai karakter. Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penanaman nilai-nilai pendidikan karakter dapat diintegrasikan melalui pembelajaran mata pelajaran IPS khususnya sejarah di SMA Biak.

Page 11 of 17 | Total Record : 170